Your browser does not support JavaScript!
 29 Oct 2016    15:00 WIB
Dampak Depresi Pada Kehamilan Anda
Depresi dapat terjadi pada siapa saja, baik pria dan wanita, serta dapat terjadi kapan saja, baik anak-anak, remaja, orang dewasa, orang lanjut usia, bahkan wanita hamil. Sekitar 10-20% wanita mengalami gejala depresi selama kehamilan.Penyebab Terjadinya Depresi Selama KehamilanTerdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya depresi saat hamil, yaitu:•  Pernah mengalami depresi sebelumnya atau mengalami gangguan dismorfik premenstrual, yaitu bentuk berat dari sindrom premenstrual•  Usia saat kehamilan, semakin muda usia anda saat hamil, maka semakin tinggi resiko anda menderita depresi saat hamil•  Tidak memiliki anggota keluarga lainnya•  Kurangnya dukungan sosial•  Jumlah anak yang dimiliki. Semakin banyak jumlah anak yang anda miliki, maka semakin tinggi kemungkinan terjadinya depresi pada kehamilan berikutnya•  Adanya permasalahan dalam pernikahan•  Merasa senang sekaligus sedih mengenai kehamilanDampak Depresi Pada Wanita HamilBeberapa hal yang dapat terjadi bila seorang wanita hamil mengalami depresi adalah:•  Depresi dapat menyebabkan wanita hamil kurang dapat mengurus dirinya sendiri, termasuk dalam hal kebiasaan tidur dan makan•  Depresi dapat meningkatkan kemungkinan penggunaan zat-zat berbahaya, yang dapat membahayakan anda dan bayi di dalam kandungan anda. Zat-zat berbahaya tersebut adalah rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang•  Depresi dapat mengganggu kemampuan anda untuk menjalin hubungan atau membentuk ikatan dengan bayi di dalam kandungan andaDampak Kehamilan Pada Penderita DepresiBeberapa hal yang dapat terjadi pada penderita depresi akibat kehamilan adalah:•  Stress akibat kehamilan dapat membuat gejala depresi semakin memburuk atau kambuh•  Meningkatkan resiko terjadinya depresi paska melahirkanApa yang Harus Dilakukan?Jadikan kesehatan anda sebagai prioritas utama dalam kehidupan anda saat anda hamil. Kurangilah berbagai pekerjaan rumah atau kantor untuk membuat anda merasa lebih rileks. Diskusikan semua hal yang membuat anda merasa khawatir pada teman atau pasangan atau keluarga anda. Dengan demikian, anda mungkin dapat memperoleh dukungan yang anda perlukan. Jika semua langkah di atas tidak dapat membuat anda merasa lebih baik, maka terapi baik konseling maupun obat anti depresi dapat membantu mengatasi gejala depresi yang anda alami. Telah tersedia berbagai obat anti depresi yang dapat dikonsumsi selama kehamilan (walau hanya dalam waktu singkat). Masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efek penggunaan obat anti depresi dalam jangka panjang pada bayi anda. Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai manfaat dan resiko obat anti depresi yang anda konsumsi. Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 28 Oct 2016    18:00 WIB
Stimulasi Musik Selama Masa Kehamilan
Musik bisa menggerakkan seseorang dengan berbagai cara. Dan ternyata musik juga dapat menyebabkan reaksi pada wanita hamil. Hal ini dikatakan oleh sebuah penelitian terbaru.Menurut para peneliti di Max Planck, Jerman, seorang ibu hamil menunjukkan perubahan besar pada tekanan darahnya sebagai respon saat mendengar musik dibanding wanita yang tidak sedang hamil dan mempunyai perasaan yang kuat untuk membedakan mana musik yang bagus dan mana musik yang tidak bagus. Para peneliti memainkan serial dari klip musik selama 10-30 detik kepada wanita hamil dan tidak hamil. Pada beberapa kasus para peneliti mengubah musik untuk membuatnya kurang menyenangkan.Para ibu hamil membuat peringkat musik mengenai mana musik yang menyenangkan dan mana musik yang tidak menyenangkan lebih teliti dan lebih baik dibandingkan wanita yang tidak sedang hamil. Wanita hamil juga menunjukkan perubahan drastis pada tekanan darahnya sebagai respond dari musik tersebut.Menurut para peneliti stimulus musik mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap wanta hamil.Memurut penulis peneliti Tom Frits setiap akustik yang ada di musik tersebut mempengaruhi tekanan darah pada wanita hamil lebih intens dibandingnya wanita yang tidak hamil. Belum jelas bagaimana musik bisa mempunyai pengaruh yang kuat dalam kehamilan, tetapi mungkin peningkatan estrogen yang tinggi pada wanita hamil memiliki peranan penting didalamnya. Hormon ini mempengaruhi otak dalam sistem menghargai, yang bertanggung jawab untuk memberikan sensasi menyenangkan ketika mendengarkan musik.Kehamilan juga bisa memicu perubahan tubuh lain yang dapat membuat seorang wanita berespon terhadap musik. Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 27 Oct 2016    15:00 WIB
