Your browser does not support JavaScript!
 18 Jan 2020    18:00 WIB
Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Bolehkah?
Sebagian besar orang seringkali menghindari hubungan seksual selama masa menstruasi. Hal ini dikarenakan berbagai hambatan seperti darah menstruasi dan pembalut yang dapat mengganggu hubungan seks anda. Berbeda dengan anggapan kebanyakan orang, berhubungan seks selama masa menstruasi tidaklah berbahaya, baik bagi anda maupun pasangan anda.   Baca juga: Cara Membuat Menstruasi Datang Lebih Cepat   Manfaat Berhubungan Seks Saat Menstruasi Umumnya, para wanita merasa lebih bergairah (untuk berhubungan seksual) pada beberapa hari pertama menstruasi akibat perubahan hormonal yang terjadi. Menurut beberapa orang wanita, berhubungan seks saat menstruasi dapat membuat masa menstruasi mereka berakhir lebih cepat daripada tidak berhubungan seks selama menstruasi. Hal ini mungkin disebabkan oleh spasme otot saat orgasme yang membuat darah menstruasi mengalir lebih cepat daripada biasanya. Selain itu, hormon yang dikeluarkan tubuh saat berhubungan seks (oksitosin) dapat membantu meredakan nyeri atau kram perut akibat menstruasi, depresi, dan rasa mudah marah akibat sindrom premenstrual.   Resiko Berhubungan Seks Saat Menstruasi Seorang wanita dapat hamil kapanpun setelah berhubungan seks, bahkan bila anda berhubungan seks di masa menstruasi, walaupun peluangnya lebih kecil. Jika anda ingin mencegah kehamilan, gunakanlah setidaknya satu jenis alat kontrasepsi (kondom atau pil KB). Selama menstruasi, leher rahim akan terbuka lebih lebar dari biasanya sehingga darah menstruasi dapat mengalir keluar. Hal ini memudahkan bakteri dan virus masuk ke dalam rahim dan rongga panggul seorang wanita dan menyebabkan terjadinya infeksi. Selain itu, saat menstruasi keasaman vagina pun berkurang, yang meningkatkan resiko terjadinya infeksi jamur atau bakteri pada vagina.   Sumber: soc.ucsb
 26 Dec 2019    11:00 WIB
Tanda-Tanda Anda Berolahraga Berlebihan
Olahraga merupakan kegiatan yang baik, selain dapat membuat Anda lebih bugar, membentuk tubuh yang lebih ideal dan membuat Anda terhindar dari beberapa penyakit. Namun bila dilakukan terlalu berlebihan hal tersebut juga kurang baik untuk tubuh Anda. Berikut adalah tanda Anda melakukan olahraga secara berlebihan: Merasa lelah sepanjang waktu Olahraga apabila dilakukan dengan benar akan membuat Anda merasa lebih berenergi,  lebih muda, lebih bugar. Namun bila Anda sudah merasa lelah sepanjang waktu itu berarti Anda melakukan olahraga secara berlebihan. Gangguan menstruasi pada wanita Apabila olahraga dilakukan secara berlebihan maka akan merangsang tubuh untuk mengeluarkan hormon kortisol yaitu salah satu hormon stres yang dapat mengganggu siklus menstruasi seorang wanita Lekas ??marah dan mudah merasa murung Ironisnya dengan melakukan olahraga ringan secara teratur memperbaiki suasana hati, namun bila Anda melakukan secara berlebihan maka akan mengganggu emosi Anda dan membuat Anda mudah marah dan mudah merasa murung. Terus menerus merasa nyeri Yup. Bila Anda melakukan olahraga secara berlebihan maka tubuh Anda akan terus menerus merasa nyeri. Yang seharusnya dalam dua atau tiga hari biasanya nyeri akan menghilang. Sering sakit Salah satu alasan melakukan olahraga adalah membuat tubuh lebih bugar agar terhindar dari penyakit. Namun bila Anda terus mengalami sakit seperti flu maka Anda harus mengurangi intensitas olahraga Anda. Tidak ada kenikmatan Bila Anda sudah merasa tidak bahagia dan menikmati saat melakukan olahraga maka Anda dapat mengurangi intensitas olahraga Anda. Sumber: sunsigns
 21 Dec 2019    11:00 WIB
Hamil atau Tidak ?
