Your browser does not support JavaScript!
 26 Aug 2019    11:00 WIB
Buah Apa Yang Boleh Dimakan Jika Ingin Menurunkan Kadar Gula Darah?
Setiap orang harus makan setidaknya dua porsi buah per hari, termasuk penderita diabetes, karena buah memberi Anda serat dan sejumlah vitamin dan mineral esensial tanpa mengandung banyak kalori. Memilih buah yang memiliki indeks glikemik (Glycemic Index/ GI) yang rendah, bukan yang memiliki peringkat indeks glikemik yang sedang atau tinggi. Dengan cara ini akan membantu Anda meminimalkan atau menghindari lonjakan gula darah.   Membatasi Efek Glukosa Darah Nilai GI diukur dengan menggunakan ukuran porsi standar yang mungkin lebih besar daripada yang direkomendasikan oleh American Diabetes Association, yang merekomendasikan porsi buah tidak lebih dari 15 gram karbohidrat. Buah dan buah kering yang dikeringkan dalam sirup cenderung lebih tinggi kandungan karbohidrat daripada buah segar, jadi buah segar lebih aman untuk dikonsumsi.   Buah GI Tinggi Buah yang memiliki indeks glikemik 70 atau lebih seperti kurma kering, dengan GI 103 per porsi 60 gram, atau sekitar 2 1/2 kurma; Semangka, dengan GI 72 per 120 gram porsi, yang sedikit lebih dari ¾ cangkir; Dan leci kalengan sirup, dengan GI 70 per 120 gram porsi, yaitu sekitar ½ cangkir.   Buah GI Sedang Buah GI sedang adalah yang memiliki GI antara 56-69. Ini termasuk kismis, dengan GI 64 untuk sajian 60 gram, yang sedikit kurang dari ½ cangkir; Buah ara kering, dengan GI 61 per porsi 60 gram, yaitu sekitar 7 buah ara; Nanas, dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, atau sekitar ¾ gelas; Pepaya, dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, yang sedikit lebih dari ¾ gelas; Dan aprikot mentah, dengan GI 57 per 120 gram porsi, atau sekitar 3 ½ aprikot.   Buah GI Rendah Sebagai pilihan yang baik maka sebaiknya Anda memilih buah yang GI nya lebih rendah. Sebagian besar buah memiliki nilai GI rendah. Per 120 gram, ceri memiliki GI 22, jeruk memiliki GI 25, pir dan apel memiliki GI 38 dan plum memiliki GI 39. Buah ini tidak mungkin menyebabkan lonjakan kadar gula darah Anda kecuali jika Anda mengonsumsi secara berlebihan dan tidak jarang melakukan olahraga.   Baca juga: Makan Buah Lebih Banyak Turunkan Resiko Terjadinya Penyakit Jantung, Benarkah?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya Dokter.   Sumber: sfgate
 30 Jul 2019    08:00 WIB
Gula, Racun Manis yang Dapat Membunuh Anda!
Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik, termasuk makanan. Walaupun diperlukan oleh tubuh sebagai sumber tenaga, mengkonsumsi gula secara berlebihan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Selain dapat mempercepat proses penuaan, konsumsi gula secara berlebihan ternyata juga memiliki berbagai dampak buruk lainnya bagi kesehatan seperti yang akan dibahas di bawah ini.   Baca juga: Kadar Gula Darah Selalu Tinggi, Apa Saja Resikonya?   Menurunkan Daya Tahan Tubuh Konsumsi gula secara berlebihan tentu saja akan membuat Anda mengalami peningkatan berat badan, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya obesitas. Obesitas akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh yang seharusnya digunakan untuk melawan berbagai jenis penyakit terpaksa harus digunakan untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul akibat obesitas.   Menurunkan Daya Ingat Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat menurunkan daya ingat dan kemampuan berpikir. Hal ini dikarenakan gula dapat mempercepat proses penuaan sel, termasuk sel otak.   Perubahan Kadar Hormonal Tahukah Anda bahwa mengkonsumsi gula secara berlebihan juga akan menyebabkan terjadinya perubahan kadar hormonal di dalam tubuh Anda? Salah satu hormon yang paling terpengaruh adalah hormon ghrelin. Kadar hormon ini akan menurun bila Anda mengkonsumsi terlalu banyak gula.   Meningkatkan Resiko Terjadinya Gangguan Jantung Kenaikan berat badan yang Anda alami seiring dengan semakin banyaknya gula yang Anda konsumsi juga akan membuat kadar kolesterol Anda meningkat. Hal ini tentu saja akan berdampak buruk pada kesehatan jantung Anda.   Selain itu, suatu molekul yang terdapat di dalam gula, glucose 6 phosphate (G6P), dapat menyebabkan terjadinya perubahan di dalam protein otot jantung, yang dapat memicu terjadinya gagal jantung.   Mendukung Pertumbuhan Sel Kanker Tahukah Anda bahwa gula merupakan sumber makanan utama bagi para sel kanker seperti halnya sel-sel tubuh? Oleh karena itu, kurangi dan batasi konsumsi gula Anda untuk membantu mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.   Selain itu, adanya gula di dalam usus juga akan menstimulasi suatu protein yang disebut dengan beta katenin. Adanya protein ini akan membuat sel-sel tubuh menjadi lebih rentan terhadap sel-sel kanker.   Meningkatkan Resiko Terjadinya Diabetes Saat Anda mengkonsumsi gula secara berlebihan, maka tubuh pun harus memproduksi lebih banyak hormon insulin untuk menurunkan kadar gula darah Anda. Bila hal ini terus berlangsung dalam waktu yang lama, maka keadaan ini dapat memicu terjadinya diabetes tipe 2.   Meningkatkan Berat Badan Tahukah Anda bahwa kelebihan karbohidrat yang Anda konsumsi akan disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh? Jadi, saat Anda mengkonsumsi karbohidrat atau gula secara berlebihan, maka kelebihan gula di dalam tubuh pun akan diubah menjadi lemak. Selain itu, berbeda dengan serat, lemak, dan protein yang dapat membuat Anda merasa kenyang; gula hanya akan membuat Anda mengkonsumsi banyak kalori tetapi tidak terlalu mengenyangkan.   Gula Adalah Silent Killer Selain daripada garam yang dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi, gula juga dapat membunuh seseorang! Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi fruktosa (gula) secara berlebihan dapat meningkatkan resistensi leptin (suatu jenis hormon yang berfungsi untuk memberitahu tubuh bahwa ia telah merasa kenyang). Akibatnya adalah Anda tidak akan pernah merasa kenyang sehingga Anda pun akan makan secara berlebihan dan mengalami obesitas.   Kecanduan Gula Dapat Diturunkan Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mutasi genetik pada hormon ghrelin (hormon yang berfungsi untuk memberitahu Anda bahwa Anda sedang lapar)akan membuat seseorang menjadi lebih ingin mengkonsumsi gula dan minuman beralkohol dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami mutasi genetik tersebut.   Gula Sama Beracunnya Seperti Minuman Beralkohol Sebuah penelitian baru menemukan bahwa ternyata gula sama berbahayanya seperti minuman beralkohol bagi hati manusia. Bila dikonsumsi secara berlebihan, maka tubuh akan memetabolisme gula dengan menggunakan cara yang sama seperti saat tubuh sedang memetabolisme etanol (bahan aktif di dalam minuman beralkohol).   Gula Bikin Umur Anda Lebih Pendek Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menemukan bahwa banyak sekali kematian yang berhubungan dengan berbagai jenis minuman manis. Hal ini dikarenakan berbagai minuman manis tersebut dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis penyakit kronik seperti diabetes, gangguan jantung, dan kanker.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang . Sumber: huffingtonpost
 01 Jun 2018    11:00 WIB
Manfaat Apel Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam ApelSetiap 100 gram apel hanya mengandung sekitar 50 kalori. Apel mengandung banyak karbohidrat dan air. Selain itu, apel juga mengandung serat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, seng, kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium. 1.  Mencegah KankerFlavonoid (quercetin dan triterpenoid) di dalam apel dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, termasuk kanker paru, kanker prostat, dan kanker payudara. Apel juga mengandung polisakarida (pektin dan berbagai jenis serat lain) yang saat diubah menjadi oligosakarida dapat menghambat pertumbuhan sel-sel berbahaya, terutama kanker usus besar. 2.  Menurunkan Kadar KolesterolMengkonsumsi apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL karena apel mengandung polifenol (antioksidan kuat) yang dapat membantu menurunkan jumlah sel-sel lemak. Quercetin di dalam apel juga dapat menurunkan kadar C reaktif protein yang merupakan faktor inflamasi (radang) utama yang dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah kronik. 3.  Membantu Mengendalikan Kadar Gula DarahKonsumsi apel dapat membantu mengendalikan kadar gula darah anda. Apel dapat memperlambat proses pencernaan gula dengan cara menghambat kerja alfa amilase dan alfa glukosidase, yang berfungsi untuk mencerna karbohidrat. Selain itu, polifenol di dalam apel juga dapat menurunkan penyerapan glukosa di dalam darah. Apel juga dapat membantu mengatur produksi insulin dan mengaktivasi reseptor insulin. Apel juga dapat membantu kerja pankreas sehingga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah. 4.  Membantu PencernaanKandungan serat yang tinggi di dalam apel dapat membantu kerja usus dan memperlancar buang air besar anda. Selain itu, vitamin C di dalam apel juga dapat membantu mengaktivasi berbagai enzim-enzim pencernaan sehingga dapat membantu kerja sistem pencernaan. Konsumsi apel dapat membantu mencegah terjadinya diare, sembelit, irritable bowel syndrome, dan nyeri perut. 5.  Meningkatkan Kesehatan RambutPolifenol di dalam apel dapat membantu perkembangan protein yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan rambut anda. Selain itu, prosianidin B2 yang terdapat di dalam apel juga dapat membantu menguatkan dan menebalkan rambut anda. Konsumsi apel dapat memperbaiki densitas (kepadatan) rambut anda. Apel juga dapat mencegah terjadinya kebotakan. Apel mentah mengandung lebih banyak prosianidin B2 daripada apel yang telah masak. 6.  Mempercantik KulitBerbagai antioksidan di dalam apel dapat membantu menutrisi kulit anda, mencegah kerusakan akibat radikal bebas, membuat kulit lebih halus dan sehat, memperlambat pembentukan kerutan, noda hitam, dan berbagai proses penuaan lainnya. Serat dan vitamin C di dalam apel juga sangat baik bagi kulit anda. Vitamin C dapat membantu membuang berbagai racun dari dalam tubuh (detoksifikasi). 7.  Menguatkan Sistem Kekebalan TubuhPektin di dalam apel dapat meningkatkan kadar interleukin 4 yang berfungsi untuk melawan sel mast yang seringkali menyebabkan alergi dan berbagai penyakit lainnya. Selain itu, apel juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan. 8.  Meningkatkan Fungsi OtakKonsumsi apel dapat membantu meningkatkan kadar neurotransmiter asetilkolin, yang sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit Alzheimer. Kandungan antioksidannya yang tinggi membuat otak dapat berfungsi dengan lebih baik dan mencegah berbagai kerusakan akibat proses oksidasi radikal bebas. Serat dan antioksidan di dalam apel juga dapat mencegah terjadinya penyakit Parkinson. 9.  Membantu Menjaga Berat BadanApel merupakan buah yang sangat mengenyangkan. Apel membuat anda merasa kenyang dan mengandung sangat sedikti kalori. Banyaknya serat di dalam apel membuatnya semakin sulit dicerna dan membuat anda merasa kenyang lebih lama. Apel juga mengandung asam ursolat yang dapat membakar lemak. 10.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari apel bagi kesehatan anda adalah:•  Mencegah kerusakan gigi dan membantu memutihkan gigi dengan cara mencegah pembentukan plak dan gigi berlubang (asam malat)•  Meningkatkan produksi air liur yang dapat membantu membersihkan mulut•  Meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah (zat besi)•  Mencegah pembentukan batu empedu (serat)•  Mencegah katarak•  Mengurangi gejala asma dan meningkatkan fungsi paru (quercetin)   Sumber: foodtofitness
 23 Feb 2018    08:00 WIB
Makanan Terbaik Untuk Menjaga Kadar Gula Darah Anda
Membuat pilihan makanan sehat dan melacak kebiasaan makan Anda dapat membantu Anda mengelola kadar gula darah Anda. Kadar gula darah yang tinggi bisa merusak organ tubuh Anda seperti mata, ginjal dan jantung. Menghindari konsumsi makanan berkalori tinggi adalah langkah awal mengatur kadar gula darah Anda. Menambahkan beberapa makanan tertentu ke dalam makanan sehari-hari Anda juga bisa membantu mengendalikan kadar gula darah Anda.   Berikut Makanan Untuk Menjaga Kadar Gula Darah Anda: Makanan Berserat Tinggi Serat makanan yang terdapat pada makanan nabati memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh Anda. Serat terbagi menjadi dua jenis: larut dan tidak larut. Sumber serat yang tidak larut meliputi kulit buah, seperti anggur, apel dan blueberry. Serat larut di sisi lain diserap dalam air dan membentuk zat seperti gel di saluran pencernaan. University of Maryland menjelaskan bahwa ini menghambat usus dari menyerap gula dan pati. Ini berarti konsumsi makanan berserat tinggi mengurangi risiko diabetes tipe 2, menurunkan kadar insulin dan gula darah. Serat larut bisa ditemukan di bagian lembut buah, kacang polong dan kacang kering. Kayu manis Menurut Worlds’ Healthiest Foods, cinnamaldehyde, cinnamyl acetate dan cinnamyl alcohol adalah tiga minyak esensial yang memberi rasa manis khas kayu manis. Menggunakan kayu manis untuk makanan tinggi karbohidrat mengurangi dampak peningkatan pada kadar gula darah Anda. Sebuah studi oleh "American Journal of Clinical Nutrition" yang diterbitkan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa menambahkan kayu manis ke makanan tinggi karbohidrat menurunkan tingkat pengosongan lambung. Hal ini secara signifikan mengurangi kenaikan kadar gula darah setelah makan tinggi karbohidrat. Sebuah makalah yang diterbitkan dalam "Diabetes Care" pada tahun 2003 menunjukkan bahwa konsumsi sehari-hari 1-6 gram kayu manis mengurangi kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Kacang Sebuah studi oleh para periset di Rumah Sakit St. Michael di Kanada yang diterbitkan pada bulan Agustus 2011 di "Diabetes Care" menemukan bahwa asupan 2 kacang per hari untuk menjaga kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, kacang sangat ideal untuk meningkatkan asupan minyak nabati dan protein dalam makanan penderita diabetes tipe 2. Kacang panggang campuran, tawar, mentah atau kering mengendalikan kadar glukosa darah, kadar lemak darah dan membantu mencegah penambahan berat badan pada pasien tersebut. Cuka Sebuah studi oleh para periset di Arizona State University yang diterbitkan dalam edisi Januari 2004 tentang "Diabetes Care" menemukan bahwa cuka memperlambat kenaikan gula darah yang biasa setelah makan. Hal ini karena mengandung zat penyusun aktif biologis yang disebut asam asetat, yang menghambat aktivitas beberapa enzim pencerna karbohidrat aktif. Beberapa gula dan pati karenanya tidak dicerna. Akibatnya kadar gula darah tidak meningkat.   Baca juga: Gula Juga Bisa Membuat Anda Kecanduan Lho, Berikut Tandanya…   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 01 Feb 2018    11:00 WIB
Buah Bisa Meningkatkan Kadar Gula Darah? Coba Simak, Agar Tidak Salah Pilih!
Meski buah mengandung air, serat, vitamin, mineral dan antioksidan, namun buah juga mengandung karbohidrat. Seperti makanan karbohidrat lainnya, yang mengandung gula, minuman ringan, pasta, roti. Semua buah dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Beberapa buah mengandung lebih banyak karbohidrat per porsinya, terutama bila disaring dan dipekatkan, seperti jus dan buah kering, dan karenanya akan meningkatkan kadar gula darah Anda lebih banyak dibandingkan buah segar yang memiliki kandungan karbohidrat lebih rendah.   Berikut Bentuk Buah Yang Dapat Meningkatkan Kadar Gula: Jus buah Jus buah bukanlah pilihan yang baik jika Anda mencoba mengendalikan kadar gula darah Anda, terutama jika Anda menderita diabetes, resistensi insulin atau sindrom ovarium polikistik. Sebagian besar serat alami yang sehat dan nutrisi yang ditemukan dalam buah-buahan dikeluarkan selama proses pembuatan menjadi jus. Buah segar mengandung lebih banyak nutrisi dan mencegah lonjakan gula darah.   Buah Kering Buah yang dikeringkan akan mengalami penurunan kadar airnya dan meningkatkan kadar gula alami. Kismis sekitar 1/4 cangkir, mengandung lebih dari 30 gram karbohidrat, atau sekitar 8 sendok teh gula. Banyak jenis buah kering, seperti cranberry kering misalnya, juga sering mengandung karbohidrat tambahan dari gula tambahan. Jika Anda tidak bisa berpegang pada konsumsi buah kering dalam porsi kecil dan tergoda untuk makan berlebihan maka bisa jadi menyebabkan kenaikan tajam kadar gula darah Anda.   Buah Tinggi Karbohidrat Buah segar adalah pilihan karbohidrat sehat dibandingkan jus buah dan buah kering, namun kandungan karbohidrat yang tinggi dari beberapa buah buah dapat membuat kadar gula darah Anda meningkat cukup cepat. Misalnya, pisang besar memiliki 31 gram karbohidrat dan mangga memiliki 50 gram karbohidrat. Banyak buah-buahan besar, seperti apel dan pir, dapat dengan mudah menyediakan antara 30 dan 36 gram karbohidrat, yang setara dengan 7 sampai 9 sendok teh gula.   Buah Rendah Karbohidrat Jika Anda ingin memuaskan kebutuhan akan manis dan Anda tetap ingin sehat tanpa mengganggu kadar gula darah Anda, pilihlah buah segar yang memiliki kandungan karbohidrat lebih rendah per porsinya. Buah beri mengandung beberapa kandungan karbohidrat terendah dari semua buah. Misalnya, stroberi hanya mengandung 11 gram karbohidrat per cangkir. Bluberi, raspberry dan blackberry juga memiliki kadar karbohidrat rendah dan tidak akan membuat kadar gula darah Anda naik terlalu banyak. Semangka dan melon, merupakan pilihan bagus lainnya, dengan sekitar 11-13 gram karbohidrat per cangkirnya.   Baca juga: Jangan Sampai Tersesat. Segera Luruskan Pendapat Keliru Soal Kencing Manis Dengan Membaca Ini...   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 18 Dec 2017    12:30 WIB
Makanan Indeks Glikemik (IG) Rendah Yang Bisa Anda Coba!
Indeks glikemik (Glycemic Index/ GI) adalah skala, berkisar antara 1 sampai 100, yang menganalisis makanan yang mengandung karbohidrat berdasarkan bagaimana pengaruhnya terhadap gula darah Anda. Makanan rendah indeks glikemik memiliki skor 55 atau kurang. Makanan ini secara perlahan menaikkan kadar gula darah Anda dan menyimpannya pada tingkat yang stabil untuk sementara waktu. Makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi secara tiba-tiba dapat menyebabkan gula darah melonjak dan menyebabkannya turun kembali dengan cepat. Mengetahui makanan mana yang memiliki indeks glikemik yang rendah maka akan membantu menjaga kadar gula darah Anda.   Buah dan Sayuran Buah dan sayuran termasuk dalam indeks glikemik rendah, tergantung pada kandungan gula dan patinya. Brokoli, bayam dan semua jenis selada adalah beberapa makanan yang memiliki indeks glikemik terendah, dan masing-masing memiliki skor 15. Wortel memiliki indeks glikemik sekitar 35. Kacang polong, ubi jalar dan ubi jalar masing-masing memiliki GI 50. Sementara untuk buah, ada beberapa buah yang memiliki GI rendah seperti apel, anggur, pir dan jeruk semuanya memiliki GI 40 atau kurang. Persik dan plum juga relatif rendah memiliki indeks glikemik kurang dari 50.   Makanan biji-bijian Banyak makanan biji-bijian memiliki kadar glikemik rendah, namun Anda perlu memilih makanan yang mengandung gandum utuh atau terbuat dari bahan gandum utuh, karena biji-bijian yang diproses memiliki GI yang lebih tinggi. Biji-bijian yang mengandung glikemik rendah meliputi jelai mutiara dan biji gandum utuh. Masing-masing biji-bijian ini memiliki GI 40. Pasta gandum memiliki GI 42, sementara roti gandum 100 % memiliki GI 51.   Susu dan Produk Olahan Susu Makanan olahan susu rendah lemak dan bebas lemak memiliki GI yang lebih rendah dibanding yang berasal dari susu berlemak. Misalnya, susu skim memiliki indeks indeks glikemik 32 dan susu utuh memiliki GI 41. Sementara keduanya memiliki indeks makanan glikemik rendah, susu utuh memiliki kadar lemak dan kalori yang berlebihan. Yogurt rendah lemak memiliki GI 33.   Jus Beberapa jus memiliki indeks indeks glikemik rendah, namun Anda harus memilih 100 % tanpa pemanis. Jus tomat memiliki GI 38, sedangkan apel dan jus jeruk tanpa pemanis memiliki indeks glikemik masing-masing 44 dan 50. Hindari jus koktail atau jus dengan pemanis tambahan, karena sering memiliki skor indeks glikemik jauh di atas 60.   Kacang-kacangan Kacang-kacangan memiliki kadar glikemik yang sangat rendah. Kacang hitam, buncis kalengan dan kacang navy masing-masing memiliki skor antara 30-40. Kacang merah, kacang polong dan kacang mete semuanya termasuk dalam kisaran GI 20-30. Kisaran kacang tanah GI 7, sedangkan kacang kedelai memiliki GI 15.   Baca juga: 5 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Kencing Manis   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 26 Jan 2017    12:00 WIB
Kadar Gula Darah dan Efeknya Pada Tubuh Anda
Diabetes merupakan suatu keadaan di mana kadar gula (glukosa) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan insulin atau kerja insulin tidak adekuat. Tingginya kadar gula di dalam darah dapat menyebabkan berbagai gejala di berbagai organ tubuh. Hal ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang sering timbul pada penderita diabetes yang tidak terkontrol. Kadar gula darah puasa normal adalah di bawah 100 mg/dL. Kadar gula darah normal 2 jam setelah makan adalah di bawah 140 mg/dL. Setiap orang memiliki kadar gula darah yang bervariasi. Disebut hipoglikemia (kadar gula darah rendah) bila kadar gula sama dengan atau di bawah 70 mg/dL dengan gejala hipoglikemia, seperti pusing, denyut jantung cepat, pucat, gemetar, keringat dingin, dan sebagainya. Bila anda menderita diabetes, sebaiknya selalu membawa permen atau makanan manis lainnya sebagai tindakan pertolongan pertama bila anda mengalami gejala hipoglikemia.   Apakah Anda Menderita Diabetes ? Beberapa jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendiagnosa diabetes adalah: Kadar gula darah puasa. Disebut diabetes bila kadar gula darah di atas 126 mg/dL setelah anda berpuasa selama minimal 8 jam Kadar gula darah 2 jam post prandial (kadar gula di dalam darah diukur dalam waktu 2 jam setelah pemberian glukosa). Disebut diabetes bila kadar gula darah di atas 200 mg/dL Kadar gula darah sewaktu merupakan pemeriksaan kadar gula darah yang dilakukan sewaktu-waktu. Disebut diabetes bila kadar gula darah di atas 200 mg dan disertai oleh gejala diabetes lainnya seperti merasa haus terus-menerus, rasa lapar terus-menerus, atau sering buang air kecil atau penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Selain itu, harus dipastikan juga dengan melakukan pemeriksaan kadar gula darah puasa dan 2 jam post prandial. Prediabetes adalah suatu keadaan di mana terjadi peningkatan kadar gula darah tanpa disertai berbagai gejala lainnya. Orang prediabetes memiliki resiko terkena diabetes 5 kali lebih tinggi daripada orang sehat lainnya. Pencegahan progresifitas prediabetes menjadi diabetes dapat dilakukan dengan melakukan diet sehat dan olahraga.   Gula Darah dan Efeknya Gula di dalam darah merupakan sumber energy bagi berbagai organ tubuh. Akan tetapi, kadar gula darah yang terlalu tinggi justru dapat menjadi racun bagi tubuh. Tingginya kadar gula darah dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan penurunan fungsi sel penghasil insulin di pankreas. Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan pankreas terus memproduksi insulin dalam jumlah banyak. Pada akhirnya, hal ini dapat menyebabkan kerusakan sel penghasil insulin di pankreas. Selain itu, tingginya kadar gula di dalam darah menyebabkan berbagai perubahan pada dinding pembuluh darah yang mempermudah penempelan lemak pada dinding pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan pengerasan dinding pembuluh darah (aterosklerosis). Kerusakan pada pembuluh darah dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh.   Komplikasi Diabetes Berbagai hal yang dapat terjadi akibat kerusakan pembuluh darah di berbagai organ adalah: Gagal ginjal Stroke Serangan jantung Gangguan penglihatan sampai kebutaan Penurunan sistem kekebalan tubuh yang meningkatkan resiko terjadinya infeksi Disfungsi ereksi Kerusakan saraf (neuropati) yang menyebabkan kesemutan, nyeri, atau mati rasa di daerah tangan dan kaki Luka sulit sembuh akibat gangguan sirkulasi darah, terutama pada daerah kaki dan tangan Mengontrol kadar gula darah anda dapat mencegah terjadinya berbagai komplikasi di atas. Baca juga: Diet Untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 22 Nov 2016    15:00 WIB
5 Penyebab Menurunnya Kadar Gula Darah Anda
1.  Pekerjaan Rumah TanggaMembersihkan rumah anda atau mencabuti rumput di halaman rumah anda dapat membantu menurunkan kadar gula darah anda, terutama pada penderita diabetes. Banyak kegiatan rumah tangga yang merupakan aktivitas fisik sedang, yang mempunyai banyak dampak positif bagi kesehatan anda. Berjalan-jalanlah di pasar swalayan atau di pasar saat anda berbelanja atau parkirlah kendaraan anda agak jauh dari pintu masuk. Olahraga atau aktivitas fisik sekecil apapun berpengaruh.2.  YogurtBerbagai jenis makanan yang mengandung bakteri baik, seperti yogurt dapat membantu kerja sistem pencernaan anda dan membantu mengendalikan kadar gula darah anda. Beberapa jenis yogurt mengandung gula dan buah-buahan, oleh karena itu, berhati-hatilah saat menghitung jumlah kalori yang anda konsumsi. Pilihlah yogurt tanpa gula tambahan.3.  Diet VegetarianBerdasarkan penelitian, penderita diabetes tipe 2 yang menjadi seorang vegetarian dapat mengendalikan kadar gula darahnya dengan lebih baik dan membutuhkan lebih sedikit dosis insulin.Mengkonsumsi serat dari gandum dan kacang-kacangan dapat membantu memperlambat pencernaan karbohidrat. Masih diperlukan lebih lanjut mengenai manfaat diet vegetarian bagi penderita diabetes. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengubah jenis diet anda.4.  Kayu ManisMenambahkan kayu manis dapat menambahkan rasa pada makanan anda tanpa perlu menambahkan garam, karbohidrat, atau kalori. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kayu manis juga dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin dan menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efek kayu manis pada penderita diabetes dan apakah penggunaan dosis tinggi dapat menyebabkan efek samping. Berkonsultasilah dulu dengan dokter anda sebelum mencoba mengkonsumsi kayu manis.5.  TidurKadar gula darah dapat menurun hingga sangat rendah saat anda tidur, terutama pada beberapa orang penderita diabetes tipe 1. Periksalah kadar gula darah anda sebelum tidur dan saat anda bangun di pagi hari. Mengkonsumsi cemilan sebelum tidur dapat membantu menjaga kadar gula darah anda. Pada beberapa orang, dapat terjadi peningkatan kadar gula darah di pagi hari, bahkan sebelum sarapan, karena perubahan hormon atau penurunan kadar insulin, oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur.Sumber: medicinenet
 06 Nov 2016    08:00 WIB
Kadar Gula Darah Rendah Buat Anda Sering Bertengkar Dengan Pasangan, Benarkah?
Rasa lapar dapat membuat anda menjadi mudah marah. Glukosa atau gula merupakan hal yang diperlukan untuk mengendalikan diri anda. Kemarahan adalah emosi yang paling sulit dikendalikan oleh sebagian besar orang. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah dan emosi. Para peneliti melakukan pengamatan pada 107 pasangan yang telah menikah selama 3 minggu. Setiap malamnya, para peneliti akan mengukur kadar gula darah setiap pasangan dan meminta setiap pasangan untuk menusukkan jarum ke sebuah boneka yang melambangkan pasangannya. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana perasaan masing-masing pasangan. Semakin banyak jarum yang ditusukkan maka hal ini berarti semakin besar kemarahan yang dirasakan terhadap pasangannya.Walaupun menggunakan metode yang cukup unik, para peneliti kemudian menemukan bahwa semakin rendah kadar gula darah mereka, maka semakin banyak jarum yang ditusukkan pada boneka tersebut. Bahkan, orang yang memiliki kadar gula terendah menusukkan jarum 2 kali lebih banyak daripada orang yang memiliki kadar gula darah tertinggi. Penelitian ini juga menemukan bahwa pasangan tampak rukun pada sebagian besar waktu, yaitu sekitar 70% dari waktu dalam 1 hari. Alasan mengapa makanan berhubungan dengan emosi sebenarnya cukup sederhana. Hal ini dikarenakan otak anda yang walaupun berukuran kecil, mengkonsumsi sekitar 20% dari total kalori harian anda.Walaupun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara emosi dan kadar gula darah anda dan tentu saja tanpa menggunakan boneka untuk menunjukkan tingkat kemarahan anda terhadap pasangan.Sumber: foxnews
 12 Sep 2016    18:00 WIB
Bahaya Dari Kadar Gula Darah Yang Rendah
Kadar gula darah yang rendah atau dikenal sebagai hipoglikemia dapat menjadi kondisi yang berbahaya. Kadar gula darah yang rendah dapat terjadi pada seseorang dengan diabetes dan mengkonsumsi obat yang dapat meningkatkan kadar insulin didalam tubuh. Terlalu banyak mengkonsumsi obat tersebut, melewatkan waktu makan, makan lebih sedikit daripada biasa atau berolahraga lebih keras dibandingkan biasanya dapat menyebabkan penurunan dari kadar gula darah.  Gula darah dikenal dengan nama glukosa. Tanpa glukosa yang cukup, tubuh Anda tidak akan berfungsi dengan normal. Kadar gula darah Anda dianggap rendah jika lebih rendah dari 70mg/dl. Sangat penting untuk melakukan tindakan untuk mengatasi kadar gula darah yang rendah. Gejala dari kadar gula darah rendah Gejala dari hipoglikemia dapat terjadi tiba-tiba, misalnya: Pandangan kabur Denyut jantung cepat Perubahan mood yang tiba-tiba Gugup Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan Kulit pucat Nyeri kepala Kelaparan Gemetar Berkeringat Kesulitan untuk tidur Kesemutan Sulit untuk berpikir jernih atau untuk berkonsentrasi Kehilangan kesadaran Jika Anda tidak memiliki kewaspadaan terhadap hipoglikemia, kondisi diatas dapat menjadi pengingat Anda jika kadar gula darah Anda turun. Jika kadar gula darah Anda turun dengan cepat, mungkin Anda tidak akan mengelami gejala diatas, Anda bisa akan langsung pingsan, mengalami kejang dan bahkan jatuh koma. Jika kadar gula darah Anda sangat rendah, maka ini adalah kondisi yang sangat serius. Jika Anda mengetahui seseorang dalam keadaan diabetes dan dia mengalami gejala diatas, Anda bisa menolong dia dengan memberikan 15 gram karbohidrat, misalnya seperti: Setengah cangkir jus atau soda Satu sendok teh madu 4-5 keping crackers  3-4 buah permen atau tablet glukosa Satu sendok teh gula  Baca juga: Kadar Gula Darah Rendah? Hindari Makanan Berikut Ini! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthline