Your browser does not support JavaScript!
 18 Oct 2016    18:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 13-16)
Minggu 13 Bayi: bayi anda bertumbuh dengan cepat. Mata mulai bergerak ke posisinya, pergelangan kaki dan pergelangan tangan mulai terbentuk. Kepala bayi masih terlihat lebih besar daripada tubuhnya. Ibu: rahim anda telah sangat membesar, memenuhi seluruh panggul anda dan mulai membesar ke bagian atas perut anda. Berat badan anda akan mulai bertambah, rasa mual dan muntah sudah mulai berkurang dan anda merasa lebih baik.   Minggu 14 Bayi: telinga mulai berpindah dari leher ke samping kepala, leher memanjang, dan dagu tampak lebih jelas. Bentuk wajah dan sidik jari telah terbentuk. Bayi anda sudah mulai dapat merespon rangsangan dari luar. Jika anda menepuk perut anda, bayi anda akan meringkuk menjauh. Ibu: anda mungkin sudah mulai mengenakan baju ibu hamil sekarang. Anda juga mulai mengalami sembelit karena hormon kehamilan merelaksasi otot perut. Sembelit dapat dikurangi dengan olahraga ringan, minum banyak air, serta memakan banyak buah dan sayuran.   Minggu 15 Bayi: bayi anda tertutup oleh rambut halus, disebut lanugo, yang biasanya akan menghilang seminggu setelah lahir. Alis mata dan rambut mulai tumbuh dan tulang mulai mengeras. Anda bahkan dapat melihat bayi anda mengisap jempol tangannya. Ibu: rahim anda mulai terasa sekitar 10 cm di bawah pusar anda. Kadang-kadang anda diminta untuk melakukan pemeriksaan darah untuk menyingkirkan kemungkinan bayi anda menderita sindrom Down. Cobalah untuk tidur menghadap ke sebelah kiri anda untuk memperbaiki sirkulasi darah anda.   Minggu 16 Bayi: anda sudah mulai dapat mendengar denyut jantung bayi anda dengan jelas pada saat pemeriksaan kehamilan. Rambut-rambut halus tumbuh di kepala bayi anda. Tangan dan kaki tampak bergerak. Sistem saraf juga mulai berfungsi. Ibu: pada beberapa minggu ke depan, anda dapat mulai merasakan pergerakan bayi anda. Mulai terjadi banyak perubahan pada tubuh anda, anda lebih mudah mengalami mimisan dan pembuluh darah di kaki anda mulai melebar karena peningkatan volume darah untuk mensuplai kebutuhan bayi anda. Saat ini anda mulai tidak terlalu sering berkemih. Gunakanlah stoking penyangga untuk mengurangi pelebaran pembuluh darah anda. Angkat kaki anda dan mulailah olahraga ringan untuk memperbaiki sirkulasi darah anda.   Bulan 4 Kehamilan Jari tangan dan jari kaki bayi anda telah terbentuk. Kelopak mata, alis mata, bulu mata, kuku, dan rambut mulai terbentuk. Gigi dan tulang mulai mengeras. Bayi anda juga telah dapat mengisap ibu jarinya, menguap, meregangkan badan, dan bahkan berekspresi. Organ reproduksi bayi anda telah terbentuk sempurna. Dokter dapat melihat apa jenis kelamin bayi anda saat pemeriksaan USG kehamilan. Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd  
 18 Oct 2016    15:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 9-12)
Minggu 9Bayi: bayi anda sudah sebesar kacang. Kepalanya sudah lebih tegak dan leher telah lebih berkembang. Pada pemeriksaan USG anda dapat melihat pergerakan bayi anda, walaupun anda belum dapat merasakan pergerakannya.Ibu: rahim anda terus membesar dan anda mungkin sudah mulai merasakan perut anda mulai membesar. Akan tetapi, kehamilan anda masih belum terlihat. Berat badan anda belum banyak bertambah, terutama karena anda mengalami penurunan nafsu makan, mengidam, dada terasa terbakar, ganggguan pencernaan, mual, dan perut kembungMakanlah makanan yang banyak mengandung kalsium, seperti keju, ikan sarden, dan brokoli. Minggu 10Bayi: bayi anda masih sangat kecil, tetapi sudah terlihat dan bergerak seperti bayi. Tangan dan kakinya sudah bertambah panjang dan dapat menekuk pada bagian siku dan lutut.Ibu: rahim anda sekarang sudah sebesar jeruk bali. Perut anda belum terlihat terlalu besar, tetapi anda mulai merasa lebih nyaman menggunakan baju-baju yang longgar. Anda mulai merasa mudah lelah dan mood anda mudah berubah-ubah. Mulailah membeli bra khusus ibu hamil dan ibu menyusui. Minggu 11Bayi: bayi anda masih terus bertumbuh. Denyut jantung bayi samar-samar mulai dapat terdengar pada pemeriksaan dengan Doppler. Alat kelamin sudah mulai berkembang, tetapi masih belum dapat dibedakan jenis kelaminnya.Ibu: mulai tampak pengaruh dari hormon-hormon kehamilan pada tubuh anda. Rambut, kuku jari tangan, dan kuku jari kaki tumbuh lebih cepat. Selain itu, kulit anda juga tampak lebih berminyak dan mulai timbul jerawat.Periksakanlah kesehatan gigi dan gusi anda ke dokter gigi setidaknya satu kali selama kehamilan. Gusi anda mungkin menjadi lebih mudah berdarah karena pengaruh hormone kehamilan dan peningkatan volume darah, gunakanlah sikat gigi yang lebih lembut. Minum suplemen kalsium untuk tetap menjaga keutuhan gigi anda. Minggu 12Bayi: seluruh bagian tubuh bayi anda sedang berkembang, mulai dari tonjolan gigi sampai kuku jari kaki. Bayi anda akan terus membesar. Pada akhir minggu ini, kemungkinan terjadinya keguguran menurun drastis.Ibu: anda merasa lebih bersemangat sekarang. Berat badan anda telah bertambah sekitar 1-3 kg. Pasangan anda juga mungkin mulai merasakan gejala-gejala kehamilan seperti mual, nyeri perut, perubahan nafsu makan, dan peningkatan berat badan.Jangan khawatir tentang stretch mark yang mulai timbul pada payudara, perut, pinggul, dan bokong selama kehamilan. Stretch mark ini akan memudar setelah melahirkan. Penggunaan krim anti stretch mark tidak akan mengurangi atau menghilangkannya. Seberapa jelas stretch mark terlihat tergantung pada elastisitas kulit anda. Bulan 3 KehamilanPada akhir bulan ketiga kehamilan, bayi anda telah terbentuk sempurna, dengan kaki, tangan, jari-jari tangan dan kaki. Tangan kecilnya dapat membuka dan menutup. Jari-jari tangan dan kaki mulai bertumbuh, dan telinga mulai terlihat. Gigi mulai terbentuk. Organ reproduksi bayi anda mulai berkembang, tetapi jenis kelaminnya masih belum dapat ditentukan pada pemeriksaan USG. Sirkulasi dan sistem saluran kemih mulai berfungsi, dan hati juga mulai memproduksi cairan empedu.  Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd  
 16 Oct 2016    15:00 WIB
Kehamilan Beresiko Tinggi
Kehamilan beresiko tinggi adalah kehamilan di mana ibu dan anaknya memiliki kemungkinan mengalami gangguan kesehatan yang dapat mengancam nyawa ibu atau anak. Jika kehamilan anda beresiko tinggi itu berarti bahwa anda mungkin mengalami berbagai komplikasi kehamilan seperti pertumbuhan janin intrauterin terhambat, kelahiran prematur, preeklampsia, dan gangguan pada plasenta. Anda dikatakan mengalami kehamilan beresiko tinggi bila anda memiliki beberapa hal di bawah ini, yaitu: Diabetes Kanker Tekanan darah tinggi Gangguan ginjal Epilepsi Menggunakan obat-obatan terlarang, merokok, atau mengkonsumsi alkohol Berusia kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun Kehamilan kembar Pernah mengalami keguguran sebanyak 3 kali atau lebih sebelumnya Bayi anda menderita gangguan genetik, seperti sindrom Down, kelainan jantung, paru-paru, atau ginjal Anda memiliki riwayat komplikasi kehamilan sebelumnya, seperti kelahiran premature, preeklampsia, eklampsia, mempunyai anak dengan gangguan genetik (sindrom Down) Anda menderita infeki tertentu, seperti HIV, hepatitis C, sitomegalovirus, cacar air, rubella, toksoplasmosis, dan sifilis Anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu, seperti lithium, fenitoin, asam valproat, atau karbamazepin Beberapa keadaan lainnya yang membuat kehamilan anda beresiko tinggi adalah bila anda menderita kelainan katup jantung, sickle cell disease, asma, lupus, atau artritis reumatoid. Jika anda mengalami kehamilan beresiko tinggi, anda memerlukan lebih banyak pemeriksaan kehamilan daripada ibu hamil lainnya tidak memiliki resiko tinggi. Pada pemeriksaan kehamilan ini dokter akan mengukur tekanan darah anda, memeriksa urin anda, dan melakukan pemeriksaan USG untuk memeriksa keadaan bayi anda. Kadangkala, diperlukan pemeriksaan genetik, terutama bila anda berusia lebih dari 35 tahun atau memiliki riwayat gangguan genetik pada kehamilan sebelumnya Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menjaga kehamilan anda, yaitu: Jangan melewatkan setiap pemeriksaan kehamilan, sehingga anda dapat mengetahui semua kelainan yang mungkin ada sedini mungkin dan mendapatkan penanganan sedini mungkin Konsumsi makanan sehat, seperti susu dan produknya, buah-buahan, dan sayuran, serta berbagai makanan lainnya yang kaya protein, rendah lemak, dan tinggi vitamin serta mineral Konsumsi berbagai jenis suplemen vitamin dan zat besi yang dianjurkan oleh dokter anda Konsumsi 400-800 mcg asam folat setiap harinya. Konsumsi asam folat sebelum dan selama kehamilan dapat mengurangi resiko bayi anda mengalami kelainan saraf atau kelainan bawaan lainnya Berolahragalah sesuai dengan petunjuk dokter, jangan terlalu berlebihan Jangan merokok dan hindari perokok Jangan mengkonsumsi alkohol Hindari penderita infeksi saluran pernapasan seperti influenza dan penyakit infeksi lainnya Anda juga disarankan untuk memperhatikan pergerakan bayi anda. Catatlah berapa banyak gerakan yang bayi anda lakukan dan setiap berapa lama, misalnya catatlah berapa lama bayi anda melakukan 10 gerakan setiap harinya. Kapan Hubungi Dokter Jika anda hamil, baik normal maupun dengan resiko tinggi, sebaiknya anda memperhatikan beberapa hal di bawah ini yang dapat merupakan tanda bahaya. Bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini segeralah hubungi dokter anda. Beberapa hal tersebut adalah: Bila anda pingsan Keluar darah dari kemaluan Nyeri perut hebat Adanya cairan yang mengalir keluar dari kemaluan anda Adanya jaringan yang keluar dari kemaluan anda Memiliki tanda-tanda preeklampsia, seperti pembengkakan tiba-tiba pada wajah, tangan, atau kaki; gangguan penglihatan; sakit kepala berat Demam Anda mengalami kontraksi teratur dalam waktu 1 jam, baik disertai dengan  nyeri atau tidak. Yang dimaksud dengan kontraksi teratur adalah anda mengalami kontraksi sebanyak 8 kali atau lebih dalam waktu 1 jam atau kontraksi sebanyak 4 kali atau lebih dalam waktu 20 menit  Nyeri punggung bawah atau nyeri pinggang terus-menerus Adanya penurunan gerak janin atau bayi anda sama sekali tidak bergerak  Baca juga: 5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Wanita Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 07 Oct 2015    20:00 WIB
Waspada Para Wanita, Inilah Penyebab Wanita Sulit Hamil
Hampir semua pasangan yang menikah ingin memiliki momongan. Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa ada wanita yang cepat hamil namun ada yang belum memiliki momongan sampai sekarang.Membahas mengenai kehamilan memang suatu hal yang kompleks. Mudah atau tidaknya seorang wanita hamil bisa disebabkan oleh beberapa hal. Untuk membantu Anda mencari tahu semua alasan tersebut ayo disimak ulasan dibawah ini.Berikut ini adalah alasan mengapa wanita sulit hamil: 1.      Kerusakan pada saluran tuba.Hal ini merupakan penyebab kemandulan hampir 30%. Ketika ada kerusakan pada saluran tuba, terjadi penyumbatan pada saluran tuba sehingga mencegah sel sperma mencapai sel telur dan mencegah sel telur ke arah rahim, hal ini menyebabkan terjadinya kemandulan.  2.      Anemia atau kadar sel darah merah berkurangSaat seorang wanita kekurangan zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah dapat mengalami gangguan kesuburan. Hal ini menyebabkan terbentuknya sel telur yang tidak baik dan menghambat terjadinya kehamilan sampai 60% dibandingkan mereka para wanita yang memiliki asupan zat besi yang cukup. 3.      Gangguan tiroid.Hipotiroid dapat menyebabkan berbagai gangguan reproduksi, mulai dari perkembangan seksual yang abnormal, ketidakteraturan menstruasi dan infertilitas. 4.      EndometriosisHampir sekitar 30-50% wanita yang mengalami endometriosis mengalami kemandulan. Biasanya dilakukan pengobatan sebelum terjadinya konsepsi dapat membantu mengatasi masalah ini. 5.      TBC di genitalSaat terjadinya infeksi kuman TBC di paru-paru, kemungkinan tubuh dapat melawan sumber infeksi ini. Namun apabila tidak disembuhkan dengan benar, hal ini dapat membahayakan karena kuman TBC ini yang mungkin hanya tidur namun tidak dimatikan, dapat aktif kembali dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Kuman TBC ini dapat menginfeksi organ tubuh yang dilaluinya, salah satunya adalah alat reproduksi dan saat kuman menginfeksi alat reproduksi. Hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya kemandulan. 6.      Gunakan pelumas.Penggunaan pelumas terlalu sering dapat mengganggu pergerakan sel sperma dalam mencapai sel telur. Pelumas berbahan dasar air biasanya mengandung gliserin (yang telah terbukti menjadi racun bagi sperma) dan propilen glikol. Kedua bahan ini bersifat hiperosmotik sehingga menyebabkan kerusakan permanen sel sperma dan mengganggu pergerakan sperma. 7.      Menopause diniPada orang yang mengalaimi menopause dini tentu menjadi sulit untuk memiliki anak. Karena tidak terproduksi lagi sel telurnya. 8.      Suami infertilAda 1 dari setiap 5 pasangan yang tidak memiliki momongan, karena sang pria infertil. Diperkirakan bahwa 1 dari 20 orang memiliki beberapa jenis masalah kesuburan dimana jumlah sperma yang kurang dari normal. 9.      Pilihan gaya hidup yang buruk.Diet dan gizi buruk adalah alasan lain untuk pria dan wanita mengalami infertilitas 10.  Stres atau gangguan hormonal.Menurut peneliti, wanita dengan yang sibuk bekerja biasanya mengalami stres tinggi sehingga terjadi gangguan hormonal. Hal ini dapat mengganggu proses reproduksi. 11.  Infeksi saluran kemihSekitar 35% wanita dengan masalah infertilitas ternyata menderita infeksi saluran kemih. 12.  Menstruasi yang tidak teraturBiasanya seorang wanita yang mengalami memstruasi yang tidak teratur memiliki masalah pada pematangan sel telur. 13.  Kehidupan seksual yang burukKehidupan seksual yang buruk bisa membuat wanita merasa stres, tidak tenang, sulit mencapai klimaks dan tidak rileks saat melakukan hubungan. Hal ini membuat para pria sulit untuk mencapai “target” dalam menghamili pasangan. 14.  Emosional terganggu.Penelitian telah menyimpulkan bahwa stres, depresi dan kecemasan dapat menurunkan kesuburan wanita. 15.  Merokok, konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarangMerokok merusak sperma, membuat mereka cenderung sulit untuk membuahi 16.  Kurang tidur, perjalanan panjang dan mengemudi.Kurang tidur juga dapat mengganggu kesuburan. Tidur memiliki pengaruh yang kuat pada sistem hormonal tubuh, yang mengontrol siklus wanita dan mengatur ovulasi. 17.  Gangguan sistem kekebalan.Fungsi kekebalan tubuh yang abnormal dapat mempengaruhi kesuburan serta risiko keguguran. Untuk wanita yang memiliki gangguan kekebalan tubuh memerlukan pengobatan agar dia bisa hamil dan perawatan dalam mencegah terjadinya keguguran. Wanita yang menderita Asma, penyakit kencing manis atau gagal ginjal biasanya bisa mengalami infertilitas. 18.  Pencemaran lingkungan.Menurut Jurnal Environmental Health Perspectives, "Polutan seperti biphenyls perchlorinated (PCB), senyawa industri dan pestisida ini dapat menurunkan kemampuan pasangan 'untuk memiliki anak hingga 29%."Untuk membantu agar Anda dan pasangan cepat memiliki momongan maka terapkan pola hidup yang sehat, periksakan kondisi kesehatan Anda dan konsultasi agar cepat memiliki momongan. Baca juga: Tips Cepat Memiliki Momongan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: indiatimes
 15 May 2015    09:00 WIB
10 Mitos Mengenai Kehamilan
1.      Kehamilan Berlangsung Selama 9 BulanBerdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2013, lama kehamilan setiap wanita dapat berbeda-beda bahkan hingga 5 minggu. Kapan seorang wanita akan melahirkan tergantun dari usianya, berat badannya, berapa berat badannya saat lahir, dan berbagai faktor lainnya. 2.      Berhubungan Seks Saat Hamil Dapat Membahayakan Jiwa Bayi AndaPada sebagian besar kasus, berhubungan seks saat hamil biasanya tidak akan mempengaruhi bayi di dalam kandungan Anda. Akan tetapi, terdapat beberapa pengecualian terhadap pernyataan ini, yaitu bila plasenta (ari-ari) terletak di antara leher rahim dan vagina atau bila Anda beresiko tinggi untuk melahirkan secara prematur. Jadi, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum melakukan hubungan seks dengan pasangan jika Anda merasa khawatir. Baca juga: Dampak Depresi Pada Kehamilan Anda 3.      Tidak Dapat Melahirkan Secara Normal Setelah Melakukan Operasi CaesarWalaupun berbagai bukti memang telah menunjukkan bahwa melakukan persalinan normal setelah melakukan operasi Caesar sedikit lebih beresiko daripada kembali melakukan operasi Caesar, akan tetapi beberapa orang wanita tetap dapat melakukan persalinan normal setelah melakukan operasi Caesar asal ia memenuhi beberapa syarat tertentu. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai syarat apa saja yang harus dipenuhi. 4.      Jenis Kelamin Bayi Mempengaruhi Bentuk Perut Sang IbuPada kenyataannya, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan seseorang dapat menentukan jenis kelamin bayi berdasarkan pada bentuk perut sang ibu. 5.      Bila Ibu Menderita Penyakit Menular Seksual, Maka Bayi Anda JugaKeadaan ini sebenarnya tergantung pada jenis penyakit menular seksual yang diderita oleh sang ibu. Hal ini dikarenakan beberapa jenis penyakit menular seksual akan masuk ke dalam darah, yang akan menularkan penyakit ini pada bayi melalui plasenta (ari-ari). Sementara itu, beberapa jenis penyakit menular seksual lainnya hanya dapat menginfeksi bayi bila terjadi kontak langsung. Penyakit menular seksual jenis ini biasanya ditularkan pada bayi pada saat proses persalinan (persalinan normal). Jadi, dokter Anda mungkin akan menganjurkan Anda untuk melahirkan melalui operasi Caesar untuk mencegah terjadinya penularan. 6.      Tidak Boleh Berlari Saat HamilTerdapat berbagai hal yang dapat dilakukan oleh seorang wanita selama ia hamil, tergantung pada apa yang dapat ia lakukan sebelum hamil. Anda bahkan tetap dapat berolahraga saat hamil, akan tetapi pada tingkatan tertentu yang disesuaikan dengan usia kehamilan Anda. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai olahraga apa yang boleh Anda lakukan. 7.      Saat Bersalin, Berat Badan Anda Akan Langsung Kembali NormalSeorang wanita biasanya hanya akan mengalami penurunan berat badan sebanyak 5-7.5 kg setelah proses persalinan selesai, walaupun sebagian besar wanita mengalami peningkatan berat badan sebanyak 12.5-17.5 kg saat hamil. Dibutuhkan waktu sekitar 1 tahun atau lebih untuk menurunkan berat badan yang masih tertinggal. Menyusui dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan ini.  8.      Sang Ibu Makan Untuk Dua OrangBayi yang sedang tumbuh di dalam rahim Anda tidak membakar kalori sebanyak yang Anda kira. Jadi, bila Anda telah mengkonsumsi diet sehat dan seimbang, maka Anda hanya perlu menambahkan 1-2 cemilan di sepanjang hari (sekitar 300 kalori tambahan). 9.      Setiap Wanita Pasti Dapat Menyusui Bila MauBeberapa jenis tindakan pembedahan payudara dapat membuat proses menyusui menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai hal ini. 10.  Makanan Tertentu dan Seks Dapat Memicu Terjadinya PersalinanWalaupun mengkonsumsi makanan pedas dan berhubungan seks tidak akan membahayakan jiwa bayi di dalam kandungan Anda, akan tetapi terdapat sedikit bukti bahwa berbagai aktivitas fisik atau makanan tertentu dapat membantu memicu terjadinya persalinan. Sumber: womenshealthmag
 04 Sep 2014    10:00 WIB
Fakta Mengenai Berat Badan Saat Hamil
Apakah Anda sedang hamil? Atau sedang berusaha ingin memiliki momongan. Berikut ini adalah fakta yang berhubungan dengan penambahan berat badan saat Anda hamil: Makan makanan biji-bijian, susu, ikan dan produk daging, buah-buahan, sayuran dan lemak sehat, minyak akan menambahkan kalori Anda.  Sebaiknya Anda membatasi makanan olahan, gula dan lemak ekstra lemak untuk dapat membantu Anda mencapai berat badan tujuan Anda agar Anda tetap sehat selama kehamilan. Kenaikan  berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 25-35 pon (11-16 Kg) untuk wanita yang memiliki berat badan normal sebelum hamil dengan BMI 18,5-24,9.  Kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 28-40 pon (12-19 Kg) bagi perempuan yang mempunyai berat badan kurang sebelum hamil dengan BMI kurang dari 18,5.  Kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 15-25 pon (6-12 Kg) untuk wanita yang memiliki berat badan berlebih sebelum hamil dengan BMI 25-29.  Kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 11-20 pon (4-10 Kg) bagi perempuan yang mengalami obesitas/ kegemukan sebelum hamil dengan BMI 30 atau lebih.  Selama kehamilan Anda akan mengalami penambahan berat badan yang berasal dari: Bayi Anda sekitar 4 Kg Plasenta sekitar 2 Kg Cairan ketuban sekitar 2 Kg Jaringan payudara yang membesar sekitar 2 Kg Pasokan darah sekitar 2 Kg Lemak sekitar 2-4 Kg Pertumbuhan uterus sekitar 2 Kg Cara menghitung BMI/ IMT (Indeks Massa Tubuh): Rumus IMT adalah rumus yang paling sering digunakan untuk pengukuran berat badan ideal Contoh: IMT = Berat Badan (kg)/Tinggi Badan (cm/100)2 IMT = 50/(160/100)2 = 50/2,56 = 19,53 Untuk orang Indonesia standard IMT menggunakan standard Asia bukan internasional sebab untuk ukuran tubuh orang Indonesia memiliki perbedaan dengan orang Barat seperti pada tinggi badannya. Berikut ini pembagian IMT berdasar standard Asia menurut IOTF, WHO (2000) : IMT Kategori =30 Obesitas tingkat 2   Dengan melihat kategori tersebut, seseorang yang memiliki tinggi badan 160 cm dan berat badan 50 kg termasuk normal. Sumber: medindia
 26 Jul 2014    11:00 WIB
Sulit Hamil? Coba Tips Berikut Ini
Untuk Anda yang sedang ingin memiliki keturunan, mungkin sudah banyak hal yang Anda lakukan. Berikut adalah cara yang Anda dapat ikuti agar bisa segera hamil: Lakukan hubungan seks secara teratur Apabila Anda dan pasangan melakukan hubungan secara konsisten dua atau tiga kali dalam seminggu, kemungkinan Anda melakukan hubungan seks saat di masa subur lebih besar.  Lakukan hubungan seks menjelang masa ovulasi Saat Anda melakukan hubungan seks menjelang masa ovulasi. Kemungkinan Anda untuk hamil lebih besar. Karena menjelang ovulasi merupakan masa subur, meskipun konsentrasi sperma pasangan Anda menurun.  Lakukan gaya hidup sehat. Dengan melakukan gaya hidup yang sehat. Anda akan mendapatkan berat badan yang ideal, tubuh yang sehat. Lakukan olahraga rutin, makan makanan yang sehat, membatasi mengkonsumsi kafein dan menghindari stress. Lakukan juga kebiasaan sehat ini saat Anda sedang mengandung dan saat Anda merawat bayi Anda nantinya.  Konsultasi dengan dokter Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter untuk melakukan perencanaan kehamilan. Dokter dapat menilai kesehatan Anda secara keseluruhan dan membantu Anda menyarankan perubahan gaya hidup sehat  yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk merencanakan kehamilan yang sehat. Dengan konsultasi dengan dokter Anda dan pasangan Anda juga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan kesuburan masing-masing pasangan.  Minum vitamin Asam folat mempunyai peran penting dalam perkembangan janin. Vitamin yang dikonsumsi sebelum hamil seperti suplemen asam folat yang dapat diminum sebelum terjadi kehamilan secara signifikan mengurangi risiko kecacatan pada bayi. Semoga cara diatas dapat membantu Anda dan pasangan untuk memiliki momongan. Sumber: mayoclinic