Your browser does not support JavaScript!
 15 Feb 2020    18:00 WIB
5 Gejala Menstruasi yang Buat Anda Harus Segera Memeriksakan Diri
Bila saat datangnya menstruasi Anda setiap bulan merupakan siksaan bagi Anda, maka Anda mungkin sering bertanya-tanya apakah hal ini merupakan hal yang normal. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gejala menstruasi yang tidak normal, yang membuat Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke seorang dokter spesialis kandungan bila mengalaminya.   Volume Darah Menstruasi Sangat Banyak Pada beberapa hari pertama menstruasi, Anda mungkin memerlukan lebih banyak pembalut setiap harinya. Akan tetapi, bila Anda harus mengganti pembalut Anda setiap jam, maka hal ini bukanlah hal yang normal. Selain merupakan gejala dari mioma uteri (tumor jinak rahim), perdarahan ini juga dapat membuat Anda mengalami anemia. Anemia akan membuat Anda merasa sangat lelah, pusing, dan bahkan pingsan.   Obat Anti Nyeri Tidak Dapat Mengatasi Nyeri Perut Anda Gejala lain yang membuat Anda harus segera memeriksakan diri ke seorang dokter spesialis kandungan adalah konsumsi obat anti nyeri tidak dapat membuat nyeri perut yang Anda rasakan terasa membaik. Bila demikian, Anda mungkin menderita endometriosis, yaitu bertumbuhnya jaringan dinding rahim di luar rahim. Untuk mengatasinya, Anda mungkin membutuhkan terapi hormon atau bahkan tindakan pembedahan.   Baca juga: 11 Penyebab Tidak Teraturnya Menstruasi Anda   Demam Apakah Anda juga mengalami demam saat menstruasi? Bila ya, maka segera periksakan diri ke seorang dokter kandungan karena demam dapat merupakan gejala dari penyakit radang panggul. Penyakit radang panggul biasanya akan menyebabkan demam ringan dan nyeri panggul yang cukup signifikan. Bila demikian, Anda perlu segera mengkonsumsi antibiotik.   Keluar Darah di Antara Waktu Menstruasi Keluar darah di antara waktu menstruasi dapat dianggap normal bila Anda mengkonsumsi pil KB. Akan tetapi, bila Anda tidak mengkonsumsi pil KB dan mengalami hal ini, maka segera periksakan diri Anda ke seorang dokter kandungan. Hal ini mungkin disebabkan oleh polip rahim atau penebalan dinding rahim. Keluarnya bercak darah setelah berhubungan intim juga merupakan tanda bahaya. Hal ini dapat merupakan gejala dari displasia, yaitu adanya sel-sel abnormal pada leher rahim, yang dapat berkembang menjadi sel kanker bila tidak segera diobati.   Menstruasi Anda Sering Berhenti Menstruasi memang dapat berhenti, misalnya saat Anda stress berat atau sedang hamil. Akan tetapi, bila menstruasi Anda sering berhenti, maka Anda perlu segera memeriksakan diri ke seorang dokter kandungan. Hal ini dapat merupakan gejala dari gangguan keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh Anda, misalnya akibat berlebihannya kadar hormon prolaktin (yang dapat membuat payudara Anda memproduksi ASI walaupun sedang tidak hamil) atau karena menderita sindrom ovarium polikistik (yang akan membuat rambut wajah Anda bertambah lebat).   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 18 Jan 2020    18:00 WIB
Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Bolehkah?
Sebagian besar orang seringkali menghindari hubungan seksual selama masa menstruasi. Hal ini dikarenakan berbagai hambatan seperti darah menstruasi dan pembalut yang dapat mengganggu hubungan seks anda. Berbeda dengan anggapan kebanyakan orang, berhubungan seks selama masa menstruasi tidaklah berbahaya, baik bagi anda maupun pasangan anda.   Baca juga: Cara Membuat Menstruasi Datang Lebih Cepat   Manfaat Berhubungan Seks Saat Menstruasi Umumnya, para wanita merasa lebih bergairah (untuk berhubungan seksual) pada beberapa hari pertama menstruasi akibat perubahan hormonal yang terjadi. Menurut beberapa orang wanita, berhubungan seks saat menstruasi dapat membuat masa menstruasi mereka berakhir lebih cepat daripada tidak berhubungan seks selama menstruasi. Hal ini mungkin disebabkan oleh spasme otot saat orgasme yang membuat darah menstruasi mengalir lebih cepat daripada biasanya. Selain itu, hormon yang dikeluarkan tubuh saat berhubungan seks (oksitosin) dapat membantu meredakan nyeri atau kram perut akibat menstruasi, depresi, dan rasa mudah marah akibat sindrom premenstrual.   Resiko Berhubungan Seks Saat Menstruasi Seorang wanita dapat hamil kapanpun setelah berhubungan seks, bahkan bila anda berhubungan seks di masa menstruasi, walaupun peluangnya lebih kecil. Jika anda ingin mencegah kehamilan, gunakanlah setidaknya satu jenis alat kontrasepsi (kondom atau pil KB). Selama menstruasi, leher rahim akan terbuka lebih lebar dari biasanya sehingga darah menstruasi dapat mengalir keluar. Hal ini memudahkan bakteri dan virus masuk ke dalam rahim dan rongga panggul seorang wanita dan menyebabkan terjadinya infeksi. Selain itu, saat menstruasi keasaman vagina pun berkurang, yang meningkatkan resiko terjadinya infeksi jamur atau bakteri pada vagina.   Sumber: soc.ucsb
 26 Dec 2019    11:00 WIB
Tanda-Tanda Anda Berolahraga Berlebihan
Olahraga merupakan kegiatan yang baik, selain dapat membuat Anda lebih bugar, membentuk tubuh yang lebih ideal dan membuat Anda terhindar dari beberapa penyakit. Namun bila dilakukan terlalu berlebihan hal tersebut juga kurang baik untuk tubuh Anda. Berikut adalah tanda Anda melakukan olahraga secara berlebihan: Merasa lelah sepanjang waktu Olahraga apabila dilakukan dengan benar akan membuat Anda merasa lebih berenergi,  lebih muda, lebih bugar. Namun bila Anda sudah merasa lelah sepanjang waktu itu berarti Anda melakukan olahraga secara berlebihan. Gangguan menstruasi pada wanita Apabila olahraga dilakukan secara berlebihan maka akan merangsang tubuh untuk mengeluarkan hormon kortisol yaitu salah satu hormon stres yang dapat mengganggu siklus menstruasi seorang wanita Lekas ??marah dan mudah merasa murung Ironisnya dengan melakukan olahraga ringan secara teratur memperbaiki suasana hati, namun bila Anda melakukan secara berlebihan maka akan mengganggu emosi Anda dan membuat Anda mudah marah dan mudah merasa murung. Terus menerus merasa nyeri Yup. Bila Anda melakukan olahraga secara berlebihan maka tubuh Anda akan terus menerus merasa nyeri. Yang seharusnya dalam dua atau tiga hari biasanya nyeri akan menghilang. Sering sakit Salah satu alasan melakukan olahraga adalah membuat tubuh lebih bugar agar terhindar dari penyakit. Namun bila Anda terus mengalami sakit seperti flu maka Anda harus mengurangi intensitas olahraga Anda. Tidak ada kenikmatan Bila Anda sudah merasa tidak bahagia dan menikmati saat melakukan olahraga maka Anda dapat mengurangi intensitas olahraga Anda. Sumber: sunsigns
 21 Dec 2019    11:00 WIB
Hamil atau Tidak ?
