Your browser does not support JavaScript!
 06 Nov 2014    12:00 WIB
Pompa Insulin Mengurangi Risiko Kematian Pada Kencing Manis
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 18.000 pasien yang memiliki penyakit kencing manis tipe 1 (suatu keadaan dimana penderita kencing manis yang membutuhkan insulin) menunjukkan bahwa penggunaan pompa insulin dibanding penggunaan suntikan insulin dapat mengurangi 29% angka kematian dan penurunan sekitar 43% risiko kardiovaskular yang fatal (yaitu penyakit jantung koroner atau stroke). Penelitian ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan Asosiasi Eropa untuk Studi Diabetes di Wina, Austria, dan disiapkan oleh Dr Soffia Gudbjornsdottir dari University of Gothenburg, Swedia dan rekan-rekan. Pompa insulin merupakan perangkat eksternal kecil yang menyediakan infus insulin secara kontinu untuk memenuhi kebutuhan insulin. Pemberian pompa insulin (infus insulin subkutan kontinu) telah diberikan selama lebih dari 30 tahun. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada pasien kencing manis tipe 1. Dilakukan perbandingan pada 2441 pasien yang menggunakan pompa insulin dan 15727 pasien dengan menggunakan suntikan insulin selama 7 tahun. Para peneliti menemukan bahwa pasien yang menggunakan pompa insulin terjadi penurunan risiko kematian sekitar 29% dibanding dengan menggunakan suntikan insulin setiap hari dan penurunan sekitar 43% risiko kardiovaskular yang fatal (yaitu penyakit jantung koroner atau stroke). Para peneliti menyimpulkan: “Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan pompa insulin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan angka kematian dibandingkan penggunaan suntikan insulin”. Mereka menambahkan: “Penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan dengan menggunakan pompa insulin pada penderita kencing manis tipe 1 menguntungkan untuk mengurangi risiko komplikasi jangka panjang. Namun penting untuk dicatat bahwa seseorang yang menggunakan pengobatan pompa insulin harus mampu dan bersedia menggunakan pompa insulin tersebut”. medicalnewstoday