Your browser does not support JavaScript!
 13 Nov 2020    13:00 WIB
15 Tips Cara Agar Cepat Hamil dan Punya Anak
Tips Cara Agar Cepat Hamil berikut,bisa dicoba bagi yang ingin supaya segera punya Anak, (Posisi, Waktu berhubungan, dll.), disertai dengan Doa juga ya… 1. Meningkatkan Kesuburan Suami IstriBeberapa makanan berikut mengandung nutrisi dan vitamin yang bagus untuk membantu suami istri agar cepat hamil. Untuk menjaga kesuburan rahim istri, misal: kecambah, alpukat, ayam, dan susu. Sementara untuk meningkatkan kualitas sperma suami, misal ikan, telur, daging, dsb. 2. Frekuensi BerhubunganSebaiknya berhubungan suami istri dilakukan dengan frekuensi sewajarnya, jika terlalu sering maka suami terlalu sering ejakulasi, sehingga mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma yang dikeluarkan . 3. Posisi BerhubunganPosisi yang berpeluang besar agar istri cepat hamil, adalah posisi yang memungkinkan agar sperma dapat berenang cepat melintasi rongga rahim menuju sel telur yaitu posisi suami di atas, hindari posisi istri diatas karena gravitasi akan menghambat sperma bertemu sel telur 4. Berbaring Setelah BerhubunganIstri dianjurkan tetap berbaring beberapa saat setelah berhubungan, untuk memperbesar peluang cepat hamil. Sebaiknya istri kencing sebelum berhubungan agar setelahnya tidak tergesa-gesa bangkit n pergi ke kamar mandi. 5. Nikmati Hubungan Suami IstriMulailah menikmati hubungan seks tidak sebagai usaha untuk cepat hamil saja tapi juga karena Anda berdua menikmati dan nyaman melakukannya. Coba beberapa variasi posisi dan lokasi untuk meningkatkan mood Anda berdua. 6. Hindari pelicinAlat bantu pelicin mengandung komponen-komponen yang bisa merusak sperma sehingga tidak dianjurkan untuk pasangan yang ingin segera hamil. 7. Ketahui Masa Subur IstriMasa subur adalah waktu dimana sel telur siap dibuahi oleh sperma. Jika suami istri berhubungan saat istri sedang masa subur, akan memperbesar peluang cepat hamil. Bagi istri yang siklus haidnya teratur akan lebih mudah menghitung masa suburnya, karena bisa dihitung dengan rumus menurut haid pertama. 8. Ukur Suhu BadanCara lain untuk mengetahui kapan terjadinya masa subur, ukur suhu tubuh dengan menggunakan termometer yang diletakkan di vagina selama lima menit. Suhu tubuh yang normal berkisar antara 35,5 – 36 derajat celcius. Di masa subur, suhu tubuh akan sedikit naik menjadi 37 – 38 derajat celcius. 9. Lendir KesuburanCara lain mengetahui masa subur adalah mengecek lendir kesuburan vagina (cervical mucus). Cara melihatnya bisa dengan menggunakan tisu atau jari bersih. Jika terdapat lendir kesuburan di vagina Anda, itu pertanda Istriberada dalam puncak masa subur 10. Tes KesuburanCara praktis mengetahui kesuburan bisa dengan alat penghitung masa subur yang dijual di pasaran. Alat ini akan mengukur kadar hormon pada air kencing. Hasil tes bisa dilihat dengan tanda tertentu, yang menyatakan Anda sedang berada pada masa subur atau tidak. 11. Jaga Berat BadanBerat badan terlalu kurus juga akan mempengaruhi hormon kesuburan. Demikian juga jika terlalu gemuk. Hubungi bidan/dokter, untuk mengetahui berat badan tubuh yang ideal . 12. OlahragaTerlalu banyak olahraga juga kurang baik buat kesuburan, jadi sebaiknya dilakukan secukupnya saja. olahraga ringan tiga kali seminggu selama 30 menit biasanya sudah cukup. Jalan pagi merupakan salah satu contoh olahraga ringan yang dianjurkan. 13. Gaya hidup sehatCek kembali gaya hidup (pola makan, asap rokok, penggunaan obat sembarangan) Misalnya, jika perokok atau dekat dengan perokok, sebaiknya hindari. Gaya hidup lain yang juga sebaiknya kita hindari adalah pemakaian obat-obatan sembarangan serta minuman alkohol secara berlebihan. 14. Rileks dan JalaniKeinginan yang sangat kuat untuk segera hamil bisa membuat Anda stres. Padahal stress bisa membuat seseorang kehilangan selera untuk berhubungan seks dan membuat daya tahan tubuh juga menurun. Maka cobalah untuk mengurangi stres dengan mencoba berdoa, pasrah dan ikhlas. Percaya Anda dan pasangan sudah melakukan yang terbaik, selebihnya adalah di luar kekuasaan Anda. 15. Kapan perlu konsultasi ke dokterBila pasangan suami istri sudah menikah 1 tahun dengan frekuensi hubungan yang cukup, belum juga hamil, saatnya konsultasi ke dokter, agar bisa diketahui bagaimana jalan yang terbaik. Semoga Bermanfaat…
 23 Sep 2020    13:00 WIB
Hindari Makanan Ini Saat Sedang Hamil
Asupan ibu hamil sangat penting untuk perkembangan janin. Untuk itu, perlu diketahui asupan apa saja yang harus dihindari oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga. Berikut daftarnya: Telur setengah matang Pastikan telur yang Anda makan itu matang dengan benar. Telur mentah kemungkinan mengandung bakteri salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Keracunan makanan yang mengandung salmonella dapat menyebabkan perut kram, muntah, diare, demam dan pada kasus tertentu bisa terjadi keguguran. Makanan yang dikemas tidak benar Anda pernah mendengar bakteri bernama listeria? Listeria dapat menyebabkan penyakit disebut listeriosis. Untuk wanita hamil listeriosis dapat menyebabkan gejala seperti flu. Tetapi saat listeria ditularkan ke janin maka dapat menyebabkan keguguran. Makanan sisa atau makanan yang tidak dikemas dengan baik harus dihindari karena kemungkinan terkontaminasi listeria. Keju lunak Hindari keju lunak seperti brie, camembert dan keju bercorak biru atau blue-veined cheese seperti stilton. Keju-keju ini sangat mungkin mengandung listeria- dapat menyebabkan keguguran dan meninggalnya janin di dalam kandungan. Hindari juga keju yang berbahan dasar susu kambing atau domba yang tidak dipasteurisasi, seperti keju feta, karena bisa mengandung toksoplasmosis. Daging mentah atau setengah matang Saat makan di luar dan memesan steak, pastikan steak dimasak well done serta hindari daging ham, hati dan suplemen minyak ikan. Daging dapat membawa risiko toksoplasmosis, listeria dan salmonela jika belum dimasak dengan matang. Hati mengandung vitamin A dalam kadar yang cukup tinggi yang dapat membahayakan perkembangan janin Anda. Ikan jenis tertentu Ikan sering terkait dalam berbagai pola diet, termasuk diet pada wanita hamil. Tetapi ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari ibu hamil seperti ikan lele, ikan todak, ikan marlin, ikan hiu karena kemungkinan sudah terkontaminasi merkuri dengankadar yang tinggi. Merkuri dapa menyebabkan keterlambatan perkembangan janin. Sumber: magforwomen
 07 Sep 2020    17:00 WIB
Stretch Mark Akibat Kehamilan
Kehamilan dan persalinan mempengaruhi berbagai hal dalam hidup anda, mulai dari waktu tidur anda, kegiatan anda, pekerjaan anda, dan keadaan tubuh anda. Hal yang paling sering dikeluhkan oleh banyak ibu adalah timbulnya stretch mark. Stretch mark biasanya tetap ada setelah anda melahirkan.   Mengapa Stretch Mark Terjadi ? Stretch mark terjadi akibat bagian tubuh anda membesar melebihi kemampuan elastisitas kulit anda, yang menyebabkan serat elastik di bawah permukaan kulit anda robek dan menimbulkan stretch mark. Timbulnya stretch mark dipengaruhi oleh seberapa cepat berat badan anda bertambah dan seberapa banyak berat badan anda bertambah. Semakin cepat peningkatan berat badan anda terjadi, maka stretch mark semakin cepat terbentuk.   Di Mana Saja Stretch Mark Dapat Terbentuk ? Selain perut, stretch mark juga dapat terjadi pada daerah dada, paha, bokong, dan lengan atas. Stretch mark biasanya berwarna merah muda, merah, atau ungu selama kehamilan dan menjadi putih atau keabuan setelah melahirkan.   Kapan Stretch Mark Mulai Timbul ? Stretch mark biasanya mulai timbul pada bulan keenam atau ketujuh kehamilan anda. Pembentukan stretch mark juga dipengaruhi oleh faktor genetik, artinya bila ibu anda mempunyai stretch mark saat hamil, maka anda juga akan mengalaminya.   Adakah Cara Mencegah Timbulnya Stretch Mark ? Sayangnya, tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya stretch mark saat kehamilan. Semua krim atau pengobatan anti stretch mark sama sekali tidak berpengaruh. Akan tetapi, bukan berarti tidak diperlukan pemakaian krim atau body lotion yang membuat kulit anda lembab dan elastis. Banyak minum air putih juga membantu menjaga kulit anda agar tidak kering. Menjaga kelembaban dan elastisitas kulit anda tetap penting. Kadang, penggunaan body lotion dapat mengurangi rasa gatal akibat timbulnya stretch mark pada kulit. Sebagian stretch mark dapat memudar seiring dengan berlalunya waktu, akan tetapi ada juga stretch mark yang tidak memudar. Penggunaan gel yang mengandung ekstrak bawang dan asam hialuronik dapat membantu memudarkan warna stretch mark setelah penggunaan selama 12 minggu. Menurut para ahli, saat terbaik perawatan stretch mark adalah saat stretch mark masih berwarna merah. Baca juga: Para Bumil, Ayo Cegah Stretch Mark Dari Sekarang!!! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 04 Sep 2020    09:00 WIB
Makanan yang Wajib Dikonsumsi saat Hamil
Saat hamil memperhatikan makanan yang dikonsumsi sangat penting, sebab apa yang dimakan oleh sang ibu akan memberikan nutrisi penting untuk pertumbuhan janinnya. Berikut makanan sehat yang perlu dikonsumsi oleh para wanita hamil: Salmon Saat dinyatakan hamil, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi ikan salom. Ikan ini mengandung asam lemak omega-3 yang bisa memberikan nutrisi pada perkembangan otak dan janin. Telur Telur dianggap dapat memenuhi vitamin dan nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil. Kandungan penting dari telur ini adalah kolin. Kolin diperlukan untuk membantu perkembangan tubuh, otak dan kesehatan janin yang berada di dalam perutnya. Brokoli dan sayuran hijau gelap Selain dipercaya dapat membuat seseorang panjang umur, brokoli rupanya juga memiliki manfaat untuk ibu hamil. Brokoli dan teman-temannya para sayuran hijau seperti bayam kaya akan serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat dan potasium. Susu Ketika hamil, wanita membutuhkan kalsium lebih banyak, dan susu bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Kabar baiknya, susu tak hanya mengandung kalsium, melainkan juga vitamin B, magnesium, dan seng. Minyak ikan Minyak hati ikan mengandung asam lemak omega-3 EPA dan DHA yang sangat penting untuk perkembangan otak dan mata janin. Sebelum mengonsumsi minyak ikan, pastikan pilih minyak hati ikan COD agar lebih banyak manfaatnya. Alpukat Alpukat mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tidak menyebabkan kolesterol. Buah ini mengandung serat, folat dan potasium yang tinggi. Kandungan itu membuat alpukat semakin cocok menjadi makanan untuk ibu hamil.
 19 Aug 2020    09:00 WIB
Pentingnya Perawatan Gigi Selama Kehamilan
Kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut ibu, di mana dapat terjadi pembengkakan gusi dan gusi berdarah. Selain itu, hormon yang diproduksi selama kehamilan juga dapat membuat gigi anda lebih mudah terserang plak. Perawatan Gigi Sebelum Hamil Periksakanlah kesehatan gigi anda sebelum kehamilan. Dengan demikian, anda dapat mengetahui keadaan kesehatan gigi anda dan berbagai gangguan kesehatan yang ada sehingga anda dapat mengatasi berbagai masalah tersebut sebelum kehamilan terjadi. Perawatan Gigi Selama Kehamilan Beberapa hal yang harus anda lakukan dalam merawat kesehatan gigi anda selama kehamilan adalah: Beritahukanlah pada dokter gigi anda bahwa anda sedang hamil dan jangan melakukan pemeriksaan gigi pada trimester pertama kehamilan dan pada saat kehamilan anda telah berusia 30 minggu karena saat-saat ini merupakan saat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi anda. Anda dapat melakukan pemeriksaan gigi rutin pada trimester kedua. Semua tindakan pencabutan atau penambalan atau tindakan lainnya yang tidak perlu dilakukan dengan segera dapat ditunda hingga anda telah melahirkan Beritahukan pada dokter gigi anda setiap obat yang anda konsumsi Hindari melakukan foto rontgen apapun selama kehamilan Hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol Lakukanlah pemeriksaan gigi secara teratur selama trimester kedua kehamilan karena kehamilan menyebabkan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai gangguan pada gusi Perhatikan setiap perubahan pada gusi anda selama kehamilan Jagalah kebersihan mulut dan gigi anda untuk mencegah dan atau mengurangi berbagai gangguan kesehatan mulut Jika rasa mual dan muntah di pagi hari membuat anda sulit menyikat gigi anda, gantilah pasta gigi anda dengan pasta gigi yang tidak berasa selama kehamilan. Anda juga dapat mencoba membersihkan mulut anda dengan air dan tunggulah sekitar 1 jam sebelum mulai menyikat gigi Hal lainnya yang perlu anda perhatikan adalah agar anda menghindari berbagai makanan manis. Keinginan atau mengidam makanan manis sering terjadi selama kehamilan. Akan tetapi, ingatlah bahwa semakin banyak anda memakan makanan tersebut maka semakin besar pula resiko kerusakan gigi anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi juga dapat ditularkan dari ibu pada anak. Konsumsilah makanan sehat dan seimbang selama kehamilan. Gigi bayi anda akan mulai berkembang saat kehamilan anda telah memasuki usia 3 bulan. Konsumsilah berbagai makanan kaya kalsium dan vitamin D seperti susu dan produknya, keju, dan yogurt bagi perkembangan gigi, gusi, dan tulang bayi anda.   Perawatan Gigi Setelah Melahirkan Bila anda mengalami gangguan kesehatan mulut apapun, baik pada gigi dan gusi, segera periksakan diri anda setelah melahirkan untuk memperoleh penanganan yang mungkin tidak dapat dilakukan selama kehamilan.    Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 06 Jul 2020    11:00 WIB
Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Sang Ibu
Tahukah Anda bahwa menyusui tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan bayi Anda, tetapi juga bagi Anda? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa manfaat dari menyusui bagi sang ibu.   Baca juga: Tips Mencegah Terjadinya Nyeri Saat Menyusui   Menyusui Dapat Menyembuhkan Tubuh Anda Saat Anda menyusui, maka tubuh Anda akan memproduksi hormon oksitosin, yang akan membantu rahim Anda berkontraksi dan kembali ke ukurannya semula. Selain itu, adanya hormon ini juga dapat membantu mengurangi perdarahan rahim paska persalinan. Menyusui juga dapat mencegah payudara membengkak dan nyeri karena banyaknya ASI yang terdapat di dalamnya. Pembengkakan payudara ini dapat terjadi saat payudara sedang "mengubah" ASI yang dihasilkannya dari kolostrum menjadi ASI biasa atau saat Anda sudah beberapa hari tidak menyusui.   Menyusui Dapat Menurunkan Resiko Terjadinya Beberapa Penyakit Tertentu Menyusui dapat menurunkan resiko terjadinya kanker payudara.   Menyusui Membantu Menurunkan Berat Badan Dengan Lebih Cepat Untuk memproduksi ASI, tubuh Anda membutuhkan sekitar 500 kalori setiap harinya. Dengan demikian, menyusui juga dapat membantu menurunkan berat badan Anda paska melahirkan, yaitu sekitar 1-2 kg setiap bulannya.   Menyusui Dapat Menghemat Pengeluaran Anda Selain mudah (tidak butuh botol dan tidak perlu menyiapkan susu), ASI juga bebas dari kuman penyakit dan membuat Anda dapat berhemat karena tidak perlu membeli susu formula bayi yang cukup mahal. Anda juga dapat memberikan susu pada bayi Anda kapan saja dan di mana saja. Menyusui juga membuat Anda dapat beristirahat dan membentuk ikatan dengan bayi Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 06 Jun 2020    08:00 WIB
Benarkah Telur Tidak Baik Bagi Ibu Hamil dan Janin?
Seorang ahli gizi bernama Elizabeth Ward berkata bahwa terdapat  banyak sekali manfaat pada satu telur dengan kalori yang hanya sekitar 90 kalori. Lebih dari 12 vitamin, mineral dan banyak protein penting untuk kehamilan terkandung dalam telur. Selain itu, Telur juga kaya akan kolin, yang secara keseluruhan mendorong pertumbuhan bayi dan kesehatan otak, sambil membantu mencegah cacat tabung saraf. Baca Juga: Seks Ketika Hamil, Cairan Sperma Tidak Berbahaya untuk Janin     Meski begitu, tidak jarang pula orang awam mengatakan bahwa telur mengandung kolesterol yang sangat tinggi. Hal itu memang benar. Akan tetapi, masalah kesehatan bisa timbul akibat konsumsi lemak jenuh. Sedangkan telur sendiri terbilang memiliki kandungan lemak jenuh yang sangat minim, hanya sekitar satu setengah gram setiap butirnya. Berikut beberapa tahap aman mengonsumsi telur bagi ibu hamil: 1. Pastikan telur benar-benar matang, untuk menghindari bakteri. Bila merebus telur sebaiknya dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa kotoran yang menempel. 2. Jika takut akan kandungan kolesterol bisa dimakan pada putihnya saja, karena putih telur mengandung protein yang baik untuk tubuh. 3. Jangan mengonsumsi telur mentah atau setengah matang ketika masa kehamilan karena meningkatkan risiko infeksi salmonella. Infeksi ini dapat menyebabkan persalinan prematur, kontraksi rahim, dehidrasi, diare dan muntah. Imbangi konsumsi telur dengan nutrsi-nutrsi lainnya, jika mengalami alergi telur segera hentikan konsumsinya.   Sumber: Info Sehat
 06 May 2020    11:00 WIB
Tips Lancarkan ASI Selama Bulan Ramadhan Bagi Para Ibu yang Berpuasa
Walaupun ibu menyusui sebenarnya tidak dianjurkan untuk berpuasa, apalagi bila bayi Anda masih berusia kurang dari 6 bulan, akan tetapi bila Anda tetap mau berpuasa, maka dianjurkan agar Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Hal ini dikarenakan ASI masih merupakan satu-satunya sumber makanan bagi bayi yang berusia kurang dari 6 bulan. Selain itu, walaupun Anda harus berpuasa di siang hari, bukan berarti Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Selama puasa, Anda pun dapat tetap makan 3 kali sehari, hanya saja dengan waktu yang berbeda. Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian Anda, dianjurkan agar Anda mengkonsumsi diet seimbang, yang terdiri dari karbohidrat (50%), protein (30%), dan lemak (10-20%). Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu membuat produksi ASI Anda tetap lancar. Bagi ibu yang sedang menyusui, dibutuhkan sekitar 700 kalori tambahan setiap harinya, di mana 500 kalori tersebut diambil dari makanan ibu dan 200 kalori sisanya diambil dari cadangan lemak tubuh. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu yang sedang menyusui dan ingin berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makannya (3 kali sehari) dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Pastikan Anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan bergizi saat sahur dan setelah sholat tarawih. Dengan demikian, Anda akan memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas harian Anda dan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh bayi Anda. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu yang sedang menyusui tetapi ingin berpuasa adalah: Konsumsilah banyak air putih, setidaknya 2 liter setiap harinya, mulai dari saat berbuka hingga sahur Minumlah segelas susu setiap sahur untuk menurunkan resiko terjadinya anemia Konsumsilah minuman hangat saat berbuka puasa untuk menstimulasi pengeluaran ASI Baca juga: Manfaat Kurma Saat Puasa Sumber: aritunsa
 27 Apr 2020    16:00 WIB
Susah Tidur Selama Hamil ?
Wanita hamil seringkali mengalami gangguan tidur di malam hari dan merasa sangat lelah di siang hari pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, seringnya buang air kecil dan rasa mual muntah di pagi hari dapat mengganggu tidur anda. Pada saat kehamilan anda mulai membesar, mimpi buruk dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda dapat membuat anda sulit tidur dengan nyenyak. Setelah melahirkan, bayi anda yang baru lahir atau depresi paska melahirkan juga dapat mengganggu tidur anda.   Penyebab Gangguan Tidur Selama Kehamilan Gangguan tidur pada saat kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda. Kedua hal ini dapat mempengaruhi kualitas tidur anda. Anda mungkin sulit menemukan posisi tidur yang nyaman atau di saat telah menemukan posisi tidur yang nyaman, anda ingin buang air kecil.   Gangguan Tidur Pada Trimester I Kehamilan (1-12 Minggu) Beberapa hal yang menyebabkan gangguan tidur pada saat awal kehamilan anda adalah: Sering terbangun karena ingin buang air kecil Rasa tidak nyaman pada tubuh atau stress secara emosional selama kehamilan Waktu tidur siang yang lebih lama   Gangguan Tidur Pada Trimester II Kehamilan (13-27 Minggu) Kualitas tidur anda akan membaik begitu anda memasuki trimester kedua kehamilan anda karena berkurangnya keinginan untuk buang air kecil di malam hari. Hal ini terjadi karena bayi anda telah semakin membesar dan bergerak ke atas sehingga tekanan pada kandung kemih anda menjadi berkurang. Akan tetapi, anda tetap dapat mengalami gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman pada tubuh anda atau akibat stress emosional.   Gangguan Tidur Pada Trimester III Kehamilan (28-40 Minggu)   Tidur anda akan sangat terganggu saat anda memasuki trimester ketiga kehamilan anda. Hal ini dapat disebabkan oleh: Rasa tidak nyaman karena perut anda yang besar Adanya rasa seperti terbakar di dada, kram pada kaki, dan tersumbatnya sinus Sering buang air kecil di malam hari karena posisi bayi anda kembali berubah dan kembali menekan kandung kemih anda   Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 24 Mar 2020    11:00 WIB
Selain Menjaga Daya Tahan Tubuh, Vit C Juga Bermanfaat Bagi Ibu Hamil
Saat hamil, sangat penting agar Anda mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral Anda untuk memenuhi kebutuhan bayi yang sedang berkembang di dalam rahim Anda. Kekurangan berbagai vitamin dapat menyebabkan terjadinya gangguan perkembangan dan kelainan bawaan. Vitamin C, terutama sangat penting saat seorang wanita sedang hamil karena akan mempengaruhi ibu dan bayinya dalam banyak cara.   Baca juga: 10 Mitos Mengenai Kehamilan   Berdasarkan sebuah penelitian, para ahli tidak menemukan adanya komplikasi pada wanita hamil yang mengkonsumsi banyak vitamin C atau vitamin C dosis tinggi. Para ahli bahkan menemukan bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengkonsumsi banyak vitamin C justru merupakan bayi yang paling sehat di antara bayi lainnya.   Daya Tahan Tubuh Untuk tetap sehat, daya tahan tubuh sang ibu harus dijaga agar tetap kuat sehingga dapat melawan berbagai infeksi dan penyakit yang mungkin terjadi. Memiliki kadar vitamin C yang lebih tinggi dapat membantu menguatkan daya tahan tubuh ibu, yang tentu saja akan melindungi ibu dan bayinya dari infeksi bakteri dan virus.   Asma dan Vitamin C Sebuah penelitian yang dilakukan oleh the Departement of Environmental and Occupational Medicine di the University of Aberdeen menemukan bahwa kekurangan kadar vitamin C saat hamil dapat meningkatkan resiko terjadinya asma pada bayi.   Perbaikan Sel dan Jaringan Vitamin C akan membantu produksi kolagen di dalam janin, yang berarti vitamin C dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan kulit, tulang, jaringan ikat, dan tulang rawan.   Perkembangan Mental Beberapa jenis antioksidan, termasuk vitamin C dapat mempengaruhi perkembangan mental janin. Jadi, jika Anda ingin melindungi bayi Anda dari berbagai gangguan mental, pastikan Anda mengkonsumsi cukup vitamin C saat hamil.   Keguguran Seperti halnya berbagai suplemen lainnya, sangat penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan berapa dosis vitamin C yang dikonsumsinya. Oleh karena itu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen apapun, termasuk suplemen vitamin C. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi vitamin C dengan dosis yang terlalu tinggi dapat menyebabkan terjadinya keguguran atau kelahiran prematur.   Sindrom Fetal Alkohol Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2009, para ahli menemukan bahwa vitamin C dapat mencegah terjadinya kerusakan pada embrio yang terpapar oleh alkohol di dalam rahim.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthdiaries