Your browser does not support JavaScript!
 07 Oct 2015    20:00 WIB
Waspada Para Wanita, Inilah Penyebab Wanita Sulit Hamil
Hampir semua pasangan yang menikah ingin memiliki momongan. Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa ada wanita yang cepat hamil namun ada yang belum memiliki momongan sampai sekarang.Membahas mengenai kehamilan memang suatu hal yang kompleks. Mudah atau tidaknya seorang wanita hamil bisa disebabkan oleh beberapa hal. Untuk membantu Anda mencari tahu semua alasan tersebut ayo disimak ulasan dibawah ini.Berikut ini adalah alasan mengapa wanita sulit hamil: 1.      Kerusakan pada saluran tuba.Hal ini merupakan penyebab kemandulan hampir 30%. Ketika ada kerusakan pada saluran tuba, terjadi penyumbatan pada saluran tuba sehingga mencegah sel sperma mencapai sel telur dan mencegah sel telur ke arah rahim, hal ini menyebabkan terjadinya kemandulan.  2.      Anemia atau kadar sel darah merah berkurangSaat seorang wanita kekurangan zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah dapat mengalami gangguan kesuburan. Hal ini menyebabkan terbentuknya sel telur yang tidak baik dan menghambat terjadinya kehamilan sampai 60% dibandingkan mereka para wanita yang memiliki asupan zat besi yang cukup. 3.      Gangguan tiroid.Hipotiroid dapat menyebabkan berbagai gangguan reproduksi, mulai dari perkembangan seksual yang abnormal, ketidakteraturan menstruasi dan infertilitas. 4.      EndometriosisHampir sekitar 30-50% wanita yang mengalami endometriosis mengalami kemandulan. Biasanya dilakukan pengobatan sebelum terjadinya konsepsi dapat membantu mengatasi masalah ini. 5.      TBC di genitalSaat terjadinya infeksi kuman TBC di paru-paru, kemungkinan tubuh dapat melawan sumber infeksi ini. Namun apabila tidak disembuhkan dengan benar, hal ini dapat membahayakan karena kuman TBC ini yang mungkin hanya tidur namun tidak dimatikan, dapat aktif kembali dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Kuman TBC ini dapat menginfeksi organ tubuh yang dilaluinya, salah satunya adalah alat reproduksi dan saat kuman menginfeksi alat reproduksi. Hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya kemandulan. 6.      Gunakan pelumas.Penggunaan pelumas terlalu sering dapat mengganggu pergerakan sel sperma dalam mencapai sel telur. Pelumas berbahan dasar air biasanya mengandung gliserin (yang telah terbukti menjadi racun bagi sperma) dan propilen glikol. Kedua bahan ini bersifat hiperosmotik sehingga menyebabkan kerusakan permanen sel sperma dan mengganggu pergerakan sperma. 7.      Menopause diniPada orang yang mengalaimi menopause dini tentu menjadi sulit untuk memiliki anak. Karena tidak terproduksi lagi sel telurnya. 8.      Suami infertilAda 1 dari setiap 5 pasangan yang tidak memiliki momongan, karena sang pria infertil. Diperkirakan bahwa 1 dari 20 orang memiliki beberapa jenis masalah kesuburan dimana jumlah sperma yang kurang dari normal. 9.      Pilihan gaya hidup yang buruk.Diet dan gizi buruk adalah alasan lain untuk pria dan wanita mengalami infertilitas 10.  Stres atau gangguan hormonal.Menurut peneliti, wanita dengan yang sibuk bekerja biasanya mengalami stres tinggi sehingga terjadi gangguan hormonal. Hal ini dapat mengganggu proses reproduksi. 11.  Infeksi saluran kemihSekitar 35% wanita dengan masalah infertilitas ternyata menderita infeksi saluran kemih. 12.  Menstruasi yang tidak teraturBiasanya seorang wanita yang mengalami memstruasi yang tidak teratur memiliki masalah pada pematangan sel telur. 13.  Kehidupan seksual yang burukKehidupan seksual yang buruk bisa membuat wanita merasa stres, tidak tenang, sulit mencapai klimaks dan tidak rileks saat melakukan hubungan. Hal ini membuat para pria sulit untuk mencapai “target” dalam menghamili pasangan. 14.  Emosional terganggu.Penelitian telah menyimpulkan bahwa stres, depresi dan kecemasan dapat menurunkan kesuburan wanita. 15.  Merokok, konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarangMerokok merusak sperma, membuat mereka cenderung sulit untuk membuahi 16.  Kurang tidur, perjalanan panjang dan mengemudi.Kurang tidur juga dapat mengganggu kesuburan. Tidur memiliki pengaruh yang kuat pada sistem hormonal tubuh, yang mengontrol siklus wanita dan mengatur ovulasi. 17.  Gangguan sistem kekebalan.Fungsi kekebalan tubuh yang abnormal dapat mempengaruhi kesuburan serta risiko keguguran. Untuk wanita yang memiliki gangguan kekebalan tubuh memerlukan pengobatan agar dia bisa hamil dan perawatan dalam mencegah terjadinya keguguran. Wanita yang menderita Asma, penyakit kencing manis atau gagal ginjal biasanya bisa mengalami infertilitas. 18.  Pencemaran lingkungan.Menurut Jurnal Environmental Health Perspectives, "Polutan seperti biphenyls perchlorinated (PCB), senyawa industri dan pestisida ini dapat menurunkan kemampuan pasangan 'untuk memiliki anak hingga 29%."Untuk membantu agar Anda dan pasangan cepat memiliki momongan maka terapkan pola hidup yang sehat, periksakan kondisi kesehatan Anda dan konsultasi agar cepat memiliki momongan. Baca juga: Tips Cepat Memiliki Momongan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: indiatimes
 19 Aug 2015    09:00 WIB
Moms, Iniloh Cara Mudah Kembali Langsing Setelah Melahirkan
Menjadi seorang ibu merupakan impian seorang wanita. Hamil dan melahirkan bayi yang sehat memberikan kebahagian untuk para ibu. Namun saat hamil, biasanya bentuk tubuh akan berubah. Makan untuk 2 orang! Alasan ini yang sering digunakan setiap wanita hamil untuk memakan makanan dalam porsi besar. Keinginan mengkonsumsi makanan secara berlebihan ini menyebabkan berat badan bertambah, dan hanya setelah melahirkan Anda benar-benar akan menyadarinya. Namun jangan jadikan ini menjadi alasan untuk menyerah, justru sebaliknya! Ini adalah waktu yang tepat untuk mendapatkan kembali bentuk badan ideal Anda dengan cara yang lebih sehat. Tetap Aktif Anda bisa melakukan rutinitas bersama bayi Anda, seperti Anda bisa mengajak bayi-bayi Anda jalan-jalan di kompleks rumah. Cara ini akan membantu meningkatkan hubungan Anda dengan bayi Anda. Gunakan setiap kesempatan untuk bergerak. Anda bisa mengajak keluarga Anda untuk berpartisipasi, jika seluruh keluarga terlibat dalam proses ini, kegiatan ini akan menjadi motivasi yang lebih besar bagi Anda dan tujuan Anda lebih mudah dicapai. Menyusui Dengan menyusui hal ini akan memberikan dampak positif untuk Anda dan bayi Anda. Menyusui merupakan salah satu cara mudah dan murah untuk bisa kembali langsing setelah melahirkan. Pada saat Anda memberikan ASI eksklusif, maka sudah terjadi pengurangan timbunan lemak pada tubuh. Lemak yang disimpan akan dipergunakan untuk memproduksi ASI Mengasuh Bayi Sendiri Bila Anda ingin cepat langsing maka asuhlah bayi Anda sendiri.Mengerjakan sendiri segala keperluan bayi mulai dari memandikan bayi, ,mengganti popok, menggendong bayi, menidurkan bayi, menyusui hingga mengajak bayi bermain akan membantu menguras energi. Aktivitas mengasuh dan mengurus bayi tidak hanya menyita waktu dan perhatian yang cukup banyak. Namun juga konsentrasi dan tenaga banyak yang terpakai.   Memilih Makanan Sehat Setelah melahirkan atau masa menyusui seringkali membuat para ibu ingin makan lebih banyak.Jadi isi lemari es Anda dengan makanan sehat. Ada kecenderungan orang akan memakan makanan apapun yang ada di dalam lemari es. Maka isilah lemari es Anda dengan makanan-makanan sehat seperti  sayuran, dada ayam, fillet ikan dan buah-buahan. Usahakan untuk makan makanan yang berwarna seperti semua warna yang terdapat dalam pelangi. Hal ini agar Anda mengonsumsi berbagai macam sumber vitamin. Usahakan untuk mengkonsumsi protein esensial, vitamin dan karbohidrat.. Makanlah biji-bijian seperti oats, bersama dengan buah dan susu skim atau green tea. Anda juga bisa memadukan buah-buahan, sereal dan yogurt dalam menu makanan Anda. Anda dapat memilih untuk membuat smoothie yogurt, biji rami, blueberry dan jus jeruk. Makanlah dengan Perlahan Semakin lama seseorang mengunyah makanan maka reaksi otak menangkap rasa kenyang dapat berlangsung makin cepat. Selain itu, makan secara perlahan juga dapat membantu Anda terbebas dari masalah pencernaan dan membuat perut tidak kembung. Proses lambat itu juga memungkinkan terbentuknya enzim yang berfungsi membuat makanan menjadi lebih lembut baik seperti enzim lipase yang ada di mulut. Aroma dan rasa lapar dengan kunyahan yang lambat membantu tubuh mengolah makan dengan baik dan membuat Anda mengontrol diri terhadap apa yang dimakan. Baca Label Produk Saat Membeli Makanan Setiap kali Anda membeli makanan, maka usahakan untuk membaca label pada kemasannya, jangan hanya melihat pada kalorinya saja, bacalah semua dan periksalah kandungan apa saja yang terdapat didalamnya. Hindari konsumsi makanan yang mengandung lemak hydrogenated. Lemak ini merupakan lemak olahan yang tidak bisa dirubah oleh tubuh. Belajarlah untuk mengetahui apa yang Anda makan dan usahakan untuk memilih makanan segar dan alami. Menjadikan Gaya Hidup Sehat Sebagai Pegangan Hidup Berlatihlah menjalankan gaya hidup sehat, makan makanan sehat, berolahraga, jadikan hal ini menjadi kebiasaan yang baik, dan ajaklah seluruh keluarga Anda berpartisipasi, yang juga akan memberikan pengetahuan seputar hidup sehat. Jangan lupa bahwa dengan cara ini Anda juga mendidik anak-anak Anda untuk hidup sehat, bimbinglah mereka untuk memperoleh kebiasaan yang sehat dan hidup dengan kesehatan yang lebih baik. Baca juga: 15 Tips Cara Agar Cepat Hamil dan Punya Anak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: trendshealth
 15 May 2015    09:00 WIB
10 Mitos Mengenai Kehamilan
1.      Kehamilan Berlangsung Selama 9 BulanBerdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2013, lama kehamilan setiap wanita dapat berbeda-beda bahkan hingga 5 minggu. Kapan seorang wanita akan melahirkan tergantun dari usianya, berat badannya, berapa berat badannya saat lahir, dan berbagai faktor lainnya. 2.      Berhubungan Seks Saat Hamil Dapat Membahayakan Jiwa Bayi AndaPada sebagian besar kasus, berhubungan seks saat hamil biasanya tidak akan mempengaruhi bayi di dalam kandungan Anda. Akan tetapi, terdapat beberapa pengecualian terhadap pernyataan ini, yaitu bila plasenta (ari-ari) terletak di antara leher rahim dan vagina atau bila Anda beresiko tinggi untuk melahirkan secara prematur. Jadi, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum melakukan hubungan seks dengan pasangan jika Anda merasa khawatir. Baca juga: Dampak Depresi Pada Kehamilan Anda 3.      Tidak Dapat Melahirkan Secara Normal Setelah Melakukan Operasi CaesarWalaupun berbagai bukti memang telah menunjukkan bahwa melakukan persalinan normal setelah melakukan operasi Caesar sedikit lebih beresiko daripada kembali melakukan operasi Caesar, akan tetapi beberapa orang wanita tetap dapat melakukan persalinan normal setelah melakukan operasi Caesar asal ia memenuhi beberapa syarat tertentu. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai syarat apa saja yang harus dipenuhi. 4.      Jenis Kelamin Bayi Mempengaruhi Bentuk Perut Sang IbuPada kenyataannya, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan seseorang dapat menentukan jenis kelamin bayi berdasarkan pada bentuk perut sang ibu. 5.      Bila Ibu Menderita Penyakit Menular Seksual, Maka Bayi Anda JugaKeadaan ini sebenarnya tergantung pada jenis penyakit menular seksual yang diderita oleh sang ibu. Hal ini dikarenakan beberapa jenis penyakit menular seksual akan masuk ke dalam darah, yang akan menularkan penyakit ini pada bayi melalui plasenta (ari-ari). Sementara itu, beberapa jenis penyakit menular seksual lainnya hanya dapat menginfeksi bayi bila terjadi kontak langsung. Penyakit menular seksual jenis ini biasanya ditularkan pada bayi pada saat proses persalinan (persalinan normal). Jadi, dokter Anda mungkin akan menganjurkan Anda untuk melahirkan melalui operasi Caesar untuk mencegah terjadinya penularan. 6.      Tidak Boleh Berlari Saat HamilTerdapat berbagai hal yang dapat dilakukan oleh seorang wanita selama ia hamil, tergantung pada apa yang dapat ia lakukan sebelum hamil. Anda bahkan tetap dapat berolahraga saat hamil, akan tetapi pada tingkatan tertentu yang disesuaikan dengan usia kehamilan Anda. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai olahraga apa yang boleh Anda lakukan. 7.      Saat Bersalin, Berat Badan Anda Akan Langsung Kembali NormalSeorang wanita biasanya hanya akan mengalami penurunan berat badan sebanyak 5-7.5 kg setelah proses persalinan selesai, walaupun sebagian besar wanita mengalami peningkatan berat badan sebanyak 12.5-17.5 kg saat hamil. Dibutuhkan waktu sekitar 1 tahun atau lebih untuk menurunkan berat badan yang masih tertinggal. Menyusui dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan ini.  8.      Sang Ibu Makan Untuk Dua OrangBayi yang sedang tumbuh di dalam rahim Anda tidak membakar kalori sebanyak yang Anda kira. Jadi, bila Anda telah mengkonsumsi diet sehat dan seimbang, maka Anda hanya perlu menambahkan 1-2 cemilan di sepanjang hari (sekitar 300 kalori tambahan). 9.      Setiap Wanita Pasti Dapat Menyusui Bila MauBeberapa jenis tindakan pembedahan payudara dapat membuat proses menyusui menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai hal ini. 10.  Makanan Tertentu dan Seks Dapat Memicu Terjadinya PersalinanWalaupun mengkonsumsi makanan pedas dan berhubungan seks tidak akan membahayakan jiwa bayi di dalam kandungan Anda, akan tetapi terdapat sedikit bukti bahwa berbagai aktivitas fisik atau makanan tertentu dapat membantu memicu terjadinya persalinan. Sumber: womenshealthmag
 04 Sep 2014    10:00 WIB
Fakta Mengenai Berat Badan Saat Hamil
Apakah Anda sedang hamil? Atau sedang berusaha ingin memiliki momongan. Berikut ini adalah fakta yang berhubungan dengan penambahan berat badan saat Anda hamil: Makan makanan biji-bijian, susu, ikan dan produk daging, buah-buahan, sayuran dan lemak sehat, minyak akan menambahkan kalori Anda.  Sebaiknya Anda membatasi makanan olahan, gula dan lemak ekstra lemak untuk dapat membantu Anda mencapai berat badan tujuan Anda agar Anda tetap sehat selama kehamilan. Kenaikan  berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 25-35 pon (11-16 Kg) untuk wanita yang memiliki berat badan normal sebelum hamil dengan BMI 18,5-24,9.  Kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 28-40 pon (12-19 Kg) bagi perempuan yang mempunyai berat badan kurang sebelum hamil dengan BMI kurang dari 18,5.  Kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 15-25 pon (6-12 Kg) untuk wanita yang memiliki berat badan berlebih sebelum hamil dengan BMI 25-29.  Kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 11-20 pon (4-10 Kg) bagi perempuan yang mengalami obesitas/ kegemukan sebelum hamil dengan BMI 30 atau lebih.  Selama kehamilan Anda akan mengalami penambahan berat badan yang berasal dari: Bayi Anda sekitar 4 Kg Plasenta sekitar 2 Kg Cairan ketuban sekitar 2 Kg Jaringan payudara yang membesar sekitar 2 Kg Pasokan darah sekitar 2 Kg Lemak sekitar 2-4 Kg Pertumbuhan uterus sekitar 2 Kg Cara menghitung BMI/ IMT (Indeks Massa Tubuh): Rumus IMT adalah rumus yang paling sering digunakan untuk pengukuran berat badan ideal Contoh: IMT = Berat Badan (kg)/Tinggi Badan (cm/100)2 IMT = 50/(160/100)2 = 50/2,56 = 19,53 Untuk orang Indonesia standard IMT menggunakan standard Asia bukan internasional sebab untuk ukuran tubuh orang Indonesia memiliki perbedaan dengan orang Barat seperti pada tinggi badannya. Berikut ini pembagian IMT berdasar standard Asia menurut IOTF, WHO (2000) : IMT Kategori =30 Obesitas tingkat 2   Dengan melihat kategori tersebut, seseorang yang memiliki tinggi badan 160 cm dan berat badan 50 kg termasuk normal. Sumber: medindia
 26 Jul 2014    11:00 WIB
Sulit Hamil? Coba Tips Berikut Ini
Untuk Anda yang sedang ingin memiliki keturunan, mungkin sudah banyak hal yang Anda lakukan. Berikut adalah cara yang Anda dapat ikuti agar bisa segera hamil: Lakukan hubungan seks secara teratur Apabila Anda dan pasangan melakukan hubungan secara konsisten dua atau tiga kali dalam seminggu, kemungkinan Anda melakukan hubungan seks saat di masa subur lebih besar.  Lakukan hubungan seks menjelang masa ovulasi Saat Anda melakukan hubungan seks menjelang masa ovulasi. Kemungkinan Anda untuk hamil lebih besar. Karena menjelang ovulasi merupakan masa subur, meskipun konsentrasi sperma pasangan Anda menurun.  Lakukan gaya hidup sehat. Dengan melakukan gaya hidup yang sehat. Anda akan mendapatkan berat badan yang ideal, tubuh yang sehat. Lakukan olahraga rutin, makan makanan yang sehat, membatasi mengkonsumsi kafein dan menghindari stress. Lakukan juga kebiasaan sehat ini saat Anda sedang mengandung dan saat Anda merawat bayi Anda nantinya.  Konsultasi dengan dokter Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter untuk melakukan perencanaan kehamilan. Dokter dapat menilai kesehatan Anda secara keseluruhan dan membantu Anda menyarankan perubahan gaya hidup sehat  yang dapat meningkatkan peluang Anda untuk merencanakan kehamilan yang sehat. Dengan konsultasi dengan dokter Anda dan pasangan Anda juga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan kesuburan masing-masing pasangan.  Minum vitamin Asam folat mempunyai peran penting dalam perkembangan janin. Vitamin yang dikonsumsi sebelum hamil seperti suplemen asam folat yang dapat diminum sebelum terjadi kehamilan secara signifikan mengurangi risiko kecacatan pada bayi. Semoga cara diatas dapat membantu Anda dan pasangan untuk memiliki momongan. Sumber: mayoclinic