Your browser does not support JavaScript!
 29 Jun 2020    08:00 WIB
Turunkan Risiko Mata Minus Dengan Bahan Alami!
Masyarakat kota cenderung memiliki resiko yang tinggi untuk mengalami kelainan pada mata seperti mata minus. Hal ini karena masyarakat kota memiliki banyak kegiatan dengan jarak pandang terlalu dekat, seperti misalnya membaca buku dan pencahayaan kurang atau berselancar di dunia maya dengan durasi terlalu lama. Terlalu banyak menonton televisi dengan jarak yang terlalu dekat, konsumsi gula yang berlebihan juga merupakan hal-hal yang dapat menjadi factor penyebab mata minus. Untuk membantu menurunkan risiko kamu mengalami mata minus, Konsumsilah bahan-bahan makanan ini:  1.      WORTELKonsumsilah wortel secara rutin, hal ini karena wortel banyak mengandung vitamin A dan tentu sangat baik untuk kesehatan mata. Sangat dianjurkan mengkonsumsinya sebelum diolah karena kandungan vitamin A belum berkurang, kamu juga dapat membuatnya menjadi jus. 2.      BAYAMSayur bayam memiliki banyak kandungan vitamin A. Rajin mengkonsumsi bayam tentunya dapat mengatasi mata minus. 3.      DAUN SIRIHSiapkan 2 lembar daun sirih, cuci bersih daun sirih tersebut, kemudian tempel dimata setap kali tidur. Lakukan dengan rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal. 4.      TOMATTomat juga mengandung vitamin A sama halnya seperti wortel. Rajinlah mengkonsumsi tomat ataupun mengolahnya seperti dijadikan jus tomat dan lain-lain sesuai dengan selera. Masih banyak lagi buah-buahan yang mengandung vitamin A. Seperti semangka, pepaya, pisang, melon, belimbing dan masih lainnya. Jadi bila Anda ingin menjaga kesehatan mata Anda, mulailah dari sekarang dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat. Baca Juga: 4 Jenis Penyakit Mata yang Sering Terjadi dan Pencegahannya Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: sf.gate
 18 Jun 2020    11:00 WIB
Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ginjal dan Mata
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada pembuluh darah di seluruh tubuh, terutama bila penderita juga menderita diabetes yang dapat semakin memperberat kerusakan pada dinding pembuluh darah.   KERUSAKAN PADA GINJAL Ginjal merupakan suatu organ penting yang berfungsi untuk memfiltrasi dan membuang cairan serta berbagai zat beracun dari dalam tubuh anda. Gangguan pada pembuluh darah yang memperdarahi ginjal maupun gangguan pada pembuluh darah di dalam ginjal itu sendiri dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. 1.      Gagal Ginjal Tekanan darah tinggi merupakan penyebab tersering dari gagal ginjal. Hal ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah besar yang menuju ke ginjal maupun pembuluh darah kecil di dalam ginjal (glomeruli). Kedua hal ini dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, yang lama-kelamaan dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang lebih luas dan menyebabkan terjadinya kegagalan fungsi ginjal. Bila hal ini sampai terjadi, maka langkah pengobatan yang dapat dilakukan adalah hemodialisa (cuci darah) atau transplantasi ginjal. 2.      Glomerulosklerosis Merupakan suatu kelainan pada ginjal yang disebabkan oleh terbentuknya jaringan parut pada glomerulus ginjal. Glomerulus merupakan suatu kumpulan pembuluh darah kecil pada ginjal anda yang berfungsi untuk memfiltrasi cairan serta berbagai zat racun dari dalam tubuh anda. Glomerulosklerosis ini dapat menyebabkan gangguan fungsi filtrasi ginjal yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya kegagalan fungsi ginjal. 3.      Aneurisma Arteri Ginjal Aneurisma merupakan suatu penonjolan pada dinding pembuluh darah besar yang menuju ke ginjal. Salah satu penyebabnya adalah aterosklerosis yang melemahkan dan merusak dinding pembuluh darah. Tekanan darah tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan terbentuknya aneurisma pada dinding pembuluh darah yang lemah tersebut. Aneurisma dapat pecah kapan saja dan menyebabkan perdarahan hebat.   