Menstruasi Terlambat Menstruasi yang terlambat memang biasanya merupakan gejala kehamilan, akan tetapi kehamilan bukanlah satu-satunya penyebab dari terlambatnya menstruasi. Stress atau gangguan hormonal juga dapat menyebabkan terlambatnya menstruasi.   Payudara Mengeras atau Membengkak Banyak wanita mengalami pengerasan payudara beberapa hari atau satu minggu sebelum menstruasi dimulai. Akan tetapi, bila payudara Anda mengeras dan tetap membengkak setelah menstruasi Anda selesai, maka Anda mungkin sedang hamil.   Mudah Lelah Wanita seringkali merasa mengantuk atau mudah lelah beberapa hari sebelum dimulainya menstruasi, akan tetapi bila Anda terus merasa mengantuk dan mulai tidur pukul 7 malam hampir setiap harinya, maka Anda mungkin perlu melakukan pemeriksaan kehamilan.   Mual Sindrom premenstrual dapat menyebabkan seorang wanita kehilangan nafsu makannya atau merasa mual, akan tetapi jarang sekali membuat Anda muntah. Jika Anda sering muntah selama beberapa hari dan terlambat menstruasi, Anda mungkin harus melakukan pemeriksaan kehamilan.   Kram Perut Banyak wanita mengalami kram perut sebelum menstruasi mereka dimulai. Kehamilan biasanya tidak menyebabkan kram perut, kecuali bila terjadi kehamilan ektopik.   Nyeri Kepala dan Nyeri Pinggang Nyeri kepala dan nyeri pinggang memang bukanlah gejala kehamilan yang khas, akan tetapi bila gejala ini disertai dengan beberapa gejala kehamilan lainnya, maka Anda mungkin harus melakukan pemeriksaan kehamilan.       Sumber: ehow
 12 Dec 2019    08:00 WIB
Nyeri Menstruasi Membuat Wanita Sulit Berpikir
Menurut para psikologis, nyeri yang dialami wanita saat menstruasi membuat wanita berpikir lebih lambat dan kurang akurat. Wanita dikenal dengan kemampuannya untuk multitasking atau melakukan banyak pekerjaan sekaligus. Tetapi saat mengalami nyeri saat menstruasi, wanita dapat kehilangan kemampuannya tersebut. Hal ini merupakan kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh the University of Bath’s Department of Psychology. Penelitian ini mengatakan bahwa mereka yang pertama mencari tahu efek dari nyeri menstruasi terhadap kemampuan kognitif wanita. Penelitai ini melibatkan 52 wanita yang diminta untuk menyelesaikan sebuah tes. Para relawan itu harus melakukan tes yang memerlukan konsentrasi dan kemampuan berpikir dan konsentrasi tinggi, sementara mereka juga harus mampu menahan nyeri haid yang mereka alami.  Hasilnya, nyeri haid memengaruhi hasil tes. Rasa sakit tersebut mampu mengalihkan perhatian wanita dan sekaligus membuat otak bekerja tidak maksimal. Dr. Ed Keogh yang memimpin penelitian ini mengatakan bahwa para peneliti sendiri sangat tertarik dengan hasil penelitian ini karena menurutnya nyeri yang dirasakan setiap hari memang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang. Para peneliti mengatakan bahwa kemampuan wanita ini sedikit menurun dan sedikit melambat dibandingkan saat mereka tidak dalam kondisi nyeri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nyeri sangat mempengaruhi kemampuan sensorik seseorang, memperngaruhi apa yang kita pikirkan dan apa yang kita rasakan. Nyeri haid atau dismenorea mempengaruhi lebih dari 40% wanita di seluruh dunia. Nyeri haid juga menyebabkan pelajar wanita dan pekerja wanita tidak dapat hadir di kelas atau pekerjaan.Sumber: telegraph
 04 Dec 2019    11:00 WIB
Bagaimana Cara Mengatasi Sindrom Premenstrual Berat?