Menstruasi Terlambat Menstruasi yang terlambat memang biasanya merupakan gejala kehamilan, akan tetapi kehamilan bukanlah satu-satunya penyebab dari terlambatnya menstruasi. Stress atau gangguan hormonal juga dapat menyebabkan terlambatnya menstruasi.   Payudara Mengeras atau Membengkak Banyak wanita mengalami pengerasan payudara beberapa hari atau satu minggu sebelum menstruasi dimulai. Akan tetapi, bila payudara Anda mengeras dan tetap membengkak setelah menstruasi Anda selesai, maka Anda mungkin sedang hamil.   Mudah Lelah Wanita seringkali merasa mengantuk atau mudah lelah beberapa hari sebelum dimulainya menstruasi, akan tetapi bila Anda terus merasa mengantuk dan mulai tidur pukul 7 malam hampir setiap harinya, maka Anda mungkin perlu melakukan pemeriksaan kehamilan.   Mual Sindrom premenstrual dapat menyebabkan seorang wanita kehilangan nafsu makannya atau merasa mual, akan tetapi jarang sekali membuat Anda muntah. Jika Anda sering muntah selama beberapa hari dan terlambat menstruasi, Anda mungkin harus melakukan pemeriksaan kehamilan.   Kram Perut Banyak wanita mengalami kram perut sebelum menstruasi mereka dimulai. Kehamilan biasanya tidak menyebabkan kram perut, kecuali bila terjadi kehamilan ektopik.   Nyeri Kepala dan Nyeri Pinggang Nyeri kepala dan nyeri pinggang memang bukanlah gejala kehamilan yang khas, akan tetapi bila gejala ini disertai dengan beberapa gejala kehamilan lainnya, maka Anda mungkin harus melakukan pemeriksaan kehamilan.       Sumber: ehow
 12 Dec 2019    08:00 WIB
Nyeri Menstruasi Membuat Wanita Sulit Berpikir
Menurut para psikologis, nyeri yang dialami wanita saat menstruasi membuat wanita berpikir lebih lambat dan kurang akurat. Wanita dikenal dengan kemampuannya untuk multitasking atau melakukan banyak pekerjaan sekaligus. Tetapi saat mengalami nyeri saat menstruasi, wanita dapat kehilangan kemampuannya tersebut. Hal ini merupakan kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh the University of Bath’s Department of Psychology. Penelitian ini mengatakan bahwa mereka yang pertama mencari tahu efek dari nyeri menstruasi terhadap kemampuan kognitif wanita. Penelitai ini melibatkan 52 wanita yang diminta untuk menyelesaikan sebuah tes. Para relawan itu harus melakukan tes yang memerlukan konsentrasi dan kemampuan berpikir dan konsentrasi tinggi, sementara mereka juga harus mampu menahan nyeri haid yang mereka alami.  Hasilnya, nyeri haid memengaruhi hasil tes. Rasa sakit tersebut mampu mengalihkan perhatian wanita dan sekaligus membuat otak bekerja tidak maksimal. Dr. Ed Keogh yang memimpin penelitian ini mengatakan bahwa para peneliti sendiri sangat tertarik dengan hasil penelitian ini karena menurutnya nyeri yang dirasakan setiap hari memang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang. Para peneliti mengatakan bahwa kemampuan wanita ini sedikit menurun dan sedikit melambat dibandingkan saat mereka tidak dalam kondisi nyeri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nyeri sangat mempengaruhi kemampuan sensorik seseorang, memperngaruhi apa yang kita pikirkan dan apa yang kita rasakan. Nyeri haid atau dismenorea mempengaruhi lebih dari 40% wanita di seluruh dunia. Nyeri haid juga menyebabkan pelajar wanita dan pekerja wanita tidak dapat hadir di kelas atau pekerjaan.Sumber: telegraph
 04 Dec 2019    11:00 WIB
Bagaimana Cara Mengatasi Sindrom Premenstrual Berat?
• Mengkonsumsi Obat Anti Nyeri Untuk membantu mengatasi nyeri kepala, nyeri otot, dan nyeri payudara; mengkonsumsi obat anti nyeri dapat membantu.    Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral Berdasarkan berbagai penelitian, para peneliti berhasil menemukan beberapa bukti bahwa kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat menyebabkan timbulnya berbagai gejala sindrom premenstrual. Oleh karena itu, para ahli menganjurkan para wanita untuk mengkonsumsi tambahan suplemen kalsium, magnesium, vitamin B6, dan vitamin E untuk membantu mengatasi berbagai gejala sindrom premenstrual tersebut.   Mengubah Pola Makan Mengubah pola makan Anda juga dapat membantu mengurangi beberapa gejala sindrom premenstrual. Makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi perut kembung. Mengurangi konsumsi garam juga dapat membantu mengurangi jumlah cairan yang tertahan di dalam tubuh. Selain itu, jangan lupa untuk mengkonsumsi lebih banyak sayuran, buah, dan gandum untuk mencegah terjadinya sembelit dan diare. Pada beberapa wanita, konsumsi minuman beralkohol dan kafein juga dapat memperburuk gejala sindrom premenstrual.   