Your browser does not support JavaScript!
 07 May 2019    18:00 WIB
Diet Tapi Makan Gado-gado? Waduh Salah Banget, Karena Ternyata Makanan Ini Mengandung Kalori Tinggi Yaitu...
Anda sedang dalam program diet, kemudian mulai mengatur makanan yang akan Anda makan. Kemudian Anda memilih gado-gado, karena menurut Anda gado-gado mengandung sayuran maka makanan ini tepat menjadi teman diet? Iya memang benar kalau Anda hanya makan sayuran saja. Karena yang menjadi masalah adalah menu pelengkap gado-gado yang memiliki kalori tinggi seperti telur rebus, bawang goreng, kerupuk, dan nasi putih atau lontong dan yang memiliki kalori paling tinggi tanpa disadari adalah bumbu kacangnya. Menu diet dibuat berdasarkan kebutuhan kalori seseorang, kalori yang banyak disarankan pada saat diet adalah 1200 kalori. Untuk mengetahui kebutuhan kalori Anda yang tepat adalah, klik disini Oke, kembali lagi ke kalori dari gado-gado. Untuk sayuran sebanyak 2-3 genggam mengandung kalori sebesar 40 kalori, kemudian bila Anda makan 1 buah lontong dihitung kira-kira memiliki 150 kalori, untuk nasi putih setiap 10 suapan mengandung sekitar 129 kalori, belum lagi ditambah dengan kalori kerupuk, kemudian untuk jumlah kalori yang paling besar adalah bumbu kacang. Bumbu kacang dibuat dari kacang tanah yang digoreng terlebih dahulu sebelum ditumbuk dan dicampur garam dan gula. Satu sendok makan bumbu kacang mengandung sekitar 130 kalori. Dan biasanya saat Anda membeli gado-gado, maka penjualnya akan memberikan bumbu kacang yang sangat banyak menutup sayuran. Jadi bisa dibayangkan berapa banyak kalori yang dihasilkan saat Anda makan seporsi gado-gado. Apabila Anda memang sedang diet sebaiknya hindari makan gado-gado dengan porsi yang lengkap. Anda bisa mengurangi jumlah bumbu kacang dan kerupuk yang Anda makan, selain itu tidak perlu lagi ditambah dengan lontong atau nasi putih. Bila seperti ini maka gado-gado bisa menjadi teman diet Anda. Selain itu perlu Anda ingat untuk mendapatkan berat badan yang ideal tidak cukup hanya dengan mengatur pola makan tapi diperlukan olahraga rutin minimal 30 menit dan dilakukan 3 kali dalam seminggu. Selamat berdiet! Baca juga: Diet Sesuai Golongan Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: dailymail
 14 Feb 2019    16:00 WIB
Segudang Manfaat Kacang Polong Untuk Tubuh
Kacang polong merupakan makanan yang kaya akan vitamin A, B1, B6, C dan K yang dapat membantu melawan osteoporosis dan berguna untuk membangun tulan yang kuat. Kacang polong kaya akan serat dan rendah kalori dan tidak memiliki kandungan lemak. Kacang polong merupakan salah satu jenis sayuran yang kaya protein dan mengandung antioksidan, yang dapat melawan efek-efek penuaan. Pada artikel ini kita akan membahas manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari sayuran yang kecil ini. Kebanyakan orang tidak tahu jika kacang polong kaya vitamin B kompleks, yang membantu metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Selain itu kacang polong merupakan sumber zat besi, jadi jika Anda menderita anemia, masukkan kacang polong dalam menu diet Anda. Kacang polong juga dapat memperbaiki kesehatan jantung dan pembuluh darah karena dapar mencegah munculnya plak-plak di pembuluh darah. Karena kacang polong juga mengandung vitamin K, maka kacang polong ini dapat mencegah munculnya stroke. Jika Anda ingin memperbaiki kesehatan tulang Anda, makanlah kacang polong karena kacang polong mengandung vitamin K1 yang dapat mengaktifasi protein non-kolagen dan mempertahankan kalsium dalam tulang. Kacang polong juga kaya akan asam folat, yang baik untuk kekuatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis. Kandungan vitamin C dalam kacang polong juga dapat mencegah kanker ovarium dan kanker pankreas, selain itu dapat meningkatkan imunitas tubuh. Kacang polong kaya akan serat, yang membantu proses pembersihan saluran pencernaan Anda sehingga bersih dari toksin dan zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker usus. Jadi jika Anda ingin lebih sehat lagi, masukkan kacang polong dalam menu diet Anda, minimal tiga kali seminggu.   Sumber: healthmeup
