Your browser does not support JavaScript!
 16 Nov 2019    11:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 5-8)
Minggu 5Bayi: bayi anda masih sangat kecil. Pada saat ini terjadi pembentukan jantung, otak, saraf, otot, dan tulang. Plasenta dan kantong amnion juga masih berkembang. Mulai terbentuk tali pusar yang menghubungkan bayi anda dengan anda.Ibu: anda mulai merasakan beberapa gejala kehamilan saat ini, seperti mual, muntah, nyeri atau kesemutan pada payudara, penggelapan warna puting susu, sering berkemih (buang air kecil), dan merasa cepat lelah.Disarankan untuk mulai melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan kehamilan anda dan mulai menjadwalkan pemeriksaan kehamilan selanjutnya. Minggu 6Bayi: bayi anda telah berbentuk seperti kecebong. Pembentukan mata dan anggota gerak telah dimulai. Pada saat pemeriksaan USG, dapat terdengar denyut jantung. Minggu ke 3 sampai minggu ke 8 merupakan saat rentan bagi bayi anda, karena di saat inilah berbagai organ penting sedang terbentuk.Ibu: berat badan anda telah bertambah atau berkurang karena mual dan muntah yang anda alami. Hal ini normal. Mulai terjadi pembesaran perut, payudara, dan kaki. Pada pemeriksaan, mulai terlihat pembesaran rahim.Disarankan untuk terus mengkonsumsi vitamin, asam folat, dan diet sehat. Berhentilah merokok dan mengkonsumsi alkohol. Minggu 7Bayi: pembentukan berbagai organ, seperti jantung, paru-paru, usus, otak, saraf, hidung, mulut, mata dan anggota gerak terus berlanjut.Ibu: anda masih mengalami mual dan muntah, serta mengalami perubahan pada payudara anda (terasa lebih keras)Jangan pernah mengosongkan lambung anda untuk mencegah rasa mual. Makanlah porsi kecil dan sering. Minggu 8Bayi: mulai terbentuk kelopak mata dan telinga. Jari-jari juga mulai terbentuk dan berselaput, yang memungkinkannya untuk berenang di dalam cairan ketuban di rahim anda.Ibu: volume darah anda meningkat dan jantung anda memompa darah setengah kali lebih banyak setiap menitnya untuk mensuplai kebutuhan bayi anda. Saat ini akan terjadi perubahan mood dan mual yang disebabkan oleh bau-bauan tertentu.Jagalah payudara anda dengan bra penyangga untuk membuat anda merasa lebih nyaman. Anda juga dapat mulai berolahraga. Bulan 2 KehamilanWajah bayi anda terus berkembang. Akan terbentuk benjolan kecil di samping kanan dan kiri wajah bayi anda, yang nantinya akan berkembang menjadi telinga. Terbentuk tonjolan kecil lainnya pada tubuh, yang nantinya akan membentuk tangan, kaki, jari tangan, dan jari kaki.Sistem saraf (otak, medulla spinalis, dan serabut saraf lain) telah terbentuk sempurna. Sistem pencernaan dan organ lainnya masih berkembang. Tulang juga mulai terbentuk menggantikan tulang rawan. Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 15 Nov 2019    16:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4)