Mengkonsumsi Obat-obatan yang Dianjurkan Oleh Dokter Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang biasanya diberikan oleh dokter untuk membantu mengatasi gejala sindrom premenstrual berat. Obat anti depresan biasanya diberikan untuk membantu mengatasi rasa lelah berlebihan, mood yang berubah-ubah, dan keinginan untuk mengkonsumsi makanan tertentu.  Selain itu, dokter juga dapat memberikan pil KB untuk mengatasi gejala sindrom premenstrual berat. Pemberian pil KB dapat membantu menstabilkan kadar hormon di dalam tubuh Anda sehingga berbagai gejala sindrom premenstrual pun akan berkurang.    Berolahraga Secara Teratur Berolahraga aerobik secara teratur setiap harinya juga dapat membantu mengatasi beberapa gejala sindrom premenstrual seperti rasa lelah berlebihan dan depresi. Berenang, bersepeda, berjalan kaki, atau berdansa juga dapat menjadi pilihan olahraga bagi Anda.   Catatlah Gejala Anda Akan lebih baik bila Anda mencatat berbagai gejala sindrom premenstrual Anda sehingga Anda dapat mengetahui apa saja yang memicu timbulnya gejala sindrom premenstrual tersebut. Hal ini dapat membantu Anda mengetahui apa saja yang harus dihindari untuk mencegah timbulnya beberapa gejala tersebut.  Selain itu, jangan lupa juga untuk mencatat berbagai jenis makanan yagn Anda konsumsi untuk mengetahui apakah ada makanan tertentu yang memicu timbulnya gejala sindrom premenstrual tersebut.   Kurangi Stress Pada beberapa orang wanita, terlalu banyak stress juga dapat memicu timbulnya gejala sindrom premenstrual berat. Oleh karena itu, mengurangi stress dengan melakukan meditasi, latihan penapasan, dan yoga sangat dianjurkan.   Sumber: ehow
 23 Nov 2019    16:00 WIB
Penyebab Nyeri Perut di Saat Tidak Menstruasi Maupun Hamil
Apakah Anda pernah mengalami nyeri perut walaupun sedang tidak menstruasi dan tidak hamil? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan suatu gejala adanya suatu gangguan kesehatan lain yang lebih serius seperti disebutkan di bawah ini.   Kista Ovarium (Indung Telur) Kista ovarium merupakan kantong berisi cairan yang terjadi pada ovarium. Dua jenis kista yang sering terajdi adalah kista folikel dan kista korpus luteum. Kista folikel terbentuk saat ovarium gagal melepaskan sel telur saat masa ovulasi dan terus berkembang. Kista jenis ini biasanya dapat sembuh dalam waktu 3 bulan. Kista korpus luteum terbentuk saat kantong pembungkus sel telur tidak terserap kembali oleh tubuh setelah melepaskan sel telur, yang menyebabkan cairan mulai terbentuk di dalam kantong tersebut. Kista dapat terus membesar hingga 10 cm dan dapat terpuntir atau mengalami perdarahan yang menyebabkan timbulnya nyeri perut. Kista jenis ini seringkali menghilang dalam waktu beberapa minggu dan sangat jarang berkembang menjadi suatu keganasan. Penggunaan obat kesuburan dapat meningkatkan resiko terbentuknya kista korpus luteum.   Kanker Ovarium Gejala kanker ovarium seringkali menyerupai berbagai gejala penyakit lain dan membuatnya seringkali salah didiagnosa sebagai irritable bowel syndrome atau stress atau bahkan depresi.  Beberapa gejala kanker ovarium adalah rasa tertekan di dalam perut, perut terasa penuh, perut terasa kembung dan membesar, adanya keinginan mendesak dan tidak dapat menahan buang air kecil, nyeri panggul, dan perubahan siklus menstruasi.    Radang Ovarium Autoimun Radang ovarium autoimun merupakan suatu reaksi peradangan ovarium karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel tubuh sendiri. Peradangan ini dapat menyebabkan terjadinya kehancuran, pengerasan, dan kerusakan ovarium yang menyebabkan terjadinya kemandulan dan penurunan produksi hormon.  Radang ovarium autoimun dapat menyebabkan beberapa gejala seperti nyeri perut bagian bawah, demam, merasa sangat lelah, keluarnya cairan dari dalam vagina, dan jarang menstruasi.   Sumber: livestrong
 14 Nov 2019    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Menstruasi