• Mengkonsumsi Obat Anti Nyeri Untuk membantu mengatasi nyeri kepala, nyeri otot, dan nyeri payudara; mengkonsumsi obat anti nyeri dapat membantu.    Mengkonsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral Berdasarkan berbagai penelitian, para peneliti berhasil menemukan beberapa bukti bahwa kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat menyebabkan timbulnya berbagai gejala sindrom premenstrual. Oleh karena itu, para ahli menganjurkan para wanita untuk mengkonsumsi tambahan suplemen kalsium, magnesium, vitamin B6, dan vitamin E untuk membantu mengatasi berbagai gejala sindrom premenstrual tersebut.   Mengubah Pola Makan Mengubah pola makan Anda juga dapat membantu mengurangi beberapa gejala sindrom premenstrual. Makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi perut kembung. Mengurangi konsumsi garam juga dapat membantu mengurangi jumlah cairan yang tertahan di dalam tubuh. Selain itu, jangan lupa untuk mengkonsumsi lebih banyak sayuran, buah, dan gandum untuk mencegah terjadinya sembelit dan diare. Pada beberapa wanita, konsumsi minuman beralkohol dan kafein juga dapat memperburuk gejala sindrom premenstrual.   Mengkonsumsi Obat-obatan yang Dianjurkan Oleh Dokter Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang biasanya diberikan oleh dokter untuk membantu mengatasi gejala sindrom premenstrual berat. Obat anti depresan biasanya diberikan untuk membantu mengatasi rasa lelah berlebihan, mood yang berubah-ubah, dan keinginan untuk mengkonsumsi makanan tertentu.  Selain itu, dokter juga dapat memberikan pil KB untuk mengatasi gejala sindrom premenstrual berat. Pemberian pil KB dapat membantu menstabilkan kadar hormon di dalam tubuh Anda sehingga berbagai gejala sindrom premenstrual pun akan berkurang.    Berolahraga Secara Teratur Berolahraga aerobik secara teratur setiap harinya juga dapat membantu mengatasi beberapa gejala sindrom premenstrual seperti rasa lelah berlebihan dan depresi. Berenang, bersepeda, berjalan kaki, atau berdansa juga dapat menjadi pilihan olahraga bagi Anda.   Catatlah Gejala Anda Akan lebih baik bila Anda mencatat berbagai gejala sindrom premenstrual Anda sehingga Anda dapat mengetahui apa saja yang memicu timbulnya gejala sindrom premenstrual tersebut. Hal ini dapat membantu Anda mengetahui apa saja yang harus dihindari untuk mencegah timbulnya beberapa gejala tersebut.  Selain itu, jangan lupa juga untuk mencatat berbagai jenis makanan yagn Anda konsumsi untuk mengetahui apakah ada makanan tertentu yang memicu timbulnya gejala sindrom premenstrual tersebut.   Kurangi Stress Pada beberapa orang wanita, terlalu banyak stress juga dapat memicu timbulnya gejala sindrom premenstrual berat. Oleh karena itu, mengurangi stress dengan melakukan meditasi, latihan penapasan, dan yoga sangat dianjurkan.   Sumber: ehow
 23 Nov 2019    16:00 WIB
Penyebab Nyeri Perut di Saat Tidak Menstruasi Maupun Hamil
Apakah Anda pernah mengalami nyeri perut walaupun sedang tidak menstruasi dan tidak hamil? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan suatu gejala adanya suatu gangguan kesehatan lain yang lebih serius seperti disebutkan di bawah ini.   Kista Ovarium (Indung Telur) Kista ovarium merupakan kantong berisi cairan yang terjadi pada ovarium. Dua jenis kista yang sering terajdi adalah kista folikel dan kista korpus luteum. Kista folikel terbentuk saat ovarium gagal melepaskan sel telur saat masa ovulasi dan terus berkembang. Kista jenis ini biasanya dapat sembuh dalam waktu 3 bulan. Kista korpus luteum terbentuk saat kantong pembungkus sel telur tidak terserap kembali oleh tubuh setelah melepaskan sel telur, yang menyebabkan cairan mulai terbentuk di dalam kantong tersebut. Kista dapat terus membesar hingga 10 cm dan dapat terpuntir atau mengalami perdarahan yang menyebabkan timbulnya nyeri perut. Kista jenis ini seringkali menghilang dalam waktu beberapa minggu dan sangat jarang berkembang menjadi suatu keganasan. Penggunaan obat kesuburan dapat meningkatkan resiko terbentuknya kista korpus luteum.   