 21 Aug 2018    08:00 WIB
Susu Kedelai Mampu Mencegah Osteoporosis
Susu kedelai didapat dengan cara merendam, menggiling dan merebus kacang kedelai dengan air. Susu kedelai adalah minuman yang sangat bergizi. Kedelai mengandung asam lemak esensial, protein, serat, vitamin dan mineral. Kandungan gizi dari susu kedelai adalah: Setiap 100 gram (sekitar 3,5 ons) susu kedelai mengandung Mangan, Selenium, Tembaga, Kalium, Fosfor, Magnesium, Besi, Kalsium, Vitamin B6, Folate, Riboflavin (B2), Tiamin (B1) dan Vitamin K. Mengandung 173 kalori, dengan 9 gram lemak, 10 gram karbohidrat (6 gram di antaranya adalah serat) dan 17 gram protein. Kedelai merupakan sumber protein yang cukup baik dari protein. Memang tidak sebaik daging ataupun telur namun merupakan sumber protein nabati yang terbaik dibandingkan makanan sejenis. Namun perlu Anda ketahui pengolahan kedelai dalam suhu tinggi dapat mengurai beberapa protein yang terdapat didalamnya dan mengurangi kualitas protein di dalam kedelai. Nutrisi ini memberikan energi dan menjaga tubuh Anda berfungsi dengan baik. Berikut adalah enam manfaat kesehatan yang paling penting yang dapat Anda peroleh dari minum susu kedelai: 1.      Meningkatkan kolesterol baik Salah satu manfaat paling penting dari susu kedelai adalah kemampuannya untuk meningkatkan kolesterol baik Anda. Tidak seperti susu sapi, yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol, lemak susu kedelai sebagian besar tak jenuh dengan kadar kolesterol nol. Asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dalam kedelai dapat menghambat transportasi kolesterol dalam aliran darah Anda. Penelitian telah menunjukkan konsumsi rutin susu kedelai secara signifikan dapat menurunkan konsentrasi kadar trigliserida dan lipoprotein densitas rendah (LDL atau si kolesterol jahat) dan meningkatkan tingkat lipoprotein densitas tinggi (HDL atau si kolesterol baik). Efek gabungan ini membuat susu kedelai minuman sangat ideal untuk Andayang memiliki kolesterol tinggi atau memiliki riwayat keluarga penyakit jantung koroner. 2.      Memperkuat kemampuan pembuluh darah Asam lemak omega-3 dan omega-6 serta kandungan antioksidan fito dalam susu kedelai dapat secara efektif melindungi pembuluh darah dari terluka dan terjadinya perdarahan. Senyawa ini terikat pada lapisan pembuluh darah dan melindungi sel-sel lapisan Anda dari serangan radikal bebas dan kumpulan kolesterol yang merusak pembuluh darah. Selain itu kemampuan susu kedelai juga menguatkan pembuluh darah Anda sehingga jauh lebih tahan terhadap perubahan tekanan darah. 3.      Menjaga berat badan ideal Ingin berat badan tetap ideal, maka segera minum susu kedelai secara rutin. Mengapa susu kedelai dapat membantu menjaga berat badan ideal karena kandungan gula di dalam susu kedelai lebih sedikit dibandingkan dengan susu biasa. Susu sapi mengandung sekitar 12 gram gula per cangkir dan susu kedelai hanya mengandung gula sebanyak 7 gram. Sehingga satu cangkir susu kedelai hanya mengandung 80 kalori hampir setara dengan susu skim. Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal dalam susu kedelai dapat menghambat penyerapan usus Anda dari lemak, yang merupakan keuntungan besar lain untuk membantu menurunkan berat badan. Bukan hanya itu susu kedelai juga memberikan memiliki kadar serat yang tinggi sehingga menjaga Anda agar tetap kenyang dan membuat Anda terhindar untuk makan lebih banyak. 4.      Mencegah kanker prostat Untuk Anda para pria jangan merasa ragu untuk minum susu kedelai, karena susu kedelai akan menjauhkan Anda dari penyakit kanker prostat. Susu kedelai merupakan sumber yang kaya akan fitoestrogen, hormon tanaman unik ini yang dapat menghambat produksi testosteron pada pria. Kadar testosteron yang berkurang secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker prostat. 5.      Mencegah sindrom paska menopause Saat memasuki masa menopause, kadar hormon estrogen pada wanita mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan hormon estrogen secara tiba-tiba dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan bagi wanita paska menopause. Wanita menopause memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung, kencing manis dan obesitas. Mereka juga lebih rentan terhadap depresi, mudah mengalami perubahan suasana hati, insomnia dan gangguan psikologis lainnya. Fitoestrogen dalam susu kedelai dapat menjadi pengganti estrogen yang cukup efektif. Untuk wanita yang menjelang menopause dan setelah masa menopause akan disarankan minum susu kedelai secara rutin untuk mencegah dan mengurangi sindrom paska menopause. 6.      Mencegah osteoporosis Osteoporosis akan membuat seseorang mudah mengalami patah tulang. Kondisi ini sering dialami oleh orang yang berusia lanjut, wanita paska menopause dan orang-orang yang kurang mendapatkan vitamin D. kondisi patah tulang akan memberikan banyak efek negatif untuk orang yang mengalaminya. Oleh karena itu untuk membantu mencegah osteoporosis maka disarankan untuk minum susu kedelai. Fitoestrogen dalam susu kedelai dapat membantu mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh Anda dan mencegah hilangnya massa tulang. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, pastikan untuk membeli susu kedelai yang diperkaya dengan kalsium tambahan dan vitamin D. Ada banyak manfaat yang didapat dari susu kedelai maka jangan ragu untuk konsumsi susu kedelai secara teratur. Namun saat Anda minum susu kedelai kemasan tolong perhatikan kadar gula didalamnya, jangan sampai Anda mencari manfaat susu kedelai namun justru jadi mengonsumsi banyak gula dan berisiko mengalami kencing manis. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: fitday
 18 Jul 2018    11:00 WIB
Manfaat Kacang Pistachio Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam Pistachio Setiap 100 gram pistachio mengandung sekitar 570 kalori. Pistachio juga mengandung karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, zat besi, seng, magnesium, dan berbagai jenis vitamin.   Membantu Menjaga Kesehatan Jantung Pistachio merupakan salah satu jenis makanan yang harus anda konsumsi bila anda menderita gangguan jantung. Pistachio dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam darah. Selain itu, pistachio juga mengandung lemak baik dan dapat membantu meningkatkan kadar HDL di dalam tubuh. Pistachio merupakan salah satu sumber asam lemak tidak jenuh tunggal seperti asam oleat yang merupakan antioksidan kuat. Pistachio sama sekali tidak mengandung natrium yang membuatnya sangat baik bagi penderita penyakit jantung. Pistachio juga mengandung vitamin A, vitamin E, dan lutein yang dapat membantu menurunkan akumulasi plak lemak di dalam pembuluh darah dan meningkatkan kerja sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Selain itu, berbagai antioksidan ini juga dapat mengurangi oksidasi LDL.   Mencegah Kanker Karoten dan vitamin E yang terdapat di dalam pistachio dapat membantu melindungi tubuh anda dari berbagai efek oksidatif radikal bebas yang berbahaya. Pistachio juga mengandung gamma tokoferol yang dapat menghambat penetrasi berbagai radiasi berbahaya di dalam kulit. Konsumsi pistachio dapat membantu mencegah terjadinya kanker kulit, kanker prostat, dan kanker paru.   Melindungi Sistem Saraf Pistachio mengandung banyak vitamin B6 yang dapat membantu pembentukan asam amino yang pada akhirnya akan berfungsi sebagai neurotransmiter. Mielin (selaput pembungkus saraf) juga dibentuk dari vitamin B6, yang berfungsi untuk membantu proses penghantaran sinyal saraf. Serotonin, melatonin, dan GABA juga dibentuk dari vitamin B6. Ketiganya berfungsi untuk mengurangi stress di dalam sistem saraf. Selain itu, pistachio juga mengandung sedikit tembaga yang penting dalam proses transmisi saraf.   Membantu Menjaga Berat Badan Pistachio mengandung banyak lemak baik dan cukup banyak kalori. Lemak baik ini dapat larut di dalam air sehingga tidak akan menyebabkan peningkatan berat badan. Pistachio juga mengandung protein yang dapat membantu membakar lemak. Konsumsi pistachio juga dapat membuat anda merasa kenyang sehingga dapat mencegah terjadinya obesitas dan peningkatan berat badan.   Membantu Menjaga Kesehatan Mata Pistachio mengandung banyak karoten seperti lutein dan zeaxanthin yang dapat membantu mencegah efek berbahaya dari radikal bebas dan sinar UV terhadap mata, sehingga dapat membantu membuat otot dan jaringan mata tetap kuat. Selain itu, karoten juga dapat melindungi retina sehingga dapat mencegah terjadinya degenerasi makula.   Menutrisi Kulit dan Membantu Kerja Sistem Pencernaan Berbagai antioksidan yang terdapat di dalam pistachio membuatnya sangat baik bagi kulit. Vitamin E di dalamnya dapat membantu melindungi membrane sel dan membuat kulit tampak lebih bersinar serta dapat melindungi kulit dari radiasi berbahaya sinar matahari. Minyak esensial di dalam pistachio juga dapat membantu mengatasi kulit kering, mencegah penuaan kulit, dan pembentukan noda hitam pada kulit.  Pistachio juga mengandung banyak serat yang dapat membantu proses pencernaan makanan dan membuat usus lebih kuat. Pistachio juga dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam usus sehingga dapat membantu meningkatkan kerja saluran cerna.   Menurunkan Resiko Diabetes Pistachio dapat membantu mencegah terjadinya diabetes yang dapat menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh secara signifikan bila dikonsumsi setelah memakan makanan dengan kadar indeks glikemik tinggi. Pistachio juga dapat membantu mengurangi absorpsi glukosa di dalam darah.    Manfaat Lainnya Berbagai manfaat lain dari pistachio bagi kesehatan anda adalah: Membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan sel darah merah sehingga dapat mencegah terjadinya berbagai gejala anemia seperti pusing, sulit tidur, dan mual (zat besi) Dapat membantu meningkatkan aliran darah dan ereksi penis (afrodisiak) Menguatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya berbagai infeksi (antioksidan dan mineral)   Sumber: foodtofitness
 07 Jul 2018    08:00 WIB
10 Makanan Yang Baik Untuk Ibu Menyusui
Ada banyak manfaat yang didapat dari menyusui bukan hanya untuk bayi namun juga untuk ibu yang menyusui. Oleh karena itu sebuah gaya hidup sehat dan makanan yang mempunyai gizi seimbang sangat penting bagi Anda. Berikut adalah makanan yang baik untuk para ibu yang menyusui: 1.      Sayuran hijau Bayam, brokoli dan adalah sayuran berdaun hijau lainnya merupakan gudang vitamin A, Vitamin C dan zat besi. Sayuran hijau merupakan makanan yang baik untuk ibu menyusui dan penting bagi pertumbuhan bayi. Sayuran ini juga rendah kalori, sumber kalsium yang sangat baik dan sehat, sumber antioksidan yang penting bagi Anda dan bayi Anda. 2.      Buah-buahan Buah-buahan merupakan sumber antioksidan, vitamin dan mineral. Vitamin C membantu dalam penyembuhan luka. Oleh karena itu disarankan untuk meningkatkan asupan buah seperti jeruk, tomat, dll dalam diet Anda. Buah-buahan seperti apel dan pisang membantu untuk meningkatkan tingkat energi dalam tubuh dan membantu tetap sehat. 3.      Telur Telur adalah sumber protein dan kaya akan vitamin D. Sehingga membantu perkembangan pertumbuhan dan penguatan tulang dan otot bayi Anda 4.      Air putih Untuk memastikan produksi susu yang tepat dan mempertahankan tingkat energi yang memadai dalam tubuh Anda, Anda perlu untuk tetap terhidrasi dengan baik. 5.      Sereal gandum Sereal gandum seperti oatmeal, beras merah, barley, dll, kaya sumber nutrisi penting seperti protein, vitamin, zat besi dan mineral lainnya. Sehingga membantu menyediakan energi dan stamina untuk Anda. Selain itu juga membantu dalam pertumbuhan secara keseluruhan dan perkembangan bayi Anda. 6.      Produk susu rendah lemak Produk susu rendah lemak seperti susu, yogurt, dll selain sebagai sumber yang kaya vitamin B dan D, produk susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik. Kalsium diperlukan untuk pengembangan struktur tulang bayi Anda. 7.      Daging tanpa lemak Daging tanpa lemak dari ikan dan ayam kaya akan nutrisi penting. Menyediakan DHA dan asam lemak esensial untuk Anda dan membantu dalam mengembangkan sistem saraf bayi Anda dan meningkatkan pertumbuhan secara keseluruhan. Semua nutrisi lain yang hadir dalam daging tanpa lemak mendorong pemulihan dan memberi manfaat bagi ibu yang baru melahirkan. 8.      Bawang putih Bawang putih mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dan meningkatkan laktasi. Anti mikroba dan sifat antioksidan yang dimiliki oleh bawang putih membantu melawan infeksi dan meningkatkan pasokan susu dalam tubuh Anda. 9.      Wortel Wortel yang diperkaya dengan karbohidrat dan kalium, yang keduanya membantu meningkatkan energi dan stamina pada ibu menyusui. Wortel juga memiliki sifat antioksidan 10.  Kacang-kacangan Kacang-kacangan merupakan sumber yang kaya protein dan kadar besi. Buncis, kacang polong, kacang tanah, kacang merah, dan kacang hitam adalah contoh kacang-kacangan yang baik. Sumber: momjunction
 07 May 2015    11:00 WIB
Alergi Kacang Berhubungan Dengan Gen, Benarkah?
Para peneliti menemukan adanya sebuah bukti bahwa faktor genetika ternyata turut berperan dalam terjadinya alergi kacang pada anak-anak. Akan tetapi, hasil penelitian mereka juga menunjukkan bahwa faktor genetika bukanlah satu-satunya penyebab. Alergi kacang merupakan salah satu alergi yang paling sering ditemukan pada anak-anak di Amerika. Sekitar 1 di antara 13 orang anak menderita alergi ini. Alergi kacang juga paling sering membahayakan jiwa anak dan seringkali berlangsung seumur hidup. Para peneliti di John Hopkins University di Baltimore menganalisa DNA dari sekitar 2.759 peserta yang terdiri dari 1.315 orang anak-anak dan 1.444 orang tua kandung anak-anak tersebut. Sebagian besar anak-anak ini menderita sejenis alergi makanan.   Baca juga: Mengkonsumsi Kacang Membuat Anda Lebih Panjang Umur, Benarkah   Para peneliti memeriksa sekitar 1 juta marker genetika di dalam gen manusia, mencoba untuk mencari tahu gen mana yang mungkin turut berkonstribusi dalam peningkatan resiko terjadinya berbagai jenis alergi makanan, termasuk alergi kacang. Para peneliti kemudian menemukan bahwa suatu bagian gen yang terdapat pada kromoson tertentu ternyata turut berperan dalam terjadinya alergi kacang pada anak-anak yang menjadi peserta penelitian, yaitu sekitar 20%. Akan tetapi, para peneliti juga menemukan bahwa tidak semua orang yang mengalami mutasi genetik ini mengalami alergi kacang. Mereka menduga bahwa alergi terjadi karena adanya pengaruh faktor lain yang mempengaruhi DNA. Faktor lain ini mungkin merupakan faktor lingkungan yang terjadi sebelum atau segera setelah bayi lahir.   Sumber: newsmaxhealth
 21 Nov 2014    12:00 WIB
Apakah Boleh Makan Kacang Saat Hamil?
Kehamilan merupakan saat-saat di mana Anda memiliki begitu banyak hal yang harus dihindari dan dilakukan seperti konsumsilah suplemen asam folat, jangan merokok, berolahragalah secara teratur, jangan mandi dengan menggunakan air panas. Begitu pula saat Anda berbicara mengenai makanan apa yang boleh dan tidak boleh Anda konsumsi selama kehamilan berlangsung. Hingga beberapa tahun belakangan ini, para ahli di Amerika menyarankan agar para ibu hamil menghindari konsumsi berbagai jenis makanan yang dapat menyebabkan terjadinya reaksi alergi, terutama bila sang ibu memiliki riwayat alergi. Para ahli menganjurkan para calon ibu ini untuk menghindari konsumsi kacang, susu, telur, dan bahkan ikan selama kehamilan berlangsung hingga proses menyusui selesai. Akan tetapi, seiring dengan semakin majunya teknologi dan ilmu kedokteran, para ahli menemukan bahwa angka kejadian terjadinya reaksi alergi terhadap makanan, terutama kacang, justru meningkat setelah para ahli membuat rekomendasi di atas. Berdasarkan berbagai penelitian, para ahli menemukan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa menghindari beberapa jenis makanan tertentu seperti susu dan telur selama kehamilan berlangsung dapat mempengaruhi resiko terjadinya reaksi alergi pada bayi mereka serta hanya sedikit bukti yang ditemukan mengenai hubungan menghindari konsumsi kacang dan penurunan resiko terjadinya reaksi alergi terhadap kacang pada bayi mereka. Para ahli sekarang ini justru menyarankan hal yang sebaliknya, yaitu bahwa para ibu hamil tidak perlu menghindari berbagai jenis makanan yang dapat menimbulkan reaksi alergi tersebut (bila Anda tidak menderita alergi terhadap berbagai jenis makanan tersebut tentunya). Karena ternyata mengkonsumsi makanan tersebut justru memiliki beberapa manfaat. Sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini menemukan bahwa saat ibu yang tidak menderita alergi terhadap kacang mengkonsumsi kacang sebanyak 5 kali atau lebih dalam seminggu, bayi mereka pun lebih jarang mengalami reaksi alergi terhadap kacang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, para ahli pun memiliki pemikiran baru yaitu dengan memperkenalkan berbagai jenis makanan tersebut sejak dini mungkin justru dapat membantu para bayi untuk mentoleransi makanan tersebut dan menurunkan resiko terjadinya reaksi alergi pada para bayi tersebut. Akan tetapi, bila Anda memiliki anggota keluarga yang pernah mengalami reaksi alergi atau justru diri Anda sendiri yang pernah mengalami reaksi alergi, maka kemungkinan anak Anda untuk mengalami reaksi alergi pun menjadi lebih tinggi. Selain mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang dapat menyebabkan timbulnya reaksi alergi, terdapat satu hal lain yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan resiko anak Anda menderita alergi, yaitu dengan mengkonsumsi probiotik seperti yogurt pada trimester terakhir kehamilan dan selama menyusui. Akan tetapi, sebelum Anda mencobanya akan lebih baik bila Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan Anda.   Sumber: webmd