Menstruasi sering menyebabkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan seperti kram perut, mood yang berubah-ubah, perut kembung dan lain sebagainya. Tidak banyak orang tahu jika sebenarnya gejala-gejala dari menstruasi tersebut dapat dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi selama masa menstruasi. Untuk mencegah munculnya gejala yang tidak menyenangkan selama menstruasi sebaiknya Anda menghindari makanan dan minuman berikut ini: Kafein   Kafein adalah zat stimulan yang dapat memperburuk mood, nyeri menstruasi dan gangguan tidur. Sangat direkomendasikan untuk Anda membatasi asupan kafein samasekali selama masa menstruasi. Jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi misalnya kopi, teh, minuman energi dan coklat.   Daging BerlemakLemak yang terdapat didalam daging adalah jenis lemak jenuh dan dapat memperburuk nyeri dan inflamasi selama masa kehamilan. Jika Anda tidak bisa menghindari untuk mengkonsumsi daging saat masa menstruasi pastikan Anda mengkonsumsi daging tanpa lemak.   Kudapan dan KeripikWalaupun berbagai jenis kudapan dan keripik terlihat seperti makanan yang memberikan ketenangan, tetapi Anda harus menghindarinya saat masa menstruasi. Kudapan dan keripik biasanya mengandung sodium tinggi sehingga bisa menimbulkan perut kembung dan ketidaknyamanan di perut. Sebaiknya Anda mengganti jenis kudapan Anda dengan yang lebih sehat seperti kacang tanpa garam atau bahkan dengan buah-buahan.   Gula Makanan yang manis juga dapat terlihat seperti jenis makanan yang memberikan ketenangan pada mood. Tetapi makanan manis seperti permen, kue atau cake hanya dapat meningkatkan mood secara sementara dan dengan segera dapat merusak mood Anda. terlepas dari itu makanan manis dapat menyebabkan perut kram. Jika Anda merasa membutuhkan sesuatu yang manis Anda dapat mencoba mengkonsumsi buah seperti melon atau mangga.   Alkohol Anda harus berhenti mengkonsumsi alkohol selama masa menstruasi karena alkohol dapat menyebabkan darah encer sehingga dapat meningkatkan aliran darah. Alkohol juga dapat menyebabkan gejala lain seperti kram dan nyeri perut. Sumber: healthmeup
 12 Nov 2019    16:00 WIB
Inilah Penyebab Siklus Menstruasi Anda Berubah
Apakah Anda tidak mendapatkan haid bulan ini? Masalah ini tidak hanya terjadi pada wanita yang sudah menikah saja, tetapi juga dapat terjadi pada wanita yang belum menikah. Menurut para ahli penyebab Anda tidak mendapat haid bisa disebabkan stress, menopause dini dan kondisi lain. Kondisi tidak mendapat siklus menstruasi secara medis dikenal sebagai amenorea. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi.1.  Dalam kondisi stressKebanyakan dari Anda pasti mengetahui jika stress dapat mempengaruhi tubuh Anda dan dapat menyebabkan beberapa masalah di tubuh Anda. Jika Anda sedang mengalami stress maka Anda bisa kehilangan masa menstruasi karena stress dapat menggangu siklus hormonal Anda. 2.  Apakah Anda mempunyai berat badan berlebih?Jika berat badan Anda lebih dari 92 tahun maka Anda digolongkan obesitas. Dan jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur bisa jadi obesitas menjadi penyebabnya. 3.  Apakah Anda mempunyai berat badan yang kurang?Mengalami gangguan makan dapat menyebabkan organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik dan normal. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda tidak mendapat siklus haid yang teratur. 4.  Terlalu banyak melakukan perjalananJika Anda sering melakukan perjalanan lintas benua, mungkin Anda bisa mengalami masalah ini. Kerika tubuh Anda berusaha keras melakukan adaptasi terhadap waktu dapat menyebabkan Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. 5.  Terlalu banyak olahragaSegala sesuatu yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ketika Anda mengekspose tubuh Anda dengan latihan fisik yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan organ tubuh misalnya saja gangguan hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. 6.  Apakah Anda sedang sakit?Penyakit juga merupaka salah satu alasan mengapa Anda tidak mendapatkan menstruasi. Ketika tingkat imunitas menurun, Anda tidak mengalami ovulasi dan menyebabkan siklus menstruasi memanjang. 7.  Menderita penyakit tiroidWanita yang menderita gangguan tiroid sering mengalami masalah ovulasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Segala sesuatu yang mengganggu proses ovulasi berjalan normal dapat menyebabkan terlambatnya siklus menstruasi. 8.  Pil KBSaat Anda mengkonsumsi pil KB maka sangat mungkin Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi atau siklus menstruasi menjadi tidak teratur.Sumber: boldsky