Your browser does not support JavaScript!
 26 Sep 2020    13:00 WIB
Berbagai Fakta Penting Mengenai Pil Kontrasepsi
Dengan banyaknya kesalahan persepsi mengenai pil kontrasepsi yang beredar dipasaran dapat membuat Anda tidak memahami sepenuhnya mengenai kegunaan dan manfaat dari pil kontrasepsi. Anda tentu tidak ingin hamil karena ketidaktahuan Anda bukan? Berikut adalah berbagai penjelasan mengenai mitos tentang pil kontrasepsi Apakah pil kontrasepsi itu? Pil kontrasepsi adalah pil yang dikonsumsi harian dan berisi hormon yang akan mengubah cara tubuh bekerja dan untuk menghindari terjadinya kehamilan. Kandungan hormon didalam pil berguna untuk mengontrol indung telur dan rahim. Pil kontrasepsi merupakan jenis pil kombinasi yang berisi kombinasi dari estrogen dan progesteron untuk menghindari terjadinya ovulasi. Seorang wanita yang mengkonsumsi pil kontrasepsi secara teratur tidak akan hamil karena tidak mengalami ovulasi karena sel telur dibuat menjadi fertil. Ketersediaan Pil kontrasepsi tersedia di semua toko obat dan farmasi dan bisa diperoleh tanpa resep dokter. Bagaimana pil kontrasepsi bekerja? Sebenarnya pil kb bekerja tergantung dari siklus menstruasi wanita untuk mulai mengkonsumsinya. Jika dikonsumsi pada hari pertama menstruasi, maka wanita itu biasanya akan terproteksi dalam waktu sehari. Ini artinya wanita tersebut tidak akan mengalami ovulasi sampai pertengahan siklus dan pil tersebut akan mencapai efek puncak pada masa ovulasi (untuk mencegah terjadinya ovulasi). Jika wanita tersebut mulai minum di pertengan siklus atau mendekati masa ovulasi, pil tersebut mungkin tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mencegah ovulasi sehingga Anda mungkin saja hamil.  Efek samping dari pil kontrasepsi: Siklus menstruasi dapat menjadi tidak teratur, dan biasanya menjadi masalah untuk penggunanya. Pada beberapa kasus mereka mungkin berhenti mengkonsumsi pil kontrasepsi tersebut Anda mungkin bisa mengalami nyeri payudara Bisa terjadi perubahan mood Mual, muntah, nyeri kepala, pusing, depresi dan perubahan berat badan   Sumber: healthmeup
 17 Sep 2020    17:00 WIB
Lima Cara Atasi Gejala Menopause
Menopause dapat menyebabkan timbulnya beberapa gejala di bawah ini yang seringkali mengganggu aktivitas Anda. Berikut terdapat beberapa tips untuk mengatasi gejala-gejala tersebut. Sulit Tidur Untuk mengatasi gejala yang satu ini Anda dapat melakukan olahraga ringan selambat-lambatnya 3 jam sebelum tidur. Jangan mengemil sebelum tidur dan jangan minum minuman beralkohol. Anda dapat meminum segelas susu hangat untuk membuat tidur lebih nyenyak.  Dada Terasa Panas atau Terbakar Anda harus mencatat berbagai hal yang dapat menyebabkan gejala ini. Kopi, alkohol, cuaca panas, dan stres seringkali menjadi penyebabnya. Bila Anda sedang mengalami gejala ini, tarik napas melalui hidung dan buanglah melalui mulut. Bila gejala sangat berat atau memburuk, segera hubungi dokter. Perubahan Mood Seperti halnya perubahan mood yang terjadi pada masa premenstruasi, pada saat Anda memasuki fase awal menopause, Anda juga akan mengalami perubahan mood. Perubahan mood yang terjadi biasanya lebih berat daripada saat premenstruasi. Penggunaan obat-obatan seperti pil KB, anti depresi, atau olahraga seperti tai chi, yoga, atau meditasi dapat membantu Anda mengatasi masalah ini. Vagina Mengering  Salah satu masalah lainnya yang cukup mengganggu adalah vagina Anda mengering di saat menopause. Hal ini dapat membuat Anda merasa nyeri saat berhubungan seksual. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat menggunakan pelumas vagina yang saat ini sudah banyak dijual bebas di pasaran. Rambut Rontok dan Pertumbuhan Rambut Pada Wajah Pada saat menopause, rambut Anda menjadi lebih mudah rontok. Hindari sinar matahari karena matahari membuat rambut kering dan mudah rontok. Selain itu, sering terjadi pertumbuhan rambut baru di tempat yang tidak diinginkan, seperti pada wajah, biasanya di pipi.
