Your browser does not support JavaScript!
 06 Jul 2020    08:00 WIB
Manfaat Jalan Pagi untuk Kesehatan
Tahukan Anda jika jalan adalah olahraga yang sangat baik untuk kesehatan Anda? Ketika Anda berjalan dengan cepat, Anda melatih tubuh Anda dengan cara yang paling baik, terutama jika Anda melakukannya pada pagi hari. Saat ini orang sulit menemukan waktu untuk berjalan pagi dan mengantinya dengan jalan sore.Dengan banyaknya problem kesehatan yang terjadi pada orang-orang saat ini, menjadi motivasi untuk Anda mulai berjalan pagi. Udara segar pagi hari sangat baik untuk paru-paru Anda. Di sisi lain, jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan efektif, berjalan cepat adalah salah satu caranya. Jadi tunggu apalagi? Berikut merupakan keuntungan kesehatan terhadap kesehatan:- Menurunkan berat badanJika Anda ingin mengurangi beberapa kilo berat badan Anda, maka lakukanlah jalan pagi. Jalan pagi merupakan cara yang baik untuk membakar kalori dan memperbaiki metabolisme tubuh Anda. - Untuk diabetesmenjaga kadar gula darahnya tetap normal - Untuk tekanan darahmenjaga tekanan darah tetap dalam keadaan normal dan mencegah terjadinya hipertensi. - Meningkatkan kekuatan ototBerjalan kaki juga dapat memperbaiki kekuatan ototnya. Ketika Anda berjalan, otot paha, bokong dan kaki berkontraksi dan mengencang, sehingga dengan rutin berjalan pagi dapat memperkuat otot Anda. - Kebutuhan ototOtak Anda memerlukan oksigen agar dapat bekerja dengan baik. Salah satu keuntungan berjalan pagi adalah memperbaiki sirkulasi darah sehingga aliran darah ke otak berjalan dengan baik, karena saat pagi hari udara masih segar dan kaya akan oksigen. - Mengurangi stressJika saat ini Anda sedang stress, berjalan pagi akan menenangkan Anda. Jalan pagi dapat menenangkan pikiran dan tubuh Anda secara simultan. Ketika Anda berjalan pagi juga dapat mengurangi tingkat kecemasan Anda. - KolesterolMengalami kolesterol tinggi? Bangun pagi dan berjalan-jalanlah. Keuntungan bangun pagi hari bagi kesehatan mencakup peningkatan kadar kolesterol HDL dalam peredaran darah. - Sistem imunitasAnda sangat memerlukan imunitas tubuh bekerja dengan baik untuk melawan segala macam penyakit yang menyerang. Jalan pagi akan sangat baik bagi Anda karena dapat memperkuat sistem imunitas tubuh. - Saat HamilPernahkan Anda bertanya-tanya mengapa para dokter menyarankan wanita hamil untuk rajin berjalan pagi? Berjalan pagi sangat baik untuk wanita hamil dalam mencegah keguguran - Untuk kesehatan jantungJalan pagi sangat baik untuk kesehatan jantung. Saat Anda berjalan 3-4 mile/jam, akan menurunkan resiko penyakit jantung. Jantung Anda perlu aktivitas yang rutin untuk dapat memompa darah lebih baik, sehingga dengan berjalan kaki akan sangat baik untuk jantung Anda. - Tidur nyenyak15-20 menit jalan pagi akan membuat Anda tidur nyenyak pada malam hari. Berjalan pagi dapat membuat tubuh dan pikiran Anda lebih tenang sehingga Anda juga dapat tidur dengan lebih nyenyak. Sumber: healthmeup
 18 Jun 2020    11:00 WIB
Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ginjal dan Mata
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada pembuluh darah di seluruh tubuh, terutama bila penderita juga menderita diabetes yang dapat semakin memperberat kerusakan pada dinding pembuluh darah.   KERUSAKAN PADA GINJAL Ginjal merupakan suatu organ penting yang berfungsi untuk memfiltrasi dan membuang cairan serta berbagai zat beracun dari dalam tubuh anda. Gangguan pada pembuluh darah yang memperdarahi ginjal maupun gangguan pada pembuluh darah di dalam ginjal itu sendiri dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. 1.      Gagal Ginjal Tekanan darah tinggi merupakan penyebab tersering dari gagal ginjal. Hal ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah besar yang menuju ke ginjal maupun pembuluh darah kecil di dalam ginjal (glomeruli). Kedua hal ini dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, yang lama-kelamaan dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang lebih luas dan menyebabkan terjadinya kegagalan fungsi ginjal. Bila hal ini sampai terjadi, maka langkah pengobatan yang dapat dilakukan adalah hemodialisa (cuci darah) atau transplantasi ginjal. 2.      Glomerulosklerosis Merupakan suatu kelainan pada ginjal yang disebabkan oleh terbentuknya jaringan parut pada glomerulus ginjal. Glomerulus merupakan suatu kumpulan pembuluh darah kecil pada ginjal anda yang berfungsi untuk memfiltrasi cairan serta berbagai zat racun dari dalam tubuh anda. Glomerulosklerosis ini dapat menyebabkan gangguan fungsi filtrasi ginjal yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya kegagalan fungsi ginjal. 3.      Aneurisma Arteri Ginjal Aneurisma merupakan suatu penonjolan pada dinding pembuluh darah besar yang menuju ke ginjal. Salah satu penyebabnya adalah aterosklerosis yang melemahkan dan merusak dinding pembuluh darah. Tekanan darah tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan terbentuknya aneurisma pada dinding pembuluh darah yang lemah tersebut. Aneurisma dapat pecah kapan saja dan menyebabkan perdarahan hebat.   KERUSAKAN PADA MATA Mata memperoleh oksigen dan nutrisi melalui suatu pembuluh darah kecil. Gangguan pada pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi dapat menyebabkan gangguan fungsi kelihatan bahkan kebutaan. 1.      Retinopati Retinopati atau kerusakan dinding pembuluh darah mata disebabkan oleh kerusakan dinding pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam waktu lama. Gangguan ini dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan penglihatan, seperti perdarahan pada mata, penglihatan kabur, dan hilangnya penglihatan. Bila anda menderita tekanan darah tinggi dan diabetes, maka resiko anda mengalami retinopati menjadi lebih tinggi. 2.      Koroidopati Koroidopati merupakan suatu keadaan di mana terdapat cairan di belakang retina. Hal ini disebabkan oleh kebocoran pembuluh darah yang memperdarahi retina. Koroidopati dapat menyebabkan gangguan penglihatan. 3.      Neuropati Optikus Neuropati optikus merupakan kerusakan pada saraf optikus yang disebabkan oleh gangguan aliran darah yang menuju ke saraf tersebut. Hal ini dapat menyebabkan kematian sel-sel saraf yang mengakibatkan perdarahan pada mata atau hilangnya penglihatan.  Baca juga: Turunkan Risiko Mata Minus Dengan Bahan Alami! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: mayoclinic
 12 Jun 2020    18:00 WIB
7 Dampak Buruk dari Rasa Marah
Rasa marah ternyata memiliki efek samping yang buruk dilihat dari sisi medis, psikologis, mental dan emosional. Rasa marah yang berlebihan tidak hanya berdampak buruk unruk kesehatan tetapi juga dapat merusak kehidupan sosial dan hubungan interpersonal. Arikel berikut kami coba jabarkan apa saja dampak buruk dari rasa marah. 1.  Kemarahan dapat Menyebabkan Stress dan SedihOrang yang sedang marah cenderung mengalami stress dan sedih dibandingkan orang lain. Orang yang marah lebih mudah terganggu dan sedikit saja ada hal yang tidak disukainya dapat menyebabkan kemarahan bertambah. Stress yang dirasakan saat sedang marah dapat menyebabkan tekanan mental dan emosional. 2.  Rasa Marah dapat Menyebabkan Peningkatan Tekanan DarahMarah dan stress diketahui sebagai faktor penyebab peningkatan tekanan darah dan juga dapat mempengaruhi metabolisme. Saat seseorang marah, mereka secara alami bereaksi seperti mengepalkan tinju atau keluar banyak keringat. Reaksi tersebut dapat merupakan tanda dari peningkatan tekanan darah. 3.  Rasa Marah dapat Menyebabkan Seseorang Terisolasi Secara SosialEfek samping kemarahan dilihat dari sisi medis adalah seseorang dengan rasa marah dapat mengalami isolasi sosial. Masyarakat tentu saja akan menjauhi seseorang yang diketahui memiliki rasa marah, moody dan temperamental. Sesaat Anda memiliki reputasi sebagai seorang yang pemarah maka kemungkinan orang lain menjauh dari Anda akan semakin besar. 