Your browser does not support JavaScript!
 24 Sep 2015    09:00 WIB
MSI, Temukan Sel Kanker dalam Hitungan Jam!
Para ahli mengklaim bahwa dalam waktu dekat, kanker bisa didiagnosis dan sekaligus diketahui jenisnya hanya dalam hitungan jam saja. Sebuah jenis tes terbaru tengah dikembangkan untuk melakukan diagnosis terhadap pasien yang berkemungkinan terkena kanker dengan cara cepat. Menurut peneliti, tes ini bisa memberitahu dokter tipe kanker yang tengah menjangkiti pasien. Dengan begitu, dokter bisa segera melakukan perawatan pada pasien. Mengingat pentingnya penanganan sejak dini dalam penyakit kanker, tentunya hal ini sangat penting. Sebelumnya, sampel jaringan dari pasien kanker harus dikirimkan pada spesialis untuk diteliti terlebih dahulu. Namun dengan menggunakan tes tunggal yang lebih sederhana, kini kanker bisa didiagnosis dalam hitungan jam. Tes tersebut dinamakan Mass Spectrometry Imaging (MSI). Tes ini memberikan kemudahan pada dokter. Mereka bisa langsung memproses sampel tersebut menggunakan scan komputer dan menemukan hingga ribuan komponen kimia yang ada dalam jaringan tersebut. Dengan begitu, sel kanker pun bisa dengan mudah ditemukan. Tak hanya menunjukkan diagnosis, tes ini juga menunjukkan jenis kanker yang diderita pasien. "Ada perubahan besar dalam cara kami memeriksa sampel jaringan terkait kanker sejak abad ke-19. Tes terbaru ini memberikan kemungkinan yang sangat besar di masa depan, juga sangat bermanfaat untuk keselamatan pasien," ungkap professor Jeremy Nicholson, kepala Surgery and Cancer at Imperial College London, seperti dilansir oleh Daily Mail. Selama bertahun-tahun peneliti telah mencoba menggunakan MSI, namun belum menemukan metode yang sesuai untuk bisa menggunakannya. Saat ini mereka bisa menggunakannya untuk melakukan diagnosis kanker. Peneliti berharap di masa depan mereka bisa mengurangi jumlah kematian akibat kanker dengan cara ini. Tak hanya bermanfaat untuk melakukan diagnosis penyakit, tes ini juga diharapkan bisa digunakan untuk mengembangkan pengobatan bagi penyakit-penyakit lainnya. “tehnologi ini dapat mengubah paradigma dasar ilmu histologi “ kata Dr Zaltan Takats. “Daripada mendefinisikan jenis jaringan oleh strukturnya, kita dapat mendefinisikan sel kanker  dengan komposisi kimianya. "Metode ini tidak tergantung pada penggunanya tetapi didasarkan pada data numerik, bukan dengan mata dokter spesialis, dan dapat memberitahu Anda lebih banyak informasi dalam satu tes daripada pemeriksaan histologi yang memerlukan banyak tes”.  Dr Kirill Veselkov, juga dari Imperial College menambahkan "Ini langkah pertama untuk menciptakan generasi berikutnya dari analisis histologi yang otomatis”.   Sumber: dailymail