Your browser does not support JavaScript!
 27 Oct 2020    09:00 WIB
8 Tanda Anda Menderita OCD
Gangguan obsesif kompulsif atau Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) mungkin terlihat ringan dan tidak berbahaya, akan tetapi bila tidak diobati, gangguan ini dapat mempengaruhi aktivitas Anda sehari-hari dan mempengaruhi hubungan Anda dengan orang lain. Curiga bahwa Anda mungkin mengalami OCD? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gejala OCD yang perlu Anda waspadai. Anda Selalu Merasa Takut Akan Kuman Rasa takut akan kuman dan kontaminasi merupakan salah satu gejala OCD yang paling sering ditemui. Jika Anda merasa bahwa Anda perlu mencuci tangan atau mandi terus-menerus untuk menghindari bakteri atau kontaminan lainnya, maka hal ini merupakan tanda bahwa Anda menderita OCD. Banyak penderita OCD yang satu ini merasa bahwa mereka tidak cukup bersih, sehingga mereka terobsesi oleh kebersihan. Semakin penderita mencoba untuk mencegah dirinya terkontaminasi oleh kuman, maka semakin buruklah obsesinya akan kebersihan. Bila Anda merasakan hal yang sama, segera cari pertolongan medis. Semua Hal Harus Tampak Rapi atau Simetris Apakah Anda merasa bahwa sesuatu di rumah Anda kurang rapi? Mungkin Anda merasa tidak nyaman bila melihat sesuatu tampak tidak simetris. Bila ya, maka hal ini merupakan gejala lain dari OCD yang perlu diwaspadai. Penderita OCD yang satu ini biasanya merasa bahwa segala sesuatu selalu perlu dibetulkan dan dirapikan sehingga penderita biasanya sering memindahkan barang-barangnya agar menjadi lebih rapi, sehingga mereka pun merasa lega. Penderita OCD ini biasanya tahu bahwa tidak ada alasan bagi mereka melakukan hal yang dilakukannya, tetapi karena mereka merasa lebih baik setelah melakukannya, mereka pun terus melakukannya. Tidak Dapat Mengendalikan Pikiran yang Tidak Diinginkan Jika Anda pernah memiliki pikiran negatif yang menakutkan, Anda tidaklah sendirian. Bahkan, sebenarnya sebagian besar orang pasti memiliki pikiran aneh, menakutkan, atau bahkan porno. Yang menjadi masalah bukanlah berbagai pikiran buruk ini, tetapi reaksi Anda terhadapnya. Jika Anda menderita OCD, maka Anda dapat menjadi terobsesi pada pikiran buruk ini dan tidak dapat berhenti memikirkannya. Jika Anda mulai mempertimbangkan bahwa pikiran buruk Anda memiliki arti yang lebih dalam, maka hal ini dapat menyebabkan Anda mengalami obsesi. Yang pada akhirnya akan membuat Anda sangat cemas dan mulai melakukan gerakan yang sama berulang kali. Tidak Dapat Membuang Benda Tua Tentu saja selama Anda hidup pasti banyak barang tua yang menjadi kenangan tersendiri bagi Anda. Akan tetapi, sebagian besar orang biasanya dapat membuang sejumlah barang dan membersihkan gudangnya. Namun, bagi seorang penderita OCD, membuang barang-barang tua ini hampir mustahil. Orang yang suka menimbun barang dapat memiliki keinginan berlebihan untuk membeli barang diskon atau mengalami kecemasan hebat saat akan membuang suatu barang tertentu, bahkan barang rusak. Bahkan adanya pikiran untuk membuang barang-barang ini dapat membuatnya merasa semakin cemas. Anda Menghindari Situasi yang Memicu Pikiran Buruk Jika pikiran Anda selalu saja dipenuhi dengan pikiran negatif sepanjang hari, maka Anda mungkin akan mulai berpikir untuk menghindari situasi tertentu yang memicu munculnya pikiran negatif tersebut. Jadi, bila kerumunan orang banyak membuat Anda merasa cemas, Anda mungkin akan mulai menghindari berpergian. Jika pantai membuat Anda takut tenggelam, maka Anda pun akan menghindari pantai. Pikiran Obsesif Berlangsung Selama Setidaknya 1 Jam Setiap Harinya Memikirkan hal yang sama sesekali biasanya bukanlah hal yang perlu Anda khawatirkan, akan tetapi bila Anda terus memikirkan hal yang sama untuk waktu yang lama dan bahkan menyadari bahwa ini bukanlah hal yang normal, maka Anda perlu segera memeriksakan diri. Seorang penderita OCD biasanya tidak dapat mengendalikan pikirannya, bahkan saat mereka tahu bahwa hal ini sudah berlebihan. Jadi, bila Anda menghabiskan waktu lebih dari 1 jam dalam sehari untuk memikirkan sesuatu atau melakukan ritual tertentu, maka hal ini merupakan tanda bahwa Anda menderita OCD. Segera cari pertolongan medis. Merasa Takut Akan Melukai Diri Anda Sendiri Atau Orang Lain Hal berbahaya dari OCD adalah adanya pikiran untuk melukai diri Anda sendiri atau orang-orang di sekitar Anda. Hal ini dikarenakan seorang penderita OCD sulit mengendalikan pikiran buruknya, misalnya membayangkan memukul orang, yang membuatnya akan benar-benar melakukannya. Mengulang Gerakan yang Sama Membuat Anda Merasa Lega Seringkali para penderita OCD akan melakukan gerakan yang sama berulang-ulang karena ritual ini akan membuat mereka merasa lebih baik dan menyingkirkan berbagai pikiran negatif. Akan tetapi, gerakan ritual ini biasanya hanya memberikan kedamaian sementara.  Keadaan penderita bahkan dapat bertambah buruk, di mana semakin banyak gerakan ritual dilakukan, semakian berkurang efektivitasnya. Jika Anda menemukan bahwa Anda terus saja mengulang gerakan yang sama, misalnya mencuci tangan Anda berulang kali secara beruntun atau menyalakan dan mematikan lampu berulang kali, dan sebagainya hanya untuk membuat Anda merasa nyaman sementara dan kembali melakukannya lagi; Anda mungkin menderita OCD. Sumber: cheatsheet
 15 Jul 2017    12:00 WIB
Suasana Hati Mudah Berubah? Bisa Jadi Ini Merupakan Sinyal Penyakit
Menurut Harvard Health Letter mengatakan bahwa apabila seseorang mengalami sedikit perubahan rasa dari murung kemudian membaik, hal ini masih dianggap normal. Namun bila seseorang mudah timbul rasa lekas marah, sedih, acuh tak acuh secara terus menerus kemungkinan hal ini merupakan tanda kondisi yang serius. "Suasana hati bisa mudah berubah tergantung seseorang dalam menanggapi tekanan hidup sehari-hari. Namun bila terjadi dalam waktu yang cukup lama maka akan menimbulkan penderitaan yang signifikan, mengganggu kehidupan sehari-hari, tidak dapat melakukan sesuatu dengan baik dan ini merupakan indikasi untuk mencari bantuan" kata Dr Nancy Donovan, seorang dokter spesialis jiwa di Fakultas Kedokteran Harvard. Mood dan stres diatur oleh sejumlah sistem yang mencakup struktur otak, jaringan saraf, dan neurotransmitter kimia. Apabila terjadi kerusakan pada sistem tersebut maka akan muncul perubahan suasana hati. Perubahan mood yang tiba-tiba dapat mencerminkan adanya gangguan kejiwaan. Kesedihan yang mendalam, mudah marah, mudah cemas, dan kehilangan minat terhadap sesuatu dan kehilangan kesenangan dapat menjadi tanda depresi. Terkadang perubahan suasana hati yang mudah berubah dapat disebabkan oleh beberapa gangguan misalnya seperti penyakit tiroid dan demensia. "Di sebuah klinik neuropsikiatri ditemukan banyak pasien dengan demensia sering datang untuk mengatasi perubahan suasana hati seperti apatis, depresi, kecemasan dan perubahan perilaku lainnya", kata Dr Donovan.  Suasana hati yang mudah berubah juga bisa disebabkan oleh gangguan tidur. Apabila seseorang mengalami masalah pada tidur dan sulit untuk tidur dengan nyenyak akan mudah mengalami iritabilitas dan kecemasan. Selain itu perubahan suasana hati yang tiba-tiba juga bisa disebabkan oleh efek samping pengobatan. Misalnya, obat prednison golongan steroid menyebabkan kegugupan atau perubahan suasana hati. Pesan yang diberikan adalah apabila Anda sering mengalami perubahan perasaan yang mendadak dan sulit untuk menjelaskan suasana hati, maka hal ini tidak boleh diabaikan. " "Jangan ragu untuk berbicara dengan dokter untuk mengetahui penyebab terjadinya perubahan suasana hati secara mendadak.  Karena pengobatan yang efektif akan dapat menangani perubahan suasana hati yang mendadak dan penyebabnya langsung", kata Dr Donovan.   Sumber: healthharvard
 09 Jul 2015    18:00 WIB
Solusi Turunkan Berat Badan Dalam Waktu Super Singkat!
Obesitas alias kegemukkan merupakan masalah kesehatan yang dapat terjadi pada siapa saja dan kasusnya semakin meningkat karena perubahan gaya hidup di zaman modern sekarang ini. Selain membuat penampilan menjadi kurang menarik, obesitas juga dapat menurunkan rasa percaya diri da meningkatkan resiko terjadinya berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes dan serangan jantung. Akan tetapi, menurunkan berat badan bukanlah hal yang mudah. Diperlukan usaha ekstra dan tekad yang kuat agar Anda sukses menurunkan berat badan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips mengenai bagaimana  caranya menurunkan berat badan dalam waktu singkat.   MAKAN BESAR 1 HARI SEKALI Prinsip dasar dalam menurunkan berat badan adalah jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak boleh melebihi jumlah kalori yang akan digunakan oleh tubuh. Secara normal, tubuh manusia membutuhkan kalori antara 1500-2000 kkal. Oleh karenanya, usahakan makan dalam porsi besar hanya sekali dalam sehari. Sisanya, konsumsi sayur atau buah sebagai pengganti makanan. Nasi merah juga bisa menjadi alternatif karena memiliki kandungan serat yang tinggi.   HINDARI KONSUMSI LEMAK JENUH Hindarilah berbagai jenis makanan yang mengandung banyak lemak jenuh seperti daging, jeroan, gorengan, dan makanan lain sejenisnya. Ganti menu makanan Anda dengan makanan rendah kalori, seperti roti gandum, tahu, tempe, dan kedelai.   HITUNG KALORI CEMILAN ANDA Berbagai jenis cemilan pada umumnya memiliki jumlah kalori yang besar. Namun bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh mengkonsumsi cemilan. Anda hanya perlu mengganti cemilan Anda dengan cemilan yang rendah kalori dan batasi porsi cemilan Anda tersebut.   PERBANYAK OLAHRAGA Cara yang terakhir adalah dengan berolahraga. Rutin melakukan olahraga minimal 30 menit sehari akan membuat penurunan berat badan menjadi lebih cepat. Olahraga sederhana seperti jogging atau bersepeda dapat membakar sekitar 300-400 kalori. Bayangkan jika Anda melakukannya selama 1 jam, maka Anda pun akan membakar kalori hingga 800 kkal. Secara keseluruhan, selain dapat membantu menurunkan berat badan, berolahraga secara rutin juga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih bugar.   Baca Juga: 6 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Mulai Mengkonsumsi Diet Sehat     Sumber: dieters
 09 Jul 2015    16:00 WIB
Pengobatan Penyakit Jiwa Paling Mengerikan di Dunia Part II
Alih-alih sembuh, penyakit kejiwaan malah menjadi semakin parah karena pengobatan-pengobatan sadis yang mengerikan berikut ini.   METRAZOL TRWATMENT Seorang psikiater asal Hungaria, Ladislas von Meduna, menggunakan sejumlah obat-obatan untuk mengatasi gejala skizofrenia. Akan tetapi, efek dari sejumlah obat-obatan tersebut adalah membuat pasiennya kejang-kejang terlebih dahulu sebelum akhirnya tenang. Namun setelah beberapa kali digunakan, muncul keanehan dari perilaku pasien, sehingga penggunaan obat ini akhirnya dihentikan.   HIDROTERAPI Jika mendengar kata hidroterapi, mungkin Anda akan berpikir mengenai bak mandi yang dipenuhi air hangat dan nyaman. Akan tetapi, terapi yang dimaksud di sini ternyata sangat menyakitkan! Pasien disemprot dengan air bertekanan tinggi untuk mengurangi sikap agresifnya. Bisa saja mereka disemprot sambil berdiri, atau diikat di bak mandi dengan tekanan tinggi.   TERAPI ROTASI Terapi ini memang terbilang aneh, bagaimana tidak? Pasien diputar-putar, baik secara manual maupun dengan alat. Harus diakui bahwa terapi yang dikembangkan oleh Charles Darwin ini memang tidak berbahaya dan tak menyisakan trauma. Namun pastinya, pasien bakal mengalami pusing hebat setelah menjalaninya.   MENGANGKAT RAHIM Kaum hipokrat percaya bahwa histeria adalah kelainan mental wanita yang berhubungan dengan rahim yang bergeser. Satu-satunya cara untuk mengatasi gangguan ini adalah dengan memperbaiki posisi rahim. Namun pada abad ke-20, cara gila mulai dilakukan. Alih-alih memperbaiki posisi, metode ooforektomi pun dilakukan. Pada ooforektomi, dokter akan mengangkat indung telur (ovarium) wanita yang yang menderita histeria. Padahal, metode ini sama saja dengan metode kastrasi, yang membuat wanita tak mungkin hamil dan melahirkan.   METODE WESMER Pada metode ini, beberapa magnet ditempatkan ke dalam tubuh pasien untuk mengontrol efek gravitasi bulan terhadap tubuh. Dan tak lama kemudian, beberapa pasien memang mengaku sembuh dengan cara ini. Sayangnya, cara tersebut pada akhirnya dianggap tidak relevan dengan pengobatan penyakit jiwa.   Baca Juga: Ditemukan Lebih dari 100 Paku Pada Perut Seorang Wanita   Sumber: zonainfo