Your browser does not support JavaScript!
 01 Oct 2020    19:00 WIB
Lakukan Ini Pada Saat Foreplay, Bisa Membuat Wanita Jadi Bahagia
Wanita adalah makhluk yang berbeda dengan pria. Pria adalah makhluk visual yang mungkin mudah "turn on" hanya dengan melihat tubuh wanita. Namun wanita lebih membutuhkan rangsangan berupa sentuhan. Foreplay adalah semua aktivitas yang dilakukan sebelum hubungan seks terjadi. Tujuannya adalah untuk merangsang pasangan agar lebih bergairah di ranjang. Foreplay memerankan tujuan yang bersifat fisik dan emosional, membantu mempersiapkan pikiran dan tubuh untuk bersiap bercinta. Kebanyakan perempuan butuh kecupan, cumbuan, pelukan, belaian, ucapan menyenangkan dari pasangan. Hal ini dilakukan untuk merangsang keluarnya cairan lubrikasi atau pelumas di area vagina. Pelumasan yang cukup akan memberikan kenyaman saat berhubungan seksual. Jadi apa yang harus dilakukan saat foreplay agar para pria bisa menyenangkan wanita? Ciuman Berciuman adalah salah satu bentuk foreplay yang paling sering dilakukan. Mulailah foreplay dengan mencium pipi, bibir, dagu, dan leher pasangan Anda. Wanita sangat menyukai pria yang dapat merangsang dirinya dengan ciuman. Untuk mendapatkan hubungan seksual yang hebat, jangan lupa gunakan lidah untuk membuat suasana makin panas. Mainkan tangan Anda Hubungan seks yang dilakukan dengan terburu-buru dapat menurunkan libido wanita. Setelah Anda menciumnya, maka sekarang saatnya tangan Anda yang bertugas. Selipkan tangan Anda di balik bajunya dan belai payudaranya dengan perlahan. Lepas satu per satu dan ciumlah setiap daerah sensitif yang tertutup pakaian hingga pasangan Anda telanjang. Temukan Titik Sensitif Pasangan Bagian sensitif wanita bukan hanya di payudara ataupun daerah vaginanya. Anda para pria bisa merangsang semua bagian tubuh wanita. Setiap wanita memiliki titik sensitif yang berbeda. Sentuh bagian sensitifnya dan dapatkan gairah si wanita yang meledak-ledak. Tanda wanita terangsang Agar permainan seks Anda dan pasangan luar biasa, maka Anda harus memperhatikan keadaan sang wanita. Sebaiknya lakukan penetrasi setelah wanita sudah terangsang dan sudah siap untuk menerima penetrasi. Tanda wanita terangsang seperti denyut jantung meningkat, puting susu menegang, payudara membesar, keluarnya cairan pada vagina, bibir vagina luar dan bibir vagina dalam akan terangkat ke atas dan terbuka. Tanda wanita mengalami orgasme Untuk Anda para pria, pasti ingin melihat pasangan Anda mengalami orgasme. Kadang sedikit sulit untuk mengetahui wanita orgasme atau tidak. Orgasme pada wanita biasanya ditandai dengan kontraksi vagina, di mana penis akan merasakan tekanan dengan ritmik seperti diremas dan dilepaskan beberapa kali di dalam vagina. Diiringi dengan tubuh yang sedikit kejang dan cengkeraman tangan makin kuat pada punggung Anda. Bahkan sebagian wanita akan mengeluarkan cairan bening (bukan urin) dari saluran kencing mereka saat orgasme. Foreplay yang baik akan membantu meningkatkan gairah Anda dan pasangan. Jadi bila Anda dan pasangan ingin mendapatkan hubungan seks yang luar biasa jangan lupa lakukan foreplay. Baca juga: Ssttt...Ini loh Waktu Asik Untuk Bercinta Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: menshealth
 01 Oct 2020    15:00 WIB
Seks yang Luar Biasa
Seks yang menyenangkan dan memuaskan tidaklah selalu berarti bahwa Anda dan pasangan mencapai orgasme pada akhirnya. Pada kenyataannya tidak ada seks yang "sempurna". Anda dan pasangan kadang mungkin tidak mencapai orgasme, akan tetapi anda dapat tetap merasa puas. Keinginan Anda dan pasangan dapat berbeda. Anda mungkin ingin agar pasangan melakukan "pemanasan" yang lama dengan Anda, tetapi pasangan Anda mungkin ingin segera menyelesaikannya atau Anda mungkin ingin berciuman lama dengan pasangan Anda akan tetapi pasangan mungkin hanya melakukan ciuman singkat. Hal ini dapat terjadi pada setiap pasangan, bahkan pasangan yang telah menikah lama pun dapat mengalaminya. Seperti halnya berdansa, berhubungan seks mengharuskan Anda untuk bekerja sama dan menyamakan irama dengan pasangan Anda. Banyak orang khawatir bahwa mereka akan menyinggung pasangannya bila mengatakan bahwa mereka tidak menyukai gaya pasangannya saat berhubungan seksual. Akan tetapi, Anda tetap tidak akan mendapatkan jawaban  kecuali Anda menanyakannya pada pasangan Anda. Bagaimana Cara Memberitahu Pasangan? Anda dapat mencoba memberitahu pasangan mengenai apa yang Anda inginkan dan Anda sukai saat berhubungan seksual tanpa menyinggung perasaan pasangan Anda, dengan mengatakan "bolehkah" atau "bisakah kita mencoba atau melakukan hal ini" atau "aku akan sangat senang bila kamu melakukan…". Jangan buat pasangan Anda merasa bersalah karena hal-hal yang telah atau tidak mereka lakukan. Sebelum bertanya atau berdiskusi dengan pasangan mengenai apa yang Anda inginkan saat berhubungan seksual, akan lebih baik bila Anda mencari tahu dahulu apa yang Anda inginkan, apa yang menjadi masalah, apakah teknik berhubungan seksual atau kebersihan diri pasangan Anda atau lamanya pemanasan yang menjadi masalah Anda. Ajaklah pasangan untuk mandi bersama Anda bila, bau badan atau bau mulutnya yang membuat Anda kehilangan gairah. Bila anda menginginkan "pemanasan" yang lebih lama, Anda dapat meminta pasangan Anda untuk memulainya dengan perlahan.  Apa yang Harus Dilakukan Bila Berbicara Tidak Membantu? Jika setelah Anda berdiskusi dengan pasangan, hubungan seksual Anda dan pasangan tetap tidak memuaskan, maka cobalah belajar kembali bersama pasangan Anda. Anda mungkin dapat memulai membaca buku dan mempraktekkannya bersama pasangan. Jika masalah dalam hubungan seksual Anda disebabkan oleh adanya gangguan fisik seperti ejakulasi dini atau gangguan emosional seperti stress akibat pekerjaan Anda, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh penanganan secepatnya. Bolehkah Berpura-pura "Puas"? Saat Anda berpura-pura merasa puas untuk menyenangkan pasangan, pada akhirnya hal ini hanya akan membuat Anda bingung mengenai apa yang sebenarnya membuat Anda bergairah dan pasangan Anda pun dapat merasakan bahwa Anda berpura-pura. Hal ini dapat membuat hubungan Anda dan pasangan menjauh. Satu hal penting yang perlu Anda ingat adalah bahwa seks bukanlah segalanya dalam suatu hubungan. Bila Anda mempunyai hubungan yang luar biasa dengan pasangan, Anda dan pasangan saling mencintai, memiliki anak-anak yang Anda cintai, tetapi seks Anda dan pasangan "biasa" saja, maka cobalah untuk menerimanya, Anda tidak dapat memiliki semua yang Anda inginkan dalam hidup. Pertimbangkanlah berbagai hal baik yang Anda dan pasangan Anda miliki selain seks. Setiap orang dapat memiliki hubungan seksual yang memuaskan bila Anda dan pasangan mau saling terbuka dan berkomunikasi.   Salam syeksih, Miss V
 01 Oct 2020    13:00 WIB
Foreplay Dulu Yuk!