Kanker Ovarium Gejala kanker ovarium seringkali menyerupai berbagai gejala penyakit lain dan membuatnya seringkali salah didiagnosa sebagai irritable bowel syndrome atau stress atau bahkan depresi.  Beberapa gejala kanker ovarium adalah rasa tertekan di dalam perut, perut terasa penuh, perut terasa kembung dan membesar, adanya keinginan mendesak dan tidak dapat menahan buang air kecil, nyeri panggul, dan perubahan siklus menstruasi.    Radang Ovarium Autoimun Radang ovarium autoimun merupakan suatu reaksi peradangan ovarium karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel tubuh sendiri. Peradangan ini dapat menyebabkan terjadinya kehancuran, pengerasan, dan kerusakan ovarium yang menyebabkan terjadinya kemandulan dan penurunan produksi hormon.  Radang ovarium autoimun dapat menyebabkan beberapa gejala seperti nyeri perut bagian bawah, demam, merasa sangat lelah, keluarnya cairan dari dalam vagina, dan jarang menstruasi.   Sumber: livestrong
 14 Nov 2019    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Menstruasi
Menstruasi sering menyebabkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan seperti kram perut, mood yang berubah-ubah, perut kembung dan lain sebagainya. Tidak banyak orang tahu jika sebenarnya gejala-gejala dari menstruasi tersebut dapat dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi selama masa menstruasi. Untuk mencegah munculnya gejala yang tidak menyenangkan selama menstruasi sebaiknya Anda menghindari makanan dan minuman berikut ini: Kafein   Kafein adalah zat stimulan yang dapat memperburuk mood, nyeri menstruasi dan gangguan tidur. Sangat direkomendasikan untuk Anda membatasi asupan kafein samasekali selama masa menstruasi. Jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein tinggi misalnya kopi, teh, minuman energi dan coklat.   Daging BerlemakLemak yang terdapat didalam daging adalah jenis lemak jenuh dan dapat memperburuk nyeri dan inflamasi selama masa kehamilan. Jika Anda tidak bisa menghindari untuk mengkonsumsi daging saat masa menstruasi pastikan Anda mengkonsumsi daging tanpa lemak.   Kudapan dan KeripikWalaupun berbagai jenis kudapan dan keripik terlihat seperti makanan yang memberikan ketenangan, tetapi Anda harus menghindarinya saat masa menstruasi. Kudapan dan keripik biasanya mengandung sodium tinggi sehingga bisa menimbulkan perut kembung dan ketidaknyamanan di perut. Sebaiknya Anda mengganti jenis kudapan Anda dengan yang lebih sehat seperti kacang tanpa garam atau bahkan dengan buah-buahan.   Gula Makanan yang manis juga dapat terlihat seperti jenis makanan yang memberikan ketenangan pada mood. Tetapi makanan manis seperti permen, kue atau cake hanya dapat meningkatkan mood secara sementara dan dengan segera dapat merusak mood Anda. terlepas dari itu makanan manis dapat menyebabkan perut kram. Jika Anda merasa membutuhkan sesuatu yang manis Anda dapat mencoba mengkonsumsi buah seperti melon atau mangga.   Alkohol Anda harus berhenti mengkonsumsi alkohol selama masa menstruasi karena alkohol dapat menyebabkan darah encer sehingga dapat meningkatkan aliran darah. Alkohol juga dapat menyebabkan gejala lain seperti kram dan nyeri perut. Sumber: healthmeup
 12 Nov 2019    16:00 WIB
Inilah Penyebab Siklus Menstruasi Anda Berubah
Apakah Anda tidak mendapatkan haid bulan ini? Masalah ini tidak hanya terjadi pada wanita yang sudah menikah saja, tetapi juga dapat terjadi pada wanita yang belum menikah. Menurut para ahli penyebab Anda tidak mendapat haid bisa disebabkan stress, menopause dini dan kondisi lain. Kondisi tidak mendapat siklus menstruasi secara medis dikenal sebagai amenorea. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi.1.  Dalam kondisi stressKebanyakan dari Anda pasti mengetahui jika stress dapat mempengaruhi tubuh Anda dan dapat menyebabkan beberapa masalah di tubuh Anda. Jika Anda sedang mengalami stress maka Anda bisa kehilangan masa menstruasi karena stress dapat menggangu siklus hormonal Anda. 2.  Apakah Anda mempunyai berat badan berlebih?Jika berat badan Anda lebih dari 92 tahun maka Anda digolongkan obesitas. Dan jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur bisa jadi obesitas menjadi penyebabnya. 3.  Apakah Anda mempunyai berat badan yang kurang?Mengalami gangguan makan dapat menyebabkan organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik dan normal. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda tidak mendapat siklus haid yang teratur. 4.  Terlalu banyak melakukan perjalananJika Anda sering melakukan perjalanan lintas benua, mungkin Anda bisa mengalami masalah ini. Kerika tubuh Anda berusaha keras melakukan adaptasi terhadap waktu dapat menyebabkan Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. 5.  Terlalu banyak olahragaSegala sesuatu yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ketika Anda mengekspose tubuh Anda dengan latihan fisik yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan organ tubuh misalnya saja gangguan hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. 6.  Apakah Anda sedang sakit?Penyakit juga merupaka salah satu alasan mengapa Anda tidak mendapatkan menstruasi. Ketika tingkat imunitas menurun, Anda tidak mengalami ovulasi dan menyebabkan siklus menstruasi memanjang. 7.  Menderita penyakit tiroidWanita yang menderita gangguan tiroid sering mengalami masalah ovulasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Segala sesuatu yang mengganggu proses ovulasi berjalan normal dapat menyebabkan terlambatnya siklus menstruasi. 8.  Pil KBSaat Anda mengkonsumsi pil KB maka sangat mungkin Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi atau siklus menstruasi menjadi tidak teratur.Sumber: boldsky
 07 Nov 2019    08:00 WIB
Mengapa Miss V Selalu Gatal Menjelang Masa Menstruasi?
Gatal pada vagina menjelang menstruasi atau kapan pun tidak hanya membuat Anda merasa frustasi dan nyeri, tetapi juga sangat memalukan. Pada keadaan normal, gatal pada vagina bukanlah hal yang perlu Anda khawatirkan karena dapat merupakan bagian normal dari siklus menstruasi Anda, yang disebabkan oleh perubahan kadar hormonal. Akan tetapi, pada beberapa kasus, gatal pada vagina juga dapat merupakan gejala dari suatu penyakit yang lebih serius. Apa Penyebab Vagina Terasa Gatal Sebelum Menstruasi? Vaginosis Bakterial Ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya gatal pada vagina. Salah satunya adalah vaginosis bakterial. Vaginosis bakterial terjadi saat pH dan keseimbangan bakteri normal di vagina mengalami gangguan. Menggunakan pakaian dalam yang ketat, menggunakan sabun mandi dengan pewangi atau produk perawatan kecantikan lain yang mengandung pewangi, membersihkan vagina secara berlebihan, dan menggunakan pakaian ketat dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada kemaluan. Selain gatal pada vagina, vaginosis bakterial juga dapat menyebabkan keputihan, bau amis pada vagina, peradangan, rasa panas seperti terbakar, dan kemerahan pada vagina. Infeksi Jamur Infeksi jamur merupakan gangguan medis lain yang sering menyebabkan timbulnya rasa gatal pada vagina sebelum menstruasi. Keadaan ini disebut dengan kandidiasis vagina. Pada keadaan normal, jamur memang terdapat pada permukaan vagina. Infeksi terjadi bila jamur yang ada pada vagina ini bertumbuh secara berlebihan. Selain vagina terasa gatal sebelum menstruasi, infeksi jamur juga akan membuat vagina tampak merah dan meradang, adanya keputihan kental seperti keju, dan bau tidak sedap pada vagina. Iritasi Bila Anda memiliki kulit yang sensitif, maka gatal pada vagina dapat merupakan gejala iritasi kulit akibat deterjen, sabun mandi, body lotion, kondom, bahan pakaian dalam, tisu toilet, dan sebagainya. Gonorea Hal lain yang dapat menyebabkan vagina terasa gatal sebelum menstruasi adalah berbagai jenis penyakit menular seksual, seperti gonorea, kutil kemaluan, herpes, klamidia, dan trikomoniasis. Selain gatal pada vagina, gonorea biasanya disertai oleh berbagai gejala lain seperti keluarnya cairan berwarna putih atau hijau, nyeri perut, nyeri panggul, nyeri saat buang air kecil, mata terasa gatal dan tampak merah, spotting, perdarahan setelah berhubungan intim atau di antara masa menstruasi, dan pembengkakan. Kutil Kemaluan Kutil kemaluan dapat tidak menimbulkan gejala hingga beberapa minggu, bulan, dan tahun. Kutil dapat tumbuh di sekitar area kemaluan, seperti pada paha, anus, bibir vagina, serviks, vagina, penis, kantong zakar, uretra (lubang kencing), dan juga di sekitar mulut bila Anda melakukan seks oral dengan penderita. Kutil ini biasanya tidak terasa nyeri, tetapi dapat terasa gatal, berdarah, dan bernanah. Kadang kutil juga dapat menyebabkan gangguan saluran kemih bila kutil tumbuh di saluran kemih. Herpes Selain gatal pada kemaluan, herpes juga dapat menyebabkan timbulnya lepuhan berwarna merah dan nyeri, serta keluarnya nanah dari lepuhan yang kemudian akan mengering dan terasa nyeri. Klamidia Klamidia merupakan penyakit menular seksual yang sangat berbahaya bagi wanita karena seringkali tidak menunjukkan gejala apapun dan dapat menyebabkan terjadinya kemandulan. Klamidia biasanya menyebabkan nyeri saat berhubungan intim, nyeri saat buang air kecil, dan keputihan yang berwarna hijau, putih, atau kuning. Perubahan Kadar Hormonal Perubahan kadar hormonal merupakan penyebab lain dari terjadinya perubahan pada vagina, termasuk timbulnya rasa gatal pada kemaluan. Perubahan kadar hormonal terutama terjadi saat seorang wanita memasuki masa menopause dan pubertas. Pada saat memasuki masa menopause, kadar estrogen akan menurun tajam dan menyebabkan vagina terasa kering, yang dapat membuat vagina teriritasi dan nyeri. Selain itu, stress juga dapat mengubah kadar hormonal di dalam tubuh dan menyebabkan timbulnya gejala atau memperburuk gejala yang sudah ada. Baca juga: Ini Dia Cara Tepat Membersihkan Miss V Anda… Cara Mengatasi Gatal Pada Vagina Sebelum Menstruasi Mengkonsumsi Yogurt Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gatal dan iritasi pada kemaluan. Mengkonsumsi yogurt merupakan salah satunya. Bakteri "baik" yang terdapat di dalam yogurt dapat membantu melawan bakteri "jahat" dan infeksi jamur pada kemaluan, yang berarti dapat membantu mengatasi gejala sekaligus melawan infeksi. Anda juga dapat mengoleskan yogurt plain secara langsung pada daerah kemaluan yang terinfeksi. Mengganti Pakaian Mengganti pakaian atau pakaian dalam yang Anda gunakan juga dapat membantu bila Anda terus mengalami gatal pada kemaluan. Selain itu, Anda mungkin juga perlu mengganti merk deterjen dan pewangi pakaian yang Anda gunakan karena keduanya merupakan penyebab tersering. Gunakanlah pakaian dalam berbahan katun dan usahakan untuk tidak menggunakan pakaian ketat dalam waktu lama. Jangan Membersihkan Vagina Secara Berlebihan Menjaga kebersihan daerah kewanitaan memang penting, tetapi membersihkannya secara berlebihan justru berbahaya bagi kesehatan vagina karena dapat mengganggu keseimbangan pH vagina, yang dapat memicu terjadinya vaginosis bakterial dan infeksi jamur. Kompres Dingin Bila Anda membutuhkan pertolongan pertama terhadap rasa gatal, panas, dan nyeri pada kemaluan; maka kompres dingin dan mengkonsumsi banyak air putih dapat membantu.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: medhealthdaily
 11 Oct 2019    11:00 WIB
Apa Itu Menstruasi ?
