Your browser does not support JavaScript!
 03 Mar 2021    14:00 WIB
Alasan Mengapa Anda Selalu Gagal Dalam Berhubungan?
Setiap orang pasti berharap mempunyai hubungan yang langgeng. Namun ada beberapa pasangan yang sering kali menghadapi masalah perpisahan. Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa seseorang sering mengalami kegagalan saat mempunyai hubungan: Terlalu Banyak Gangguan Dunia memang penuh gangguan. Bila Anda tidak dapat menahan godaan dari adanya pihak ketiga ini akan menimbulkan masalah untuk hubungan Anda. Ini adalah salah satu alasan mengapa akan terjadi kegagalan dalam sebuah hubungan.  Kurangnya waktu saat bersama Waktu yang berkualitas dengan pasangan akan berpengaruh dengan hubungan setiap pasangan. Sehingga perlunya menyediakan waktu untuk bersama. Perbedaan waktu jam kerja Di jaman sekarang, sekarang sering kali seseorang sibuk dengan pekerjaan dan bekerja secara berlebihan, sehingga waktu untuk bertemu pasangan akan berkurang. Terutama untuk pasangan yang memiliki waktu kerja yang berbeda. Tidak peduli bagaimana sibuknya pekerjaan Anda, luangkan selalu waktu kurang lebih sekitar 15 menit untuk pasangan Anda. Ini akan membuat hubungan Anda menjadi lebih kuat. Teman Seringkali hubungan dapat terganggu oleh kehadiran teman. Teman yang ada dan hadir diantara pasangan seringkali menuntut waktu 24 jam 7 hari dalam seminggu. Yang membuat waktu Anda dengan pasangan berkurang.  Kurang komitmen Untuk setiap pasangan agar dapat mepertahankan hubungan Anda agar tetap langgeng diperlukannya sebuah komitmen. Usahakan untuk selalu memegang komitmen Anda dengan pasangan. Karena hal ini adalah yang penting dan akan menguatkan hubungan Anda. Stress Di jaman yang serba sibuk, seringkali tuntutan pekerjaan yang berlebihan bisa membuat seseorang menjadi stress. Apabila seseorang yang mengalami stress akan menimbulkan kejenuhan, bahkan terhadap pasangan. Sehingga Anda memerlukan komunikasi yang baik dengan pasangan. Cobalah untuk mengerti keadaan pasangan dan berikan dukungan pada pasangan Anda. Lari dari masalah  Saat Anda memiliki permasalahan dalam suatu hubungan segera komunikasikan hal ini dengan pasangan. Agar tidak menimbulkan masalah yang berlarut-larut Tergantung mood Wanita yang sedang mengalami PMS seringkali mempunyai mood menjadi kurang baik, saat seperti ini bisa saja terjadi konflik dengan pasangan. Setelah Anda membaca beberapa alasan yang menyebabkan seseorang gagal dalam suatu hubungan. Hindarilah hal-hal tersebut untuk mempertahankan hubungan Anda. Sumber: boldsky
 02 Dec 2020    15:00 WIB
Kenapa Ya Pria Jarang Mengatakan I Love You
Wanita mana yang tidak suka mendengar kata I Love You dari pasangannya ? Tiga kata sakti itu bisa membuat wanita merasa tersanjung dan bahagia. Ungkapan cinta ini selalu dibutukan oleh wanita karena wanita selalu butuh untuk diyakinkan oleh pasangannya karena cara ini akan membuat mereka lebih merasa dicintai dan tenang. Tetapi kebanyakan pria cenderung sulit untuk mengatakan I Love You secara langsung kepada wanita yang dicintainya. Jika seorang laki-laki tidak mengatakan 'I Love You' setiap kali, bukan berarti laki-laki tersebut tidak yang tepat bagi kita. Laki-laki memang tidak suka mengulang-ulang tiga kata tersebut. Kebanyakan dari mereka lebih suka menunjukkan dengan sikap. Berikut ini, ulasan  mengapa laki-laki tidak suka mengatakan 'I Love You': Merasa tidak ekspresif Laki-laki tidak seekspresif perempuan. Mereka tidak mengetahui bagaimana mengekspresikan apa yang mereka rasakan. Di samping itu, perempuan sangat ekspresif, dan laki-laki mengharapkan lebih banyak ekspresi dari pasangannya. Lebih suka ungkapan cinta non verbal Tidak semua ungkapan cinta harus lewat kata-kata. Ada sejumlah cara di mana laki-laki menunjukkan cinta bagi seorang wanita. Ciuman, berpegangan tangan, pelukan tulus adalah cara-cara tidak langsung di mana seorang pria menampilkan cintanya kepada seorang wanita. Terdengar palsu Bagi laki-laki, mengatakan kata 'I Love You' sepanjang waktu terdengar palsu. Hal tersebut tidak langsung dalam hati, karena kata-kata itu "otomatis" keluar dari mulut. Mereka hanya akan mengatakan tiga kata itu jika mereka bersungguh-sungguh. Menjengkelkan Mengatakan 'I Love You' juga dapat menjengkelkan bagi laki-laki. Karena ketika mereka sibuk dengan pekerjaan atau kesibukannya, sedangkan pasangan meminta mengatakan 'I Love You' dapat membuatnya jengkel. Bahkan mereka tidak mau mengatakannya. Kurang emosional Jika pasangan kita tidak mengatakan 'I Love You' sama sekali, bahkan untuk sekedar membahagiakan kita, kemungkinan ia kurang emosional. Namun ketika kita meminta dia yang sedang berada dalam emosi bahagia, ia akan mengatakan dengan penuh cinta dan emosi. Male ego Untuk sebagian laki-laki, mengatakan 'I Love You' dapat "memukul" ego-nya. Laki-laki dengan male ego-nya yang kuat merasa bahwa terlalu sering mengatakan tiga kata itu membuat mereka tampak lemah dan putus asa. Dia tidak merasa perlu Kebutuhan emosional seorang pria bisa bervariasi daripada wanita. Sementara seorang wanita mungkin merasa perlu untuk mengungkapkan cinta secara verbal dan berharap pria melakukan hal yang sama. Bagi sebagian pria, kata-kata tersebut memiliki makna yang dalam sehingga diucapkan pada moment tertentu. Dia tidak yakin dengan hubungan Alasan yang mungkin untuk tidak mengatakan I Love You bisa jadi sebenarnya dia masih belum yakin dengan hubungan yang dijalaninya. Ia Mungkin ingin memberikan lebih banyak waktu dan melihat seberapa kuat ikatan itu. Fobia komitmen Umumnya pria takut membuat Komitmen jangka panjang dan mengatakan "Aku cinta kamu" bisa berarti Anda akan berada dalam hubungan tersebut untuk jangka panjang. Dia bukan berarti tidak mencintai Anda, hanya saja takut Anda terlalu berharap untuk jenjang hubungan yang lebih.
 02 Dec 2020    11:00 WIB
9 Hal Tentang Pria, Wanita Wajib Tahu
Tidak hanya wanita yang ingin dimengerti, pria pun juga. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang sebaiknya anda ketahui tentang pria untuk membantu anda lebih mengerti pasangan anda. Pria Juga Berbicara Sebagian besar orang beranggapan bahwa wanita seringkali tidak mengatakan keinginannya dengan jelas dan membuat pasangannya tidak mengetahui apa yang sebenarnya mereka inginkan. Akan tetapi, pria pun demikian. Banyak pria tidak dapat mengatakan apa yang dirasakan atau diinginkannya secara langsung pada pasangannya. Beberapa pria merasa lebih mudah untuk menyampaikan sesuatu secara tidak langsung. Cobalah untuk menanyakan pada pasangan anda mengenai apa yang akan dia lakukan saat suasana romantis atau apa yang ia pikirkan saat pertama kali bertemu dengan anda. Jawaban pasangan anda akan menunjukkan apa yang ia rasakan sebenarnya sehingga membuat hubungan anda dan pasangan anda semakin dekat. Pria Menunjukkan Rasa Cintanya Melalui Tindakan Beberapa pria merasa lebih baik untuk menunjukkan rasa cintanya melalui tindakan daripada kata-kata. Pasangan anda mungkin sedang mengatakan pada anda bahwa ia mencintai anda dengan memperbaiki rumah, membersihkan kebun, atau bahkan dengan cara membuang sampah atau berbagai hal lainnya yang dapat membantu anda. Pria Serius Terhadap Komitmen Mungkin sebagian besar orang beranggapan bahwa pria takut untuk berkomitmen, akan tetapi, berbagai bukti telah menunjukkan bahwa pria menganggap suatu pernikahan secara serius. Pria mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berkomitmen. Hal ini karena mereka ingin memperoleh perhentian yang tepat dan untuk selamanya. Berdasarkan sebuah survei pada pria yang telah menikah, sekitar 90% pria mengatakan bahwa mereka akan kembali menikahi istri mereka di kehidupan berikutnya. Pria Benar-benar Mendengarkan Kebanyakan orang mengganguk atau berkata "ehm" dan lainnya untuk menunjukkan bahwa mereka mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain. Akan tetapi, beberapa pria tidak melakukan hal ini, mereka hanya terdiam. Terdiam bukan berarti pasangan anda tidak mendengarkan anda, mereka mungkin lebih suka mendengarkan anda sambil memikirkan semua perkataan anda. Beraktivitas Bersama Untuk Mendekatkan Hubungan Pria mendekatkan dan menguatkan hubungan dengan pasangannya dengan melakukan suatu kegiatan bersama, lebih daripada membicarakan pikiran dan perasaannya. Bagi sebagian besar pria, olahraga dan seks dapat membuat mereka merasa lebih dekat dengan pasangannya. Pria Butuh Waktu Sendiri Walaupun pria menyukai beraktivitas bersama dengan pasangannya, pria juga memerlukan waktu bagi diri mereka sendiri. Dukunglah pasangan anda untuk melakukan berbagai kegiatan yang disukainya dan lakukanlah juga kegiatan yang anda sukai. Saat pasangan mempunyai waktu bagi diri mereka sendiri, maka hubungan anda dan pasangan anda dapat menjadi lebih baik. Pria Belajar dari Ayahnya Jika anda ingin tahu bagaimana pasangan anda memperlakukan anda, lihatlah pada ayahnya. Bagaimana hubungan ayah dan ibu pasangan anda, kira-kira seperti itulah hubungan anda dan pasangan anda nantinya. Pria Lebih Cepat Melupakan Wanita cenderung untuk mengingat berbagai pengalaman negatif lebih lama dan membuat mereka stress, cemas, atau sedih. Sebaliknya, pria cenderung lebih cepat melupakan dan melanjutkan hidupnya. Jadi, saat anda masih membicarakan mengenai masalah atau pertengkaran anda kemarin, pasangan anda mungkin malah telah melupakannya. Pria Kurang Sensitif Pria seringkali tidak menyadari perubahan suara atau ekspresi wajah anda, terutama ekspresi sedih pada wajah pasangannya. Jika anda ingin memastikan bahwa pasangan anda mengetahui maksud atau keinginan anda, katakanlah secara langsung. Sumber: webmd