4.  Kemarahan Cenderung membuat Anda Mengalami Inflamasi dan Nyeri OtotSecara ilmu medis, pelepasan hormon kortisol yang terjadi saat Anda sedang marah dapat menyebabkan otot menjadi lentur dan menerima gempuran energi selama beberapa detik. Sementara orang dengan rasa marah yang berlebihan dapat merasakan gempuran energi yang lebih banyak lagi pada ototnya karena pelepasan kortisol berulang-ulang. Kortisol juga menyebabkan efek samping lain yaitu membuat tubuh mudah menjadi nyeri. 5.  Rasa Marah Memperburuk Kondisi JantungPernahkah Anda meraskan peningkatan detak jantung secara tiba-tiba saat Anda sedang marah? Menurut para ahli, rasa marah dapat menyebabkan jantung berdetak sampai 180 kali permenit. Pada situasi tersebut, jantung akan membutuhkan oksigen lebih banyak dan nafas menjadi lebih cepat dan pendek. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan dan kelemahan pada jantung. 6.  Kemarahan dapat Menimbulkan Kecanduan dan Kebiasaan Buruk LainnyaStudi yang sudah lama dilakukan menunjukan bahwa orang yang selalu merasakan kemarahan didalam hidupnya lebih mudah jatuh ke dalam kecanduan obat-obatan, merokok, alkohol dan lain sebagainya. Orang dengan rasa marah akan mencari pelampiasan dari kemarahannya untuk memuaskan perasaanya. 7.  Rasa Marah dapat Menurunkan Imunitas TubuhAnda tentu pernah mendengar pepatah mengatakan didalam tubuh yang kuat, terdapat jiwa yang sehat. Orang dengan tubuh yang sehat tentu berhubungan juga dengan perasaannya yang selalu senang. Orang yang memiliki kondisi kejiwaan yang baik tentu akan berpengaruh terhadap kadar imunitas tubuhnya dan rasa marah merupakan salah satu energi negatif yang dapat merusak sistem imunitas tubuh. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen
 14 Dec 2019    18:00 WIB
Perawatan Gigi Untuk Orang Dengan Penyakit Jantung
Mereka yang mengidap penyakit jantung memiliki kebutuhan khusus saat harus melakukan perawatan gigi.  Jika Anda adalah salah satu penderita penyakit jantung, dan memiliki masalah pada gigi sehingga harus mengunjungi dokter gigi, berikut adalah tips untuk Anda. Perawatan gigi setelah serangan jantung Tunggulah minimal enam bulan setelah serangan jantung sebelum melakukan pengobatan gigi apapun. Katakan kepada dokter gigi Anda apakah Anda mengkonsumsi obat antikoagulan atau tidak. Obat ini dapat menyebabkan perdarahan berat saat melakukan operasi gigi atau prosedur gigi lainnya. tanyakan pada dokter gigi Anda apakah tersedia oksigen dan nitrogliserin di klinik apabila terjadi keadaan gawat darurat.  Tekanan darah tinggi (hipertensi) Beberapa jenis obat tekanan darah tinggi dapat menyebabkan mulut kering dan mengubah indera perasa Anda. Calcium channel blockers biasanya menyebabkan jaringan pada gusi membengkak dan tumbuh secara berlebihan, menyebabkan kesulitan dalam mengunyah. Jika Anda mengalami masalah pertumbuhan gusi yang berlebihan, dokter gigi Anda akan memberikan instruksi detail mengenai cara membersihkan gigi dan mungkin akan meminta Anda datang beberapa kali lagi untuk prosedur membersihkan gigi. Pada beberapa kasus, bedah gusi dapat menghilangkan jaringan gusi yang berlebihan, disebut gingivectomy. Hal tersebut dilakukan jika memang diperlukan. Jika tindakan dokter Anda memerlukan anestesi, tanyakan pada dokter Anda apakah obat anestesi yang digunakan mengandung epinefrin atau tidak. Epinefrin merupakan zat tambahan yang biasa digunakan pada obat anestesi lokal. Penggunaan epinefrin pada penderita darah tinggi dapat menghasilkan perubahan jantung dan pembuluh darah, termasuk perubahan yang berbahaya pada tekanan darah, nyeri dada, serangan jantung dan gangguan irama jantung sehingga harus digunakan lebih hati-hati. Stroke Jika Anda pernah mengalami stroke di masa lalu, katakan pada dokter gigi Anda apakah Anda mengkonsumsi obat antikoagulan atau tidak. Seperti yang dikatakan diatas, obat antikoagulan dapat menyebabkan perdarahan hebat. Jika penyakit stroke menyebabkan gangguan pada produksi air liur, dokter Anda akan merekomendasikan penggunaan air liur buatan. Jika stroke mempengaruhi wajah, lidah atau tangan yang dominan Anda gunakan, maka dokter Anda akan merekomendasikan penggunaan gel flouride yang, sikat gigi modifikasi atau tehnik membersihkan dengan benang gigi untuk memudahkan Anda membersihkan gigi.   Sumber: webmd
 30 Oct 2019    11:00 WIB
Kenali Tanda Awal Glaukoma Pada Mata
Glaukoma merupakan suatu gangguan mata yang mengenai sel-sel saraf mata. Jika tidak segera ditangani, glaucoma dapat menyebabkan hilangnya penglihatan (kebutaan). Terdapat dua jenis glaucoma, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup. Penderita glaukoma dapat mengalami gejala yang berbeda-beda. Faktor ResikoTerdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya glaukoma, yaitu:•    Menderita diabetes•    Pernah mengalami cedera mata sebelumnya•    Tekanan yang tinggi di dalam mata•    Rabun jauh •    Tekanan darah tinggi•    Usia•    Rabun dekat•    Penggunaan obat golongan steroid•    Anemia berat•    Kornea yang tipisPenyebabSalah satu penyebab glaukoma adalah gangguan aliran cairan mata. Beberapa hal lainnya yang juga dapat menyebabkan terjadinya glaukoma adalah:•    Peningkatan tekanan di dalam mata•    Peradangan mata•    Cedera mata•    Penggunaan obat golongan kortikosteroid•    Pembentukan pembuluh darah abnormal pada mataGejalaPenderita glaukoma sudut terbuka biasanya tidak mengalami gejala apapun dan gejala biasanya baru mulai timbul saat penyakit telah mencapai tahap lanjut. Glaukoma biasanya berkembang secara perlahan dan biasanya tidak disadari dan menyebabkan hilangnya penglihatan.Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa tanda awal glaukoma di bawah ini, yaitu:•    Penglihatan kabur•    Mual atau muntah•    Hilangnya penglihatan secara mendadak•    Nyeri hebat di kepala dan mata•    Melihat gambaran pelangi di sekitar cahya Gejala lainnya yang juga dapat ditemukan adalah mata merah, adanya bintik buta pada lapang pandang. Mengalami berbagai gejala di atas bukan berarti anda pasti menderita glaukoma. Beberpaa penderita glaukoma tidak menunjukkan gejala apapun selain peningkatan tekanan di dalam mata. Periksakanlah mata anda untuk mengetahuinya secara pasti. Baca juga: Kebiasann Yang Merusak MataIngin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.Sumber: newsmaxhealth
 05 Sep 2019    11:00 WIB
Cara Alami Turunkan Tekanan Darah
Darah tinggi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah di arteri menjadi naik. Darah tinggi jarang menunjukkan gejala, dan pengenalannya biasanya melalui skrining, atau saat mencari penanganan medis untuk masalah kesehatan yang tidak berkaitan. Beberapa orang dengan tekanan darah tinggi melaporkan sakit kepala (terutama di bagian belakang kepala dan pada pagi hari), serta pusing, vertigo, tinitus (dengung atau desis di dalam telinga), gangguan penglihatan atau pingsan. Tekanan darah rendah juga dapat menyebabkan pusing, mual dan pada kasus yang ekstrim dapat menyebabkan shock. Tekanan darah tinggi yang ekstrim juga dapat menimbulkan serangan jantung. Untuk itu Anda harus rajin mengontrol tekanan darah dengan memeriksanya dengan teratur. Menurut penelitian tekanan darah tinggi lebih berbahaya dibandingkan tekanan darah rendah. Untuk menurunkan tekanan darah tinggi diperlukan pengobatan yang baik dan teratur untuk memastikan tidak timbul efek samping yang merugikan. Tapi jangan khawatir, tekanan darah yang tinggi tak melulu harus diatasi dengan obat-obatan kimia. Berikut adalah beberapa cara alami untuk menurunkan tekanan darah: Berolahraga secara teraturOlahraga dapat mengurangi tingkat stress dan menurunkan tekanan darah. Olahraga juga terbukti meningkatkan hormon yang dapat membuat Anda merasa "senang". Hormon inilah yang membuat turunnya tekanan darah. Dengan berolahraga secara teratur juga akan membantu Anda mempertahankan berat badan dan indeks masa tubuh. Peningkatan berat badan juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Sehingga dengan mempertahankan berat badan berarti Anda juga mempertahankan tekanan darah. Makanan sehatMakanan yang mengandung kolesterol dan lemak tinggi dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Oleh karena itu hindarilah makanan yang berminyak dan berlemak untuk menjaga tekanan darah Anda tetap normal. Terdapat berbagai jenis buah, sayuran dan gandum yang mampu menurunkan tekanan darah. Selalu masukkan sayuran seperti salad, roti gandum, buah dan sup ke dalam menu makan Anda. jangan lupa mengkonsumsinya secara teratur. Tinggalkan kebiasaan merokok dan alkoholKecanduan rokok, te,bakau dan alkohol berakibat buruk untuk kesehatan Anda. dengan mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak akan memberikan efek ke tubuh Anda secara darstis. Tekanan darah akan meningkan 5-10 mmHg setiap kali mengkonsumsi alkohl. Hal yang sama juga terjadi saat mengkonsumsi tembakau. Kafein dengan kadar yang tinggi juga dapat mengakibatkan hal yang sama dengan alkohol. Kurangi garamSalt mengandung sodium didalamnya dan sodium dapat meningkatkan tekanan darah. Sodium paling banyak masuk ke dalam tubuh paling banyak  melalui garam. Untuk dapat menurunkan kadar gula darah maka Anda harus menghindari konsumsi garam kurang dari 5 gram perhari. Juga hindari makanan yang menagandung banyak garam didalamnua seperi keripik dan kudapan dalam kemasan. Periksa tekanan darah secara teraturMasalah tekanan darah tinggi tidak boleh dianggap enteng. And aharus memeriksa tekanan darah Anda secara teratur dan waspadai fluktuasi tekanan darah yang terjadi. Dengan memeriksa tekanan darah secara teratur Anda juga dapat memantau efek yang dihasilkan setelah Anda mengkonsumsi makanan alami yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Jika Anda sudah berhasil menurunkan tekanan darah dengan cara-cara diatas, Anda juga harus dapat mempertahankannya dengan cara tetap berpikir positif dan jauhi stress. Baca juga: Berbagai Penyebab Menurunnya Tekanan Darah Saat Berdiri Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Boldsky
 30 Aug 2019    08:00 WIB
Teratur Donor Darah, Ternyata Banyak Manfaatnya
Sering Anda merasa kelelahan dan lemah setelah melakukan donor darah, tetapi hal tersebut hanyalah berlangsung sementara. Tetapi untuk jangka panjang, sangat banyak manfaat mendonorkan darah secara teratur dilihat dari segi kesehatan. Selain itu dengan mendonorkan darah secara tidak langsung kita membantu orang lain juga. Orang yang mendonorkan darah secara teratur ternyata memiliki angka harapan hidup yang lebih lama dan juga memiliki resiko terkena penyakit mematikan seperti kanker lebih kecil. Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan dari donor darah: Mengurangi resiko penyakit jantung Salah satu manfaat mendonorkan darah secara teratur adalah menjaga jantung tetap sehat. sudah terbukti bahwa dengan mendonorkan darah akan meningkatkan fungsi dari jantung dan pembuluh darah secara keseluruhan. Dengan donor darah akan meningkatkan kadar zat besi didalam darah dan juga menurunkan resiko penyakit jantung. Membakar kalori Dengan mendonorkan darah secara teratur akan membuat tubuh Anda lebih fit. Bagaimana bisa? Ternyata dengan mendonorkan darah sekitar 450ml membantu  menurunkan berat badan. Anda berhasil membakar sebanyak 650 kalori saat Anda mendonorkan darah sebanyak 450ml. Mencegah terjadinya kanker Donor darah akan menurunkan resiko terjadinya kanker, termasuk di hati, paru-paru, usus, perut dan tenggorokan. Meningkatkan produksi darah Keuntungan lain dari donor darah adalah membantu menstimulasi produksi dari sel darah baru. Proses pengambilan darah saat donor darah akan mendorong tubuh menjadi lebih sehat dan bekerja dengan lebih efisien Pikiran yang stabil Tahukan Anda dengan mendonorkan darah juga dapat membuat pikiran Anda lebih satabil? Donor darah bisa membuat pikiran Anda lebih senang, tenang hidup dengan tujuan dan juga harga diri. Terlalu banyak zat besi? Jika Anda adalah seseorang yang mengalami peningkatan zat besi didalam darah maka donor darah dapat membantu Anda melindungi jantung dari resiko penyakit yang mungkin terjadi. Ketika Anda mendonorkan darah dengan rutin maka akan semakin banyak zat besi yang keluar dalam bentuk darah. Pemeriksaan kesehatan Saat mendonorkan darah, darah yang Anda donorkan tersebut akan diperiksa dari kemungkinan adanya penyakit serius dan jika ada ditemukan penyakit serius maka pihak palang merah akan segera memberitahukan kepada Anda dengan tetap menjaga kerahasiaannya. Keuntungan untuk orang tua Banyak orang yang sudah lanjut usia dan dalam kondisi kesehatan yang baik dapat mendonorkan darahnya secara teratur. Setelah mendonorkan darah mereka akan merasa lebih bersemangat dan sehat. Menurunkan kadar kolesterol Manfaat lain dari donor darah adalah membantu Anda menurunkan kadar kolesterol didalam tubuh. Selain itu dengan donor darah juga dapat menurunkan tekanan darah jika Anda menderita hipertensi.  Baca juga: Kebijakan Larangan Donor Darah Bagi Kaum Gay Akan Dihapus, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 28 Jul 2019    11:00 WIB
Mengenal Jenis-Jenis Hipertensi
Mudah marah, suka teriak-teriak, gampang tersinggung, itu gejala hipertensi atau memang karakter. Biar lebih jelas, mari kita bahas bersama. Hipertensi adalah istilah medis untuk tekanan darah tinggi. Ini dapat menyebabkan komplikasi parah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian. Wah…sebelum marah, pikir-pikir dulu yah dan belajar tenang. Dari pada terkena penyakit mematikan. Pedoman medis yang dikeluarkan oleh American Heart Association (AHA) pada bulan November 2017. Menentukan hipertensi sebagai tekanan darah tinggi, jika mencapai angka sistolik sebesar 130 lebih dan dengan diastolik sebesar 80 milimeter merkuri (mmHg). Sistolik dan Diastolik adalah dua macam tekanan darah. Tekanan darah Sistolik, adalah tekanan darah, dimana tekanan darah ini tercipta karena adanya kontraksi jantung, sehingga mendorong darah melalui arteri ke seluruh tubuh kita, dengan mengacu pada jumlah tekanan darah yang ada dalam arteri. Sedangkan tekanan darah Diastolik adalah Tekanan darah bawah atau angka bawah yang memperlihatkan jumlah tekanan darah di dalam arteri ketika jantung kita sedang beristirahat (antara ketukan/ detak), seperti saat kita tidur. Singkatnya Sistolik Tekanan darah maksimum yang ada dalam arteri manusia dan Diastolik Tekanan darah minimum yang ada dalam arteri manusia. Lalu tanda-tanda apa yang dapat kita ketahui jika kita mengalami hipertensi atau tidak. Kita bisa mengetahui, apakah kita mempunyai tekanan darah tinggi atau tidak. Dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah yang bernama sphygmomanometer. Sphygmomanometer terbagi menjadi 3 jenis yaitu tensi meter air raksa, tensimeter aneroid dan tensimeter digital. Harga tensimeter setiap jenisnya berbeda-beda. Dan setiap jenisnya mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri. 1. Tensimeter Air Raksa. Tensimeter jenis ini merupakan tensimeter konvensional, alat tensi ini sudah jarang digunakan karena alasan keamanan. Pada alat ini terdapat air raksa sebagai pengukur tekanan darah dan apabila pecah dan mengenai tubuh maka bisa berdampak buruk. Meskipun begitu, keakuratan tensimeter air raksa paling tinggi dibanding jenis tensimeter lainnya. Sistem kerjanya memakai dua alat, yaitu tensimeter dan stetoskop. Kedua alat tersebut dikombinasikan sehingga dapat menyimpulkan secara akurat normal atau tidaknya tekanan darah kita. 2. Tensimeter Aneroid. Tensimeter aneroid, lebih aman dibanding tensimeter air raksa. Tensimeter aneroid tidak menggunakan air raksa sebagai pengukur tekanan darah melainkan menggunakan jarum mekanik yang mana akan bekerja sewaktu kain sintetis melingkar di lengan. 3. Tensimeter Digital. Tensimeter digital akan menampilkan hasil ukur digital secara otomatis. Dibandingkan dengan jenis air raksa dan aneroid, alat tensi digital ini sangat mudah digunakan bahkan untuk orang non-medis sekalipun. Pengoperasiannya sangat sederhana, hanya menekan tombol start dan stop, maka alat ini akan bekerja secara otomatis melakukan pengukuran dan hasil pengukuran akan langsung ditampilkan pada layar. Harga alat tensi digital ini lebih mahal dibanding dengan 2 jenis tensimeter sebelumnya. Kelebihan lain dari alat tensi digital yaitu dilengkapi dengan fitur tambahan, seperti informasi denyut jantung serta dilengkapi memori guna menyimpan hasil pengukuran. Berikut adalah pedoman AHA  2017 tentang rentang (angka) tekanan darah:                Sistolik (mmHg) Diastolik (mmHg)   Tekanan darah normal   Kurang dari 120   Kurang dari 80   Tinggi Antara 120 dan 129   Kurang dari 80   Stadium 1 hipertensi   Antara 130 dan 139   Antara 80 dan 89   Stadium 2 hipertensi   Paling sedikit 140   Paling sedikit 90   Krisis hipertensi   Lebih dari 180   Lebih dari 120                                                      Jika pembacaan menunjukkan krisis hipertensi saat kita mengukur tekanan darah kita, tunggu 2 atau 3 menit dan kemudian ulangi tes untuk memastikan. Dan jika ternyata positif kita mengalami krisis hipertensi, segera ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk mengatasi hal ini.   Baca juga : Diet Hipertensi: Yang Harus dan Tidak Boleh Dimakan. Sumber : www.webmd.com
 10 Jul 2019    11:00 WIB
Usia Muda Bukan Berarti Terbebas dari Stroke
Walaupun stroke lebih sering mengenai orang lanjut usia, akan tetapi bukan berarti stroke tidak dapat mengenai orang yang berusia lebih muda (18-50 tahun). Sekitar sepertiga orang yang mengalami stroke sebelum berusia 50 tahun masih harus terus berjuang untuk mengatasi ketidakmampuan dan gangguan fungsi bahkan hingga 9 tahun kemudian. Sebuah penelitian di Belanda yang mengamati bagaimana kehidupan orang-orang yang mengalami stroke di usia muda menemukan bahwa banyak penderita stroke yang tidak lagi dapat hidup mandiri atau membutuhkan bantuan untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk dalam mengatur keuangannya atau kebersihan dirinya. Penelitian ini menemukan bahwa 1 dari 8 orang penderita tidak lagi dapat hidup mandiri. Para ahli seringkali memprediksi bahwa penderita stroke di usia muda dapat memperoleh kesembuhan sempurna karena usianya yang masih muda, akan tetapi data yang diperoleh dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesembuhan sempurna sangat sulit atau bahkan mustahil tercapai. Berbagai Hal yang Mempengaruhi Kesembuhan Paska Serangan Stroke Beratnya Serangan dan Usia PenderitaOrang yang mengalami serangan stroke yang lebih berat memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk memperoleh kembali berbagai fungsi anggota geraknya, seperti halnya orang yang mengalami stroke di usia tuanya. Jenis Serangan StrokeJenis serangan stroke yang terjadi pun mempengaruhi kesembuhan penderitanya. Orang yang mengalami serangan stroke ringan (transient ischemic attack/TIA), di mana gejala terjadi dan menghilang dalam waktu singkat memiliki kemungkinan penyembuhan yang terbaik. Walaupun sekitar 11% di antaranya mengalami gangguan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk mengendarai mobil, berbelanja, memasak, mengurus rumah, dan menggunakan telepon. Sementara itu, sekitar 15% penderita stroke iskemik yaitu jenis serangan stroke yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah tidak lagi dapat mengurus dirinya sendiri.Sedangkan sekitar 18% penderita stroke hemoragik, yaitu serangan stroke yang terjadi akibat perdarahan di dalam otak mengalami kelumpuhan.Faktor Resiko StrokeWalaupun orang berusia muda (18-50 tahun) memiliki resiko stroke yang lebih rendah, akan lebih baik bila mereka dapat menghindari berbagai faktor resiko stroke di bawah ini untuk mencegah terjadinya stroke di usia muda, yaitu:•    Merokok•    Menderita tekanan darah tinggi•    Menderita diabetes•    Obesitas•    Tidak atau kurang berolahragaSumber: npr
 03 Feb 2019    11:00 WIB
Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Jantung dan Pembuluh Darah
Tekanan darah tinggi sama halnya seperti diabetes, dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh sebelum menimbulkan gejala. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ, terutama pada jantung dan pembuluh darah. KERUSAKAN PADA PEMBULUH DARAHPembuluh darah arteri merupakan suatu pembuluh darah kuat, fleksibel, dan bersifat elastis. Arteri berfungsi untuk menyalurkan berbagai nutrisi dan oksigen ke berbagai organ tubuh. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam arteri yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah tersebut. 1.      Kerusakan dan Penyempitan ArteriTekanan darah tinggi dapat merusak sel penyusun dinding dalam pembuluh darah, yang pada akhirnya menyebabkan dinding pembuluh darah menebal dan keras (arteriosklerosis). Kerusakan pada dinding pembuluh darah ini menyebabkan kolesterol yang berada di dalam pembuluh darah anda menempel pada dinding pembuluh darah yang rusak tersebut (aterosklerosis) dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah.Penyempitan pembuluh darah ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke berbagai organ penting, seperti otak, ginjal, jantung, tangan, dan kaki. Hal ini menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi seperti nyeri dada (angina), serangan jantung, gagal jantung, gagal ginjal, stroke, penyumbatan pembuluh darah tepi di tangan dan kaki, kerusakan mata dan aneurisma.2.      AneurismaAneurisma terjadi akibat peningkatan tekanan di dalam dinding pembuluh darah dalam waktu lama yang pada akhirnya menyebabkan pelebaran dinding pembuluh darah yang memang sudah melemah.Aneurisma dapat pecah sewaktu-waktu dan menyebabkan perdarahan hebat. Aneurisma dapat terjadi di setiap pembuluh darah di dalam tubuh anda, tetapi biasanya paling sering terjadi pada pembuluh darah aorta (pembuluh darah terbesar di dalam tubuh anda). KERUSAKAN PADA JANTUNGSelain pembuluh darah, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada jantung. Jantung merupakan organ penting yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada jantung anda.1.      Penyakit Jantung KoronerArteri koroner merupakan pembuluh darah yang mensuplai darah ke otot jantung. Penyempitan dinding pembuluh darah dapat menyebabkan terganggunya aliran darah ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan berbagai jantung seperti nyeri dada, serangan jantung, dan aritmia (gangguan irama jantung)2.      Pembesaran Jantung KiriTekanan darah tinggi menyebabkan jantung anda harus bekerja lebih keras untuk dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Bila berlangsung dalam waktu lama, maka hal ini dapat menyebabkan pembesaran ventrikel (serambi) kiri. Pembesaran ventrikel kiri ini membuat jantung semakin sulit memompa darah ke seluruh tubuh. Bila tekanan darah terus tidak terkontrol maka dapat meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung, gagal jantung, dan bahkan henti jantung.3.      Gagal JantungTekanan darah tinggi membuat jantung harus bekerja lebih keras. Bila hal ini terus berlangsung untuk waktu yang lama, maka otot jantung akan melemah dan dapat terjadi penurunan fungsi jantung. Jadi, pada dasarnya jantung anda telah kelelahan bekerja dan mulai gagal berfungsi. Serangan jantung dapat memperberat keadaan ini.  Baca juga: 10 Hal Yang Anda Lakukan Ini Bisa Membuat Jantung Makin Sehat. Berani Coba??? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: mayoclinic