 15 Sep 2020    13:00 WIB
Usai Haid Payudara Masih Nyeri, Ini Penyebabnya
Nyeri pada payudara bisa terjadi sebelum, selama ataupun setelah menstruasi. Hal ini bukanlah suatu tanda kehamilan, tetapi mungkin berhubungan dengan makanan, hormon, stress, dan berbagai hal lainnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat payudara terasa nyeri pada waktu yang berbeda daripada biasanya. Perubahan Kadar Hormon Pubertas, sedang haid, kehamilan, dan menopause merupakan masa-masa di mana kadar progesteron dan estrogen menjadi tidak stabil. Keadaan ini dapat menyebabkan payudara terasa nyeri. Kafein, Nikotin, Metilxanthin, dan Lainnya Vasodilator, suatu bahan kimia yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah, yang akan membuat tubuh merasa stress. Karena efek inilah, rasa nyeri dan berbagai gejala tidak menyenangkan lainnya dapat menjadi lebih terasa. Jadi, jika Anda sering menggunakan obat ini, maka ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsinya. Retensi Cairan Retensi cairan akibat garam, kurang olahraga, atau menderita gangguan kesehatan tertentu dapat menyebabkan payudara menjadi lebih berat sehingga menjadi lebih sakit. Jadi, ada baiknya bila Anda mengurangi konsumsi garam. Lebih sering berolahraga juga dapat mengurangi retensi cairan. Lemak Hewani Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa lemak hewani turut berperan dalam terjadinya nyeri payudara. Akan tetapi, para ahli masih tidak mengetahui apakah lemaknya yang menjadi penyebab atau apakah hormon yang terdapat di dalamnya yang menjadi penyebab. Kontrasepsi dan Terapi Hormonal Walaupun dapat mencegah terjadinya kehamilan, akan tetapi kontrasepsi mungkin dapat berpengaruh besar pada produksi hormon di dalam tubuh Anda. Selain itu, terapi hormonal juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri dan rasa tidak nyaman pada payudara. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami hal ini. Sumber: medhealthdaily
 09 Sep 2020    13:00 WIB
Keluar Flek, Darah Menstruasi Atau Darah Implantasi???
Jika Anda sedang berusaha untuk memiliki momongan, maka datangnya menstruasi tentu akan membuat Anda kecewa. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa menempelnya janin pada rahim juga dapat menyebabkan perdarahan (darah implantasi) yang hampir mirip dengan menstruasi? Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apakah Anda memang sedang mendapat menstruasi atau justru sedang hamil. Di bawah ini Anda dapat melihat apa beda daerah menstruasi dengan darah implantasi.   Apa Itu Perdarahan Implantasi? Memang agak sulit membedakan apakah perdarahan yang Anda alami merupakan darah implantasi atau darah menstruasi, terutama bila Anda sedang berusaha untuk memiliki momongan atau memiliki siklus haid yang memang tidak teratur. Pada keadaan normal, seorang wanita akan mengalami menstruasi sekitar 2 minggu setelah ovulasi. Dan karena sebagian besar wanita akan hamil selama mereka berada pada masa subur (setelah ovulasi), maka implantasi janin biasanya terjadi antara hari ke 10-14 setelah ovulasi. Hal ini berarti terjadinya darah implantasi ini akan bersamaan dengan jadwal menstruasi Anda.   Apakah Setiap Wanita Hamil Mengalami Perdarahan Implantasi? Memang benar bahwa darah implantasi merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Akan tetapi, tidak semua wanita hamil mengalami hal ini. Hanya sekitar ¼ wanita hamil yang mengalami perdarahan saat implantasi. Darah implantasi biasanya menyebabkan perdarahan yang ringan atau spotting.   Berapa Lama Perdarahan Implantasi Berlangsung? Sebagian besar wanita hamil yang mengalami perdarahan implantasi mengalami perdarahan ringan atau spotting selama beberapa hari. Banyaknya darah biasanya hampir sama dengan banyaknya darah pada beberapa hari terakhir menstruasi. Akan tetapi, lamanya perdarahan implantasi berlangsung dapat berbeda-beda pada setiap wanita, mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari. Beberapa orang wanita hamil ada juga yang mengalami perdarahan implantasi yang cukup banyak dan berlangsung selama 4 hari, atau hampir sama dengan lamanya menstruasi normal. Jika Anda ragu, apakah Anda hamil atau tidak, dianjurkan agar Anda melakukan pemeriksaan kehamilan dengan bantuan alat test pack.   