Your browser does not support JavaScript!
 22 Dec 2020    17:40 WIB
Musim Hujan, Waspada 3 Penyakit Ini Ya
Ada beberapa penyakit yang dapat menyerangmu saat musim hujan. Hal ini terjadi lantaran adanya perubahan suhu pada lingkungan lantas menjadikan virus, bakteri dan parasit lebih mudah berkembang biak, sehingga sangat mungkin menginfeksi tubuh manusia dengan daya tahan tubuh yang lemah. Berikut ini tiga penyakit saat musim hujan yang dapat menyerangmu: Influenza Saat musim hujan, tingkat kelembapan menjadi rendah dan membuat daya tahan virus lebih kuat untuk berkembang. Influenza ditandai dengan keluarnya cairan tubuh seperti ingus atau air liur disertai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot hingga menggigil. Virus ini dapat menular melalui kulit, hidung, mulut ataupun tangan. Untuk mencegahnya, olahraga dan istirahat yang cukup, perbanyak makan buah dan sayur, cuci tangan, dan gunakan masker ketika terserang flu. Demam Berdarah Musim hujan dapat menciptakan banyak genangan air. Genangan air adalah tempat terbaik bagi nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus untuk berkembang biak dengan cepat. Jenis nyamuk ini dapat menularkan virus demam berdarah atau DBD. Baca juga: Kenali Gejala Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue Penyakit ini ditandai dengan panas tinggi, sakit kepala, muncul bintik merah pada kulit, mata perih hingga muntah dan mual. Untuk pencegahannya, lakukan 3M Plus: Menguras bak mandi, Menutup tempat air, Memanfaatkan barang-barang bekas serta melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Diare Saat musim hujan, terjadi penurunan kualitas kebersihan yang menyebabkan peningkatan perkembangan virus, bakteri, dan parasit. Diare adalah penyakit yang ditandai dengan konsistensi feses yang lebih cair dan meningkatnya frekuensi buang air besar. Penyebab diare yang paling umum adalah mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi bakteri, virus, dan parasit seperti bakteri E.Coli, Salmonella, Shigella, dan lain-lain. Jika tidak ditangani dengan cepat diare dapat menyebabkan dehidrasi akut. Untuk mencegahnya, selalu cuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir dan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan makanan yang kamu konsumsi. Jika sudah terkena diare, kamu bisa mengonsumsi oralit atau minuman yang mengandung elektrolit, yang berguna untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Hubungi dokter jika diare tak kunjung sembuh.  Baca juga: Apa Efek Samping dari Vaksin Influenza?
 01 Jul 2020    11:00 WIB
Cegah Kanker dan Penyakit Lainnya Dengan Daun Kemangi
Kandungan Nutrisi di Dalam Daun KemangiSetiap 100 gram daun kemangi mengandung sekitar 20 kalori. Daun kemangi mengandung minyak esensial yang memiliki aroma menenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan anda. Selain itu, daun kemangi juga mengandung serat, protein, air (sebagian besar), vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, seng, kalsium, mangan, magnesium, zat besi, dan kalium.1.  Mencegah Infeksi BakteriBerbagai minyak di dalam daun kemangi seperti stragole, linalool, cineole, eugenol, sabinen, myrcene, dan limonene dapat membantu mencegah berbagai infeksi bakteri. Berbagai jenis minyak ini memiliki aroma tajam yang dapat membunuh berbagai jenis kuman di dalam tubuh anda. 2.  Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Pembuluh DarahMagnesium di dalam daun kemangi dapat meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah dan memperlancar aliran darah anda. Daun kemangi juga mengandung berbagai antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Vitamin A dan beta karoten di dalam daun kemangi juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari efek radikal bebas dan mencegah proses oksidasi darah di dalam tubuh. Antioksidan ini juga dapat mencegah pembentukan plak dan penumpukkan lemak pada dinding pembuluh darah arteri.3.  Mencegah FluDaun kemangi dapat membantu mengatasi demam dan flu. Daun kemangi seringkali ditambahkan ke dalam teh untuk membuat the lebih beraroma dan menghangatkan tubuh. Daun kemangi merupakan sumber vitamin C yang dapat membantu mengurangi produksi lendir pada saluran pernapasan dan mencegah terjadinya batuk serta infeksi tenggorokan. Selain itu, daun kemangi diduga cukup efektif untuk melawan demam berdarah  dengue dan malaria.4.  Mencegah KankerBerbagai antioksidan di dalam daun kemangi dapat mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Daun kemangi juga mengandung flavonoid polifenol seperti orientin dan vicenin yang dapat melindungi tubuh dari efek radikal bebas dan mencegah proses oksidasi di dalam tubuh. Hal ini dapat membantu mengurangi resiko terjadinya kanker kulit dan kanker payudara.5.  Meningkatkan Daya IngatDaun kemangi mengandung banyak kortikosteron yang dapat membantu meningkatkan daya ingat. Selain itu, daun kemangi juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah otak sehingga menurunkan resiko terjadinya kerusakan otak serta menguatkan sistem saraf. Daun kemangi juga dapat mengurangi rasa stress.6.  Menjaga Kesehatan KulitAgen antimikroba pada daun kemangi sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit anda. Daun kemangi dapat digunakan untuk mengatasi bekas gigitan serangga, luka lecet, luka terbuka, jerawat, bisul, eksim, dan leukoderma. Berbagai antioksidan dan minyak esensial di dalam daun kemangi dapat membantu memperlambat proses penuaan dan pembentukan noda pada kulit serta melindungi kulit dari efek radikal bebas dan menutrisi kulit.7.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari daun kemangi bagi kesehatan anda adalah:•  Mencegah terjadinya rematik sendi (agen anti inflamasi/anti radang)•  Mencegah terjadinya degenerasi makula akibat penuaan pada orang lanjut usia dan mencegah efek radiasi sinar UV pada retina (zeaxanthin)•  Meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah (zat besi)•  Mencegah timbulnya batu ginjal dan luka terbuka pada mulut serta membantu membuang batu dari saluran kemih•  Mengatasi bau mulut dan meredakan nyeri gigi serta peradangan gusi•  Meningkatkan fungsi sel beta pankreas, memicu sekresi insulin, mengatur kadar gula darah, meredakan stress oksidasi sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2 (eugenol, metil eugenol, dan kariofilen) Sumber: foodtofitness
 08 Mar 2020    11:00 WIB
Kiat Hentikan Penyebaran Influenza
Di musim hujan mudah sekali terjadi penyebaran influenza. Bila Anda sedang mengalami influenza sebaiknya Anda jangan sampai menularkan pada orang lain Berikut cara untuk menghentikan penyebaran influenza: Tinggal di rumah Usahakan untuk tinggal dirumah dan dikamar saja jadi Anda tidak akan menyebarkan virus influenza. Tutup mulut saat batuk atau bersin virus influenza menyebar melalui udara dan dapat ditularkan antara satu orang dengan orang yang lain sampai jarak enam meter Hindari berbagi peralatan dan seprai penting untuk Anda menghindari berbagi piring dan perlengkapan dengan orang yang tidak terinfeksi virus, dan harus dicuci sampai bersih setelah digunakan. Anda juga harus menghindari berbagi tempat tidur dengan pasangan yang sehat, atau setidaknya mengganti seprai setiap hari. Sering mencuci tangan Salah satu cara yang paling umum untuk menularkan penyakit menular adalah dengan  menyentuh wajah Anda, mulut atau mata dengan tangan yang terkontaminasi. Oleh karena itu, ingatlah untuk mencuci tangan Anda sesering mungkin (terutama setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan) dengan menggunakan air panas dan sabun antibakteri. Perlu Anda ketahui berapa lama Anda dapat menularkan virus influenza. Bahwa menurut National Institute of Allergy and Infectious Diseases, mengatakan bahwa orang dewasa dapat menularkan sehari sebelum terjadi gejala dan dapat terus menularkan selama satu minggu setelah timbulnya gejala. Sumber: wikihow
 18 Jan 2020    16:00 WIB
Manfaat Jahe untuk Kesehatan Anda
Jahe sangat dikenal karena aromanya yang sangat kuat. Jahe juga merupakan rempah-rempah yang sangat umum digunakan di Indonesia. Tetapi selain untuk menyedapkan makanan, jahejuga dapat digunakan untuk bahan obat herbal karena memiliki kandungan terapetik yang mujarab. Jahe dapat digunakan sebagai pengobatan anti muntah, anti kanker, anti inflamasi, penahan rasa sakit, antioksidan dan obat alergi. Berikut adalah kegunaan jahe untuk kesehatan: Mengurangi mual dan muntahPenelitian mengatakan jahe dapat mengobati sensasi mual, sehingga jahe banyak digunakan untuk mengatasi morning sickness, mabuk laut dan kemoterapi. Kunyahnya sepotong kecil jahe untuk mengurangi rasa mual dan rasakan perubahannya. Memperbaiki pencernaanJahe juga dapat memperbaiki penyerapan nutrisi di usus, memecah protein dan melancarkan pencernaan. Jahe juga dapat mencegah terjadinya luka di saluran pencernaan. Mengobati sakit kepalaAir perasan jahe dapat mengatasi sakit kepala. Hancurkan jahe dan rebus ke dalam air. Saring kemudian minumnya air rebusan tersebut selagi hangat. Mengobati flu dan pilekJahe merupakan bahan yang aling efektif untuk mengatasi flu dan pilek karena jahe mengandung antihistamin. Minumlah air perasan jahe yang dicampur madu untuk mengobari tenggorokan yang gatal. Anda juga dapat meminum teh jahe untuk memperlancar hidung yang tersumbat dan tenggorokan yang sakit. Meredakan nyeri menstruasiJahe dapat meredakan nyeri akibat menstruasi jika diminum saat awal menstruasi berlangsung. Jahe juga diketahui dapat mengurangi gejala kram perut dan kembung yang berhubungan dengan menstruasi.Sumber: healthmeup
 01 Oct 2019    16:00 WIB
Bekerja Saat Menderita Flu dan Batuk, Apa yang Harus Dilakukan?
Flu dan batuk tentunya dapat membuat pekerjaan anda terganggu. Apalagi, flu dan batuk sering membuat anda mengalami gangguan tidur di malam hari dan membuat anda merasa tidak enak badan. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan saat bekerja di saat anda menderita flu dan batuk untuk membantu anda melalui hari anda. Minum Air Air putih, jus buah, air kaldu, atau cairan lainnya dapat membantu anda mencukupi kebutuhan cairan harian anda. Air dapat membantu sistem pertahanan tubuh anda melawan infeksi. Selain itu, cairan juga dapat membantu mengencerkan lendir. Hindari minuman berkafein, minuman energi, maupun alkohol karena dapat menyebabkan dehidrasi. Mengkonsumsi es atau air dingin saat anda flu tidak selalu buruk bagi penyakit anda. Es atau air dingin dapat membantu meredakan nyeri tenggorokan anda. Berhenti Merokok Berhenti merokok atau hindari asap rokok atau polutan lainnya dapat sangat membantu anda saat anda menderita flu dan batuk. Merokok dapat mengiritasi saluran pernapasan anda dan menyebabkan peningkatan produksi lendir dan frekuensi batuk. Istirahat yang Cukup Istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi dapat membantu anda. Saat anda sakit, tubuh anda butuh lebih banyak istirahat dan makanan bergizi untuk membantunya melawan kuman penyakit. Obat-obatan Berbagai obat-obatan yang berfungsi untuk meredakan hidung tersumbat dan mengurangi batuk dapat digunakan. Obat diminum per oral maupun disemprotkan langsung ke hidung untuk meredakan hidung tersumbat. Obat batuk dapat diminum per oral untuk mengatasi batuk. Bila anda demam, anda dapat mengkonsumsi obat penurun panas seperti parasetamol. Bila anda menderita radang tenggorokan, anda dapat mengkonsumsi antibiotik. Bila penyakit anda tidak membaik dalam waktu 5 hari atau malah semakin memburuk, segeralah hubungi dokter anda untuk mencari penyebabnya dan mendapatkan pengobatan lebih lanjut. 
 29 Sep 2019    16:00 WIB
Apa Efek Samping dari Vaksin Influenza?
Vaksin influenza merupakan vaksin yang marak diberikan akhir-akhir ini. Terdapat 2 jenis vaksin influenza yaitu vaksin flu inaktif dan vaksin flu aktif. Baik vaksin influenza inaktif maupun aktif tidak dapat menyebabkan terjadinya infeksi influenza. Walaupun bukan termasuk obat-obatan, vaksin ini pun memiliki efek samping seperti obat. Akan tetapi, efek samping ini biasanya hanya berupa efek samping ringan yang akan menghilang dengan sendirinya. Efek samping berat sebenarnya mungkin saja terjadi walaupun sangat jarang. Vaksin Influenza InaktifBeberapa efek samping ringan yang dapat terjadi setelah pemberian vaksin influenza inaktif adalah:•  Nyeri, pembengkakan, atau kemerahan pada daerah bekas suntikan•  Nyeri mata atau mata merah atau mata terasa gatal•  Batuk•  Demam•  Nyeri otot•  Nyeri kepala•  Badan terasa gatal•  Merasa sangat lelah Berbagai gejala ringan ini biasanya timbul segera setelah vaksin diberikan dan dapat berlangsung selama 1-2 hari. Anak-anak kecil yang menerima vaksin influenza inaktif bersamaan dengan vaksin pneumococcal dapat meningkatkan resiko terjadinya kejang demam. Beberapa efek samping berat yang dapat timbul setelah menerima vaksin influenza inaktif adalah:•  Reaksi alergi berat, yang dapat terjadi segera setelah pemberian vaksin•  Beresiko menyebabkan terjadinya sindrom Guillain-Barre Resiko terjadinya efek samping berat ini lebih kecil daripada resiko terjadinya komplikasi akibat infeksi influenza. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anak Anda sebelum anak Anda menerima vaksinasi apapun.Vaksin Influenza AktifVaksin influenza aktif berisi virus influenza yang telah dilemahkan sehingga tidak dapat menyebabkan terjadinya infeksi.Beberapa efek samping ringan yang dapat terjadi pada anak berusia 2-17 tahun setelah menerima vaksin influenza aktif adalah:•  Hidung meler, hidung tersumbat, atau batuk•  Demam•  Nyeri kepala•  Nyeri otot•  Suara napas berbunyi "ngik-ngik" (mengi)•  Nyeri perut atau kadang mual atau muntah Beberapa efek samping ringan yang dapat terjadi pada orang berusia 18-49 tahun setelah menerima vaksin influenza aktif adalah:•  Hidung meler atau hidung tersumbat•  Nyeri tenggorokan•  Batuk•  Menggigil•  Merasa lelah atau lemah•  Nyeri kepalaReaksi alergi berat dapat terjadi setelah menerima vaksin influenza aktif, walaupun sangat jarang. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.Sumber: cdc
 07 Aug 2019    18:00 WIB
Kiat Mudah Menghadapi Influenza
Musim hujan sering kali membuat orang mudah terserang influenza. Namun cuaca panas yang tidak menentu juga bisa membuat seseorang terserang influenza. Untuk Sobat yang sedang mengalami influenza ada beberapa kiat yang dapat Sobat lakukan sebelum datang ke dokter. Berikut kiat mudahnya: 1. Minum banyak air putih Minum banyak air putih akan membantu mengurangi lendir. Sehingga membantu tenggorokan tetap lembab. 2. Kumur air garam Untuk membantu menghilangkan nyeri tenggorokan. Larutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air panas, kemudian berkumur sampai ke bagian belakang tenggorokan Anda. Hal ini membantu untuk menjaga tenggorokan tetap lembab dan membunuh bakteri. Lakukan ini tiga sampai empat kali per hari, sesuai kebutuhan. 3. Gunakan dekongestan nasal Meringankan hidung tersumbat dengan dekongestan nasal (hidung). Dekongestan ini dapat membantu meredakan hidung tersumbat. Anda dapat membeli di Apotik 4. Minum obat demam dan sakit kepala Untuk membantu menangani demam dan sakit kepala yang Anda rasakan, Anda dapat konsumsi parasetamol tablet. Bila Anda tidak merasa demam dan tidak sakit kepala maka Anda dapat istirahat dengan baik. Anda dapat membeli parasetamol tablet di Apotik 5. Istirahat Salah satu hal yang dapat membantu mengatasi influenza adalah dengan beristirahat yang baik.   Semoga cara diatas dapat membantu, namun bila influenza yang Anda rasakan semakin parah dan mulai mengganggu. Panas yang tidak kunjung turun sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan secara langsung kepada dokter Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: wikihow