KERUSAKAN PADA MATA Mata memperoleh oksigen dan nutrisi melalui suatu pembuluh darah kecil. Gangguan pada pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi dapat menyebabkan gangguan fungsi kelihatan bahkan kebutaan. 1.      Retinopati Retinopati atau kerusakan dinding pembuluh darah mata disebabkan oleh kerusakan dinding pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam waktu lama. Gangguan ini dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan penglihatan, seperti perdarahan pada mata, penglihatan kabur, dan hilangnya penglihatan. Bila anda menderita tekanan darah tinggi dan diabetes, maka resiko anda mengalami retinopati menjadi lebih tinggi. 2.      Koroidopati Koroidopati merupakan suatu keadaan di mana terdapat cairan di belakang retina. Hal ini disebabkan oleh kebocoran pembuluh darah yang memperdarahi retina. Koroidopati dapat menyebabkan gangguan penglihatan. 3.      Neuropati Optikus Neuropati optikus merupakan kerusakan pada saraf optikus yang disebabkan oleh gangguan aliran darah yang menuju ke saraf tersebut. Hal ini dapat menyebabkan kematian sel-sel saraf yang mengakibatkan perdarahan pada mata atau hilangnya penglihatan.  Baca juga: Turunkan Risiko Mata Minus Dengan Bahan Alami! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: mayoclinic
 22 May 2020    16:00 WIB
Waspada Mata Malas (Ambliopia) Menyerang Anak-Anak
Apakah Anda tahu dengan yang disebut dengan mata malas atau Ambliopia? Ambliopia atau mata malas merupakan penyebab terbanyak gangguan penglihatan pada anak-anak. Ambliopia merupakan suatu keadaan dimana mata gagal untuk melihat lebih jelas karena perkembangan penglihatan pusat yang buruk. Gejala ambliopia meliputi: Penglihatan yang kurang baik, sehingga kemampuan untuk memadukan gambar dari kedua mata bersama-sama menurun Penglihatan kurang tajam pada satu sisi mata atau kedua mata Menyipitkan mata atau menutup satu mata saat membaca atau menonton televisi Memiringkan kepala ketika melihat sebuah objek Kelelahan mata dan sakit kepala Biasanya hal ini terjadi pada 2-3% dari populasi. Seseorang yang mempunyai mata malas, memiliki mata dengan anatomi yang normal, namun terjadi penurunan ketajaman visul bahkan setelah menggunakan kacamata. Ambliopia adalah penyebab paling umum masalah penglihatan pada anak-anak dan memberikan gangguan penglihatan pada kelompok usia dibawah 40 tahun. Ambliopia terjadi ketika koneksi saraf antara otak dan mata gagal untuk berkembang secara normal. Masalah penglihatan seperti gangguan melihat jauh, melihat dekat dan silinder apabila tidak diperbaiki maka akan menimbulkan terjadinya Ambliopia. Pemeriksaan Ambliopia: Pemeriksaan mata secara teratur pada anak-anak di bawah usia 6 tahun dapat mendeteksi dan mencegah ambliopia. Ditemukannya Ambliopia melalui deteksi dini akan meningkatkan kemungkinan pengobatan yang berhasil, terutama apabila terdeteksi sebelum usia lima tahun. Pengobatan Ambliopia: Pengobatan Ambliopia bertujuan menyamakan penglihatan antara kedua mata. Hal ini dapat dilakukan dengan memakai kacamata korektif, senam mata atau operasi. Ambliopia tidak akan hilang dengan sendirinya, dan ambliopia yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah penglihatan yang permanen. Sumber: medindia
 01 Mar 2020    18:00 WIB
Hati-Hati, Ini Penyebab Mengapa Kita Tidak Dapat Melihat Dengan Jelas
Tidak dapat melihat berbagai hal dengan jelas belakangan ini? Hal ini tidak selalu berarti Anda mengalami gangguan refraksi seperti rabun jauh atau dekat. Penyebab dari gangguan penglihatan yang Anda alami dapat merupakan sesuatu hal yang ringan atau justru sangat berat yang bahkan dapat membuat Anda mengalami kebutaan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa penyebab gangguan penglihatan mulai dari sesuatu yang sederhana hingga gangguan kesehatan berat.   Mata Kering Salah satu penyebab tersering mengapa mata Anda tidak dapat melihat dengan jelas atau buram adalah karena mata Anda kering terutama bila penglihatan Anda kembali membaik setelah Anda berkedip. Kornea mata Anda memerlukan pelumas yang memadai agar Anda dapat melihat dengan jelas. Jika Anda tidak memproduksi cukup banyak air mata atau kualitas air mata Anda kurang, maka sel-sel pada permukaan kornea Anda akan mengelupas dan membuat kornea menjadi kering. Hal ini akan membuat penglihatan Anda terganggu, yaitu seperti melihat melalui jendela yang telah diolesi oleh minyak. Mata kering dapat terjadi akibat penggunaan beberapa jenis obat-obatan dan bahkan beberapa kebiasaan tertentu. Membaca, bermain video games, menonton televisi, atau bekerja di depan komputer juga dapat menyebabkan mata menjadi kering karena semuanya dapat mengurangi frekuensi kedipan Anda. Untuk mengatasi hal ini Anda dapat melakukan aturan 20-20-20 untuk membuat mata Anda menjadi lebih rileks. Yang dimaksud dengan aturan 20-20-20 tersebut adalah setiap 20 menit melakukan berbagai kegiatan di atas, alihkanlah pandangan Anda untuk melihat suatu benda sejauh 20 kaki (sekitar 600 cm) selama sekitar 20 detik. Jika setelah melakukan hal ini mata Anda masih terasa seperti berpasir dan lelah, maka gunakanlah tetes mata buatan untuk menyegarkan mata Anda. Akan tetapi, bila hal ini terus berlangsung atau sering berulang, maka segera hubungi dokter Anda karena mata kering dapat merupakan gejala dari gangguan kesehatan lain seperti artritis rheumatoid, lupus, dan gangguan tiroid.   Posisi Tidur yang Salah Jika Anda tidur dengan posisi tengkurap, maka Anda dapat terbangun dengan keadaan mata sangat kering. Hal ini karena gerakan Anda saat tidur dapat membuat kelopak mata Anda terbuka dan membuat mata Anda menjadi kering.  Keadaan ini biasanya lebih sering terjadi pada pria dengan berat badan berlebih yang menyebabkan mereka mengalami penglihatan kabur, rasa tidak nyaman, dan iritasi pada mata. Selain itu, pastikan Anda tidak tidur sambil menekan mata Anda dengan tangan atau lengan karena hal ini dapat menyebabkan tekanan pada jaringan mata dan membatasi sirkulasi darah di dalam mata Anda yang membuat penglihatan Anda menjadi kabur saat bangun tidur.   Mengkonsumsi Obat-obatan Tertentu Terdapat berbagai jenis obat-obatan yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan seperti obat anti hipertensi, obat steroid oral, obat tidur, dan obat untuk mengatasi disfungsi ereksi. Selain itu, obat anti histamine yang berfungsi untuk mengatasi alergi juga dapat memicu dihasilkannya sebuah zat kimia tertentu yang membuat tubuh mengurangi produksi air mata. Obat anti histamine juga dapat meningkatkan resiko terjadinya glaukoma sudut sempit, terutama bila Anda juga mengalami rabun jauh atau merupakan keturunan Asia atau Indian.    Lensa Kontak Anda Kotor Menggunakan lensa kontak terlalu mata atau bahkan tidur dengan menggunakan lensa kontak dapat membuat lensa kontak terasa lengket karena banyaknya protein yang terbentuk, yang dapat membuat penglihatan Anda menjadi kabur. Selain itu, menggunakan lensa kontak terlalu lama dan tidak membersihkannya dengan baik dapat meningkatkan penumpukkan bakteri atau bahkan parasit pada lensa kontak tersebut yang dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi mata.   Kadar Gula Darah Anda Sangat Tinggi Kadangkala, gangguan penglihatan seperti penglihatan yang kabur dapat merupakan suatu pertanda adanya gangguan pada seluruh tubuh Anda dan bukannya hanya pada mata Anda saja. Pada beberapa kasus, hal ini dapat merupakan gejala awal dari diabetes. Saat kadar gula darah Anda terlalu tinggi, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan susunan cairan mata dan perubahan ukuran lensa mata Anda sehingga terjadilah gangguan penglihatan. Akan tetapi, dengan pengobatan yang tepat maka kadar gula darah Anda pun dapat kembali normal dan penglihatan Anda pun dapat kembali normal. Jika kadar gula darah yang tinggi tidak segera diobati, maka Anda mungkin dapat mengalami kerusakan retina mata yang dapat menyebabkan kebutaan.   Menderita Katarak Memang benar resiko terjadinya katarak akan semakin meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, akan tetapi Anda juga dapat mengalami katarak pada usia berapapun, bahkan terlahir dengannya. Katarak merupakan suatu keadaan di mana lensa mata Anda memutih yang menyebabkan penglihatan Anda menjadi terganggu, terutama di malam hari, yang membuat Anda mengalami kesulitan untuk membaca atau membedakan warna. Katarak sering ditemukan apda seorang penderita diabetes, orang yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid, dan perokok.   Mengalami Serangan Stroke Gangguan penglihatan juga merupakan gejala yang sering dialami saat Anda mengalami serangan stroke yang sebenarnya atau serangan stroke sementara (TIA). Perbedaan antara serangan stroke sementara dengan serangan stroke yang sebenarnya adalah pada serangan stroke sementara hanya terjadi hambatan aliran darah untuk sementara, akan tetapi serangan stroke yang sebenarnya terjadi akibat adanya sumbatan aliran darah yang terus berlangsung. TIA seringkali merupakan suatu tanda peringatan sebelum terjadinya serangan stroke yang sebenarnya. Gejala TIA dapat terjadi secara mendadak dan hanya berlangsung sementara. Beberapa gejala yang dapat ditemukan adalah penglihatan kabur, melihat cahaya yang berkerlap-kerlip, atau seperti melihat adanya suatu tirai yang turun dari bagian atas hingga bagian tengah mata Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengalami pandangan kabur atau gelap selama beberapa detik atau beberapa menit. Beberapa gejala lainnya adalah perubahan indra pendengaran atau pengecap, merasa bingung, gangguan koordinasi, atau gangguan berbicara. Stroke merupakan gangguan kesehatan gawat darurat yang memerlukan pertolongan medis segera. Oleh karena itu, bila Anda mengalami beberapa gejala di atas jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis.       Sumber: menshealth
 10 Jan 2020    10:00 WIB
10 Makanan yang Baik Bagi Mata
Sering mendengar orang-orang di sekitar Anda membicarakan mengenai manfaat makanan bagi kesehatan mata? Bila ya, maka di bawah ini Anda dapat melihat makanan apa saja sih sebenarnya yang benar-benar dapat membantu menjaga kesehatan mata dan melindungi mata dari katarak, degenerasi makula, dan berbagai gangguan mata lainnya.  1.      AlpukatAlpukat merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak nutrisi. Alpukat mengandung lebih banyak lutein daripada berbagai jenis buah lainnya. Lutein merupakan zat yang penting untuk mencegah terjadinya degenarasi makula dan katarak. Selain itu, alpukat juga mengandung beberapa nutrisi penting lainnya yang dapat membantu menjaga kesehatan mata seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B6, dan vitamin E. Baca juga: 4 Jenis Penyakit Mata yang Sering Terjadi dan Pencegahannya 2.      WortelWortel telah sejak lama dikenal sebagai makanan yang baik bagi kesehatan mata karena mengandung banyak vitamin A. 3.      BrokoliBrokoli merupakan sayuran yang mengandung banyak vitamin C, kalsium, lutein, zeaxanthin, dan sulforafan. 4.      TelurTelur merupakan makanan yang baik bagi kesehatan mata karena mengandung vitamin A, seng, lutein, lesitin, vitamin B12, vitamin D, dan sistein 5.      BayamBayam merupakan sayuran yang mengandung banyak vitamin A, lutein, dan zeaxanthin. 6.      KaleSeperti halnya bayam, kale juga mengandung banyak vitamin A, lutein, dan zeaxanthin 7.      TomatTomat merupakan makanan yang mengandung banyak vitamin C dan likopene, dua nutrisi penting yang sangat diperlukan oleh mata. 8.      Biji Bunga MatahariBiji bunga matahari mengandung selenium, suatu nutrien yang dapat membantu mencegah terjadinya katarak dan meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan. 9.      Bawang PutihBawang putih juga mengandung selenium dan beberapa nutrien lain yang baik bagi kesehatan mata seperti vitamin C dan quercetin. 10.  Ikan SalmonSalmon merupakan ikan yang mengandung banyak asam lemak omega 3, yang penting bagi kesehatan mata secara keseluruhan. Selain itu, ikan salmon juga mengandung asam folat, vitamin D, vitamin B6, vitamin B12, dan vitamin A. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: healthdiaries
 06 Dec 2019    08:00 WIB
Serba-Serbi Seputar Operasi Mata, Vitrektomi
Vitrektomi merupakan tindakan pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat cairan mata, vitreus, yang ada di mata bagian tengah. Operasi ini biasanya dilakukan untuk mengatasi lepasnya retina dari dinding belakang mata (ablasio retina). Hal ini bertujuan untuk menyingkirkan cairan vitreus sehingga dokter spesialis mata dapat melihat bagian belakang mata dengan lebih jelas. Selain itu, vitrektomi juga dilakukan untuk membuang darah di dalam cairan vitreus (vitreus hemoragik) yang tidak dapat diserap sendiri oleh tubuh. Saat vitrektomi, dokter akan memasukkan suatu instrumen kecil ke dalam mata, memotong lapisan mata, dan mengeluarkan cairan vitreus. Setelah cairan vitreus dikeluarkan, dokter akan mengobati kerusakan retina dengan laser (fotokoagulasi), memotong atau mengangkat jaringan parut di dalam retina, mengembalikan retina yang telah lepas, atau memperbaiki robekan atau lubang yang ada di dalam retina atau makula. Untuk mengatasi ablasio retina, pada akhir operasi, dokter biasanya akan menyuntikkan minyak silikon atau gelembung udara ke dalam mata untuk menekan retina ke dinding belakang mata. Karena minyak silikon ini tidak dapat diserap oleh tubuh, maka diperlukan tindakan operasi kedua untuk mengeluarkannya setelah retina yang lepas telah kembali ke tempatnya semula. Perlu diingat bahwa vitrektomi hanya dapat dilakukan oleh seorang dokter spesialis mata yang memang khusus menangani berbagai masalah pada retina.   Kapan Vitrektomi Perlu Dilakukan? Vitrektomi biasanya dilakukan untuk: Memperbaiki atau mencegah terjadinya ablasio retina, terutama bila telah mengancam makula Memperbaiki robekan yang sangat besar di dalam retina Mengurangi penurunan ketajaman penglihatan yang disebabkan oleh perdarahan di dalam cairan vitreus, terutama bila perdarahan yang terjadi cukup berat atau bila darah tidak menghilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan Mengobati retinopati proliferatif berat yang menyebabkan terbentuknya jaringan ikat parah atau bila pertumbuhan pembuluh darah baru pada permukaan retina (neovaskularisasi) terus berlanjut walaupun telah dilakukan terapi laser berulang kali Dokter biasanya akan lebih memilih untuk menggunakan minyak silikon karena minyak silikon tidak terlalu sering bergerak di dalam mata seperti halnya gelembung gas. Penggunaan minyak silikon akan mempermudah proses penyembuhan paska operasi terutama pada orang lanjut usia, anak-anak kecil, dan siapa pun yang sulit mempertahankan posisi kepala atau matanya dalam posisi tertentu. Vitrektomi telah terbukti dapat memperbaiki ketajaman penglihatan pada banyak orang yang menderita vitreus hemoragik berat. Selain itu, secara keseluruhan tindakan pembedahan juga dapat mengembalikan sebagian fungsi penglihatan yang hilang akibat ablasio retina dan mungkin dapat mencegah terjadinya ablasio retina berikutnya. Vitrektomi biasanya memberikan hasil yang memuaskan, terutama bila ablasio tidak mengenai pusat retina (makula).   Apa Resiko Vitrektomi? Vitrektomi dapat meningkatkan tekanan di dalam mata, terutama pada orang yang menderita glaukoma. Selain itu, terdapat beberapa hal lain yang juga dapat terjadi akibat tindakan vitrektomi, seperti: Perdarahan di dalam cairan vitreus Ablasio retina Edema kornea, penumpukkan cairan di kornea Infeksi di dalam mata (endoftalmitis) Katarak       Hal Apa yang Mungkin Terjadi Paska Operasi Setelah vitrektomi, Anda mungkin harus dirawat inap selama 1 hari di rumah sakit, akan tetapi pada beberapa kasus Anda mungkin diperbolehkan rawat jalan. Tindakan operasi sendiri biasanya berlangsung selama 2-3 jam. Dokter mata Anda biasanya akan menentukan apakah tindakan pembedahan dapat dilakukan dengan anestesi lokal (bius lokal) atau anestesi umum (bius umum). Dokter biasanya akan meminta Anda untuk tidur dengan posisi tertentu selama beberapa waktu. Hal ini bertujuan agar gelembung udara atau minyak silikon dapat menekan bagian retina yang terlepas dengan tepat. Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami beberapa komplikasi di bawah ini, yaitu: Ketajaman penglihatan menurun Rasa nyeri meningkat Mata tampak semakin merah Sekeliling mata tampak bengkak Keluar cairan abnormal dari dalam mata Kembali melihat floater (benda melayang), kilatan cahaya, atau perubahan lapang pandang   Apa yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Melakukan Operasi? Salah satu tujuan utama dari vitrektomi adalah untuk menyingkirkan darah dari dalam mata bagian tengah (vitreus hemoragik). Akan tetapi, saat vitreus hemoragik terjadi, beberapa orang dokter mata mungkin akan menganjurkan Anda untuk menunggul selama beberapa bulan atau bahkan 1 tahun untuk melihat apakah darah di dalam cairan vitreus dapat menghilang dengan sendirinya atau tidak sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan operasi yang memiliki resiko. Akan tetapi, bila perdarahan ini menyebabkan penurunan ketajaman penglihatan yang berat atau mengganggu pengobatan retinopati berat, maka tindakan operasi biasanya dilakukan lebih cepat. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa efek jangka panjangnya akan lebih baik bila tindakan vitrektomi dilakukan sedini mungkin (pada kasus ini). Untuk mengatasi ablasio retina, sebenarnya terdapat beberapa pilihan operasi lainnya selain vitrektomi; tergantung dari penyebab, lokasi, dan tipe ablasio retina yang terjadi. Selain itu, adanya gangguan mata lainnya juga turut menentukan apakah tindakan vitrektomi memang merupakan pilihan terapi yang paling tepat. Anda mungkin membutuhkan lebih dari 1 kali operasi untuk mengembalikan retina ke tempatnya semula bila jaringan parut dari tindakan operasi sebelumnya tumbuh pada permukaan retina Anda.  Baca juga: Fakta Menarik Seputar "Benda Melayang" Pada Lapang Pandang Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 07 Nov 2019    11:00 WIB
Loa Loa, Cacing Menjijikan yang Menggerogoti Mata Manusia
Loa Loa atau yang biasanya disebut juga cacing mata merupakan parasit yang menyebabkan terjadinya loiasis. Parasit ini memasuki tubuh manusia melalui gigitan lalat rusa yang telah terinfeksi oleh cacing. Lalat rusa ini terinfeksi cacing loa loa saat mereka menghisap darah manusia yang telah terinfeksi oleh cacing. Kebanyakan cacing ini dapat ditemui di daerah Afrika dan India. Infeksi cacing ini tidak dapat ditularkan antar manusia (manusia ke manusia). Sebagian besar orang yang terinfeksi biasanya tidak mengalami gejala apapun, bahkan hingga beberapa bulan atau beberapa tahun setelah terinfeksi. Cacing akan tinggal diam di dalam tubuh inangnya, tersembunyi di balik kulit selama bertahun-tahun. Gejala loiasis yang biasa ditemukan adalah gatal dan pembengkakan (hilang-timbul) pada bagian tubuh yang tidak terasa nyeri. Pembengkakan ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tetapi lebih sering terjadi berdekatan dengan daerah persendian. Selain itu, penderita juga dapat menemukan adanya cacing yang keluar di permukaan bawah bola matanya. Kadangkala, penderita juga menemukan adanya cacing yang keluar dari dalam kulitnya. Gejala lainnya yang lebih jarang ditemukan adalah rasa gatal di seluruh tubuh, nyeri otot, nyeri sendi, dan merasa sangat lelah. Pada pemeriksaan darah biasanya ditemukan peningkatan kadar eosinofil. Pengeluaran cacing pada mata melalui tindakan pembedahan tidak dapat menyembuhkan infeksi cacing, karena cacing mungkin juga terdapat pada bagian tubuh lainnya. Pemberian obat anti parasit harus dipertimbangkan karena dapat menimbulkan efek samping berbahaya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi obat-obatan apapun.   Baca Juga: Berbagai Jenis Parasit Paling Mengerikan di Dunia! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: WOW Fact, cdc
 17 Oct 2019    08:00 WIB
Penyebab Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Jika waktu tidur anda cukup tetapi anda masih memilik lingkaran hitam di bawah mata anda, maka ini bukanlah hal yang abnormal. Kelelahan dan kurang tidur bukanlah satu-satunya penyebab timbulnya lingkaran hitam di bawah mata anda. Kadangkala, bagian hitam yang ada di bagian bawah mata bukanlah lingkaran hitam, melainkan suatu cekungan akibat proses penuaan.   1.      Alergi Lingkaran hitam di bagian bawah mata dapat timbul akibat terlalu sering menggaruk atau menggosok mata anda akibat adanya rasa gatal pada mata yang disebabkan oleh suatu reaksi alergi. 2.      Dermatitis Atopik atau Eksim Lingkaran hitam di bagian bawah mata juga dapat merupakan suatu bentuk sisa akibat suatu penyakit seperti dermatitis atopik atau eksim. Eksim yang menyembuh dan tidak mengalami peradangan seringkali berwarna kehitaman. 3.      Herediter Bila salah satu atau kedua orang tua anda mempunyai lingkaran hitam di bawah matanya, maka anda kemungkinan juga memilikinya. 4.      Gaya Hidup Stress emosional maupun fisik, merokok, atau penggunaan alkohol dalam jangka waktu lama juga dapat membuat anda terlihat lebih tua daripada usia anda, sehingga anda tampak seperti memiliki lingkaran hitam di bagian bawah mata anda. 5.      Hidung Tersumbat Hidung tersumbat dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah vena yang membawa darah dari mata ke hidung anda. Hal ini juga dapat membuat pembuluh darah vena tersebut tampak lebih hitam sehingga tampak seperti lingkaran hitam di bawah mata anda. 6.      Sinar Matahari Sinar matahari merangsang kulit untuk memproduksi melanin sebagai salah satu bentuk pertahanan kulit terhadap sinar ultraviolet. Melanin merupakan suatu pigmen yang menyebabkan kulit berwarna coklat atau hitam. 7.      Penuaan Seiring dengan makin bertambahnya usia anda, maka kulit akan semakin menipis, begitu pula lapisan kolagen dan lemak di bawah kulit juga semakin berkurang. Hal ini dapat membuat pembuluh darah di bagian bawah mata anda terlihat lebih jelas dan kadangkala tampak seperti suatu lingkaran hitam di bagian bawah mata anda.   Baca juga: Tips Untuk Mengurangi Lingkaran Hitam di Bawah Mata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 03 Oct 2019    08:00 WIB
Tips Sederhana Mengurangi Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Lingkaran hitam di bawah mata merupakan salah satu hal yang sering anda khawatirkan karena dianggap mengganggu keindahan wajah anda, terutama pada wanita. Lingkaran hitam ini dapat disebabkan oleh sering kurang tidur atau memang merupakan suatu hal yang diturunkan dalam keluarga anda.   Gunakanlah Krim Beberapa hal yang dapat membantu untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah mata adalah kafein, retinol, vitamin C dan E. Kafein dapat mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan. Sedangkan retinol, vitamin C dan E dapat mencerahkan lingkaran hitam di bawah mata. Akan tetapi, tidak ada pengobatan yang dapat benar-benar menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Berbagai pengobatan yang ada biasanya hanya dapat mengurangi atau mencerahkan lingkaran hitam tersebut.   Sembunyikanlah Anda dapat menyembunyikan lingkaran hitam di bawah mata anda dengan menggunakan riasan wajah.   Kompres Mata Buatlah secangkir teh dengan menggunakan teh celup, kemudian masukkan kantong berisi teh tersebut ke dalam lemari pendingin untuk mendinginkannya. Setelah kantung teh tersebut terasa dingin, berbaring dan tutuplah mata anda, kemudian letakkan kantung teh tersebut di atas mata anda selama beberapa menit. The dapat mengurangi proses inflamasi, dengan demikian dapat mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata anda.   Alergi Terlalu sering menggosok mata anda anda menyebabkan terbentuknya lingkaran hitam di bawah mata anda. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang menderita alergi. Pakailah Kacamata Gunakanlah kacamata untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan bagian bawah mata menghitam.  Baca juga: 7 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Menggunakan Bulu Mata Palsu Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 02 Aug 2019    11:00 WIB
Tips Alami Untuk Memperoleh Bulu Mata Tebal dan Panjang
Sisirlah Bulu Mata Anda Hal ini mungkin terdengar aneh, akan tetapi saat ini memang telah tersedia suatu sisir kecil khusus untuk menyisir bulu mata sebelum Anda mengenakan maskara. Menyisir bulu mata Anda ternyata dapat membantu membuat bulu mata Anda menjadi lebih panjang.   Gunakan Pelembab Mengoleskan sedikit pelembab pada kelopak mata Anda sebelum Anda tidur dapat membantu menebalkan bulu mata Anda dan membuatnya menjadi lebih panjang. Akan tetapi, hal ini mungkin memerlukan beberapa waktu sebelum hasilnya terlihat.   Oleskan Minyak Zaitun Mengoleskan sedikit minyak zaitun pada kelopak mata Anda di malam hari sebelum tidur membuat bulu mata Anda dapat menyerap berbagai vitamin dan mineral penting di dalam minyak zaitun yang dapat membuatnya menjadi lebih panjang dan tebal.   Pijat Kelopak Mata Anda Seperti halnya rambut, bulu mata pun dapat rontok bila Anda tidak menjaganya dengan baik. Salah satu cara yang dapat membantu bulu mata Anda tumbuh lebih kuat dan panjang adalah dengan memijat kelopak mata Anda. Hal ini dapat menstimulasi folikel rambut dan membuat bulu mata Anda menjadi lebih panjang dan kuat.   Lotion Vitamin E Mengoleskan lotion vitamin E pada kelopak mata Anda dapat membantu menebalkan bulu mata Anda dan membuatnya menjadi lebih panjang.   Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran Terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dan tidak sehat ternyata tidak hanya dapat mempengaruhi keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan tetapi juga keadaan bulu mata Anda. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran bagi kesehatan Anda dan bulu mata Anda.   Perbanyak Konsumsi Protein Selain buah dan sayuran, protein pun memiliki peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan bulu mata Anda. Protein diperlukan oleh tubuh untuk proses pertumbuhan rambut dan bulu mata.   Konsumsi Biotin Biotin merupakan suatu jenis vitamin B yang telah dikenal dapat membantu menjaga kesehatan rambut, kuku, dan kulit Anda. Tidak hanya rambut, bulu mata pun dapat tumbuh dengan lebih cepat dengan konsumsi biotin secara teratur setiap harinya.   Jangan Mencabuti Bulu Mata Anda Saat membersihkan riasan Anda di malam hari, pastikan Anda tidak menarik bulu mata Anda. Oleh karena itu, pilihlah maskara yang mudah dibersihkan oleh pembersih riasan tetapi tidak luntur saat terkena air. Baca juga: Tips Untuk Melindungi Mata Dari Cedera Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: allwomenstalk