Apakah Anda Sedang Hamil? Jika Anda mengalami menstruasi yang lebih sedikit atau lebih singkat daripada biasanya, telah aktif secara seksual, dan tidak menggunakan pelindung atau kontrasepsi apapun, maka berasumsilah bahwa Anda sedang hamil. Beberapa gejala perdarahan implantasi yang dapat Anda temukan adalah: Darah yang keluar sedikit atau spotting, tidak seperti menstruasi Anda yang biasanya Perdarahan tidak berlangsung terus-menerus seperti halnya menstruasi biasa Darah tidak menetes keluar, Anda baru menyadari adanya bercak darah saat Anda membersihkan vagina dengan tisu Darah tampak berwarna kecokelatan atau merah muda Pola keluarnya darah berbeda dengan menstruasi biasanya. Pada menstruasi biasa, volume darah yang keluar biasanya sedikit pada awalnya, kemudian menjadi lebih banyak, dan kembali berkurang pada akhir masa menstruasi Perdarahan terjadi beberapa hari atau seminggu sebelum waktu menstruasi Anda. Perdarahan implantasi kadangkala dapat terjadi sebelum waktu menstruasi Anda Jika menstruasi Anda selalu teratur dan Anda sekarang mengalami spotting, segera lakukan pemeriksaan kehamilan dengan bantuan alat test pack. Anda mungkin mengalami menstruasi biasa dan bukannya perdarahan implantasi bila Anda mengalami beberapa gejala berikut ini: Perdarahan yang keluar sama seperti menstruasi Anda yang biasanya Volume darah yang keluar sedikit pada hari-hari pertama, kemudian bertambah banyak, dan kemudian sedikit kembali Darah yang keluar berwarna merah terang dan mungkin terdapat bekuan darah di dalamnya Anda mengalami kram perut, perut kembung, dan nyeri pinggang Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, maka mungkin akan sulit bagi Anda untuk menentukan apakah perdarahan yang sekarang sedang Anda alami merupakan perdarahan implantasi atau menstruasi biasa. Pemeriksaan kehamilan dengan bantuan alat test pack dapat membantu Anda mengetahui apakah Anda sedang hamil atau tidak.   Baca juga: Tips Tidur Nyenyak Selama Kehamilan   Gejala Perdarahan Implantasi Selain perdarahan, Anda mungkin juga mengalami kram perut. Kram perut ini sedikit mirip dengan kram perut akibat menstruasi. Anda juga dapat mengalami kram perut saat implantasi berlangsung, walaupun Anda tidak mengalami perdarahan implantasi. Kram perut pada perdarahan implantasi terjadi karena sel telur yang telah dibuahi sedang berusaha untuk menempelkan dirinya pada dinding rahim. Hal ini mungkin akan memicu terjadinya kontraksi otot-otot rahim. Kram perut ini dapat berlangsung selama satu hingga beberapa hari. Hingga saat ini, para ahli masih belum mengetahui mengapa hanya sejumlah wanita saja yang mengalami kram perut dan perdarahan saat terjadinya implantasi. Perdarahan implantasi dapat juga disertai oleh terjadinya berbagai gejala kehamilan lainnya seperti sakit kepala, perubahan emosi, mood berubah-ubah, merasa sangat lelah, atau perut kembung.   Warna Darah Implantasi Warna darah implantasi dapat berbeda-beda pada tiap wanita. Pada sebagian besar kasus, warna darah implantasi yang terjadi adalah agak merah muda atau dapat pula berwarna merah terang. Hal ini dapat merupakan petunjuk bahwa darah yang keluar merupakan darah segar, yang berasal dari dinding rahim yang luruh. Jika darah yang keluar berwarna kecokelatan atau cokelat muda, maka hal ini berarti darah sudah lebih lama berada di dalam rahim dan mungkin baru dikeluarkan sekarang.   Bisakah Anda Mengalami Perdarahan yang Cukup Banyak Saat Implantasi? Perdarahan akibat implantasi janin pada rahim biasanya tidak banyak dan biasanya baru disadari saat Anda membersihkan vagina dengan tisu. Jika darah yang keluar cukup banyak, maka ada kemungkinan bahwa Anda telah mengalami keguguran. Selain akibat keguguran, perdarahan menstruasi yang cukup banyak dapat merupakan gejala dari kehamilan ektopik atau kehamilan mola. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak.   Gejala Awal Kehamilan Lainnya Selain kram perut dan perdarahan implantasi, ada beberapa gejala awal kehamilan lainnya yang perlu Anda perhatikan. Beberapa gejala awal kehamilan lainnya adalah perubahan pada payudara, yaitu payudara menjadi lebih besar (membengkak), sensitif, atau geli. Anda mungkin akan merasa sangat lelah. Sebenarnya gejala awal kehamilan hampir sama dengan gejala sindrom pre menstrual, hanya saja gejala yang dirasakan lebih berat. Anda juga dapat mengalami mual dan peningkatan frekuensi buang air kecil. Selain itu, Anda mungkin akan merasa ada suatu perubahan pada diri Anda. Percayailah insting Anda dan perhatikan apakah menstruasi Anda terlambat. Perlu diingat bahwa gejala kehamilan pada setiap wanita dapat berbeda-beda, bahkan setiap kehamilan pun dapat memiliki gejala yang berbeda. Oleh karena itu, jangan ragu untuk segera melakukan pemeriksaan kehamilan dengan bantuan alat test pack bila Anda tidak yakin apakah Anda sedang hamil atau tidak.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: medhealthdaily
 27 Aug 2020    21:00 WIB
Seks Saat Mens, Seksi Atau Jijik?
Melakukan hubungan intim  saat wanita sedang menstruasi mungkin sesuatu yang dianggap tabu untuk dilakukan. Kebanyakan kepercayaan tertentu melarang melakukan hubungan intim saat menstruasi. Namun dalam segi medis apakah melakukan hubungan seks saat menstruasi aman untuk dilakukan? Melakukan hubungan intim saat menstruasi memiliki beberapa risiko seperti:   1. Risiko tertular penyakit menular seksual meningkat Saat menstruasi, kondisi leher rahim akan terbuka sehingga memungkinkan darah untuk masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri untuk menuju rongga panggul. Pada saat melakukan penetrasi biasanya ada gesekan terus menerus yang dapat menyebabkan luka di daerah vagina dan penis. Darah menstruasi yang tidak steril dan sperma yang mungkin mengandung kuman bisa masuk kedalam tubuh melalui luka tersebut. Apabila sang wanita menderita salah satu dari sekian banyak penyakit STD (Sexually Transmitted Diseases) seperti herpes dan gonorrhea, maka darah haid merupakan medium yang sangat baik untuk berpindahnya virus atau bakteri penyebab penyakit tersebut kepada pasangan. 2. Infeksi jamur atau bakteri Mudah mengalami infeksi jamur atau bakteri karena saat menstruasi pH vagina menjadi lebih rendah dan kadar keasamannya berkurang. pH yang asam di daerah vagina berguna untuk membunuh bakteri yang berbahaya. Saat haid, vagina dipastikan dalam kondisi yang sangat sensitif. Jika dipaksakan melakukan penetrasi, maka wanita akan merasa kesakitan, daerah vagina mudah mengalami luka dan membutuhkan waktu lama untuk penyembuhan. 3. Emboli Para pakar kesehatan mengatakan, saat terjadinya penetrasi kemungkinan akan timbul gelembung udara. Saat menstruasi kemungkinan ada pembuluh darah yang terbuka, apabila gelembung udara tersebut masuk ke aliran darah jantung, maka dapat menyumbat pembuluh 4. Endometriosis Saat melakukan penetrasi waktu haid biasanya akan menyebabkan kontraksi yang kuat pada rahim. Saat kontraksi terjadi aliran balik darah haid dari dalam rahim ke saluran indung telur dan masuk ke dinding perut. Endometriosis adalah suatu penyakit dimana bercak-bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, padahal dalam keadaan normal endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim. Melakukan hubungan intim dengan melakukan penetrasi memang akan menimbulkan banyak risiko. Namun bukan berarti Anda tidak dapat menikmati kemesraan dengan pasangan. Karena ternyata orgasme juga dapat meringankan rasa sakit seperti kram, rasa sakit akibat premenstrual syndrome (PMS). Selain itu, orgasme juga bisa melepaskan endorfin. Endorfin adalah hormon yang bisa membuat seseorang merasa senang sehingga bisa meredakan depresi atau bad mood. Selain itu biasanya pada saat menstruasi, terjadi perubahan hormon sehingga wanita menjadi lebih bergairah. Lalu bagaimana cara "lain" untuk Anda agar tetap bisa menikmati saat-saat intim dengan pasangan ?  1. Pijatan sensual Hubungan intim tidak hanya melakukan penetrasi. Anda bisa menikmati hubungan intim dengan memberikan pijatan sensual. Pijatan ini dilakukan untuk menggoda pasangan dan membangkitkan libidonya. Pijat dengan perlahan-lahan bagian-bagian tubuh pasangan Anda yang sensitif, terutama bagian paha dan bokong. 2. Mandi bersama Dengan mandi bersama, Anda tidak perlu takut darah menstruasi akan mengotori kasur. Anda bisa memulainya dengan mencuci rambutnya sambil memijat kulit kepalanya dan mengusap seluruh tubuhnya terutama dibagian intimnya. 3. Oral seks Bila Anda dan pasangan ingin aman, tapi tetap dapat menikmati hubungan intim. Maka si wanita bisa coba melakukan oral seks untuk suami.nya. Hubungan intim dengan pasangan adalah hal yang penting dalam urusan rumah tangga. Untuk bisa sama-sama menikmati hubungan adalah dengan melakukan komunikasi yang baik dengan pasangan. Bila Anda merasa tidak nyaman untuk berhubungan intim saat menstruasi maka katakanlah. Agar pasangan mengerti kondisi Anda. Lakukanlah hubungan intim dengan nyaman, hal ini akan meningkatkan rasa cinta Anda dengan pasangan. Baca juga: Strategi Bikin Seks Oral Jadi Lebih Seru Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya Dokter sekarang Sumber: wikihow
 23 Jul 2020    18:00 WIB
Ngidam Makanan Manis dan Berlemak Sebelum Menstruasi, Mengapa Demikian?
Apakah Anda merupakan salah satu dari para wanita yang selalu ingin mengkonsumsi makanan manis penuh lemak saat menstruasi Anda akan segera datang? Bila Anda bingung mengenai mengapa hal ini terus terjadi, maka hormon Anda mungkin merupakan penyebabnya. Masa premenstruasi merupakan saat di mana kadar hormon stress, yaitu hormon kortisol meningkat dan kadar hormon serotonin (hormon yang membuat Anda merasa bahagia) menurun. Perubahan kadar hormonal ini membuat tubuh Anda menginginkan berbagai jenis makanan yang mengandung banyak gula dan lemak karena keduanya dapat meningkatkan kadar hormon serotonin dan menurunkan produksi hormon kortisol, yang tentu saja dapat membuat Anda merasa lebih bahagia dan rileks. Jadi, apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi hal ini? Walaupun banyak wanita mengira tidak ada yang dapat mereka lakukan untuk mencegah keinginan untuk mengkonsumsi makanan manis dan berlemak tersebut, akan tetapi sebenarnya terdapat suatu cara. Caranya adalah pastikan Anda menghindari berbagai jenis makanan olahan, kafein, dan karbohidrat olahan 2 minggu sebelum menstruasi Anda dimulai dan tingkatkan konsumsi serat dan protein Anda. Hal ini dapat membantu menjaga keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh Anda dan menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil di sepanjang hari. Mengapa harus menghindari ketiga jenis makanan di atas? Hal ini dikarenakan kafein dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dan karbohidrat olahan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda dalam waktu singkat. Jika Anda sedang menstruasi saat ini dan tidak dapat berhenti mengkonsumsi makanan berlemak, maka mulailah hari Anda dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak protein, misalnya roti isi telur atau selai kacang, untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil di sepanjang hari. Di siang hari, pastikan anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang diolah dari sayuran segar, yang mengandung banyak air dan serat, yang dapat mengurangi rasa perut kembung dan rasa lapar, serta keinginan Anda untuk mengkonsumsi suatu makanan tertentu. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh tergoda sama sekali. Sesekali mengkonsumsi makanan manis atau berlemak tinggi di saat Anda sangat menginginkannya merupakan hal yang normal dan boleh dilakukan, hanya saja dalam suatu batasan tertentu.     Sumber: womenshealthmag
 13 Jul 2020    18:00 WIB
Berbagai Hal yang Dapat Mempengaruhi Lama Menstruasi
Baik siklus menstruasi maupun lama menstruasi dapat berbeda-beda pada setiap wanita. Siklus menstruasi merupakan suatu rentang waktu antara menstruasi yang satu dengan menstruasi yang berikutnya. Sementara itu, lama menstruasi merupakan rentang waktu di mana seorang wanita mengalami menstruasi (lama darah menstruasi keluar). Pada umumnya, lama menstruasi bervariasi antara 3-6 hari. Sementara itu, siklus menstruasi biasanya bervariasi antara 24-37 hari. Karena setiap wanita memiliki siklus menstruasi dan lama menstruasi yang berbeda-beda, maka mereka tidak dapat membandingkan siklus menstruasi dan lama menstruasi mereka dengan wanita lainnya. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang memang dapat mempengaruhi lamanya Menstruasi pada hampir setiap wanita seperti yang akan dibahas di bawah ini : 1. Stress Stress dapat menyebabkan berbagai perubahan pada siklus menstruasi seorang wanita. Saat tubuh mengalami stress, maka ia akan melepaskan hormon stress, yaitu hormon kortisol. 2. Kortisol dapat mempengaruhi berbagai area tubuh, termasuk hormon estrogen. Perubahan kadar hormon estrogen dapat mengubah lama menstruasi seorang wanita. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai jenis stress termasuk stress yang disebabkan oleh faktor lingkungan, pekerjaan, kematian seseorang yang dicintai, atau akibat penyakit tertentu. 3. Konsumsi Minuman Beralkohol Secara Berlebihan Selain sebagai salah salah satu stressor tubuh, mengkonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memetabolisme estrogen dan progesteron, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi lama menstruasi seorang wanita. 4. Gangguan Kesehatan Tertentu Selain akibat perubahan kadar kortisol dan estrogen, lama menstruasi seorang wanita juga dapat dipengaruhi oleh gangguan keseimbangan hormonal lainnya. Setiap hormon di dalam tubuh dapat saling mempengaruhi kerja hormon lainnya. Beberapa gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi lama menstruasi seorang wanita adalah sindrom ovarium polikistik, kista rahim, polip rahim, kemoterapi, persalinan, keguguran, menyusui, dan penggantian pil KB. 5. Penuaan Setelah memasuki usia 30 tahun, seorang wanita biasanya mulai mengalami perubahan lama menstruasi. Pada usia ini, siklus menstruasi atau lama menstruasi menjadi lebih pendek. Pada akhir usia 30an dan pertengahan 40 tahun, dimulai proses menopause yang juga menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi dan lama menstruasi. Berbagai perubahan alami pada lama siklus menstruasi seorang wanita terjadi akibat pengaruh hormon, terutama estrogen dan progesteron. Kadar estrogen dan progesteron ini biasanya akan berubah seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang wanita. 6. Berbagai Hal Lainnya Selain stress, tubuh juga akan berespon dengan cara yang sama (seperti saat stress) terhadap beberapa jenis obat-obatan tertentu, minuman beralkohol, kafein, dan berbagai stimulan lainnya. Berbagai hal ini akan memicu peningkatan kadar kortisol dan mempengaruhi kadar estrogen di dalam tubuh. Beberapa hal lainnya yang juga dapat mempengaruhi tubuh seperti stress adalah gangguan makan (anoreksia atau bulimia), penurunan berat badan secara berlebihan, olahraga berlebihan, dan diet yang sangat ketat. Selain mempengaruhi kadar hormon di dalam tubuh, kekurangan gizi juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi seorang wanita dengan cara mengubah protein tertentu di dalam otak yang bertanggung jawab untuk mengatur proses ovulasi.   Sumber: ehow
 15 Jun 2020    08:00 WIB
Inilah Penyebab Siklus Menstruasi Anda Berubah
Apakah Anda tidak mendapatkan haid bulan ini? Masalah ini tidak hanya terjadi pada wanita yang sudah menikah saja, tetapi juga dapat terjadi pada wanita yang belum menikah. Menurut para ahli penyebab Anda tidak mendapat haid bisa disebabkan stress, menopause dini dan kondisi lain. Kondisi tidak mendapat siklus menstruasi secara medis dikenal sebagai amenorea. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi.1.  Dalam kondisi stressKebanyakan dari Anda pasti mengetahui jika stress dapat mempengaruhi tubuh Anda dan dapat menyebabkan beberapa masalah di tubuh Anda. Jika Anda sedang mengalami stress maka Anda bisa kehilangan masa menstruasi karena stress dapat menggangu siklus hormonal Anda. 2.  Apakah Anda mempunyai berat badan berlebih?Jika berat badan Anda lebih dari 92 tahun maka Anda digolongkan obesitas. Dan jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur bisa jadi obesitas menjadi penyebabnya. 3.  Apakah Anda mempunyai berat badan yang kurang?Mengalami gangguan makan dapat menyebabkan organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik dan normal. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda tidak mendapat siklus haid yang teratur. 4.  Terlalu banyak melakukan perjalananJika Anda sering melakukan perjalanan lintas benua, mungkin Anda bisa mengalami masalah ini. Kerika tubuh Anda berusaha keras melakukan adaptasi terhadap waktu dapat menyebabkan Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. 5.  Terlalu banyak olahragaSegala sesuatu yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ketika Anda mengekspose tubuh Anda dengan latihan fisik yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan organ tubuh misalnya saja gangguan hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. 6.  Apakah Anda sedang sakit?Penyakit juga merupaka salah satu alasan mengapa Anda tidak mendapatkan menstruasi. Ketika tingkat imunitas menurun, Anda tidak mengalami ovulasi dan menyebabkan siklus menstruasi memanjang. 7.  Menderita penyakit tiroidWanita yang menderita gangguan tiroid sering mengalami masalah ovulasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Segala sesuatu yang mengganggu proses ovulasi berjalan normal dapat menyebabkan terlambatnya siklus menstruasi. 8.  Pil KBSaat Anda mengkonsumsi pil KB maka sangat mungkin Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi atau siklus menstruasi menjadi tidak teratur.Sumber: boldsky
 10 Jun 2020    18:00 WIB
Waktu Terbaik Untuk Berhubungan Seks
Waktu yang tepat merupakan salah satu hal penting yang dapat mempengaruhi banyak aspek dari kehidupan anda, mulai dari pekerjaan, berbelanja, bahkan berhubungan seks. Anda mungkin telah mengetahui kapan waktu yang baik untuk berhubungan seks sehingga terjadi kehamilan (biasanya pada pertengahan siklus menstrual anda, yaitu antara hari ke 11 dan 21, tergantung pada masing-masing orang), akan tetapi anda mungkin belum mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual untuk memperoleh tujuan anda, misalnya untuk memperoleh kepuasan seksual yang maksimal.   1.      Jika Ingin Mencapai Orgasme yang Sangat Memuaskan Walaupun terdengar tidak mungkin, akan tetapi hari terbaik untuk memperoleh orgasme yang luar biasa sebenarnya adalah 1 hari sebelum masa menstruasi anda dimulai. Darah yang terkumpul di dalam rahim, membuat rahim lebih berat, yang membuat kontraksi saat orgasme lebih terasa dan bibir vagina serta klitoris anda pun cenderung lebih sensitif saat tubuh menahan lebih banyak cairan (sebelum dan saat masa menstruasi).   2.      Jika Ingin Hubungan Seks Berlangsung Lebih Lama Saat terbaik untuk memperoleh hubungan seks yang berlangsung lebih lama adalah saat liburan, misalnya saat liburan akhir tahun, di mana anda dan pasangan anda tidak bekerja. Saat anda tidak tertekan oleh banyak pekerjaan dan dapat menghabiskan banyak waktu bersama pasangan anda, maka akan lebih mudah untuk memperoleh hubungan seks yang tidak terburu-buru dan berlangsung terus-menerus. Anda dapat menggoda pasangan anda seharian penuh!   3.      Jika Ingin Membuat Pria Anda Sangat Bergairah Anda tentunya telah menyadari bahwa pasangan anda akan terbangun dalam keadaan berereksi. Oleh karena itu, daripada menunggu sepanjang hari untuk berhubungan seks dengan pasangan anda, anda dapat melakukan seks singkat di pagi hari yang sangat menyenangkan. Seiring dengan semakin bertambahnya usia anda, maka wanita lebih cepat lelah di malam hari. Oleh karena itu, gairah anda pun akan ikut berkurang saat waktu semakin larut. Dengan kata lain, anda memiliki lebih banyak tenaga dan semangat di pagi hari daripada di malam hari.   4.      Jika Ingin Merasa Lebih "Percaya Diri" di Atas Ranjang Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa orang yang berolahraga dapat merasa lebih percaya diri pada bentuk tubuhnya, walaupun mereka tidak mengalami penurunan berat badan atau perubahan dalam hal stamina. Dengan kata lain, walaupun sebenarnya tidak ada perubahan pada tubuh anda saat anda berolahraga, anda merasa ada sesuatu yang berbeda. Anda mungkin akan merasa lebih percaya saat berhubungan seks saat baru selesai berolahraga.   5.      Jika Ingin "Lepas Kendali" Melakukan hubungan seks di luar ruangan seperti di halaman atau di atap rumah anda dapat membuat anda lebih berpikiran terbuka, karena anda telah keluar dari zona nyaman anda. Selain itu, sinar matahari juga dapat meningkatkan produksi serotonin di dalam otak anda, yang dapat memperbaiki mood dan membuat anda merasa lebih baik.   6.      Jika Anda Terlalu Sibuk Rencanakanlah sebuah kencan di akhir minggu bersama pasangan anda atau kapanpun saat anda dan pasangan tidak harus bekerja dan tidak merasa terlalu lelah. Anda bahkan tidak perlu pergi keluar rumah untuk berkencan. Nyalakan sebuah lagu romantis, pesan makanan anda, dan nikmatilah waktu anda berdua dengan pasangan, jauh dari semua kesibukan anda. Bila anda telah memiliki anak, maka anda mungkin dapat menitipkan anak anda pada keluarga anda yang lainnya sehingga anda memiliki waktu berduaan dengan pasangan anda untuk bersantai dan menikmati keberadaan masing-masing. Semakin romantis dan santai lingkungan anda, maka semakin luar biasa pula hubungan seks anda. Fokuslah pada kualitas daripada kuantitas.   7.      Jika Ingin Keluar dari Rutinitas Seksual Semakin lama usia pernikahan anda, maka kreativitas anda di tempat tidur pun akan semakin berkurang dan semakin sulit. Bila anda sudah mulai merasakan kebosanan dalam berhubungan seks karena mulai terasa seperti rutinitas, maka ubahlah waktunya, anda dapat membangunkan pasangan anda di tengah malam atau saat subuh untuk berhubungan seks, dan pasangan anda mungkin tidak akan merasa keberatan.   8.      Jika Ingin Bertahan dari Musim Pernikahan Terlalu banyak undangan pernikahan yang harus dihadiri di akhir minggu? Hal ini dapat membuat anda dan pasangan cukup sibuk di malam hari. Oleh karena itu, kenapa menunggu hingga malam hari setelah acara selesai untuk berhubungan seks? Mengapa tidak melakukannya sebelum pergi ke pesta? Hal ini mungkin dapat membuat anda tampak bahagia dan bersinar di pesta tersebut.   Sumber: womansday
 13 Apr 2020    08:00 WIB
Menstruasi Menyebabkan Nyeri Punggung ?
Banyak yang bertanya apakah Anda bisa mengalami sakit punggung selama haid ? Menstruasi dapat menyebabkan Anda mengalami sakit punggung bagian bawah, yang dapat diperburuk jika ada kondisi mendasar yang menyebabkan rasa sakit. Nyeri punggung bawah adalah salah satu gejala dismenore, suatu istilah yang diberikan untuk periode yang sangat menyakitkan. PenyebabNyeri, termasuk nyeri punggung bagian bawah, selama menstruasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor berbeda. American College of Obstetricians dan Gynecologists mencatat bahwa dismenore adalah gangguan menstruasi yang paling sering dilaporkan. Sekitar setengah dari orang yang menstruasi mengalami rasa sakit selama setidaknya satu atau dua hari per siklus menstruasi. Ada dua jenis nyeri haid: dismenore primer dan dismenore sekunder : Dismenore primer Dismenore primer disebabkan oleh kram. Biasanya orang-orang dengan dismenore primer mengalami nyeri ketika mereka pertama kali mulai menstruasi. Selama menstruasi, rahim berkontraksi untuk melepaskan jaringan di lapisan rahim. Prostaglandin, yang merupakan pembawa pesan kimia seperti hormon, menyebabkan otot-otot rahim berkontraksi lebih banyak. Peningkatan kadar prostaglandin menyebabkan lebih banyak sumber rasa sakit. Kontraksi ini dapat menyebabkan kram perut. Selain kram perut, mungkin ada rasa sakit di punggung bawah yang menjalar ke bawah kaki.   Dismenore sekunder Dismenorea sekunder sering dimulai di kemudian hari. Rasa sakit disebabkan atau diperburuk oleh masalah fisik selain kram. Yang mengatakan, prostaglandin masih bisa berperan dalam meningkatkan tingkat rasa sakit mereka dengan dismenore sekunder. Endometriosis, misalnya, sering menyebabkan nyeri punggung bawah. Ada sejumlah kondisi mendasar lainnya yang mempengaruhi perut dan punggung bagian bawah, termasuk: infeksi pertumbuhan fibroid kondisi lain yang mempengaruhi organ reproduksi Jika sakit punggung bagian bawah Anda parah, sebaiknya ke dokter untuk menentukan apakah Anda memiliki kondisi yang mendasarinya.   Pertolongan yang dapat dilakukan di rumah Nyeri punggung bawah bisa sangat menyakitkan bagi banyak orang yang mengalaminya. Untungnya, ada sejumlah pengobatan rumahan yang mengurangi sakit punggung. Obat-obatan ini termasuk: Pemanas. Menggunakan bantalan pemanas atau botol air panas dapat meredakan rasa sakit. Mandi air panas dan mandi bisa memiliki efek yang sama. Pijat punggung. Menggosok daerah yang terkena bisa meredakan rasa sakit. Olahraga. Ini bisa termasuk peregangan ringan, berjalan, atau yoga. Tidur. Cobalah beristirahat dalam posisi yang meringankan sakit punggung bagian bawah. Akupunktur. Institut Nasional Gangguan Neurologis dan Stroke telah menemukan bahwa akupunktur dapat cukup efektif untuk mengobati nyeri punggung bawah. Menghindari alkohol, kafein, dan merokok. Ini dapat memperburuk periode menyakitkan.   Sumber : www.healthline.com