Tentunya anda merasa penasaran mengenai apa saja yang terjadi pada janin anda selama berada dalam kandungan. Selain itu, anda juga tentu ingin mengetahui hal-hal apa saja yang terjadi di pada tubuh anda. Di bawah ini, akan dijelaskan mengenai perkembangan yang akan anda alami selama kehamilan.   Minggu 1 dan 2 Bayi: bayi anda masih sangat kecil saat ini. Sulit untuk mengetahui kapan pembuahan terjadi, oleh karena itu, dokter biasanya menghitung usia kehamilan anda berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir anda. Dengan demikian, dokter juga dapat memperkirakan kapan kira-kira anda akan melahirkan. Ibu: setiap bulannya tubuh anda menghasilkan satu buah telur yang dapat dibuahi oleh sperma. Telur ini pada mulanya tersimpan di dalam ovarium dan akan matang setiap bulannya dan kemudian bergerak ke saluran telur untuk dibuahi. Jika siklus menstruasi anda adalah 28 hari, maka waktu subur anda kira-kira adalah pada hari ke 13-15 setelah menstruasi terakhir. Bila anda berencana untuk hamil dan sedang hamil, dianjurkan untuk mengkonsumsi 400-800 mcg asam folat setiap harinya untuk mencegah terjadinya kelainan saraf bawaan (spina bifida).   Minggu 3 Bayi: pada saat ini, sudah mulai terbentuk morula, walaupun masih sangat kecil, kira-kira seujung jarum. Morula belum tampak seperti janin atau bayi, morula merupakan kumpulan sel-sel yang terus menduplikasikan diri. Lapisan luar morula nantinya akan berkembang menjadi plasenta, sedangkan bagian dalamnya akan menjadi janin. Ibu: anda tidak akan mengetahui bahwa anda sedang hamil, karena pada saat ini anda belum merasakan gejala kehamilan apapun dan menstruasi anda belum terlambat.   Minggu 4 Bayi: morula telah berkembang menjadi embrio dan bergerak menuju rahim anda untuk melakukan penempelan. Ibu: pada saat ini, anda seharusnya sudah mengalami menstruasi, tetapi bila anda hamil, maka anda tidak akan mendapat menstruasi. Menstruasi yang terlambat dapat merupakan tanda awal kehamilan. Sampai saat ini anda belum merasakan gejala kehamilan apapun, kecuali mungkin adanya bercak yang keluar dari kemaluan anda. bercak ini merupakan akibat dari penempelan embrio pada rahim anda. Pada minggu ke 4 ini, plasenta dan air ketuban sudah mulai terbentuk di dalam rahim anda.   Bulan 1 Kehamilan Pada bulan pertama kehamilan, telur yang telah dibuahi akan berkembang dan terbentuklah suatu kantong berisi cairan di sekeliling telur yang telah dibuahi ini. Kantong berisi cairan ini disebut kantong amnion, yang membantu menjaga embrio anda dari benturan. Plasenta juga mulai berkembang. Plasenta adanya suatu jaringan bulat dan datar yang berfungsi untuk mengantarkan berbagai nutrisi dari ibu kepada bayinya, serta sebagai tempat mengeluarkan berbagai hasil metabolisme janin. Embrio telah berkembang, membentuk wajah dengan lingkaran gelap yang nantinya akan menjadi mata. Mulut, rahang bawah, dan tenggorokan masih sedang berkembang. Sel darah dan sistem sirkulasi juga mulai berkembang. Pada akhir minggu ke 4, bayi anda telah berukuran sekitar 0.6 cm, lebih kecil daripada sebutir beras.  Baca juga: Belum Ingin Hamil? Bisa Dicoba Pengendali Kehamilan Tanpa Hormon Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : webmd
 08 Nov 2019    11:00 WIB
Apakah Perbedaan Tekanan di Dalam Kabin Pesawat Aman Bagi Ibu Hamil?
Selama Anda dan bayi Anda sehat serta dokter mengijinkan, maka Anda cukup aman berpergian dengan pesawat terbang. Perbedaan tekanan di dalam kabin pesawat seharusnya tidak akan menyebabkan masalah bagi Anda atua bayi Anda. Tekanan di dalam kabin pesawat komersial biasanya sudah disesuaikan agar para penumpangnya merasa nyaman. Akan tetapi, tekanan udara di dalam pesawat pasti akan lebih rendah daripada pada permukaan tanah, sehingga kadar oksigen memang akan menjadi lebih sedikit. Namun, perubahan kadar oksigen di dalam pesawat ini sangat kecil sehingga biasanya tidak akan mempengaruhi jaringan atau cairan yang mengelilingi bayi Anda. Akan tetapi, berkurangnya kadar oksigen ini pasti akan menyebabkan terjadinya perubahan fisiologis di dalam tubuh Anda, yang akan menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah dan denyut jantung.   Baca juga: Naik Pesawat Saat Hamil, Aman Enggak Sih?   Jadi, secara keseluruhan berpergian dengan pesawat komersial selama hamil cukup aman selama tidak ada masalah pada kehamilan Anda. Akan tetapi, bila Anda menderita suatu kelainan darah seperti sickle cell anemia yang cukup berat atau mudah terbentuk bekuan darah atau mengalami insufisiensi plasenta, maka tidak dianjurkan untuk berpergian dengan pesawat terbang, baik komersial atau bukan, berapa pun usia kehamilan Anda. Pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda sebelum berpergian dengan pesawat terbang saat hamil.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: babycenter
 26 Sep 2019    11:00 WIB
Olahraga Saat Hamil Banyak Manfaatnya Bagi Ibu dan Bayi
Sayangnya, kebanyakan wanita hamil takut untuk berolahraga karena mereka berpikir hal ini dapat membahayakan janin. Berolahraga ketika Anda sedang hamil sebenarnya baik untuk Anda dan bayi Anda, tetapi Anda harus memperhatikan jenis latihan apa yang akan Anda lakukan. Olahraga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko diabetes gestasional (kencing manis saat hamil), membantu mengendalikan hormon dan membantu Anda untuk mempersiapkan tenaga saat persalinan. Tapi, sebelum memulai program kebugaran Anda, Anda harus berbicara dengan dokter spesialis kandungan Anda tentang rencana untuk berolahraga selama masa kehamilan dan mengetahui semua informasi dan rekomendasi yang diperlukan. Berikut adalah daftar dari beberapa alasan yang baik mengapa Anda harus berolahraga saat hamil: 1.      Memperkuat tubuh dan pikiran Ketika Anda berolahraga, Anda memperkuat pikiran, tubuh dan mempersiapkan tubuh Anda untuk masa persalinan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga selama masa kehamilan dapat mengurangi waktu persalinan. Proses persalinan yang Anda alami bisa menjadi lebih cepat begitupula dengan proses pemulihan yang lebih cepat. Jadi jika dokter sudah menganjurkan Anda untuk berolahraga, apa lagi yang Anda tunggu? 2.      Meningkatkan aktivitas otak bayi Anda Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Montreal pada tahun 2013 menunjukkan bahwa 20 menit latihan ringan, 3 kali seminggu, dapat meningkatkan kekuatan otak bayi Anda. Sebelum penelitian ini, orang hanya tahu bahwa olahraga dapat meningkatkan aktivitas otak mereka, bukan otak bayi mereka. Maka ini adalah alasan penting untuk berolahraga selama kehamilan. 3.      Tidur yang lebih baik Jika Anda mengalami kesulitan untuk tidur selama masa kehamilan, terutama dalam tiga bulan terakhir kehamilan, olahraga dapat membantu Anda. Jangan khawatir kebanyakan wanita hamil memang memiliki masalah tidur dan tidak hanya Anda. Jika Anda menemukan diri Anda sulit tidur saat malam hari. Maka lakukan konsultasi dengan dokter Anda dan pertimbangkan untuk berolahraga. Dengan berolahraga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih rileks dan lebih mudah terlelap. 