Your browser does not support JavaScript!
 10 Nov 2020    17:00 WIB
Pentingnya Pre Seks
Memang benar bahwa berpelukan setelah berhubungan intim dapat membuat hubungan asmara Anda dan pasangan semakin mesra. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata juga ada lho beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum berhubungan intim untuk membuat hubungan Anda dan pasangan semakin kuat dan mesra? Di bawah ini Anda dapat melihat 7 hal yang sebaiknya dilakukan sebelum berhubungan intim untuk membuat hubungan Anda dan pasangan semakin mesra, serta seks terasa lebih memuaskan. Saling Memandang Saat situasi telah mulai memanas, berhentilah sejenak dan pandanglah mata pasangan Anda. Walaupun terkesan sederhana dan biasa saja, satu hal kecil ini dapat berdampak sangat besar pada hubungan asmara Anda dan pasangan lho! Sambil saling memandang, letakkanlah tangan Anda pada dada pasangan Anda untuk merasakan detak jantungnya dan minta pasangan Anda melakukan hal yang sama pada Anda, kemudian tariklah napas dalam sebanyak 10 kali. Walaupun terdengar norak, akan tetapi hal ini benar-benar bermanfaat lho! Pikirkan Hal-hal yang Membahagiakan Jika Anda dan pasangan sama-sama merasa tidak nyaman melakukan hal pertama di atas, maka Anda dapat melakukannya dengan mata tertutup. Tutuplah mata Anda, tarik napas dalam, dan ingatlah situasi di mana Anda merasa sangat dicintai oleh pasangan Anda, bahagia, dan damai. Dengan melakukan hal ini, maka Anda pun akan merasakan suatu kebahagiaan yang sama seperti saat Anda mengalami situasi tersebut. Anda dan pasangan pun akan merasa lebih puas satu sama lain. Meditasi Melakukan meditasi selama 30 detik akan membuat Anda menjadi seseorang yang lebih berempati dan lebih pengertian. Selain itu, meditasi juga dapat meningkatkan kedekatan di antara Anda dan pasangan selama berhubungan intim, yang akan membuat seks terasa lebih nikmat dan memuaskan, yang tentu saja akan membuat Anda dan pasangan terasa semakin dekat dan mesra. Lihat Foto Bersama Si Dia di Sekitar Anda Anda mungkin telah memiliki banyak foto bersama pasangan Anda yang terpampang di dalam kamar tidur Anda. Jadi, sebelum Anda dan pasangan berhubungan intim, luangkanlah sedikit waktu untuk melihat kembali foto-foto tersebut. Dengan demikian, Anda pun akan mengingat kembali momen membahagiakan tersebut dan menginfuskan perasaan positif ke dalam hubungan asmara Anda dan pasangan. Beritahu Fantasi Seks Anda Seringkali, hubungan intim dimulai saat Anda atau pasangan telah merasa bergairah dan ingin segera menyelesaikan "urusannya". Akan tetapi, ada baiknya bila Anda dan pasangan mencoba untuk memulai sesi "panas" Anda malam ini dengan menceritakan apa fantasi seksual Anda, bahkan bila Anda merasa malu saat melakukannya. Hal ini dapat membuka suatu dimensi baru dalam hubungan asmara Anda dan pasangan. Selain itu, sikap saling terbuka juga dapat meningkatkan keintiman dan kepercayaan diri di antara Anda dan pasangan. Karena kepercayaan diri sama dengan merasa seksi, maka hal ini tentu akan membuat malam Anda terasa lebih nikmat. Lakukan Pemanasan Lebih Lama Saat Anda dan pasangan hendak berhubungan intim, jangan selalu melakukannya dengan terburu-buru. Mulailah secara perlahan dengan melakukan lebih banyak pemanasan. Dengan demikian, Anda dan pasangan pun akan sama-sama merasa lebih bergairah dan lebih puas pada kahirnya. Berpelukan Berpelukan ternyata tidak hanya baik dilakukan setelah berhubungan intim, tetapi juga sebelum berhubungan intim. Seorang ahli mengatakan bahwa semakin lama waktu yang Anda habiskan untuk berpelukan dan berdekatan satu sama lain sebelum berhubungan intim, maka semakin banyak manfaat yang akan Anda peroleh di masa depan. Hal ini dikarenakan berpelukan akan memicu pelepasan oksitosin dan meningkatkan keintiman di antara Anda dan pasangan. Sumber: womenshealthmag
 30 Oct 2020    15:00 WIB
Anak Masih Tidur Bareng, Gimana Cara Hubungan Seksnya?
Merasa seks kurang afdol tanpa desahan, teriakan, dan suara berisik ranjang Anda? Akan tetapi, apa jadinya bila ruangan sebelah, yang hanya dibatasi dinding tipis, berisi mertua atau anak Anda? Anda dan pasangan hanya punya 2 pilihan, melakukan seks tanpa suara atau tidak berhubungan intim sama sekali. Seks tanpa suara bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh bersuara dan hanya boleh bercinta dengan posisi misionaris. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa cara berhubungan intim tanpa membangunkan"tetangga" Anda di sebelah. 1.      Buat Benteng Selimut Untuk meredam berbagai suara yang mungkin timbul, masuklah ke dalam selimut. Hal ini dikarenakan suara dengan frekuensi tinggi akan "tersangkut" di dalam serat-serat selimut. Sebagian besar benda lunak seperti sofa, ranjang, dan bahkan payudara wanita pun dapat menyerap sejumlah gelombang suara. Akan tetapi, bantal dan selimut merupakan penyerap suara terbaik. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh berteriak kencang, karena tidak semua gelombang suara dapat diserap oleh selimut Anda. 2.      Masuk ke Kamar Mandi Selain berisik, air juga akan "memotong" suara menjadi serpihan-serpihan kecil. Akan tetapi, perlu diingat bahwa air juga akan membuat suara Anda menjadi lebih rendah dan terdengar lebih keras ke seluruh ruangan. Jadi, jangan berteriak terlalu keras ya. 3.      Putar Lagu Untuk mencegah anak Anda terbangun karena mendengar "kesibukan" Anda dan pasangan di kamar sebelah, putarkanlah lagu tidur bagi anak Anda untuk menutupi suara berisik dari kamar Anda. 4.      Ganti Ranjang Anda Bila ranjang atau alas ranjang Anda sering berisik saat Anda dan pasangan berhubungan intim, maka menggantinya merupakan jalan keluar terbaik. Pilihlah alas yang berkaki dan matras yang memiliki memory foam, yang dapat membantu meredam semua suara yang akan Anda dan pasangan hasilkan. Sumber: menshealth
 08 Oct 2020    15:00 WIB
Jangan Lakukan Ini Sebelum Berhubungan Intim
Setelah cukup lama menikah, maka Anda mungkin merasa bahwa Anda sudah cukup berpengalaman dalam hal seks. Akan tetapi, bahkan seorang ahli pun dapat melakukan kesalahan. Untuk mencegahnya, di bawah ini Anda dapat melihat 6 pantangan sebelum berhubungan intim yang perlu Anda perhatikan. Mengkonsumsi Obat Anti Alergi Obat anti alergi atau anti histamin akan membuat membran mukosa mengering untuk mengatasi hidung yang terumbat. Selain pada saluran pernapasan, obat ini juga akan membuat membran mukosa lain pada tubuh Anda, termasuk vagina, menjadi kering. Lebih parahnya lagi, bahkan saat Anda merasa sangat bergairah pun, vagina Anda akan tetap kering. Makan Makanan Pedas Anda tentunya sudah pernah mendengar bahwa ada berbagai jenis makanan yang dapat mempengaruhi bau dan rasa caira vagina. Makanan yang sangat pedas dapat menyebabkan terbentuknya gas di dalam saluran pencernaan, yang akan membuat perut Anda terasa kembung dan sering buang angin. Selain itu, sisa cabai yang masih berada pada tangan dan di dalam mulut Anda juga dapat membuat kelamin pasangan Anda terbakar! Terlalu Banyak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Memang benar bahwa mengkonsumsi sedikit minuman beralkohol memang dapat membuat Anda lebih mudah merasa bergairah, akan tetapi mengkonsumsinya secara berlebihan dapat mengakibatkan efek yang sebaliknya. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan depresan, yang akan menghilangkan kemampuan Anda untuk mencapai orgasme. Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang pria yang mengkonsumsi minuman beralkohol akan lebih sulit berejakulasi, sedangkan wanita yang mengkonsumsi minuman beralkohol juga akan membutuhkan stimulasi ekstra untuk mencapai orgasme. Baca juga: Mau Berhubungan Intim? Kerjakan Hal Ini Terlebih Dahulu! Menggunakan Sikat Gigi Elektrik Walaupun terdengar aneh, akan tetapi menggunakan sikat gigi elektrik dan obat kumur berbahan dasar alkohol dapat membuat Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis penyakit menular seksual. Sikat gigi elektrik dapat menyebabkan robekan kecil pada gusi dan obat kumur berbahan alkohol akan membuat mukosa mulut Anda menjadi kering dan mengalam iritasi, yang akan membuatnya semakin mudah mengalami sariawan dan tertular berbagai jenis penyakit menular seksual. Bercukur Jika Anda merupakan seorang wanita yang senang mencukur bulu kemaluan Anda, maka akan lebih baik bila Anda mencukurnya 1 hari sebelum Anda berhubungan intim untuk memberikan kulit Anda cukup waktu untuk pulih. Hal ini dikarenakan bercukur akan mengeksfoliasi lapisan kulit paling atas, yang akan membuat area kulit menjadi lebih sensitif. Selain itu, bercukur juga akan mengiritasi folikel rambut, dan menyebabkan timbulnya bercak kemerahan dan luka gores kecil, yang berarti membuat kulit Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis infeksi, termasuk herpes dan HPV. Untuk mengatasinya, gunakanlah pisau cukur bermata ganda dan oleskanlah salep hidrokortison pada daerah kulit yang baru saja dicukur untuk mengurangi peradangan di daerah tersebut. oleskan kembali salep di keesokan hari jika tanda-tanda iritasi masih ada. Menggunakan Makanan Sebagai Bahan Pemanasan Jangan pernah menggunakan berbagai jenis makanan yang mengandung gula sebagai pengganti cairan lubrikasi! Hal ini dikarenakan berbagai makanan manis tersebut dapat menjadi penyebab infeksi jamur pada kemaluan Anda, karena jamur sangat menyukai gula. Sumber: prevention
 02 Oct 2020    19:00 WIB
Ingin Bercinta Lebih Lama?
Saat membicarakan hubungan seksual, pria dan wanita ternyata memiliki pandangan yang berbeda. Pria lebih mementingkan kekuatan dan kecepatan, sedangkan wanita lebih mementingkan daya tahan. Dengan kata lain, durasi merupakan satu hal yang sulit untuk disesuaikan. Adakah jalan tengan untuk memecahkan masalah ini? Berikut tips-tips yang dapat Anda lakukan agar dapat bercinta lebih lama. Tips ini memberi pengaruh yang berbeda pada tiap orang. Beberapa dari Anda mungkin hanya perlu melakukan salah satunya, sedangkan beberapa perlu kombinasi 2-3 jenis yang paling sesuai untuk Anda. Woman on top Walaupun belum terbukti secara ilmiah, posisi ini diketahui dapat memperpanjang masa bercinta Anda. Posisi ini dapat membantu wanita mengontrol kedalaman dan tempo saat bercinta. Foreplay yang santai dan lama Manjakan diri Anda dengan foreplay yang santai dan lama, tidak perlu terburu-buru. Anda bisa memulai dengan pijatan yang menggoda atau halhal lain yang lebih berani. Konsumsi aprodiaks Siapkan makanan yang mengandung aprodisiak. Aprodiaks banyak terdapat di tiram dan stroberi. Makanan ini dapat mengubah suasana hati Anda lebih bergairah lagi. Pijat dan lilin Tak ada orang yang tidak ingin dimanja dengan pijatan sensual, terutama jika pijatan itu mampu merangsang pasangan. Atur suasana dengan lilin aromaterapi yang dipercaya ampuh membuat suasana lebih rileks dan tenang. Ingatlah kepuasan bercinta bisa diperoleh saat pasangan saling bekerja sama dan membantu memenuhi kebutuhan. Dengan kerjasama yang baik, Anda tetntu dapat memperpanjang masa bercinta Anda. Sumber: healthmeup
 02 Sep 2020    21:00 WIB
Bingung, Cara Membuat Istri Orgasme ?
Merasa bingung mengapa istri Anda tampaknya sulit sekali mencapai orgasme? Apakah ada yang salah dengan cara Anda atau justru ada gangguan pada organ kewanitaan istri Anda? Sebelum Anda mulai berpikir negatif, ada baiknya bila Anda mempelajari 10 pengetahuan dasar tentang orgasme wanita di bawah ini terlebih dahulu.   Hentikan Obsesi Anda dan Istri Untuk Selalu Mencapai Orgasme Seperti halnya Anda sebagai pria takut mencapai orgasme dan berejakulasi terlalu dini, para wanita pun merasakan ketakutan yang sama bila ia membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk mencapai orgasme. Hal ini dapat membuatnya sering berpura-pura mencapai orgasme atau bahkan memutuskan untuk sama sekali tidak mencapai orgasme. Apa solusinya? Berhentilah merasa terobsesi untuk selalu mencapai orgasme, baik Anda maupun pasangan Anda. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Swedia, merasa rileks merupakan salah satu cara terpenting untuk membuat seorang wanita mencapai orgasme. Jadi, setiap kali Anda dan istri berhubungan intim, jangan selalu terburu-buru. Buatlah diri Anda dan istri Anda menikmati setiap detiknya. Dengan demikian, istri Anda pun akan segera mencapai orgasme.   Istri Merasa Senang = Mudah Mencapai Orgasme Tahukah Anda bahwa pengalaman seks terbaik biasanya bukan dimulai dari saat Anda dan pasangan bercumbu tetapi jauh sebelum itu? Membuat istri Anda tertawa dengan melakukan berbagai hal konyol (perlu diingat bahwa rumah yang kotor dan berantakan akan membuatnya kehilangan gairah untuk berhubungan intim). Jadi buatlah si dia tertawa dan senang sepanjang hari.   Beritahu Betapa Indah Tubuhnya Sebagian besar wanita seringkali merasa khawatir mengenai penampilan dan bentuk tubuhnya setiap kali ia berhubungan intim dengan pasangannya. Bahkan sebuah penelitian baru menemukan bahwa wanita yang merasa malu akan bentuk tubuhnya lebih sulit mencapai orgasme. Jadi, bila Anda ingin membuat si dia lebih cepat mencapai orgasme, jangan ragu untuk memuji bentuk tubuhnya yang indah tersebut.   Mainkan Payudaranya Saat pemanasan, mainkanlah payudaranya dengan lembut, jangan hanya memfokuskan perhatian Anda pada puting susunya saja, tetapi juga pada seluruh payudaranya. Hal ini dikarenakan seluruh payudara justru lebih sensitif daripada puting susu (bila putting susu belum distimulasi). Setelah istri Anda merasa bergairah, maka darah pun akan mengalir ke dalam puting susunya, yang akan membuatnya menjadi lebih sensitif.   Ubah Gerakan Anda Untuk memaksimalkan kepuasan istri Anda, tingkatkan jumlah kontak Anda dengan berbagai area sensitif pada tubuhnya. Saat Anda melakukan penetrasi, fokuskanlah gerakan Anda pada gerakan naik-turun, bukannya gerakan keluar-masuk. Dengan demikian, Anda pun dapat menstimulasi klitorisnya dengan maskimal.   Baca juga: Tips Untuk Membuat Wanita Selalu Mencapai "Big O" Saat Bercinta   Ketahui Tanda-tanda Si Dia Akan Mencapai Orgasme Saat Anda melakukan pemanasan, mulailah dengan perlahan (jangan langsung menyerang istri Anda), sambil memperhatikan bagaimana reaksinya. Dengan melakukan hal ini, Anda pun dapat mengetahui gerakan apa yang ia sukai dan tidak sukai. Selain itu, perhatikan juga warna kulit bibir vagina dan otot perutnya. Saat seorang wanita akan mencapai orgasme, bibir vaginanya biasanya akan menjadi lebih gelap karena peningkatan volume darah. Otot perutnya pun akan mengeras.   Ikuti Petunjuknya Berbeda dengan pria yang tidak dapat diinterupsi saat akan mencapai orgasme, para wanita bisa. Jadi, saat istri Anda tampaknya sudah akan mencapai orgasme, jangan coba-coba mengganti gaya atau gerakan atau bahkan berhenti karena hal ini dapat membuat istri Anda batal mencapai orgasme.   Biarkan Si Dia Mencapai Orgasme Terlebih Dahulu Bagi banyak wanita, terutama mereka yang memiliki klitoris yang sangat sensitif, akan lebih baik bila mereka terlebih dahulu mencapai orgasme. Hal ini dikarenakan stimulasi berlebihan pada klitorisnya saat Anda melakukan penetrasi, dapat membuat klitorisnya menjadi terlalu nyeri atau malah mati rasa atas berbagai stimulasi seksual. Jadi, puaskanlah istri Anda sebelum Anda memulai penetrasi.   Perlu diketahui bahwa ambang batas orgasme seorang wanita biasanya akan menurun setelah ia berhasil mencapai orgasmenya yang pertama, yang berarti si dia lebih mudah mencapai orgasme pada kesempatan berikutnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 05 Jul 2020    18:00 WIB
Apa Dampak Operasi Caesar Pada Kehidupan Seks Anda?
Sebagian besar wanita biasanya telah diperbolehkan untuk kembali berhubungan seksual dalam waktu 6 minggu paska melahirkan, di mana rasa nyeri saat berhubungan seksual sudah berkurang. Akan tetapi, pada beberapa orang wanita, nyeri saat berhubungan seksual dapat terus berlangsung hingga beberapa bulan setelah melahirkan. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa bagaimana cara seorang wanita melahirkan, operasi Caesar (c-section) atau pun melahirkan normal (melalui vagina); mungkin turut berperan dalam terjadinya nyeri saat berhubungan seks (dispareunia) paska melahirkan. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa wanita yang melahirkan anaknya melalui operasi Caesar atau melahirkan normal dengan bantuan vakum memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami nyeri saat berhubungan seks, bahkan hingga 18 bulan paska melahirkan. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 1.244 orang wanita hamil dan meminta mereka untuk menjawab berbagai kuesioner mengenai bagaimana hubungan mereka dengan pasangan dan bagaimana kehidupan seks mereka. Para peserta penelitian diminta untuk menjawab kuesioner tersebut sebelum melahirkan dan pada bulan ke 3, ke 6, ke 12, dan ke 18 setelah melahirkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para wanita yang melahirkan anaknya melalui operasi Caesar atau melalui proses persalinan normal (per vaginam) dengan bantuan vakum memiliki resiko 2 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami dispareunia hingga 18 bulan setelah melahirkan. Jadi, apakah melahirkan dengan bantuan operasi Caesar dan vakum sama dengan berakhirnya kehidupan seksual Anda bersama pasangan? Tentu saja tidak! Penelitian ini hanya menemukan adanya hubungan antara bagaimana cara seorang wanita melahirkan dengan terjadinya dispareunia tetapi tidak menemukan adanya hubungan sebab akibat di antara kedua hal tersebut. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa beberapa orang wanita yang mengalami dispareunia paska melahirkan juga mengalami dispareunia sebelum hamil. Rasa lelah yang berlebihan setelah melahirkan dan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga juga membuat seorang wanita memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami dispareunia paska melahirkan.   Sumber: womenshealthmag
 28 Jun 2020    18:00 WIB
Mengapa Mr. P Selalu Ereksi Saat Bangun Tidur?
Bagi para pria, ereksi saat bangun tidur bukanlah suatu hal yang baru. Bila keadaan kesehatan mereka cukup baik, maka mereka pasti akan mengalami hal ini. Akan tetapi, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ereksi bisa terjadi walaupun tidak ada stimulasi seksual apapun? Ereksi di pagi hari atau yang juga dikenal dengan nama nocturnal penile tumescence (NPT) merupakan ereksi spontan yang terjadi saat seorang pria tidur atau terbangun. Keadaan ini akan dialami oleh setiap pria yang tidak mengalami disfungsi ereksi. NPT biasanya terjadi sebanyak 3-5 kali selama tidur. Yang unik adalah NPT ini sebenarnya sudah mulai terjadi saat seorang pria masih berada di dalam kandungan ibunya, yang akan terus berlangsung hingga seumur hidup. Seperti halnya pria, para wanita pun mengalami ereksi klitoris dan pembengkakan vagina saat mereka tidur. Bahkan, beberapa hewan mamalia juga mengalami NPT. Hingga saat ini para ahli masih belum mengetahui apa penyebab pasti dari terjadinya NPT. Walaupun demikian, mereka memiliki beberapa dugaan penyebab. Karena NPT dan ereksi klitoris berhubungan dengan fase tidur REM (rapid eye movement), maka para ahli menduga bahwa NPT dan ereksi klitoris terjadi akibat penurunan aktivitas sel-sel noradrenergik (sel saraf yang berfungsi untuk melepaskan noradrenalin). Karena sel-sel ini berfungsi untuk menghambat ereksi penis, maka penurunan aktivitasnya diduga dapat memicu terjadinya ereksi. Teori lainnya adalah bahwa terjadinya NPT dipicu oleh pelepasan nitrit oksida. Nitrit oksida dilepaskan oleh sel-sel yang berada di dalam dinding pembuluh darah, yang akan membuat otot-otot halus menjadi rileks dan pembuluh darah melebar. Karena pelebaran pembuluh darah ini, maka aliran darah yang masuk ke dalam penis pun akan meningkat, sehingga ereksi pun terjadi. Pelepasan nitrit oksida ini diduga berlangsung pada fase tidur REM karena meningkatnya aktivitas otak di daerah pons.   Baca juga: Para Pria Dengan Alat Kelamin Teraneh di Dunia   Akan tetapi, mengapa hal ini (ereksi saat tidur dan terbangun) perlu terjadi? Para ahli menduga hal ini justru berguna bagi kesehatan penis para pria. Ereksi akan membuat jaringan erektil (corpora cavernosa) membengkak, yang akan meningkatkan pasokan oksigen jaringan tersebut. Proses oksigenasi ini berfungsi untuk menjaga kelangsungan hidup jaringan erektil tersebut dan membantu mencegah terjadinya fibrosis cavernosa, suatu keadaan yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi.   Teori lainnya adalah bahwa ereksi spontan ini diperlukan untuk mencegah seorang pria mengompol saat tidur. Sebenarnya ada 2 jenis ereksi, yaitu ereksi psikogenik dan ereksi refleks. Ereksi psikogenik terjadi saat seorang pria mengalami stimulasi seksual, baik yang berasal dari pikirannya sendiri atau stimulasi dari luar.   Sementara itu, ereksi refleks merupakan proses yang tidak disadari, yang terjadi tanpa adanya pikiran tentang seks dan diduga dapat dipicu oleh penuhnya kandung kemih. Hal ini dikarenakan saraf yang berfungsi untuk mengatur ereksi juga dapat terstimulasi oleh penuhnya kandung kemih. Dan karena seorang pria akan sulit buang air kecil saat penisnya mengeras, maka banyak ahli menduga ereksi spontan ini bertujuan untuk mencegah seorang pria mengompol saat tidur. Walaupun demikian, banyak ahli yang meragukan teori yang satu ini karena tubuh memiliki banyak cara lainnya untuk mencegah seorang pria dari mengompol saat tidur daripada dengan berereksi, lagipula keinginan untuk buang air kecil di malam hari juga dialami oleh para wanita. Oleh karena itu, tampaknya NPT ini memang berfungsi untuk menjaga kesehatan penis para pria. Jadi, daripada merasa terganggu, bersyukurlah bahwa Anda mengalaminya. Hal ini merupakan pertanda bahwa penis Anda masih berada dalam kondisi prima. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: iflscience
 14 Mar 2020    18:00 WIB
8 Fakta Mengejutkan Mengenai Kesuburan Seorang Pria
1.      Penyakit Menular Seksual Merupakan Penyebab Tersering dari Gangguan Kesuburan Pria Penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonorea merupakan salah satu penyebab tersering dari terjadinya gangguan kesuburan pada pria yang sebenarnya dapat dihindari. Bila terlambat diobati, maka infeksi dapat menyebabkan peradangan dan penyumbatan pada vas deferens.   2.      Aluminum Berbahaya Bagi Sperma Sebuah penelitian baru menemukan bahwa cairan mani yang memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit mengandung lebih banyak aluminium.   3.      Suhu Panas Buruk Bagi Sperma Suhu panas merupakan musuh utama bagi sperma. Berendam di bak berisi air panas atau sauna dapat menurunkan jumlah sperma selama 1-4 bulan setelah paparan. Selain itu, memangku laptop juga dapat membahayakan bagi kesehatan sperma Anda karena panas yang keluar dari laptop. Oleh karena itu, hindarilah kontak langsung antara laptop dan buah zakar Anda (jangan pangku laptop Anda!).   4.      Penuaan Juga Mempengaruhi Kesuburan Pria Berbeda dengan wanita, pria memiliki waktu yang lebih lama untuk masalah kesuburan, akan tetapi bukan berarti kesuburan seorang pria tidak akan pernah berkurang. Seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang pria, maka kesuburannya pun akan semakin menurun, walaupun jauh lebih lambat daripada wanita.   5.      Menjadi Seorang Vegetarian Buruk Bagi Kesehatan Sperma Walaupun menjadi seorang vegetarian atau vegan baik bagi kesehatan Anda pada beberapa aspek tertentu, akan tetapi sebuah penelitian baru di Amerika menemukan bahwa pria yang tidak mengkonsumsi daging memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit dibandingkan dengan pria yang mengkonsumsi daging. Penurunan jumlah sperma ini juga cukup signifikan. Selain itu, para peneliti juga menemukan hanya sekitar sepertiga jumlah sperma dari seorang pria vegetarian yang aktif. Hal ini tentu saja berbeda jauh dengan jumlah sperma aktif yang ditemukan pada pria yang mengkonsumsi daging, yaitu sekitar 60%.   6.      Ganja Dapat Membahayakan Kesehatan Sperma Seperti halnya rokok biasa, merokok ganja juga berbahaya bagi kesehatan sperma Anda. Kandungan THC di dalam ganja dapat masuk ke dalam sel lemak tubuh dan menyebabkan terjadinya gangguan hormonal dan membuat sperma berbentu abnormal.   7.      Obat Anti Depresi Dapat Merusak DNA Sperma Sebuah penelitian menemukan bahwa obat anti depresi golongan SSRI dapat menyebabkan kerusakan DNA di dalam sperma. Hal ini bukan berarti seorang pria yang mengkonsumsi obat golongan SSRI tidak dapat membuat seorang wanita hamil, tetapi mereka beresiko tinggi memiliki anak yang menderita kelainan genetika. Setelah berhenti mengkonsumsi obat golongan SSRI, jumlah sperma seorang pria pun akan kembali normal.   8.      Obesitas Sangat Mempengaruhi Kesuburan Seorang Pria Semakin sehat keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan, maka semakin sehatlah keadaan sperma Anda. Jika seorang pria memiliki indeks massa tubuh lebih dari 35, maka akan terjadi penurunan kesuburan dan jumlah sperma yang cukup signifikan. Kabar baiknya adalah berolahraga secara teratur dan berdiet dapat membantu mengembalikan kesuburan pria dengan berat badan berlebih.   Sumber: womenshealthmag
 27 Nov 2019    18:00 WIB
8 Penyebab Nyeri Saat Berhubungan Intim dan Cara Mengatasinya
Selalu atau kadang merasa nyeri saat berhubungan intim ternyata merupakan hal yang sering dialami oleh para wanita. Menurut sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2009, sekitar 30% wanita mengalami nyeri saat berhubungan intim. Akan tetapi, hanya karena hal ini sering ditemui bukan berarti keluhan yang satu ini bisa dianggap wajar dan normal. Nyeri saat berhubungan intim tidak hanya dapat merusak momen kebersamaan dengan pasangan, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai konsekuensi lain seperti merasa takut saat berhubungan intim, gairah seksual yang rendah, dan hilangnya keintiman di antara Anda dan pasangan. Nyeri merupakan salah satu cara tubuh Anda memberitahu bahwa ada yang salah di dalamnya. Keluhan ini merupakan pertanda bagi Anda untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Anda. Banyak wanita sering menganggap remeh keluhan ini, akan tetapi jangan sampai Anda melakukan kesalahan yang sama. Setiap wanita harus tahu bahwa rasa nyeri yang Anda rasakan adalah nyata dan perlu segera dicari tahu penyebabnya. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja yang dapat memicu terjadinya nyeri saat berhubungan intim dan bagaimana cara mengatasinya.   Kurang Pemanasan Berbeda dengan pria, wanita lebih sulit merasa bergairah dan membutuhkan pemanasan yang lebih lama. Untuk mengatasinya, jadikan pemanasan sebagai sesuatu hal yang menyenangkan. Bagi sejumlah wanita, pemanasan dapat berarti berciuman dan bermesraan dengan pasangannya. Bagi wanita lainnya, pemanasan dapat berarti menonton film porno bersama pasangan atau stimulasi oral. Mengetahui apa yang membuat Anda merasa bergairah merupakan kunci untuk meningkatkan aliran darah ke daerah kemaluan, yang berarti meningkatkan lubrikasi.   Kurang Lubrikasi Bila vagina Anda tidak cukup "basah" saat penetrasi penis, maka hal ini tentu saja akan membuat Anda merasa nyeri. Jaringan vagina membutuhkan waktu sekitar 5-7 menit untuk benar-benar terlubrikasi. Selain itu, mandi air hangat atau berendam air hangat juga dapat membuat jaringan vagina kering. Pil alergi dan pil KB dosis rendah juga memiliki efek yang sama pda jaringan vagina. Bila vagina Anda sering kering, ada baiknya bila Anda menyediakan cairan lubrikan di rumah Anda. Jadi, Anda dapat menggunakannya saat diperlukan.   Stress dan Tegang Pekerjaan Anda membuat Anda sangat sibuk dan Anda membawa rasa stress ini ke dalam kamar tidur Anda. Merasa rileks merupakan hal yang paling penting bagi seorang wanita agar siap dan merasa tertarik untuk berhubungan intim. Solusinya adalah buang rasa stress Anda sebelum mulai berhubungan intim. Salah satu caranya adalah dengan saling memijat atau mengikuti kelas yoga.   Ukuran Tidak Sesuai Bagi sedikit pasangan, ketidaksesuaian antara ukuran liang vagina dengan ukuran penis dapat menyebabkan sang wanita merasa nyeri saat berhubungan intim, misalnya karena penis pasangan terlalu besar atau karena vagina Anda terlalu kecil. Pada beberapa kasus, penggunaan cairan lubrikasi dapat membantu. Akan tetapi, bila penis mengenai leher rahim (serviks) atau menyebabkan luka lecet, maka mengganti posisi bercinta mungkin dapat membantu.   Baca juga: Sering Tersedak Saat Melakukan Seks Oral? Lakukan Hal Ini!   Penyakit Menular Seksual Beberapa jenis penyakit menular seksual, yang paling sering adalah herpes genitalis, trikomoniasis, dan infeksi jamur dapat membuat hubungan intim terasa tidak nyaman. Bahkan pada wanita yang tidak mengalami atau tidak menyadari gejala infeksi dapat mengalami perubahan kecil pada daerah vaginanya, yang akan membuat hubungan intim terasa nyeri. Sebagian besar penyakit menular seksual mudah dikendalikan atau disembuhkan. Pemeriksaanya pun mudah untuk dilakukan. Jika Anda merasa nyeri saat berhubungan intim, beritahu dokter Anda dan lakukan pemeriksaan yang diperlukan.   Endometriosis Endometriosis merupakan suatu keadaan di mana jaringan rahim mulai bertumbuh di luar area rahim. Endometriosis mengenai sekitar 7% wanita. Endometriosis dapat menyebabkan terjadinya nyeri saat berhubungan intim, di mana nyeri yang dirasakan sangat hebat. Untuk mengatasi endometriosis, prosedur pembedahan mungkin harus dilakukan. Jadi, bila Anda merasa nyeri saat menstruasi dan nyeri saat berhubungan intim, terutama bila ada anggota keluarga yang menderita endometriosis, dianjurkan agar Anda segera melakukan pemeriksaan ke seorang dokter.   Irritable Bowel Syndrome Walaupun irritable bowel syndrome merupakan gangguan saluran pencernaan, akan tetapi gangguan ini dapat menyebabkan seorang wanita mengalami nyeri saat berhubungan intim. Jadi, bila Anda sering mengalami gangguan pencernaan seperti kram perut, sering sembelit, dan atau diare; serta mengalami nyeri saat berhubungan intim, maka kedua hal ini mungkin berhubungan. Untuk mengatasinya, berkonsultasilah dengan seorang dokter mengenai apa pengobatan terbaik untuk mengatasi gangguan pencernaan Anda tersebut, misalnya mengubah pola makan, obat-obatan, mengurangi stress, dan terapi perilaku. Tidak diketahui apa sebabnya, bila gangguan pencernaan diobati, maka keluhan nyeri saat berhubungan intim pun akan berkurang.   Perubahan Pada Vagina Perubahan yang terjadi pada vagina selama masa menopause tidak hanya menyebabkan vagina menjadi kering, terutama bila Anda telah benar-benar memasuki masa menopause. Beberapa bagian dari vagina dan vulva dapat menjadi sangat sensitif. Untuk mengatasinya, berkonsultasilah dengan seorang dokter mengenai pengobatan apa yang dapat membantu mengurangi gejala menopause yang Anda alami.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 09 Aug 2018    18:00 WIB
Bagaimana Seks Mempengaruhi Daya Tahan Tubuh ?
Tahukah Anda bahwa kurang tidur dapat membuat tubuh Anda menjadi lebih rentan terhadap berbagai jenis infeksi? Memiliki gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi diet sehat dan seimbang, berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan jarang mengkonsumsi minuman beralkohol ternyata tidak dapat menjaga kesehatan tubuh Anda bila Anda terus kurang tidur setiap harinya. Jadi apa hubungan antara kurang tidur, seks, dan daya tahan tubuh? Saat seseorang mengalami gangguan tidur seperti insomnia, maka daya tahan tubuhnya pun akan terganggu. Kurang tidur dapat membuat orang tersebut lebih mudah terkena infeksi virus flu, radang amandel, radang tenggorokan, dan berbagai infeksi saluran pernapasan atas lainnya. Insomnia seringkali disebabkan oleh sulitnya merasa rileks di malam hari. Jadi bagaimana cara membuat diri Anda lebih rileks sehingga dapat tidur nyenyak di malam hari? SEKS merupakan jawabannya! Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan saat berhubungan seks, Anda dapat merasa lebih rileks dan tidak terlalu stress karena Anda tidak lagi memikirkan berbagai hal lainnya seperti pekerjaan atau masalah Anda. Seks merupakan salah satu pengalih perhatian terbesar bagi manusia, apapun jenis kelamin Anda. Selain mampu mengalihkan pikiran dan perhatian Anda dari berbagai hal memusingkan, seks juga dapat memicu pelepasan berbagai jenis zat kimia. Saat seseorang mencapai orgasme, maka tubuh pun akan menghasilkan hormon oksitosin dan vasopressin. Vasopressin dapat membuat seseorang merasa sangat mengantuk.   Sumber: womenshealthmag