Your browser does not support JavaScript!
 11 Feb 2020    16:00 WIB
Gas Numpuk Di Perut ? Simak Tips Pencegahannya!
Terkumpulnya gas di perut anda dapat disebabkan oleh berbagai hal. Terkumpulnya gas di lambung dan usus dapat membuat perut terasa kembung dan sering sendawa atau buang gas. Gas di dalam perut dapat terjadi akibat masuknya udara saat anda makan dan minum atau sebagai hasil proses fermentasi sisa makanan di dalam usus anda.   Hindari Makanan Penghasil Gas Salah satu cara untuk mencegah pembentukan gas di dalam perut adalah menghindari makanan yang dapat menghasilkan gas. Makanan tersebut adalah kacang-kacangan, kol, bawang, brokoli, kembang kol, pisang, kismis, roti gandum, salad, dan minuman bersoda. Bila anda menderita intoleransi laktosa, hindari makanan yang mengandung laktosa, seperti susu dan produknya. Gunakanlah susu tanpa laktosa.   Kurangi Makanan Berlemak Kurangi makan makanan berlemak karena lemak memperlambat laju pencernaan dan membuat proses fermentasi semakin lama, sehingga gas yang dihasilkan semakin banyak.   Kurangi Makanan Berserat Kurangi makanan berserat saat perut anda terasa kembung. Anda kemudian dapat kembali memakan makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan setelah keadaan perut anda membaik.   Makan Dengan Perlahan Makan atau minum terlalu cepat dapat membuat udara yang masuk ke dalam lambung semakin banyak.   Jangan Duduk Bila anda merasa terlalu kenyang setelah makan, berjalan dapat membantu mengurangi rasa penuh di perut anda. Bila setelah mencoba beberapa tips di atas dan perut anda masih terasa kembung, segera hubungi dokter anda untuk pemeriksaan dan penanganan selanjutnya. Selain itu, segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala di bawah ini, yaitu: Diare Konstipasi Nyeri perut hebat Nyeri perut berulang Mual atau muntah Tinja disertai darah Tinja berwarna hitam Penurunan berat badan Demam Nyeri dada
 07 Dec 2019    18:00 WIB
Berbagai Penyebab Mengejutkan Dari Konstipasi
Sebenarnya apa penyebab dari kostipasi? Yang paling sering adalah pola makan yang rendah diet, sering menahan keinginan buang air besar, tidak cukup minum dan kurang olahraga. Tetapi konstipasi juga mempunyai penyebab lain yang kurang dikenal masyarakat, termasuk obat-obatan, suplemen dan berbagai kondisi medis lainnya yang mungkin tidak terpikir oleh Anda. Hipotiroidisme Hipotiroidisme atau ketidakaktifan kelenjar tiroid dapat memperlambat proses metabolisme tubuh, bahkan memperlambat kerja dari usus. Memang tidak semua penderita hipotiroid mengalami masalah konstipasi, ataupun setiap masalah konstipasi dikuti masalah di kelenjar tiroid. Tetapi setiap masalah konstipasi terutama yang kronis mungkin saja disebabkan karena rendahnya aktifitas dari tiroid. Obat anti nyeri Obat anti nyeri terutama golongan narkotik dapat menyebabkan kontipasi. Banyak reseptor dari obat nyeri jenis narkotik berada di saluran cerna, sehingga akan membuat semuanya berjalan lebih lambat. Secara umum, merupakan pendapat yang baik untuk seseorang yang mengkonsumsi obat ini juga menggunakan obat pencahar. Ada beberapa penelitian juga mengatakan bahwa pengguna obat anti nyeri seperti aspirin dan ibuprofen dalam jangka waktu yang lama juga memiliki resiko lebih tinggi mengalami konstipasi. Coklat Ada beberapa bukti bahwa coklat dapat menyebabkan konstipasi, walaupun beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa coklat sangat berguna untuk orang. Pada beberapa orang coklat memang dapat menyebabkan gangguan konstipasi. Jika Anda merasa mengalami masalah konstipasi setelah makan coklat maka Anda harus batasi konsumsi coklat Anda. Vitamin Secara umum vitamin memang tidak menyebabkan konstipasi, tetapi komponen tertentu seperti kalsium dan zat besi dapat menjadi masalah. Disarankan supaya Anda tidak mengkonsumsi zat besi jika Anda memang tidak memerlukannya. Zat besi akan sangat berguna untuk penderita Anemia. Jika Anda memang memerlukan suplemen zat besi disarankan untuk dibarengi denga pemberian obat pencahar. Penggunaan obat pencahar berlebihan Beberapa obat pencahar bekerja dengan menstimulasi aktivitas dari usus, oleh karena itu penggunaan obat pencahar hanya boleh digunakan sesekali saja. Obat apapun, termasuk obat pencahar tidak boleh dikonsumsi terlalu lama kecuali memang diinstrusikan oleh dokter Anda. Terlalu banyak produk susu Diet banyak keju dan makanan rendah serat atau makanan tinggi lemak seperti telur dan daging dapat memperlambat proses pencernaan. Solusi yang paling pasti adalah kurangi konsumsi makanan ini dan tingkatkan asupan serat sampai 20-35 gram perhari untuk memperlancar proses pencernaan.   Sumber: health
 26 Sep 2019    08:00 WIB
Apa Penyebab Perut Banyak Menyimpan Gas ?
Perut kembung, bersendawa, dan buang gas merupakan suatu hal yang normal yang kadang-kadang terjadi. Hal ini dapat disebabkan oleh udara yang masuk selama anda makan atau berbicara atau dapat juga merupakan hasil metabolisme makanan yang anda makan. Akan tetapi, bila perut kembung, sendawa, dan buang gas terjadi terus-menerus, hampir sepanjang hari dan bahkan mengganggu aktivitas anda, maka ini bukanlah suatu hal yang normal. Perut kembung dan banyaknya gas di dalam perut anda dapat merupakan suatu gejala penyakit tertentu.   Perut Kembung Saat gas di dalam perut tidak dapat keluar melalui sendawa atau buang gas, maka gas akan tetap tinggal di dalam perut dan menyebabkan perut terasa kembung. Perut kembung kadang dapat menyebabkan nyeri perut tumpul dan ringan atau nyeri perut hebat. Sendawa atau membuang gas dapat membuat perut yang kembung terasa lebih baik. Beberapa hal yang dapat membuat perut terasa kembung adalah: Makanan berlemak. Lemak menghambat pengosongan lambung yang membuat perut terasa penuh Stress atau cemas Merokok Gangguan saluran pencernaan, baik yang disebabkan oleh infeksi, peyumbatan, atau adanya penyakit tertentu Irritable bowel syndrome, suatu keadaan yang menyebabkan perut terasa nyeri dan terjadi perubahan fungsi saluran pencernaan Penyakit seliak atau intoleransi laktosa yang menyebabkan usus tidak mampu menyerap nutrisi tertentu dari makanan Beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan perut terasa kembung adalah: Kacang-kacangan yang dipanggang Brokoli Kol Minuman soda Kembang kol Selada Permen karet Buah-buahan, seperti apel, peach, dan pir   Sendawa Sendawa merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan gas dari dalam lambung. Gas dapat masuk ke dalam lambung anda saat: Anda makan atau minum terlalu cepat Makan sambil berbicara Meminum minuman bersoda Mengunyah permen karet atau memakan permen Minum melalui sedotan Beberapa hal yang dapat menyebabkan sendawa adalah: GERD (refluks gastroesofageal) merupakan suatu keadaan di mana asam lambung sering naik ke kerongkongan Kebiasaan di saat cemas Gastritis atau sakit maag Ulkus peptikum Gastroparesis merupakan suatu keadaan di mana pengosongan lambung lambat Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi sendawa adalah: Jangan makan atau minum terlalu cepat Jangan menggunakan sedotan saat minum Jangan minum minuman bersoda atau bir karena keduanya menghasilkan gas karbondioksida Jangan makan permen atau permen karet Jangan merokok Berkonsultasilah dengan dokter anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat bila sendawa disebabkan oleh penyakit tertentu seperti GERD atau gastritis   Buang Gas Buang gas merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan gas yang terkumpul di dalam usus besar. Gas di usus besar biasanya merupakan suatu hasil fermentasi dari makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, misalnya serat atau gluten dan gula. Berbagai hal lainnya yang dapat menyebabkan terbentuknya gas di dalam usus adalah: Sisa makanan di dalam usus besar Perubahan bakteri normal usus akibat penggunaan antibiotika atau obat-obatan lainnya Malabsorpsi karbohidrat, yaitu suatu keadaan di mana tubuh tidak mampu menyerap karbohidrat Udara yang tertelan dan kemudian sampai ke usus besar Konstipasi atau sembelit. Semakin lama sisa makanan terdapat di dalam usus anda, semakin lama proses fermentasi terjadi dan semakin banyak gas yang dihasilkan Adanya penyakit tertentu seperi intoleransi laktosa atau irritable bowel syndrome   Sumber: www.mayoclinic.com  
 18 Mar 2019    08:00 WIB
Manfaat Kismis Untuk Kesehatan
Banyak orang yang sudah peduli akan kesehatan mulai mengkonsumsi kismis sebagai pemanis pengganti gula, dengan tujuan mengurangi asupan gula. Kismis merupakan jenis kudapan yang menyehatkan dan banyak digunakan oleh berbagai jenis makanan sebagai topping. Ternyata kismis selain memiliki rasa manis juga mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah manfaat kismis untuk kesehatan. KonstipasiSetelah kismis diserap oleh tubuh, serat didalam kismis akan mengembang sehingga dapat mengatasi masalah konstipasi atau kesulitan buang air besar. Mengurangi asam lambungKismis dapat mencegah munculnya kondisi asidosis di saluran pencernaan. Asidosis adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan asam didalam tubuh. Kandungan potasium dan magnesium didalam kismis dapat menetralisisr asam yang terbentuk di saluran cerna Peningkatan berat badanJika Anda sedang mencari jenis makanan yang dapat meningkatkan berat badan secara sehat, maka kismis adalah pilihan yang tepat. Kismis dilengkapi oleh fruktosa dan glukosa yang dapat meningkatkan energi didalam tubuh. AnemiaKismis juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi sehingga baik dikonsumsi oleh mereka yang mengidap anemia. Peningkatan nafsu seksualKismis juga salah satu jenis makanan afrodisiak yang dapat meningkatkan libido dan membangkitkan gairah Kesehatan tulangKismis mengandung mineral boron yang merupakan komponen penting dalam pembentukan tulang dan juga dalam penyerapan kalsium tulang Kesehatan mataKandungan antioksidan didalam kismis dapat melindungi mata Anda dari penurunan ketajaman penglihatan.Sumber: healthmeup
 31 Aug 2018    11:00 WIB
Cara Mengatasi Sembelit Pada Bayi
Mungkin anak Anda sering mengalami sulit buang air besar. Berikut adalah cara untuk mengatasi sembelit pada anak Anda Sembelit/ konstipasi adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh anak. Hal ini dapat terjadi pada anak-anak sekitar 30 persen. Apabila anak Anda buang air besar tidak normal atau berbeda dengan jadwal buang air besar yang biasanya. Bayi Anda mungkin buang air besar setiap habis makan, atau dia mungkin menunggu satu hari atau lebih untuk buang air besar.  Pola buang air besar setiap anak tergantung pada apa yang ia makan dan minum, seberapa aktif anak Anda, dan seberapa cepat anak Anda mampu mencerna makanan dan kemudian buang air besar. Namun dengan latihan, Anda akan dapat mengarahkan pada pola buang air besar yang baik.  Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda coba untuk mengatasi sembelit:  Pijat perut bayi Anda. Tekan dengan tiga jari di bawah pusarnya dan lakukan penekanan yang lembut dengan menggunakan ujung jari Anda. Tekan sampai Anda merasakan ada suatu benjolan. Lakukan penekanan yang lembut namun konstan sekitar tiga menit.  Apabila bayi Anda makan atau minum susu formula, tanyakan kepada dokter untuk mengganti dengan merek yang berbeda.  Biasanya bayi kurang mengalami sembelit apabila mengkonsumsi susu formula kedelai.  Apabila anak Anda sudah dapat mengkonsumsi makanan padat. Anda boleh mencoba sedikit jus apel atau beberapa sendok buah plum, alpukat atau pir untuk membantu melancarkan buang air besar. Tanyakan pada dokter Anda bagaimana pengobatan yang tepat untuk anak Anda. Biasanya dokter akan memberikan obat melalui anus. Obat tersebut akan merangsang saluran pencernaan agar berkontraksi dan membantu buang air besar atau membuat kotoran menjadi lebih lunak. Namun pengobatan ini sebaiknya jangan dilakukan secara terus menerus, Anda harus melatih agar anak Anda dapat buang besar secara teratur. Anda juga bisa membantu memasukkan sabun batangan yang Anda hancurkan melalui anus untuk membantu melicinkan daerah sekitar anus dan melancarkan kotoran mudah keluar.    Sumber: babycenter
 04 Aug 2018    16:00 WIB
Atasi Konstipasi Dengan Garam Inggris
  Epsom salt atau yang lebih dikenal sebagai garam inggris tentu tidak asing bagi sobat sekalian. Garam inggris berupa butiran kristal seperti garam yang terbuat dari magnesium sulfat. Garam inggris sering kita gunakan sebagai obat pencahar untuk mengatasi konstipasi atau susah buang air besar. Hal ini pun diakui oleh USFDA semacam BPOM-nya Amerika. Namun sobat sehat juga perlu mengetahui bahwa penggunaan bahan ini juga memiliki resiko atau dampaknya. Sebab itu kiranya melalui artikel ini sobat sehat bisa jelas penggunaanya dan kapan harus menemui dokter Penggunaan Sobat perlu perhatikan peruntukan daripada garam inggris tersebut. Ini dikarenakan garam inggris juga diproduksi untuk keperluan mandi, pupuk, dsb. Sebab itu pastikan garam inggris yang kita gunakan adalah untuk makanan atau food-grade quality. Sobat perlu perhatikan instruksi atau cara penggunaanya karena masing-masing produsen bisa memproduksi kualitas yang berbeda sehingga cara penggunaannya juga berbeda. Setelah menggunakan garam inggris biasanya akan mengalami pergerakan dalam perut kita atau mules dalam waktu 30 menit hingga 6 jam. Jika tidak ada reaksi atau pergerakan dalam perut kita setelah mengkonsumsinya selama dua hari, maka sebaiknya dihentikan. Gunakan pencahar lainnya dan konsultasikan dengan dokter sobat. Hal yang perlu dipertimbangkan Mereka yang ada penyakit gagal ginjal tidak boleh mengkonsumsi garam inggris. Ini dikarenakan magnesium adalah salah satu elemen yang disaring oleh ginjal kita. Sehingga ketika ginjal kita tidak berfungsi dengan baik, maka yang tejadi adalah penumpukan magnesium di dalam tubuh kita. Magnesium yang berlebihan di dalam tubuh bisa menyebabkan gejala seperti kantuk, pingsan, denyut jantung lambat, dan kejang. Sebab itu perlu diperhatikan dosisnya termasuk mereka yang memiliki ginjal sehat. Nah kiranya sobat sehat semakin jelas bahwa suatu hal yang berguna namun juga memiliki aturannya. Sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan pasti akan memiliki dampak negatif. Jadi sobat sehat kalau mengalami konstipasi dan sembelit dan mencoba bahan ini namun tidak berhasil cobalah konsultasi dengan dokter. Apalagi jika sobat sehat mengalami konstipasi sudah lebih dari seminggu, wah jangan ditunda lagi untuk segera menemui dokter yang berkompetensi. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com
 15 Jul 2018    08:00 WIB
Sering Konstipasi ? Berikut Cara Efektif Mengatasi Konstipasi Dengan Tepat
Guys, kalau pernah mengalami konstipasi atau sembelit pasti meraskan tidak nyaman bukan? Begitu mengalaminya mungkin yang paling terpikir adalah makan buah papaya. Nah, artikel kali ini kita akan membahas makanan apa saja yang membantu kita untuk mengurangi sembelit yang kita rasakan. GEJALA Namun terlebih dahulu, coba kita lihat gejala atau tanda-tanda apa yang dialami seorang ketika mengalami sembelit: Tinja keras, kering dan sering bentuknya terlihat seperti kelereng bulat-bulat Merasa nyeri atau tidak nyaman di perut kita ketika usus kita bergerak Merasa tidak plong karena berasa tidak tuntas mengosongkan perut Karena perut terasa penuh maka kehilangan nafsu makan Perut sedikit bengkak Ini adalah keluhan umum bukan hanya kita rasakan di Indonesia bahkan negara maju seperti Amerika pun mengalaminya. Di Amerika Serikat, sekitar 16 dari 100 orang dewasa memiliki gejala konstipasi. Risiko sembelit meningkat seiring bertambahnya usia. Sekitar 33 dari setiap 100 orang dewasa yang berusia di atas 60 tahun di AS memiliki gejala konstipasi. PENYEBAB Konstipasi jangka pendek biasanya disebabkan oleh faktor gaya hidup atau penggunaan obat-obatan. Konstipasi kronis umumnya berkaitan dengan kondisi gastrointestinal, metabolik, atau neurologis. Faktor gaya atau pola hidup berikut ini yang meningkatkan resiko sembelit : Makan makanan yang banyak menganduk lemak dan kuran asupan serat Mengalami dehidrasi yang disebabkan kurang minum Suka menahan untuk saat berasa mau buang air besar Tidak cukup olah raga Sembelit bisa berlangsung berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Wah pasti kita tidak mau mengalami hal itu bukan? Jadi berikut adalah makanan yang bisa membantu kita meredahkan sembelit yang kita rasakan MAKANAN MEMBANTU MERINGANKAN 1.         Air minum             Dehidrasi adalah penyebab umum. Kekurangan air menyebabkan usus tidak bisa membuat kotoran kita menjadi lembek sehingga tinja menjadi keras dan kering. Jadi perlu minum air lebih banyak agar meringankan gejalan sembelit. 2.         Yogurt dan Kefir             Kedua bahan ini merupakan produk olahan susu yang mengandung bakteri baik yang disebut sebagai probiotik. Bakteri ini membantu memperbaiki kesehatan usus dan melembutkan tinja. Suatu penelitian tahun 2014 menemukan bahwa makan 180 mililiter yogurt ini setiap pagi selama 2 minggu memendekkan waktu yang dibutuhkan limbah untuk bergerak melalui usus pada orang dengan sembelit kronis. 3.         Biji-bijian             Kebanyakan jenis kacang memiliki serat yang tinggi yang membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi konstipasi. 100 gram biji-bijian juga mengandung sejumlah besar nutrisi lain yang membantu meredakan sembelit, seperti kalium, folat, seng, dan vitamin B6. 4.         Sop bening             Sop bening dan hangat umumnya merupakan makanan yang mudah dicerna. Selain itu juga membantu melunakan tinja sehingga mudah dibuang. 5.         Prune             Buah prune atau juga dikenal sebagai plum mengandung banyak serat sehingga membantu meringankan dan mempercepat kerja usus. Sebuah tinjauan tahun 2014 menyimpulkan bahwa makan plum dapat meningkatkan frekuensi buang air besar pada orang yang mengalami sembelit. 6.         Brokoli             Brokoli mengandung sulforaphane, suatu zat yang dapat melindungi usus dan memudahkan pencernaan. Dalam studi tahun 2017 para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang makan tunas brokoli memiliki gejala sembelit lebih sedikit dan gerakan usus lebih cepat. 7.         Buah Apel dan Pir             Apel dan pir mengandung beberapa senyawa yang meningkatkan pencernaan diantaranya serat, sorbitol, dan fruktosa. Selain itu, buah-buahan ini juga mengandung kadar air yang tinggi, yang dapat membantu meringankan pencernaan dan mencegah konstipasi. Untuk mendapatkan manfaat paling banyak dari apel dan pir, makanlah utuh dengan kulitnya. 8.         Buah-buah yang mengandung serat dan kandungan air yang tinggi seperti anggur, kiwi, berry 9.         Makanan yang mengadung gandum utuh             Produk gandum utuh merupakan sumber serat larut yang sangat baik, yang menambah bobot kotoran dan mempercepat aliran bahan melalui usus. Untuk mendapatkan nutrisi lebih banyak makanlah mentah atau sedikit dimasak. 10.       Minyak zaitun dan flaxseed             Kedua macam minyak ini memiliki efek pencahar ringan sehingga membantu kreja usus dan mengurangi konstipasi. Minyak ini juga mengandung senyawa yang meningkatkan pencernaan dan memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan anti-inflamasi. Jadi sobat sehat, silahkan mencoba di rumah supaya kita bisa merasakan lega dan usus kita sehat. Jika masih mengalami gangguan konstipasi apalagi dalam waktu yang lama, tidak ada salahnya sobat segera pergi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang lebih tepat dan lengkap. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com
 03 Jul 2016    12:00 WIB
Makanan Yang Menyebabkan Perut Kembung
Perut kembung disebabkan karena munculnya gas di usus. Perut kembung atau gas dapat timbul saat mengkonsumsi makanan berminyak, meminum minuman karbonasi, makan terlalu cepat, merokok dan stress. Pada artikel ini kita akan mencari tahu apa saja makanan yang menimbulkan perut kembung. Apa yang menyebabkan perut kembung dan buang gas?Menelan udara dalam jumlah banyak, misalnya saat makan permen karet, merokok, memakai gigi palsu yang salah ukuran, makan terlalu cepat atau berbicara saat makan. Terkadang udara dapat masuk terlalu dalam sampai saluran cerna bagian dalam. Diet juga dapat menyebabkan gas di perut. Hal ini bisa terjadi karena beberapa jenis makanan seperti jenis kacang-kacangan yang dapat menyebabkan gas dibanding saat makan makanan lain. Makanan yang kaya serat juga sulit untuk dicerna. Usus kecil tidak dapat memecah ikatan-ikatan tertentu, yang artinya diperlukan kerja ekstra untuk memproduksi bakteri di usus yang menghasilkan gas lebih banyak di perut. Makanan yang menyebabkan kembung dan buang gasMemakan makanan yang tidak bisa Anda toleransi, sebagai contoh jika Anda mengalami intoleransi laktosa dan mengkonsumsi makanan dari susu dapat menyebabkan:•  Perut sensitif (irritable bowel syndrome)•  Konstipasi•  Pertumbuhan bakteri yang disebabkan oleh beberapa jenis antibiotik Berikut adalah  jenis makanan yang harus Anda hindari untuk mencegah perut kembung:1.  Jagung dan berbagai jenis makanan dari jagung, misalnya popcorn2.  Chinnese food3.  Makanan yang difermentasi4.  Makanan yang melalui proses produksi sepeti keripik dan cemilan yang asin. Ingatlah setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap berbagai jenis makan. Anda harus mengenali makanan mana saja yang dapat menimbulkan gas di perut Anda dan Anda harus menghindarinya.Sumber: healthmeup