Your browser does not support JavaScript!
 19 Dec 2019    16:00 WIB
Selain Lezat, Keju Menyimpan Banyak Manfaat Untuk Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam KejuKeju mengandung banyak lemak dan kalsium. Keju juga mengandung protein, berbagai vitamin, karbohidrat, dan berbagai nutrisi lainnya. Keju merupakan sumber zat besi yang dapat mencegah terjadinya anemia, badan terasa lemah, batuk, dan membantu pembentukan hemoglobin. Selain itu, keju juga mengandung natrium yang berperan penting dalam pengaturan tekanan darah di dalam tubuh, di mana kekurangan natrium dapat menyebabkan penurunan berat badan dan pusing. Keju juga mengandung vitamin B12, seng, fosfor, dan vitamin B2.1.  Membantu Menguatkan Tulang dan Mencegah KankerKeju mengandung cukup banyak kalsium yaitu 100-200 mg kalsium setiap 100 gramnya, yang dapat membuat tulang semakin kuat. Kalsium juga dapat membantu mencegah terjadinya osteoporosis dan berbagai gangguan tulang lainnya. Keju juga dapat meningkatkan kepadatan tulang anda. Mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang sesuai dapat membantu mencegah terjadinya kanker ovarium (indung telur) dan kanker payudara. Karena keju mengandung CLA (asam linoleat terkonjugasi) yang merupakan kunci untuk melawan kanker.2.  Membuat Kulit Lebih BersinarKeju mengandung vitamin B yang dapat membantu metabolisme sel, sehingga dapat membantu pertumbuhan sel-sel tubuh, yang membuat kulit lebih bersinar dan membantu menghilangkan noda hitam pada kulit.3.  Membantu Menjaga Kesehatan GigiSeperti telah disebutkan sebelumnya, keju mengandung cukup banyak kalsium, sehingga dapat membantu menjaga kekuatan gigi anda dan mencegah terbentuknya lubang pada gigi. Kalsium juga membantu pembentukan plak pada gigi dan memicu pembentukan air liur sehingga dapat mengurangi bakteri di dalam mulut anda. 4.  Membantu Meningkatkan Berat BadanKeju mengandung banyak kalori dan sekitar 50% terdiri dari lemak. Oleh karena itu, keju dapat membantu meningkatkan berat badan anda. Akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak keju dapat memicu terjadinya berbagai gangguan kesehatan. Oleh karena itu, konsumsilah diet sehat dan mengkonsumsi keju dengan bijaksana dapat membantu menjaga kesehatan anda.5.  Membuat Tidur Lebih NyenyakKeju telah terbukti secara ilmiah dapat memicu rasa kantuk dan mencegah terjadinya insomnia. Keju mengandung triptofan (sejenis asam amino) yang dapat mengurangi rasa stress dan membantu anda tidur lebih nyenyak.6.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari keju bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu pertumbuhan jaringan mata dan mencegah terjadinya degenerasi makula (kebutaan yang terjadi akibat kerusakan pada retina)•  Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu kerja sistem pencernaan, dan mencegah terjadinya sembelitPenderita hipertensi (tekanan darah tinggi), obesitas, dan orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi dianjurkan untuk membatasi konsumsi keju karena keju mengandung banyak lemak.Sumber: foodtofitness
 15 Mar 2019    16:00 WIB
5 Alasan Mengapa Susu Skim Tidak Baik Untuk Kesehatan
Karena gaya hidup modern yang kita jalani sekarang ini, kita cenderung memilih makanan dan minuman yang tersedia dalam bentuk kemasan dan membeli produk-produk yang mencantumkan label rendah lemak didalam kemasannya. Banyak orang mengganti jenis susu yang mereka konsumsi menjadi susu skim dan berpikir akan lebih sehat, tetapi apakah benar? Apakah susu skim memiliki efek samping?   Berikut adalah alasan mengapa susu skim tidak sehat untuk Anda:1.  Rendah Kandungan Vitamin ASaat komposisi lemak dikeluarkan dari susu, kandungan vitamin A didalam susu akan menurun dengan drastis. Hal ini terjadi karena vitamin A adalah jenis vitamin yang larut lemak. Saat Anda tidak mendapat suplay vitamin A yang cukup, maka tubuh akan mengambilnya dari hati dan hal ini akan menyebabkan turunnya persediaan vitamin A tubuh. 2.  Dapat Menurunkan FertilitasBanyak mengkonsumsi susu rendah lemak atau susu skim dapat menghambat ovulasi pada wanita. Sangat penting untuk kita mendapat asupan dari produk susu utuh sehingga tidak ada kandungan vitamin yang hilang, terutama pada masa kehamilan atau jika Anda ingin memiliki anak. Susu skim atau susu rendah lemak tidak menyediakan lemak penting untuk tubuh, kalsium dan vitamin yang juga diperlukan oleh tubuh. 3.  Menyebabkan Proses Inflamasi di Pembuluh DarahSusu skim mungkin memiliki kandungan gizi yang baik dan memiliki manfaat kesehatan yang sama seperti yang dijanjikan oleh susu biasa. Tetapi susu dalam bentuk cenderung membentuk produk nitrat solid yang dapat membentuk endapan dan menyebabkan inflamasi pada pembuluh darah. 4.  Kurang Vitamin KSusu skim juga tidak mengandung jumlah vitamin K yang memadai seperti pada susu biasa. Jika Anda ingin memperoleh vitamin K dalam jumlah memadai, maka Anda harus mengkonsumsi susu skim dibarengi dengan sepotong butter atau sepotong keju. Tetapi dengan melakukan hal tersebut justru akan merusak tujuan awal meminum susu skim. Anda meminum susu skim dengan tujuan menurunkan berat badan, tetapi akan percuma jika Anda tidak mendapat tingkat vitamin K yang mencukupi. 5.  Dapat Menyebabkan Penyakit JantungSaat lemak jenuh dikeringkan dari susu skim dengan tujuan mengurangi kadarnya dan memanaskannya dalam suhu sangat tinggi dan kemudian ditekan, maka banyak nutrisi akan rusak. Faktanya, kebanyakan aspek nutrisi dari susu, seperti lemak jenuh akan hilang karena proses ini, dan menyebabkan kolesterol tetap mengendap didalam arteridan meningkatkan resiko terkena stroke dan serangan jantung.   Sumber: magforwomen
 20 Dec 2018    16:00 WIB
Berapa Banyak Keju Yang Harus Dimakan Anak-Anak ?
Keju, hampir semua orang menyukai makanan yang satu ini karena rasanya yang asin dan juga gurih membuat beberapa orang merasa ketagihan untuk terus memakannya. Kemudian apabila Anda rutin konsumsi maka pertanyaan berikut adalah apakah keju aman untuk dikonsumsi? Apabila aman berapa banyak kebutuhan keju yang dapat dikonsumsi setiap harinya. Terutama untuk Anda para ibu, banyak ibu yang memberi keju sebagai pengganti garam, karena garam berlebih tidak baik untuk anak.   Berikut Kebutuhan Keju Untuk Anak: Untuk usia 1-5 Tahun: Keju merupakan sumber energi, protein,  kalsium dan vitamin A yang baik. Satu porsi keju sama dengan 1/3 porsi susu dan produk susu yang dibutuhkan anak setiap harinya. Kebutuhan keju untuk anak usia 1-5 tahun adalah 15-20 gram keju parut itu sekitar 1-2 sendok makan keju parut. Untuk keju lembut sekita4 20-25 gram. Jangan lupa keju mengandung lemak jenuh, sehingga Anda harus memperhatikan ukuran yang sesuai untuk anak Dibawah 5 tahun, jangan berikan bayi Anda keju yang tidak dipasteurisasi karena mengandung bakteri yang dapat membuat bayi sakit. Dianjurkan untuk anak 1-3 tahun tidak boleh makan garam lebih dari 2 gram dalam sehari. Boleh meningkat sampai 3 gram untuk usia 4-6 tahun. Untuk Anak Usia Sekolah: Keju masih merupakan sumber energi, protein, kalsium dan vitamin A yang baik. Anak pada usia membutuhkan lebih sedikit energy dari lemak (hal ini sama dengan orang dewasa). Karena itu sangat penting untuk menjaga asupan harian makan anak. Gunakan produk susu rendah lemak dan memperhatikan kandungan garam dalam makanan yang Anda berikan kepada anak. Dianjurkan untuk anak usia 7-10 tahun jangan konsumsi garam lebih dari 5 gram dalam sehari dan ditingkatkan menjadi 6 gram untuk anak usia 11 tahun keatas. Baca juga: 6 Alasan Mengapa Keju Menyehatkan Tubuh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: childrensfood
 17 Oct 2017    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Setelah Berusia 65 Tahun
Orang lanjut usia memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami keracunan makanan dan beberapa jenis makanan juga lebih sering menyebabkan terjadinya keracunan makanan daripada makanan lainnya. Beberapa jenis makanan dapat menyebabkan keracunan makanan karena makanan tersebut mengandung kuman tertentu. Sebagian besar orang yang sehat dapat sembuh dari keracunan makanan tanpa pengobatan, akan tetapi orang lanjut usia, terutama yang berusia lebih dari 65 tahun lebih rentan terhadap keracunan makanan ini karena penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh anda pun lebih sulit melawan berbagai kuman, akibatnya keracunan makanan pun dapat membahayakan jiwa anda. Gejala keracunan makanan biasanya lebih berat pada orang yang berusia lebih dari 65 tahun daripada orang lain yang berusia lebih muda dan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi berbahaya seperti dehidrasi. Selain itu, orang lanjut usia juga membutuhkan waktu penyembuhan yang lebih lama. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala keracunan makanan. Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan keracunan makanan terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti orang lanjut usia, orang dengan gangguan kesehatan tertentu, wanita hamil, bayi, dan anak kecil1.  Beberapa Jenis KejuDianjurkan agar anda menghindari konsumsi berbagai jenis keju seperti brie, camembert, soft blue cheese (danish blue, gorgonzola, dan roquefort), serta berbagai jenis keju lainnya yang tidak melalui proses pasteurisasi. Keju-keju ini lebih berbahaya bila dikonsumsi oleh orang lanjut usia karena keju ini tidak terlalu asam dan lebih lembab daripada keju lainnya, yang membuat mereka lebih mudah ditumbuhi oleh berbagai kuman penyebab keracunan makanan, terutama listeria. Memasak keju-keju ini dapat membunuh bakteri di dalamnya.2.  Telur Mentah atau Telur Setengah MatangHindarilah mengkonsumsi makanan yang mengandung telur mentah atau telur setengah matang seperti mayonnaise buatan sendiri dan berbagai jenis minuman yang menggunakan telur mentah untuk menambah stamina karena mungkin mengandung salmonella yang dapat menyebabkan terjadinya keracunan makanan. Masaklah telur hingga bagian kuning maupun putih telurnya matang untuk mencegah terjadinya berbagai gangguan makanan. Jika anda ingin mengkonsumsi makanan yang mengandung telur mentah atau telur setengah matang, akan lebih aman bila anda menggunakan telur yang telah dipasteurisasi.3.  Makanan Mentah atau Setengah MatangBerhati-hatilah saat anda mengkonsumsi makanan yang dibakar atau saat mengikuti acara baberque karena mungkin terdapat makanan yang masih mentah atau setengah matang, terutama daging ayam, sosis, burger, atau daging sapi yang dapat mengandung berbagai kuman penyebab keracunan makanan, seperti salmonella, campylobacter, dan E. coli. Pastikan anda memasak berbagai jenis daging hingga matang (tidak terdapat bagian berwarna merah muda atau darah) dan ingatlah untuk mencuci tangan anda serta peralatan masak anda setelah mengolah daging mentah untuk mencegah penularan kuman-kuman berbahaya.Berbagai jenis kerang, udang, lobster, kepiting, dan berbagai makanan laut mentah lainnya dapat mengandung berbagai bakteri dan virus berbahaya yang dapat menyebabkan terjadinya keracunan makanan. Sushi, sashimi, dan berbagai makanan lainnya yang dibuat dengan menggunakan ikan mentah harus diwaspadai karena kadangkala ikan mengandung cacing yang dapat membuat anda sakit, akan tetapi membekukan ikan dapat membunuh cacing ini dan membuat ikan mentah aman untuk di makan. Bekukanlah ikan mentah selama setidaknya 4 hari sebelum mengkonsumsinya.4.  SusuJangan mengkonsumsi susu mentah atau susu yang belum dipasteurisasi.Sumber: nhs
 29 Nov 2016    08:00 WIB
Makanan Ini Bisa Bantu Naikkan Tekanan Darah Lho…
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa garam dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Selain garam, ternyata ada banyak makanan lain yang juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda lho! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang dapat membuat tekanan darah Anda meningkat.   Makanan Olahan Sebagian besar garam yang Anda konsumsi berasal dari berbagai jenis makanan siap saji, makanan olahan, dan makanan restoran. Beberapa jenis makanan olahan yang mengandung banyak garam adalah berbagai jenis makanan kalengan, saos tomat, sup kalengan, kacang hitam kalengan, daging olahan, dan makanan beku.   Susu dan Produknya Walaupun susu mengandung banyak kalsium, akan tetapi susu juga mengandung natrium. Satu cup susu rendah lemak mengandung sekitar 100 mg natrium. Beberapa jenis keju juga mengandung banyak garam. Pilihlah keju yang mengandung 140 mg natrium atau kurang setiap porsinya. Keju mozzarella dan keju swiss merupakan jenis keju yang mengandung paling sedikit natrium.   Roti Isi (Sandwich) Roti isi atau yang lebih dikenal dengan nama sandwich merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak garam lho! Roti, daging isi, saus, dan acar yang menyusun roti sandwich merupakan berbagai jenis makanan yang mengandung banyak natrium (garam).   Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan   Minuman Beralkohol Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, dianjurkan agar seorang pria tidak mengkonsumsi lebih dari 2 gelas minuman beralkohol setiap harinya dan tidak lebih dari 1 gelas minuman beralkohol setiap harinya bagi seorang wanita.   Gula Tambahan Gula tambahan yang ada di dalam berbagai jenis makanan olahan, terutama fruktosa dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, gangguan jantung, dan stroke; bahkan lebih tinggi daripada garam.   Minuman Energi Karena berbagai jenis minuman energi mengandung kafein dan gula, maka minuman ini dapat menyebabkan perubahan tekanan darah. Akan tetapi, perubahan tekanan darah ini biasanya bersifat sementara. Namun, minuman energi biasanya juga mengandung stimulan dan suplemen yang dapat meningkatkan tekanan darah. Salah satunya adalah ginseng yang dapat menurunkan tekanan darah bila dikonsumsi dalam dosis tinggi, tetapi akan meningkatkan tekanan darah bila dikonsumsi dalam dosis normal. Oleh karena itu, jangan mengkonsumsi ginseng bila Anda memiliki tekanan darah tinggi, kecuali bila disarankan demikian oleh dokter Anda.   Ikan dan Makanan Laut Beku Tahukah Anda bagaimana cara ikan dan makanan laut beku diawetkan? Salah satunya adalah dengan direndam dalam larutan garam. Hal ini dapat meningkatkan kandungan natrium di dalamnya. Sebagai contoh adalah udang segar biasanya mengandung sekitar 224 mg natrium untuk setiap 100 gramnya, tetapi udang beku yang telah diawetkan dengan larutan garam untuk menjaganya tetap segar dapat mengandung 566 mg natrium untuk setiap 100 gramnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: nextavenue  
 21 May 2014    07:00 WIB
6 Alasan Mengapa Keju Menyehatkan Tubuh
Karena kandungan lemak didalamnya, banyak orang menghindar untuk konsumsi keju dan mentega. Tetapi tahukah Anda jika keju juga dapat menyehatkan tubuh Anda? Berikut ini adalah 6 alasan mengapa keju baik untuk kesehatan Anda.1.  Mengurangi gejala pre-menstruasiKebanyakan wanita mengalami gangguan menjelang masa menstruasi. Dengan mengkonsumsi keju dapat mengurangi gejala-gejala PMS. Kandungan kalsium didalam keju dapat mengurangi gejala kram dan nyeri yang berhubungan dengan PMS. 2.  Baik untuk masalah gigiKarena keju mengandung kalsium membuat keju baik untuk kesehatan gigi Anda. selain itu kandungan laktosa didalam keju dapat mencegah munculnya sakit pada gigi. 3.  Untuk kesehatan tulangBanyak wanita yang mengalami nyeri sendi dan nyeri otot di usia pertengahan. Karena keju mengdung kalsium sehingga baik untuk dikonsumsi untuk wanita menjelang masa menopause untuk mencegah terjadinya radang sendi danjuga osteoporosis. 4.  Dapat digunakan untuk meningkatkan berat badanKandungan nutrisi dapat digunakan untuk meningkatkan berat badan. Kandungan lemak, protein, dan mineral yang ada di keju dapat digunakanuntuk meningkatkan berat badan. Jika Anda memang ingin meningkatkan berat badan secara menyehatkan maka Anda bisa mengkonsumsi keju sesuai dengan porsi yang dianjurkan 5.  Membantu meningkatkan metabolismeKeju menyehatkan karena dapat meningkatkan tingkat metabolisme tubuh. Selain itu juga keju dapat meningkatkan imunitas. Mengkonsumsi keju dua sampai tiga kali seminggu dapat meminimalisir gangguan tidur. 6.  Membantu mengurangi gejala migrain dan sakit kepalaKandungan kalsium didalam tulang selain dapat menyehatkan tulang juga dapat membantu menurunkan nyeri yang disebabkan oleh serangan migrain. Selain itu keju juga dapat mengurangi gejala nyeri kepala tension. Jadi mengkonsumsi keju secara teratur akan sangat bermanfaat untuk Anda yang sering mengalami nyeri kepala.Sumber: magsforwomen