Your browser does not support JavaScript!
 31 Dec 2020    22:15 WIB
Tiga Posisi Seks Terbaik untuk dapatkan Anak Perempuan
Berbagai posisi bercinta berikut ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan seorang anak perempuan. Selamat mencoba! Woman On Top Walaupun tidak ada posisi bercinta tertentu yang dapat memastikan jenis kelamin bayi Anda, akan tetapi posisi woman on top tampaknya dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan anak perempuan karena Anda dapat mengendalikan seberapa dalam penetrasi Mr. P. Untuk meningkatkan peluang mendapatkan anak perempuan, dianjurkan agar pasangan Anda berejakulasi sedekat mungkin dengan lubang vagina, sehingga sperma yang mengandung gen laki-laki menjadi lebih sulit untuk mencapai sel telur karena mereka memiliki lama hidup yang lebih singkat daripada sperma yang mengandung gen perempuan. Misionaris Beberapa orang percaya bahwa posisi bercinta terbaik untuk mendapatkan anak perempuan adalah misionaris. Hal ini dikarenakan pada posisi misionaris, Mr. P tidak dapat berpenetrasi cukup dalam sehingga sperma pun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai sel telur. Spooning Posisi bercinta lainnya yang dipercaya dapat meningkatkan peluang mendapatkan anak perempuan adalah spooning. Hal ini dikarenakan posisi spooning akan membuat Mr. P tidak dapat berpenetrasi terlalu dalam, sehingga meningkatkan peluang sperma yang mengandung gen perempuan untuk mencapai sel telur. Selain berbagai posisi bercinta di atas, ada beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan, yaitu seberapa sering Anda harus berhubungan intim dengan pasangan. Untuk mendapatkan anak perempuan, dianjurkan agar Anda dan pasangan lebih sering berhubungan intim dan berhenti 2-3 hari sebelum ovulasi. Hal ini bertujuan agar sperma yang tersisa saat terjadinya ovulasi adalah sperma yang mengandung gen perempuan. Hal lain yang juga dapat mempengaruhi peluang Anda untuk mendapatkan anak perempuan adalah pH atau keasaman vagina Anda. Dan karena orgasme dapat membuat vagina Anda menjadi lebih basa, maka dianjurkan agar Anda tidak mencapai orgasme saat berhubungan intim, bila Anda ingin mendapatkan anak perempuan. Hal ini dikarenakan sperma yang mengandung gen laki-laki akan bertahan hidup lebih lama bila berada di dalam lingkungan vagina yang basa, sedangkan sperma yang mengandung gen perempuan lebih cocok berada pada lingkungan yang asam. Baca juga: 10 Cara Agar Cepat Hamil
 28 Nov 2020    13:00 WIB
Cara Mudah Kembali Langsing Setelah Melahirkan
Menjadi seorang ibu merupakan impian seorang wanita. Hamil dan melahirkan bayi yang sehat memberikan kebahagian untuk para ibu. Namun saat hamil, biasanya bentuk tubuh akan berubah. Makan untuk 2 orang! Alasan ini yang sering digunakan setiap wanita hamil untuk memakan makanan dalam porsi besar. Keinginan mengkonsumsi makanan secara berlebihan ini menyebabkan berat badan bertambah, dan hanya setelah melahirkan Anda benar-benar akan menyadarinya. Namun jangan jadikan ini menjadi alasan untuk menyerah, justru sebaliknya! Ini adalah waktu yang tepat untuk mendapatkan kembali bentuk badan ideal Anda dengan cara yang lebih sehat. Tetap Aktif Anda bisa melakukan rutinitas bersama bayi Anda, seperti Anda bisa mengajak bayi-bayi Anda jalan-jalan di kompleks rumah. Cara ini akan membantu meningkatkan hubungan Anda dengan bayi Anda. Gunakan setiap kesempatan untuk bergerak. Anda bisa mengajak keluarga Anda untuk berpartisipasi, jika seluruh keluarga terlibat dalam proses ini, kegiatan ini akan menjadi motivasi yang lebih besar bagi Anda dan tujuan Anda lebih mudah dicapai. Menyusui Dengan menyusui hal ini akan memberikan dampak positif untuk Anda dan bayi Anda. Menyusui merupakan salah satu cara mudah dan murah untuk bisa kembali langsing setelah melahirkan. Pada saat Anda memberikan ASI eksklusif, maka sudah terjadi pengurangan timbunan lemak pada tubuh. Lemak yang disimpan akan dipergunakan untuk memproduksi ASI Mengasuh Bayi Sendiri Bila Anda ingin cepat langsing maka asuhlah bayi Anda sendiri.Mengerjakan sendiri segala keperluan bayi mulai dari memandikan bayi, ,mengganti popok, menggendong bayi, menidurkan bayi, menyusui hingga mengajak bayi bermain akan membantu menguras energi. Aktivitas mengasuh dan mengurus bayi tidak hanya menyita waktu dan perhatian yang cukup banyak. Namun juga konsentrasi dan tenaga banyak yang terpakai.   Memilih Makanan Sehat Setelah melahirkan atau masa menyusui seringkali membuat para ibu ingin makan lebih banyak.Jadi isi lemari es Anda dengan makanan sehat. Ada kecenderungan orang akan memakan makanan apapun yang ada di dalam lemari es. Maka isilah lemari es Anda dengan makanan-makanan sehat seperti  sayuran, dada ayam, fillet ikan dan buah-buahan. Usahakan untuk makan makanan yang berwarna seperti semua warna yang terdapat dalam pelangi. Hal ini agar Anda mengonsumsi berbagai macam sumber vitamin. Usahakan untuk mengkonsumsi protein esensial, vitamin dan karbohidrat.. Makanlah biji-bijian seperti oats, bersama dengan buah dan susu skim atau green tea. Anda juga bisa memadukan buah-buahan, sereal dan yogurt dalam menu makanan Anda. Anda dapat memilih untuk membuat smoothie yogurt, biji rami, blueberry dan jus jeruk. Makanlah dengan Perlahan Semakin lama seseorang mengunyah makanan maka reaksi otak menangkap rasa kenyang dapat berlangsung makin cepat. Selain itu, makan secara perlahan juga dapat membantu Anda terbebas dari masalah pencernaan dan membuat perut tidak kembung. Proses lambat itu juga memungkinkan terbentuknya enzim yang berfungsi membuat makanan menjadi lebih lembut baik seperti enzim lipase yang ada di mulut. Aroma dan rasa lapar dengan kunyahan yang lambat membantu tubuh mengolah makan dengan baik dan membuat Anda mengontrol diri terhadap apa yang dimakan. Baca Label Produk Saat Membeli Makanan Setiap kali Anda membeli makanan, maka usahakan untuk membaca label pada kemasannya, jangan hanya melihat pada kalorinya saja, bacalah semua dan periksalah kandungan apa saja yang terdapat didalamnya. Hindari konsumsi makanan yang mengandung lemak hydrogenated. Lemak ini merupakan lemak olahan yang tidak bisa dirubah oleh tubuh. Belajarlah untuk mengetahui apa yang Anda makan dan usahakan untuk memilih makanan segar dan alami. Menjadikan Gaya Hidup Sehat Sebagai Pegangan Hidup Berlatihlah menjalankan gaya hidup sehat, makan makanan sehat, berolahraga, jadikan hal ini menjadi kebiasaan yang baik, dan ajaklah seluruh keluarga Anda berpartisipasi, yang juga akan memberikan pengetahuan seputar hidup sehat. Jangan lupa bahwa dengan cara ini Anda juga mendidik anak-anak Anda untuk hidup sehat, bimbinglah mereka untuk memperoleh kebiasaan yang sehat dan hidup dengan kesehatan yang lebih baik. Sumber: trendshealth
 13 Nov 2020    13:00 WIB
15 Tips Cara Agar Cepat Hamil dan Punya Anak
Tips Cara Agar Cepat Hamil berikut,bisa dicoba bagi yang ingin supaya segera punya Anak, (Posisi, Waktu berhubungan, dll.), disertai dengan Doa juga ya… 1. Meningkatkan Kesuburan Suami IstriBeberapa makanan berikut mengandung nutrisi dan vitamin yang bagus untuk membantu suami istri agar cepat hamil. Untuk menjaga kesuburan rahim istri, misal: kecambah, alpukat, ayam, dan susu. Sementara untuk meningkatkan kualitas sperma suami, misal ikan, telur, daging, dsb. 2. Frekuensi BerhubunganSebaiknya berhubungan suami istri dilakukan dengan frekuensi sewajarnya, jika terlalu sering maka suami terlalu sering ejakulasi, sehingga mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma yang dikeluarkan . 3. Posisi BerhubunganPosisi yang berpeluang besar agar istri cepat hamil, adalah posisi yang memungkinkan agar sperma dapat berenang cepat melintasi rongga rahim menuju sel telur yaitu posisi suami di atas, hindari posisi istri diatas karena gravitasi akan menghambat sperma bertemu sel telur 4. Berbaring Setelah BerhubunganIstri dianjurkan tetap berbaring beberapa saat setelah berhubungan, untuk memperbesar peluang cepat hamil. Sebaiknya istri kencing sebelum berhubungan agar setelahnya tidak tergesa-gesa bangkit n pergi ke kamar mandi. 5. Nikmati Hubungan Suami IstriMulailah menikmati hubungan seks tidak sebagai usaha untuk cepat hamil saja tapi juga karena Anda berdua menikmati dan nyaman melakukannya. Coba beberapa variasi posisi dan lokasi untuk meningkatkan mood Anda berdua. 6. Hindari pelicinAlat bantu pelicin mengandung komponen-komponen yang bisa merusak sperma sehingga tidak dianjurkan untuk pasangan yang ingin segera hamil. 7. Ketahui Masa Subur IstriMasa subur adalah waktu dimana sel telur siap dibuahi oleh sperma. Jika suami istri berhubungan saat istri sedang masa subur, akan memperbesar peluang cepat hamil. Bagi istri yang siklus haidnya teratur akan lebih mudah menghitung masa suburnya, karena bisa dihitung dengan rumus menurut haid pertama. 8. Ukur Suhu BadanCara lain untuk mengetahui kapan terjadinya masa subur, ukur suhu tubuh dengan menggunakan termometer yang diletakkan di vagina selama lima menit. Suhu tubuh yang normal berkisar antara 35,5 – 36 derajat celcius. Di masa subur, suhu tubuh akan sedikit naik menjadi 37 – 38 derajat celcius. 9. Lendir KesuburanCara lain mengetahui masa subur adalah mengecek lendir kesuburan vagina (cervical mucus). Cara melihatnya bisa dengan menggunakan tisu atau jari bersih. Jika terdapat lendir kesuburan di vagina Anda, itu pertanda Istriberada dalam puncak masa subur 10. Tes KesuburanCara praktis mengetahui kesuburan bisa dengan alat penghitung masa subur yang dijual di pasaran. Alat ini akan mengukur kadar hormon pada air kencing. Hasil tes bisa dilihat dengan tanda tertentu, yang menyatakan Anda sedang berada pada masa subur atau tidak. 11. Jaga Berat BadanBerat badan terlalu kurus juga akan mempengaruhi hormon kesuburan. Demikian juga jika terlalu gemuk. Hubungi bidan/dokter, untuk mengetahui berat badan tubuh yang ideal . 12. OlahragaTerlalu banyak olahraga juga kurang baik buat kesuburan, jadi sebaiknya dilakukan secukupnya saja. olahraga ringan tiga kali seminggu selama 30 menit biasanya sudah cukup. Jalan pagi merupakan salah satu contoh olahraga ringan yang dianjurkan. 13. Gaya hidup sehatCek kembali gaya hidup (pola makan, asap rokok, penggunaan obat sembarangan) Misalnya, jika perokok atau dekat dengan perokok, sebaiknya hindari. Gaya hidup lain yang juga sebaiknya kita hindari adalah pemakaian obat-obatan sembarangan serta minuman alkohol secara berlebihan. 14. Rileks dan JalaniKeinginan yang sangat kuat untuk segera hamil bisa membuat Anda stres. Padahal stress bisa membuat seseorang kehilangan selera untuk berhubungan seks dan membuat daya tahan tubuh juga menurun. Maka cobalah untuk mengurangi stres dengan mencoba berdoa, pasrah dan ikhlas. Percaya Anda dan pasangan sudah melakukan yang terbaik, selebihnya adalah di luar kekuasaan Anda. 15. Kapan perlu konsultasi ke dokterBila pasangan suami istri sudah menikah 1 tahun dengan frekuensi hubungan yang cukup, belum juga hamil, saatnya konsultasi ke dokter, agar bisa diketahui bagaimana jalan yang terbaik. Semoga Bermanfaat…
 10 Nov 2020    13:00 WIB
Berbagai Metode Mencegah Kehamilan
Jaman dulu orang berpendapat "banyak anak, banyak rejeki." Namun, di jaman ini seringkali orang berpikir untuk membatasi jumlah anak mereka karena mungkin sisi ekonomi atau alasan lainnya. Pemerintah sendiri ada suatu program yang disebut dengan Keluarga Berencana dengan slogan "Dua anak cukup." Apapun itu yang menjadi pertimbangan untuk mencegah kehamilan, berikut adalah beberapa metode yang ada 1. Cara alami Ini adalah cara tradisional yang tidak membutuhkan obat atau alat tertentu untuk mencegah kehamilan. Pertama adalah pantang melakukan atau menghindari hubungan seksual. Kedua adalah dengan senggama putus atau disebut juga coitus interruptus yaitu suatu metode dengan cara menarik penis dari vagina sebelum mengalami ejakulasi. Teori atau tujuannya adalah agar sperma tidak masuk atau tersimpan ke dalam vagina yang bisa mengakibatkan kehamilan. Cara senggama putus ini memerlukan pengendalian diri sehingga ketika menarik penis dari vagina pada waktu yang tepat. Namun juga perlu dipahami bahwa cara ini tidak sepenuhnya efektif karena tergantung pengendalian dan waktu yang tepat tadi. Menurut the United States Health and Human Services (HHS) Office for Population Affairs, dari 100 wanita yang menggunakan metode ini, 20 diantaranya hamil. Sedangkan penelitian lainnya dari 100 perempuan, 28 diantaranya hamil. Jadi tingkat keberhasilannya sekitar 80%. Namun, ada pasangan yang berpendapat bahwa metode ini mengganggu kesenangan seksual karena harus ejakulasi di luar yang menuntut untuk mengendalikan diri. 2. Menggunakan alat bantu Kondom Alat bantu yang umum dipakai adalah kondom yang terbuat dari latek. Kondom bukan saja mencegah sperma masuk ke dalam vagina, namun juga mencegah penularan penyakit yang disebabkan dari hubungan seksual. Saat ini ada kondom untuk pria dan juga kondom untuk wanita. Untuk kondom pria tingkat efektifitas mencegah kehamilan 82% sedangkan kondom wanita 79%. Diafragma Alat lainnya disebut dengan diafragma yaitu karet yang berbentuk kubah yang dimasukan ke dalam vagina dan bersifat elastis. Tingkat keefektifan dalam mencegah kehamilan sekitar 88% jika digunakan dengan spermisida dan sekitar 77% - 83% jika digunakan tanpa spermisida. Cervical Cap Cervical cap atau tutup serviks ini memiliki bentuk seperti tudung saji yang terbuat dari karet latek. Alat ini diletakan di atas serviks atau dinding Rahim dengan tujuan untuk menghalabi sperma masuk. Tingkat keefetifannya 77%-83% dan jika digunakan dengan spermisida sekitar 88%. 3. Suntikan Suntikan ini perlu dilakukan setiap 3 bulan sekali. Tujuan dari suntikan ini adalah menghentikan wanita untuk melepaskan sel telurnya agar tidak terjadi kehamilan. Tingkat keefektifannya sekitar 94% 4. Pil kontrasepsi Pil ini harus dikonsumsi setiap hari. Pil ini merupakan kombinasi dari dua hormone yaitu estrogen dan progestin yang berfungsi untuk menghentikan ovulasi dan juga membuat dinding rahim lebih tipis. Tingkat keefektifannya antara 91%-95%. Ini adalah sebagian dari metode mencegah kehamilan. Masih ada cara-cara lainnya seperti implant maupun vasektomi. Selain itu juga masih ada alat bantu lainnya baik yang sifatnya hormonal maupun non-hormonal. Sebab itu jika sobat sehat ingin mengenal lebih jauh dan mana yang lebih sesuai, ada baiknya sobat sehat bisa konsultasi ke dokter yang bersangkutan.
 19 Oct 2020    09:00 WIB
Apakah Aman Mengkonsumsi Kafein Saat Hamil?
Kurangnya waktu tidur dan pekerjaan yang terlalu sibuk membuat hari Anda tampak mustahil dijalani tanpa mengkonsumsi segelas kopi. Lalu, bagaimana bila Anda sedang hamil? Bolehkah Anda tetap mengkonsumsi kopi? Mengkonsumsi kopi secara berlebihan saat hamil dapat berdampak buruk bagi kesehatan bayinya. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengkonsumsi kopi sama sekali saat hamil, Anda hanya perlu membatasi jumlah kopi yang Anda konsumsi. Berapa Banyak Kafein yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil? Walaupun lebih baik tidak mengkonsumsi kafein sama sekali saat hamil, namun para ahli menyatakan bahwa wanita hamil boleh mengkonsumsi sejumlah kafein setiap harinya. Dianjurkan agar wanita hamil tidak mengkonsumsi lebih dari 200 mg kafein setiap harinya, yaitu setara dengan segelas penuh kopi. Dampak Kafein Pada Ibu Hamil                       Beberapa efek samping konsumsi kafein saat hamil adalah: Keguguran Lahir mati Peningkatan denyut jantung bayi baru lahir setelah dilahirkan Berat badan lahir rendah Kelahiran premature Hipertensi (tekanan darah tinggi) Insomnia dan gelisah pada ibu Zat besi yang terserap oleh tubuh menjadi lebih sedikit Kemampuan Tubuh Menyerap Kafein Saat Hamil Seiring dengan semakin bertambahnya usia kehamilan Anda, maka kemampuan tubuh Anda untuk menyerap kafein pun akan menurun atau melambat secara signifikan. Hal ini akan menyebabkan penumpukkan kafein di dalam aliran darah Anda. Kecepatan penyerapan kafein akan melambat secara drastis saat usia kehamilan Anda memasuki trimester ketiga. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari kafein saat usia kehamilan Anda memasuki trimester kedua untuk menghindari terjadinya efek samping. Makanan yang Mengandung Kafein Selain kopi, ada beberapa jenis makanan dan minuman lain yang juga mengandung kopi, yaitu: Teh dan minuman sejenisnya Minuman energi Minuman yang terbuat dari cokelat Es krim dan makanan lain yang terbuat dari kopi Produk herbal Donut Es teh Pemanis instan Dark cokelat Milk cokelat Yogurt beku Chocolate chips Minuman bersoda Berbagai jenis obat anti nyeri dan obat flu Sumber: momjunction
 08 Oct 2020    19:00 WIB
Tetap Aman Bercinta Saat Hamil, Coba Posisi Seks Ini!
Menurut kebanyakan orang bercinta saat hamil adalah hal yang berbahaya. Ketakutan akan terjadinya keguguran atau lahir prematur sering menghantui pasangan yang sedang menantikan momongan ini. Padahal hal ini tidak sepenuhnya benar. Karena bercinta dengan pasangan juga akan membantu mempererat hubungan. Oleh karena itu agar Anda dan pasangan resmi Anda tetap bisa melakukan aktivitas yang menyenangkan asal tetap memperhatikan beberapa hal yaitu mempelajari posisi seks yang aman saat hamil Agar Anda dan pasangan tetap dapat menikmati hubungan seksual, berikut adalah posisi seks yang aman dan nyaman yang dapat Anda coba: 1.      Woman on top Posisi ini telah terbukti dapat membuat wanita mudah mencapai klimaks, hal ini juga berlaku untuk wanita hamil. Dengan posisi woman on top, maka perut yang besar ini tidak akan tertindih dan memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi pria dibawah dengan paha yang terbuka sementara wanita berbaring atau duduk di hadapannya atau menghadap ke arah lain. Posisi ini juga memungkinkan pria untuk memegang payudara atau merangsang klitoris untuk membantu mencapai orgasme. 2.      Gunakan tepi tempat tidur Berbaring telentang di tepi tempat tidur dengan lutut ditekuk, dan kaki bersandar di tepi kasur. Sang pria melakukan penetrasi dari depan. Taruh bantal dan letakkan di punggung bawah wanita agar lebih aman dan nyaman. Posisi ini juga memungkinkan wanita mengatur kedalaman penetrasi. 3.      Berbaring bersampingan dengan spoon position Posisi ini dilakukan untuk menghindari perut yang besar tertindih dan memungkinkan terjadinya banyak gerakan ketika berhubungan. Pria memposisikan diri di belakang wanita. Letakkan kaki wanita di atas beberapa bantal. Hal ini membuat penetrasi tidak terlalu dalam, terkadang penetrasi terlalu dalam bisa membuat tidak nyaman. Apabila perut Anda belum terlalu besar, maka Anda dapat berbalik dan berhadapan dengan pasangan. 4.      Doggy style Posisi ini merupakan posisi terbaik saat wanita sedang hamil. Posisi ini menghindarkan tekanan berlebihan pada perut besar. Selain itu posisi ini memudahkan pasangan Anda untuk mencapai dan merangsang klitoris. Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam. Namun bila sang wanita merasa kurang nyaman, sebaiknya pasangannya tidak mendorongnya terlalu dalam. Menaruh bantal diantara bokong dan perut bawahnya akan mencegah sang pria mendorong penetrasi terlalu dalam. 5.      Duduk di pangkuan pria Lakukan dengan cara duduk di pangkuan pasangan Anda saat ia duduk secara tegak di kursi. Anda dapat mengontrol laju dan kedalaman penetrasi dengan berdiri atau berjongkok. Posisi ini memungkinkan untuk berciuman, berpelukan dan kontak mata. Posisi ini mudah untuk dilakukan untuk wanita dan membiarkan pasangan Anda mudah bergerak. Agar kehamilan Anda atau pasangan aman selalu melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Selama dokter kandungan tidak mengatakan rawan keguguran, rentan perdarahan, berisiko pecah ketuban, atau ari-ari janin berada di bawah maka hubungan intim aman untuk dilakukan Yang perlu Anda perhatikan adalah mencari posisi yang seks yang nyaman untuk Anda dan pasangan. Jangan terlalu memaksakan. Komunikasi, keterbukaan dan eksperimen dengan pasangan adalah teknik yang tepat untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kepuasan dalam hubungan seksual. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: babycentre
 05 Oct 2020    19:00 WIB
Seks Oral Saat Hamil, Amankah?
Apakah pasangan Anda sering melakukan seks oral bagi Anda sebelum hamil? Akan tetapi, apakah seks oral ini masih boleh dilakukan saat Anda hamil? Sebagian besar dokter biasanya masih akan mengijinkan pasangan suami istri untuk melakukan seks oral saat sang istri hamil, akan tetapi dengan persyaratan tertentu. Persyaratan yang dimaksud adalah pasangan Anda hanya boleh menjilat tetapi tidak boleh meniup daerah kemaluan Anda. Hal ini dikarenakan meniupkan udara ke dalam vagina dapat menyebabkan terjadinya emboli udara. Emboli udara merupakan suatu keadaan di mana gelembung udara masuk ke dalam aliran darah Anda. Gangguan ini sangat jarang terjadi, tetapi dapat membahayakan jiwa ibu dan anak bila terjadi. Selain itu, bila pasangan Anda sedang mengalami infeksi herpes oral (herpes yang terjadi di daerah sekitar mulut) atau sedang mengalami kekambuhan atau merasa akan kambuh, maka akan lebih baik bila pasangan tidak memberikan seks oral pada Anda selama Anda hamil. Bila kehamilan Anda telah memasuki trimester ke 3 (usia kehamilan sekitar 7-9 bulan) dan pasangan Anda pernah mengalami infeksi herpes di daerah mulut sebelumnya, maka dianjurkan agar pasangan tidak memberikan seks oral pada Anda, baik saat infeksi herpes sedang kambuh ataupun tidak. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis kandungan Anda mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan atau dikonsumsi saat Anda sedang hamil, berapa pun usia kehamilan Anda. Sumber: babycenter
 15 Sep 2020    17:00 WIB
Delapan Tips Agar Cepat Hamil
Tak bisa dipungkiri, salah satu tujuan menikah adalah untuk mendapatkan keturunan. Bagi pasangan yang suami istri yang mendambakan momongan, berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba agar segera mendapatkan anak: Meningkatkan Kesuburan Suami Istri Beberapa makanan berikut mengandung nutrisi dan vitamin yang bagus untuk membantu suami istri agar cepat hamil. Untuk menjaga kesuburan rahim istri, misal: kecambah, alpukat, ayam, dan susu. Sementara untuk meningkatkan kualitas sperma suami, misal ikan, telur, daging, dsb. Nikmati Hubungan Suami Istri Mulailah menikmati hubungan seks tidak sebagai usaha untuk cepat hamil saja tapi juga karena Anda berdua menikmati dan nyaman melakukannya. Coba beberapa variasi posisi dan lokasi untuk meningkatkan mood Anda berdua. Ketahui Masa Subur Istri Masa subur adalah waktu dimana sel telur siap dibuahi oleh sperma. Jika suami istri berhubungan saat istri sedang masa subur, akan memperbesar peluang cepat hamil. Bagi istri yang siklus haidnya teratur akan lebih mudah menghitung masa suburnya, karena bisa dihitung dengan rumus menurut haid pertama. Lendir Kesuburan Cara lain mengetahui masa subur adalah mengecek lendir kesuburan vagina (cervical mucus). Cara melihatnya bisa dengan menggunakan tisu atau jari bersih. Jika terdapat lendir kesuburan di vagina Anda, itu pertanda Istriberada dalam puncak masa subur Jaga Berat Badan Berat badan terlalu kurus juga akan mempengaruhi hormon kesuburan. Demikian juga jika terlalu gemuk. Hubungi bidan/dokter, untuk mengetahui berat badan tubuh yang ideal . Olahraga Terlalu banyak olahraga juga kurang baik buat kesuburan, jadi sebaiknya dilakukan secukupnya saja. olahraga ringan tiga kali seminggu selama 30 menit biasanya sudah cukup. Jalan pagi merupakan salah satu contoh olahraga ringan yang dianjurkan. Gaya hidup sehat Cek kembali gaya hidup (pola makan, asap rokok, penggunaan obat sembarangan) Misalnya, jika perokok atau dekat dengan perokok, sebaiknya hindari. Gaya hidup lain yang juga sebaiknya kita hindari adalah pemakaian obat-obatan sembarangan serta minuman alkohol secara berlebihan. Rileks dan Jalani Keinginan yang sangat kuat untuk segera hamil bisa membuat Anda stres. Padahal stress bisa membuat seseorang kehilangan selera untuk berhubungan seks dan membuat daya tahan tubuh juga menurun. Maka cobalah untuk mengurangi stres dengan mencoba berdoa, pasrah dan ikhlas. Percaya Anda dan pasangan sudah melakukan yang terbaik, selebihnya adalah di luar kekuasaan Anda.
 09 Sep 2020    09:00 WIB
Bercinta Saat Hamil Dan Mengalami Perdarahan? Bahaya Nggak Sih?
Hamil bukan berarti Anda harus mengucapkan selama tinggal untuk berhubungan intim dengan suami, Anda masih bisa menikmati sesi-sesi bercinta dengan pasangan Anda pada trimester pertama, kedua bahkan trimester ketiga. Tapi bagaimana jika Anda mengalami keluarnya darah dari jalan lahir setelah berhubungan seksual? Hal ini bisa saja langsung membuat Anda merasa takut, Anda bisa saja berpikir yang macam-macam. Apakah janin Anda baik-baik saja atau tidak? Berikut adalah ulasan mengenai hal tersebut agar Anda menjadi lebih tahu. Mengapa Keluar Darah Setelah Melakukan Hubungan Intim Saat Hamil? Pendarahan setelah berhubungan seks selama masa kehamilan bukanlah hal yang langka. Hal ini bisa sering terjadi selama trimester kedua dan ketiga. Hal ini bisa terjadi karena: Peningkatan Suplai Darah Selama masa kehamilan, suplai darah ke vagina dan leher rahim akan meningkat. Oleh karena itu, peningkatan tekanan selama berhubungan seksual dapat menyebabkan keluarnya bercak atau perdarahan ringan Peningkatan Jumlah Kapiler Selama masa kehamilan, banyak pembuluh darah terbentuk untuk memenuhi peningkatan permintaan oksigen dan nutrisi bagi janin dan ibu. Terlebih kapiler yang terbentuk di daerah vagina dan leher rahim. Kapiler ini sangat halus yang dengan mudah dapat robek selama berhubungan intim Pelunakan Leher Rahim Leher rahim menjadi lembut selama masa kehamilan dan bisa dengan mudah teriritasi. Hal ini dapat mengakibatkan pendarahan, terutama setelah melakukan seks yang kasar yang kuat Polip Serviks Karena peningkatan hormon estrogen, polip serviks umum terjadi dalam proses kehamilan. Keluarnya bercak darah setelah berhubungan intim bisa karena alasan ini Polip Serviks. Dapatkah Seks Selama Masa Kehamilan Menyebabkan Keguguran? Sebenarnya kemungkinan mengalami keguguran yang dipicu karena berhubungan intim adalah hal yang jarang. Hal ini karena janin dengan aman ditempatkan di kantung ketuban, diisi dengan cairan ketuban, dan disegel oleh lendir. Cairan ketuban bertindak sebagai bantal dan sok breker. Namun, jika Anda memiliki riwayat keguguran, dokter mungkin akan meminta Anda untuk menghindari berhubungan intim selama trimester pertama untuk berjaga-jaga. Bagaimana Cara Menghindari Terjadinya Perdarahan Saat Berhubungan Intim Selama Masa Kehamilan? Dengan semua kapiler dan leher rahim yang melunak, tidak ada langkah-langkah yang 100 % dapat mencegah terjadinya perdaraha setelah berhubungan seks. Namun, langkah-langkah berikut dapat membantu untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya pendarahan. Pilih Posisi Yang Nyaman dan Aman Selama Berhubungan Intim Posisi seksual tertentu mampu memicu terjadinya perdarahan  atau keluarnya bercak darah. Hindari posisi-posisi yang meningkatkan tekanan pada daerah vagina. Oleh karena itu, Anda dan suami dapat mencoba posisi yang aman seperti spooning, doggy style dimana memberikan sedikit tekanan pada daerah vagina Hindari Seks Yang Kasar Pada saat ini ada baiknya Anda dan suami melakukan hubungan intim yang lembut, hindari hubungan intim yang kasar dan kuat. Beberapa wanita juga lebih suka memiliki saat-saat yang nyaman seperti mandi, berpelukan dan berciuman yang membuat Anda merasa dekat dengan pasangtapi tidak menyebabkan tekanan pada rahim. Pastikan Anda berbicara dengan  pasangan Anda tentang keinginan Anda Gunakan Pelumas Untuk mengurangi gesekan dan ketidaknyamanan saat berhubungan seks, lebih baik menggunakan pelumas berbasis air. Hal ini akan mengurangi kemungkinan iritasi leher rahim sehingga, kemungkinan pendarahan juga menurun. Minyak kelapa adalah pelumas alami yang baik, dan bebas dari bahan pengawet apapun sehingga bisa menjadi pilihan yang tepat. Hindari pelumas yang mengandung gliserin, karena dapat menyebabkan luka pada vagina. Apa Yang Harus Dilakukan Bila Mengalami Perdarahan Paska Berhubungan Intim? Meski bukan tanda bahaya, ada baiknya Anda tetap melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan yang merawat Anda untuk menjaga keamanan Anda harus segera ke dokter apabila: Jika keputihan berisi gumpalan atau jaringan Jika kram atau sakit parah muncul di perut Jika perdarahan terus menerus dengan atau tanpa rasa sakit Jika kontraksi uterus yang muncul sebagai akibat dari seks atau orgasme tetap ada Jika terasa pusing Jika mengalami suhu tinggi dengan atau tanpa menggigil Kapan Hubungan Intim Saat Kehamilan Benar-benar Dilarang? Inkompetensi Serviks Jika Anda mengalami inkompetensi serviks, suatu kondisi di mana leher rahim tidak tertutup sepenuhnya, karena berisiko mengalami persalinan prematur dan keguguran. Hubungan intim harus benar-benar dihindari selama masa kehamilan Plasenta Previa Dimana sebagian atau seluruh plasenta menutupi leher rahim, kemungkinan keguguran sangat tinggi jika Anda mencoba melakukan hubungan intim meski melakukan hubungan intim dengan  posisi aman. Oleh karena itu, hindari melakukan hubungan intim jika Anda mengalami kondisi ini Kehamilan Kembar Membawa lebih dari satu bayi itu sendiri menempatkan Anda dalam kategori risiko tinggi kehamilan. Hindari melakukan hubungan intim, karena Anda lebih rentan mengalami keguguran. Penjelasan diatas adalah penjelasan mengenai perdarahan paska melakukan hubungan intim selama masa kehamilan, ada baiknya Anda memang bertanya kepada dokter spesialis kandungan yang merawat Anda kapankah waktu yang tepat untuk berhubungan intim karena beliau lebih mengetahui kondisi kesehatan Anda dan janin. Baca juga: Makan Yogurt Saat Hamil? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 07 Sep 2020    17:00 WIB
Stretch Mark Akibat Kehamilan
Kehamilan dan persalinan mempengaruhi berbagai hal dalam hidup anda, mulai dari waktu tidur anda, kegiatan anda, pekerjaan anda, dan keadaan tubuh anda. Hal yang paling sering dikeluhkan oleh banyak ibu adalah timbulnya stretch mark. Stretch mark biasanya tetap ada setelah anda melahirkan.   Mengapa Stretch Mark Terjadi ? Stretch mark terjadi akibat bagian tubuh anda membesar melebihi kemampuan elastisitas kulit anda, yang menyebabkan serat elastik di bawah permukaan kulit anda robek dan menimbulkan stretch mark. Timbulnya stretch mark dipengaruhi oleh seberapa cepat berat badan anda bertambah dan seberapa banyak berat badan anda bertambah. Semakin cepat peningkatan berat badan anda terjadi, maka stretch mark semakin cepat terbentuk.   Di Mana Saja Stretch Mark Dapat Terbentuk ? Selain perut, stretch mark juga dapat terjadi pada daerah dada, paha, bokong, dan lengan atas. Stretch mark biasanya berwarna merah muda, merah, atau ungu selama kehamilan dan menjadi putih atau keabuan setelah melahirkan.   Kapan Stretch Mark Mulai Timbul ? Stretch mark biasanya mulai timbul pada bulan keenam atau ketujuh kehamilan anda. Pembentukan stretch mark juga dipengaruhi oleh faktor genetik, artinya bila ibu anda mempunyai stretch mark saat hamil, maka anda juga akan mengalaminya.   Adakah Cara Mencegah Timbulnya Stretch Mark ? Sayangnya, tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya stretch mark saat kehamilan. Semua krim atau pengobatan anti stretch mark sama sekali tidak berpengaruh. Akan tetapi, bukan berarti tidak diperlukan pemakaian krim atau body lotion yang membuat kulit anda lembab dan elastis. Banyak minum air putih juga membantu menjaga kulit anda agar tidak kering. Menjaga kelembaban dan elastisitas kulit anda tetap penting. Kadang, penggunaan body lotion dapat mengurangi rasa gatal akibat timbulnya stretch mark pada kulit. Sebagian stretch mark dapat memudar seiring dengan berlalunya waktu, akan tetapi ada juga stretch mark yang tidak memudar. Penggunaan gel yang mengandung ekstrak bawang dan asam hialuronik dapat membantu memudarkan warna stretch mark setelah penggunaan selama 12 minggu. Menurut para ahli, saat terbaik perawatan stretch mark adalah saat stretch mark masih berwarna merah. Baca juga: Para Bumil, Ayo Cegah Stretch Mark Dari Sekarang!!! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang