Your browser does not support JavaScript!
 29 Oct 2019    08:00 WIB
Kulit Longgar Setelah Turun Berat Badan? Coba Kiat Berikut
Saat seseorang menurunkan berat badan dengan drastis dapat mengalami kulit longgar. Kulit longgar sekitar daerah lengan, betis dan  perut akan terasa sangat mengganggu. Berikut adalah cara menghindari terjadinya kulit longgar: Jangan Menurunkan Berat Badan terlalu cepat Untuk menghindari terjadinya kulit longgar, tidak kehilangan berat badan terlalu cepat. Diet ketat dan melakukan terlalu banyak latihan akan membuat Anda kehilangan tidak hanya lapisan lemak kulit Anda, tetapi juga otot-otot yang membuat tubuh Anda tetap kencang. Usahakan hanya menurunkan berat badan sekitar setengah kg sampai dengan satu kg perminggu. Selain itu usahakan untuk melakukan latihan angkat berat agar otot Anda tidak menghilang. Tetap terhidrasi Air sangat penting untuk menjaga elastisitas kulit Anda. Oleh karena itu, Anda harus minum minimal 2 liter air per hari agar tubuh tetap mendapat cairan yang cukup. Makan Benar Dua bahan yang membantu dalam menjaga kulit Anda tetap adalah elastin dan kolagen. Makanan kaya protein seperti susu dan produk susu lainnya, keju, tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan mengandung komponen yang membentuk elastin dan kolagen dan juga minyak yang membantu dalam menjaga kesehatan kulit. Lakukan perawatan kulit Lakukan eksfoliasi kulit Anda untuk mengangkat sel kulit mati dan meningkatkan sirkulasi darah di kulit. Menggunakan krim yang membantu kulit Anda tetap kencang seperti krim yang mengandung asam hialuronat, lidah buaya, ekstrak ragi, vitamin C, protein kedelai, vitamin A dan vitamin E membantu dalam meningkatkan pembentukan kolagen dan elastin di kulit Hindari terlalu sering terpapar bahan-bahan kasar seperti sulfat yang ada dalam sabun, sampo rambut dan cairan yang digunakan untuk pencuci piring. Batasi paparan sinar matahari berbahaya dan menggunakan tabir surya Sumber: newhealthguide
 04 Feb 2018    12:30 WIB
Manfaat Macam-macam Vitamin
Vitamin adalah sekelompok senyawa organik yang memiliki fungsi yang penting untuk tubuh manusia dan tidak dapat dihasilkan oleh tubuh sendiri. Berikut adalah manfaat macam-macam vitamin: Ada beberapa vitamin yang mempunyai manfaat yang sama. Sebagai contoh vitamin A dan C penting untuk kesehatan gigi dan jaringan lunak dalam tubuh.  Vitamin A seperti yang kita ketahui, merupakan vitamin yang berperan penting dalam pembentukan indra penglihatan yang baik Vitamin B bermanfaat untuk membantu fungsi metabolisme dan membantu  produksi sel darah merah. Vitamin C adalah salah satu vitamin yang mempunyai banyak manfaat. Selain berfungsi sebagai antioksidan yang memampu menangkal berbagai radikal bebas dari polusi yang ada disekitar lingkungan kita. Selain itu vitamin C membantu pembentukan kolagen yang merupakan protein penting untuk menyusun jaringan kulit, sendi tulang dan jaringan penunjang lainnya.  Vitamin D sangat penting untuk membantu tubuh menyerap dan mempertahankan kadar kalsium dalam tubuh. Namun sulit untuk mendapatkan vitamin D dari asupan makanan. Biasanya vitamin D didapatkan setelah terpapar sinar matahari. Anda cukup bermandi sinar matahari dua kali dalam seminggu selama 10-15 menit, sinar matahari yang baik adalah matahari pagi sekitar pukul 08.00-10.00 pagi.  Vitamin K berfungsi membantu proses pembekuan darah. Namun kejadian kekurangan vitamin K jarang terjadi, karena bakteri dalam usus membantu memproduksi vitamin K sekitar 75% yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.    Sumber: healthline
 16 Aug 2016    08:00 WIB
Melembabkan Kulit dari Dalam Tubuh
Untuk dapat melembabkan kulit secara maksimal dan memerangi kerutan-kerutan, maka Anda harus  melakukan perawata kulit dari dalam tubuh, tidak hanya mengoleskannya ke kulit. Hal ini merupakan kesimpulan yang diambil para ahli bedah plastik pada saat pertemuan di the British Plastic Surgery. Dr. Christopher Inglefield dari London Bridge Plastic Surgery clinic mengatakan saat ini jutaan wanita menghabiskan banyak waktu dan juga uang untuk membeli pelembab yang bagus untuk diaplikasikan pada wajahnya. Pelembab wajah akan membentuk lapisan film pada wajah, yang akan menghindari kulit mennjadi kering karena kehilangan air. Padahal jika kulit bekerja secara normal, maka kulit itu sendiri dapat menghambat proses keluarnya air dari lapisan kulit. Proses ini disebut natural moisturizing factor (NMF). NMF diproduksi oleh lapisan terluar dari stratum korneum kulit. NMF juga dihasilkan dari berbagai zat aktif yaitu asam amino, asam hyaluronik dan karbohidrat berbentuk gel dan larut air. Komponen-komponen diatas menciptakan elastisitas kulit dengan menarik air dari udara bebas, kemudian menghambat keluarnya air dari lapisan kulit. Pelembab buatan pabrik meniru cara kerja dari NMF. Dr.Inglefield percaya jika orang-orang menggunakan kosmetik ini untuk menyembuhkan jerawat, kulit kering dan tabir surya, manfaatnya akan jauh lebih besar daripada sekedar gangguan lapisan kulit semata. Tetapi jika Anda menggunakan pelembab untuk mengurangi timbulnya kerutan, maka kosmetika ini akan bekerja sia-sia. Salah satu cara untuk mengurangi munculnya kerutan pada kulit adalah dengan perawatan dari dalam. Contoh perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan meminum minuman khusus yang berisi asam hialuronik dan kolagen. Tahun lalu para peneliti di Jerman melakukan studi khusus yang menunjukkan jika seseorang mengkonsumsi 2-2,5 gram minuman kolagen secara rutin setiap hari, cukup untuk mengurangi timbulnya kerutan pada wajah. Bahkan pada beberapa kasus dengan rutin mengkonsumsi kolagen dapat mengurangi 50% kerutan yang terjadi.Sumber: geniusbeauty
 31 Aug 2015    20:00 WIB
6 Fakta Menarik Tentang Si Miss V!
Vagina merupakan aset penting bagi wanita. Namun banyak wanita yang tidak memperhatikan aset pentingnya ini. Pembahasan mengenai vagina seringkali menjadi tabu, sehingga wanita justru kurang mengetahui apa saja kemampuan dari vagina. Agar Anda bisa lebih mengenali aset penting ini, berikut adalah fakta-fakta hebat dari vagina: Vagina Mampu membersihkan secara alami Karena itu Anda tidak disarankan mencuci vagina dengan sabun, Vagina dilengkapi dengan berbagai kelenjar yang memproduksi cairan yang dibutuhkan untuk melubrikasi sekaligus membersihkan area vagina. Produk-produk mandi, khususnya yang mengandung pewarna kimia atau pewangi, bisa mengiritasi vagina serta menghilangkan cairan lubrikasi dan flora (bakteri dan jamur) yang normal dan alami. Ketika senyawa yang menguntungkan ini lenyap, bakteri anaerobik dan jamur bisa berkembang biak, dan hal ini bisa menyebabkan gejala seperti gatal atau berbau. Anda boleh saja membersihkan daerah vagina dengan sabun yang bahan yang ringan, namun yang dikhawatirkan sabun tersebut dapat masuk ke dalam vagina. Ukuran Vagina bisa membesar ketika dirangsang Menurut seorang ahli kebidanan Panjang rata-rata liang vagina adalah 7 - 10 cm. Terdengar pendek ya dan seolah tidak mampu menerima penetrasi dari penis. Apa iya? Ternyata liang vagina bisa memanjang apabila dalam keadaan terangsang. Vagina berejakulasi saat orgasme Dinding vagina memiliki beberapa kelenjar yang dapat mengeluarkan cairan. Bentuknya adalah kumpulan kelenjar, pembuluh darah, saraf, dan jaringan kenyal, yang ketika dirangsang tampaknya menghasilkan cairan pada beberapa perempuan. Vagina juga bisa keriput Seperti juga wajah Anda, vagina pun bisa keriput seiring bertambahnya usia. Bibir vagina bisa mengendur karena penurunan kadar estrogen, lapisan lemak pada bibir vagina yang menyusut, kemudian menipisnya kolagen bisa menyebabkan bibir vagina menggelambir, warnanya pun dapat menghitam. Vagina kendur setelah melahirkan Otot-otot vagina memang cenderung mengendur setelah melahirkan anak, namun tidak terlalu terlihat perubahannya. Cara terbaik untuk memperbaiki fungsi otot-otot vagina, yang meregang dan berubah setelah melahirkan adalah dengan melakukan latihan kegel. Supaya lebih sehat, Vagina harus sering dilatih Vagina akan lebih sehat jika Anda berhubungan seks secara rutin. Seks tidak hanya menjaga agar jaringan vagina yang sensitif tetap sehat. Jika Anda terlalu lama tidak berhubungan seks, dinding vagina bisa menjadi rapuh. Ketika Anda memasuki masa menopause, dinding vagina bisa terluka dan menutup. Baca juga: Tips Untuk Mencegah Bau Tidak Sedap di Vagina Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: shape