Your browser does not support JavaScript!
 19 Apr 2018    18:00 WIB
Terkadang Bertemu Dengan Mr. Wrong Adalah Cara Terbaik Untuk Mendapatkan Mr. Right
Semua wanita pasti ingin segera menemukan pria paling tepat dalam hidupnya alias Mr. right. Saat dimana dia datang membawa cinta dan memberikan Anda kebahagian dalam hidup Anda. Tapi kisah dalam hidup ini tidak seperti kisah dalam cerita dongeng, dimana pemeran utama dengan mudahnya bertemu dengan pria pujaan hati. Ada kalanya Anda para wanita seringkali merasa bertemu dengan pria yang salah atau si mr. wrong. Yang kemudian membuat Anda merasa putus asa mengapa belum juga menemukan mr. right. Jangan dahulu merasa putus asa, karena terkadang bertemu dengan Mr. wrong pada awalnya adalah cara terbaik untuk mendapatkan mr. right. Mengapa bisa begitu?   Berikut adalah alasannya: Lebih mengenal banyak karakter Saat Anda mengenal beberapa pria dalam hidup Anda, maka Anda akan mengenal banyak karakter. Bagaimana karakter masing-masing pria, bagaimana cara mereka memperlakukan Anda, bagaimana cara mereka menghadapi masalah, bagaimana cara ini dan itu. Dengan Anda mengenal banyak karakter maka Anda bisa banyak belajar dari mereka. Jangan anggap sebuah hubungan hanya harus berakhir dengan air mata. Anggap hubungan itu cara Anda mengenal orang baru, meski hubungan Anda dengannya tidak berhasil tapi Anda mungkin bisa banyak belajar dari sikapnya dalam menghadapi masalah. Hal ini akan menjadikan Anda pribadi yang kuat dan banyak belajar. Mendapatkan pelajaran yang berharga Seperti dikatakan diatas bahwa bertemu dengan beberapa pria yang salah sebelum bertemu mr. right Anda dapat memberikan Anda banyak pelajaran dalam hidup. Di saat Anda merasa dia adalah pria yang salah? Coba pikirkan kembali apakah benar dia pria yang salah dalam hidup Anda. Mungkin Anda yang belum berubah, dia akan menjadi mr. right bila Anda memang mrs. right juga untuknya. Lebih baik jadikan hal ini sebagai cara untuk introspeksi diri Anda sendiri mungkin ada kesalahan yang sering Anda lakukan sehingga dia tidak pernah menjadi mr. right Anda. Jadikan kegagalan hubungan ini sebagai pelajaran yang sangat berharga dan menjadi modal agar hubungan Anda yang selanjutnya jauh lebih baik dan lebih lancar. Lebih menghargai sebuah hubungan Kegagalan di masa lalu, akan membuat Anda merasa lebih bisa menghargai sebuah hubungan. Bila awalnya Anda tidak peduli dengan pasangan. Saat sudah mengalami kegagalan dan merasa sudah menemukan mr. right. Anda akan berusaha untuk mempertahankan hubungan sekarang ini agar berjalan dengan lancar. Sehingga Anda bisa lebih menghargai sebuah hubungan dan tidak ingin kehilangan lagi.   Apabila Anda sekarang ini memang belum menemukan mr. right jangan merasa putus asa, karena jadikan pertemuan Anda dengan mr. wrong sebagai "modal" untuk bertemu dengan mr. right. Terus perbaiki diri dan persiapkan diri untuk kedatangan mr. right....   Baca juga: Menikah Membuat Anda Gemuk?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: yourtango
 04 Mar 2018    16:00 WIB
Ketika Hati Anda Tersakiti, 7 Cara Ini Dapat Membantu Menyembuhkannya
Dalam hidup ini, bisa saja Anda mengalami rasa bahagia dan sedih. Dimana ada orang-orang yang membahagiakan Anda ada juga yang mungkin menyakiti Anda. Sehingga Anda merasa sakit hati, seperti kondisi baru putus dengan pacar, bertengkar dengan sahabat dekat, perbedaan pendapat dengan orang tua dan lain-lain. Tidak peduli apapun alasan yang membuat hati Anda sakit, jangan biarkan rasa ini terus bersemayam di hati. Dibandingkan Anda terus menerus memikirkan hal-hal yang menyakiti hati Anda. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu menyembuhkan rasa sakit itu.   Berikut adalah 7 cara yang dapat menyembuhkan rasa sakit hati: 1.      