Menstruasi merupakan suatu keadaan yang dialami oleh setiap wanita. Menstruasi biasanya dimulai saat anak mencapai usia pubertas. Menstruasi terjadi akibat peluruhan dinding rahim. Setiap bulannya, tubuh akan membentuk dinding rahim sedemikian rupa agar rahim siap saat terjadi kehamilan. Bila tidak terjadi kehamilan, maka dinding rahim ini akan luruh dan keluar sebagai menstruasi.   Bagaimana Menstruasi Terjadi ? Hormon merupakan salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam proses menstruasi. Peningkatan kadar hormon reproduksi membantu perkembangan sel telur anda di dalam indung telur (ovarium). Setiap bulannya, ovarium akan melepaskan satu sel telur ke dalam tuba Fallopi (suatu saluran yang menghubungkan ovarium dan rahim), disebut juga ovulasi. Sel telur kemudian akan mencapai rahim. Sementara itu, seiring dengan proses ovulasi, rahim pun mengalami perubahan. Dinding rahim menebal, penuh dengan pembuluh darah, mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Bila sel telur yang telah ada bertemu dengan sperma, maka proses pembuahan pun terjadi. Sel telur yang telah dibuahi kemudian akan berjalan menuju ke rahim dan menempelkan dirinya pada dinding rahim dan proses perkembangan janin dan kehamilan pun berlangsung. Akan tetapi, bila sel telur tidak dibuahi oleh sperma, maka dinding rahim yang telah menebal akan luruh dan terjadilah menstruasi.   Kapan Menstruasi Dimulai ? Menstruasi pertama biasanya terjadi saat anak berumur 12 tahun, tetapi pada beberapa anak menstruasi terjadi lebih cepat atau lebih lambat daripada usia 12 tahun tersebut. Biasanya menstruasi pertama terjadi dalam waktu 2 tahun setelah buah dada mulai membesar dan rambut kemaluan mulai tumbuh. Pada awalnya, menstruasi yang terjadi tidak teratur, dibutuhkan waktu sekitar 2 tahun agar menstruasi menjadi lebih teratur karena peningkatan kadar hormon yang belum stabil. Perlu diingat bahwa walaupun menstruasi anda tidak teratur, anda masih tetap dapat hamil. Sebagian besar anak perempuan memulai menstruasinya di usia yang hampir sama dengan ibu mereka. Jika anda atau anak anda belum mendapat menstruasi sampai usia 16 tahun, segera hubungi dokter anda.   Berapa Lama Menstruasi Berlangsung ? Siklus menstruasi setiap orang berbeda-beda. Menstruasi biasanya berlangsung antara 3-5 hari, walaupun beberapa orang mengalaminya dalam waktu yang lebih singkat atau lebih lama. Hal ini merupakan hal yang normal.   Nyeri Perut Saat Menstruasi Nyeri atau kram perut saat menstruasi dapat terjadi saat rahim anda berkontraksi untuk mengeluarkan dinding rahim yang telah luruh dari dalam tubuh anda. Tidak semua perempuan mengalami nyeri atau kram perut. Untuk mengatas rasa nyeri atau kram di perut anda, anda dapat menggunakan obat anti nyeri. Bila anda mengalami nyeri perut hebat, segera hubungi dokter anda untuk memperoleh penanganan secepatnya.   Menstruasi dan Keadaan Emosional Perubahan mood dan emosi selama menstruasi merupakan hal normal yang sering terjadi, disebut juga sindrom premenstrual. Hal ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon penyebab menstruasi di dalam tubuh. Akan tetapi, tidak setiap perempuan mengalami perubahan emosional selama menstruasi. Sindrom premenstrual yang terjadi biasanya menyebabkan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Mudah marah Mudah tersinggung Perut kembung Buah dada terasa keras dan nyeri Konstipasi Saat menstruasi, sangat penting agar anda mempunyai waktu tidur yang cukup, hindarilah kafein, dan konsumsilah makanan rendah garam untuk mengurangi perut kembung.