Your browser does not support JavaScript!
 22 Apr 2018    08:00 WIB
Mengapa Anda Menguap dan Apa Dampaknya Pada Tubuh Anda?
Mengapa Anda Menguap?Walaupun belum ditemukan penyebab pasti mengapa anda menguap, sebuah teori yang cukup menjanjikan (artinya hipotesis ini telah dipastikan melalui berbagai penelitian dan tidak ditemukan hasil lain yang berlawanan, walaupun berbagai penelitian ini belum dapat menemukan bukti pasti) menyatakan bahwa menguap terjadi akibat peningkatan suhu otak anda.   Otak merupakan organ tubuh yang paling banyak menghabiskan energi. Ukuran otak kurang lebih sama dengan sebuah jeruk bali, tetapi otak menghabiskan sekitar 40% energi yang dihasilkan oleh proses metabolism tubuh setiap harinya. Para peneliti menemukan bahwa menguap memberikan suatu efek mendinginkan pada otak, untuk mencegah suhu otak menjadi terlalu panas, yang dapat menurunkan tingkat kewaspadaan atau bahkan menyebabkan penurunan kesadaran.Suhu otak anda akan meningkat saat anda merasa lelah, saat otak terstimulasi (saat anda merasa bosan), saat berada pada lingkungan yang panas, atau saat anda menderita suatu infeksi.   Suhu otak ditentunkan oleh 3 hal, yaitu: •  Kecepatan aliran darah di dalam pembuluh darah arteri•  Suhu darah•  Panas yang dihasilkan oleh metabolism di dalam otak   Oleh karena itu, menguap mungkin terjadi akibat adanya peningkatan kecepatan aliran darah di dalam pembuluh darah arteri dan untuk menurunkan suhu darah yang masuk ke dalam otak. Apa yang Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Menguap?Saat anda menguap, mulut anda akan terbuka untuk menarik napas panjang, yang diakhiri dengan menghembuskan napas secara singkat. Saat menguap, otot-otot di sekitar tulang tengkorak anda akan berkontraksi dan meregang, yang menyebabkan darah yang lebih dingin dialirkan ke arah kepala anda dan darah yang lebih hangat pun dikeluarkan. Hal ini menyebabkan peningkatan aliran darah ke dalam otak dan tulang tengkorak dan pada saat yang bersamaan menyebabkan darah yang lebih hangat di dalam pembuluh darh vena keluar dari dalam kepala. Peregangan otot-otot di sekitar tulang tengkorak dapat meningkatkan sirkulasi darah di daerah tersebut. Gerakan meregangkan lengan atau menggoyangkan kepala anda ke belakang saat anda menguap juga dapat mendinginkan otak anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa peningkatan suhu otak menyebabkan manusia maupun tikus menguap, dan setelah menguap, suhu otak pun menurun. Saat suhu lingkungan di sekitar anda panas, maka anda pun lebih sering menguap. Akan tetapi, bila suhu lingkungan sekitar anda sangat tinggi, melebihi suhu di dalam otak anda, maka anda justru jarang menguap. Mengapa Menguap Dapat Menular?Anda tentunya pernah mengalami kejadian unik berikut ini, yaitu saat pasangan anda atau teman di dekat anda menguap, maka anda pun ikut menguap, yang membuat menguap tampak seperti menular. Sebagian besar penelitian yang bertujuan untuk mencari penyebab mengapa menguap dapat menular menduga bahwa peristiwa penularan ini tampaknya berhubungan dengan faktor psikologis, yaitu rasa empati anda. Dugaan ini timbul akibat adanya kemiripan peristiwa ini dengan bagaimana reaksi anda saat menonton sebuah adegan televisi di mana sang korban terluka, maka anda pun akan bergidik seperti ikut merasakan keadaan sang korban di film tersebut. Satu hal yang menarik adalah orang yang menderita autisme atau gangguan kepribadia skizotipal, yang mengakibatkan penderitanya kurang memiliki rasa empati dan belas kasihan, tidak mudah tertular saat ada orang lain yang menguap di dekatnya. Kesimpulannya adalah menguap dapat terjadi saat tubuh anda berusaha menurunkan suhu otak anda atau untuk meningkatkan kewaspadaan anda (saat mengantuk atau lelah) atau karena anda melihat orang di dekat anda menguap.   Sumber: huffingtonpost
 01 Sep 2014    12:00 WIB
Mengapa Anda Menguap?
Banyak orang mengira menguap terjadi akibat kurang tidur. Akan tetapi, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa menguap mungkin disebabkan oleh berbagai hal berbeda dan memiliki berbagai fungsi yang berbeda pula. Para peneliti menduga bahwa menguap sebenarnya merupakan suatu cara tubuh Anda untuk membuat otak Anda tetap waspada di saat stress.  Seperti telah banyak diketahui, menular merupakan sesuatu yang dapat menular. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata hewan pun dapat saling menularkan hal ini (menguap). Hal ini bertujuan untuk membuat seluruh anggota keluarga atau kelompok tetap waspada. Menguap sebenarnya dipicu oleh berbagai perubahan kimiawi di dalam otak, yang biasanya berlangsung selama sekitar 6 detik dan dapat berulang. Untuk menyanggah berbagai keyakinan mengenai mengapa seseorang menguap dan mengapa menguap menular, para peneliti pun sedang mengamati apa saja yang terjadi di dalam otak saat menguap.  Banyak orang mengira bahwa menguap merupakan salah satu cara tubuh untuk memperoleh lebih banyak oksigen yang diperlukan oleh otak dan bahwa rasa empati merupakan penyebab mengapa menguap menular. Para peneliti kemudian menemukan bahwa menguap sebenarnya lebih sering terjadi saat cuaca panas (musim panas). Para peneliti juga menemukan bahwa bayi dan orang yang menderita autisme atau skizofrenia tidak mudah tertular kegiatan menguap ini.  Untuk itu, para peneliti saat ini masih melakukan penelitian mengenai apa sebenarnya penyebab dari menguap dan mengapa menguap menular.     Sumber: foxnews