Makan es krim atau cokelat Makan yang manis manis adalah cara termudah untuk memperbaiki suasana hati Anda. Jika Anda ingin mendapatkan udara segar, pergilah untuk mengambil es krim atau coklat. Kedua makanan ini akan membantu membuat perasaan Anda menjadi lebih tenang. 2.      Menari Bila perasaan Anda memang sedang tidak enak, jangan ragu untuk menyetel musik. Pilih lagu-lagu yang bernada ceria dan ngebeat. Iramanya yang cepat bisa membantu menenangkan pikiran terutama bila Anda sambil menari. Gouyangkan badan Anda, jangan takut untuk mencoba. Sekalipun Anda tidak bisa menari, gerakan yang Anda lakukan ini akan membuat pikiran Anda menjadi lebih tenang dan sakit hati Anda akan terobati. 3.      Mandi air hangat Jika Anda telah merajuk di kamar Anda terlalu lama karena hati yang tersakiti, mandi air hangat mungkin yang Anda butuhkan. Mandi air hangat akan membantu  menyegarkan pikiran dan meremajakan Anda secara mental dan fisik. Mandi air hangat akan membantu menenangkan pikiran Anda dan membantu membuat Anda berpikir lebih jernih. 4.      Berbicara dengan teman terbaik Anda Apakah Anda bertengkar dengan pacar Anda? Saudara Anda menyakiti Anda? Tidak peduli apa penyebab Anda merasa sakit. Ceritakanlah masalah ini dengan teman terbaik Anda yang dapat membantu meringankan rasa sakit yang Anda rasakan. Segera temui teman Anda dan ungkapkan semua perasaan Anda! 5.      Ungkapkan perasaan Anda dengan menulis Saat Anda merasa sedang sakit hati maka Anda bisa menulis. Menulis dikenal sebagai salah satu cara terbaik untuk melampiaskan perasaan Anda, terutama bila Anda terluka. Apakah Anda ingin melepaskan kemarahan Anda atau membiarkan rasa frustrasi Anda hilang. Anda juga bisa membuat blog. Siapa tahu, ada komentar yang menanggapi apa yang Anda rasakan dan membuat Anda merasa lebih tenang.  6.      Ganti gaya rambut Mendapatkan model rambut baru adalah cara untuk terlihat berbeda dan mendapatkan perspektif yang segar dalam hidup. Jika Anda sedang merasa sakit hati dan tidak tenang, maka pergilah ke salon dan mendapatkan gaya rambut yang baru. Rambut baru akan membuat Anda terlihat muda, segar dan tentunya lebih menarik dari penampilan sebelumnya. 7.      Belanja Siapa yang tidak senang dengan aktivitas yang satu ini, dimana Anda bisa membeli barang-barang yang Anda sukai. Cara yang satu ini mungkin akan menguras kantong, tapi bila bisa membahagiakan hati Anda untuk sementara waktu mengapa tidak?   Sakit hati memang bisa dialami siapa saja dan kapan saja. Anda bisa mengikuti cara diatas untuk membantu menenangkan hati dan pikiran Anda. Selamat mencoba!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang       Sumber: lovepanky
 25 Feb 2018    16:00 WIB
Tips Untuk Memilih Pasangan
Apa Anda sedang mencari pasangan? Beberapa orang sudah berusaha mencari di seluruh pelosok bumi untuk menemukan belahan hidup mereka namun tidak mampu menemukannya. Berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti untuk menermukan pasangan: Kenali diri Anda  Sendiri Langkah ini sangat penting jika Anda benar-benar ingin memilih pasangan hidup yang tepat. Anda harus mengenali diri Anda sendiri. Salah satu alasan kegagalan seseorang menemukan pasangan hidup adalah tidak pernah bertanya kepada dirinya sendiri. Jadi, sebelum Anda mencintai seseorang, sebelum membuat pilihan terhadap pria atau wanita untuk Anda nikahi. Mulailah dengan bertanya pada diri Anda sendiri dengan pertanyaan-pertanyaan nyata, seperti: siapa kamu? Apa yang Anda inginkan? Apa yang Anda harapkan dari pasangan Anda? Apa yang paling Anda suka? Semua pertanyaan ini mungkin terlihat sederhana namun hal ini sangat penting. Setelah Anda mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, sekarang Anda dapat mendefinisikan diri Anda sendiri seperti apa dan mengetahui apa yang benar-benar Anda inginkan.  Berpikir positif dan tetap tersenyum Setelah Anda mengetahui diri Anda seperti apa, sekarang Anda mulai dapat merubah cara berpikir Anda. Cara berikut untuk mendapatkan pasangan adalah dengan berpikir positif. Menjadi seseorang yang berpikir positif akan membuat orang lain akan tertarik kepada Anda dan akan merasa senang  saat berada didekat Anda karena energi positif yang Anda hasilkan. Jangan kuatir, ini yang disebut hukum metafisika. Tetap tersenyum dan terus berpikir bahwa Anda berharga dan menarik.    Apa yang Anda inginkan Tidak ada formula khusus dalam hubungan percintaan. Apabila Anda sudah tahu tipe seperti apa yang Anda inginkan, maka Anda bisa mulai mencari pasangan Anda. Namun bila belum jelas mengetahui tipe pasangan seperti apa yang Anda inginkan, jangan khawatir. Anda mulai mencari secara perlahan dan bersabar. Mungkin orang yang Anda temukan tidak seperti yang Anda harapkan, namun bila Anda perasaan cinta, Anda bisa memulai sebuah komunikasi.    Kesenangan/ hobi yang sama Hal ini menjadi penting, agar setiap pasangan memiliki kesenangan/ hobi yang sama. Anda dapat melakukan hal-hal bersama dengan pasangan Anda seperti main game atau bersepeda bersama. Hal ini mempunyai peranan penting dalam hubungan Anda nantinya.   Apakah Anda dan pasangan dapat saling berkomunikasi? Ini adalah salah satu kunci utama dalam sebuah hubungan. Apabila dua individu tidak dapat berkomunikasi dengan baik, hubungan tersebut tidak akan bertahan lama, mungkin untuk hubungan yang sementara bisa saja terjadi namun tidak untuk hubungan yang bertahan lama. Anda dan pasangan diharapkan untuk bisa saling berbagai perasaan seperti kebahagiaan, rasa suka, rasa tidak suka, sedang marah dan sebagainya satu sama lain. Dan sekali lagi kami ulangi komunikasi adalah landasan utama untuk pernikahan yang bahagia dan bertahan lama.    Berikut adalah sedikit tips yang dapat Anda ikuti. Namun sekali lagi semua tergantung pada Anda. Siapapun Anda, berpikirlah positif. Temukan yang Anda inginkan dan pilihlah seseorang yang dapat berkomunikasi dengan Anda dan mempunyai kesenangan/ hobi yang sama.   Sumber: toptipnews
 23 Jan 2018    12:30 WIB
11 Alasan Mengapa Sebaiknya Anda Tidak Bercerai Demi Anak
Memang tidak mudah menemukan jawaban dari apakah Anda harus bercerai atau tidak, apakah yang terbaik bagi anak-anak Anda. Sebagai orang tua, Anda memang diwajibkan untuk mendahulukan kepentingan anak Anda karena setiap anak lebih membutuhkan sebuah keluarga yang utuh daripada keluarga yang tercerai-berai karena perceraian. Anak-anak membutuhkan kehadiran kedua orang tuanya. Perceraian tidak hanya menimbulkan masalah dan kesulitan pada sepasang suami dan istri, tetapi juga pada anak-anak mereka. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk melakukan perceraian kecuali bila Anda dan pasangan sudah melakukan segala cara tetapi tetap saja tidak dapat menyelamatkan pernikahan Anda dan pasangan.   Baca juga: Ini Dia Keuntungan Tetap Menikah Daripada Bercerai   Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja manfaat yang diperoleh oleh anak-anak yang dibesarkan di dalam keluarga yang utuh, yang dapat memotivasi Anda untuk mengurungkan niat bercerai: Anak lebih jarang bercerai saat dewasa Memiliki lebih sedikit gangguan emosional Lebih jarang menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang Peluang anak memperoleh pendidikan hingga lulus kuliah lebih tinggi Lebih jarang terlibat perilaku nakal atau jahat saat remaja Membuat anak lebih bisa membuat pilihan yang cerdas saat menjalin hubungan asmara Lebih jarang menjadi korban kekerasan rumah tangga Memiliki hubungan yang lebih baik dengan kedua orang tuanya Lebih jarang aktif secara seksual saat masih remaja Lebih jarang mengalami kehamilan di masa remaja Memiliki kehidupan finansial yang lebih aman semasa kanak-kanak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 10 Jan 2018    08:00 WIB
3 Alasan Mengapa Pria Meninggalkan Wanita yang Dicintainya
Bingung mengapa sikap pasangan Anda tiba-tiba berubah padahal tampaknya tidak ada masalah serius dalam hubungan asmara Anda dengannya? Mengapa si dia menjauhi Anda atau bahkan memutuskan Anda tanpa alasan yang jelas? Bila ya, maka di bawah ini Anda dapat melihat beberapa alasan yang menyebabkan seorang pria meninggalkan wanita yang sebenarnya masih dicintainya.   Ia Merasa Tertekan dan Selalu Kurang di Hadapan Anda Apakah Anda selalu menginginkan lebih banyak perhatian, cinta, atau seks daripada yang sanggup ia berikan? Apakah Anda selalu mencoba untuk "memperbaiki" sesuatu dalam hubungan asmara Anda dengannya? Jika ya, maka pasti ada suatu ketidakseimbangan dalam hubungan asmara Anda, yang membuatnya merasa tertekan dan selalu kurang di hadapan Anda. Keadaan ini akan membuat seorang pria merasa bahwa apapun yang ia lakukan tidak akan pernah cukup bagi Anda, yang akan membuatnya menutup hatinya bagi Anda.   Baca juga: 10 Tanda Pasangan Sudah Tidak Lagi Mencintai Anda   Anda dan Pasangan Selalu Berkompetisi Jika cowok Anda harus selalu berkompetisi dengan Anda untuk mengendalikan hubungan asmaranya dengan Anda, maka ia tidak hanya merasa kurang di hadapan Anda, tetapi juga tidak jantan. Akan tetapi, bukan berarti seorang pria harus selalu memegang kendali dalam hubungan asmaranya. Yang benar adalah kedua belah pihak, baik pria maupun wanita, memiliki kendali dalam hubungan asmaranya. Jika tidak, maka hal ini akan membuat pasangan saling berkompetisi, untuk memenangkan "pertempuran" kendali, yang akhirnya justru akan membuat mereka kehilangan hubungan asmara itu sendiri. Dalam "pertempuran" kendali ini, apakah Anda pernah meremehkan pasangan Anda karena penghasilannya lebih rendah daripada Anda atau apakah Anda selalu memutuskan apa yang akan dimakan, kegiatan apa saja yang akan dilakukan, dan filim apa yang harus ditonton? Bila ya, maka hal ini akan membuat pasangan Anda merasa bahwa ia harus bersaing melawan Anda, yang akan membuatnya tidak dapat membuka hatinya bagi Anda karena takut kalah dan tersakiti.   Ia Tidak Merasa Dihargai Seorang pria tidak dapat hidup bersama dengan seorang wanita yang tidak menghargainya. Seorang pria biasanya akan memiliki seorang wanita yang ia yakin akan selalu mendukungnya dan menerimanya, bahkan di titik terendah hidupnya. Dengan memiliki wanita demikian di sisinya, ia pun dapat mengambil resiko yang lebih besar dalam hidupnya dan mungkin mencapai kesuksesan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 29 Nov 2016    18:00 WIB
6 Hal yang Membuat Anda Dijauhi Oleh Anak
  Saat orang tua ditanya mengenai hal apa yang paling dikhawatirkan mereka mengenai hubungannya dengan anak-anak mereka, maka sebagian besar dari para orang tua tersebut pasti akan menjawab kurangnya waktu bersama, komunikasi kurang, tidak merasa dibutuhkan atau diinginkan kecuali saat anaknya memerlukan sesuatu, dan tidak mengerti mengapa anak-anaknya tidak bisa dekat dengannya. Adanya jarak di antara orang tua dengan anak-anaknya sebenarnya dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti pola asuh orang tua dan perceraian. Perceraian yang terjadi pada saat anak masih kecil atau setelah anak cukup besar akan berdampak sangat besar pada hubungan antara anak dengan orang tua, apalagi bila salah satu orang tua membuat anaknya membenci pihak lain. Selain keadaan lingkungan, berbagai hal yang Anda lakukan sebagai orang tua juga dapat membuat anak-anak Anda menjauh dari Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa "gejala" yang menunjukkan bahwa hubungan di antara Anda dan anak Anda tidak dekat: Anak Anda jarang sekali menelepon Anda terlebih dahulu dan bila Anda menelepon mereka, mereka mungkin akan lama membalas telepon Anda Anda sulit membuat janji temu dengan anak Anda, tetapi tidak demikian halnya dengan teman-temannya Anak Anda tidak banyak bercerita mengenai kehidupannya Anak Anda tidak mendengarkan tanggapan Anda mengenai kehidupannya Mereka tidak selalu ada untuk Anda dan bahkan merasa malu atau terganggu dengan berbagai permasalahan yang Anda hadapi dan justru menjauhi Anda Anak Anda memberikan julukan pada Anda yang sebenarnya merupakan suatu sindiran dan bukan pujian Jika Anda mengalami salah satu keadaan di atas, maka segeralah bertindak. Perbaiki hubungan Anda dengan anak Anda dengan mencari tahu apakah Anda melakukan kesalahan yang membuat mereka menjauhi Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang Anda lakukan yang dapat membuat anak-anak Anda menjauhi Anda.   Terlalu Sering Menelepon Apakah Anda sering menelepon atau mengirimkan pesan singkat pada anak Anda hingga Anda dapat dikategorikan sebagai seorang penguntit? Jika Anda ingin berkomunikasi dengan lebih efektif dengan anak Anda, ada baiknya bila Anda bertanya pada anak Anda kapan waktu yang paling tepat bagi mereka untuk menerima telepon atau pesan singkat Anda, kemudian hargailah permintaan mereka.   Terlalu Perhitungan Soal Waktu Apakah Anda selalu mencatat seberapa sering anak Anda berpergian bersama Anda dibandingkan dengan orang lain? Bila ya, segera hentikan kebiasaan buruk tersebut! Beberapa orang anak memang lebih suka berpergian dengan teman atau pasangan atau istri/suami serta anaknya dibandingkan dengan Anda. Dan hal ini bukan berarti anak Anda tidak menyukai Anda. Jadi, bila Anda ingin menghabiskan waktu bersama anak Anda, rencanakanlah suatu reuni kecil sehingga mereka pun termotivasi untuk datang.   Baca juga: Tips Agar Anak  Mau Makanan Sehat   Terlalu Ikut Campur Apakah Anda terlalu ingin tahu mengenai urusan atau kehidupan anak-anak Anda? Anak-anak Anda mungkin enggan memberitahu Anda karena Anda terlalu banyak bertanya atau memberikan nasehat yang tidak diminta. Jadi, bila anak Anda memberitahu Anda bahwa ia baru saja mencoba melamar ke suatu perusahaan baru, jangan langsung menginterogasinya mengenai apa kelebihannya, berapa jam kerjanya, dan tanggung jawab apa saja yang harus ia jalankan. Anggaplah anak Anda akan memberitahu Anda bila ia diterima dan bila ia tidak memberikan kabar lain setelah sejangka waktu, bertanyalah secara singkat padanya mengenai bagaimana kabar lamarannya tersebut.   Sering Mengkritik, Bukannya Mendukung Apakah nasehat Anda benar-benar bertujuan untuk mendukung anak Anda dan bukannya mengkritiknya secara tersembunyi? Semua anak membutuhkan dukungan orang tuanya, tidak peduli berapa usia mereka. Jadi, bila Anda ingin memuji anak Anda, pujilah dan hargai usaha anak Anda dengan tulus. Tunjukkan dan katakana betapa Anda bangga terhadap pencapaian mereka dalam kehidupan, baik dalam mengurus anak atau bekerja. Simpan komentar negatif Anda.   Terlalu Bergantung Pada Anak Banyak orang tua berharap agar anaknya membalas mereka dengan cara yang sama, misalkan karena Anda telah mencurahkan seluruh waktu dan perhatian Anda pada anak Anda, maka Anda pun mengharapkan hal yang sama dari anak Anda. Akan tetapi, perlu Anda ingat bahwa mereka adalah anak Anda bukan pasangan Anda. Jadi, "sembuhkanlah" diri Anda dari obsesi Anda sebagai orang tua dan mulailah mencari kesibukan lainnya selain menjadi orang tua.   Selalu Berkata "Ya" Jangan selalu menuruti apa yang anak Anda inginkan atau minta. Anda boleh-boleh saja menolak permintaan yang Anda tidak ingin lakukan atau tidak bisa Anda lakukan tanpa perlu merasa bersalah. Akan tetapi, Anda harus dapat membedakan kapan anak Anda menelepon karena mereka memang benar-benar sedang membutuhkan pertolongan Anda atau karena mereka hanya menginginkan sesuatu dari Anda. Jika anak Anda hanya menghubungi Anda saat ia membutuhkan bantuan, maka gunakan permintaannya tersebut sebagai ajang "pertukaran", dengan mengatakan "Aku senang melakukannya (atau maaf Aku tidak bisa melakukannya sekarang). Tetapi, Aku juga ingin menghabiskan waktu bersamamu dan keluargamu karena kadangkala Aku merasa bahwa Aku hanya bertemu denganmu saat Kamu membutuhkan bantuanku." Selain itu, lebih baik berkata tidak daripada berkata ya tetapi merasa sebal setelahnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: nextavenue
 18 Jan 2016    15:00 WIB
Perubahan Suara Pria Saat Menelepon Wanita Pujaannya…
Sadarkah Anda bahwa nada bicara Anda akan berubah tergantung siapa yang menelepon Anda? Tahukah Anda bahwa cara Anda menjawab telepon dari teman Anda akan berbeda dengan cara Anda menjawab telepon dari  pujaan hati Anda? Saat Anda ditelepon oleh wanita pujaan Anda, maka nada suara Anda pun akan meninggi dan intonasi suara Anda pun akan melembut. Menurut seorang ahli antropologi, hal ini terjadi pada setiap pria. Hal ini merupakan salah satu cara pria untuk menunjukkan bahwa mereka merupakan seseorang yang lemah lembut, dapat dipercaya, dan bukan orang yang agresif. Selain pada lawan jenis, para pria pun akan melakukan hal yang sama di sekitar anak-anak. Teman-teman Anda mungkin akan meledek Anda karena perubahan suara Anda tersebut (menjadi lebih lembut), karena mereka telah terbiasa mendengar suara "bro" Anda.   Baca juga: 5 Tempat Di Mana Pertengkaran Pasangan Paling Sering Terjadi   Hal ini dikarenakan saat seorang pria ingin mendominasi temannya, maka ia pun secara tidak sadar akan merendahkan suaranya. Sadar atau tidak, nada suara seperti inilah yang Anda gunakan setiap kali Anda berbicara dengan teman atau pria lainnya. Selain untuk membuat lawan jenis terkesan, intonasi suara yang selalu berubah-ubah ini juga bertujuan untuk membuat lawan jenisnya tetap tertarik untuk berbicara dengannya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 06 Oct 2015    09:00 WIB
3 Tanda Dia Hanya “Menggantung” Anda
Mungkin Anda sedang dekat dengan seseorang dan merasa nyaman. Dalam keadaan ini Apakah Anda ingin memiliki hubungan yang serius dan pasti dengannya??? Bila iya, ayo simak ulasan dibawah ini mengenai hubungan tanpa status alias digantung. Saat berkencan sebenarnya tidak ada aturan yang pasti. Anda bisa memiliki hubungan dengan seseorang hanya sesaat namun langsung diajak untuk berhubungan serius atau hanya berstatus pacaran dalam waktu yang lama dan tidak jelas kapan akan dilamar. Namun yang mungkin paling menyakitkan adalah bila Anda dekat dengan seseorang tapi tanpa status alias digantung. Di jaman yang modern ini, mendapatkan pasangan menjadi lebih mudah. Apabila dulu Anda hanya bisa berkenalan dengan orang-orang yang dekat dengan Anda. Sekarang ini sangat mudah bagi Anda untuk berkenalan dengan banyak orang menggunakan sosial media. Ini anugerah atau kutukan? Untuk pasangan yang beruntung, hubungan via online tersebut dapat sampai ke jenjang pernikahan. Namun bisa saja dari perkenalan via online ini Anda hanya mendapatkan pria iseng. Agar Anda tidak sampai terjebak ke hubungan tanpa status, berikut adalah tanda-tanda Dia hanya iseng dengan Anda dan tidak akan menjadikan Anda sebagai pasangan resminya. 1.      Dia tidak konsisten Konsistensi adalah salah satu hal yang Anda harus cari dari seorang pria. Hal ini tidak hanya akan membuat Anda merasa nyaman, namun memberikan Anda perasaan bahwa mereka benar-benar tertarik pada Anda. Hubungan yang serius tidak hanya terbatas dari telepon ataupun kirim pesan. Namun pertemuan secara langsung yang tentu saja lebih berkesan. Sebaiknya Anda memperhatikan kelakuan Dia, apakah Dia selalu ada untuk Anda atau tiba-tiba hilang dan kembali lagi sesuka hati. Apabila Dia sering menghilang dan mengajak Anda kencan selalu secara mendadak bisa jadi Anda adalah pilihan terakhir, karena wanita lain tidak bisa bertemu dengannya. Ciri-ciri ini menunjukkan Dia tidak konsisten. Seorang pria yang ingin memiliki hubungan yang serius akan selalu konsisten dan ada untuk Anda. 2.      Tidak mengenalkan Anda pada orang-orang terdekatnya Seorang pria yang ingin memiliki hubungan yang serius akan mengenalkan pasangannya ke orang-orang terdekat. Seperti orang tua, teman-teman terdekat. Karena pria ingin mengetahui bagaimana pendapat orang-orang terdekatnya tentang Anda dan membantunya dalam menilai. Sehingga bila pasangan Anda tidak pernah memperkenalkan Anda  kepada mereka, maka bisa jadi Dia masih tidak yakin dengan Anda dan tidak ingin memiliki hubungan yang serius.    3.      Orang yang Anda kencani hanya ingat Anda ketika dia ingin berhubungan seks Ini adalah tanda paling jelas yang harus Anda perhatikan. Seorang pria yang mencintai pasangannya dengan tulus tidak hanya membutuhkannya dalam masalah seks saja. Namun membutuhkannya dalam segala hal. Pria yang ingin memiliki hubungan yang serius biasanya akan menceritakan semua masalah yang Dia hadapi dan membutuhkan Anda dalam mengambil keputusan. Jadi bila Dia hanya datang pada Anda karena ingin melakukan hubungan seks ini adalah tanda-tanda dia tidak pernah serius dengan Anda. Semua ini adalah tanda-tanda seorang pria yang tidak serius dengan Anda dan hanya menggantung saja. Agar Anda tidak merasa sakit hati nantinya segera ambil keputusan mengenai hubungan Anda dengannya apabila Anda melihat tanda-tanda tersebut. Baca juga: Apa yang Harus Saya Lakukan Untuk Menemukan Pasangan yang Tepat ? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang! Sumber: WebMD
 10 Sep 2015    09:00 WIB
Hal Umum ini Dapat Menghancurkan Pernikahan!
Siapa saja yang telah menikah pasti tahu bahwa kehidupan pernikahan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dijalani, apalagi bagi mereka yang telah lama menikah. Berbagai rintangan dan masalah yang terjadi di dalam kehidupan pernikahan, dapat membuat pasangan menjadi lebih dekat atau justru menjadi semakin jauh. Di bawah ini, Anda dapat melihat 6 hal yang dapat menghancurkan atau justru menyatukan sepasang suami istri.   1.      Memiliki Anak Sangat mudah bagi sepasang suami istri untuk melupakan bagaimana bahagianya mereka saat baru menikah bila mereka setiap hari harus terbangun sekitar pukul 3 pagi untuk memberikan susu pada anak mereka yang baru lahir. Anda dan pasangan bahkan mungkin sudah tidak pernah atau jarang berhubungan seks selama beberapa bulan pertama.   Bila demikian, sangatlah penting bagi Anda dan pasangan untuk membicarakan berbagai perubahan yang sedang terjadi di dalam kehidupan pernikahan Anda sekarang ini. Kehadiran anggota baru yang tentu saja membawa kebahagiaan tetapi sekaligus membuat Anda dan pasangan sama-sama merasa frustasi akibat kurang tidur dan mungkin juga kekurangan seks.   Bekerja samalah dengan pasangan Anda saat mengurus anak Anda yang baru saja lahir. Pilihlah tugas yang dapat Anda lakukan dan lakukanlah apa yang nyaman bagi Anda dan pasangan.   2.      Infertilitas (Mandul) Memiliki anak memang sesuatu hal yang tidak mudah, akan tetapi tidak juga memiliki momongan setelah lama menikah juga bukanlah hal yang mudah, baik bagi Anda maupun pasangan, apalagi bila kedua keluarga besar terus menanyakan hal ini. Daripada saling menyalahkan satu sama lain, akan lebih baik bila Anda mencari berbagai metode yang dapat dilakukan untuk membuat istri segera hamil. Mengadopsi seorang anak juga dapat menjadi salah satu pilihan.   3.      Perselingkuhan Perselingkuhan tentu saja merupakan tantangan terberat yang harus dilalui oleh sepasang suami istri. Siapapun pihak yang dikhianati, baik istri maupun suami, pasti tidak akan dapat dengan mudah memaafkan pihak lainnya.   Jika Anda dan pasangan memang sungguh-sungguh berniat untuk mempertahankan pernikahan Anda, ada baiknya bila Anda dan pasangan saling berdiskusi secara terbuka. Ungkapkanlah semua rasa sakit hati dan apa yang Anda rasakan pada pasangan. Dengan demikian, Anda dan pasangan pun dapat mengerti apa yang dirasakan oleh pihak lainnya dan belajar dari kesalahan tersebut.   Satu hal lainnya yang juga penting adalah jangan bertindak berdasarkan amarah Anda. Jika Anda merupakan pihak yang berselingkuh, maka berikanlah waktu pada pasangan Anda untuk menata hatinya kembali. Sementara itu, bila Anda merupakan pasangan yang dikhianati, maka cobalah untuk mencari tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan, apakah Anda memang tetap ingin bersama pasangan Anda saat ini atau tidak. Pikirkanlah segala sesuatu dengan kepala dingin sehingga Anda pun tidak salah mengambil keputusan dan menyesalinya kemudian.   Baca juga: Apa Sebenarnya Penyebab Seseorang Berselingkuh?   4.      Penyakit Berat Saat Anda menderita suatu penyakit berat, maka Anda pun dapat melihat sisi lain dari pasangan Anda, bagaimana dukungannya terhadap Anda, yang mungkin tidak pernah Anda sadari sebelumnya saat Anda masih sehat.   5.      Menjaga Orang Sakit Merawat orang tua yang sedang sakit bukanlah suatu hal yang mudah. Hal ini dapat menguras waktu, tenaga, dan uang yang dapat membuat Anda dan pasangan sama-sama merasa frustasi. Seperti halnya merawat anggota baru keluarga Anda, jadilah tim yang kompak dengan pasangan dan laluilah hal ini bersama.   6.      Kehilangan Pekerjaan atau Kesulitan Keuangan Anda mungkin akan merasa sangat tergoda untuk menyalahkan pasangan Anda bila ia kehilangan pekerjaannya atau baru saja melakukan investasi buruk sehingga membuat keluarga kecil Anda berada dalam kesulitan keuangan. Akan tetapi, yang paling penting saat ini bukanlah saling menyalahkan satu sama lain. Daripada membuang-buang tenaga dan waktu Anda untuk menyalahkan orang lain, akan lebih baik bila Anda dan pasangan bekerja sama untuk membangun kembali keadaan keuangan keluarga yang sedang menurun.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: womenshealthmag
 12 Feb 2015    14:00 WIB
Pertahankan Hubungan Anda Dengan Cara Berikut
Mempertahankan sebuah hubungan agar terus langgeng bukanlah hal yang mudah, terkadang ada masalah yang terjadi. Untuk mempertahankan hubungan Anda agar langgeng, Anda bisa mengikuti kiat berikut: Komunikasi dengan baik Sebuah penelitian menunjukkan bahwa cara komunikasi lebih penting daripada tingkat komitmen. Pasangan yang sehat tidak menghindari konflik, tapi mereka tahu bagaimana untuk menjaga komunikasi yang baik dan tetap terbuka. Jangan Lupakan Hal Kecil Usahakan untuk selalu mengingat hal tentang pasangan Anda. Kejutan kecil atau perhatian yang Anda berikan pada pasangan, seperti perhatikan apakah dia membeli pakaian baru atau ingin beli sesuatu akan membuat pasangan merasa diperhatikan. Olahraga bersama Sebuah penelitian mengatakan pasangan yang melakukan olahraga bersama bukan hanya menjadi sehat namun juga menjadi lebih romatis dan lebih bergairah. Berliburlah Untuk menghilangkan penat dan dapat menikmati waktu bersama. Berliburlah disana Anda akan kembali mengulang masa-masa bulan madu dulu. Tertawa Tertawa akan membuat seluruh tubuh Anda rileks, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melepaskan endorfin. Dengan tertawa bersama Anda akan merasa bahagia dan sehat. Makan bersama-sama Meja makan adalah tempat untuk pasangan dan anggota keluarga mereka untuk berkumpul dan membicarakan hal-hal yang dilakukan seharian dengan santai. Hal ini akan mempererat hubungan Anda dengan pasangan. Berhubungan seks secara teratur Pasangan yang melakukan hubungan seksual yang sehat dan teratur, akan membuat Anda dan pasangan menjadi lebih bahagia. Selain itu meningkatkan rasa sayang diantara pasangan Hargai bentuk fisik pasangan Anda Bukankah saat Anda menikah, Anda mengatakan akan menerima pasangan Anda bagaimanapun keadaannya. Meski sekarang pasangan Anda menjadi lebih gemuk, tidak ada salahnya tetap memuji untuk membuat dia merasa percaya diri. Sumber: lifehack