Efek Merokok Selama Kehamilan
Merokok dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada anda. Pada saat anda hamil, kebiasaan merokok ini juga dapat membahayakan perkembangan dan kesehatan bayi anda. Walaupun anda seringkali merasa sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok, bukan berarti anda tidak dapat melakukannya. Fokuslah pada bayi anda, bagaimana cara memberikan yang terbaik bagi bayi anda, maka anda akan memperoleh motivasi dan semangat yang anda perlukan untuk membantu anda menghentikan kebiasaan merokok tersebut.   Efek Rokok Pada Bayi Anda Merokok dapat mengganggu dan membahayakan perkembangan dan kesehatan bayi anda. Rokok menyebabkan masuknya zat kimia berbahaya ke dalam tubuh bayi anda dan juga mengurangi suplai oksigen pada bayi anda. Bila anda tetap merokok selama kehamilan maka kemungkinan besar bayi anda akan lahir prematur dan dengan berat badan lahir rendah (kurang dari 2.500 gram). Bayi dengan berat badan lahir rendah memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan pernapasan, lebih rentan terhadap infeksi, dan sulit meningkatkan berat badan. Bayi dengan berat badan lahir rendah dan berat badan lahir sangat rendah (kurang dari 2.000 gram) memerlukan perawatan di NICU selama beberapa hari. Selain itu, merokok juga meningkatkan resiko bayi anda mengalami bibir sumbing atau sumbing langit-langit mulut. Keadaan ini menyebabkan mulut atau bibir bayi tidak dapat terbentuk dengan sempurna. Hal ini dapat mengganggu kemampuan anak untuk makan dan berbicara serta memerlukan tindakan pembedahan untuk memperbaikinya.   Efek Rokok Pada Anda Sebagian besar orang mengatakan bahwa merokok dapat membantu anda merasa lebih baik saat stress, akan tetapi sebenarnya rokok pun meningkatkan stress pada tubuh anda. Wanita yang memiliki kebiasaan merokok sering mengalami berbagai gangguan saat kehamilan, seperti: Memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami solusio plasenta. Solusio plasenta merupakan suatu keadaan di mana plasenta (ari-ari) tertarik lepas dari dinding rahim sebelum waktunya dan dapat menyebabkan perdarahan hebat atau kelahiran prematur Memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami plasenta previa. Plasenta previa merupakan suatu keadaan di mana plasenta terletak pada posisi tertentu yang menyebabkan plasenta dapat robek saat kontraksi rahim dan menyebabkan perdarahan hebat. Bila anda mengalami solusio plasenta, maka anda tidak dapat melahirkan melalui vagina karena resiko perdarahan yang dapat membahayakan nyawa anda. Dokter akan menyarankan untuk melahirkan melalui pembedahan sectio caesar Menghentikan kebiasaan merokok sebelum atau selama kehamilan dapat menurunkan resiko anda mengalami kedua gangguan di atas.   Perokok Pasif Bila anda tidak merokok, tetapi suami anda merokok, maka hal ini membuat anda menjadi perokok pasif. Sebagai perokok pasif, anda tetap beresiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah (sekitar 20%). Setelah lahir pun, anda tetap harus mencegah paparan asap rokok terhadap bayi anda. Bayi yang terpapar oleh rokok memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kematian akibat sudden infant death syndrome (SIDS), di mana bayi yang berusia kurang dari 1 tahun meninggal saat tidur tanpa penyebab yang jelas. Paparan terhadap asap rokok berapa pun jumlahnya dapat memperburuk gangguan pernapasan yang telah dialami bayi anda. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah paparan asap rokok pada bayi anda sebelum dan setelah dilahirkan, yaitu: Larang orang lain merokok di dalam rumah anda Larang orang lain merokok di dalam mobil anda Jauhkan bayi anda dari perokok atau tempat-tempat yang memang sering menjadi tempat merokok Jika anda sulit menghentikan kebiasaan merokok anda, mengurangi jumlah rokok yang anda konsumsi setiap harinya pun dapat membantu menurunkan resiko gangguan kesehatan bagi anda dan bayi anda.  Baca juga: Berbagai Kelainan Kulit Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 25 Oct 2016    18:00 WIB
Perlukah Tirah Baring Total Selama Kehamilan?
Tirah baring seringkali dianjurkan pada wanita yang mengalami gangguan atau komplikasi selama kehamilan, seperti gangguan pertumbuhan bayi, tekanan darah tinggi, preeklampsia, keluar darah dari kemaluan (plasenta previa atau keguguran), kelahiran prematur, insufisiensi servikal, ancaman keguguran, dan berbagai gangguan lainnya. Berdasarkan penelitian, tirah baring tidak terbukti dapat membantu mengurangi resiko terjadinya komplikasi, justru ditemukan beberapa resiko tirah baring, yaitu: Terbentuknya bekuan darah Depresi dan cemas Berat badan lahir rendah Penyembuhan yang lambat setelah melahirkan Kelemahan otot dan tulang Beberapa penelitian justru menunjukkan bahwa aktivitas fisik selama kehamilan dapat mengurangi resiko berat badan lahir rendah pada bayi dan terjadinya preeklampsia pada ibu. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai manfaat dan resiko ini. Bila dokter anda menyarankan agar anda melakukan tirah baring, tanyakanlah beberapa hal di bawah ini terlebih dahulu, yaitu: Alasan mengapa dokter anda menyarankan tirah baring Apa yang dimaksud dengan tirah baring, apakah hanya berbaring di ranjang selama seharian atau hanya beristirahat Apakah anda boleh turun dari ranjang untuk mandi atau ke toilet Berapa lama tirah baring harus dilakukan Apakah boleh mengangkat barang-barang berat Apakah tirah baring harus dilakukan dalam posisi tertentu atau terlentang Apakah tirah baring benar-benar diperlukan, apakah ada pilihan lainnya Apakah keuntungan tirah baring bagi anda dan bayi anda Apakah keuntungan ini lebih besar daripada resikonya Apakah resiko tirah baring bagi anda dan bayi anda Apakah masih boleh berhubungan seksual, bila boleh berapa kali Tirah baring selama beberapa hari dapat sangat membosankan. Membaca, menonton tv, atau bahkan bermain dapat membantu menghilangkan rasa bosan anda. Selain itu, jangan lupa untuk menggerakkan kaki anda untuk mengurangi resiko terbentuknya bekuan darah. Untuk mengurangi konstipasi, konsumsilah makanan tinggi serat dan banyak minum air putih.  Baca juga: Kehamilan Beresiko Tinggi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 24 Oct 2016    18:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 35-40)
Minggu 35 Bayi: perkembangan paru-paru bayi anda hampir sempurna. Jaringan lemak di bawah kulit masih terus bertumbuh untuk menjaga bayi anda tetap hangat setelah lahir. Ibu: rahim anda telah berada sekitar 15 cm di atas pusar anda. Saat ini berat badan anda telah bertambah sekitar 12-15 kg. Para calon ibu, mulailah persiapkan semua perlengkapan bayi anda, mulai dari kereta dorong sampai baju bayi serta keperluan bayi lainnya.   Minggu 36 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 52 cm, dengan berat sekitar 3 kg. Kepala bayi anda telah berada di bawah pada bagian bawah perut anda, siap untuk lahir. Saat ini bayi anda mungkin sedang belajar berkedip. Ibu: rasa nyeri di punggung bawah terasa lebih sering, selain itu anda juga merasa tidak nyaman dan berat di daerah bokong dan panggul. Disarankan untuk memeriksakan kehamilan anda setiap minggu sekarang.   Minggu 37 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 53 cm, dengan berat sekitar 3.25 kg. Bayi anda terlihat lebih gemuk dan kulitnya semakin memutih serta keriput mulai berkurang. Kepala bayi anda telah berada di rongga panggul anda saat ini. Ibu: berat badan anda telah bertambah sekitar 12.5-17.5 kg saat ini.   Minggu 38 Bayi: sebagian besar rambut halus (lanugo) dan vernix kaseosa mulai menghilang. Bayi anda memperoleh antibodi untuk melawan berbagai penyakit dari anda. Jaringan lemak terus terbentuk. Bayi anda telah siap untuk lahir. Ibu: anda merasa semakin tidak nyaman.   Minggu 39 Bayi: otot-otot bayi anda telah kuat. Kuku jari kaki dan tangan telah terbentuk sempurna. Kepala bayi anda masih berada di rongga panggul anda. Ibu: anda masih merasa tidak nyaman. Perhatikan tanda-tanda melahirkan. Kontraksi palsu biasanya menyebabkan nyeri di perut bagian bawah dan kemaluan, sedangkan kontraksi kelahiran sebenarnya menyebabkan nyeri punggung yang kemudian menyebar ke seluruh perut dan biasanya semakin sering dan semakin kuat.   Minggu 40 Bayi: lanugo mulai menghilang, biasanya hanya tersisi sedikit di daerah bahu, lipatan kulit, dan bagian belakang telinga. Ibu: anda dapat melahirkan kapan saja. Anda dapat mengalami gangguan tidur karena rasa tidak nyaman. Jangan makan apapun selama proses persalinan karena dapat menyebabkan rasa mual   Bulan 9 Kehamilan Bayi anda terus bertumbuh dan berkembang. Paru-paru hampir terbentuk sempurna. Refleks bayi anda telah berkembang sempurna sehingga ia dapat berkedip, menutup mata, menoleh, bernapas pendek, dan berespon terhadap suara, cahaya, dan sentuhan.  Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 5-8) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 24 Oct 2016    15:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 31-34)
Minggu 31 Bayi: bayi anda dapat mendengar suara dari jauh termasuk suara yang dikenal maupun musik. Ibu: perut anda telah sangat besar. Berat badan bertambah sekitar 10.5-13.5 kg sekarang. Mulailah berlatih pernapasan untuk persiapan saat melahirkan.   Minggu 32 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 48 cm, dengan berat sekitar 2 kg. Jaringan lemak terus terbentuk di bawah kulit bayi anda. Bayi anda sudah mulai berlatih membuka mata dan bernapas. Ibu: anda masih merasakan nyeri punggung bawah dan kram pada kaki anda. Terjadi pengeluaran cairan kekuningan (kolostrum) dari payudara anda. Tidurlah dengan menghadap ke sebelah kiri anda untuk memperbaiki sirkulasi, gunakan stoking penyangga atau naikkan kaki anda saat duduk untuk mengurangi kram dan pelebaran pembuluh darah, serta memperbaiki sirkulasi.   Minggu 33 Bayi: pergerakan bayi anda mulai berkurang karena terbatasnya tempat di rahim anda. Berat badan bayi anda akan meningkat cepat pada 7 minggu terakhir ini. Ibu: berat anda saat ini telah bertambah sekitar 11-14 kg. Anda dapat melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda secara perlahan dan hati-hati.   Minggu 34 Bayi: panjang bayi anda saat ini sekitar 50 cm, dengan berat sekitar 2.5 kg. Bayi anda mungkin telah berada pada posisi persalinan (kepala di bawah), walaupun masih dapat berubah-ubah. Seluruh organ telah terbentuk sempurna, kecuali paru-paru, kulit tampak berwarna merah muda. Kuku jari tangan telah tumbuh sempurna, namun kuku jari kaki belum tumbuh sempurna. Rambut bayi anda semakin menebal dan pergerakannya semakin berkurang karena keterbatasan tempat untuk bergerak. Ibu: anda mungkin akan mengalami kontraksi palsu (kontraksi Braxton hicks). Panggul anda akan mulai membuka dan seringkali menyebabkan nyeri punggung bawah. Rahim anda akan mendesak tulang iga anda dan menyebabkan rasa nyeri. Pusar anda mungkin akan terlihat menonjol ke luar karena peregangan dinding perut.   Bulan 8 Kehamilan Pada akhir bulan kedelapan kehamilan, berat badan bayi anda telah mencapai 2.5 kg. Bayi anda terus bertumbuh dan jaringan lemak terus berkembang. Bayi anda dapat menendang lebih sering. Otak bayi anda sedang berkembang pesat saat ini dan bayi anda sudah dapat mendengar. Sebagian besar organ telah berkembang sempurna, kecuali paru-paru.  Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 21-25) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: webmd
 23 Oct 2016    15:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 21-25)
Minggu 21 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 18 cm, dengan berat sekitar 300 gram. Lemak terus bertambah, pertumbuhan perlahan-lahan menurun, tetapi semua organ, seperti sistem pencernaan terus berkembang. Vernix kaseosa terus diproduksi oleh kelenjar minyak bayi anda. Tonjolan gigi permanen mulai terbentuk. Ibu: kehamilan anda sudah sangat terlihat. Rahim anda sudah membesar melebihi pusar anda. Berat badan anda telah bertambah 5-7 kg sekarang ini.   Minggu 22 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 18.5 cm, dengan berat sekitar 350 gram. Otot-otot  semakin menguat di tiap minggunya, alis dan kelopak mata sudah terbentuk. Bayi anda lebih sering bergerak dan dapat mendengar dan berespon terhadap suara, irama, melodi. Anda dapat mengajak bayi anda berbicara dan bernyanyi untuknya. Setelah lahir, suara-suara ini dapat menenangkan bayi anda. Ibu: kehamilan anda terus berkembang, akan tetapi sekarang ini anda merasa lebih baik, karena tidak lagi merasa mual dan perut anda tidak terlalu besar sehingga anda tetap nyaman bergerak. Kaki anda masih sering kram dan anda juga masih mengalami pembengkakan ringan pada pergelangan kaki dan kaki anda. Untuk mengurangi kram pada kaki anda, konsumsilah suplemen kalsium dan kalium. Minumlah susu sebelum tidur dan makanlah buah-buahan yang mengandung banyak kalium seperti jeruk bali, jeruk, dan pisang.   Minggu 23 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 20 cm, dengan berat sekitar 500 gram. Ukuran kepala dan badan sudah lebih sesuai, tetapi kulit masih keriput karena berat badan bayi anda masih harus terus bertambah. Lanugo, rambut tipis pada tubuh bayi anda berubah menjadi lebih gelap. Ibu: berat badan anda telah bertambah sekitar 6-7.5 kg sekarang. Terdapat bercak bening atau kekuningan yang keluar dari vagina anda selama kehamilan. Perhatikan bila bercak yang keluar berubah warna dan baunya karena dapat merupakan tanda adanya infeksi. Anda juga masih sering merasa nyeri di punggung bawah anda. Karena rahim anda terus membesar, maka kulit perut anda juga terus meregang. Hal ini dapat membuatnya terasa gatal dan kering. Gunakanlah lotion untuk mengurangi gejala ini.   Minggu 24 Bayi: panjang dan berat bayi anda tidak berbeda jauh dengan minggu ke 22 dan 23, dengan berat sekitar 600 gram. Mulai terbentuk sel darah putih, yang berguna untuk melawan infeksi. Bayi dapat merespon terhadap suara dan sentuhan anda. Pergerakan bayi anda semakin aktif. Ibu: rahim anda telah membesar hingga 3 cm di atas pusar anda. Berat badan anda juga akan bertambah sekitar 500 gram setiap minggunya. Dapat dilakukan pemeriksaan kadar gula darah untuk mendeteksi diabetes gestasional.   Minggu 25 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 21 cm, dengan berat sekitar 750 gram. Kulit sudah tidak transparan lagi. Tergantung dari posisi bayi anda, denyut jantung bayi anda bahkan dapat terdengar dengan hanya meletakkan telinga di perut anda. Ibu: rahim anda membesar tidak hanya membesar ke atas, tetapi juga ke samping. Anda dapat menderita ambeien atau wasir karena peningkatan volume darah. Anda juga dapat mengalami sembelit, gangguan pencernaan, dan rasa terbakar di dada. Untuk meredakan ambeien dapat digunakan kompres es atau obat yang dimasukkan melalui anus. Jangan menggunakan obat pencahar untuk mengurangi sembelit.   Bulan 6 Kehamilan Pada akhir bulan keenam, panjang bayi anda telah mencapai 30 cm, dengan berat sekitar 1 kg. Kulit tampak kemerahan dan tidak lagi transparan, tetapi anda masih dapat melihat pembuluh darah di bawah kulit. Sidik jari tangan dan kaki sudah terlihat. Kelopak mata mulai memisah dan mata mulai terbuka. Bayi anda telah dapat berespon terhadap suara dengan bergerak atau peningkatan denyut jantung. Bila bayi anda cegukan anda dapat merasakan gerakan menyentak di dalam perut anda. Bila bayi anda lahir pada usia 23 minggu (prematur), maka bayi anda dapat bertahan, namun diperlukan perawatan intensif. Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 22 Oct 2016    18:00 WIB
