Your browser does not support JavaScript!
 13 Jul 2020    11:00 WIB
Ternyata Ada 7 Jenis RACUN di Dalam Minuman Soda
Udara panas membuat Anda sangat haus? Minuman bersoda biasanya merupakan pilihan banyak orang untuk melepas dahaga pada saat cuaca panas. Minuman bersoda atau yang juga dikenal dengan nama soft drink biasanya mengandung air bersoda, pemanis, dan perasa alami atau buatan. Minuman bersoda juga mungkin mengandung kafein, pewarna, pengawet, dan berbagai bahan lainnya. Selain karena banyaknya iklan dan promosi, rasanya yang enak, mudah didapat, dan murah membuat minuman ini sangat populer. Bahkan, sebenarnya banyak orang mengalami kecanduan akan minuman bersoda. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa minuman bersoda memiliki banyak dampak negatif pada tubuh Anda? Minuman bersoda mengandung banyak sekali gula, yang tidak baik bagi kesehatan Anda. Gula akan meningkatkan kadar hormon insulin, yang dapat memicu terjadinya diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gangguan jantung, penuaan dini, dan banyak dampak negatif lainnya. Selain itu, minuman bersoda juga tidak mengandung nutrisi penting sama sekali. Minuman bersoda bahkan telah diketahui berhubungan dengan terjadinya berbagai jenis gangguan kesehatan seperti obesitas, gangguan gigi, dan gangguan persendian. Di bawah ini Anda dapat melihat 7 jenis bahan beracun di dalam minuman bersoda yang dapat berbahaya bagi kesehatan Anda.   Asam Fosfat Asam fosfat merupakan unsur dasar dari minuman bersoda. Fungsi utamanya adalah untuk memberikan rasa yang kuat dan mencegah perkembangbiakan jamur dan bakteri di dalam minuman bersoda. Saat digunakan dalam jumlah yang terbatas, asam fosfat tidak berbahaya bagi tubuh, akan tetapi bila digunakan dalam dosis tinggi, asam fosfat dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan tulang menjadi lemah dan bahkan dapat membuat gigi menjadi lebih rapuh dan mudah berlubang. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 menemukan bahwa minuman bersoda (cola) diketahui berhubungan dengan rendahnya kadar mineral di dalam tulang wanita lanjut usia karena kandungan kafein dan asam fosfat di dalamnya. Selain itu, tingginya kadar asam fosfat di dalam minuman bersoda juga dapat mempengaruhi fungsi lambung, yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan dan perut kembung.   Sirup Jagung Tinggi Fruktosa Sirup jagung tinggi fruktosa merupakan bentuk gula yang diperoleh dari jagung. Gula ini lebih murah dan lebih mudah digunakan daripada gula alami. Sebagian besar pabrik minuman bersoda menggunakan gula ini sebagai ganti gula biasa. Selain itu, gula ini juga memiliki masa kadarluarsa yang lebih lama. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 menemukan bahwa mengkonsumsi minuman bersoda berkalori tinggi dan mengandung sirup jagung tinggi fruktosa secara berlebihan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya obesitas. Obesitas akan meningkatkan resiko terjadinya sindrom metabolik, kumpulan gejala yang terdiri dari tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, lemak tubuh berlebih di daerah perut, dan kadar kolesterol yang abnormal atau kadar trigliserida yang tinggi. Sindrom metabolik akan meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung, serangan jantung, stroke, dan diabetes.   Asam Sitrat Asam sitrat yang terdapat di dalam soda diet dan soda biasa merupakan bahan berbahaya lainnya, terutama bagi kesehatan mulut Anda. Hal ini dikarenakan asam sitrat dapat merusak lapisan email gigi. Kerusakan lapisan ini akan membuat gigi lebih mudah berlubang, mengalami perubahan warna, dan akhirnya membusuk. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menemukan bahwa asam sitrat yang ada di dalam minuman bersoda dapat menyebabkan erosi gigi. Mengunyah permen karet bebas gula atau berkumur dengan air putih setelah mengkonsumsi minuman bersoda dapat membantu meningkatkan produksi air liur untuk menetralkan keasaman mulut akibat minuman bersoda.   Baca juga: Bahaya Soda Diet   Bisphenol A (BPA) Botol plastik minuman bersoda mengandung sejenis zat kimia yang disebut dengan bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk mengeraskan plastik, mencegah terjadinya karat dan mengeliminasi bakteri. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menemukan bahwa paparan BPA telah diketahui berhubungan dengan terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah. Zat kimia ini juga diketahui dapat menyebabkan berbagai gangguan organ reproduksi pada pria dan terjadinya pubertas dini pada wanita. Selain itu, BPA juga dapat mengganggu aktivitas hormonal, yang dapat memicu terjadinya berbagai gangguan kesehatan.   