Your browser does not support JavaScript!
 27 Apr 2021    12:00 WIB
Tidak Ingin Mengantuk Saat Puasa? Coba Tips Ini!
 Disaat sedang pandemic seperti ini kebanyakan orang menjalankan puasa dirumah, dan lebih banyak menghabiskan waktu dirumah. Karena tidak banyak aktivitas dirumah dapat membuat kita lebih mudah untuk mengantuk. Kenapa orang lebih mudah mengantuk ketika puasa? Karena ketika berpuasa tubuh biasanya menjadi lebih lemas sehingga menyebabkan rasa kantuk. Jadi bagaimana cara menghilangkan rasa kantuk ketika sedang berpuasa? Simak tips dibawah ini! 1.     Beribadah Ibadah adalah cara paling ampuh untuk melawan rasa kantuk, beribadah juga merupakan hal yang paling penting ketika sedang berpuasa. Jangan sampai melupakan salat agar mendapatkan pahala berlimpah. Ketika akan beribadah kita pasti akan wuduh terlebih dahulu, dengan air wuduh yang segar ketika membasuh wajah akan menghilangkan rasa kantuk juga.   2.      Berjalan kaki Jika ingin menghilangkan rasa kantuk, kamu boleh mencoba berjalan disekitar rumah atau halaman rumah, kalau kamu sedang berada di kantor, kamu bisa coba dengan berjalan mengelilingi ruangan kantor. Dengan adanya gerakan tubuh dapat memompa oksigen ke pembuluh darah otak. Biasanya rasa kantuk muncul karena otak kekurangan pasokan oksgien.   3.     Mencari aktivitas Rasa kantuk bisa timbul karena rasa lelah atau rasa bosan. Ketika tidak melakukan  aktivitas lama kelamaan akan membuat rasa bosan akhirnya menjadi mengantuk. Nah solusinya adalah dengan cara menyibukan diri dengan aktivitas yang bermanfaat. Contohnya membersihkan rumah, atau mengikuti seminar dari rumah.   4.     Tarik napas dalam-dalam Ketika sedang berpuasa kita pasti menjadi malas untuk beraktivitas, nah kalian harus mencoba menarik napas dalam-dalam, agar oksigen bisa masuk kedalam tubuh dan bisa menyegarkan pikiran dan menambah oksigen didalam tubuh, jadi bisa memicu otak kita. Coba dengan cara berdiri atau duduk lalu tempelkan telapak tangan kalian keperut, setelah itu Tarik nafas melalui  hidung dalam-dalam, dan hembuskan pelan-pelan melalui mulut. Lakukan aktivitas ini diluar ruangan, jangan diruangan yang ber AC.   5.     Buka jendela rumah Cobalah buka jendela rumah kamu agar sinar matahari dan udara bisa masuk kedalam rumah, karena jika jendela tertutup dapat membuat ruangan menjadi gelap, suasana gelap akan membuat suasana menjadi mengantuk. Dengan suasana yang terang dan segar akan membuat kamu menjadi tidak mengantuk.   Baca juga: Tips Untuk Tetap Terjaga di Saat Lelah dan Mengantuk Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 28 Oct 2020    17:00 WIB
Kenapa Ya Habis Makan Ngantuk?
Bingung mengapa Anda selalu merasa ngantuk setiap kali selesai makan? Hal ini mungkin dikarenakan jenis makanan yang Anda pilih sebagai menu makan siang Anda. Bila Anda ingin terhindar atau setidaknya mengurangi rasa kantuk Anda saat bekerja, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang perlu Anda hindari karena dapat membuat Anda merasa mengantuk. Hanya Makan Salad Hanya makan salad saat makan siang ternyata juga dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda lho. Hal ini dikarenakan salad tidak mengandung protein dan karbohidrat, yang berarti Anda tidak mendapatkan cukup kalori untuk bekerja di sepanjang hari. Jika Anda hanya mengkonsumsi sayuran yang mengandung 200 kalori, maka bukanlah suatu hal yang aneh bila Anda akan merasa lapar dan lelah pada pukul 4 sore. Saus salad yang Anda pilih juga dapat menjadi masalah karena mungkin mengandung banyak gula. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh makan salad sebagai menu makan siang. Anda hanya perlu memilih isi salad Anda dengan lebih baik. Buatlah salad Anda dari jamur, kembang kol, sayuran berdaun hijau seperti kale; kemudian tambahkan protein misalnya ayam dan karbohidrat kompleks seperti quinoa atau edamame. Untuk sausnya, Anda dapat menambahkan extra virgin olive oil dan cuka atau sari buah lemon. Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Susu Susu dapat menjadi biang keladi dari rasa lelah yang Anda rasakan. Hal ini mungkin dikarenakan tubuh Anda tidak lagi dapat mencerna protein di dalam susu dengan baik seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda. Jika Anda merasa mengantuk dan lelah setelah mengkonsumsi susu atau produknya, maka tidak mengkonsumsi susu atau produknya saat makan siang dapat menjadi pilihan yang baik. Pisang atau Kacang Pisang telah diketahui dapat membantu mengatasi kram otot karena mengandung banyak magnesium, mineral yang dapat membantu membuat sel-sel otak menjadi rileks, yang akan membuat Anda merasa mengantuk. Selain pisang, kacang terutama kacang almond, kacang mete, dan kacang tanah juga merupakan sumber magnesium. Seberapa banyak dosis yang dibutuhkan untuk membuat seseorang merasa mengantuk dapat berbeda-beda, akan tetapi efek ini akan lebih terasa bila Anda memang telah mengalami kekurangan magnesium. Jika Anda tidak mengalami kekurangan magnesium, maka Anda biasanya tidak akan mengalami keluhan di atas bila Anda mengkonsumsi pisang atau kacang. Beberapa gejala kekurangan magnesium yang dapat ditemukan adalah hilangnya nafsu makan, mual, dan merasa amat sangat lelah. Orang yang menderita diabetes dan gangguan saluran pencernaan atau penyakit seliak memiliki resiko yang lebih tinggi. Makan Terlalu Malam Kemarin Terlalu sibuk bekerja membuat Anda terlambat makan malam? Bila ya, hati-hatilah dalam memilih menu makan malam Anda. Memilih makanan yang salah dapat mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari, yang membuat Anda mengantuk keesokkan harinya. Salah satu makanan yang dapat mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari adalah makanan yang bersifat asam seperti daging, telur, dan susu karena dapat memicu naiknya asam lambung saat Anda berbaring di malam hari, terutama bila Anda makan 2 jam sebelum tidur. Jika Anda memang telah menderita GERD atau refluks asam lambung, dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi berbagai jenis makanan tersebut 4 jam sebelum tidur. Bila Anda tidak dapat makan malam lebih awal, maka pilihlah makanan yang tidak asam atau makanan yang bersifat basa seperti buah, sayuran, gandum, dan kacang almond karena tidak akan memicu terjadinya gangguan pencernaan yang dapat mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari. Ngemil Makanan Penuh Gula atau Lemak Seperti sebagian besar orang tubuh yang lain, saluran pencernaan Anda juga akan beradaptasi dengan berbagai jenis makanan yang biasa Anda konsumsi. Jadi, misalkan Anda biasanya tidak mengkonsumsi makanan tinggi lemak atau gula, namun tiba-tiba ngidam dan mengkonsumsi makanan penuh gula dan lemak, maka tubuh Anda pun akan lebih sulit mencerna kelebihan gula dan lemak tersebut. Hal ini dikarenakan tubuh memproduksi lebih sedikit asam dan enzim yang diperlukan untuk mencerna keduanya dengan mudah. Walaupun tidak akan menimbulkan gangguan pencernaan, akan tetapi perubahan pola makan ini dapat membuat Anda merasa lelah dan mengantuk setelahnya. Bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh menikmati makanan "enak" tersebut sesekali, akan tetapi bila Anda melakukannya, bersiap-siaplah untuk merasa lelah dan mengantuk setelahnya. Sumber: oprah
 17 Dec 2018    16:00 WIB
Makan Banyak Bikin Anda Mengantuk? Ini Dia Sebabnya…
Makanan yang Anda makan seharusnya memberikan Anda lebih banyak tenaga bukan? Lalu mengapa banyak orang seringkali justru merasa mengantuk setelah makan kenyang??? Ternyata ada beberapa hal dalam makanan yang Anda konsumsi yang dapat membuat Anda merasa sangat mengantuk! Makanan yang mengandung banyak karbohidrat, banyak lemak, dan banyak gula akan memicu suatu respon saraf saat makanan tersebut masuk ke dalam usus halus. Respon saraf ini atau yang biasa disebut dengan sistem saraf parasimpatik, akan "memberitahu" tubuh Anda untuk melambatkan berbagai fungsi lainnya dan memfokuskan seluruh energinya untuk mencerna makanan yang baru saja masuk.   Baca juga: Tips Untuk Tetap Terjaga di Saat Lelah dan Mengantuk   Selain sistem saraf parasimpatik, makan banyak juga dapat memicu sekelompok sel-sel otak yang disebut dengan sel saraf orexin. Sel saraf orexin ini biasanya terdapat di dalam hipotalamus, di mana mereka sangat sensitif terhadap kadar gula di dalam darah, yang biasanya akan meningkat tajam saat Anda makan banyak. Sel saraf orexin ini berfungsi untuk menghasilkan protein yang disebut dengan orexin, yang berfungsi untuk menjaga otak tetap "terbangun". Selain orexin, ada hormon lainnya yang kadarnya juga dipengaruhi oleh makanan, yaitu insulin. Saat Anda makan, apalagi dalam porsi yang cukup banyak, maka kadar gula darah pun akan meningkat tajam, yang akan memicu peningkatan kadar hormon insulin. Peningkatan kadar hormon insulin akan memicu peningkatan kadar serotonin dan melatonin. Serotonin dan melatonin merupakan 2 jenis zat kimia otak yang telah diketahui berhubungan dengan rasa kantuk dan rasa bahagia. Untuk mencegah Anda merasa mengantuk setelah makan, terutama setelah Anda makan banyak, kurangilah konsumsi lemak, karbohidrat sederhana, dan gula. Selain itu, makan banyak, terutama di malam hari dapat membuat tidur nyenyak Anda terganggu lho! Hal ini dikarenakan saat Anda makan terlalu malam, misalkan jam 10 malam, maka kadar insulin dapat meningkat di tengah malam, yang akan membuat Anda terbangun di tengah malam atau membuat Anda tidak dapat tidur nyenyak di malam hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: huffingtonpost
 11 Sep 2018    08:00 WIB
Efektifkah Kopi Menghilangkan Rasa Kantuk ?
Apakah kopi benar-benar efektif untuk menghilangkan rasa kantuk? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda perlu mengetahui bagaimana cara kerja kafein di dalam kopi, berapa banyak jumlah kafein yang harus dikonsumsi, kapan harus mengkonsumsinya, dan apa resiko bila Anda mengkonsumsi terlalu banyak kafein. Kafein yang terdapat di dalam kopilah yang membuat rasa kantuk Anda menghilang. Kafein bekerja dengan cara menstimulasi sistem metabolisme dan sistem saraf pusat tubuh Anda sehingga Anda pun merasa lebih bertenaga, tidak mengantuk, dan meningkatkan konsentrasi. Kafein yang terkandung dalam segelas kopi dapat berbeda-beda tergantung pada proses pembuatan atau penyeduhan kopi tersebut. Terdapat sekitar 95 mg kafein di dalam segelas kopi seduh, 62 mg kafein di dalam kopi instan, 2 mg kafein di dalam kopi dekaf, dan 64 mg kafein di dalam segelas espresso.  Manfaat kafein ini dapat Anda rasakan bila Anda mengkonsumsi kafein dalam jumlah sedang, yaitu antara 200-300 mg kafein setiap harinya, yaitu setara dengan 3 gelas kopi. Kafein akan diserap dan bersikulasi di dalam tubuh Anda dalam waktu 30-60 menit setelah konsumsi, di mana efek ini akan bertahan hingga 6 jam. Waktu paruh dan lama kerja kafein dapat berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada metabolisme kafein di dalam tubuh seseorang dan berapa banyak kafein yang Anda konsumsi. Mengkonsumsi terlalu banyak kafein, yaitu sekitar 600 mg kafein atau lebih dapat membuat Anda merasa lelah dan tidak fokus. Beberapa gejala lain dari berlebihannya dosis kafein yang Anda konsumsi adalah mual, nyeri kepala, pusing, merasa gelisah, gemetar, dan sulit berkonsentrasi. Efek samping lainnya yang dapat timbul saat Anda mengkonsumsi kafein adalah sering buang air kecil, merasa depresi atau cemas, sulit tidur, dan dehidrasi yang dapat membuat Anda merasa semakin lelah.   Sumber: healthyeating.sfgate
 22 Apr 2018    08:00 WIB
Mengapa Anda Menguap dan Apa Dampaknya Pada Tubuh Anda?
Mengapa Anda Menguap?Walaupun belum ditemukan penyebab pasti mengapa anda menguap, sebuah teori yang cukup menjanjikan (artinya hipotesis ini telah dipastikan melalui berbagai penelitian dan tidak ditemukan hasil lain yang berlawanan, walaupun berbagai penelitian ini belum dapat menemukan bukti pasti) menyatakan bahwa menguap terjadi akibat peningkatan suhu otak anda.   Otak merupakan organ tubuh yang paling banyak menghabiskan energi. Ukuran otak kurang lebih sama dengan sebuah jeruk bali, tetapi otak menghabiskan sekitar 40% energi yang dihasilkan oleh proses metabolism tubuh setiap harinya. Para peneliti menemukan bahwa menguap memberikan suatu efek mendinginkan pada otak, untuk mencegah suhu otak menjadi terlalu panas, yang dapat menurunkan tingkat kewaspadaan atau bahkan menyebabkan penurunan kesadaran.Suhu otak anda akan meningkat saat anda merasa lelah, saat otak terstimulasi (saat anda merasa bosan), saat berada pada lingkungan yang panas, atau saat anda menderita suatu infeksi.   Suhu otak ditentunkan oleh 3 hal, yaitu: •  Kecepatan aliran darah di dalam pembuluh darah arteri•  Suhu darah•  Panas yang dihasilkan oleh metabolism di dalam otak   Oleh karena itu, menguap mungkin terjadi akibat adanya peningkatan kecepatan aliran darah di dalam pembuluh darah arteri dan untuk menurunkan suhu darah yang masuk ke dalam otak. Apa yang Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Menguap?Saat anda menguap, mulut anda akan terbuka untuk menarik napas panjang, yang diakhiri dengan menghembuskan napas secara singkat. Saat menguap, otot-otot di sekitar tulang tengkorak anda akan berkontraksi dan meregang, yang menyebabkan darah yang lebih dingin dialirkan ke arah kepala anda dan darah yang lebih hangat pun dikeluarkan. Hal ini menyebabkan peningkatan aliran darah ke dalam otak dan tulang tengkorak dan pada saat yang bersamaan menyebabkan darah yang lebih hangat di dalam pembuluh darh vena keluar dari dalam kepala. Peregangan otot-otot di sekitar tulang tengkorak dapat meningkatkan sirkulasi darah di daerah tersebut. Gerakan meregangkan lengan atau menggoyangkan kepala anda ke belakang saat anda menguap juga dapat mendinginkan otak anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa peningkatan suhu otak menyebabkan manusia maupun tikus menguap, dan setelah menguap, suhu otak pun menurun. Saat suhu lingkungan di sekitar anda panas, maka anda pun lebih sering menguap. Akan tetapi, bila suhu lingkungan sekitar anda sangat tinggi, melebihi suhu di dalam otak anda, maka anda justru jarang menguap. Mengapa Menguap Dapat Menular?Anda tentunya pernah mengalami kejadian unik berikut ini, yaitu saat pasangan anda atau teman di dekat anda menguap, maka anda pun ikut menguap, yang membuat menguap tampak seperti menular. Sebagian besar penelitian yang bertujuan untuk mencari penyebab mengapa menguap dapat menular menduga bahwa peristiwa penularan ini tampaknya berhubungan dengan faktor psikologis, yaitu rasa empati anda. Dugaan ini timbul akibat adanya kemiripan peristiwa ini dengan bagaimana reaksi anda saat menonton sebuah adegan televisi di mana sang korban terluka, maka anda pun akan bergidik seperti ikut merasakan keadaan sang korban di film tersebut. Satu hal yang menarik adalah orang yang menderita autisme atau gangguan kepribadia skizotipal, yang mengakibatkan penderitanya kurang memiliki rasa empati dan belas kasihan, tidak mudah tertular saat ada orang lain yang menguap di dekatnya. Kesimpulannya adalah menguap dapat terjadi saat tubuh anda berusaha menurunkan suhu otak anda atau untuk meningkatkan kewaspadaan anda (saat mengantuk atau lelah) atau karena anda melihat orang di dekat anda menguap.   Sumber: huffingtonpost
 31 Mar 2018    18:00 WIB
6 Jenis Makanan Yang Membuat Anda Mengantuk
Tidur menjadi sesuatu yang mewah di tengah-tengan sibuknya kehidupan Anda dan terkadang sangat sulit untuk merasa mengantuk karena banyaknya stress dan tekanan pekerjaan. Terkadang Anda perlu menelan pil tidur supaya dapat tidur dengan nyenyak, padahal hal tersebut tidaklah sehat. Pil tidur selain memberikan efek samping yang buruk, juga dapat menurunkan efektivitas Anda saat bekerja dan membuat Anda mengantuk setiap saat. Untuk menaklukkan insomnia yang Anda alami, Anda memerlukan pola makan yang baik dan nutrisi penting yang tidak hanya mencukupi kebutuhan gizi tubuh Anda tetapi juga dapat merangsang munculnya hormon serotonin yaitu hormon yang akan membuat Anda tidur lebih nyenyak. Untuk merangsang produksi serotonin diperlukan asam amino triptofan dan untuk memungkinkannya dapat berfungsi dengan baik diperlukan makan malam yang ringan dengan jumlah yang tepat dan seimbang dari karbohidrat dan protein.   Berikut adalah jenis-jenis makanan yang dapat membuat Anda merasa mengantuk dan tidur lebih nyenyak: 1.  YoghurtYoghurt merupakan pilihan terbaik untuk dimasukkan kedalam pola diet Anda saat Anda mengalami kesulitan tidur. Yoghurt mengandung jumlah karbohidrat dan protein yang tepat dan tidak akan mempengaruhi kerja triptofan dalam merangsang produksi serotonin. 2.  Susu Segelas susu hangat sebelum pergi tidur merupakan tambahan makan malam yang unik karena susu dapat merangsang kerja triptofan untuk menginduksi tidur nyenyak. Selain itu susu juga kaya akan kandungan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. 3.  Pisang Pisang tidak hanya kaya akan kandungan triptofan, tetapi juga mengandung magnesium, melatonin dan serotonin yang sangat diperlukan untuk dapat tidur dengan nyenyak. Semua kandungan nutrisi dan mineral didalam pisang akan membuat otot-otot tubuh rileks, menenangkan Anda dan membantu Anda tidur lebih nyenyak. 4.  Kentang Selain triptofan, kentang juga mengandung karbohidrat. Jadi memasukkan kentang ke dalam menu diet Anda adalah ide yang sangat baik untuk memecahkan masalah kesulitan tidur. Beberapa potong kentang akan membantu Anda lebih nyenyak tidur tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan. 5.  Oatmeal Oatmeal mengandung kombinasi sempurna dari protein dan karbohidrat yang akan membantu meningkatkan produksi serotonin. Oatmeal juga kaya akan serat yang sangat baik untuk tubuh dan membuat Anda tidak mengalami penambahan berat badan. 6.  Almond Almond mengandung triptofan, magnesium dan serat yang sangat diperlukan untuk tubuh. Tambahkan almond dalam menu makan malam Anda sebagai garnish di lauk Anda.   Baca juga: Tips Untuk Tetap Terjaga di Saat Lelah dan Mengantuk   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: magforwomen