Penyebab dan Gejala Kehamilan Ektopik
Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang terjadi saat telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim, biasanya pada saluran telur (tuba falopii). Kehamilan ektopik dapat terjadi pada 1 dari 90 kehamilan.Sel telur yang telah dibuahi ini tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya bila berada di luar rahim. Selain itu, pertumbuhan sel telur yang telah dibuahi pada saluran telur dapat merusak saluran telur tersebut dan berbagai jaringan di sekitarnya. Kehamilan ektopik dapat menyebabkan terjadinya keguguran dan membahayakan jiwa wanita hamil tersebut (akibat perdarahan hebat). Kehamilan ektopik biasanya baru diketahui setelah kehamilan berusia antara 5-14 minggu.PenyebabJika salah satu saluran telur mengalami kerusakan, maka hal ini dapat menyebabkan sel telur yang telah dibuahi tidak dapat masuk ke dalam rahim dan membuatnya menempel di dalam saluran telur tersebut atau di tempat lainnya.Faktor ResikoBeberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kehamilan ektopik adalah:•    Penggunaan IUD (spiral), suatu alat kontrasepsi, pada saat pembuahan berlangsung•    Pernah menderita penyakit peradangan (inflamasi) panggul•    Pernah menderita penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonorea•    Memiliki kelainan bentuk saluran telur sejak lahir (kongenital)•    Pernah melakukan tindakan pembedahan panggul. Jaringan parut akibat tindakan pembedahan membuat sel telur tidak dapat keluar dari saluran telur menuju ke rahim•    Pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya•    Ketidakberhasilan tindakan ligasi tuba (kontrasepsi permanen) •    Efek samping penggunaan obat-obat penambah kesuburan•    Kehamilan yang terjadi dengan bantuan fertilisasi in vitro (bayi tabung)GejalaBeberapa gejala yang sering ditemukan pada kehamilan ektopik adalah:•    Keluarnya darah (sedikit) dari vagina•    Mual dan muntah•    Nyeri perut bagian bawah, seringkali pada salah satu sisi perut•    Nyeri perut hebat dan tajam•    Kram perut •    Diare•    Pusing atau badan terasa lemah•    Nyeri pada ujung bahu, leher, atau rektum (bagian usus besar yang berhubungan dengan anus)Jika saluran telur robek, maka nyeri perut dan perdarahan yang terjadi dapat sangat berat hingga membuat penderita pingsan. Kadangkala, keadaan ini dapat berlangsung sangat cepat dan fatal.Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala di atas atau mengalami kecelakaan. Memperoleh tindakan pengobatan secepatnya dapat mengurangi resiko perdarahan hebat dan membantu mempertahankan kesuburan anda.Apakah Saya Mengalami Kehamilan Ektopik?Untuk menentukan diagnosa kehamilan ektopik, dokter harus melakukan beberapa pemeriksaan lainnya selain menanyakan gejala yang anda alami. Berbagai pemeriksaan tersebut adalah pemeriksaan air kemih (tes kehamilan), pemeriksaan panggul, pemeriksaan darah, dan USG abdomen (perut) untuk melihat kondisi rahim dan saluran telur. Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd
 22 Oct 2016    15:00 WIB
Apa Penyebab Terjadinya Kehamilan Pada Anak Remaja?
Kehamilan pada remaja merupakan suatu kehamilan yang tidak diinginkan, yang terjadi pada masa remaja. Mengapa hal ini dapat terjadi? Di bawah ini terdapat beberapa hal yang merupakan faktor resiko dari terjadinya kehamilan remaja ini.   Pergaulan Selama masa remaja, para remaja seringkali mengalami tekanan dari teman-temannya untuk membuatnya dapat diterima dalam suatu kelompok tertentu. Pada banyak kesempatan, para remaja ini seringkali terpengaruh oleh ajakan teman-temannya untuk berhubungan seksual walaupun mereka sebenarnya belum sepenuhnya mengerti apa konsekuensi yang akan mereka hadapi akibat tindakan mereka tersebut.  Banyak remaja mau melakukan hubungan seksual hanya agar terlihat keren dan gaul, akan tetapi banyak juga dari mereka yang tidak mengetahui bahwa akibat perbuatannya tersebut mereka dapat mengalami kehamilan.    Kurangnya Perhatian Orang Tua Para gadis remaja cenderung lebih sering hamil bila orang tua mereka tidak terlalu memperhatikan mereka karena berbagai kesibukan. Para remaja membutuhkan perhatian dan dukungan dari kedua orang tuanya untuk dapat membuat suatu keputusan yang baik dalam berbagai masalah, termasuk seks.  Bila seorang anak remaja tidak dapat berbicara mengenai seks pada orang tuanya karena mereka dilarang untuk berbicara mengenai seks, maka mereka pun akan beralih pada teman-temannya, yang seringkali justru membuat mereka memperoleh informasi yang salah dan menyebabkan terjadinya kehamilan.   Kurangnya Pengetahuan Para remaja yang hanya memiliki pengetahuan yang minim seputar seks cenderung lebih sering mengalami kehamilan yang tidak diinginkan pada masa remaja. Para remaja ini mungkin memperoleh informasi yang salah mengenai seks dari teman-temannya atau film.    Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Usia remaja merupakan suatu usia rentan di mana anak-anak biasanya masih berusaha untuk mencari jati diri dan mencoba berbagai hal, mulai dari minuman beralkohol hingga obat-obatan terlarang. Mengkonsumsi minuman beralkohol dapat menurunkan kemampuan seorang remaja untuk mengendalikan impuls mereka, yang dapat menyebabkan terjadinya kehamilan akibat berhubungan seks pada saat mabuk.   Mengalami Kekerasan Seksual atau Diperkosa Selain berbagai faktor di atas, para remaja juga dapat mengalami kehamilan akibat mengalami suatu kekerasan seksual atau diperkosa, baik oleh teman-teman seumurannya ataupun oleh pria dewasa. Baca juga: Kekerasan Dalam Hubungan Asmara Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: livestrong
 21 Oct 2016    18:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 26-30)
Minggu 26 Bayi: pendengaran bayi anda telah berkembang sempurna dan membuatnya dapat berespon terhadap suara dengan cara peningkatan denyut jantung. Bayi anda bahkan dapat bergerak sesuai irama bila mendengar musik. Paru-paru masih berkembang dan belum matang. Gelombang otak bayi anda sudah menyerupai gelombang otak bayi baru lahir. Bahkan bayi anda juga mempunyai pola tidur dan bangun. Ibu: anda dapat merasakan pergerakan bayi anda menjadi lebih sering. Berat badan anda akan bertambah sebanyak 500 gram per minggunya. Anda juga dapat merasakan nyeri pada iga anda karena bayi anda yang semakin membesar dan mendesak tulang iga anda. Anda juga dapat mengalami gangguan pencernaan dan dada terasa terbakar akibat hal ini. Nyeri perut bawah juga sering terjadi karena pelebaran dinding rahim anda.   Minggu 27 Bayi: gerakan tangan bayi anda menjadi lebih aktif. Mengisap ibu jari dapat menenangkan bayi anda dan melatih otot rahang dan pipi. Ibu: stretch mark pada kulit anda akan terus bertambah seiring dengan semakin membesarnya rahim anda. Berat badan anda akan bertambah sebanyak 8-11 kg. Pergerakan anda akan mulai terbatas karena pembesaran perut anda. Anda sebaiknya mempelajari tanda-tanda persalinan yang perlu anda waspadai dan ketahui dari dokter maupun bidan anda.   Minggu 28 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 40 cm, dengan berat 1,2 kg. Gelombang otak bayi anda dapat menunjukkan adanya gelombang REM (rapid eye movement), yang menandakan bahwa bayi anda sedang bermimpi. Kelopak mata telah dapat membuka. Cabang-cabang jaringan paru mulai berkembang. Ibu: perut anda telah sangat membesar seiring dengan pertumbuhan bayi anda. Anda dapat merasa kram di kaki, pembengkakan ringan di pergelangan kaki dan kaki, sesak napas, sulit tidur, nyeri perut bagian bawah, kekakuan pada perut anda, dan kadang kontraksi Braxton hicks (suatu kontraksi rahim yang menyerupai kontraksi saat melahirkan). Anda juga menjadi lebih sering berkemih kembali karena uterus menekan kandung kemih.   Minggu 29 Bayi: pergerakan bayi anda sedikit berkurang karena rahim anda lebih mengeras, akan tetapi bayi anda masih tetap menendang dan bergerak. Ibu: berat badan anda telah bertambah sekitar 9.5-12.5 kg. Anda harus mewaspadai tanda-tanda kelahiran, seperti adanya nyeri perut dan pinggang seperti saat menstruasi, keluarnya bercak kecoklatan, atau keluarnya cairan bening (ketuban) dari kemaluan anda. Segeralah ke dokter bila anda mengalami hal-hal berikut ini. Tekanan darah anda dapat sedikit meningkat pada bulan ketujuh kehamilan. Perhatikan tanda-tanda terjadinya preeklampsia seperti tekanan darah tinggi, penglihatan kabur, pembengkakan berat di kaki, dan peningkatan berat badan yang berlebihan.   Minggu 30 Bayi: panjang bayi anda sekarang sekitar 43 cm, dengan berat sekitar 1.5 kg. Bayi anda terlihat lebih gemuk dan mulai dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Alis dan kelopak mata telah terbentuk sempurna dan rambut menjadi lebih tebal. Ukuran kepala dan badan sudah lebih seimbang sekarang, lebih mirip dengan bayi baru lahir. Tangan telah terbentuk sempurna dan kuku jari tangan mulai tumbuh. Ibu: rahim anda telah berada sekitar 10 cm di atas pusar anda. Anda dapat mulai merasa tidak nyaman pada daerah perut dan panggul. Perhatikanlah bila ada cairan yang keluar melalui kemaluan anda yang mungkin adalah air ketuban. Bila hal ini terjadi, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan pertolongan segera karena meningkatnya resiko infeksi pada bayi anda bila air ketuban sudah keluar.   Bulan 7 Kehamilan Bayi anda terus-menerus berubah posisi dan berespon terhadap stimulasi dari luar, seperti suara, nyeri, dan cahaya. Pada akhir bulan ketujuh kehamilan, mulai terbentuk endapan lemak di bawah kulit bayi anda. Cairan amnion sudah mulai berkurang.  Baca juga: Stretch Mark Akibat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd