Your browser does not support JavaScript!
 08 May 2020    18:00 WIB
Hal Sepele Yang Memicu Terjadinya Keputihan Pada Wanita
Jangan anggap remeh keputihan! Tahukah Anda bahwa keputihan yang tidak segera diobati dapat berakibat fatal bagi masa depan Anda? Bagi Anda yang ingin memiliki momongan nantinya, pastikan Anda segera berobat bila mulai mengalami gejala keputihan.   Selain dapat menyebabkan kemandulan dan kehamilan ektopik, keputihan juga dapat merupakan gejala awal dari adanya kanker serviks. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat memicu terjadinya keputihan.   STRESS Stress dapat menyebabkan terjadinya perubahan keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya keputihan. Oleh karena itu, pastikan Anda menghindari stress dan kurangi stress Anda dengan berolahraga secara teratur.   OBAT-OBATAN Penggunaan antibiotika dalam jangka waktu lama dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh seseorang, serta mengganggu keseimbangan biota di daerah kemaluan seorang wanita. Gangguan keseimbangan ini dapat memicu terjadinya keputihan. Selain itu, penggunaan pil KB yang mengandung  hormon tertentu juga dapat mengganggu keseimbangan kadar hormonal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya keputihan.   INFEKSI JAMUR Keputihan juga dapat terjadi akibat infeksi jamur di daerah kemaluan. Beberapa gejala keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur adalah keluarnya cairan putih kental seperti susu, keluarnya cairan berbau tidak sedap, dan rasa gatal di daerah kemaluan.   Beberapa keadaan yang dapat memicu terjadinya infeksi jamur pada vagina adalah menderita diabetes, menggunakan pil KB, dan memiliki daya tahan tubuh yang rendah (misalnya saat hamil atau mengalami infeksi HIV/AIDS).   INFEKSI VIRUS Keputihan yang disebabkan oleh infeksi virus sebenarnya merupakan suatu penyakit menular seksual. Beberapa jenis virus yang dapat menyebabkan terjadinya keputihan adalah HIV dan herpes. Keduanya dapat ditularkan melalui hubungan seksual.   Gejala yang dapat ditemukan adalah adanya luka seperti lepuhan di sekitar lubang vagina, terasa panas dan gatal. Terjadinya kanker serviks juga dapat merupakan akibat dari infeksi virus pada daerah kemaluan.   INFEKSI BAKTERI Pada vagina, selain jamur juga terdapat suatu jenis bakteri yang memang hidup pada vagina, yaitu lactobacilli. Saat jumlah bakteri ini menurun, maka dapat terjadi keputihan. Hal ini dikarenakan "tempat" bakteri ini akan digantikan oleh bakteri lainnya yang akan menyebabkan terjadinya keputihan seperti gardnerella.   Gejala yang dapat ditemukan adalah keluarnya cairan kental atau keputihan atau cairan jernih yang licin. Penderita biasanya tidak akan merasa gatal atau panas. Vagina biasanya akan berbau amis, terutama saat berhubungan seksual.   INFEKSI PARASIT Selain virus, jamur, dan bakteri; parasit juga dapat menyebabkan terjadinya keputihan. Parasit yang seringkali menyebabkan terjadinya keputihan adalah trichomonas vaginalis. Parasit ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, sehingga termasuk dalam salah satu penyakit menular seksual.   Gejala yang sering ditemukan adalah keluarnya cairan berwarna kuning keabuan atau kuning kehijauan yang berbau amis; vagina terasa seperti terbakar, tampak kemerahan, dan membengkak. Pada beberapa orang wanita, dapat ditemukan nyeri saat buang air kecil.   Baca Juga: 11 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Vagina Anda                 Untuk mencegah terjadinya keputihan, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu:        -Keringkan daerah kemaluan hingga benar-benar kering setelah mandi        - Gunakanlah pakaian dalam yang kering, bersih, dan tidak terlalu ketat        - Jangan menggunakan celana yang terlalu ketat        - Pilihlah celana berbahan katun karena lebih mampu menyerap keringat sehingga daerah kemaluan pun tidak terlalu lembab        - Saat menstruasi, gantilah pembalut sesering mungkin       -  Hindari stress   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: everydayhealth
 21 Apr 2020    11:00 WIB
Makanan Untuk Mengatasi Efek Samping Pengobatan Kanker
Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengatasi berbagai efek samping pengobatan kanker yang biasa terjadi. Beberapa efek samping pengobatan kanker yang biasa terjadi adalah: Sembelit. Sembelit dapat diatasi dengan mengkonsumsi banyak air putih dan berbagai jenis makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan segar Diare. Konsumsilah makanan hambar seperti nasi putih, pisang, dan apel. Jangan lupa untuk mengkonsumsi cukup air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi Atasi sariawan dan atasi mulut kering dengan menghaluskan makanan sehingga lebih mudah ditelan Atasi rasa mual dengan mengkonsumsi makanan hambar dan tidak berbau kuat. Hindari makanan berlemak dan makanlah dalam jumlah sedikit tetapi sering di sepanjang hari. Selain itu, konsumsilah banyak air putih bahkan bila Anda muntah Karena beberapa jenis pengobatan kanker dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh penderita, maka sangat penting untuk menghindari infeksi kuman dari berbagai jenis makanan yang Anda konsumsi. Makanan yang terkontaminasi oleh berbagai jenis kuman dapat membuat Anda sangat sakit. Di bawah ini terdapat beberapa tips bagi Anda untuk mencegah terjadinya infeksi akibat makanan, yaitu: Jangan mengkonsumsi telur yang telah retak atau yang tidak diletakkan di dalam lemari pendingin Periksa tanggal kadarluarsa semua makanan yang Anda konsumsi dan buanglah makanan yang telah basi atau berjamur Masaklah semua daging yang Anda konsumsi hingga benar-benar matang Jangan membeli makanan dari tempat terbuka seperti salad Simpanlah semua jenis makanan yang mudah rusak di dalam lemari pendingin Siapkan makanan Anda di tempat yang bersih Gunakan pisau dan talenan yang berbeda untuk daging mentah, ikan, atau ayam dan cucilah alat dapur tersebut sebelum digunakan Cuci dan bersihkanlah sayuran dan buah-buahan hingga bersih Jika Anda mempertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen, maka pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda karena beberapa jenis pengobatan herbal dan suplemen dapat berinteraksi dengan pengobatan kanker.   Sumber: webmd
 18 Apr 2020    18:00 WIB
5 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Bayam Lebih Banyak
Bayam adalah jenis makanan yang memiliki kalori sangat rendah, tinggi serat dan diperkaya berbagai sumber nutrisi penting. Hal inilah menjadikan bayam sebagai makanan super diantara jenis sayur-sayuran lain. Manfaat bayam sangat banyak mulai untuk kesehatan kulit, rambut sampai pada pembentukan tulang yang kuat. Bayam juga merupakan sumber potasium, zat besi, magnesium dan vitamin A,K,D dan E. Anda bisa mengkonsumsi bayam dalam bentuk salad, sayiran dan juga smoothies. Berikut adalah 5 alasan untuk memakan bayam lebih banyak lain. Mencegah terjadinya kankerBayam mengandung flavonoid yang diketahui sebagai zat anti kanker. Flavonoid dapat memperlambat pembelahan sel pada bagian perut manusia dan juga dapat memperkecil sel kanker pada kanker kulit. Bayam juga diketahui dapat melindungi tubuh dari kanker prostat. Kesehatan mataKarotenoid di dalam bayam seperti lutein dan zeaxanthin dapat membantu menjaga kesehatan mata anda. Karotenoid ini dapat mencegah terjadinya berbagai gangguan mata seperti degenerasi makula, fotofobia, dan katarak. Kesehatan tulangBayam merupakan sumber vitamin K, kalsium dan magnesium. Mutrisi ini sangat penting untuk kesehatan tulang. Kesehatan kulitKandungan vitamin A yang terkandung dalam bayam dapat melembabkan kulit di bagian epidermis sehingga dapat melawan melawan berbagai penyakit kulit seperti jerawat, keriput. Meningkatkan imunitas tubuhDengan memakan bayam akan meningkatkan kadar sel darah putih sehingga imunitas tubuh Anda juga akan meningkat. Sel darah putih akan melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Melawan kelelahanSaat membicarakan tentang melawan kelelahan, bayam mempunyai efek yang lebih baik dibandingkan kafein. Memakan bayam juga dapat meningkatkan energi tubuh karena bayam dapat meningkatkan peredaran oksigen didalam tubuh.Sumber: healthmeup
 17 Apr 2020    08:00 WIB
Bentuknya Yang Unik, Kacang Walnut Punya Banyak Manfaat Untuk Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam Kacang WalnutSetiap 100 gram kacang walnut mengandung sekitar 650 kalori, yang membuatnya menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh. Kacang walnut juga mengandung protein dan lemak, terutama lemak tidak jenuh ganda. Kacang walnut juga mengandung lemak jenuh dan lemak tidak jenuh tunggal. Selain itu, kacang walnut juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, kalsium, zat besi, magnesium, mangan, dan seng.1.  Melindungi JantungKacang walnut mengandung banyak asam lemak tidak jenuh tunggal. Selain itu, kacang walnut juga mengandung asam linoleat, asam lemak omega 3, dan asam arakidonat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL. Kacang walnut juga mengandung banyak antioksidan serta dapat membantu menurunkan pembentukan plak lemak di dinding dalam pembuluh darah sehingga dapat membantu mencegah terjadinya berbagai jenis penyakit jantung dan menurunkan resiko terjadinya stroke.2.  Membantu Mencegah DiabetesKacang walnut dapat membantu mengatur kadar gula darah dan telah terbukti dapat mencegah terjadinya diabetes tipe 2 karena mengandung banyak asam lemak tidak jenuh ganda. Kacang walnut juga membantu proses pembentukan insulin di dalam hati sehingga dapat membantu proses pencernaan glukosa (gula). Kacang walnut juga mengandung berbagai jenis mineral, protein nabati, dan serat yang dapat membantu proses pemecahan glukosa di dalam tubuh.3.  Mencegah KankerKacang walnut juga dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker karena mengandung berbagai jenis antioksidan dalam jumlah besar dan asam lemak omega 3 (asam linoleat) yang dapat menghambat perkembangan tumor. Fitosterol, vitamin E, dan melatonin merupakan beberapa jenis antioksidan yang terdapat di dalam kacang walnut. Karena kandungan fenol yang tinggi di dalamnya, maka kacang walnut dapat menghambat proses pembelahan diri sel-sel kanker. Selain itu, kacang walnut juga mengandung tannin telimagrandin yang merupakan antioksidan langka yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Kacang walnut telah terbukti dapat mencegah terjadinya kanker payudara dan kanker prostat. 4.  Meningkatkan Daya Ingat dan Fungsi KognitifPolifenol dan berbagai antioksidan di dalam kacang walnut dapat membantu membuat otak bekerja dengan lebih efisien. Asam alfa linoleat (suatu jenis asam lemak omega 3) di dalam kacang walnut dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat proses oksidasi, termasuk akibat protein beta amiloidal. Penyakit Alzheimer dapat dicegah dengan mengkonsumsi kacang walnut karena dapat membantu menghambat pembentukan plak senil dan penumpukkan amiloid di dalam otak, sehingga mencegah kematian sel-sel saraf di dalam otak.Kacang walnut juga dapat membantu menjaga fungsi kognitif, seperti kemampuan untuk memecahkan masalah, kecepatan refleks atau respon anda, kemampuan menganalisis, dan kemampuan belajar.5.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari kacang walnut bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu mengatasi gangguan tidur (melatonin)•  Melindungi dan menjaga kesehatan pembuluh darah (asam lemak omega 3). Omega 3 dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi resiko pembentukan bekuan darah•  Mengurangi pembentukan plak lemak di dalam dinding pembuluh darah (omega 3)•  Meningkatkan fleksibiltas pembuluh darah dengan cara melemaskan dan melembutkan dinding pembuluh darah (asam amino L arginine)•  Mencegah terjadinya disfungsi endothelial•  Membantu menjaga berat badan dengan cara meningkatkan proses oksidasi lemak dan menghambat proses oksidasi karbohidrat•  Melindungi tubuh dan kulit dari efek radikal bebas dan mengurangi proses oksidasi (antioksidan)•  Menghambat proses penuaan dengan cara mengurangi pigmentasi kulit seperti pembentukan noda hitam (vitamin E)•  Membantu melembabkan kulit (minyak walnut)•  Mencegah pembentukan batu empedu•  Sumber vitamin B kompleksSumber: foodtofitness
 11 Apr 2020    16:00 WIB
Bikin Ngeri, Tulang Sering Nyeri Itu Gejala Kanker Tulang ?
Tahukah Sobat bahwa, jenis kanker yang sering dialami banyak orang seperti kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru. Selain itu ada jenis kanker yang tidak sering diwaspadai orang kebanyakan yaitu kanker tulang. Penyakit ini sering tidak diketahui dan didiagnosa setelah terlambat. Menurut seorang dokter spesialis bedah tulang di sebuah rumah sakit kanker mengatakan bahwa prevalensi kanker tulang di Indonesia belum diketahui karena tidak ada registrasi mengenai hal itu. Namun yang jelas dirumah sakitnya setiap tahun merawat 50-60 pasien kanker tulang ganas. Kanker tulang adalah jenis kanker menyerang semua tulang pada tubuh, namun sebagian besar terjadi pada tulang kaki dan lengan. Penyakit ini dapat diidap oleh anak-anak hingga orang dewasa. Pada orang dewasa, gejala nyeri tulang kadang-kadang disalahartikan sebagai radang sendi. Pada anak-anak dan remaja, kadang-kadang disalahartikan sebagai efek samping dari pertumbuhan tulang.   Kanker tulang terbagi menjadi dua, yaitu kanker tulang primer dan sekunder. Kanker tulang primer kondisi dimana kanker  muncul dan berkembang langsung di dalam tulang Kanker tulang sekunder adalah kanker yang berasal dari bagian tubuh lain yang menjalar ke tulang.   Untuk mengetahui apakah seseorang berisiko terkena kanker tulang atau tidak. Berikut adalah gejala kanker tulang yang harus Anda ketahui: Nyeri Apabila Anda mengalami nyeri pada tulang yang makin lama makin meningkat dan terasa makan memburuk. Selain itu terasa semakin nyeri saat digerakkan dan saat malam hari. Bisa jadi ini merupakan gejala dari kanker tulang. Tulang mudah rapuh Kanker tulang biasanya menyebabkan tulang menjadi lemah dan mudah rapuh. Sehingga apabila mengalami cedera yang mungkin tidak terlalu berat bisa menyebabkan patah tulang. Pembengkakan Gejala kanker tulang yang lain adalah terjadi pembengkakan dan berwarna kemerahan pada daerah sekitar tulang yang terkena kanker  sehingga terasa semakin sulit untuk digerakkan. Penurunan berat badan yang cukup signifikan Salah satu gejala umum yang sering terjadi pada pasien penyakit kanker adalah mengalami penurunan badan yang signifikan. Sulit melakukan berbagai hal Penekanan sel saraf pada saraf akan mempengaruhi kualitas dan kemampuan seseorang dalam beraktivitas biasanya seseorang yang mengalami kanker tulang akan merasa sulit melakukan berbagai hal seperti sulit untuk dipakai berjalan, tangan terasa kaku untuk dipakai berpegangan atau meraih suatu benda. Penyebab kanker tulang sampai sekarang masih belum diketahui dengan pasti, namun ada baiknya Anda melakukan pola hidup sehat mulai dari sekarang dan melakukan berbagai pemeriksaan untuk mengetahui dengan pasti apabila Anda mengalami gejala diatas.   Pemeriksaan apa saja yang dapat dilakukan untuk mendiagnosa kanker tulang: Biopsi Dilakukkan dengan cara pengambilan jaringan tumor untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui keberadaan kanker tulang, pemeriksaan ini juga berguna untuk menentukan tingkat keparahan penyakit tersebut. Pemeriksaan ini merupakan cara paling akurat untuk mendiagnosis kanker tulang. X-ray Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui kerusakan tulang yang dialami oleh pasien dan adanya pertumbuhan tulang yang tidak wajar Scan Tulang Dilakukan dengan cara yakni menyuntikkan bahan kontras serta memakai perangkat kamera khusus guna menampilkan struktur dan gambaran tulang. Tulang yang bermasalah atau tidak normal lebih cepat melakukan penyerapan dibandingkan tulang yang normal. CT scan Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencari tahu apakah kanker tulang telah menyebar, misalnya ke paru-paru. Dan pemeriksaan ini memberikan hasil gambar bagian tubuh yang lebih rinci. MRI scan Pemeriksaan ini akan memberikan gambar tulang yang lebih rinci dan berguna untuk mengetahui tingkat keparahan penyebaran kanker di dalam tulang Penanganan kanker tulang Penanganan kanker tulang sangat bergantung pada tingkat keparahan kanker, lokasi kanker, dan jenis kanker Penanganan utama kanker tulang biasanya dilakukan melalui operasi yang dikombinasikan dengan kemoterapi dan radioterapi. Jadi bila Anda mengalami gejala seperti diatas tidak ada salahnya Anda melakukan pemeriksaan sejak awal untuk mencegah kerusakan tulang semakin parah.   Baca juga: Dari Buat Awet Muda Sampai Bebas Kanker, Brokoli Solusinya...   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: webmd
 13 Mar 2020    16:00 WIB
Berbagai Jenis Kanker yang Sering Terjadi Pada Anak
Terjadinya kanker pada anak dan orang dewasa muda merupakan hal yang sangat jarang terjadi. Di Inggris, hanya 1 di antara 500 anak yang berusia di bawah 15 tahun menderita kanker. Jadi sekitar 1.600 orang anak yang berusia kurang dari 15 tahun di Inggris didiagnosa mengidap kanker. Kanker yang terjadi pada anak-anak agak berbeda dibandingkan dengan kanker yang mengenai orang dewasa. Kanker ini biasanya terjadi di bagian tubuh yang berbeda dengan kanker yang terjadi pada orang dewasa. Sel kanker pada anak juga tampak berbeda bila dilihat di bawah mikroskop dan memiliki respon yang berbeda terhadap pengobatan. Di Inggris, sekitar 2.200 remaja dan orang dewasa muda yang berusia antara 15-24 tahun didiagnosa menderita kanker, setiap tahunnya. Tingkat kesembuhan kanker pada anak juga biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kesembuhan kanker pada orang dewasa. Para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti apa sebenarnya yang menyebabkan seorang anak menderita kanker dan para peneliti ini juga masih melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Kanker bukanlah suatu penyakit menular dan tidak dapat ditularkan pada orang lain yang berkontak dengan penderita. Di bawah ini terdapat beberapa jenis kanker yang biasa ditemukan pada anak.   Leukemia Leukemia merupakan kanker sum-sum tulang belakang. Sum-sum tulang merupakan suatu materi lunak seperti spons yang terdapat di antara tulang belakang seorang manusia, di mana sel-sel darah dibuat. Saat seseorang menderita leukemia, maka tubuh mereka memproduksi terlalu banyak sel darah putih abnormal. Sel-sel abnormal ini biasanya tidak membentuk suatu benjolan, tetapi beredar ke seluruh tubuh Anda di dalam darah. Leukemia merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Dua jenis leukemia yang paling sering ditemukan pada anak-anak adalah leukemia limfoblastik akut dan leukemia mieloid akut.   Sarkoma Sarkoma terbentuk dari jaringan tubuh seperti tulang atau otot dan dapat terjadi di bagian tubuh manapun.   Tumor Embrional Kanker jenis ini terbentuk dari jaringan yang biasanya hanya terdapat di dalam embrio yang masih berkembang. Kanker ini juga dapat terjadi di berbagai bagian tubuh.   Limfoma Limfoma merupakan kanker kelenjar getah bening dan dapat terjadi di kelenjar getah bening mana pun di dalam tubuh. Terdapat 2 jenis limfoma yaitu Hodgkin limfoma dan non Hodgkin limfoma.   Kanker Pada Remaja dan Orang Dewasa Muda Remaja dan orang dewasa muda juga cenderung menderita jenis kanker yang berbeda dibandingkan dengan anak-anak dan orang dewasa. Jenis kanker yang paling sering mereka alami adalah limfoma, karsinoma, tumor ovarium dan tumor testis, tumor otak, dan tumor sistem saraf pusat.     Sumber: macmillan
 02 Mar 2020    15:00 WIB
Ini Dia Vitamin Pelindung Kesehatan Prostat
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa rendahnya kadar vitamin D di dalam tubuh dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat dan mempercepat penyebaran sel-sel kanker di dalam tubuh Anda. Pada penelitian ini, para peneliti memeriksa kadar vitamin D di dalam darah 667 orang pria yang berusia antara 40-79 tahun yang memiliki kadar PSA yang abnormal atau memiliki hasil pemeriksaan dubur yang abnormal, sebelum mereka melakukan pemeriksaan biopsy pertamanya. Para peneliti kemudian menemukan bahwa defisiensi (kekurangan) vitamin D berat ternyata berhubungan dengan terjadinya kanker prostat yang lebih agresif dan lebih berat (stadium lanjut). Vitamin D telah terbukti dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker prostat pada hewan percobaan yang menderita kanker prostat. Selain itu, vitamin D juga dapat membantu mengatur pertumbuhan pembuluh-pembuluh darah baru, yang penting untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh Anda. Kadar vitamin D di dalam darah yang diperlukan oleh tubuh bagi pria adalah antara 30-80 ng/ml. Para peneliti menemukan bahwa pria keturunan Afrika-Amerika (16.7 ng/ml) cenderung memiliki kadar vitamin D di dalam darah yang lebih rendah dibandingkan dengan pria keturunan Eropa-Amerika (19.3 ng/ml). Oleh karena itu, bila kadar vitamin D di dalam darah sangat rendah, maka pria keturunan Afrika-Amerika memiliki resiko untuk menderita kanker prostat agresif 5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pria lainnya. Sementara itu, seorang pria keturunan Eropa-Amerika memiliki resiko untuk menderita kanker prostat agresif 3.5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan pria lainnya bila memiliki kadar vitamin D yang rendah di dalam darah. Para peneliti menduga hal ini mungkin dikarenakan pria keturunan Afrika-Amerika memiliki lebih banyak melanin pada kulitnya, yang mencegah paparan sinar UV dan pembentukan vitamin D. Kadar vitamin D di dalam tubuh seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai hal seperti di mana tempat tinggal Anda, apa warna kulit Anda, dan bagaimana iklim atau cuaca lingkungan tempat tinggal Anda. Untuk memastikan agar Anda memiliki kadar vitamin D yang memadai di dalam tubuh dan melindungi kesehatan prostat Anda, maka pastikan Anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin D seperti salmon, tuna, susu, jus buah, dan sereal yang telah diperkaya dengan vitamin D. Jika Anda ingin mengkonsumsi suplemen vitamin D, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 600 IU vitamin D setiap harinya.       Sumber: menshealth
 24 Feb 2020    18:00 WIB
Cantik Glowing Karena Konsumsi 6 Sayuran Saja, Mau ?
Tampil cantik tidak selalu mahal. Tuhan telah menyediakan berbagai jenis sayuran yang dapat membuat anda terlihat cantik tanpa perlu menggunakan berbagai produk kecantikan yang mahal. 1.  BayamMengkonsumsi sayuran hijau seperti bayam dapat bermanfaat bagi kesehatan dan penampilan anda secara keseluruhan. Zea xanthin dan karotenoid lutein pada bayam dapat membuat mata anda terlihat lebih muda dan cerah. Kandungan zat besi yang tinggi pada bayam juga dapat membuat wajah anda terlihat lebih sehat. 2.  Kol MerahKol merah mengandung iodium dan sulfur yang cukup tinggi yang dapat membantu membuang semua racun di dalam tubuh anda dan membuat kulit anda tampak lebih berkilau dan kenyal, serta bebas noda. 3.  BitBit dapat membantu meminimalisasi noda pada kulit dan menjaga kelembaban kulit serta mencegah terbentuknya kerutan halus pada kulit anda. Selain itu, betaine yang terdapat di dalam bit dapat membantu metabolisme lemak sehingga dapat membantu menjaga berat badan anda dan membuat kulit anda lebih lembut serta tampak lebih cerah dan kenyal. 4.  TerongTerong dapat membuat kulit anda tampak lebih berkilau dan lebih lembut. Nasusin di dalam terong juga memiliki efek anti penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker karena dapat mengurangi suplai darah yang menuju ke sel kanker yang diperlukan untuk perkembangannya.Nasusin juga bermanfaat bagi fungsi kognitif anda. Para peneliti mengatakan bahwa nasusin dapat mencegah radikal bebas masuk ke dalam otak sehingga mencegah terjadinya kerusakan sel otak yang dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit Alzheimer. 5.  BasilBasil mengandung banyak antioksidan, terutama eugenol yang dapat mencegah perkembangan sel kanker serviks (leher rahim) dan membunuhnya. Selain itu, antioksidan di dalam basil juga dapat membuat kulit anda tampak luar biasa. 6.  Paprika MerahPaprika merah merupakan salah satu sumber vitamin C. Vitamin C dapat meningkatkan produksi sel darah putih sehingga dapat membatasi perkembangan bakteri dan kuman lainnya di dalam tubuh anda. Selain itu, vitamin C juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda dan melindungi anda dari berbagai infeksi.Vitamin C di dalam paprika merah juga dapat mencegah pembentukan kerut pada kulit anda dengan cara menstimulasi produksi kolagen sehingga kulit anda tampak lebih muda.   Sumber: lifespan
 03 Feb 2020    16:00 WIB
Menderita Intoleransi Laktosa Dapat Turunkan Resiko Terjadinya Kanker, Benarkah?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang menderita intoleransi laktosa mungkin memiliki resiko yang lebih rendah untuk menderita kanker tertentu. Para peneliti menduga hal ini mungkin berhubungan dengan makanan yang dikonsumsi oleh para penderita. Pada penelitian ini, para peneliti menganalisa data dari hampir 23.000 orang di Swedia yang menderita intoleransi laktosa dan anggota keluarnya. Seorang penderita intoleransi laktosa mengalami kesulitan untuk mencerna laktosa, sejenis gula yang dapat ditemukan pada susu dan produk olahan susu. Hal ini dikarenakan penderita memiliki kadar enzim laktase yang rendah atau justru tidak ada sama sekali, yang mana diperlukan untuk mencerna laktosa. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa orang yang mengalami kesulitan mencerna laktosa di dalam susu dan produk olahan susu (penderita intoleransi laktosa) memiliki resiko yang lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker seperti kanker paru, kanker payudara, dan kanker indung telur bila dibandingkan dengan orang lainnya yang tidak menderita intoleransi laktosa. Akan tetapi, para peneliti menemukan bahwa saudara dan orang tua para penderita intoleransi laktosa memiliki resiko kanker yang sama dengan orang-orang lain yang tidak menderita intoleransi laktosa. Berdasarkan hasil temuan ini, maka para peneliti pun menduga bahwa penurunan resiko terjadinya kanker pada seorang penderita intoleransi laktosa mungkin berhubungan dengan makanan yang mereka konsumsi. Penderita intoleransi laktosa seringkali hanya mengkonsumsi sangat sedikit susu dan berbagai produk olahan susu. Akan tetapi, hal ini bukan berarti susu merupakan salah satu faktor resiko terjadinya kanker. Beberapa hal yang mungkin dapat membantu menurunkan resiko terjadinya kanker pada seorang penderita intoleransi laktosa adalah lebih rendahnya jumlah kalori harian yang dikonsumsi karena jumlah susu yang dikonsumsi juga lebih sedikit atau karena adanya suatu zat pelindung pada berbagai jenis minuman berbahan sayuran (misalnya susu kedelai) yang digunakan sebagai pengganti susu sapi.   Sumber: webmd