Foreplay atau pemanasan adalah seperangkat tindakan fisik maupun nonfisik yang dilakukan oleh dua individu dengan maksud untuk membangkitkan birahi. Pemanasan biasanya merupakan persiapan menuju hubungan seksual. Begitu kata Wikipedia tentang foreplay.. Yang aku tahu sih juga begitu. Sebelum ngeseks ya pemanasan dulu. Kalau enggak, gimana ya rasanya, kita belum becek kok udah ditusuk aja haha.. terus kaya kamu udah berdiri tegak aja.. haha lagi.. Menurut praktisi Seksologis, dokter Haekal Yassier seperti yang dikutip dari Tempo.co, hubungan seks yang ideal adalah dilakukan secara bertahap. "Tidak boleh langsung hajar," ujarnya pada September 2017.  Nah kan!! Kalau aku sendiri, suka banget sama yang namanya foreplay. Mulai dari diajakin, dipeluk, dicium, diraba-raba, dielus-elus, lah banyak! Iya dong, momen foreplay itu bahkan menurutku lebih ngenakin dibanding menu utamanya.. hahaha habisnya dia jago sih. Oia, tadi aku sempet jalan-jalan ke luar negeri alias baca-baca website luar tentang tips and trick about sex, eh ketemu dong sama 12 Tips Foreplay di website mensxp.com. Di dalam artikel itu, dimuat 12 gaya atau posisi yang bisa kamu lakukan saat foreplay dan dijamin bisa bikin dia tergila-gila. Ah masa? Yuk kita bahas beberapa yang menurut ku menarik dan berdasarkan pengalaman. 1. Dirty Talk Eiits! Ini bukan berarti pas kalian ngomong terus muncrat-muncrat ludah atau makanan dari mulut gitu ya, haha. Maksudnya di sini itu kalian bisa ngomong sesuatu yang agak bitchy ke dia, pas kalian mau ngajak atau saat sedang making love. Aku pernah coba sih beberapa kali kaya "I wanna suck on your lollipop!" Eaa.. 2. Take Off Her Clothes, Slowly! Ketika harus melepaskan pakaiannya, jangan pernah terburu-buru. Santai saja; menggodanya menjadi telanjang. Pecahkan kebosanan dengan sesekali mencium tubuh telanjangnya. Aku suka! Aku suka! Rasanya romantis gitu, sensual banget kaya di film-film. 3. Play With Her Breasts Right Kebanyakan wanita mengeluh bahwa pria mereka hanya memperhatikan puting. Luangkan banyak waktu untuk menemukan area sensitif baru di sekitar payudaranya, sesekali kembalilah ke sana kemari. Itulah yang dia inginkan! Hmm, iya juga sih! 4. Multitask Lidah, dua tangan, sepuluh jari - kemungkinan tak terbatas. Saat Anda bermain dengan klitorisnya dengan jari-jarinya, jilat payudaranya atau gerakkan tangan Anda ke seluruh tubuhnya dan dia akan mengerang dan mengerang dalam waktu singkat. Yes banget haha! Aku juga suka diginiin, dihabisin gitu kasarnya. Niqmaaatt.  5. Lick Her Clitoris Turunkan dia dan jilat klitorisnya dengan ujung lidah Anda. Bersikaplah lembut pada awalnya. Jika dia ingin Anda bersikap kasar, Anda akan tahu. Pukul tempat yang tepat dan Anda akan membuatnya menggeliat dengan senang hati. Yes baby! I'm very like it! Terusiiinnnnn.... Begitulah kira-kira beberapa banyaknya posisi dan gaya foreplay yang bisa kalian coba bersama pasangan. Saran aku, jangan malu untuk bilang apa yang kalian mau sama pasangan kalian. Komunikasi itu penting lho! Kamu dan dia jadi sama-sama tahu harus berbuat apa. Jangan sampai agenda atau momen seks menjadi menakutkan gara-gara keinginan mu gak pernah tercapai.   Selamat bergulingan-gulingan riaaaa.... Salam syeksih, Miss V
 30 Sep 2020    09:00 WIB
Keram Vagina, Ganggu Kehidupan Seks Anda!
Apakah Anda atau pasangan Anda (wanita) merasakan nyeri saat berhubungan seksual? Bila iya, mungkin Anda mengalami vaginismus (keram pada vagina) Vaginismus adalah suatu kontraksi yang tidak disadari dari otot vagina. Hal ini menyebabkan lubang vagina menjepit dengan kuat dan sulit untuk dilakukannya penetrasi. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita yang secara fisik dan psikis menolak untuk melakukan hubungan seksual. Apabila hal ini terjadi bisa menjadi penghambat rutinitas dalam bercinta. Apa sih penyebab Vaginismus? Vaginismus adalah keinginan bawah sadar seorang wanita untuk mencegah masuknya penis ke dalam vagina. Penyebab vaginismus: Fisik: Adanya infeksi yang menimbulkan luka disekitar bibir vagina bagian dalam dan lubang vagina. Gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna Psikis: Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan, dimana jika trauma itu masih dirasakan hingga masa menikah, maka hal itu merupakan vaginismus sekunder. Momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkan trauma psikis, sehingga rasa trauma itu bisa menyebabkan vaginismus. Perasaan takut yang berlebihan apabila bercinta bisa membuat hamil Serta perasaan takut tertular penyakit kelamin dari pasangannya Cara mengatasi vaginismus: Bicarakan dengan pasangan Salah satu hal terbaik untuk menangani vaginismus adalah berkomunikasi dengan suami dan beritahukan kondisi yang dialami. Jangan biarkan suami bertanya-tanya mengapa Anda selalu menolak untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini dapat memperburuk hubungan Anda dengan pasangan. Konsultasi dengan dokter Terapi ini bertujuan untuk mengatasi permasalah psikologi yang dialami, mengatasi apabila ada infeksi atau masalah lain divagina. Selain itu dokter akan mengajarkan terapi latihan untuk membuat vagina menjadi lebih rileks. Dilator Dilator adalah suatu alat yang terbuat dari bahan semacam plastik yang berbentuk silinder, yang fungsinya untuk merelaksasi otot vagina yang mengalami kekejangan tidak normal. Sebelum menggunakan dilator, biasanya terlebih dahulu pihak wanita akan diminta untuk melakukan latihan kontraksi dan relaksasi otot panggulnya. Apabila sudah mampu melakukan relaksasi otot, barulah dilator bisa digunakan. Dimulai dari ukuran terkecil (nomor 1). Dilator akan dibiarkan didalam vagina sekitar 10-15 menit, dan dapat diulang 3-4 kali di siang hari dan sekali lagi menjelang malam. Pada umumnya, wanita dengan vaginismus bisa menggunakan dilator nomor 3 dan 4 dalam kurun waktu satu minggu. Apabila dengan penggunaan dilator nomor 3 atau 4, pihak wanita sudah merasakan kenyamanan, maka cobalah untuk bercinta dengan posisi wanita di atas. Latihan kegel Latihan untuk memperkuat otot panggul (latihan Kegel) bisa dilakukan pada saat alat pelebar berada di dalam vagina. Otot di sekitar vagina dikerutkan kuat-kuat dan kemudian dikendorkan, sehingga memungkinkan terbentuknya suatu perasaan bahwa penderita bisa mengendalikan otot-otot tersebut. Relaksasi dengan pasangan Untuk membuat Anda menjadi lebih santai dalam melakukan hubungan seksual. Anda dapat melakukan hal-hal yang merelaksasi tubuh dan eksplorasi tubuh seperti mandi bersama pasangan, pijatan sensual, menggunakan musik, teknik pernapasan, latihan yoga untuk merelaksasi seluruh tubuh termasuk bagian intim Anda. Hubungan seksual adalah bentuk cinta kasih antar pasangan. Jangan sampai rasa sakit mengganggu kualitas dalam berhubungan. Apabila Anda atau pasangan mengalami vaginismus maka segera atasi dan mendapatkan kembali hubungan intim yang berkualitas. Baca juga: Benarkah Kegel Dapat Meningkatkan Kualitas Orgasme? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang Sumber: recipe
 25 Sep 2020    21:00 WIB
Waktu yang Tepat untuk Berhubungan Intim
Untuk mendapatkan hubungan intim yang memuaskan ternyata bukan hanya tergantung pada posisi seks namun juga waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual. Waktu yang tepat akan membantu Anda mendapatkan hubungan intim dengan pasangan yang menggairahkan. Jadi kapan waktu yang tepat untuk bercinta, berikut ini adalah waktu terbaik bagi Anda untuk berhubungan intim dengan pasangan: Pulang kerja Pada saat pulang kerja seringkali menjadi waktu yang tepat bila Anda ingin berhubungan dengan pasangan Anda. Waktu ini dikatakan bahwa saat Anda dengan pasangan merasa sudah siap dan sudah menyelesaikan tugas masing-masing dan merupakan waktu yang tepat untuk bersantai dengan pasangan. Biasanya waktu ini sekitar jam 8 sampai jam 10 malam. Anda bisa melakukannya sambil menyambut pasangan Anda yang baru pulang kerja. Tengah malam Pada malam hari saat Anda tiba-tiba terbangun, Anda dapat melakukan serangan secara tiba-tiba pada pasangan Anda. Hal ini akan terasa saat menggairahkan dimana pasangan Anda belum terlalu siap namun Anda sudah sangat siap dan akan menciptakan suasana yang sangat "panas". Anda dapat membangunkannya dengan mulai mencium pasangan Anda dengan lembut pada bagian leher dan telinganya. Lakukan dengan perlahan jangan sampai pasangan Anda malah kaget dan merasa terganggu. Pagi hari Pada saat pagi hari umumnya pria bangun dalam keadaan ereksi, sehingga Anda tidak perlua usaha keras untuk memanaskan suasana. Sebelum kerja Salah satu saat yang pas untuk melakukan hubungan seksual adalah sesaat sebelum kerja. Anda bisa melakukan hubungan seksual kilat sekitar 15 menit. Hal ini akan menyenangkan pasangan Anda membuatnya lebih semangat dalam bekerja dan jadi ingin cepat pulang untuk menuntaskan "pekerjaan" dengan Anda yang belum selesai. Siklus bulanan Pada saat sang wanita sedang siklus bulanan, bukan berarti Anda bisa bermesraan dengan pasangan Anda. Justru saat inilah biasanya wanita akan mudah terangsang. Jadi, tidak ada salahnya untuk melakukan berbagai macam tindakan yang mampu memanaskan suasana hati Anda dan pasangan. Hubungan intim yang berkualitas akan membuat Anda dan pasangan merasa bahagia. Oleh karena itu buatlah jadwal rutin hubungan intim, di waktu-waktu yang Anda dan pasangan sukai agar bisa selalu membakar gairah Anda dan pasangan. Sumber: healthmeup
 23 Sep 2020    17:00 WIB
Wanita Sulit Orgasme, Ini Alasannya!
Dari banyak survei, ditemukan sebanyak 40% wanita memiliki kesulitan untuk mencapai orgasme. Namun, hal itu tak melulu kesahalan sang pria. Berikut ini adalah penyebab wanita sulit mencapai orgasme: Alat kontrasepsi Mungkin terdengar aneh, tetapi pil yang memang dibuat untuk mencegah terjadinya kehamilan ini mempunyai efek sampitng yang sedikit merugikan yaitu penurunan libido pada wanita yang berakibat sulitnya mencapai orgasme saat berhubungan seksual. Para peneliti dari   from Indiana University mengatakan, wanita yang mengkonsumsi kontrasepsi oral sangat jarang mengalami orgasme. Selain itu mereka juga mengalami penurunan gairah seksual dan juga sangat jarang berhubungan seksual. Hal ini akan menjadi masuk akal karena semakin jarang wanita tersebut berhubungan seksual maka semakin jarang pula ia merasakan orgasme. Multitasking Para peneliti di the University of Groningen di Belanda melakukan scanning dari otak manusia dan berhasil menunjukkan area-area di otak yang dinonaktifkan saat tubuh mengalami orgasme. Untuk itu, baik pria maupun wanita harus bersikap setenang mungkin agar dapat mencapai orgasme saat berhubungan seksual dan hal ini tidak saja terjadi pada wanita. Otak wanita konsisten bekerja untuk memecahkan berbagai macam masalah sekaligus, sementara otak pria hanya berpikit tentang seks dan menjadi lebih tenang setelah berhubungan seksual. Saat pikiran seorang wanita terganggu oleh pikiran lain, maka dia akan merasa kesulitan untuk mendapat orgasme. Antidepresan Obat-obat antidepresan merupakan zat yang dapat menghalangi terjadinya orgasme. Obat antidepresan dapat meningkatkan level serotonin di otak. Serotonin akan bekerja menghambat kerja dopamin yang berguna untuk memunculkan gairah dan kenikmatan seksual. Dan hasil dari penurunan dopamin ini adalah ketidakmampuan mendapat orgasme Bertanya-tanya kenapa lama mencapai orgasme Ini adalah salah satu pembunuh terbesar orgasme. Anda mulai berpikir tentang waktu dan berapa lama yang Anda butuhkan. Semakin lama Anda memikirkannya, Anda semakin terobsesi dengan waktunya. Ini adalah lingkaran setan yang membuat Anda jauh dari klimaks. Jika seks berjalan baik, Anda akan melupakan waktu. Bahkan Anda mungkin lupa di mana Anda berada. Tak cukup lubrikasi Jika Anda mengalami kesulitan mengalami orgasme, pertimbangkanlah untuk menggunakan pelumas yang berkualitas. Anda bisa mendapatkannya di apotek atau supermarket. Lubrikasi akan mengurangi gesekan antara wanita dan pasangannya, baik di dalam vagina maupun di luar vulva. Wanita akan jauh lebih terangsang dibandingkan jika kulit kering. Usia dan berat badan Baik usia maupun berat badan mempunyai efek yang negatif terhadap frekuensi orgasme. Seiring dengan bertambahnya usia, tingkat testosteron dalam tubuh wanita semakin berkurang. Testosteron ini dikenal sebagai "hormone of orgasm". Peningkatan berat badan juga dapat menimbulkan yang sama. Sumber: geniusbeauty
 22 Sep 2020    21:00 WIB
7 Rahasia Orgasme Wanita
Anda tentunya telah sering mendengar bahwa para pria sering melakukan masturbasi, akan tetapi tahukah Anda bahwa seorang wanita ternyata juga dapat melakukan masturbasi? Akan tetapi, berbeda dengan para pria, para wanita biasanya tidak melakukannya terlalu sering dan tidak memerlukan "pendukung" seperti gambar atau foto lawan jenis dalam pose seksi agar sukses melakukan aksinya tersebut. Di bawah ini Anda dapat melihat 7 fakta menarik mengenai masturbasi wanita dan caranya mencapai orgasme tanpa bantuan lawan jenisnya.   1.      Orgasme Lebih Cepat Dicapai Saat berhubungan intim dengan pasangannya, sebagian besar wanita biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai orgasme dibandingkan para pria. Hal ini dikarenakan ujung saraf pada kemaluan wanita membutuhkan stimulasi yang lebih lama dan aliran darah pun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai kemaluan seorang wanita. Jadi, seorang wanita biasanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit pemanasan untuk merasa bergairah dan mencapai orgasme. Akan tetapi, berbeda halnya bila seorang wanita melakukan masturbasi. Ia biasanya membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk mencapai orgasme. Hal ini mungkin dikarenakan ia dapat memfokuskan seluruh perhatiannya pada kesenangannya sendiri atau karena ia tahu persis apa yang ia inginkan. Menurut seorang ahli seks yang juga merupakan penulis buku, seorang wanita dapat mencapai orgasme hanya dalam waktu 2-3 menit saat melakukan masturbasi.   Baca juga: 5 Manfaat Masturbasi Bagi Kesehatan   2.      Wanita Tidak Terlalu Sering Melakukannya Menurut sebuah penelitian, sekitar 25% orang pria akan melakukan masturbasi setidaknya 3 kali seminggu dan 55% orang pria akan melakukan masturbasi setidaknya 1 kali sebulan. Akan tetapi, pada wanita frekuensi masturbasi biasanya jauh lebih rendah. Hanya sekitar 10% orang wanita yang melakukan masturbasi sebanyak 3 kali seminggu, dan hanya sekitar 38% orang wanita yang melakukan masturbasi 1 kali sebulan.   3.      Persiapannya Berbeda Dengan Pria Berbeda dengan pria yang dapat melakukan masturbasi kapan pun dan di mana pun, para wanita membutuhkan suasana yang berbeda. Para wanita biasanya membutuhkan lingkungan yang mendukung. Seorang wanita biasanya membutuhkan pelumas khusus, suasana romantis, dan lingkungan yang bersih serta nyaman sebelum memulai masturbasinya. Bahkan, sejumlah wanita membutuhkan konsentrasi penuh saat melakukan masturbasinya.   4.      Wanita Melakukannya Dengan Lebih Lembut Saat seorang pria melakukan masturbasi, biasanya mereka akan melakukannya dengan gerakan yang cepat dan agak "kasar". Akan tetapi, wanita justru sebaliknya, mereka biasanya melakukan masturbasi dengan gerakan yang lebih lambat, lebih lembut, dan "halus". Karena klitoris wanita memiliki jumlah saraf 2 kali lebih banyak daripada kepala penis, maka klitoris merupakan daerah yang sangat sensitif, yang akan merasakan sentuhan paling lembut sekalipun. Walaupun demikian, beberapa orang wanita justru suka gerakan yang agak "kasar", akan tetapi sebagian besar wanita biasanya lebih menyukai gerakan yang lembut dan halus.   5.      Wanita Juga Menyentuh Bagian Tubuhnya yang Lain Saat pria biasanya hanya memfokuskan gerakan dan perhatiannya pada satu bagian tubuhnya (penis), para wanita justru akan melakukan stimulasi pada berbagai bagian tubuhnya yang lain seperti leher, payudara, lengan, dan kemaluannya.   6.      Wanita Tidak Selalu Ingin Mencapai Orgasme Salah satu perbedaan terbesar antara masturbasi pada seorang pria dan wanita adalah bahwa seorang wanita biasanya tidak selalu bertujuan untuk mencapai orgasme saat melakukan masturbasi. Beberapa orang wanita dapat merasa cukup puas dengan berbagai stimulasi yang telah ia lakukan pada dirinya sendiri, baik ia mencapai orgasme atau pun tidak.   7.      Wanita Mungkin Mencapai Orgasme Lebih dari Satu Kali Tahukah Anda bahwa ejakulasi ternyata membutuhkan energi yang cukup besar? Hal inilah yang menyebabkan seorang pria biasanya akan merasa sangat lelah setelah berhasil mencapai orgasme dan langsung berkeinginan untuk tidur. Akan tetapi, walaupun masturbasi pada wanita juga membutuhkan cukup banyak energi, mereka tidak memerlukan energi sebanyak para pria, hal inilah yang membuat seorang wanita dapat mencapai orgasme beberapa kali.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: womenshealtmag
 17 Sep 2020    21:00 WIB
Sakit Kepala Setelah Ejakulasi, Kenapa Ya?
Flu orgasme merupakan mimpi buruk bagi pria. Bagaimana tidak, segera setelah ejakulasi pria yang mengalami flu orgasme akan mengalami gejala flu seperti demam, pilek, bersin-bersin, kekakuan sendi serta hilangnya memori jangka pendek. Peneliti menyebut kondisi jarang dan mengerikan ini dengan post-orgasmic illness syndrome (POIS). Gejalanya mirip seperti flu biasa atau reaksi alergi terhadap makanan tertentu, seperti lemas, demam, keringat dingin, hingga mudah tersinggung. Pria bisa menderita POIS sejak pertama kali pubertas. Tiap kali ejakulasi, entah dari hubungan seks, masturbasi bahkan nocturnal emission (mimpi basah), gejala flu akan menyerang penderitanya. Bisa selama 20 menit setelah ejakulasi atau bahkan hingga 2 minggu.  Sejak pertamakali dilaporkan pada tahun 2002, sudah ada 50 kasus yang didokumentasikan mengenai penyakit seks misterius ini. National Institutes of Health Office of Rare Disease Research menyatakan, POIS termasuk dalam kelainan langka yang bisa terjadi pada tubuh manusia. Sementara para ilmuwan di Belanda menyebut, POIS disebabkan oleh kelainan autoimun yang disertai reaksi alergi hingga menyebabkan adanya peradangan sebagai reaksi terhadap senyawa kimia dalam sperma. Hipotesis lainnya mengatakan, POIS adalah flu setelah orgasme yang terjadi karena ada ketidakseimbangan kimia pada otak. Selain karena flu orgasme, sakit kepala setelah ejakulasi juga bisa disebabkan oleh sex headaches yang disebabkan oleh aktivitas seksual, terutama orgasme. Penderitanya mungkin akan merasa nyeri di kepala dan leher, yang terjadi karena meningkatnya gairah seksual. Atau lebih umum, Anda mungkin mengalami sakit kepala yang tiba-tiba parah tepat sebelum atau selama orgasme. Setiap jenis aktivitas seksual yang mengarah pada orgasme, termasuk masturbasi, oral seks dan hubungan seks, dapat memicu sakit kepala seks. Sakit kepala jenis ini lebih sering terjadi pada laki-laki dan memiliki riwayat migrain.
 15 Sep 2020    20:00 WIB
Pria Indonesia Malas Foreplay?
Terungkap dalam survei yang dilakukan oleh salah satu produsen kondom dunia, rata-rata waktu yang dihabiskan pasangan Indonesia untuk foreplay sekitar 14,8 menit. Angka tersebut masih di bawah rata-rata dunia yang rata-ratanya sekitar 16,9 menit untuk foreplay. Kegiatan foreplay bisa bermacam-macam tidak hanya berciuman atau seks oral. Bisikan manja, pelukan hangat, memijat, atau hal-hal lain yang menunjukkan keintiman dari pasangan bisa disebut foreplay. Menurut psikolog pakar seks, Elizabeth Santosa bila foreplay ini kurang bisa jadi masalah menimbulkan pengalaman bercinta yang tidak mengenakkan. Ini karena pelumasan pada vagina istri belum maksimal sehingga bila dipaksa saat penetrasi ada risiko terjadi iritasi yang menyakitkan. Kenapa para pria Indonesia tampaknya malas untuk foreplay? Jawabannya menurut Elizabeth sederhana karena tidak pernah terbiasa. "Kissing, hugging, itu di kultur kita masih jadi hal yang tabu urusan di dalam kamar. Bukan sesuatu yang dilakukan di mall atau saat dinner time," kata Elizabeth seperti dikutip dari detik.com. Bahkan sejak masih anak-anak para pria Indonesia mungkin tidak pernah atau jarang melihat orang tuanya menunjukkan kemesraan. Padahal kemesraan sederhana sekalipun antara suami istri sudah termasuk dalam foreplay dan anak-anak bisa terbiasa dari melihat contoh dari orang tua. "Kita belajar bukan dari sekolah tapi dari orang tua. Afeksi terhadap pasangan itu biasanya kita pelajari dari hubungan orang tua kita," kata Elizabeth.