Your browser does not support JavaScript!
 10 Jan 2020    10:00 WIB
10 Makanan yang Baik Bagi Mata
Sering mendengar orang-orang di sekitar Anda membicarakan mengenai manfaat makanan bagi kesehatan mata? Bila ya, maka di bawah ini Anda dapat melihat makanan apa saja sih sebenarnya yang benar-benar dapat membantu menjaga kesehatan mata dan melindungi mata dari katarak, degenerasi makula, dan berbagai gangguan mata lainnya.  1.      AlpukatAlpukat merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak nutrisi. Alpukat mengandung lebih banyak lutein daripada berbagai jenis buah lainnya. Lutein merupakan zat yang penting untuk mencegah terjadinya degenarasi makula dan katarak. Selain itu, alpukat juga mengandung beberapa nutrisi penting lainnya yang dapat membantu menjaga kesehatan mata seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B6, dan vitamin E. Baca juga: 4 Jenis Penyakit Mata yang Sering Terjadi dan Pencegahannya 2.      WortelWortel telah sejak lama dikenal sebagai makanan yang baik bagi kesehatan mata karena mengandung banyak vitamin A. 3.      BrokoliBrokoli merupakan sayuran yang mengandung banyak vitamin C, kalsium, lutein, zeaxanthin, dan sulforafan. 4.      TelurTelur merupakan makanan yang baik bagi kesehatan mata karena mengandung vitamin A, seng, lutein, lesitin, vitamin B12, vitamin D, dan sistein 5.      BayamBayam merupakan sayuran yang mengandung banyak vitamin A, lutein, dan zeaxanthin. 6.      KaleSeperti halnya bayam, kale juga mengandung banyak vitamin A, lutein, dan zeaxanthin 7.      TomatTomat merupakan makanan yang mengandung banyak vitamin C dan likopene, dua nutrisi penting yang sangat diperlukan oleh mata. 8.      Biji Bunga MatahariBiji bunga matahari mengandung selenium, suatu nutrien yang dapat membantu mencegah terjadinya katarak dan meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan. 9.      Bawang PutihBawang putih juga mengandung selenium dan beberapa nutrien lain yang baik bagi kesehatan mata seperti vitamin C dan quercetin. 10.  Ikan SalmonSalmon merupakan ikan yang mengandung banyak asam lemak omega 3, yang penting bagi kesehatan mata secara keseluruhan. Selain itu, ikan salmon juga mengandung asam folat, vitamin D, vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin A. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: healthdiaries
 06 Dec 2019    08:00 WIB
Serba-Serbi Seputar Operasi Mata, Vitrektomi
Vitrektomi merupakan tindakan pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat cairan mata, vitreus, yang ada di mata bagian tengah. Operasi ini biasanya dilakukan untuk mengatasi lepasnya retina dari dinding belakang mata (ablasio retina). Hal ini bertujuan untuk menyingkirkan cairan vitreus sehingga dokter spesialis mata dapat melihat bagian belakang mata dengan lebih jelas. Selain itu, vitrektomi juga dilakukan untuk membuang darah di dalam cairan vitreus (vitreus hemoragik) yang tidak dapat diserap sendiri oleh tubuh. Saat vitrektomi, dokter akan memasukkan suatu instrumen kecil ke dalam mata, memotong lapisan mata, dan mengeluarkan cairan vitreus. Setelah cairan vitreus dikeluarkan, dokter akan mengobati kerusakan retina dengan laser (fotokoagulasi), memotong atau mengangkat jaringan parut di dalam retina, mengembalikan retina yang telah lepas, atau memperbaiki robekan atau lubang yang ada di dalam retina atau makula. Untuk mengatasi ablasio retina, pada akhir operasi, dokter biasanya akan menyuntikkan minyak silikon atau gelembung udara ke dalam mata untuk menekan retina ke dinding belakang mata. Karena minyak silikon ini tidak dapat diserap oleh tubuh, maka diperlukan tindakan operasi kedua untuk mengeluarkannya setelah retina yang lepas telah kembali ke tempatnya semula. Perlu diingat bahwa vitrektomi hanya dapat dilakukan oleh seorang dokter spesialis mata yang memang khusus menangani berbagai masalah pada retina.   Kapan Vitrektomi Perlu Dilakukan? Vitrektomi biasanya dilakukan untuk: Memperbaiki atau mencegah terjadinya ablasio retina, terutama bila telah mengancam makula Memperbaiki robekan yang sangat besar di dalam retina Mengurangi penurunan ketajaman penglihatan yang disebabkan oleh perdarahan di dalam cairan vitreus, terutama bila perdarahan yang terjadi cukup berat atau bila darah tidak menghilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan Mengobati retinopati proliferatif berat yang menyebabkan terbentuknya jaringan ikat parah atau bila pertumbuhan pembuluh darah baru pada permukaan retina (neovaskularisasi) terus berlanjut walaupun telah dilakukan terapi laser berulang kali Dokter biasanya akan lebih memilih untuk menggunakan minyak silikon karena minyak silikon tidak terlalu sering bergerak di dalam mata seperti halnya gelembung gas. Penggunaan minyak silikon akan mempermudah proses penyembuhan paska operasi terutama pada orang lanjut usia, anak-anak kecil, dan siapa pun yang sulit mempertahankan posisi kepala atau matanya dalam posisi tertentu. Vitrektomi telah terbukti dapat memperbaiki ketajaman penglihatan pada banyak orang yang menderita vitreus hemoragik berat. Selain itu, secara keseluruhan tindakan pembedahan juga dapat mengembalikan sebagian fungsi penglihatan yang hilang akibat ablasio retina dan mungkin dapat mencegah terjadinya ablasio retina berikutnya. Vitrektomi biasanya memberikan hasil yang memuaskan, terutama bila ablasio tidak mengenai pusat retina (makula).   Apa Resiko Vitrektomi? Vitrektomi dapat meningkatkan tekanan di dalam mata, terutama pada orang yang menderita glaukoma. Selain itu, terdapat beberapa hal lain yang juga dapat terjadi akibat tindakan vitrektomi, seperti: Perdarahan di dalam cairan vitreus Ablasio retina Edema kornea, penumpukkan cairan di kornea Infeksi di dalam mata (endoftalmitis) Katarak       Hal Apa yang Mungkin Terjadi Paska Operasi Setelah vitrektomi, Anda mungkin harus dirawat inap selama 1 hari di rumah sakit, akan tetapi pada beberapa kasus Anda mungkin diperbolehkan rawat jalan. Tindakan operasi sendiri biasanya berlangsung selama 2-3 jam. Dokter mata Anda biasanya akan menentukan apakah tindakan pembedahan dapat dilakukan dengan anestesi lokal (bius lokal) atau anestesi umum (bius umum). Dokter biasanya akan meminta Anda untuk tidur dengan posisi tertentu selama beberapa waktu. Hal ini bertujuan agar gelembung udara atau minyak silikon dapat menekan bagian retina yang terlepas dengan tepat. Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami beberapa komplikasi di bawah ini, yaitu: Ketajaman penglihatan menurun Rasa nyeri meningkat Mata tampak semakin merah Sekeliling mata tampak bengkak Keluar cairan abnormal dari dalam mata Kembali melihat floater (benda melayang), kilatan cahaya, atau perubahan lapang pandang   Apa yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Melakukan Operasi? Salah satu tujuan utama dari vitrektomi adalah untuk menyingkirkan darah dari dalam mata bagian tengah (vitreus hemoragik). Akan tetapi, saat vitreus hemoragik terjadi, beberapa orang dokter mata mungkin akan menganjurkan Anda untuk menunggul selama beberapa bulan atau bahkan 1 tahun untuk melihat apakah darah di dalam cairan vitreus dapat menghilang dengan sendirinya atau tidak sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan operasi yang memiliki resiko. Akan tetapi, bila perdarahan ini menyebabkan penurunan ketajaman penglihatan yang berat atau mengganggu pengobatan retinopati berat, maka tindakan operasi biasanya dilakukan lebih cepat. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa efek jangka panjangnya akan lebih baik bila tindakan vitrektomi dilakukan sedini mungkin (pada kasus ini). Untuk mengatasi ablasio retina, sebenarnya terdapat beberapa pilihan operasi lainnya selain vitrektomi; tergantung dari penyebab, lokasi, dan tipe ablasio retina yang terjadi. Selain itu, adanya gangguan mata lainnya juga turut menentukan apakah tindakan vitrektomi memang merupakan pilihan terapi yang paling tepat. Anda mungkin membutuhkan lebih dari 1 kali operasi untuk mengembalikan retina ke tempatnya semula bila jaringan parut dari tindakan operasi sebelumnya tumbuh pada permukaan retina Anda.  Baca juga: Fakta Menarik Seputar "Benda Melayang" Pada Lapang Pandang Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 07 Nov 2019    11:00 WIB
Loa Loa, Cacing Menjijikan yang Menggerogoti Mata Manusia
Loa Loa atau yang biasanya disebut juga cacing mata merupakan parasit yang menyebabkan terjadinya loiasis. Parasit ini memasuki tubuh manusia melalui gigitan lalat rusa yang telah terinfeksi oleh cacing. Lalat rusa ini terinfeksi cacing loa loa saat mereka menghisap darah manusia yang telah terinfeksi oleh cacing. Kebanyakan cacing ini dapat ditemui di daerah Afrika dan India. Infeksi cacing ini tidak dapat ditularkan antar manusia (manusia ke manusia). Sebagian besar orang yang terinfeksi biasanya tidak mengalami gejala apapun, bahkan hingga beberapa bulan atau beberapa tahun setelah terinfeksi. Cacing akan tinggal diam di dalam tubuh inangnya, tersembunyi di balik kulit selama bertahun-tahun. Gejala loiasis yang biasa ditemukan adalah gatal dan pembengkakan (hilang-timbul) pada bagian tubuh yang tidak terasa nyeri. Pembengkakan ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tetapi lebih sering terjadi berdekatan dengan daerah persendian. Selain itu, penderita juga dapat menemukan adanya cacing yang keluar di permukaan bawah bola matanya. Kadangkala, penderita juga menemukan adanya cacing yang keluar dari dalam kulitnya. Gejala lainnya yang lebih jarang ditemukan adalah rasa gatal di seluruh tubuh, nyeri otot, nyeri sendi, dan merasa sangat lelah. Pada pemeriksaan darah biasanya ditemukan peningkatan kadar eosinofil. Pengeluaran cacing pada mata melalui tindakan pembedahan tidak dapat menyembuhkan infeksi cacing, karena cacing mungkin juga terdapat pada bagian tubuh lainnya. Pemberian obat anti parasit harus dipertimbangkan karena dapat menimbulkan efek samping berbahaya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi obat-obatan apapun.   Baca Juga: Berbagai Jenis Parasit Paling Mengerikan di Dunia! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: WOW Fact, cdc
 17 Oct 2019    08:00 WIB
Penyebab Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Jika waktu tidur anda cukup tetapi anda masih memilik lingkaran hitam di bawah mata anda, maka ini bukanlah hal yang abnormal. Kelelahan dan kurang tidur bukanlah satu-satunya penyebab timbulnya lingkaran hitam di bawah mata anda. Kadangkala, bagian hitam yang ada di bagian bawah mata bukanlah lingkaran hitam, melainkan suatu cekungan akibat proses penuaan.   1.      Alergi Lingkaran hitam di bagian bawah mata dapat timbul akibat terlalu sering menggaruk atau menggosok mata anda akibat adanya rasa gatal pada mata yang disebabkan oleh suatu reaksi alergi. 2.      Dermatitis Atopik atau Eksim Lingkaran hitam di bagian bawah mata juga dapat merupakan suatu bentuk sisa akibat suatu penyakit seperti dermatitis atopik atau eksim. Eksim yang menyembuh dan tidak mengalami peradangan seringkali berwarna kehitaman. 3.      Herediter Bila salah satu atau kedua orang tua anda mempunyai lingkaran hitam di bawah matanya, maka anda kemungkinan juga memilikinya. 4.      Gaya Hidup Stress emosional maupun fisik, merokok, atau penggunaan alkohol dalam jangka waktu lama juga dapat membuat anda terlihat lebih tua daripada usia anda, sehingga anda tampak seperti memiliki lingkaran hitam di bagian bawah mata anda. 5.      Hidung Tersumbat Hidung tersumbat dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah vena yang membawa darah dari mata ke hidung anda. Hal ini juga dapat membuat pembuluh darah vena tersebut tampak lebih hitam sehingga tampak seperti lingkaran hitam di bawah mata anda. 6.      Sinar Matahari Sinar matahari merangsang kulit untuk memproduksi melanin sebagai salah satu bentuk pertahanan kulit terhadap sinar ultraviolet. Melanin merupakan suatu pigmen yang menyebabkan kulit berwarna coklat atau hitam. 7.      Penuaan Seiring dengan makin bertambahnya usia anda, maka kulit akan semakin menipis, begitu pula lapisan kolagen dan lemak di bawah kulit juga semakin berkurang. Hal ini dapat membuat pembuluh darah di bagian bawah mata anda terlihat lebih jelas dan kadangkala tampak seperti suatu lingkaran hitam di bagian bawah mata anda.   Baca juga: Tips Untuk Mengurangi Lingkaran Hitam di Bawah Mata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 03 Oct 2019    08:00 WIB
Tips Sederhana Mengurangi Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Lingkaran hitam di bawah mata merupakan salah satu hal yang sering anda khawatirkan karena dianggap mengganggu keindahan wajah anda, terutama pada wanita. Lingkaran hitam ini dapat disebabkan oleh sering kurang tidur atau memang merupakan suatu hal yang diturunkan dalam keluarga anda.   Gunakanlah Krim Beberapa hal yang dapat membantu untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah mata adalah kafein, retinol, vitamin C dan E. Kafein dapat mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan. Sedangkan retinol, vitamin C dan E dapat mencerahkan lingkaran hitam di bawah mata. Akan tetapi, tidak ada pengobatan yang dapat benar-benar menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Berbagai pengobatan yang ada biasanya hanya dapat mengurangi atau mencerahkan lingkaran hitam tersebut.   Sembunyikanlah Anda dapat menyembunyikan lingkaran hitam di bawah mata anda dengan menggunakan riasan wajah.   Kompres Mata Buatlah secangkir teh dengan menggunakan teh celup, kemudian masukkan kantong berisi teh tersebut ke dalam lemari pendingin untuk mendinginkannya. Setelah kantung teh tersebut terasa dingin, berbaring dan tutuplah mata anda, kemudian letakkan kantung teh tersebut di atas mata anda selama beberapa menit. The dapat mengurangi proses inflamasi, dengan demikian dapat mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata anda.   Alergi Terlalu sering menggosok mata anda anda menyebabkan terbentuknya lingkaran hitam di bawah mata anda. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang menderita alergi. Pakailah Kacamata Gunakanlah kacamata untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan bagian bawah mata menghitam.  Baca juga: 7 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Menggunakan Bulu Mata Palsu Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 04 Sep 2019    11:10 WIB
Turunkan Risiko Mata Minus Dengan Bahan Alami!
Masyarakat kota cenderung memiliki resiko yang tinggi untuk mengalami kelainan pada mata seperti mata minus. Hal ini karena masyarakat kota memiliki banyak kegiatan dengan jarak pandang terlalu dekat, seperti misalnya membaca buku dan pencahayaan kurang atau berselancar di dunia maya dengan durasi terlalu lama. Terlalu banyak menonton televisi dengan jarak yang terlalu dekat, konsumsi gula yang berlebihan juga merupakan hal-hal yang dapat menjadi factor penyebab mata minus. Untuk membantu menurunkan risiko kamu mengalami mata minus, Konsumsilah bahan-bahan makanan ini:  1.      WORTELKonsumsilah wortel secara rutin, hal ini karena wortel banyak mengandung vitamin A dan tentu sangat baik untuk kesehatan mata. Sangat dianjurkan mengkonsumsinya sebelum diolah karena kandungan vitamin A belum berkurang, kamu juga dapat membuatnya menjadi jus. 2.      BAYAMSayur bayam memiliki banyak kandungan vitamin A. Rajin mengkonsumsi bayam tentunya dapat mengatasi mata minus. 3.      DAUN SIRIHSiapkan 2 lembar daun sirih, cuci bersih daun sirih tersebut, kemudian tempel dimata setap kali tidur. Lakukan dengan rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal. 4.      TOMATTomat juga mengandung vitamin A sama halnya seperti wortel. Rajinlah mengkonsumsi tomat ataupun mengolahnya seperti dijadikan jus tomat dan lain-lain sesuai dengan selera. Masih banyak lagi buah-buahan yang mengandung vitamin A. Seperti semangka, pepaya, pisang, melon, belimbing dan masih lainnya. Jadi bila Anda ingin menjaga kesehatan mata Anda, mulailah dari sekarang dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat. Baca Juga: 4 Jenis Penyakit Mata yang Sering Terjadi dan Pencegahannya Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: sf.gate
 02 Aug 2019    11:00 WIB
Tips Alami Untuk Memperoleh Bulu Mata Tebal dan Panjang
Sisirlah Bulu Mata Anda Hal ini mungkin terdengar aneh, akan tetapi saat ini memang telah tersedia suatu sisir kecil khusus untuk menyisir bulu mata sebelum Anda mengenakan maskara. Menyisir bulu mata Anda ternyata dapat membantu membuat bulu mata Anda menjadi lebih panjang.   Gunakan Pelembab Mengoleskan sedikit pelembab pada kelopak mata Anda sebelum Anda tidur dapat membantu menebalkan bulu mata Anda dan membuatnya menjadi lebih panjang. Akan tetapi, hal ini mungkin memerlukan beberapa waktu sebelum hasilnya terlihat.   Oleskan Minyak Zaitun Mengoleskan sedikit minyak zaitun pada kelopak mata Anda di malam hari sebelum tidur membuat bulu mata Anda dapat menyerap berbagai vitamin dan mineral penting di dalam minyak zaitun yang dapat membuatnya menjadi lebih panjang dan tebal.   Pijat Kelopak Mata Anda Seperti halnya rambut, bulu mata pun dapat rontok bila Anda tidak menjaganya dengan baik. Salah satu cara yang dapat membantu bulu mata Anda tumbuh lebih kuat dan panjang adalah dengan memijat kelopak mata Anda. Hal ini dapat menstimulasi folikel rambut dan membuat bulu mata Anda menjadi lebih panjang dan kuat.   Lotion Vitamin E Mengoleskan lotion vitamin E pada kelopak mata Anda dapat membantu menebalkan bulu mata Anda dan membuatnya menjadi lebih panjang.   Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran Terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dan tidak sehat ternyata tidak hanya dapat mempengaruhi keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan tetapi juga keadaan bulu mata Anda. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran bagi kesehatan Anda dan bulu mata Anda.   Perbanyak Konsumsi Protein Selain buah dan sayuran, protein pun memiliki peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan bulu mata Anda. Protein diperlukan oleh tubuh untuk proses pertumbuhan rambut dan bulu mata.   Konsumsi Biotin Biotin merupakan suatu jenis vitamin B yang telah dikenal dapat membantu menjaga kesehatan rambut, kuku, dan kulit Anda. Tidak hanya rambut, bulu mata pun dapat tumbuh dengan lebih cepat dengan konsumsi biotin secara teratur setiap harinya.   Jangan Mencabuti Bulu Mata Anda Saat membersihkan riasan Anda di malam hari, pastikan Anda tidak menarik bulu mata Anda. Oleh karena itu, pilihlah maskara yang mudah dibersihkan oleh pembersih riasan tetapi tidak luntur saat terkena air. Baca juga: Tips Untuk Melindungi Mata Dari Cedera Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: allwomenstalk
 11 Jun 2019    11:00 WIB
Berbagai Vitamin Untuk Mengatasi Kantong Mata
Terbentuknya kantong mata dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti kurang tidur, keturunan, dan proses penuaan. Selain itu, kandungan vitamin yang terdapat di dalam berbagai jenis makanan yang Anda konsumsi tampaknya juga memiliki peranan dalam proses pembentukan kantong mata. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan vitamin A, C, dan E mungkin dapat membantu memperlambat proses penuaan pada kulit, yang berarti juga dapat membantu mencegah pembentukan kantong mata.   Vitamin C Salah satu penyebab tersering dari terbentuknya kantong mata adalah melemahnya ligamen di bagian bawah mata yang berfungsi untuk menahan jaringan lemak di bawah kulit. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 menemukan bahwa kekurangan vitamin C dapat mempercepat proses penuaan kulit. Hal ini dikarenakan vitamin C turut berperan dalam pembentukan kolagen, sejenis protein yang dibutuhkan tubuh untuk membuat ligamen di bagian bawah mata. Oleh karena itu, untuk mencegah pembentukan kantong mata; mulai mengkonsumsi paprika merah dan hijau, jeruk, jeruk bali, brokoli, belewah, dan tomat untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian Anda.   Baca juga: 13 Manfaat Timun Bagi Kesehatan   Vitamin A Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 menemukan adanya hubungan antara kurangnya konsumsi vitamin A dengan percepatan proses penuaan kulit. Berbeda dengan vitamin C, vitamin A sebenarnya tidak memiliki hubungan langsung dengan terbentuknya kantong mata. Akan tetapi, vitamin A tampaknya dapat membantu melindungi kulit dari berbagai kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari, yang dapat membantu memperlambat proses penuaan kulit. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin A adalah ubi, wortel, kacang hitam, susu, dan telur.   Vitamin E Vitamin E juga dapat membantu melindungi kulit dari berbagai kerusakan akibat paparan sinar matahari, yang berarti juga dapat membantu memperlambat proses penuaan kulit, yang berperan dalam terbentuknya kantong mata. Selain itu, vitamin E juga mengandung berbagai antioksidan penting yang dapat melindungi sel-sel tubuh Anda dari berbagai kerusakan oksidatif yang dapat mempercepat proses penuaan kulit. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin E adalah kacang almond, biji bunga matahari, dan selai kacang.   Hal Lain yang Turut Berperan Dalam Terbentuknya Kantong Mata Selain mencukupi kebutuhan vitamin harian Anda, terdapat hal lain yang juga berperan penting dalam mencegah terbentuknya kantong mata. Salah satunya adalah dengan mengubah pola makan Anda. Mulailah dengan membatasi konsumsi berbagai jenis makanan yang membuat cairan tertahan di dalam tubuh seperti makanan siap saji, daging olahan, dan berbagai jenis cemilan asin untuk mencegah pembengkakan pada tubuh, termasuk mata Anda. Selain itu, batasilah konsumsi kafein Anda sehingga dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: livestrong
 04 May 2019    18:00 WIB
Bila Merasakan 4 Tanda Ini Maka Anda Sudah Membutuhkan Kacamata Baca
Terkadang ada beberapa orang yang tidak merasa malas untuk menggunakan kacamata baca, karena mungkin akan terlihat tidak modis atau rasanya merepotkan. Padahal bila Anda tidak menggunakan kacamata baca dan membiasakan diri tidak menggunakan kacamata meski sebenarnya Anda membutuhkan. Hal ini akan membuat penglihatan Anda nantinya akan terganggu dan mengarah ke penurunan kemampuan penglihatan. Kemudian Anda tahu darimana kalau sudah membutuhkan kacamata baca? Gejala yang paling jelas adalah pandangan kabur, tapi ternyata ada petunjuk mengejutkan lain yang mungkin membuat Anda sadar bahwa Anda memang sudah butuh untuk menggunakan kacamata baca. Berikut adalah tanda Anda membutuhkan kacamata baca: 1.      Anda tertidur di dekat komputer Anda Otot-otot di mata Anda bekerja paling sulit ketika Anda fokus melihat dekat atau kerja secara terperinci, seperti saat Anda membaca atau bekerja menggunakan komputer. Apabila penglihatan Anda sudah bermasalah maka otot-otot mata bekerja lebih keras untuk membantu melihat dengan jelas. Karena ini bukan posisi alami untuk mata, maka mudah merasa lelah, yang membuat Anda merasa mengantuk. 2.      Anda perlu cahaya yang lebih terang untuk membaca Lampu baca yang biasa menurut Anda tampaknya tidak cukup terang, sehingga Anda menyalakan lampu lain. Apabila Anda mengalami hal ini, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda memerlukan kacamata baca. Rata-rata seseorang berusia 60 tahun membutuhkan setidaknya tiga kali jumlah cahaya orang berusia 20 tahun. 3.      Harus mendekatkan buku saat membaca Cara Anda memegang sebuah buku bisa menjadi salah satu tanda paling jelas bahwa Anda perlu kacamata baca. Apabila Anda memiliki rabun jauh maka Anda tidak dapat melihat jauh, biasanya tidak bisa lebih dari 30 cm. Apabila dalam jarak 35 cm dari wajah Anda dan penglihatan Anda kabur maka Anda membutuhkan kacamata baca.   4.      Anda terus menerus merasa sakit kepala Mata yang digunakan secara terus menerus untuk bekerja dapat membuat Anda rentan mengalami sakit kepala dan membuat sakit kepala berulang yang memburuk. Apabila Anda mengalami sakit kepala tepat di belakang mata Anda bisa jadi adalah penyebabnya adalah rabun dekat atau silinder (saat benda terlihat kabur pada sudut tertentu karena bentuk kornea). Kedua masalah dapat dikoreksi dengan kacamata. Pastikan untuk mengambil waktu istirahat ketika melakukan pekerjaan yang dapat membuat mata Anda terasa tegang. Setiap 20 menit, melihat sesuatu yang setidaknya 6 m selama 20 detik. Apabila Anda memiliki gejala diatas jangan merasa ragu untuk melakukan pemeriksaan mata Anda. Jangan sampai mata Anda terlalu lelah bekerja dan mengakibatkan masalah mata lainnya. Baca juga: Perawatan Mata Untuk Pengguna Kacamata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: rd