Your browser does not support JavaScript!
 24 Jun 2020    18:00 WIB
Bolehkah Berhubungan Seks Setelah Berolahraga?
Apa yang terjadi bila si dia selalu ingin berhubungan intim saat ia baru saja selesai berolahraga? Apakah hal ini tidak akan mengganggu kesehatan Anda secara keseluruhan? Mengapa si dia selalu lebih bergairah setelah berolahraga? Anda bukanlah satu-satunya wanita yang memiliki berbagai pertanyaan ini. Hal ini dikarenakan kadar hormon pria alias testosteron seringkali meningkat tajam (hormon testosteron merupakan hormon seks yang dapat membuat seseorang, baik pria maupun wanita, merasa bergairah) setelah seorang pria selesai berolahraga dan hal yang sama juga terjadi pada seorang wanita. Dari sudut pandang kedokteran, sebenarnya keringat tidak akan meningkatkan resiko terjadinya infeksi pada Anda. Jadi, tidak ada ruginya bagi Anda bila Anda menerima ajakan si dia. Akan tetapi, karena sebagian besar pria yang senang berolahraga juga seringkali mengalami infeksi jamur di daerah kemaluannya, maka Anda pun harus lebih berhati-hati. Hal ini dikarenakan Anda juga dapat tertular saat berhubungan seks dengannya. Jadi, sebelum memulai aksi Anda, perhatikanlah keadaan penis pasangan Anda. Jika pada penis atau daerah kemaluan pasangan Anda, Anda menemukan adanya suatu bercak kemerahan yang terasa gatal, maka segera periksakan pasangan Anda pada dokter terdekat dan bila si dia memang sedang menderita infeksi jamur pada kemaluan, maka ada baiknya bila Anda dan pasangan tidak berhubungan intim untuk sementara waktu hingga si dia sembuh.   Baca juga: 7 Hal yang Tidak Anda Ketahui Tentang Pria dan Seks Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 23 Jun 2020    18:00 WIB
Posisi Seks Ternikmat Sesuai Dengan Zodiak
Sekarang ini banyak orang membaca ramalan zodiak untuk mengetahui peruntungannya dalam hal karir, kesehatan, dan bahkan asmara. Pada artikel ini, Anda dapat melihat satu lagi manfaat zodiak, yaitu untuk mengetahui bagaimana selera seks pasangan Anda.Di bawah ini Anda dapat melihat seperti apa selera seks seorang wanita berdasarkan zodiaknya dan posisi bercinta apa yang paling tepat sehingga seks pun terasa lebih nikmat dan memuaskan!  1.      CapriconSeorang wanita capricon merupakan seseorang yang sangat "nakal" di atas ranjang, yang merupakan hal yang sangat baik. Posisi bercinta yang dapat membuat seorang wanita capricon merupakan kepuasaan tertinggi adalah women on top. 2.      AquariusSeorang wanita aquarius merupakan wanita yang senang bereksperimen dan tidak senang dibatasi. Seperti zodiaknya, mereka suka bercinta di dalam air. 3.      PiscesSeorang wanita pisces merupakan wanita romantis dan suka diperlakukan dengan lemah lembut. Posisi bercinta yang paling cocok bagi mereka adalah women on top atau face to face (posisi bercinta di mana baik pria maupun wanita sama-sama duduk di atas ranjang dan saling berhadapan) atau edge of heaven (posisi bercinta di mana pria duduk di pinggir ranjang, kemudian sang wanita duduk di pangkuannya). 4.      AriesSeorang wanita aries merupakan wanita yang mandiri dan ceria. Posisi bercinta yang cocok adalah women on top atau galloping horse (posisi bercinta di mana pria duduk di sebuah kursi dan meluruskan kakinya, kemudian sang wanita duduk di atasnya sambil meluruskan kaki) atau edge of heaven (posisi bercinta di mana pria duduk di pinggir ranjang, kemudian sang wanita duduk di pangkuannya). 5.      TaurusWanita Taurus tidak terlalu menyukai foreplay. Walaupun demikian mereka merupakan wanita yang dapat diandalkan dan dermawan, yang merupakan partner seks yang hebat. Posisi bercinta yang paling cocok adalah missionary. 6.      GeminiWanita Gemini merupakan wanita yang imaginatif dan energetik, karena itu mereka biasanya menyukai posisi bercinta yang tidak biasa seperti speed bump (posisi bercinta di mana wanita tertelungkup dan pria berada di atas). Baca juga: 4 Alasan Mengapa Wanita Tidak Suka Melakukan Seks Oral 7.      CancerWanita cancer merupakan seseorang yang sulit diduga di atas ranjang, artinya mereka mungkin menginginkan seks yang romantis tetapi kemudian juga menginginkan seks yang "kasar". Jadi, semuanya tergantung pada moodnya. Posisi bercinta yang paling cocok adalah women on top. 8.      LeoWanita leo merupakan seseorang yang dramatik, menyukai permainan, dan senang menggoda. Daripada memberikan foreplay, Anda dapat memijatnya dengan "nakal". Posisi bercinta yang paling cocok adalah spooning. 9.      VirgoWanita virgo merupakan seseorang yang sangat teliti dan suka menganalisis. Posisi bercinta yang paling cocok adalah doggy style. 10.  LibraWanita libra sangat menyukai foreplay dan terutama sangat hebat dalam berciuman. Posisi bercinta yang paling cocok adalah posisi 69. 11.  ScorpioWanita scorpio sangat sensual dan tidak keberatan untuk mencoba berbagai hal baru. Posisi bercinta yang paling cocok adalah lust and thrust (posisi bercinta di mana sang wanita berbaring di meja atau ranjang, sedangkan pria berada dalam posisi berdiri) atau magic bullet (posisi bercinta di mana sang wanita berbaring di meja atua ranjang, sedangkan pria berada dalam posisi berdiri, kemudian sang wanita mengangkat kedua kakinya ke bahu sang pria). 12.  SagitariusWanita sagitairus menginginkan adanya rasa cinta dan gairah dalam kehidupan seksualnya, dan mereka juga sedikit "liar". Posisi bercinta yang paling cocok adalah face to face tetapi di dalam air. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: yourtango
 18 May 2020    18:00 WIB
Masukkin Jari Ke Miss V, Boleh Ga Sih ?
Hampir setiap makhluk di dunia ingin merasakan kepuasan seksual. Seperti yang Kita ketahui salah satu cara untuk mendapatkan kepuasan seksual selain dengan melakukan hubungan seks dengan pasangan maka seseorang akan melakukan masturbasi. Cara yang dilakukan oleh pria dan wanita tentu berbeda. Saat melakukan masturbasi terkadang seseorang merasa lebih mampu memuaskan diri sendiri. Melakukan masturbasi sebenarnya juga memberikan manfaat. Namun bila Anda melakukan dengan cara yang salah, hal ini juga bisa berbahaya bagi Anda. Baca juga: Manfaat Masturbasi Pada Wanita Salah satu cara yang dilakukan wanita saat melakukan masturbasi adalah dengan memasukkan jari ke dalam vagina. Hampir 90% tangan dijadikan sebagai media pemuas diri, baik itu pada pria maupun wanita. Namun siapa sangka, bahwa memasukan jari tangan ke dalam vagina dapat berbahaya? Berikut adalah efek samping akibat memasukkan jari ke dalam vagina: Merusak selaput dara Untuk wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual, tindakan memasukkan jari ke dalam vagina dan melakukan gerakan maju mundur dapat merusak selaput dara. Meski arti kehilangan perawan adalah saat dilakukannya penetrasi oleh penis dan melakukan gerakan maju mundur. Selain itu selaput dara wanita memiliki tingkat elastisitas atau kelenturan yang berbeda-beda dan para wanita juga tidak pernah mengetahui bagaimana bentuk dan sekuat apa tingkat kelenturan atau elastisitas pada selaput dara yang dimilikinya. Ada yang mudah robek dan ada yang sangat lentur sehingga sulit untuk terjadinya robekan. Namun bukan berarti Anda boleh  seenaknya memasukkan jari ke dalam vagina. Tentu Anda tidak ingin kan selaput dara rusak dan dianggap seolah-olah sudah tidak perawan lagi, meski Anda tidak pernah melakukan hubungan seksual dengan pria. Risiko infeksi Saat memasukkan jari ke dalam vagina merupakan kegiatan yang menyenangkan. Banyak juga pria yang melakukan hal ini untuk membantu wanita mencapai klimaks. Namun yang perlu Anda perhatikan adalah kebersihan jari Anda sendiri. Apabila tangan Anda terkontaminasi dengan bakteri jahat, seperti jari-jari kuku yang kotor dan belum mencuci tangan dengan bersih maka dapat memperluas perkembangbiakan bakteri jahat di dalam vagina sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan bakteri yang menyebabkan peradangan maupun infeksi pada organ kewanitaan tersebut. Oleh karena itu perhatikan selalu kebersihan tangan Anda, sebelum Anda melakukan kegiatan yang satu ini. Termasuk bila pasangan Anda yang ingin melakukannya. Daerah vagina merupakan daerah intim dan sangat sensitif maka perlakukanlah dengan lembut dan sewajarnya. Bila bukan Anda yang mempehatikan organ intim Anda, siapa lagi??? Baca juga: 5 Hal Tentang Masturbasi yang Perlu Anda Ketahui  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 07 Jan 2020    18:00 WIB
Apa Saja Gejala Dari Kecanduan Seks?
Kecanduan seks merupakan suatu keadaan yang paling sering terjadi di antara para pria. Gejala utama dari kecanduan seks ini adalah adanya keinginan berlebihan untuk berhubungan seks. Suatu perilaku seksual dianggap sebagai sebuah masalah dan dianggap sebagai suatu kecanduan ketika perilaku seksual ini harus dilakukan berulang-ulang dengan cukup sering sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengganggu hubungan asmara, pekerjaan, pertemanan, dan kehidupan. Pada kecanduan seks, penderita akan menghabiskan hampir sebagian besar waktunya untuk melakukan berbagai aktivitas seksual. Para penderita biasanya merasa tidak mampu untuk mengendalikan keinginannya untuk berhubungan seksual atau bahkan untuk mengurangi frekuensi hubungan seksual yang dilakukannya. Orang yang menderita kecanduan seks seringkali menggunakan seks sebagai pelarian dari berbagai masalah yang dialaminya seperti rasa cemas, stress, depresi, dan isolasi sosial. Beberapa gejala kecanduan seks yang perlu Anda ketahui adalah: Memiliki banyak pasangan seksual atau sering berselingkuh Berhubungan seksual dengan banyak wanita atau bahkan pekerja seks komersial. Para penderita kecanduan seks biasanya memperlakukan pasangan seksualnya sebagai objek dan bukannya sebagai seorang manusia dan hanya "menggunakan" mereka untuk berhubungan seks Melakukan masturbasi secara berlebihan, yaitu sekitar 10-20 kali sehari Sering menonton film porno atau berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan pornografi Melakukan berbagai perilaku seksual menyimpang seperti masokistik atau sadistik (merasa bergairah saat pasangan atau dirinya sendiri disiksa), pedofilia (bergairah saat berhubungan seks dengan anak-anak), berhubungan seks dengan binatang, atau bahkan pemerkosaan Memamerkan kemaluannya di depan umum   Baca juga: Seks Toy Ternyata Dapat Berbahaya Bagi Penggunanya!   Apa Sebenarnya Penyebab dari Kecanduan Seks? Terdapat beberapa teori yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana kecanduan seksual dapat terjadi, seperti gangguan psikologis dan emosional serta gangguan kepribadian; di mana penderita menggunakan seks sebagai suatu pelarian atau akibat penderita pernah mengalami suatu trauma di masa kanak-kanaknya. Pada beberapa gangguan kejiwaan, kecanduan seks juga dapat terjadi. Beberapa gangguan kejiwaan yang dimaksud di sini adalah depresi, gangguan bipolar, dan gangguan obsesif kompulsif. Walaupun sangat jarang, beberapa gangguan neurologis juga dapat menyebabkan terjadinya kecanduan seksual. Beberapa gangguan neurologis tersebut adalah epilepsi, cedera kepala, dan pikun (demensia). Selain itu, terdapat beberapa jenis obat-obatan yang juga dapat menyebabkan terjadinya kecanduan seks saat dikonsumsi seperti apomorfin dan terapi sulih dopamin.   Bahaya dari Kecanduan Seks Terhadap Kesehatan Seseorang Seorang penderita kecanduan seks seringkali membahayakan kesehatan dirinya karena perilaku seksnya tersebut, misalnya memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS. Selain itu, kecanduan seks juga seringkali membuat penderita mengalami kecanduan minuman beralkohol atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau membuat penderita lebih rentan terhadap terjadinya tindakan kekerasan.   Pengobatan Kecanduan Seks Penderita biasanya membutuhkan bantuan dari seorang ahli seperti psikologis, atau psikiatri (dokter spesialis jiwa), atau terapis seks. Pengobatan biasanya tergantung pada penyebab terjadinya kecanduan seks.   Sumber: menshealth
 04 Oct 2019    18:00 WIB
Manfaat Seks Bagi Kesehatan Anda dan Pasangan
Selain dapat memuaskan hasrat biologis, seks juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda lho! Apa saja? Aktivitas seks memang sudah lama diketahui dapat memengaruhi kesehatan tubuh seseorang. Berikut 10 manfaat seks bagi kesehatan Anda dan pasangan : Membantu mengurangi stres Bercinta mampu menurunkan tingkat stres dan menjaga tekanan darah Anda. Hal ini diungkapkan oleh para peneliti berdasarkan hasil studi di Skotlandia. Para peneliti mengundang 24 wanita dan 22 pria yang menyimpan catatan aktivitas seksual mereka. Lalu para peneliti menempatkan mereka dalam situasi stres, seperti misalnya berbicara di depan orang banyak, di tempat umum, dan diminta mengerjakan soal matematika tingkat tinggi. Hasilnya, bagi para peserta yang pernah berhubungan seks, tingkat stres mereka lebih rendah dibandingkan dengan orang yang memiliki masalah seksual dan jarang melakukan hubungan seks. Selain itu, tekanan darah mereka yang sering berhubungan seks dan tinggal bersama cenderung lebih stabil. Meningkatkan imunitas Berhubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu diketahui dapat meningkatkan level antibodi yang disebut immunoglobulin A (IgA) yang berfungsi melindungi Anda dari serangan flu dan infeksi lainnya. Sebuah penelitian yang dilakuklan oleh Wilkes University, Pennsylvania, USA, menganalisa 112 orang yang melakukan seks sebanyak 2-3 kali seminggu dan juga memeriksa sampel air liur mereka. Hasilnya membuktikan bahwa kadar IgA dalam tubuh mereka meningkat lebih tinggi daripada orang yang jarang berhubungan seks.Membakar kalori Bercinta selama 30 menit mampu membakar kurang lebih 350 kalori tubuh Anda. Sebuah hasil yang lebih dari cukup untuk menurunkan berat badan Anda. "Seks adalah modus besar latihan Anda. Dan dibutuhkan kerja fisik maupun psikologis yang cukup agar mendapatkan hasil yang baik bagi kesehatan Anda," kata Dr. Patti Britton, PhD., seorang seksolog ternama di Los Angeles, AS.Meningkatkan kesehatan jantung Sebuah penelitian di Inggris yang dilakukan selama 20 tahun mnunjukkan bahwa pria yang melakukan seks 2 kali atau lebih dalam seminggu berisiko lebih rendah 50% terkena serangan jantung daripada pria yang berhubungan seks sekali dalam sebulan. Meskipun sebagian orang khawatir bahwa seks juga dapat menyebabkan serangan stroke, namun dalam penelitian tidak ditemukan hubungan antara seberapa sering melakukan seks dan seberapa besar kemungkinan terkena stroke.Meningkatkan kepercayaan diri Para peneliti dari University of Texas, AS menemukan bahwa meningkatkan kepercayaan diri adalah salah satu alasan dari 237 orang untuk melakukan hubungan seks. "Mereka yang sudah memiliki kepercayaan diri yang baik juga mengatakan berhubungan seks agar diri mereka merasa lebih baik lagi," kata Dr. Gina Ogden, PhD, LMFT, seorang ahli terapi seks, keluarga, dan perkawinan yang melakukan penelitian itu. Tentu saja bukan berarti Anda harus banyak berhubungan seks untuk meningkatkan kepercayaan diri. Rasa percaya diri adalah tentang diri Anda sendiri, bukan orang lain. Tetapi jika Anda sudah merasa diri Anda lebih baik, kehidupan seks yang hebat dapat membantu perasaan Anda lebih baik lagi. Meningkatkan keintiman Berhubungan seks dan orgasme dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin yang juga disebut sebagai hormon cinta sehingga dapat membangun tingkat kepercayaan seseorang pada pasangannya. Dalam sebuah penelitian terhadap 59 wanita, para peneliti memeriksa tingkat oksitosin mereka sebelum dan sesudah memeluk pasangan mereka. Hasilnya tingkat oksitosin mereka meningkat sesudah melakukan kontak fisik dengan pasangan mereka. Tingkat oksitosin yang lebih tinggi juga terkait dengan perasaan murah hati terhadap pasangan Anda. Membantu mengurangi rasa sakit Oksitosin juga diketahui dapat membantu meningkatkan hormon endorfin tubuh sehingga membantu menghilangkan rasa sakit, seperti misalnya sakit kepala, nyeri artritis, atau gejala PMS. Dalam studi yang melibatkan 48 orang yang diminta menghirup uap oksitosin dan kemudian jari mereka ditusuk dengan jarum kecil, para peserta tidak terlalu merasakan sakit. Ini berarti oksitosin telah menghilangkan lebih dari setengah rasa sakit pada jari mereka yang ditusuk sehingga lebih toleran terhadap rasa sakit. Mengurangi risiko terkena kanker prostat Sebuah penelitian menunjukan bahwa sering ejakulasi dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat pada pria. Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal American Medical Association ini menemukan bahwa pria yang berejakulasi sebanyak 21 kali atau lebih dalam sebulan memilki kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang hanya berejakulasi sebanyak 4-7 kali sebulan. Namun, para peneliti juga menyatakan ejakulasi bukan satu-satunya faktor terpenting, karena masih banyak hal yang memengaruhi kemungkinan seseorang terkena kanker prostat, seperti misalnya gaya hidup yang tidak sehat. Meningkatkan kualitas tidur Oksitosin yang dilepaskan selama orgasme juga dapat membantu menjaga kualitas tidur seseorang. Akibatnya, kualitas tidur yang baik bermanfaat meningkatkan kesehatan seperti misalnya menjaga berat badan yang ideal dan memiliki tekanan darah yang stabil. Memperkuat otot panggul Aktivitas seksual mampu meningkatkan kekuatan otot panggul khususnya bagi wanita. Semakin kuat otot panggul wanita, kenikmatan berhubungan seks juga meningkat. Karena itu tak ada salahnya pula para wanita membiasakan berlatih senam Kegel yang mampu memperkuat otot panggul. Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Fungsi Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : DuniaFitnes.com
 13 Jul 2019    18:00 WIB
Perbedaan Orgasme Pada Pria Dan Wanita?
Pada pria Pada pria, lebih mudah terlihat saat mengalami orgasme biasanya akan diikuti dengan pengeluaran sperma. Saat mengalami orgasme pria akan mengalami rasa euforia dan kepuasan. Faktor lain yang membedakan orgasme seorang pria dari wanita adalah bahwa, laki-laki biasanya membutuhkan masa pemulihan yang signifikan antara dua kali orgasme. Hal ini dikarenakan ketika seorang pria mengalami orgasme satu tubuh melepaskan serangkaian hormon seperti oksitosin serotonin dan prolaktin yang memberikan sensasi relaksasi, yang membuat mereka merasa mengantuk. Pada wanita Untuk melihat orgasme pada wanita jauh lebih rumit. Meskipun wanita tidak ejakulasi seperti laki-laki, namun mereka mengalami sensasi. Ketika seorang wanita mengalami orgasme akan terjadi klitoris yang menegang seperti penis dan menjadi lebih sensitif. Wanita akan  merasakan perasaan seperti kesemutan yang kuat dan perasaan yang menyenangkan dalam tubuhnya Sensasi tersebut menimbulkan serangkaian kontraksi yang inten dalam vagina dan rahim mereka, membuat mereka sangat sensitif terhadap sentuhan. Akhirnya ketika mereka mengalami orgasme akan terjadi pengeluaran berbagai hormon yang meningkatkan rasa senang. Menariknya seorang wanita mampu mengalami orgasme berkali-kali dalam satu sesi seks. Baca juga: 7 Alasan Mengapa Wanita Berpura-pura Mencapai Orgasme Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: thehealthsite
 11 Jul 2019    18:00 WIB
Orgasme, Kenali Dan Rasakan
Hal apa yang paling ingin dicapai saat melakukan hubungan seksual? Jawabannya adalah orgasme. Orgasme adalah hal yang penting bagi pria dan wanita. Namun pencapaian orgasme sering terasa lebih sulit pada wanita. Padahal ada banyak manfaat orgasme bagi wanita. Untuk Anda yang ingin mengetahui apa sih rasanya mengalami orgasme maka simak terlebih dahulu serba-serbi orgasme agar Anda lebih mengenali dan mampu mencapai orgasme nantinya. Berikut ini adalah serba-serbi mengenai orgasme: 1.      Foreplay Bisa Mempercepat Orgasme Apabila Anda ingin mendapatkan orgasme yang klimaks maka lakukan foreplay. Dengan melakukan foreplay seperti mencium dan menyentuh daerah sensitif, maka aliran darah akan meningkat sehingga membuat tubuh Anda menjadi semakin sensitif. Untuk mencapai klimaks biasanya seorang wanita membutuhkan waktu sekitar 10-20 menit 2.      Orgasme Bisa Berlangsung Selama 20 Detik Selama 20 detik tersebut, bisa terjadi kontraksi yang berulang-ulang setiap 0,08 detik. Kontraksi bisa semakin kuat apabila Anda sudah terbiasa melakukan latihan kegel. 3.      Orgasme Bisa Terjadi Ketika Melahirkan Mungkin Anda merasa aneh namun ternyata saat seorang wanita melahirkan bisa mengalami orgasme. 4.      Mendesah Bisa Membuat Orgasme Semakin Baik Ingin mendapatkan orgasme yang klimaks? Mendesahlah. Suara atau desahan yang menggoda dan keras dapat mengalirkan energi seksual ke dada, tenggorokan, dan kepala. Sementara suara desahan yang lebih lembut bisa mengalirkan energi ke bagian bawah tubuh. 5.      Beberapa wanita berpura-pura merasakan orgasme Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 60 persen wanita mengaku berpura-pura mengalami orgasme saat bercinta. Dan 59 persen pria ternyata bisa mengetahui wanita yang sedang berpura-pura atau tidak saat orgasme. 6.      Rasa cemas bisa menghambat orgasme Berbeda dengan pria, saat wanita merasa sangat stres biasanya merasa malas untuk melakukan hubungan seksual. Rasa cemas dan rasa ketakutan bisa membuat wanita kesulitan untuk mencapai orgasme yang diinginkan. 7.      Orgasme Bisa Membuat Wanita Jadi Lebih Cerewet Saat seorang wanita mengalami orgasme maka akan terjadi produksi hormon oksitosin yang mempengaruhi wanita dan membuat wanita menjadi lebih cerewet. 8.      Hubungan dengan pasangan makin baik Saat seorang wanita mengalami orgasme hal ini akan membuat hubungan Anda dan pasangan semakin harmonis dan mesra. Mencapai orgasme dalam hubungan intim adalah hal yang penting. Setelah membaca ulasan serba-serbi orgasme diatas, semoga Anda bisa mengenal orgasme dan nantinya dapat mencapainya. Baca juga: Hal Tak Terduga yang Dapat Membunuh Gairah Seksual Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 11 Apr 2019    18:00 WIB
Jarang Bercinta Baik Buat Miss.V, Masa Sih???
Jika Anda pernah mendengar anggapan yang mengatakan bahwa jarang berhubungan seks akan membuat vagina Anda menjadi lebih kencang, maka Anda sebaiknya melupakan hal tersebut karena anggapan tersebut sama sekali salah!   Baca juga: Penyebab Miss V Sakit   Banyak orang mengira bahwa seorang wanita yang jarang berhubungan seks tentunya akan memiliki vagina yang lebih kencang dan seorang wanita yang sering berhubungan seks pastinya akan memiliki vagina yang lebih longgar. Akan tetapi, hal ini merupakan suatu kesalahan besar! Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan otot-otot vagina Anda merupakan otot-otot yang sangat elastis. Otot-otot ini akan berkontraksi dan kembali ke ukurannya semula setelah Anda selesai berhubungan intim dengan pasangan dan bahkan setelah Anda melahirkan. Walaupun demikian, memang ada saatnya di mana vagina seorang wanita akan mengalami perubahan di sepanjang hidupnya. Pertama adalah setelah mereka melahirkan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa otot-otot vagina membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk kembali ke bentuk dan ukurannya semula (sebelum melahirkan). Saat kedua adalah saat Anda mulai menua. Seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang wanita, maka kadar hormonnya pun akan menurun, yang berakibat pada menipisnya dinding vagina sehingga otot-otot vagina pun menjadi tidak terlalu elastis, jadi memang otot vagina akan terasa sedikit kendor. Kabar baiknya adalah kekencangan otot vagina ini dapat kembali Anda peroleh dengan melakukan olahraga Kegel, tidak perduli berapa usia Anda. Jadi, bila vagina Anda terasa lebih kaku saat berhubungan intim dengan pasangan, hal ini bukan dikarenakan Anda dan pasangan telah lama tidak berhubungan intim, tetapi karena Anda kurang bergairah sehingga perlu lebih banyak pemanasan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 10 Apr 2019    18:00 WIB
“Panaskan” Ranjang dengan Melakukan Hal-hal ini Ketika Bercinta!
Sedikit kata-kata ternyata bisa memanaskan seks lho. Namun jangan sampai salah ucap, karena justru bisa membalikkan keadaan dan membuat gairah bercinta turun drastis. Hm.. Hindari kesalahan, dengan mengetahui hal-hal apa saja yang ingin didengarkan para pria ketika sedang bercinta: 1.       DOMINANKadang pria ingin merasa didominasi oleh wanita di tempat tidur. Jadi gunakan momen bercinta untuk mendominasi pasangan. 2.       ANTUSIASPria juga ingin merasa kamu sama antuasiasnya dengan dia. Jangan terkesan malas-malasan dan jangan takut untuk mengatakan betapa kamu menikmati seks bersamanya. 3.       SEBUT NAMANYAHal ini juga tak kalah pentingnya. Pria akan semakin bergairah jika mendengarmu menyebut namanya ketika bercinta. 4.       BERI ARAHANPara Pria bukan pembaca pikiran yang baik. Jadi kadang mereka juga membutuhkan arahan tentang apa yang kamu inginkan, atau posisi apa yang kamu sukai. Jangan biarkan sesi bercinta menjadi hambar, hanya karena kamu tak berani bicara. 5.       PENEGASAN     Pria perlu penegasan saat sedang bercinta, baik itu berupa pujian betapa seksinya si dia, atau betapa kamu menikmati dominasinya. Beri sedikit unsur petualangan, sebelum berhubungan seks ceritakan fantasi seksualmu dan wujudkan juga fantasi seksualnya. Dan.. terpenting serta perlu diingat, jangan sampai salah sebut nama ya :p Baca juga: Nyeri Kepala Saat Berhubungan SeksualSumber: Wikihow
 24 Mar 2019    18:00 WIB
Simak Tips Asik Bercinta Tanpa Rasa Nyeri
Saat bercinta merupakan saat yang paling intim antara Anda dengan pasangan. Bercinta dengan pasangan akan membantu menciptakan hubungan yang harmonis.  Hubungan intim seharusnya memberikan efek yang baik, meredakan stres dan membuat Anda dan pasangan merasa lebih rileks. Namun terkadang saat melakukan hubungan intim bisa menyebabkan rasa nyeri untuk sang wanita dan membuat mereka jadi "malas" untuk bercinta dengan pasangan. Hal disebabkan kurangnya pelumasan atau adanya infeksi vagina. Agar hubungan intim Anda dan pasangan tidak terganggu sebenarnya ada beberapa cara agar Anda tidak merasa nyeri saat berhubungan badan dengan pasangan. Seperti cara dibawah ini. Ayo disimak! 1.      Foreplay yang cukup Untuk dapat menikmati hubungan intim, diperlukan lubrikasi vagina yang cukup. Kebanyakan wanita membutuhkan waktu minimal 20 menit sebelum siap untuk dilakukan penetrasi. 2.      Pelumas buatan Apabila foreplay yang dilakukan kurang atau langsung ke "main course" seringkali membuat sang wanita belum terangsang dan vagina belum mengeluarkan lubrikan (pelumas) yang cukup. Untuk membantu hal ini Anda bisa menggunakan pelumas buatan. Oleskan sesendok pelumas berbahan dasar air ke bagian kewanitaan Anda atau pasangan Anda selama foreplay. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penetrasi, dan juga mencegah nyeri saat berhubungan seksual. 3.      Krim estrogen Untuk wanita yang baru melahirkan dan sedang menyusui biasanya akan mengalami penurunan kadar estrogen yang membuat daerah vagina menjadi sangat kering dan dinding vagina rawan untuk mengalami robekan. Jaringan parut akibat robekan saat melahirkan juga dapat menyebabkan rasa nyeri saat penetrasi. Untuk keadaan ini sebaiknya Anda beristirahat dahulu dalam melakukan hubungan seksual biasanya dokter akan memberikan lampu hijau setelah enam minggu. Mengoleskan krim estrogen dosis rendah sesuai resep dokter, dapat membantu mengatasi kekeringan dan membuat jaringan vagina lebih elastis. 4.      Bilas dengan air dingin Bilas alat kelamin Anda dengan air dingin. Mencuci alat kelamin dengan air dingin untuk membersihkan alat kelamin Anda dari bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan infeksi. 5.      Jangan menggunakan sabun khusus kewanitaan Saat Anda menggunakan sabun khusus kewanitaan yang mengandung bahan kimia maka akan membuat vagina menjadi lebih sensitif dan bisa menyebabkan timbul rasa terbakar. Vagina merupakan organ yang dapat membersihkan diri sendiri, sehingga tidak perlu menggunakan bahan kimia untuk membersihkannya. 6.      Dinginkan Cuci alat kelamin dengan air dingin dan lebarkan kaki Anda. Air dingin yang segar akan meredakan rasa terbakar di vagina. 7.      Minum banyak air Tubuh yang kurang cairan juga bisa menyebabkan urin sulit keluar maka saat Anda buang air kecil setelah berhubungan seks bisa menyebabkan rasa terbakar di daerah vagina. Jadi usahakan untuk tetap minum air putih yang banyak. 8.      Periksa kesehatan organ intim Anda Infeksi jamur dan bakteri dapat membuat daerah vagina menjadi gatal dan terjadi iritasi. Rasanya gatal, iritasi akan membuat daerah vagina terasa semakin perih saat dia melakukan penetrasi. Oleh karena itu sebaiknya Anda dan pasangan melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi yang tepat. Selain itu untuk sementara waktu Anda "berisitrahat" dahulu dalam melakukan hubungan seks. Meski pria tidak akan mengalami infeksi ini, namun juga bisa merasa gatal dan timbul bintik-bintik merah pada penisnya. Untuk membantu mengatasi rasa nyeri saat melakukan hubungan intim selain dengan cara diatas dibutuhkan komunikasi. Ungkapkan apa yang anda rasakan apa yang membuat Anda nyaman atau yang tidak membuat Anda nyaman dan merasa nyeri. Setelahnya Anda dan pasangan akan mencari solusi terbaik. Baca juga: 8 Keuntungan Seks Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky, womenshealthmag