Your browser does not support JavaScript!
 14 Oct 2016    18:00 WIB
Proses Ilmiah di Balik Tetes Air Mata
Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengapa seorang manusia dapat menangis? Apakah hewan juga dapat menangis? Mengapa seseorang dapat menitikkan air mata saat ia merasa sedih sedangkan hewan tidak? Para ahli menemukan suatu hal menarik, yaitu bahwa air mata yang dikeluarkan akibat emosi (sedih atau marah) memiliki proses kimiawi yang berbeda dengan pengeluaran air mata biasanya. Seorang ahli biokimia di Amerika menemukan bahwa air mata yang dikeluarkan akibat suatu emosi kuat ternyata juga mengandung hormon stress. Selain itu, ia juga menemukan bahwa menangis dapat memicu pelepasan endorfin di dalam tubuh. Hal ini mungkin merupakan jawaban dari mengapa menangis dapat membuat seseorang merasa lebih baik setelahnya. Akan tetapi, seorang psikologis di Belanda tidak setuju mengenai pendapat di atas. Ia mengatakan bahwa menangis di saat sedih atau marah dapat terjadi karena adanya suatu mekanisme di dalam tubuh seperti pelepasan oksitosin atau opioid endogen atau stimulasi cabang saraf parasimpatik dari sistem saraf autonom; tetapi hal ini bukan berarti air mata yang dikeluarkan mengandung hormon stress. Sang psikologis mengatakan bahwa rasa lega yang seseorang rasakan setelah menangis mungkin disebabkan oleh respon orang-orang di sekitarnya saat melihat orang tersebut menangis. Ia mengatakan bahwa seseorang tentunya akan merasa lebih baik bila ada orang lain yang mengerti dirinya dan membuatnya merasa lebih nyaman, dibandingkan dengan saat ia hanya menerima kritik dan ketidaksetujuan. Para ahli lainnya menyakini bahwa air mata merupakan suatu sinyal sosial karena tempat air mata dikeluarkan merupakan di daerah wajah, yang membuatnya dapat dilihat oleh orang lain. Selain itu, air mata juga dapat merupakan suatu bahasa komunikasi. Dengan melihat adanya air mata di wajah seseorang Anda dapat mengetahui bahwa ia sedang merasa nyeri, lapar, marah, dan sedih. Akan tetapi, menangis juga dapat terjadi saat seseorang merasa tidak berdaya dan sangat membutuhkan pertolongan dari orang lain. Pada sebuah penelitian yang dilakukan di Israel, para peneliti menemukan bahwa tangisan seorang wanita dapat membuat seorang pria kehilangan gairah seksualnya. Hal ini mungkin dikarenakan para pria tersebut merasa bahwa sang wanita tidak lagi semenarik sebelum ia menangis.  Baca juga: Kopi Ternyata Bermanfaat Bagi Mata Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 13 Oct 2016    15:00 WIB
Perawatan Mata Untuk Pengguna Kacamata
Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering diabaikan, padahal sudah banyak orang yang memakai kacamata atau kontak lensa, tetapi kita tetap tidak merawat mata kita. Berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan agar Anda dapat mempertahankan kesehatan mata.•  Jangan tidur saat membacaSebisa mungkin pertahankanlah jarak baca  tidak lebih dari 30 cm dari mata. Disarankan juga untuk beristirahat setiap 5-10 menit saat Anda membaca. Salah satu cara untuk membuat mata rileks adalah dengan memandang objek sejauh kurang lebih 6 meter.•  Jangan pernah memegang benda tajam mengarah ke mataMemegang benda tajam mengarah ke mata dapat menimbulkan resiko kerusakan pada mata Anda. •  Selalu gunakan kacamata pengaman saat berhubungan denga bahan-bahan kimia untuk mencegah terjadinya kontak dengan mata. Jika Anda terekspose sinar ultraviolet di tempat kerja, gunakanlah kacamata hitam dengan filter sinar UV untuk menghindari efek yang tidak diinginkan.•  Jangan membaca jika cahaya kurang, karena dapat membuat otot mata tegang•  Hindari membaca saat bergerak, misalnya didalam mobil karena dapat menyebabkan mabuk perjalanan (motion sickness)•  Selalu gunakan instruksi dari optametrist dalam penggunaan kacamata atau kontak lensa.•  Cobalah untuk menonton televisi dengan jarak 3-5 meter.•  Saat bekerja dengan permukaan yang berrefleksi seperti layar komputer, gunakanlah kacamata antirefleksi untuk menghindari silau dan ketegangan mata.•  Saat berkendara baik saat menyetir mobil atau motor, gunakanlah kacamata hitam untuk menghindari mata terkena debu atau serangga.•  Saat Anda berkendara, gunakan kacamatahitam yang terpisah dengan kacamata resep yang biasa Anda gunakan.•  Selalu gunakan lensa polarisasi untuk menghindari mata silau. Kacamata hitam biasa hanya berfungsi mengurangi intensitas cahaya matahari saja.•  Selalu gunakan lensa yang dilapisi ant- refleksi untuk meningkatkan ketajaman penglihatan.•  Berhenti merokok.•  Kendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol darah•  Lindungi mata Anda dari cahaya UV dengan menggunakan kacamata hitam dengan lensa anti sinar UVA dan UVB•  Lakukan diet rendah lemak, perbanyak makan sayuran hijau yang kaya akan zat karotenoid.•  Periksalah mata Anda dengan teratur walaupun tidak ada masalah mata yang Anda keluhkan. Baca juga: Jangan Acuhkan! Bila Merasakan 4 Tanda Ini Maka Anda Sudah Membutuhkan Kacamata Baca Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.Sumber: healthmeup
 12 Oct 2016    08:00 WIB
Tahap Pemeriksaan Mata Pada Anak
Mata adalah cerminan jiwa. Oleh karena itu pentingnya melakukan pemeriksaan mata kepada anak.  Pemeriksaan mata merupakan faktor yang penting guna mengindentifikasikan kondisi yang mungkin membahayakan bagi indera penglihatan anak. Semakin dini masalah kesehatan mata terdeteksi maka akan semakin mudah untuk ditanggulangi dan diatasi. Apakah Anda tahu kapan saja harus melakukan pemeriksaan pada anak?   Berikut adalah empat tahap pemeriksaan mata anak yang disarankan:   Di ruang perawatan bayi Dokter spesialis anak dan dokter spesialis mata harus memeriksa bayi yang baru saja dilahirkan sebelum bayi tersebut keluar dari ruang perawatan bayi. Pemeriksaan dilakukan guna memeriksa kemungkinan adanya infeksi dan cacat lahir struktural, katarak, maupun glukoma. Semua bayi yang mempunyai beberapa masalah medis atau bayi dengan riwayat prematur dan/atau bayi yang menggunakan tabung oksigen harus diperiksa oleh dokter spesialis mata.   Hingga usia 6 bulan Dokter spesialis mata harus memeriksa bayi setiap bayi datang untuk kontrol berkala guna memeriksa kesejajaran gerak mata.   Pada usia 3 hingga 4 tahun Setiap anak harus diperiksa oleh dokter spesialis mata. Pada usia ini, ketajaman penglihatan anak diperiksa dengan seksama dan pemeriksaan mata dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan yang dapat mempengaruhi perkembangan pendidikan anak. Jika ditemukan adanya kelainan, maka akan segera dilakukan penanganan yang tepat.   Pada usia 5 tahun atau lebih Dokter spesialis mata harus memeriksa anak secara teratur setahun sekali jika tidak ada pemeriksaan berkala yang diadakan oleh pihak sekolah maupun organisasi sukarela lainnya. Ketajaman penglihatan harus diperiksa demikian pula fungsi-fungsi penglihatan lainnya.
 09 Oct 2016    18:00 WIB
Berbagai Terapi Untuk Mengatasi Kantong Mata
Kantong mata biasanya paling jelas terlihat saat Anda baru bangun di pagi hari, akan tetapi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata biasanya dapat terlihat di sepanjang hari. Walaupun bukan merupakan suatu pertanda adanya gangguan kesehatan tertentu, kantong mata dapat membuat seseorang tampak lebih tua dan lelah. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa pilihan terapi untuk membantu mengatasi kantong mata.   1.      Mengatasi Gangguan Saluran Pernapasan Hidung tersumbat akibat sinusitis (radang sinus), alergi, dan infeksi saluran pernapasan atas merupakan penyebab tersering dari kantong mata. Hal ini dikarenakan sumbatan dan retensi cairan menyebabkan daerah di sekitar mata membengkak. Selain itu, hidung tersumbat juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah di bawah mata, yang menyebabkan timbulnya lingkaran hitam di bawah mata dan membuat mata bengkak semakin terlihat. Pilihan terapi untuk mengatasi kantong mata akibat gangguan saluran pernapasan adalah dengan menggunakan obat anti histamin dan dekongestan. Sinusitis atau sumbatan hidung kronik mungkin dapat berespon terhadap pemberian antibiotika dan kortikostroid yang langsung disemprotkan ke dalam hidung. Selain itu, tingkatkanlah kelembaban lingkungan di sekitar Anda dan konsumsilah lebih banyak air putih untuk membantu mengurangi gejala hidung tersumbat.   2.      Tindakan Pembedahan Beberapa pilihan tindakan pembedahan untuk mengatasi kantong mata adalah pembedahan kelopak mata atau blefaroplasti. Pada tindakan blefaroplasti, dokter akan mengangkat lemak berlebih dan kulit di kelopak mata bagian atas dan bawah untuk mengurangi pembengkakan pada mata. Walaupun cukup mahal, akan tetapi terapi ini memberikan hasil permanen dan merupakan solusi untuk mengatasi kantong mata kronik yang tidak disebabkan oleh adanya sumbatan jalan napas atau gaya hidup.   3.      Ubah Gaya Hidup Beberapa hal yang dapat membantu mengatasi kantong mata adalah: Cukup tidur Hindari konsumsi minuman beralkohol dan kafein sebelum tidur sehingga Anda pun dapat tidur dengan nyenyak Pastikan posisi kepala terletak lebih tinggi daripada badan saat tidur untuk mencegah terjadinya peradangan sinus dan mencegah terjadinya penumpukkan cairan di daerah mata   4.      Pengobatan Lainnya Kompres dingin pada daerah mata selama 10-20 menit dapat membantu mengurangi pembengkakan pada mata. Karena lingkaran hitam pada daerah mata dapat membuat kantong mata semakin jelas, maka hindarilah paparan sinar matahari untuk mencegah pembentukan lebih banyak melanin di bagian bawah mata Konsumsilah banyak air putih, obat anti radang, dan oleskan krim mata pada bagian bawah mata untuk membantu mengurangi pembengkakan pada mata.  Baca juga: Tips Untuk Melindungi Mata Dari Cedera Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: livestrong
 08 Oct 2016    15:00 WIB
7 Cara Sederhana Untuk Membuat Mata Anda Tampak Lebih Cerah
Bila Anda tidak ingin keluar dari rumah dan tampak seperti baru bangun tidur, di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat membantu Anda tampak lebih segar walaupun Anda baru saja bangun tidur.   Gunakan Eyeliner Putih Anda harus sangat berhati-hati saat mengenakan eyeliner putih untuk mendapatkan efek yang Anda inginkan. Gunakanlah eyeliner berwarna putih tulang hanya pada sudut dalam mata Anda secara hati-hati.    Tutupi Lingkaran Hitam Mata Jika Anda memiliki lingkaran hitam di bagian bawah mata Anda, maka menggunakan foundation yang benar dapat membantu menutupi lingkaran hitam ini. Pilihlah foundation yang sesuai dengan warna kulit Anda.   Gunakan Eye Shadow Dengan Efek Shimmer Anda tidak perlu menggunakan glitter untuk membuat mata Anda tampak lebih cerah. Anda hanya perlu menggunakan sedikit shimmer untuk membuatnya tampak lebih cerah. Kenakanlah shimmer pada sudut dalam mata Anda dan pada bagian bawah alis mata Anda.   Memiliki alis mata yang tebal dapat membuat mata seseorang tampak gelap. Bentuklah alis mata Anda sehingga mata Anda pun dapat terlihat lebih cerah.   Gunakan Perona Pipi Berwarna Merah Muda Perona pipi ternyata tidak hanya dapat membuat wajah Anda tampak lebih cerah, akan tetapi juga dapat membuat mata Anda tampak lebih cerah.   Gunakan Eyeliner Hitam Gunakanlah eyeliner hitam pada kelopak mata Anda, tepat di atas dan di bawah mata. Hal ini akan membuat bagian putih mata Anda tampak lebih cerah.   Bentuk Bulu Mata Anda Membentuk bulu mata Anda (mengkeriting bulu mata) dapat membuat bulu mata Anda tampak lebih panjang dan lebih tebal serta membuat mata Anda terlihat lebih menonjol dan cerah. Gunakanlah penjepit bulu mata untuk membentuk mata Anda, kemudian gunakan maskara untuk membuatnya semakin nyata.   Baca juga: Turunkan Risiko Mata Minus Dengan Bahan Alami! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: allwomenstalk
 02 Oct 2016    15:00 WIB
Mengapa Warna Rambut dan Mata Dapat Berubah?
Tahukah Anda bahwa banyak bayi yang dilahirkan dengan mata berwarna biru ternyata mengalami perubahan warna mata seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka? Hal ini disebabkan oleh perkembangan genetik yang terus berlangsung di dalam tubuh mereka. Warna rambut pun juga mengalami hal yang sama, kadangkala, seorang bayi yang dilahirkan dengan rambut berwarna terang akan memiliki rambut yang berwarna lebih gelap seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka. Bagian mata yang berwarna adalah iris. Iris berfungsi untuk mengatur seberapa banyak cahaya yang dapat masuk ke dalam bola mata. Warna iris ini tergantung pada seberapa banyak melanin di dalamnya seperti halnya warna kulit dan rambut. Warna mata yang lebih gelap menyerap lebih banyak cahaya, sedangkan warna mata yang lebih terang memantulkan lebih banyak cahaya. Warna mata ditentukan oleh beberapa faktor gentika yang berbeda, tetapi yang terutama adalah OCA2. OCA2 berfungsi untuk memproduksi melanosit atau sel pembentuk melanin. Melanin merupakan suatu jenis protein yang berfungsi untuk membentuk warna pada kulit, mata, dan rambut. Semakin banyak kandungan melanin, maka semakin gelaplah warna mata, rambut, atau kulit seseorang. Warna melanin pada mata sendiri sebenarnya dipengaruhi oleh 3 gen lainnya, yaitu EYCL1, 2, dan 3. Saat digabungkan bersamaan, mereka akan membentuk warna coklat, hijau, dan biru; akan tetapi tidak membentuk warna abu-abu atau merah kecoklatan. Para peneliti sampai saat ini masih mencari tahu bagaimana seorang manusia dapat memiliki kedua warna tersebut pada matanya. Semua orang yang bermata biru dapat menelusuri nenek moyangnya yaitu seorang manusia yang lahir antara 6.000-10.000 tahun lalu. Karena mutasi genetik, maka seseorang dapat dilahirkan dengan suatu tombol yang sangat kecil pada gen OCA2, yang membatasi ekspresi melanin pada orang tersebut. Orang ini akan mengalami albinisme atau albino, yang disebabkan oleh tidak berfungsinya gen OCA2. Hal ini menyebabkan seluruh kulit, mata, dan rambutnya tidak mengandung melanin sama sekali. Saat seorang bayi dilahirkan, ia memang telah memiliki gennya sendiri, akan tetapi tubuhnya belum bereaksi terhadap semua gen di dalam DNAnya tersebut. Pada warna mata, melanin yang dikendalikan oleh OCA2 akan berdilusi (menipis) dan membuat mata berwarna biru dan akan tetap berwarna biru hingga dewasa. Akan tetapi, pada beberapa orang lainnya, saat lahir gen OCA2 ini akan aktif dan memicu melanosit untuk membentuk banyak protein yang membuat warna mata berubah dalam waktu 9 bulan hingga 2 tahun setelah lahir. Melanin dalam jumlah sedang akan membuat mata berwarna hijau atau merah kecoklatan, sedangkan melanin dalam jumlah banyak akan membuat mata berwarna coklat. Pada rambut, melanin juga akan terbentuk dengan cara yang sama seperti di dalam mata, yang membuat rambut berwarna gelap. Seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang bayi, maka kadar melanin di dalam tubuhnya pun akan meningkat dan membuat warna rambutnya menjadi lebih gelap. Warna rambut masih dapat berubah hingga anak memasuki masa pubertas. Akan tetapi, para beberapa keadaan, beberapa gen tidak teraktivasi hingga produksi hormon meningkat di dalam tubuh sehingga perubahan baru terjadi saat anak memasuki usia dewasa. Pada umumnya, saat memasuki usia 30 tahun, rambut manusia tidak lagi memproduksi melanin dan mulai berubah menjadi abu-abu. Jadi, pada dasarnya, rambut tidak lagi bertambah gelap. Memutihnya rambut ini lebih cepat terjadi pada ras Kaukasia dan terjadi lebih lambat pada ras Asia. Perlu diingat bahwa tidak semua bayi dilahirkan dengan mata berwarna biru, terutama pada ras Kaukasia, Asia, Afrika, dan Hispanik. Para bayi dari ras tersebut biasanya akan dilahirkan dengan mata berwarna gelap yang tidak akan mengalami perubahan warna seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka.  Baca juga: 5 Cara Mudah Untuk Memperoleh Alis Mata yang Lebih Tebal Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: aol
 01 Oct 2016    15:00 WIB
Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Bengkak
Kulit di sekitar mata sangat sensitif dan tipis. Oleh karena itu, setiap pembengkakan kecil pasti akan terlihat. Yang menjadi permasalahan pada kantung mata biasanya hanyalah kosmetika semata dan jarang disebabkan kondisi medis yang serius. Namun biasanya dokter akan mendeteksi dan menyingkirkan kemungkinan penyebab lain yang dapat berkontibusi terhadap pembengkakan, seperti masalah ginjal atau tiroid atau alergi Dalam banyak kasus, bengkak akan hilang dengan sendirinya dengan pengobatan tertentu atau hanya dengan cukup istirahat. Namun, jika bengkak disertai dengan iritasi, gatal, nyeri, demam, atau gangguan penghilatan, hal tersebut bisa menjadi tanda terjadinya masalah lain pada mata. Berikut adalah beberapa penyebab pembengkakan di bawah mata:•  MenangisMenangis dalam waktu lama membuat seluruh mata membengkak karena retensi cairan pada kelenjar mata di sekitar kelopak mata•  Demam, flu, infeksi sinusSama seperti menangis, saat demam juga dapat terjadi retensi cairan pada kelenjar mata sehingga menyebabkan kelopak mata membengkak•  Kurang tidur atau kurang istirahatKurang tidur atau bekerja dengan komputer dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kelelahan mata, ketegangan mata yang dapat menyebabkan mata membengkak•  GenetikMata bengkak dan lingkaran hitam pada mata juga ditentukan oleh faktor genetik•  DietDiet kaya yodium yang banyak memasukkan garam akan menyebabkan tubuh menahan banyak cairan, dan membuat mata bengkak•  UsiaSaat usia semakin menua, kulit tipis di sekitar mata mulai kehilangan elastisitasnya dan akan menggantung sehingga terlihat seperti membengkak.Bayangkan Anda terbangun dengan mata bengkak pada hari yang sangat penting untuk Anda. ternyata ada beberapa perawatan alami yang bisa menghilangkan bengkak pada mata.Berikut adalah cara menghilangkan bengkak pada mata dan mencegahnya timbul kembali:•  Percikkan air dingin ke sekitar mata Anda•  Minum banyak air putih•  Kompres mata Anda menggunakan es yang dibungkus kain•  Tidur yang cukup•  Lakukan pijatan didaerah sekitar mata•  Batasai asupan sodiumTerkadang bengkak pada mata diikuti gejala-gejala lain yang dapat menjadi tanda kondisi serius. Jika hal ini terjadi segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan menyeluruh. Gejala-gejalanya adalah:•  Pembengkakan terjadi hanya pada satu mata•  Pembengkakan mata yang diikuti nyeri, gatal atau kemerahan•  Pembengkakan mata dalam waktu yang lama Baca juga: Pemeriksaan Mata Menggunakan Smartphone Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthmeup
 02 May 2014    14:00 WIB
Ketahui Resiko Gangguan Penglihatan Sedini Mungkin
Penelitian menemukan bahwa retinopati berat akibat prematuritas dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan motorik, gangguan mental, dan hilangnya pendengaran (tuli). Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa bayi prematur yang mengalami gangguan penglihatan yang dapat mengancam fungsi penglihatannya memiliki resiko yang lebih tinggi (3-4 kali) untuk mengalami berbagai gangguan kesehatan berat lainnya saat berusia 5 tahun. Retinopati berat pada bayi prematur terjadi akibat paparan terhadap oksigen dosis tinggi saat bayi berada di dalam neonatal intensive care unit (NICU). Oksigen yang berlebihan ini menyebabkan kerusakan berat pada retina. Kerusakan pada retina dapat berupa perdarahan retina dan terlepasnya retina dari dasar mata, yang dapat menyebabkan terjadinya kebutaan. Anak-anak yang mengalami kerusakan retina berat memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai gangguan mental dan motorik serta gangguan pendengaran berat (3-4 kali lipat lebih tinggi). Dokter harus lebih berhati-hati dalam memberikan dosis oksigen bagi bayi prematur. Penelitian ini mengamati bayi yang lahir antara tahun 1999-2004, yang memiliki berat badan lahir antara 550-1.400 gram. Pengamatan dilakukan hingga anak berusia 5 tahun. Para peneliti menemukan bahwa di antara 1.600 bayi yang diamati, sekitar 40% bayi yang mengalami retinopati berat juga mengalami gangguan lainnya saat berusia 5 tahun. Sekitar 15% anak yang mengalami retinopati berat mengalami lebih dari 1 gangguan lain. Sumber: nlm.nih