4.      Meringankan nyeri punggung Nyeri punggung selama masa kehamilan sebenarnya merupakan keluhan umum dari hampir semua wanita hamil. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengobati rasa sakit ini dan olahraga adalah salah satu caranya, Dengan berolahraga selama masa kehamilan Anda, dapat membantu mengurangi nyeri punggung atau bahkan menghilangkannya Untuk memperkuat inti tubuh Anda, Anda cukup melakukan plank. Jangan berbaring telentang saat Anda berolahraga, karena ini menurunkan aliran darah ke bayi Anda. 5.      Mengurangi risiko diabetes gestasional Pada masa kehamilan ada beberapa ibu hamil yang bisa mengalami diabetes gestasional dimana terjadi peningkatan kadar gula darah selama masa kehamilan yang bisa berujung ke masalah kencing manis. Untuk membantu menghindari hal ini, pastikan Anda makan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur. Tentu, tidak ada jaminan yang pasti karena diabetes gestasional dipengaruhi faktor genetik. Namun, Anda masih dapat menurunkan risiko Anda dengan menjaga berat badan Anda tetap normal untuk ibu hamil, berolahraga, dan mengonsumsi hanya makanan sehat. 6.      Lebih mudah kembali ke berat badan semula setelah melahirkan Saat hamil maka akan terjadi kenaikan berat badan yang cukup signifikan, bisa sekitar 15-20 kg atau bahkan lebih. Setelah melahirkan biasanya agak sulit untuk langsing kembali seperti semula. Tetapi bila Anda melakukan olahraga selama masa kehamilan, maka Anda mungkin mendapatkan kembali berat badan semula Anda seperti saat belum hamil. 7.      Seimbangkan hormon Anda Sejak hormon tubuh Anda berubah selama kehamilan Anda, jangan heran jika Anda merasa bahwa emosi Anda turun naik dan tidak menentu. Untuk mengurangi perubahan suasana hati Anda, cobalah berolahraga secara teratur. Latihan dapat membantu menyeimbangkan hormon Anda serta meningkatkan rasa percaya diri Anda. Seperti yang Anda lihat, olahraga tidak buruk bagi wanita hamil. Cukup ikuti panduan dokter Anda, mendengarkan tubuh Anda, dan menikmati olahraga ringan serta jangan lupa untuk minum cukup air untuk tetap terhidrasi. Baca juga: Tanda-Tanda Awal Kalau Anda Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womanitely
 23 Aug 2019    08:00 WIB
Minum Teh Saat Hamil? Boleh, Asal Pilih Yang Aman Seperti
Saat sedang hamil, wanita seringkali ingin makanan atau minuman yang sedang diinginkan. Istilah yang sering digunakan adalah sedang ngidam. Banyak wanita hamil yang ingin makan dan minum ini itu, salah satunya adalah minum teh. Apakah minum teh dilarang untuk ibu hamil?Ternyata menurut seorang ahli minuman herbal mengatakan bahwa minum teh boleh saja asal minum teh heh herbal dan tidak berlebihan. Minum teh herbal selama kehamilan tentu saja merupakan pilihan bijak bila dibandingkan dengan minuman berkafein Minuman berkafein memiliki efek diuretik, mengurangi penyerapan gizi. Sementara itu, teh herbal memberikan nutrisi untuk tubuh. Selain itu teh herbal biasanya juga mengandung antioksidan yang mengurangi rasa cemas dan stres. Bahkan beberapa jenis teh herbal dapat membantu mengurangi gejala mual muntah. Jadi teh apa saja yang bisa Anda minum saat hamil? Berikut adalah daftar teh yang dapat Anda minum saat hamil: 1.      Teh jaheTeh jahe akan membantu mengurangi rasa mual atau morning sickness. Membantu menjaga sistem pencernaan dan mengurangi masalah pencernaan.Cara membuat cukup tambahkan empat atau lima potong jahe segar kedalam secangkir air direbus dan minum maksimal tiga cangkir sehari2.      Daun teh raspberryTeh ini membantu mempersiapkan rahim untuk proses persalinan dan membantu mencegah perdarahan paska melahirkan. Teh ini kaya akan kalsium dan magnesium, aman dikonsumsi setelah trimester kedua dan setelahnya.Anda bisa minum satu cangkir per hari dari kehamilan 24 minggu, kemudian tambahkan menjadi  dua cangkir pada kehamilan 30 minggu, tiga cangkir pada kehamilan 36 minggu dan tiga sampai empat cangkir saat kehamilan 37 minggu.3.      Daun teh dandelionDaun teh dandelion berguna untuk menjaga retensi cairan pada masa kehamilan. Daun teh ini mengandung kalium tinggi. Namun daun teh dandelion biasanya akan memiliki rasa sedikit pahit.4.      Daun teh peperminDaun teh ini baik untuk otot perut sehingga mengurangi rasa sakit, mual, muntah pada awal kehamilan.Meski teh herbal dikatakan aman, ada baiknya Anda bertanya terlebih dahulu kepada dokter spesialis kandungan yang mengetahui kondisi tubuh Anda dan menentukan apakah aman Anda minum teh tersebut atau tidak. Baca juga: Bolehkan Minum Teh Hijau Saat Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: bellybelly
 31 Jul 2019    16:00 WIB
Kesal Karena Sembelit Saat Hamil? Cegah Dengan Cara Ini
Pada saat hamil, ada beberapa kendala yang terjadi seperti mual-mual di pagi hari seperti timbul rasa kelelahan, tidak nafsu makan, mengidam ini itu. Selain itu ada kendala lain yang cukup mengganggu yaitu sembelit atau sulit buang air besar.Bila sudah seperti ini, maka akan terasa tidak nyaman. Untuk membantu Anda mengatasi sembelit maka Anda harus mengetahui dahulu penyebabnya dan cara mengatasinya seperti ulasan dibawah ini:Mengapa ibu hamil sering mengalami sembelit?Saat hamil akan terjadi peningkatan hormon progesteron. Hormon ini berguna untuk memperkuat otot dinding rahim agar mampu menahan perkembangan janin selama dalam kandungan. Namun hormon ini juga mengakibatkan kelambatan gerak peristaltik otot-otot saluran pencernaan, sehingga proses buang air besar akan terganggu.Pembesaran rahim akan menyebabkan usus besar bagian bawah tertekan sehingga menyebabkan terjadinya sembelit. Rasa cemas dan stres takut akan mengalami keguguran membuat ibu hamil takut untuk buang air besar dan mengalami sembelit. Namun biasanya semakin besar usia kandungan maka masalah sembelit secara berangsur akan menghilang.Nah bagaimana cara untuk mengatasi sembelit pada ibu hamil? 1.      Usahakan untuk tidak menahan buang air besar Kebiasaan menahan keinginan untuk buang air besar dapat menyebabkan penumpukan feses dalam usus hingga menyebabkan feses akan mengeras. Terutama untuk ibu hamil yang memiliki riwayat wasir. Segera pergi ke kamar mandi saat ingin buang air besar. 2.      Minum air putih yang cukup Kecukupan cairan dalam tubuh akan membantu dalam proses meperlunak tinja, sehingga tinja akan lebih mudah dikeluarkan. Jadi perbanyak minum air putih minimal 8 gelas perhari ditambah banyak konsumsi makanan berkuah, jus buah dan jus sayuran. 3.      Mengonsumsi makanan kaya serat Ibu hamil harus memberikan nutrisi untuk janin dan dirinya sendiri sehingga harus memperhatikan asupannya sehari-hari. Harus seimbang dan bergizi, salah satunya yang harus diperhatikan adalah asupan serat..Serat yang cukup pada makanan akan membuat tinja menjadi lebih lunak dan licin sehingga mudah melewati usus. Usahakan untuk mengonsumsi makanan kaya serat sekitar 25-30 gram perhari. Jadi makanlah buah dan sayuran segar yang berwarna warni seperti pepaya mengkal, jambu merah matang, bayam, brokoli, kacang-kacangan seperti kacang tanah, buncis, beras merah, gandum juga merupakan sumber karbohidrat dan kaya akan serat yang mampu mengatasi masalah sembelit. 4.      Hindari makanan instan Makanan instan termasuk menu cepat saji merupakan jenis makanan olahan rendah serat dan nutrisi, namun kaya akan kandungan lemak. Makanan instan lain seperti mie instan cenderung mengandung berbagai bahan kimia seperti pengawet, pemutih, penyedap buatan dan lain-lain. makanan tersebut tidak mudah dicerna oleh usus dan lambung karena makanan tersebut rendah serat dan cairan. 5.      Banyak gerak Saat sedang hamil bukan berarti Anda harus bermalas-malasan. Usahakan untuk banyak bergerak seperti melakukan pekerjaan rumah, boleh juga melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, senam kehamilan,Tubuh akan menjadi lebih segar dan juga lebih sehat dan juga dapat membantu mengatasi sembelit. Berolahraga secara teratur dapat menurunkan resiko mengalami sembelit sampai 2 kali lipat. 6.      Perhatikan suplemen yang dikonsumsi Beberapa suplemen yang diberikan dokter untuk ibu hamil seperti zat besi untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. Namun suplemen ini biasanya dapat mengakibatkan sembelit.Jadi bila Anda konsumsi suplemen ini usahakan untuk banyak minuam air putih untuk mencegah terjadinya sembelit.Masalah sembelit saat hamil memang sangat mengganggu semoga tips diatas dapat membantu para ibu hamil untuk mengatasi sembelit. Namun bila sembelit yang Anda rasakan masih sangat mengganggu ada baiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan resep yang tepat dan aman untuk para ibu hamil. Baca juga: Ibu Hamil Banyak Jalan Kaki Yuk, Supaya....... Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: lifehack
 23 Jun 2019    08:00 WIB
Apa Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Bayi di Dalam Kandungan?
Musik membawa perbedaan dalam kehidupan manusian, bahkan sejak manusia didalam rahim ibunya. Ya musik membawa perbedaan dalam perkembangan janin didalam masa kehamilan. Ada banyak sekali keuntungan dan efek yang diberikan musik selama masa kehamilan. Tetapi hal ini tergatung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Pada artikel ini kami mencoba membahas beberapa efek yang dihasilkan jika Anda mendengarkan musik pada masa kehamilan dan mendengarkan musik melalui earphones. Saat masa kehamilan Anda seharusnya mendengarkan musik yang menenangkan. Dengan mendengarkan musik yang menenangkan akan membuat si ibu dan janin yang dikandungnya menjadi lebih rileks. Berikut adalah keuntungan mendengarkan musik saat hamil:Meningkatkan kemampuan mendengarMendengarkan musik menggunakan earphone saat masa kehamilan dikatakan dapat meningkatkan kemampuan mendengar dan konsentrasi janin. Hal ini memang belum dibuktikan, tetapi para peneliti percaya ini. Setelah dilahirkan, bayi dapat menerima gelombang suara dengan baik dan bereaksi terhadap suara tersebut. Meningkatkan reaksi janinBanyak penelitian mengatakan saat si ibu mendengarkan musik, si janin bereaksi dan bergerak. Untuk itu cobalah dengarkan musik saat Anda sedang hamil karena dapat membuat bayi Anda lebih reaktif dan meningkatkan gerakannya. Saat mendengarkan musik, janin akan bergerak berkesinambungan dan hal ini sangat baik. Anda bisa menggunakan earphone untuk mendengarkan musik agar mendapatkan efek yang lebih baik. Kepribadian Dengan mendengarkan musik saat hamil, Anda akan meningkatkan personalitas janin Anda. Walaupun belum bisa dibuktikan, tetapi kepribadian anak Anda akan terbentuk dengan baik saat Anda mendengarkan musik. Pembentukan kepribadian anak Anda mungkin tergantung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Mendengarkan musik yang tenang akan membuat anak Anda lebih tenang. Mendengarkan musik dansa mungkin membuat anak Anda menjadi seorang pedansa hebat. Semua efek yang dihasilkan oleh musik saat hamil memang terlihat seperti mitos, tetapi Anda tidak akan pernah tahu kebenarannya jika tidak mencobanya bukan? Efek setelah kelahiranTerdapat beberapa efek dari mendengarkan musik saat hamil. Dikatakan saat bayi mendengar musik yang biasa didengar ibunya saat kehamilannya, akan membuat bayi tersebut lebih tenang. Musik tersebut bisa menjadi lagu pengantar tidurnya. Jadi pastikan Anda mendengarkan musik klasik yang bagus atau musik yang menenangkan untuk merangsang perkembangan otak janin Anda. Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: boldsky
 27 Mar 2019    18:00 WIB
Mengenal Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Hai para ladies! Kembali lagi di Dokter.ID, hari ini kita akan membahas tentang penyakit bernama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Anyway…kalian pasti tahu instruktur senam yang kerap muncul di televisi, Jillian Michaels, ternyata menderita Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) loh! Sebagai salah satu instruktur senam ternama di acara 'The Biggest Loser' ini, Michaels mengumumkan ke pada publik bahwa dirinya mengidap penyakit PCOS. Hal tersebut didorong oleh banyaknya kritikan masyarakat padanya sesaat ia menyatakan lebih menyukai mengadopsi anak daripada mengandung secara alami. Akibat dari penyakit yang dideritanya, kini ia tidak dapat mengandung, seperti dilansir The New York Times tahun 2011. Hingga kini, Michaels menerapkan pola makan yang sehat, dengan mengonsumsi makanan organik dan berolahraga setiap harinya. Lalu apa sih sebenarnya Polycystic ovary syndrome (PCOS), PCOS juga dikenal sebagai sindrom ovarium polikistik, adalah masalah kesehatan umum yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon reproduksi. Ketidakseimbangan hormon menciptakan masalah dalam ovarium. Ovarium membuat telur yang dikeluarkan setiap bulan sebagai bagian dari siklus menstruasi yang sehat. Dengan PCOS, telur mungkin tidak berkembang sebagaimana mestinya atau mungkin tidak dilepaskan selama ovulasi sebagaimana mestinya. PCOS dapat menyebabkan menstruasi yang terlewat atau tidak teratur. Periode tidak teratur dapat menyebabkan: Infertilitas (ketidakmampuan untuk hamil). Faktanya, PCOS adalah salah satu penyebab infertilitas paling umum pada wanita. Perkembangan kista (kantung kecil berisi cairan) di ovarium. PCOS adalah masalah dengan hormon yang memengaruhi wanita selama masa subur mereka (usia 15 hingga 44). Antara 2,2 dan 26,7 persen wanita dalam kelompok usia ini memiliki PCOS. Banyak wanita memiliki PCOS tetapi tidak mengetahuinya. Dalam satu penelitian, hingga 70 persen wanita dengan PCOS belum didiagnosis. Wanita dari semua ras dan etnis berisiko terhadap PCOS. Risiko PCOS kita mungkin lebih tinggi jika kita memiliki obesitas atau jika kita memiliki ibu, saudara perempuan, atau bibi dengan PCOS. Penyebab pasti PCOS tidak diketahui. Sebagian besar ahli berpikir bahwa beberapa faktor, termasuk genetika berperan, juga karena tingkat androgen yang tinggi dan tingkat insulin yang tinggi. Kita juga perlu mengenal dengan jelas beberapa gejala PCOS seperti: Siklus menstruasi tidak teratur. kita dengan PCOS mungkin kehilangan menstruasi atau memiliki periode yang lebih sedikit (kurang dari delapan dalam setahun). Atau, haid kita dapat datang setiap 21 hari atau lebih sering. Beberapa wanita dengan PCOS berhenti mengalami menstruasi. Terlalu banyak rambut di wajah, dagu, atau bagian tubuh tempat pria biasanya memiliki rambut. Ini disebut "hirsutisme." Hirsutisme mempengaruhi hingga 70% wanita dengan PCOS. Jerawat di wajah, dada, dan punggung atas. Menipisnya rambut atau rambut rontok di kulit kepala; kebotakan pola pria. Berat badan bertambah atau sulit menurunkan berat badan. Kulit menjadi gelap, terutama di sepanjang lipatan leher, di selangkangan, dan di bawah payudara. Tag kulit, yang merupakan lipatan kecil kulit berlebih di area ketiak atau leher. Penyakit ini bisa didiagnosa dengan cara: Pemeriksaan fisik. Ujian panggul. Ultrasonografi panggul (sonogram). Tes darah. Tidak ada obat untuk PCOS, tetapi kita dapat mengelola gejala PCOS. Kita dan dokter kita akan mengerjakan rencana perawatan berdasarkan gejala kita, rencana kita untuk memiliki anak, dan risiko masalah kesehatan jangka panjang seperti diabetes dan penyakit jantung. Banyak wanita akan membutuhkan kombinasi perawatan, termasuk: Obat-obatan, seperti: Pengendalian kelahiran hormonal, termasuk pil, tempelan, suntikan, cincin vagina, dan alat kontrasepsi hormon (IUD). Dan Obat-obatan anti-androgen. Perubahan gaya hidup yang sehat. Penurunan berat badan. Menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala. So ladies, bagi kita yang mengalami gangguan PCOS, segeralah konsultasi ke dokter yah, dan tetapi hidup sehat. Wassalam.    Sumber : www.myvmc.com, www.everydayhealth.com, www.healthline.com, youngwomenshealth.org, kumparan.com
 20 Feb 2019    08:00 WIB
Depresi Saat Hamil, Tingkatkan Resiko Gangguan Mood Pada Anak
Tahukah Anda bahwa mood Anda selama hamil ternyata juga dapat mempengaruhi bagaimana keadaan mood anak Anda di usia remaja? Sebuah penelitian menemukan bahwa anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang menderita depresi selama hamil memiliki resiko 1.5 kali lebih tinggi untuk menderita gangguan depresi di usia remaja. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati lebih dari 4.500 orang pasien dan anaknya. Hasilnya adalah anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang menderita depresi ternyata memiliki resiko yang lebih tinggi untuk juga menderita gangguan depresi saat mereka telah berusia 18 tahun. Walaupun faktor genetika merupakan salah satu hal yang turut berperan dalam terjadinya gangguan depresi, akan tetapi para peneliti menduga bahwa menderita gangguan depresi saat hamil mungkin dapat mempengaruhi perkembangan otak janin. Gangguan depresi saat hamil mengenai sekitar 10-15% wanita. Angka ini sebenarnya sama dengan banyaknya wanita yang terkena depresi paska melahirkan. Pada keadaan normal, wanita hamil memang seringkali mengalami perubahan emosional yang cukup drastis di sepanjang hari karena perubahan kadar hormonal, akan tetapi bila perubahan mood ini cukup berat, maka keadaan ini mungkin disebabkan oleh depresi. Beberapa gejala depresi yang mungkin ditemukan adalah merasa sedih, merasa tidak berdaya, merasa sangat lelah, menangis berlebihan, merasa tidak bertenaga, kehilangan minat untuk melakukan berbagai hal yang dulu disenangi, atau menarik diri dari lingkungan atau pergaulan sosial. Terapi sedini mungkin untuk mengatasi gangguan depresi yang dialami oleh wanita hamil dapat membantu mencegah timbulnya berbagai efek samping pada anak di masa mendatang. Konseling atau terapi perilaku kognitif dapat membantu mengatasi gejala depresi.   Sumber: healthline