Your browser does not support JavaScript!
 07 Jan 2020    08:00 WIB
Warna Pita Untuk Kanker Kelenjar Getah Bening dan Kanker Lainnya
Anda mungkin sudah mengetahui bahwa beberapa penyakit seperti HIV dan kanker tertentu memiliki "warna pitanya" sendiri. Namun ternyata masih ada banyak warna pita lainnya untuk berbagai jenis kanker. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja warna pita bagi kanker kelenjar getah bening dan beberapa jenis kanker lainnya.   Kanker Payudara Pita untuk kanker payudara berwarna merah muda, diperingati setiap bulan Oktober. Walaupun angka kematian akibat kanker payudara sudah menurun dan angka ketahanan hidupnya meningkat, namun kanker payudara tetap menduduki peringkat pertama sebagai kanker yang paling sering menyebabkan kematian pada wanita.   Kanker Karsinoid Pita untuk kanker karsinoid berwarna hitam putih seperti zebra, diperingati setiap bulan November. Kanker karsinoid merupakan salah satu jenis kanker yang kurang "terkenal". Tumor karsinoid biasanya berkembang dengan lambat dan biasanya berasal dari sistem endokrin, tetapi sebenarnya dapat muncul di bagian tubuh mana pun. Tumor ini sangat fatal tetapi karena ia berkembang dengan lambat, maka penderita biasanya dapat bertahan hidup cukup lama.   Kanker Anak Pita untuk kanker anak berwarna emas, diperingati setiap bulan September. Menurut National Cancer Institute di Amerika, jenis kanker yang paling sering mengenai anak-anak adalah leukemia limfositik akut, neuroblastoma, kanker otak, dan kanker sistem saraf lainnya.   Limfoma Hodgkin Pita untuk limfoma Hodgkin berwarna violet, diperingati setiap bulan September. Limfoma Hodgkin merupakan kanker yang menyerang kelenjar getah bening, yang merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh. Kanker ini lebih jarang ditemukan dibandingkan dengan limfoma non Hodgkin.   Limfoma Non Hodgkin Pita untuk limfoma non Hodgkin berwarna kehijauan seperti jeruk nipis, diperingati setiap bulan September. Leukemia dan limfoma merupakan 2 jenis kanker berbeda yang berhubungan dengan darah.   Leiomiosarkoma Pita untuk leiomiosarkoma berwarna ungu, diperingati setiap tanggal 15 Juli. Leiomiosarkoma merupakan jenis kanker yang langka yang mengenai jaringan lunak otot-otot halus. Kanker jenis ini sering ditemukan pada rahim, usus halus, lambung, dan perut. Pengobatan untuk kanker ini biasanya sulit. Kanker biasanya agresif dan tidak beraturan.    Melanoma dan Kanker Kulit Pita untuk melanoma dan kanker kulit berwarna hitam, diperingati setiap bulan Mei. Kanker kulit merupakan jenis kanker yang paling sering ditemukan di Amerika Serikat. Melanoma merupakan jenis kanker kulit yang paling mematikan.   Baca juga: Benarkah Makan Sehat Bisa Cegah Kanker???   Kanker Tiroid Pita untuk kanker tiroid berwarna teal, merah muda, dan biru, diperingati setiap bulan September. Tiroid merupakan kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak pada leher bagian depan. Kanker tiroid merupakan jenis kanker yang cukup sering ditemukan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthline
 02 Jan 2020    11:00 WIB
Tanda dan Gejala Kanker Payudara Pada Pria
Seperti wanita yang memiliki jaringan payudara dan kelenjar yang berkembang selama masa pubertas, pria juga memiliki jaringan payudara tetapi perkembangannya tidak lengkap dan juga tidak berkembang sebagaimana wanita. Tetapi sejumlah kecil dari jaringan payudara yang ada pada pria juga dapat menimbulkan kanker payudara. Kondisi ini memang sangat jarang terjadi, yaitu sebanyak satu dari seribu pria. Baik pada pria maupun wanita, kanker payudara sama-sama membahayakan. Artikel ini akan membahas mengenai gejala awal kanker payudara pada pria yang harus diperhatikan. Kebanyakan dari gejala ini muncul pada pria berusia 60-70 tahun, tetapi bukan tidak mungkin terjadi diusia berapapun. Berikut adalah beberapa tanda awal dari kanker payudara pada pria. Benjolan atau Massa yang tidak Terasa SakitGejala awal kanker payudara pada pria adalah terbentuknya massa atau benjolan yang tidak menimbulkan rasa sakit. Massa ini secara umum ada di belakang puting susu atau disekitarnya. Massa ini dapat dirasakan oleh tangan kosong. Jika Anda menemukan tanda ini sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Perdarahan Keluar dari Puting Gejala awal lain dari kanker payudara pria adalah keluarnya cairan atau darah atau cairan putih dari puting. Hal ini merupakan tanda serius yang tidak boleh diacuhkan begitu saja. Keluarnya darah dari puting payudara merupakan tanda adanya kanker berat baik untuk pria maupun wanita. Kelemahan dan KelelahanSama seperti gejala kanker lainnya, tanda awal kanker payudara pria juga termasuk kelemahan dan rasa pegal di tubuh. Sel kanker dapat bermultiplikasi dengan cepat dan menyebabkan tubuh merasa sangat lelah. Tubuh akan kehilangan energi dan mengalami penurunan metabolisme. Pegal-pegal juga dapat menjadi tanda dehidrasi. Penurunan Berat Badan dan Nafsu MakanPenurunan berat badan merupakan salah satu tanda awal dari kanker payudara pria. Tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan seperti sebelumnya. Tubuh juga kehilangan kemampuannya mencerna makanan sehingga menyebabkan penurunan nafsu makan. Tubuh tidak Berfungsi dengan BaikSering terjadi kanker payudara pada pria tidak dapat terdeteksi dan sel kanker sudah menyebar dengan cepat pada organ lain. Fungsi tubuh juga semakin berkurang dan menyebabkan gangguan pada kesehatan. Sel kanker dapat menyebar pada organ seperti prostat dan hati. Baca juga : Menghidari Kanker MulutSumber: boldsky
 31 Dec 2019    08:00 WIB
Sehat Atau Enggak Bisa Dilihat Dari Tinja Lho!
Selain seks, hal lainnya yang juga merupakan hal yang sangat privasi bagi setiap orang adalah saat buang air besar! Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sisa makanan Anda tersebut ternyata juga dapat memberitahu berbagai gangguan kesehatan yang Anda miliki? Adanya perubahan pada bentuk, konsistensi, dan frekuensi pembuangan zat sisa Anda tersebut; dapat merupakan gejala dari beberapa penyakit seperti penyakit Crohn, irritable bowel syndrome, kanker usus besar, atau penyumbatan (obstruksi) usus. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal mengenai tinja yang ternyata ada hubungannya dengan keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan.   Baca juga: Perubahan Warna Pada Tinja, Berbahayakah?   BAB yang Lancar Adalah Sebuah Berkah Sebenarnya berapa kali buang air besar yang normal setiap harinya? Menurut para peneliti di Jepang, rata-rata pria sehat buang air besar 1 kali sehari. Akan tetapi, bukan berarti setiap orang sehat pasti hanya buang air besar 1 kali setiap harinya, Hal ini dikarenakan aktivitas sistem pencernaan setiap orang berbeda. Karena pergerakan usus besar setiap orang sedikit berbeda, maka frekuensi normal BAB setiap orang pun dapat bervariasi, mulai dari 3 kali sehari hingga 3 kali seminggu. Yang perlu dikhawatirkan adalah bila kebiasaan buang air besar Anda tiba-tiba berubah, baik dalam hal konsistensi, bentuk, maupun frekuensi. Bentuk dan konsistensi tinja yang normal adalah berbentuk seperti rangkaian sosis lunak. Tinja yang lebih keras atau lebih lunak daripada ini dapat merupakan tanda adanya suatu gangguan pada pencernaan Anda seperti irritable bowel syndrome, penyakit Crohn, obstruksi usus, kanker usus besar, atau bahkan kanker lambung.   Diare Dapat Disebabkan Oleh Banyak Hal Segala sesuatu, mulai dari makanan hingga berbagai jenis obat-obatan dapat memicu terjadinya perubahan kadar hormonal dan refleks saraf yang dapat mengaktivasi kerja usus Anda (membuat usus Anda bergerak lebih cepat). Bila Anda langsung mengalami diare saat mengkonsumsi suatu makanan tertentu, maka hal ini dapat merupakan pertanda bahwa Anda mengalami suatu reaksi alergi terhadap makanan tersebut. Selain itu, merasa stress juga dapat memicu terjadinya peningkatan kerja usus, yang membuat Anda lebih sering buang air besar alias diare.   Jangan Remehkan Rasa Nyeri di Bokong Berbeda dengan beberapa bagian tubuh lainnya yang dapat mengalami gangguan tanpa menimbulkan gejala apapun, bokong Anda pasti menimbulkan suatu gejala bila ada suatu gangguan di dalamnya. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan anus (dubur) dan area sekitarnya merupakan bagian paling sensitif pada tubuh Anda, di mana anus harus dapat membedakan antara gas, cairan, dan benda padat untuk menentukan mana yang boleh dikeluarkan dan mana yang tidak boleh dikeluarkan.   Tinja yang Tidak Berwarna Kecoklatan Tidaklah Normal Warna tinja yang sedikit berubah biasanya masih termasuk normal, terutama bila masih berada dalam kisaran warna kecoklatan. Akan tetapi, bila warnanya berubah menjadi warna lainnya, maka Anda pun perlu mengingat-ingat makanan apa saja yang telah Anda makan sehingga warna tinja Anda berubah. Beberapa jenis makanan yang dapat mengubah warna tinja Anda adalah bit, bayam, buah naga, dan berbagai jenis makanan lainnya yang mengandung pewarna makanan. Akan tetapi, warna tinja Anda mungkin tidak akan sama dengan warna makanan yang Anda konsumsi karena adanya campuran dari enzim pencernaan yang dapat mengubah warna. Selain makanan, beberapa jenis obat-obatan juga dapat mengubah warna tinja Anda seperti antasida, beberapa jenis antibiotika, dan pengobatan tuberkulosis. Akan tetapi, perubahan warna pada tinja ini juga dapat disebabkan oleh suatu gangguan kesehatan seperti radang usus besar, perdarahan lambung, penyakit Crohn, atau bahkan kanker usus besar. Oleh karena itu, perhatikanlah bentuk, warna, konsistensi, dan frekuensi buang air besar Anda setiap harinya.   Posisi BAB yang Salah Picu Sembelit Anda tentunya telah sering melihat desain toilet modern sekarang ini bukan? Sekarang ini, kloset jongkok telah banyak digantikan oleh kloset duduk untuk alasan kenyamanan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa hal tersebut justru membuat proses buang air besar Anda menjadi lebih sulit? Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang, orang yang buang air besar dengan posisi jongkok dapat melakukan kegiatan pribadinya tersebut dengan lebih baik dan tidak terlalu sulit dibandingkan dengan orang yang melakukan hal tersebut dalam posisi duduk. Hal ini dikarenakan pada posisi jongkok, posisi usus besar Anda akan menjadi lurus sehingga tinja pun lebih mudah dikeluarkan.   Sering Menahan Keinginan BAB Justru Sebabkan Sembelit Tahukah Anda bahwa saat Anda menahan keinginan Anda untuk buang air besar, maka rektum, suatu bagian usus besar akan mengembalikan tinja yang sebenarnya akan dikeluarkan tersebut ke dalam usus sigmoid, di mana proses penyerapan cairan dari dalam tinja akan kembali terjadi sehingga tinja pun menjadi lebih keras. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak menahan keinginan Anda untuk BAB bila memungkinkan sehingga resiko terjadinya wasir, robekan anus, dan divertikulosis pun dapat menurun.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: menshealth
 16 Dec 2019    18:00 WIB
Manfaat Brokoli Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam BrokoliSetiap 100 gram brokoli hanya mengandung 35 kalori. Brokoli merupakan sayuran yang kaya akan vitamin C dan serat. Selain itu, brokoli juga mengandung beta karoten, protein, magnesium, kalsium, zat besi, dan seng.1.  Mencegah KankerBrokoli mengandung glukorafanin yang akan dibuah oleh tubuh menjadi sulforafan yang merupakan suatu agen anti kanker. Dianjurkan untuk mengkonsumsi brokoli  mentah karena kadar sulforafan akan menurun bila brokoli dimasak. Selain itu, brokoli juga mengandung selenium dan diindolilmetan yang juga merupakan agen anti kanker yang dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Indol 3-karbinol di dalam brokoli juga dapat membantu memperbaiki DNA di dalam sel-sel tubuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Berbagai jenis kanker yang dapat dicegah dengan mengkonsumsi brokoli adalah kanker payudara dan kanker prostat.2.  Menurunkan Tekanan DarahBrokoli merupakan sumber magnesium dan kalsium yang dapat membantu mengatur tekanan darah. Glukorafanin di dalam brokoli juga dapat meningkatkan berbagai agen antioksidan di dalam jaringan tubuh. Brokoli juga mengandung agen anti inflamasi (anti radang) dan dapat membantu merelaksasi otot-otot jantung dan pembuluh darah arteri.3.  Melindungi Otot Jantung dan Pembuluh DarahBrokoli mengandung banyak serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh dan mengandung agen anti inflamasi (sulforafan) yang dapat membantu mengurangi kerusakan dinding pembuluh darah. Beta karoten di dalam brokoli juga dapat membantu mencegah terjadinya kerusakan seluler pada otot-otot jantung dan pembuluh darah.4.  Meningkatkan Sistem Kekebalan TubuhBrokoli mengandung berbagai jenis antioksidan, seperti karoten dan berbagai mineral yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda.5.  Menutrisi KulitBrokoli mengandung banyak vitamin C dan antioksidan yang dapat membantu mencegah proses penuaan, pembentukan keriput, dan pigmentasi (noda hitam) pada kulit. Berbagai antioksidan ini juga dapat membantu mencegah pembentukan radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kulit dan kanker. Glukorafanin di dalam brokoli dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan membantu kulit memperbaiki dirinya sendiri. Glukorafanin, glukonasturtiin, dan glukobrassicin dapat membantu dalam proses detoksifikasi tubuh.6.  Menjaga Kesehatan MataBrokoli merupakan sumber karotenoid, kaya lutein dan zeaxanthin yang dapat membantu mencegah terjadinya degenerasi makula akibat penuaan pada mata.7.  Membantu Kerja Sistem PencernaanTingginya serat di dalam brokoli dapat membantu proses pencernaan anda. Serat ini dapat memperlancar buang air besar dan mencegah rasa lapar. Isotiosianat di dalam brokoli juga dapat membantu melindungi dinding lambung dan mencegah pertumbuhan bakteri di dalam dinding lambung.8.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari brokoli bagi kesehatan adalah:•  Menguatkan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis (kalsium dan vitamin K)•  Membantu menjaga kesehatan sistem saraf dan meningkatkan fungsi serta aktivitas otak (kalium)•  Membantu menetralisir keasaman di dalam tubuh (bersifat basa)•  Membantu mengurangi gejala alergi dan kerusakan kulit (flavonoid, agen anti inflamasi)Sumber: foodtofitness
 12 Dec 2019    11:00 WIB
Prediabetes Dapat Tingkatkan Resiko Terjadinya Kanker, Benarkah?
Tahukah Anda bahwa ternyata menderita prediabetes berhubungan dengan peningkatan resiko terjadinya kanker? Sebuah meta-analisis dari 16 penelitian menunjukkan bahwa prediabetes dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker hingga 15%. Prediabetes merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah Anda berada di antara kadar gula darah normal dan kadar gula darah seorang penderita diabetes. Pada penelitian ini, para peneliti memfokuskan penelitiannya pada dua jenis prediabetes, yaitu gangguan kadar gula darah puasa dan gangguan toleransi glukosa. Keduanya merupakan suatu keadaan di mana seseorang memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi dari normal tetapi tidak cukup tinggi untuk disebut sebagai diabetes. Berbagai penelitian sebelumnya telah menemukan adanya hubungan antara prediabetes dengan kanker, akan tetapi tidak berhasil menyimpulkan sesuatu. Oleh karena itu, para peneliti pun kembali menganalisis hasil dari sekitar 16 buah penelitian mengenai hubungan antara prediabetes dengan kanker. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 890.000 orang yang berasal dari Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika. Hal ini membuat para peneliti dapat mengendalikan berbagai faktor resiko lainnya seperti usia, indeks massa tubuh, ras, dan berbagai faktor lainnya untuk mengetahui secara pasti apa hubungan antara prediabetes dan kanker. Para peneliti kemudian menemukan bahwa prediabetes ternyata dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis kanker hingga sekitar 15%.  Para peneliti juga menemukan bahwa prediabetes dapat secara signifikan meningkatkan resiko terjadinya beberapa jenis kanker seperti kanker lambung, kanker usus besar (kolorektal), kanker hati, kanker pankreas, kanker payudara, dan kanker rahim. Selain itu, walaupun tidak cukup signifikan, prediabetes juga dapat meningkatkan resiko terjadinya beberapa jenis kanker lainnya seperti kanker paru, kanker prostat, kanker ovarium (indung telur), kanker ginjal, dan kanker kandung kemih. Baik gangguan kadar gula darah puasa maupun gangguan toleransi glukosa dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis kanker di atas. Mengapa hal ini dapat terjadi? Para peneliti menduga hal ini mungkin disebabkan oleh keadaan hiperglikemia kronik (tingginya kadar gula darah dalam jangka waktu lama) dan berbagai gangguan lain yang berhubungan dengannya merupakan suatu faktor karsinogenik (dapat memicu terjadinya kanker). Teori lainnya adalah berhubungan dengan tingginya kadar insulin di dalam darah. Resistensi insulin pada seorang penderita prediabetes membuat tubuh harus melepaskan lebih banyak insulin untuk menurunkan kadar gula darah. Tingginya kadar insulin ini dapat menyebabkan sel-sel kanker menjadi bertumbuh dan bertambah banyak. Teori ketiga adalah berhubungan dengan faktor genetika. Para ahli menduga bahwa telah terjadi suatu mutasi genetik yang membuat beberapa orang tertentu menjadi lebih rentan terhadap kanker dan prediabetes. Peningkatan kasus diabetes dan prediabetes di masa sekarang ini memang cukup mengkhawatirkan, akan tetapi perubahan gaya hidup dan diet sehat serta seimbang dapat mencegah terjadinya prediabetes dan diabetes.       Sumber: womenshealthmag
 06 Dec 2019    18:00 WIB
5 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Bayam Lebih Banyak
Bayam adalah jenis makanan yang memiliki kalori sangat rendah, tinggi serat dan diperkaya berbagai sumber nutrisi penting. Hal inilah menjadikan bayam sebagai makanan super diantara jenis sayur-sayuran lain. Manfaat bayam sangat banyak mulai untuk kesehatan kulit, rambut sampai pada pembentukan tulang yang kuat. Bayam juga merupakan sumber potasium, zat besi, magnesium dan vitamin A,K,D dan E. Anda bisa mengkonsumsi bayam dalam bentuk salad, sayiran dan juga smoothies. Berikut adalah 5 alasan untuk memakan bayam lebih banyak lain. Mencegah terjadinya kankerBayam mengandung flavonoid yang diketahui sebagai zat anti kanker. Flavonoid dapat memperlambat pembelahan sel pada bagian perut manusia dan juga dapat memperkecil sel kanker pada kanker kulit. Bayam juga diketahui dapat melindungi tubuh dari kanker prostat. Kesehatan mataKarotenoid di dalam bayam seperti lutein dan zeaxanthin dapat membantu menjaga kesehatan mata anda. Karotenoid ini dapat mencegah terjadinya berbagai gangguan mata seperti degenerasi makula, fotofobia, dan katarak. Kesehatan tulangBayam merupakan sumber vitamin K, kalsium dan magnesium. Mutrisi ini sangat penting untuk kesehatan tulang. Kesehatan kulitKandungan vitamin A yang terkandung dalam bayam dapat melembabkan kulit di bagian epidermis sehingga dapat melawan melawan berbagai penyakit kulit seperti jerawat, keriput. Meningkatkan imunitas tubuhDengan memakan bayam akan meningkatkan kadar sel darah putih sehingga imunitas tubuh Anda juga akan meningkat. Sel darah putih akan melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Melawan kelelahanSaat membicarakan tentang melawan kelelahan, bayam mempunyai efek yang lebih baik dibandingkan kafein. Memakan bayam juga dapat meningkatkan energi tubuh karena bayam dapat meningkatkan peredaran oksigen didalam tubuh.Sumber: healthmeup
 27 Nov 2019    08:00 WIB
12 Makanan Penyebab Kanker yang Sering Dikonsumsi
1.  Microwave PopcornPara peneliti menemukan bahwa bagian tepi kantong popcorn mengandung berbagai zat kimia yang dapat menyebabkan terjadinya kanker hati, kanker pankreas, kemandulan, dan berbagai jenis tumor lainnya. Selain itu, zat kimia yang terdapat pada popcorn yaitu diasetil juga dapat menyebabkan terjadinya kanker dan kerusakan sel paru. Baik zat kimia pada kantong popcorn maupun popcorn itu sendiri merupakan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker).2.  Buah Non OrganikBuah-buahan non organic mengandung pestisida dan pupuk yang tidak aman dikonsumsi. Apel merupakan buah yang mengandung paling banyak pestisida. Sekitar 98% apel yang diteliti mengandung pestisida. Selain apel, buah-buahan lain yang 90% mengandung pestisida adalah jeruk, strawberi, dan anggur. Mencuci buah tidak dapat menghilangkan seluruh pestisida yang ada. Pestisida merupakan racun bagi manusia dan hewan.3.  Tomat KalenganSebenarnya semua jenis makanan kalengan patut diwaspadai, karena apa yang terdapat pada tepi kaleng, yaitu bisfenol A (BPA) yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung, kemandulan, dan berbagai penyakit lainnya. Tomat kalengan lebih berbahaya daripada makanan lainnya karena keasaman tomat tampaknya membuat BPA pada tepi kaleng masuk ke dalam tomat. Kada BPA di dalam tomat kalengan dapat sangat tinggi hingga berbahaya bagi kesehatan anda, terutama bagi anak-anak.4.  Daging OlahanSemua jenis daging olahan, termasuk sosis, daging asap, dan berbagai jenis daging lainnya mengandung berbagai zat kimia dan pengawet, seperti natrium nitrat (sodium nitrat) yang berfungsi membuat makanan tahan lama, tetapi bersifat karsinogenik.5.  Salmon TernakWalaupun ikan merupakan salah satu jenis makanan yang sehat, akan tetapi ikan yang dikembangbiakan (diternakkan) mungkin berbahaya karena berbagai makanan yang mereka konsumsi serta berbagai zat kimia dan pestisida, serta berbagai bahan karsinogenik lain yang terdapat di dalamnya.6.  Keripik KentangSelain mengandung banyak lemak trans dan natrium dalam jumlah berlebihan, keripik kentang juga mengandung perasa buatan, berbagai jenis pengawet, dan pewarna makanan. Untuk membuatnya terasa garing, keripik kentang digoreng pada suhu tinggi yang mengakibatkan terbentuknya akrilamida, suatu zat karsinogen yang juga terdapat pada rokok.7.  Minyak SayurUntuk memperoleh minyak sayur, maka harus dialkukan berbagai proses kimiawi. Minyak sayur mempengaruhi semua struktur dan fleksibilitas membran sel anda, yang berhubungan dengan kanker.Selain itu, semua jenis minyak sayur mengandung asam lemak omega 6 yang tinggi. Kelebihan asam lemak omega 6 dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis kanker, terutama kanker kulit. Untuk mencegah hal ini, anda harus mengkonsumsi omega 3 dan 6 dalam jumlah yang seimbang. 8.  Minuman BersodaMinuman bersoda mengandung banyak gula, pewarna buatan, dan zat kimia yang semuanya dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Selain itu, minuman bersoda juga membuat tubuh anda lebih asam, yang baik bagi perkembangan sel-sel kanker.9.  Tepung PutihTepung putih terdapat pada berbagai jenis makanan olahan. Tepung putih juga memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi, yang dapat meningkatkan kadar gula darah dalam waktu singkat sehingga meningkatkan resiko terjadinya diabetes. Selain itu, tepung putih pun dapat membantu proses penyebaran sel-sel kanker dengan cara memberi makan sel-sel kanker tersebut. Selain itu, tepung putih juga mengandung karbohidrat dalam jumlah yang sangat tinggi, yang diduga berhubungan dengan terjadinya kanker payudara pada wanita.10.  Gula HalusGula halus tidak hanya dapat meningkatkan kadar insulin, tetapi juga merupakan sumber makanan utama bagi sel-sel kanker sehingga dapat membantu perkembangan sel kanker.Untuk perkembangbiakannya, sel-sel kanker tampaknya lebih menyukai pemanis kaya fruktosa seperti sirup jagung yang tinggi fruktosa, karena lebih mudah dan lebih cepat dicerna oleh sel kanker. 11.  Pemanis BuatanBanyak orang menggunakan pemanis buatan untuk menurunkan berat badan atau karena menderita diabetes dan harus menghindari konsumsi gula. Akan tetapi, berdasarkan berbagai penelitian, pemanis buatan yang terdapat pada minuman bersoda atau pemanis kopi justru dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Selain itu, pemanis buatan pun membuat anda semakin ingin mengkonsumsi berbagai jenis makanan manis. Berbagai jenis zat kimia (aspartam) yang digunakan untuk membuat pemanis buatan pun sangat beracun bagi tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya kanker. Aspartam dapat ditemukan pada berbagai makanan rendah lemak, termasuk diet soda. Selain kanker, aspartam juga dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi dan berbagai gangguan jantung.12.  Makanan yang DiawetkanBerbagai jenis makanan yang diawetkan, baik dengan cara diasinkan, diasamkan (acar), atau diasapi (smoked beef) dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung.Sumber: naturalon
 23 Nov 2019    11:00 WIB
Mitos dan Fakta Seputar Pengobatan Kanker
Berbagai informasi yang simpang siur seputar pengobatan kanker dapat membuat Anda merasa bingung dan tidak yakin harus memilih pengobatan yang mana. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu Anda menjawab berbagai pertanyaan yang Anda miliki.   Mitos: Berpikir Positif Dapat Mengatasi Kanker Anda Fakta: Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa berpikir positif dapat membantu pengobatan atau penyembuhan kanker. Berpikir positif dapat memperbaiki kualitas hidup Anda selama pengobatan kanker dan sesudahnya. Dengan berpikir positif, Anda dapat lebih aktif, memiliki hubungan yang dekat dengan anggota keluarga dan teman, dan membuat Anda tetap dapat melakukan berbagai kegiatan lainnya. Hal ini dapat membantu menguatkan Anda dalam menghadapi penyakit Anda.   Mitos: Pemeriksaan Kesehatan Teratur dan Kemajuan Teknologi Kedokteran Dapat Mendeteksi Semua Kanker Sedini Mungkin Fakta: Walaupun pemeriksaan kesehatan secara teratur memang dapat meningkatkan kemungkinan deteksi kanker sedini mungkin, akan tetapi bukanlah sesuatu hal yang pasti. Kanker merupakan suatu penyakit yang rumit dan tidak ada cara untuk selalu menemukannya pada stadium awal. Pemeriksaan kesehatan secara teratur telah terbukti berhubungan dengan penurunan kematian akibat kanker leher rahim, kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker rektum.   Mitos: Pengobatan Kanker Membuat Anda Tidak Dapat Beraktivitas Fakta: Sebagian besar orang yang sedang melakukan pengobatan kanker tetap dapat tinggal di rumah dan beraktivitas seperti biasanya. Setiap orang yang sedang melakukan pengobatan kanker tentunya harus melakukan pemeriksaan teratur ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat, akan tetapi bukan berarti Anda harus dirawat di rumah sakit atau tidak dapat melakukan pekerjaan Anda selama pengobatan berlangsung. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai hal ini.   Mitos: Kanker Membuat Anda Merasa Sangat Kesakitan Fakta: Beberapa jenis kanker tidak pernah menimbulkan rasa sakit. Bagi beberapa orang yang mengalami nyeri akibat kanker, terutama bila kanker telah memasuki stadium lanjut atau terminal, maka dokter pun akan memberikan berbagai jenis pengobatan untuk mengurangi rasa sakit tersebut sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.   Mitos: Pemeriksaan Biopsi Dapat Membuat Kanker Menyebar Fakta: Bagi sebagian besar jenis kanker, tidak ada bukti pasti yang menyatakan bahwa pemeriksaan biopsi dapat membuat sel-sel kanker menyebar. Walaupun demikian, pemeriksaan biopsi biasanya tidak dilakukan untuk mendiagnosa kanker testis (buah zakar).   Mitos: Tindakan Pembedahan Dapat Membuat Sel Kanker Menyebar Fakta: Tindakan pembedahan tidak dapat menyebabkan penyebaran sel-sel kanker. Tindakan pembedahan seringkali merupakan salah satu tindakan pertama dan paling penting untuk mengatasi kanker.  Tidak ada bukti pasti yang menyatakan bahwa tindakan pembedahan dapat menyebabkan penyebaran sel-sel kanker, walaupun Anda mungkin merasa lebih sakit setelah melakukan tindakan pembedahan daripada sebelumnya.   Mitos: Kanker yang Sama Berarti Pengobatan yang Sama Fakta: Pengobatan apa yang Anda terima tergantung pada Anda, di mana letak kanker Anda, apakah kanker Anda telah menyebar, seberapa banyak sel kanker telah menyebar, apakah kanker mempengaruhi fungsi tubuh Anda, dan bagaimana keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. Gen Anda dapat mempengaruhi reaksi tubuh Anda terhadap pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan obat-obatan lainnya.    Mitos: Semua Penderita Kanker Harus Melakukan Pengobatan Fakta: Apakah Anda ingin melakukan pengobatan atau tidak sebenarnya semua tergantung pada Anda. Untuk membantu Anda membuat keputusan, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda mengenai berbagai pilihan pengobatan yang ada.   Sumber: mayoclinic