Natrium Benzoat Natrium benzoate atau yang juga dikenal sebagai E211, biasanya digunakan sebagai bahan pengawet dalam minuman bersoda, acar, bumbu salad, jus buah, selai, dan jelly untuk mencegah terbentuknya jamur. Akan tetapi, E211 ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan sel berat dan mempercepat proses penuaan sel. Jadi, sering mengkonsumsi minuman bersoda dapat memicu terjadinya penyakit metabolik karena penuaan dini. Efek samping lainnya dari E211 adalah hiperaktivitas, pusing, kepala terasa ringan, dan sulit tidur.   Perwarna Karamel dan Pewarna Buatan Pewarna karamel akan memberikan warna cokelat klasik pada cola. Pewarna ini dan pewarna buatan lainnya dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Kedua zat kimia ini juga diketahui dapat meningkatkan frekuensi serangan asma dan memicu terjadinya gejala asma.   Kafein Sebagian besar minuman bersoda mengandung kafein, yang berfungsi untuk memberikan sedikit rasa pahit dan menetralisir rasa gula dan pemanis di dalam minuman bersoda. Jumlah kafein di dalam minuman bersoda dapat bervariasi, tergantung pada merk minuman bersoda. Akan tetapi, kandungan kafein yang biasa ditemukan di dalam minuman bersoda adalah antara 34-38 mg untuk setiap 240 ml. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 menemukan bahwa mengkonsumsi kafein secara berlebihan dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung pada orang dewasa muda yang sudah menderita tekanan darah tinggi (hipertensi) ringan. Seiring dengan berlalunya waktu, hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi berat dan diabetes. Kafein juga telah diketahui merupakan salah satu penyebab gangguan kesuburan. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman bersoda secara teratur akan mengalami gangguan kesuburan. Selain itu, karena kafein merupakan sebuah stimulan, maka konsumsi kafein juga dapat menyebabkan terjadinya insomnia. Kafein juga dapat membuat tubuh mengalami dehidrasi.   Beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi jumlah minuman bersoda yang Anda konsumsi dan meminimalisir efeknya adalah: Mengganti minuman bersoda dengan minuman yang lebih sehat seperti jus buah segar, smoothies, atau teh herbal Untuk mengatasi rasa haus, air putih merupakan pilihan terbaik Jika Anda tidak suka rasa tawar air putih, Anda dapat menambahkan buah-buahan segar di dalamnya (infused water) Jika Anda ingin mengkonsumsi minuman bersoda, minumlah dalam jumlah sedang dan jangan dalam waktu yang lama Setelah minum minuman bersoda, pastikan Anda berkumur dengan air putih untuk menetralkan asam dan gula di dalam mulut Jangan mengkonsumsi minuman bersoda sebelum tidur   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 28 Apr 2020    18:00 WIB
Rasakan Dahsyatnya Buah Leci Yang Imut Dan Manis
Saat udara sedang panas, paling enak minum yang dingin-dingin. Salah satu minuman enak yang bisa dipesan adalah es teh leci. Minuman teh dingin yang dicampur dengan leci, hmmmmm nikmatnya. Leci yang memiliki nama ilmiah Litchi chinensis adalah dalam keluarga soapberry. Buah yang dapat tumbuh di iklim tropis dan subtropis dan berasal dari Cina.   Nilai gizi dari leci Leci mengandung 65 kalori untuk 100 gram leci. Kandungan dalam 100 gram leci adalah karbohidrat 6%, serat 5%, protein 2%. Vitamin yaitu vitamin C 119%, Vitamin B6 5%, riboflavin 4%, asam folat 3%. Mineral yaitu tembaga 7%, kalium 5%, fosfor 3%, mangan 3%.  Selanjutnya, leci merupakan sumber serat makanan, protein, dan sumber yang baik dari proantosianidin dan senyawa polifenol.   Nah ini manfaat kesehatan dari leci: Pencernaan Kadar serat dalam leci membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan memperbaiki konsistensi tinja. Serat membantu gerakan usus lebih lancar dan merangsang gerak peristaltik otot usus halus kecil. Membantu kerja lambung dan cairan pencernaan, sehingga penyerapan nutrisi lebih efisien. Sehingga mengurangi sembelit dan masalah gangguan pencernaan lainnya. Sistem kekebalan tubuh Kadar gizi yang paling signifikan dalam leci adalah vitamin C, dan buah ini memiliki kadar vitamin c yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Vitamin C adalah senyawa antioksidan utama dan dikenal untuk merangsang aktivitas sel-sel darah putih, garis pertahanan utama dari sistem kekebalan tubuh Anda. Mencegah kanker Senyawa polifenol dan proantosianidin yang ditemukan dalam leci sebenarnya bahkan lebih kuat daripada vitamin C dalam menetralisir radikal bebas dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Radikal bebas adalah produk sampingan berbahaya dari metabolisme sel yang dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, gangguan kognitif, dan penuaan dini, dan gangguan kesehatan lain yang tidak diinginkan lainnya. Leci merupakan sumber yang kaya senyawa organik, sehingga dapat dikonsumsi sebagai tindakan pencegahan yang efektif dari berbagai jenis kanker. Menjaga tekanan darah Leci kaya akan kalium, yang berarti dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan, leci juga rendah sodium. Keseimbangan cairan merupakan tidak hanya berpengaruh pada metabolisme namun juga berpengaruh pada tekanan darah. Leci dianggap sebagai vasodilator, yang berarti membantu mengurangi penyempitan pembuluh darah. Dan ternyata kadar kalium pada leci segar 3 kali lipat lebih tinggi dibanding leci segar. Ada begitu banyak manfaat dari buah kecil yang manis ini. Namun harus diperhatikan bahwa kandungan gula dalam leci juga tinggi, sehingga untuk yang mengidap kencing manis usahakan untuk tidak konsumsi secara berlebihan.   Baca juga: Manfaat Jeruk Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang      
 17 Apr 2020    18:00 WIB
Kandungan Wortel Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam WortelSetiap 100 gram wortel mengandung sekitar 40 kalori. Wortel mengandung banyak beta karoten (yang membuatnya berwarna oranye), serat, vitamin A, berbagai antioksidan, zat besi, kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor.1.  Meningkatkan Ketajaman PenglihatanVitamin A telah dikenal dapat meningkatkan ketajaman penglihatan seseorang dan wortel merupakan sumber utama dari vitamin A. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kerusakan retina mata dan menyebabkan gangguan penglihatan serta kebutaan di malam hari (rabun senja). Beta karoten yang akan diubah menjadi vitamin A oleh tubuh dapat membantu melindungi mata anda dari katarak dan degenerasi makula akibat proses penuaan pada orang lanjut usia.2.  Melindungi KulitWortel merupakan sumber vitamin A dan berbagai antioksidan yang dapat membantu membuat kulit tetap sehat dan bersinar. Keduanya dapat melindungi kulit dari radiasi sinar UV yang berbahaya dan membantu proses peremajaan kulit. Beta karoten di dalam wortel juga membantu memperlambat proses penuaan, mencegah pembentukan keriput, jerawat, dan sel kulit mati. Mengkonsumsi wortel secara teratur dapat membantu menghilangkan berbagai noda hitam pada kulit. 3.  Mencegah Terjadinya Penyakit JantungWortel mengandung banyak beta karoten, alfa karoten, dan lutein yang dapat membantu mengurangi berbagai resiko penyakit jantung. Wortel juga mengandung banyak serat larut air yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. LDL merupakan penyebab utama terjadinya stroke dan gangguan jantung yang dapat dicegah dengan mengkonsumsi wortel.4.  Mencegah Kerusakan GigiWortel dapat membantu mencegah pembentukan plak pada gigi dan mencegah bau mulut. Konsumsi wortel dapat memicu produksi air liur yang bersifat basa dan dengan demikian dapat menetralisir asam yang terbentuk sehingga dapat mencegah penumpukkan bakteri pada gigi.5.  Mencegah KankerBeta karoten merupakan suatu antioksidan yang dapat membantu mengurangi ukuran tumor dan memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker. Mengkonsumsi wortel dapat menurunkan resiko terjadinya kanker usus besar, kanker paru, dan kanker payudara karena adanya falkarinol di dalam wortel.6.  Mencegah DiabetesAdanya karotenoid di dalam wortel dapat membantu mengatur kadar gula darah di dalam tubuh anda. Karotenoid ini dapat membantu penyerapan glukosa (gula) di dalam salurang pencernaan sehingga dapat mencegah peningkatan kadar gula darah.7.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari wortel bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu membuang zat beracun dari dalam tubuh, membantu fungsi hari, dan mengurangi penumpukkan lemak dan empedu di dalam hati (vitamin A)•  Membantu mengatasi luka dan memar (agen antiseptik)•  Mencegah terjadinya gangguan pencernaan dan terbentuknya luka pada lambung•  Mencegah terjadinya tekanan darah tinggiSumber: foodtofitness
 26 Feb 2020    18:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Mengalami Gangguan Pencernaan
1.  Makanan yang DigorengMengkonsumsi makanan yang digoreng (tinggi lemak) dapat memicu terjadinya diare. Berbagai makanan berlemak lainnya seperti saus, daging berlemak, dan mentega atau makanan penutup yang mengandung banyak krim juga dapat menyebabkan terjadinya diare. Untuk menghindari terjadinya diare, pilihlah makanan yang dipanggang atau dibakar dengan saus ringan dari sayuran daripada mentega atau krim.2.  Buah Golongan CitrusKarena buah golongan citrus mengandung banyak serat, maka buah ini dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan pada beberapa orang. Batasi konsumsi jeruk, anggur, dan buah golongan citrus lainnya jika saluran pencernaan anda sedang terasa tidak nyaman.3.  Pemanis BuatanMengkonsumsi terlalu banyak permen karet bebas gula yang mengandung sorbitol ternyata dapat menyebabkan terjadinya diare dank ram perut. Mengkonsumsi sorbitol lebih dari 50 gram setiap harinya dapat menyebabkan gangguan pada usus anda. Hal ini dikarenakan tubuh anda tidak dapat mencerna sorbitol.4.  Mengkonsumsi Terlalu Banyak Makanan BerseratMakanan yang mengandung banyak serat seperti gandum dan sayur-sayuran baik bagi pencernaan anda. Akan tetapi, bila anda mengkonsumsi terlalu banyak makanan berserat, maka sistem pencernaan anda akan sulit beradaptasi dan menyebabkan perut terasa kembung dan sering buang angin. Tingkatkan konsumsi makanan berserat anda secara bertahap sehingga sistem pencernaan anda dapat beradaptasi dengan lebih baik.Walaupun semua jenis serat dapat membantu kerja sistem pencernaan anda, serat yang terdapat pada oat dan gandum tampaknya cukup efektif untuk mencegah terjadinya diare.5.  Kacang-kacanganKandungan gula yang tidak dapat dicerna pada kacang-kacangan dapat menyebabkan perut terasa kembung dan kram. Karena tubuh anda tidak memiliki cukup banyak enzim untuk mencerna gula ini, maka bakteri di dalam usus andalah yang harus mencerna gula ini. Akan tetapi, proses pencernaan gula oleh bakteri ini menghasilkan gas yang dapat membuat perut anda terasa kembung.Untuk mengurangi kandungan gula di dalam kacang-kacangan tersebut, rendamlah kacang kering di dalam air selama setidaknya 4 jam, kemudian buang air rendaman tersebut.6.  Kol dan Sayuran SejenisKol, brokoli, dan berbagai sayuran lain yang sejenis juga mengandung gula yang tidak dapat dicerna seperti pada kacang yang membuat perut terasa kembung. Selain itu, tingginya serat pada sayuran ini juga membuat mereka lebih sulit dicerna jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Masaklah sayuran ini terlebih dahulu untuk mengurangi gangguan pada saluran pencernaan anda.7.  Makanan yang Mengandung FruktosaMakanan yang dimaniskan dengan menggunakan fruktosa seperti minuman bersoda, permen, jus buah, dan kue sulit dicerna oleh beberapa orang dan menyebabkan terjadinya diare, perut kembung, kram perut, dan berbagai gangguan pencernaan lainnya.8.  Makanan PedasBeberapa orang dapat mengalami gangguan pencernaan atau nyeri ulu hati setelah mengkonsumsi makanan pedas, terutama bila mengkonsumsi makanan pedas dalam jumlah banyak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin yang terdapat di dalam cabai dapat memicu terjadinya nyeri ulu hari.9.  Susu dan Produk OlahannyaJika anda mengalami diare, perut kembung, dan sering buang angin setelah mengkonsumsi susu dan berbagai produk olahannya; maka anda mungkin mengalami intoleransi laktosa.Intoleransi laktosa diakibatkan oleh kurangnya enzim laktase di dalam tubuh anda, yang diperlukan untuk mencerna laktosa (suatu jenis gula yang terdapat di dalam susu dan produk olahannya).Untuk mencegah diare dan gangguan pencernaan lainnya, hindari atau batasilah konsumsi susu dan produk olahannya tersebut. 10.  PeperminPepermin dapat menyebabkan otot di bagian atas lambung berelaksasi sehingga membuat makanan di dalam lambung dapat kembali naik ke dalam kerongkongan (refluks) dan membuat dada anda terasa seperti terbakar atau panas. Hal lainnya yang juga dapat menyebabkan terjadinya refluks adalah coklat dan kopi. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menurunkan tekanan di dalam perut dan mencegah terjadinya refluks adalah:•  Menurunkan berat badan•  Makan dalam porsi yang lebih kecil dan tidak berbaring segera setelah makan•  Hindari berbagai makanan yang mungkin memicu terjadinya refluks Diare berat dan atau diare yang telah berlangsung cukup lama dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Oleh karena itu, pastikan bahwa anda mengkonsumsi cukup banyak cairan (setidaknya 8 gelas air putih setiap harinya) untuk mencegah terjadinya dehidrasi.Selama diare, konsumsilah makanan lunak, rendah lemak, dan tidak pedas. Lalu makanlah seperti biasa setelah anda tidak lagi mengalami diare selama 24-48 jam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anda. Baca juga: 7 Makanan yang Dapat Membantu Mengatasi Gangguan Pencernaan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 23 Jan 2020    11:00 WIB
Efek Negatif Junkfood untuk Kesehatan
Siapa yang tidak pernah makan junk food? Hampir semua orang pernah memakan makanan yang satu ini, rasanya yang enak, gurih dan disajikan dengan menarik dapat membuat semua orang menyukainya. Namun ada berbagai efek buruk yang didapat apabila konsumsi junkfood secara berlebihan, seperti: 1. Konsumsi rutin junk food merupakan salah satu faktor yang bertanggung jawab terjadinya obesitas/ kegemukan. 2. Konsumsi minuman ringan (yang mengandung gula) telah dikaitkan dengan terjadinya berat badan yang berlebihan dan meningkatkan risiko untuk terkena kencing manis tipe 2. 3. Kolesterol tinggi akibat sering konsumsi junk food memberikan beban berlebihan kepada hati, yang akan menyebabkan kerusakan jangka panjang untuk organ penting ini. 4. Konsumsi junkfood merupakan penyebab utama terjadinya penyakit pada jantung 5. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet tinggi lemak juga dapat merusak fungsi otak yang penting, sepert kemampuan untuk konsentrasi dan memori. 6. Makanan junk food terlalu penuh dengan gula dan garam. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau kolesterol, makanan ini akan memperburuk kesehatan Anda. 7. Junk food tidak mengandung nutrisi penting, meskipun jumlahnya banyak tetap saja tidak memberi energi pada Anda dan akan membuat Anda merasa lemah. 8. Gorengan memang enak, namun makanan ini sangat mengerikan. Terutama makanan yang digoreng dalam minyak lemak terhidrogenasi parsial atau trans. Minyak ini menurunkan kolesterol baik dan meningkatkan kolesterol jahat.   Sumber: ndtv
 25 Dec 2019    08:00 WIB
7 Tanda yang Menunjukkan Anda Mungkin Mengalami Gangguan Kesehatan
Pada Kaki Apakah Anda memiliki kaki yang pendek dan tubuh bagian atas yang lebih panjang? Bagi para atlet, hal ini berarti bahwa Anda memiliki kemampuan yang lebih tinggi untuk mengubah arah dengan lebih cepat (lebih sedikit terpapar oleh gravitasi bumi). Akan tetapi, berdasarkan penelitian yang sama, hal ini juga berarti bahwa Anda lebih beresiko untuk menderita penyakit jantung. Pada penelitian yang dilakukan di Inggris, para peneliti mengamati sekitar 2.512 orang pria yang berusia lebih dari 15 tahun dan menemukan bahwa setiap perbedaan 1.25 cm (perbedaan panjang antara kaki dan tubuh bagian atas Anda), maka Anda pun memiliki resiko menderita penyakit jantung coroner 10% lebih tinggi.   Lingkar Perut Apakah lingkar perut Anda lebih besar daripada lingkar panggul Anda? Pria dengan bentuk tubuh seperti ini memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Lemak yang menumpuk di daerah perut membuat kerja insulin di dalam tubuh tidak terlalu efisien.   Pada Mata Apakah kornea Anda memiliki suatu lingkaran berwarna putih di bagian tepinya? Bila ya, maka hal ini berarti Anda memiliki kadar kolesterol yang tinggi, terutama bila Anda baru berusia 30-40 tahun. Lingkaran putih tersebut merupakan kolesterol yang menumpuk pada jaringan halus kornea mata Anda. Lingkaran putih ini memang banyak ditemukan pada orang lanjut usia, akan tetapi bila seorang pria muda memilikinya, periksalah kadar kolesterol Anda.   Pada Tangan Apakah Anda mengalami perdarahan yang sangat kecil di bawah kuku Anda? Hal ini dapat merupakan pertanda Anda mengalami endocarditis, yaitu suatu infeksi pada salah satu katup jantung Anda. Hal ini terjadi akibat adanya bekuan darah yang terbentuk akibat infeksi dan tersangkut di pembuluh-pembuluh darah kecil.   Pada Wajah Apakah bagian putih mata dan kulit wajah Anda tampak kekuningan? Hal ini dapat merupakan pertanda Anda mengalami infeksi hati, hepatitis, yang menyebabkan terjadinya jaundice.   Pada Kulit Apakah Anda memiliki tahi lalat yang besar atau berwarna-warni? Hal ini dapat merupakan gejala dari melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya dan paling sering diderita oleh pria. Untuk mengetahui gangguan berbahaya ini sedini mungkin, pastikan Anda memeriksa keadaan tahi lalat Anda sebulan sekali. Perhatikan beberapa hal berikut ini saat Anda memeriksa keadaan tahi lalat Anda, yaitu: Apakah bentuknya simetris Apakah tahi lalat Anda memiliki batas yang tegas Apakah warna tahi lalat Anda Berapa diameternya, apakah lebih besar daripada penghapus pensil Segera hubungi dokter Anda bila Anda menemukan hal yang tidak biasanya pada tahi lalat Anda.   Pada Kemaluan Apakah kantong zakar Anda tampak lebih berat dan lebih penuh pada satu sisi? Hal ini dapat merupakan pertanda terjadinya varicocele, suatu varises yang terjadi pada pembuluh darah vena di sekitar testis (buah zakar) Anda. Beberapa gejala lain dari varicocele adalah: Ukuran testis mengecil Rasa tidak nyaman di daerah kemaluan Penurunan kadar hormon testosteron Berkurangnya produksi sperma         Sumber: menshealth
 01 Sep 2019    16:00 WIB
20 Manfaat Buah Pisang Untuk Kesehatan Tubuh
Manfaat buah pisang. Pisang merupakan buah-buahan yang sering ditemukan di Indonesia. Buah pisang mudah di dapatkan pada semua tempat dan dengan harga yang relatif terjangkau. Buah pisang cocok sebagai makanan pencuci mulut. Mengkonsumsi pisang secara rutin ternyata banyak manfaat buah pisang untuk kesehatan tubuh. Buah pisang baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil untuk membantu tumbuh kembang janin. Hal ini karena buah pisang memiliki kandungan nutrisi seperti kalium dan juga asam folat. Buah pisang membantu tubuh untuk menyimpan cadangan kalsium, fosfor, serta nitrogen, yang berfungsi membangun perbaikan dan regenerasi jaringan pada tubuh. Manfaat buah pisang kaya akan kandungan vitamin dan mineralnya yang penting, seperti : vitamin C, vitamin B kompleks, kalium, kalsium, fosfor, zat besi, dan magnesium. Berikut ini manfaat buah pisang untuk kesehatan tubuh.   Manfaat Buah Pisang Kaya kandungan vitamin dan serat Buah pisang memiliki 2 kali karbohidrat dan 5 kali kandungan vitamin A dibandingkan dengan buah apel. Pisang kaya akan kandungan potasium dengan kadar potasium mencapai 400mg di dalam pisang yang berukuran sedang. Oleh karena itu buah ini wajib dikonsumsi untuk tetap dapat menjaga kesehatan jantung. Sumber energi Kandungan karbohidrat yang terkandung dalam pisang dapat menjadi sumber energi untuk tubuh. Mengkonsumsi 2 buah pisang sehari, dapat meningkatkan sistem imun tubuh dan menambah energi untuk melakukan aktivtas sehari-hari. Menurunkan berat badan Manfaat buah pisang untuk menurunkan berat badan. Bagi yang bermasalah dengan kondisi berat badan, maka dengan rutin mengkonsumsi buah pisang untuk membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan, buah pisang memiliki kandungan kalori yang relatif kecil. Meningkatkan kesehatan otak Dengan mengkonsumsinya secara rutin dan sebanyak 3 kali sehari sebagai makanan pencuci mulut. Mengobati jerawat Cara menggunakan buah pisang untuk mengobati jerawat yaitu, pertama hancurkan daging buah pisang yang sudah matang. Lalu oleskan pada kulit wajah yang berjerawat. Diamkan selama beberapa menit dan lalu bersihkan menggunakan air. Ulangi cara ini selama beberapa hari sampai jerawat hilang dan kulit pun menjadi bersih. Menghaluskan kulit wajah Bagi yang bermasalah dengan kulit kasar maupun kering, daging buah pisang menjadi solusinya. Seperti cara mengobati jerawat, pertama hancurkan pisang lalu tambahkan dengan satu sendok madu. Gunakan untuk dijadikan masker pada wajah. Lakukan secara rutin dan kulit wajah akan menjadi halus. Mengatasi diabetes Bagi untuk penderita diabetes, dengan mengkonsumsi pisang khas daerah Gorontalo yaitu goroho yang dikukus dan dicampur dengan kelapa parut muda yang dapat digunakan sebagai makanan tambahan untuk penderita diabetes. Menyeimbangkan jumlah cairan Tubuh membutuhkan jumlah cairan yang seimbang dan cukup dalam menunjang semua kinerja organ tubuh. Oleh karena itu, kandungan kalium pada pisang berperan penting untuk dapat membantu menyeimbangkan jumlah cairan dalam tubuh. Mengobati sakit maag Buah pisang ini dijadikan sebuah solusi pada saat tubuh terserang maag. Hal ini karena buah pisang memiliki kandungan zat penangkal asam dalam tubuh dan sehingga dapat meredakan maag. Mengatasi anemia Buah pisang memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi sehingga cocok untuk penderita anemia. Mengkonsumsi 2 buah pisang setiap harinya secara rutin. Manfaat buah pisang untuk mengatasi kekurangan sel darah merah atau anemia. Menyehatkan tulang Mengkonsumsi buah pisang secara rutin dapat berfungsi untuk membantu menyehatkan tulang. Hal ini dikarenakan, buah pisang ini merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan mangan yang cukup tinggi. Menyembuhkan luka bakar Anda dapat menggunakan salah satu bagian tanaman pisang untuk menyembuhkan luka bakar. Caranya, ambil abu daun pisang dan kemudian tambahkan minyak kelapa. Oleskan pada kulit yang terkena luka bakar. Mencegah penyakit jantung Buah pisang ini dapat digunakan untuk mencegah penyakit jantung, hal ini karena buah pisang mengandung kandungan vitamin C dan flavonoid yang bersifat antioksidan serta dapat mencegah proses oksidasi lemak. Kalium yang terkandung dalam buah pisang merupakan suatu tonik yang baik bagi untuk kesehatan jantung. Serat pektin berpengaruh dalam membantu menurunkan kolesterol. Memperlancar sistem pencernaan Mengkonsumsi buah pisang dengan rutin dapat membantu sistem kinerja pencernaan untuk dapat lebih baik lagi. Sehingga pada akhirnya berbagai nutrisi dari makanan yang dikonsumsi dapat diserap dan digunakan tubuh secara optimal. Meningkatkan mood Buah pisang bermanfaat membantu meningatkan suasana hati sehingga mood menjadi stabil dan supaya tidak stres. Mengatasi gatal akibat terkena gigitan nyamuk Gigitan nyamuk yang menganggu dan rasa gatal yang diakibatkannya dapat dihilangkan dengan pisang. Ambil kulit pisang dan oleskan secara perlahan ke daerah yang terkena gigitan nyamuk. Melancarkan peredaran darah Buah pisang memiliki kandungan kalium dan potasium yang bermanfaat untuk membantu sirkulasi tubuh. Pada akhirnya peredaran oksigen ke otak menjadi lebih lancar. Kalium juga dapat berfungsi untuk membantu melancarkan denyut jantung, mengurangi resiko terserang stroke, dan mengatur tekanan darah. Mengurangi rasa sakit ketika haid Apabila sering merasa nyeri setiap kali haid, maka atasi masalah tersebut dengan menggunakan buah pisang. Perbanyak mengkonsumsi buah pisang maka rasa nyeri tersebut dapat mungkin berkurang. Mengurangi pembengkakan Buah pisang digunakan untuk mengurangi pembengkakan, melindungi resiko diabetes tipe II, memperkuat sistem saraf tubuh, membantu menurunkan berat badan, serta membantu memproduksi sel darah putih. Hal ini dikarenakan tingginya kadar vitamin B-6 dalam buah pisang. Mengobati sembelit Pisang dapat digunakan sebagai obat sembelit yang alami. Buah ini dapat berfungsi untuk membantu memperlancar buang air besar. Dengan mengkonsumsi pisang untuk menghindari mengerasnya feses yang merupakan gejala awal sembelit.   Itulah 20 manfaat buah pisang untuk kesehatan tubuh. Mengkonsumsi buah pisang untuk mencegah serangan jantung, membantu melancarkan pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, dan masih banyak lagi..
 05 Aug 2019    09:00 WIB
Banyak Minum Juga Bisa Menyebabkan Keracunan Air
Mungkin ketika membaca ini yang timbul di dalam benak kita adalah bagaimana mungkin bisa keracunan karena kebanyakan minum air? Air yang dimaksud di sini adalah air bersih lagi. Kalau airnya kotor mungkin kita tidak heran bisa keracunan. Namun demikianlah kenyataannya. Sekalipun air sangat berperang penting bagi sel dan organ tubuh kita agar bisa berfungsi dengan baik, namun terlalu banyak meminumnya bisa menyebabkan keracunan. Kenapa bisa begitu? Minum banyak air tentu akan meningkatkan jumlah air di dalam darah. Sedangkan air di dalam darah mampu mencairkan elektrolit di dalam darah khususnya sodium. Sodium sendiri berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di luar dan di dalam sel. Nah, ketika jumlah sodium menurun drastis karena terlalu banyak minum, maka yang terjadi adalah cairan yang di luar masuk ke dalam sel sehingga sel tubuh kita membengkak. Ketika hal ini terjadi pada sel otak tentu akan sangat berbahaya dan bisa-bisa nyawa menjadi taruhannya. Inilah yang disebut sebagai keracunan air BAHAYA KERACUNAN AIR Ketika sel-sel otak kita membengkak maka yang terjadi adalah meningkatnya tekanan pada tengkorak kepala kita. Ini mengakibatkan : Sakit kepala Nausea yaitu perut terasa mual dan rasanya mau muntah Muntah-muntah Dalam kasus yang lebih parah, gejala berikut ini bisa muncul : Tekanan darah naik Pusing Penglihatan ganda Mengantuk dan lesu Susah bernafas Otot menjadi lemah dan kram Tidak mampu mengidentifikasi informasi sensorik Akumulasi kelebihan cairan di dalam otak disebut sebagai cerebral edema yang dapat mempengaruhi batang otak dan menyebabkan sisten syaraf pusat tidak berfungsi. Sehingga dalam kasus yang lebih parah lagi hal ini bisa menyebabkan kejang-kejang, kerusakan otak, koma dan bahkan kematian. Berapa banyak harus minum Overhidrasi dan keracunan air terjadi kapankala kita minum air melebihi kesanggupan ginjal kita membuangnya melalui air kencing. Faktor yang mempengaruhi hal ini bukan saja banyaknya jumlah air tetapi juga berapa lama kita mengkonsumsi air tersebut. Resiko terkena keracunan air lebih tinggi kapan kala kita minum air dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu yang singkat. Sebaliknya resikonya berkurang sekalipun minum air dengan jumlah yang sama, namun periode meminumnya lebih lama. Ginjal mampu mengeluarkan cairan hingga 28 liter per hari, namun tidak bisa lebih dari 1 liter per jam. Sebab itu tidak bisa terlalu banyak minum air dalam waktu atau periode yang singkat. Sebenarnya tidak ada ukuran yang pasti berapa banyak orang harus mengkonsumsi air dalam sehari. Ini dikarenakan setiap individu memeliki keadaan yang berbeda-beda seperti berat badan, aktifitas fisik dan juga iklim dimana dia tinggal. Menurut The Institute of Medicine (IOM) banyak air yang diperlukan dalam sehari untuk pria adalah 3,7 liter dan wanita adalah 2,7 liter. Namun ini air dalam air minum dan juga makanan. Jadi minum air sehat, namun jika terlalu berlebihan justru akan mengganggu kesehatan kita. Jika sobat merasa ada gangguan atau gejala seperti yang disebutkan di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Tetap sehat, tetap segar. Baca juga : Kurang Minum Air Putih 7-8 Gelas Sehari Ganggu Fungsi Otak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.medicalnewstoday.com
 01 Nov 2018    11:00 WIB
7 Masalah Kesehatan Yang Dapat Di Deteksi Dari Kaki
Kaki berada di bagian tubuh paling bawah, hal inilah yang membuat kaki terkadang jarang diperhatikan. Kebanyakan orang lebih banyak memberi perhatian pada bagian tubuh yang paling dekat dengan bagian kepala dan jarang memperhatikan yang jauh dari kepala seperti kaki. Untuk Anda jangan hanya memperhatikan bagian tubuh lain, perhatikan kaki Anda juga,. Bukan hanya memperhatikan kuku dan warna cat kuku yang digunakan namun hal-hal yang lain. Karena kaki Anda pun bisa mencerminkan Anda sehat atau tidak. Penasaran apa saja hal yang bisa dikatakan oleh kaki mengenai kesehatan Anda? berikut ulasannya: 1.      Luka pada kaki yang sulit sembuh Apabila Anda mengalami luka di daerah kaki dan ternyata luka tersebut sulit sembuh. Anda harus waspada akan penyakit kencing manis. Pada saat seseorang mengalami penyakit kencing manis dimana kadar gula darah berlebihan di dalam tubuh akan merusak sel dan pembuluh darah sehingga menyebabkan luka sulit sembuh. Mengapa di daerah kaki? Karena daerah ini paling mudah terluka seperti menginjak pecahan kaca dan saat terluka terkadang tidak disadari. Kondisi ini disebut dengan "kaki diabetik". Jadi bila Anda mengalami kondisi ini segeralah untuk melakukan pemeriksaan gula darah dan bila memang terdiagnosa penyakit kencing manis maka harus melakukan beberapa hal untuk menjaga agar kadar gula darah tetap normal. 2.      Kuku Kuning Apakah Anda melihat kuku kaki Anda dan merasa kuku kotor karena berwarna kekuningan dan memiliki bentuk yang tidak rapi? Bila Anda mengalami hal ini maka sebaiknya Anda segera periksa kesehatan kuku Anda ke dokter, karena kemungkinan Anda mengalami infeksi jamur pada daerah kuku. Kondisi ini disebut dengan Onikomikosis, biasanya bila Anda memiliki kebiasaan jarang menggunakan alas kaki maka akan mudah mengalami hal ini. 3.      Jempol kaki bengkak akibat asam urat Pada saat kadar asam urat dalam tubuh Anda berlebihan, maka sendi-sendi yang terletak di ujung anggota badan bisa mengalami serangan penyakit asam urat, terutama jempol kaki. Biasanya akan terjadi pembengkakan terutama pada jempol kaki. Rasanya sendi-sendi tubuh akan terasa sakit biasanya muncul sekitar 12-24 jam setelah makan makanan yang mengandung asam urat tinggi, kulit diatas sendi terlihat bengkak dan memerah. Apabila Anda sudah mengalami hal ini segera periksa kadar asam urat Anda dan bila memang tinggi maka Anda harus diet rendah purin dan minum obat untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh Anda. 4.      Tumit terasa sangat nyeri Jika Anda mengalami sakit luar biasa di tumit, bisa jadi Anda mengalami Plantar Fasciitis. yang berarti peradangan jaringan di sekitar daerah tumit yang menyebabkan rasa sakit. Saat Anda mengalami hal ini segera hindari menggunakan high heels terlalu tinggi dan gunakan sepatu atau alas kaki lain yang lembut untuk kaki Anda. 5.      Bulu kaki hilang Mungkin hal ini akan terdengar menyenangkan untuk para wanita, karena tidak perlu bersusah payah kembali untuk menghilangkan bulu kaki. Namun bila Anda mengalami bulu kaki yang tiba-tiba menipis dan hilang bisa jadi hal ini merupakan salah satu tanda pertama dari sirkulasi darah yang buruk. 6.      Kaki terasa nyeri dan kram Apabila Anda sering merasakan nyeri dan karam pada bagian kaki, Hal ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami kekurangan nutrisi terutama kalsium, kalium atau magnesium. Ada kemungkinan Anda juga mengalami kekurangan nutrisi yang lain, jadi lebih baik untuk mengunjungi dokter dan ahli gizi untuk mengetahui apa yang bisa dilakukan untuk membantu Anda. 7.      Kaki mengalami mati rasa Apabila Anda mengalami kaki yang terasa mati rasa bisa jadi ini merupakan tanda adanya masalah dengan aliran darah Anda dan gejala awal dari neuropati perifer, yang terpengaruh sistem saraf perifer Anda. Apabila Anda mengalami semua tanda-tanda diatas ada baiknya Anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Lebih baik mengetahui dari awal apa yang Anda alami sebenarnya sebelum penyakit berkembang semakin parah. Baca juga: Keuntungan Memakai Kaos Kaki Saat Tidur Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthline