Your browser does not support JavaScript!
 21 Apr 2021    13:00 WIB
Makanan dan Kesehatan Kulit Anda
Anda tentunya telah mengetahui adanya hubungan antara makanan anda dengan berbagai organ tubuh anda, seperti hubungan antara makanan kaya kalsium dan vitamin D dengan tulang anda atau antara ikan kaya asam lemak omega 3 dengan otak anda. Akan tetapi, tahukah anda apa saja makanan yang baik atau buruk bagi kulit anda?   Kadar Gula Darah dan Kesehatan Kulit Seorang ahli mengatakan bahwa untuk meningkatkan kesehatan kulit anda, maka jagalah kadar gula darah anda tetap stabil. Beberapa jenis makanan dapat membuat kadar gula darah anda meningkat tajam yang membuat tubuh harus mengeluarkan hormon insulin dalam jumlah banyak untuk membantu sel-sel tubuh anda menyerap gula di dalam darah ini. Beberapa penelitian menduga bahwa insulin mungkin memiliki peranan dalam timbulnya jerawat. Penelitian ini melibatkan 43 remaja laki-laki yang berjerawat dan membaginya menjadi dua kelompok. Remaja laki-laki pada kelompok satu mengkonsumsi makanan rendah glukosa (gula) selama 3 bulan, sedangkan kelompok lainnya mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat juga selama 3 bulan. Pada akhir bulan ketiga, ditemukan bahwa remaja laki-laki yang mengkonsumsi makanan rendah glukosa mengalami perbaikan jerawat. Akan tetapi, sebuah penelitian kulit lainnya yang diterbitkan beberapa lama setelahnya tidak menemukan adanya hubungan antara timbulnya jerawat dengan kadar hormon insulin, sehingga masih diperlukan penelitian lainnya. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menjaga agar kadar gula darah anda tetap stabil adalah: Konsumsilah makanan rendah glukosa. Makanan ini hanya menyebabkan sedikit peningkatan kadar gula. Makanlah lebih sering dengan porsi kecil. Makan setiap dua setengah hingga tiga jam dapat membantu menjaga kadar gula darah dan insulin anda tetap stabil Konsumsilah banyak sayuran. Makanlah setidaknya 10 porsi kecil sayur setiap harinya.   Susu dan Kesehatan Kulit Seorang ahli mengatakan bahwa di dalam susu terdapat suatu komponen yang berhubungan dengan hormon testosteron, yang dapat menstimulasi kelenjar minyak pada kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat. Tidak ada hubungan pasti atau hubungan timbal balik antara susu dan jerawat. Akan tetapi, banyak orang yang mengalami perbaikan dalam masalah jerawatnya setelah berhenti mengkonsumsi susu dan produknya. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku untuk semua orang. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar menyimpulkan apakah benar susu dan produknya dapat memicu timbulnya jerawat. Susu dan produknya merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang penting, yang diperlukan oleh tulang anda. Jika anda berniat untuk mencoba berhenti mengkonsumsi susu dan produknya, lakukanlah beberapa hal di bawah ini untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D anda, yaitu: Jika keadaan kulit anda membaik setelah anda berhenti mengkonsumsi susu dan produknya, cobalah untuk mengkonsumsi susu atau produknya dalam jumlah sedikit dan lihat apakah hal ini mempengaruhi kulit anda. Beberapa orang tetap dapat mengkonsumsi susu dan produknya dalam jumlah kecil tanpa menyebabkan timbulnya jerawat Cobalah produk susu lainnya seperti yogurt tanpa pemanis atau produk susu yang bukan berasal dari sapi (kambing misalnya) Konsumsilah makanan lain yang juga kaya akan kalsium dan vitamin D seperti sayuran hijau, brokoli, dan sardin untuk menggantikan susu agar kebutuhan tubuh anda akan kalsium dan vitamin D tetap terpenuhi   Lemak dan Kesehatan Kulit Berbagai asam lemak yang terdapat di dalam makanan yang anda makan dapat menyebabkan atau mencegah terjadinya peradangan (inflamasi). Terlalu banyak inflamasi yang terjadi di dalam tubuh anda dapat terlihat pada kulit anda. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menyeimbangkan konsumsi lemak anda (lemak jahat dan lemak baik) adalah: Jangan terlalu banyak menggunakan minyak sayur, seperti minyak jagung dan minyak canola Pilihlah daging sapi dan telur yang diperoleh dari hewan yang tidak memakan jagung Konsumsilah lebih banyak ikan kaya omega 3 seperti salmon dan mackerel. Bila perlu, konsumsilah suplemen minyak ikan. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda   Gluten dan Kesehatan Kulit Bagi penderita penyakit seliak, mengkonsumsi gluten dapat menyebabkan kerusakan pada usus kecil. Akan tetapi, selain pada penderita seliak, gluten juga dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang dan menyebabkan timbulnya bercak kulit kemerahan (dermatitis herpetiformis). Diet rendah gluten dapat membuat anda harus menghindari berbagai makanan kaya nutrisi, seperti gandum. Oleh karena itu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum memulai diet ini.   Sumber: webmd  
 17 Jan 2021    08:00 WIB
Apakah Anda menderita dari Diabetes?
Ada lebih dari 7 juta penderita diabetes di Indonesia saat ini, dan banyak dari mereka tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit ini.Diabetes mellitus dibagi menjadi dua jenis, yaitu:1. Diabetes melitus tipe 1, yakni diabetes mellitus yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh pancreas.2. Diabetes melitus tipe 2, yang disebabkan oleh resistensi insulin, sehingga penggunaan insulin oleh tubuh menjadi tidak efektif. Diabetes tipe 2 dapat dicegah, dan semakin awal didiagnosa, semakin baik prognosis untuk mencegah komplikasi dari diabetes. Diabetes disebut pembunuh tersembunyi karena banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya.Berikut adalah 8 tanda-tanda peringatan diabetes: Lebih sering buang air kecil dan lebih sering merasa haus. Saat ginjal bekerja lebih untuk menyingkirkan ekstra gula dalam darah, gula ekstra akan menyerap lebih banyak air dalam tubuh sehingga membuat Anda lebih sering buang air kecil. Semakin sering Anda buang air kecil, semakin Anda merasa haus. Selalu lapar dan mengidam karbohidrat. Gula tidak dapat masuk ke dalam sel-sel Anda karena diabetes sehingga membuat Anda merasa lapar dan menginginkan karbohidrat untuk memberikan dorongan energi yang cepat. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan merasa lelah. Karena sel-sel tidak bisa mendapatkan energi dari makanan, tubuh mulai memecah otot dan lemak untuk energi sehingga menyebabkan penurunan berat badan dan membuat Anda merasa lelah. Masalah kulit. Penggelapan kulit di area ketiak dan leher, penyembuhan luka yang lambat disebabkan oleh terlalu banyak gula dalam sistem kekebalan tubuh dapat menjadi tanda-tanda diabetes. Infeksi kelamin. Bakteri berkembang dalam lingkungan yang banyak gula sehingga menyebabkan sering infeksi jamur dan infeksi saluran kemih. Penglihatan kabur. Ekstra gula dapat menuju ke mata dan merubah bentuk lensa dan mata Mati rasa, kesemutan, nyeri di tangan dan kaki. Ini semua adalah tanda-tanda bahwa saraf sedang dirusak oleh diabetes. Tekanan darah tinggi. Tekanan darah dapat disebabkan oleh banyak faktor dan terkait dengan banyak penyakit, tetapi biasanya ada pada pada penderita diabetes. Jika Anda memiliki salah satu dari gejala di atas, konsultasilah ke dokter penyakit dalam/internis untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah Anda mempunyai risiko diabetes atau sudah mengidap diabetes.Tingkat gula darah normal adalah dibawah 126mg/dl (puasa) atau dibawah 200mg/dl (tidak puasa).  
 11 Sep 2020    09:00 WIB
Lima Penyebab Naiknya Kadar Gula Darah
Merasa enggak nakal soal makanan, tetapi kok kadar gula darah tetap naik ya? Mungkin ada beberapa faktor di bawah ini yang Anda alami sehingga membuat kadar gula darah Anda meningkat.  Makanan Bebas Gula Banyak makanan yang bertuliskan bebas gula juga dapat meningkatkan kadar gula darah Anda karena makanan tersebut masih mengandung berbagai jenis karbohidrat, seperti tepung, lemak, dan serat. Periksalah jumlah karbohidrat pada bungkus makanan Anda sebelum mengkonsumsinya. Selain itu Anda juga harus mewaspadai gula lainnya seperti sorbitol dan xylitol. Keduanya merupakan pemanis dengan kadar karbohidrat yang lebih rendah daripada gula (sukrosa), tetapi tetap dapat meningkatkan kadar gula darah. Kafein Kadar gula darah dapat meningkat setelah mengkonsumsi kopi, bahkan kopi hitam yang sama sekali tidak mengandung kalori, karena adanya kafein. Selain itu, teh hitam, teh hijau, minuman energi lainnya juga dapat mengganggu kadar gula darah penderita diabetes. Akan tetapi, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda, jadi sebaiknya Anda mengenali reaksi tubuh Anda terhadap berbagai makanan dan aktivitas. Sebenarnya, berbagai zat lain di dalam kopi dapat membantu mencegah terjadinya diabetes tipe 2 pada orang yang sehat. Menderita Flu Berat Kadar gula darah Anda akan meningkat saat tubuh Anda berusaha untuk melawan berbagai infeksi. Konsumsilah cukup air putih dan berbagai jenis cairan lainnya untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami diare atau muntah selama lebih dari 2 jam atau bila Anda telah sakit selama 2 hari dan tidak membaik. Berbagai jenis obat-obatan seperti antibiotika dan dekongestan untuk mengatasi sinusitis (radang sinus) juga dapat mempengaruhi kadar gula darah. Stres Rasa stress, tidak bahagia, dan lelah juga dapat mempengaruhi kadar gula darah anda. Saat stress, tubuh anda akan melepaskan hormon yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Hal ini lebih sering terjadi pada penderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan penderita diabetes tipe 1. Belajarlah melakukan yoga atau meditasi untu mengurangi rasa stress anda. Menggunakan Obat Golongan Steroid dan Diuretika Obat golongan kortikosteroid seperti prednison dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan bahkan dapat memicu terjadinya diabetes pada beberapa orang. Obat golongan steroid sering digunakan untuk mengatasi alergi, radang sendi, asma, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Obat golongan diuretika yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan kadar gula darah bila Anda menderita diabetes. Beberapa jenis antidepresan juga dapat meningkatkan atau menurunkan kadar gula darah.
 12 Jun 2020    16:00 WIB
Tips Mencegah Terjadinya Berbagai Komplikasi Diabetes
1.  Batasi Konsumsi KarbohidratMenderita diabetes bukan berarti anda tidak boleh mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Pilihlah karbohidrat yang lambat dicerna oleh tubuh sehingga membuat tenaga anda lebih stabil. Pilihlah gandum, kacang-kacangan, sayuran, dan buah segar. Seorang dokter spesialis gizi atau seorang ahli gizi dapat membantu mengatur menu makanan anda.2.  Turunkan Berat Badan, Bila PerluJika anda memiliki berat badan berlebih, maka menurunkan beberapa kg dari berat badan anda dapat meningkatkan kerja insulin. Selain itu, menurunkan berat badan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah, memperbaiki tekanan darah, dan menurunkan kadar kolesterol di dalam darah anda. Kurangilah konsumsi lemak dalam menu makanan anda dengan menghindari makanan yang digoreng atau keripik kentang.3.  Cukup TidurTidur terlalu lama atau kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan anda dan membuat anda sangat ingin mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan meningkatkan resiko terjadinya komplikasi diabetes seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, tidurlah 7-8 jam setiap malamnya.4.  BerolahragalahLakukanlah olahraga atau kegiatan yang anda sukai. Berjalan kaki, berdansa, bersepeda, atau berjalan bolak balik saat sedang menelepon dapat menjadi pilihan olahraga anda. Berolahraga dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan menjaga berat badan anda. Selain itu, olahraga juga dapat membantu mengatasi stress dan mungkin juga dapat membantu menurunkan dosis obat anti diabetes.5.  Periksa Kadar Gula Darah Setiap HariPeriksalah kadar gula darah anda setiap hari untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes seperti kerusakan saraf. Selain itu, memeriksa kadar gula darah secara teratur juga dapat membantu anda memahami bagaimana makanan dan aktivitas sehari-hari mempengaruhi kadar gula darah anda serta apakah pengobatan anda berhasil. Dokter anda dapat membantu menentukan target kadar gula darah anda. Semakin dekat kadar gula darah anda dengan kadar gula darah target, maka anda akan merasa semakin sehat.6.  Atasi StressStress dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Atasilah berbagai stress, baik stress fisik maupun mental. Yoga dan meditasi dapat membantu mengurangi rasa stress anda.7.  Kurangi Konsumsi GaramKurangi konsumsi garam dalam makanan anda untuk membantu menurunkan tekanan darah dan melindungi ginjal anda. Sebisa mungkin hindarilah berbagai makanan siap saji atau makanan olahan dan pilihlah berbagai makanan segar. Orang dewasa yang berusia 51 tahun atau lebih, penderita tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit ginjal kronik harus mengurangi konsumsi natriumnya menjadi hanya 1.500 mg (kurang dari setengah sendok teh) setiap harinya.8.  Periksa Berbagai Resiko Penyakit JantungPenyakit jantung merupakan salah satu komplikasi diabetes yang cukup berat dan cukup sering terjadi. Oleh karena itu, periksalah kadar HbA1C sebanyak 2-3 kali setahun untuk mengetahui apakah kadar gula darah anda telah cukup terkendali. Selain itu, periksa juga tekanan darah (targetnya adalah kurang dari 130/80 mmgHg) dan kadar kolesterol (targetnya adalah kadar LDL kurang dari 100 mg/dL, kadar HDL lebih dari 40 mg/dL, dan kadar trigliserida kurang dari 150 mg/dL) anda.9.  Rawat Luka AndaPenderita diabetes memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap infeksi dan memiliki waktu penyembuhan yang lebih lama daripada orang sehat. Oleh karena itu, rawatlah setiap luka pada tubuh anda, termasuk luka lecet sekecil apapun. Bersihkanlah luka anda dengan baik dan oleskan salep antibiotika serta tutup dengan kasa steril. Segera hubungi dokter anda bila luka anda tidak kunjung membaik beberapa hari kemudian. Periksa kaki anda setiap hari dan gunakan pelembab untuk mencegah kulit kaki menjadi kering dan pecah-pecah.10.  Berhenti MerokokPenderita diabetes yang merokok memiliki resiko 2 kali lebih tinggi untuk mengalami kematian dini daripada penderita diabetes yang tidak merokok. Berhenti merokok dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan paru-paru anda, menurunkan tekanan darah, menurunkan resiko terjadinya stroke, serangan jantung, kerusakan saraf, dan penyakit ginjal.11.  Batasi Porsi MakanTidak ada diet khusus untuk penderita diabetes, akan tetapi konsumsilah berbagai makanan sehat seperti berbagai jenis buah beri, ubi, ikan dengan asam lemak omega 3, dan sayuran hijau. Hindari konsumsi lemak jenuh dan lemak trans.12.  Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara TeraturPeriksakan kesehatan anda pada dokter anda setidaknya 2-4 kali setiap tahunnya. Bila anda menggunakan insulin atau perlu menyesuaikan dosis obat atau kadar gula darah anda, maka anda dapat menemui dokter anda lebih sering. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan dan mata secara teratur. Lakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut anda setidaknya 2 kali setahun.Sumber: medicinenet
 03 Jun 2020    11:00 WIB
Menurunkan Kadar Gula Darah Dengan Semangka
Semangka merupakan bagian dari buah-buahan tropis, berair yang sebagian besar jenis daging buahnya bewarna merah, tetapi ada juga varian yang berwarna kuning. Buah ini sangat cocok di konsumsi di saat udara terasa sangat panas atau di siang hari yang cukup terik. Ini dikarenakan, hampir 90 persen kandungan semangka terdiri atas air. Sebagian besar dari kita tentu menyukai mengkonsumsi buah berair tersebut. Namun, di samping penganti penghilang dahaga, banyak sekali manfaat buah semangka bagi kesehatan tubuh anda. Semangka kaya akan nutrisi, vitamin dan semangka juga merupakan salah satu buah yang mengandung gizi paling banyak. Salah satu keuntungan semangka adalah sangat rendah kalori, dan karean 95% terdiri dari air semangka berguna untuk mencegah dehidrasi, terutama saat musim panas. Semangka juga dapat mengurangi nyeri otot yang sering terjadi pada atlet, mengontrol tekanan darah, melawan radikal bebas dan mempertahankan elastisitas pembuluh darah. Semangka juga dikenal sebagai viagra alami untuk para pria karena dapat meningkatkan nafsu seksual. Kandungan asam amino citruline dapat meningkatkan aliran darah ke penis. Semangka juga dapat membersihkan ginjal karena kandungan potasiumnya dan menghilangkan endapan garam dan asam urat didalam ginjal. Lalu, apa saja manfaat menakjubkan semangka bagi kesehatan tubuh tersebut? Kesehatan jantungSemangka mampu mempertahankan elastisitas pembuluh darah karena semangka memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang sangat rendah, juga kaya akan antioksidan. Penurunan berat badanKarena semangka kaya akan air sehingga semangka sangat cocok dikonsumsi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Semangka juga rendah lemak dan kolesterol. Viagra alamiSemangka kaya akan asam amino yang meningkatkan aliran darah ke penis. Hal ini akan membantu ereksi lebih baik. Membersihkan ginjalPotasium yang ditemukan pada semangka ternyata mampu membersihkan ginjal dari deposit garam dan juga asam urat. Mengatur tekanan darahKarena semnagka kaya akan antioksidan, potasium, mangaan sehingga semangka dapat mengatur tekanan darah dalam kondisi normal. Menurunkan kadar gula darahDengan mengkonsumsi semangka dalam jumlah normal dapat mengatur kadar gula darah dalam keadaan normal. Kecantikan kulitSemangka juga sangat baik untuk kecantikan kulit karena semangka dapat menjaga kelembaban kulit, mencegah penuaan dini dan mampi mencegah terjadinya jerawat.Sumber: boldsky
 07 May 2020    11:00 WIB
Puasa Aman Untuk Si Pengidap Penyakit Kencing Manis
Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinantikan semua umat muslim. Namun bagaimana untuk yang mengidap penyakit kencing manis. Kadar gula yang turun naik dapat menghambat seseorang untuk menjalankan  ibadah puasa. Apakah berbahaya bila si pengidap kencing manis berpuasa? Ternyata untuk yang mengidap penyakit kencing manis masih diperbolehkan untuk berpuasa. Pengidap kencing manis yang boleh berpuasa adalah  pengidap kencing manis yang masih dapat mengontrol kadar gula darah dengan perencanaan makan, olahraga dan obat-obatan. Namun bagi pengidap kencing manis yang membutuhkan suntikan insulin, penderita yang sudah memiliki komplikasi berat seperti gagal ginjal maupun gagal jantung tidak diperbolehkan berpuasa Berikut adalah tips yang dapat diikuti untuk pengidap kencing manis dan dapat menikmati ibadah puasa: Konsultasikan dengan dokter Anda  Apakah keadaan tubuh Anda cukup sehat dan dapat melakukan ibadah puasa. Cara minum obat Tanyakan kepada dokter cara mengkonsumsi obat penurun gula darah agar bisa disesuaikan dengan waktu berbuka dan waktu sahur. Contoh golongan obat metformin yang harusnya diminum 3 kali 500 mg dapat diminum  2 tablet saat berbuka dan 1 tablet saat sahur Pola makan Sesuaikanlan  jadwal dan jumlah  makanan saat sahur dan berbuka puasa. Makan tidak terlalu banyak saat berbuka boleh konsumsi teh manis dengan kurma, setelah sholat maghrib baru makan menu utama yang terdiri dari karbohidrat, protein. Setelah sholat tarawih boleh konsumsi 1 buah singkong rebus. Saat sahur Anda mengkonsumsi menu lengkap karbohidrat, protein, buah dan minum yang cukup  Olahraga Tetap berolahraga dan pilih yang gerakannya ringan, dan lakukan usai salat tarawih.  Selalu kontrol kadar gula darah Jika terlalu tinggi ataupun terlalu rendah, sebaiknya tidak berpuasa. Seorang pengidap kencing manis yang ingin berpuasa sebaiknya memiliki kadar gula darah terkontrol dibawah normal selama tiga bulan.   Pemantauan kadar gula darah juga bisa menghindari pasien dari ancaman hipoglikemia (kekurangan kadar gula dalam darah).  Dengan mengikuti tips di atas semoga Anda tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar
 10 Jan 2020    16:00 WIB
Efek Pisang Terhadap Kadar Gula Darah
Pisang merupakan buah yang memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan Anda, mulai dari membantu mengurangi stress, mengurangi gejala premenstrual, membantu menurunkan tekanan darah, dan bahkan mampu mengatasi kutil (kulit pisang). Selain mengandung berbagai mineral dan vitamin penting di dalamnya, pisang juga mengandung cukup banyak gula yang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah Anda.  Indeks glikemik merupakan suatu ukuran untuk mengetahui apa dampak suatu makanan terhadap kadar gula darah seseorang. Indeks glikemik yang rendah adalah makanan dengan indeks glikemik kurang dari 55, sedangkan indeks glikemik yang sedang adalah makanan dengan indeks glikemik antara 56-69, makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah makanan dengan indeks glikemik lebih dari 70.  Pisang merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah yaitu sekitar 51. Oleh karena itu, mengkonsumsi pisang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah secara bertahap.   Pisang dan Kadar Gula Darah Pisang dapat meningkatkan dan menjaga kadar gula darah dalam waktu cukup lama karena mengandung cukup banyak karbohidrat. Selain itu, pisang juga dapat membantu mengurangi gejala morning sickness. Selain itu, pisang juga dapat membantu mengatasi nyeri kepala akibat mabuk. Haluskan pisang dan campurkan dengan madu dan buatlah menjadi milkshake. Mengkonsumsi 2 buah pisang sebelum berolahraga selama 90 menit akan membantu Anda memiliki cukup banyak energi untuk mensuplai kebutuhan tubuh Anda selama berolahraga.  Pisang mengandung 3 macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Ketiga jenis gula ini dapat membantu menjaga kadar gula darah. Menjadikan pisang sebagai cemilan saat bekerja juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, sehingga membuat Anda tetap dapat berkonsentrasi dan menjaga mood Anda.   Kandungan Nutrisi di Dalam Pisang Pisang mengandung cukup banyak vitamin B kompleks sehingga membuatnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan Anda. Vitamin B6 dapat membantu mengurangi gejala premenstrual dengan cara mengatur kadar gula darah yang dapat mempengaruhi mood.  Pisang juga dapat membantu Anda yang sedang berusaha berhenti merokok, karena mengandung banyak vitamin C, vitamin A1, vitamin B6, vitamin B12, kalium, dan magnesium yang dapat membantu tubuh Anda menyembuhkan diri dari ketergantungan nikotin. Selain itu, bila Anda sedang gugup, vitamin B kompleks yang terdapat di dalam pisang juga dapat membantu menenangkan Anda.   Pisang dan Mood Pisang mengandung triptofan, suatu jenis asam amino yang akan diubah di dalam tubuh menjadi serotonin, yang dapat membuat Anda merasa lebih tenang. Mengkonsumsi pisang secara teratur setiap harinya dapat membantu seorang penderita depresi.  Beberapa gejala kekurangan kalium adalah rasa lelah berlebihan, mudah marah, dan bingung. Mengkonsumsi pisang dapat membantu mengatasi hal ini karena pisang mengandung banyak kalium, yang dapat membuat Anda kembali berkonsentrasi dengan tugas Anda. Selain itu, kalium juga dapat menurunkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi dan stroke.  Karena mengandung cukup banyak zat besi, maka pisang juga dapat membantu mengatasi gejala anemia.  Baca juga: Pengobatan Tekanan Darah Rendah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ehow
 07 Nov 2019    18:00 WIB
Apa Gejala Tinggi Atau Rendahnya Kadar Gula Darah Anda?
Selain memiliki beberapa dampak negatif bagi tubuh, seperti menyebabkan terjadinya obesitas dan diabetes, gula juga diperlukan tubuh sebagai salah satu sumber tenaga penting bagi tubuh.  Akan tetapi, untuk itu diperlukan pengaturan kadar gula darah di dalam tubuh untuk mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti terlalu tingginya kadar gula darah di dalam tubuh, hiperglikemia, atau terlalu rendahnya kadar gula darah di dalam tubuh, hipoglikemia.   Hiperglikemia  Hiperglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah seseorang terlalu tinggi di dalam tubuhnya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti: Mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung banyak gula Tidak memiliki cukup insulin di dalam tubuh Menderita cedera atau infeksi tertentu Stress  Jika tidak ditangani segera, hiperglikemia dapat menyebabkan terjadinya berbagai kerusakan di dalam tubuh, termasuk pada mata, ginjal, pembuluh darah, saraf, dan jantung.   Hipoglikemia Hipoglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah di dalam tubuh terlalu rendah. Hipoglikemia dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti: Terlalu banyak berolahraga Mengkonsumsi terlalu banyak hormon insulin Kekurangan asupan nutrisi Jika tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat menyebabkan terjadinya syok hipoglikemia, dan bahkan kematian.   Kapan Hiper atau Hipoglikemia Terjadi? Terjadinya hiper atau hipoglikemia dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Jika hiperglikemia disebabkan oleh terlalu banyak makan, maka diperlukan waktu 3-5 jam hingga gejala muncul. Jika hipoglikemia terjadi karena kurangnya asupan makanan, maka diperlukan waktu beberapa jam hingga beberapa hari hingga gejala muncul, tergantung pada berapa lama kekurangan gizi tersebut berlangsung. Jika disebabkan oleh insulin, maka gejala hiper atau hipoglikemia dapat terjadi dalam waktu singkat, tergantung pada seberapa banyak insulin yang dikonsumsi. Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini.   Gejala Hiperglikemia Beberapa gejala hiperglikemia adalah: Peningkatan nafsu makan Rasa lelah berlebihan Sering buang air kecil Penurunan berat badan Sering haus Mulut terasa kering Berbagai gejala ini biasanya hanya berupa gejala ringan yang tidak membutuhkan pertolongan medis segera, akan tetapi bila gejala berlangsung selama lebih dari 24 jam atau bila gejala terus memburuk, segera hubungi dokter Anda.   Gejala Hipoglikemia Beberapa gejala hipoglikemia adalah: Berkeringat terus-menerus Badan terasa lemas Merasa cemas Peningkatan denyut jantung Mudah marah Nyeri kepala Perut terasa nyeri karena lapar Berbagai gejala ini biasanya hanya berupa gejala ringan yang tidak membutuhkan pertolongan medis segera, akan tetapi bila gejala berlangsung selama lebih dari 24 jam atau terus memburuk, maka segera hubungi dokter Anda.   Gejala Darurat yang Membutuhkan Pertolongan Medis Segera Beberapa gejala di bawah ini dapat terjadi pada keadaan hiper maupun hipoglikemia dan membutuhkan pertolongan medis segera. Beberapa gejala tersebut adalah: Penurunan berat badan dalam waktu singkat Pusing saat mencoba untuk berdiri Pingsan Kesulitan bernapas Mengalami penurunan kesadaran Merasa bingung akan lingkungan sekitar Berbagai gejala di atas dapat merupakan gejala syok akibat hiper atau hipoglikemia yang Anda alami. Segera hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan segera.  Baca juga: Efek Pisang Terhadap Kadar Gula Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ehow
 22 Oct 2019    16:00 WIB
Ini Dia Fobia Aneh Terhadap Makanan!
Menurut the American Psychiatric Association, fobia merupakan suatu ketakutan yang berlebihan dan tidak wajar terhadap suatu benda atau situasi. Anda mungkin sudah sering mendengar berbagai jenis fobia, misalnya fobia terhadap ketinggian atau terhadap binatang. Keduanya merupakan jenis fobia yang tidak akan membahayakan jiwa, walaupun akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Akan tetapi, salah satu jenis fobia, cibofobia atau fobia terhadap makanan, dapat sangat membatasi aktivitas fisik seseorang dan bahkan menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan. Seseorang yang mengalami fobia terhadap makanan biasanya tidak menyukai atau takut pada bentuk, bau, dan rasa dari makanan tersebut. Mereka biasanya tidak akan mengkonsumsi makanan tersebut dan justru kabur setiap kali melihat makanan tersebut. Alektorofobia, merupakan salah satu jenis fobia makanan di mana penderitanya takut dengan ayam dan berbagai hal yang berkaitan dengannya seperti telur, bulu, bahkan bangkai ayam. Dalam beberapa kasus, mendengar kata ayam saja dapat membuat sang penderita sangat ketakutan. Selain ayam, ada juga orang yang menderita fobia terhadap beras atau nasi karena bentuknya yang kecil dan dirasa menggelikan. Penderita biasanya tidak pernah mengkonsumsi nasi dan lebih memilih berbagai jenis sumber karbohidrat lainnya seperti mie atau kentang. Akan tetapi, tidak semua penderita fobia makanan memiliki ketakutan yang sama akan suatu makanan. Beberapa orang penderita mungkin takut terhadap berbagai jenis makanan yang mudah rusak seperti mayonnaise, sedangkan yang lainnya mungkin akan merasa takut untuk mencoba berbagai jenis makanan baru. Penderita mungkin akan merasa mual atau bahkan muntah saat mencoba suatu makanan baru. Sementara itu, beberapa orang lainnya mungkin takut untuk memasak suatu makanan atau takut mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak oleh dirinya sendiri karena takut diracuni. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis fobia makanan yang unik dan mungkin tidak disadari oleh sang penderita itu sendiri.   Takut Mencoba Makanan Baru Anak-anak kecil kadangkala memang memiliki ketakutan untuk mencoba berbagai jenis makanan baru. Akan tetapi, pada beberapa anak, ketakutan ini akan terus berlanjut hingga mereka dewasa sehingga mereka pun biasanya memiliki pola makan yang sangat ketat, di mana mereka biasanya hanya akan mengkonsumsi makanan yang sama setiap harinya.   Takut Memasak Megeirkofobia adalah ketakutan untuk memasak bagi orang lain. Penderita biasanya takut bahwa masakannya kurang menarik, kurang enak, atau kurang matang. Penderita lainnya mungkin takut memasak karena takut melukai dirinya sendiri saat memasak.   Takut Mual atau Muntah Beberapa orang merasa khawatir bahwa mereka akan merasa mual atau muntah bila mereka mengkonsumsi suatu jenis makanan tertentu. Mereka mungkin hanya akan mengkonsumsi makanan lunak atau makanan yang telah mereka siapkan sendiri. Ketakutan ini dikarenakan mereka khawatir bahwa masakan yang disediakan tidak dimasak dengan baik, atau terlalu pedas, atau dapat mengganggu sistem pencernaannya. Penderita biasanya tidak  mau makan di luar atau bahkan tidak akan makan bila ada orang lain di sekitarnya. Ketakutan ini kadang akan membuat penderita tidak dapat menelan atau bahkan merasa ada suatu benjolan di tenggorokannya.   Baca Juga: 10 Jenis Fobia Ekstrim dan Aneh   Salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada seorang penderita fobia makanan adalah penderita biasanya cukup pemilih dalam hal makanan. Ia akan dengan teliti memeriksa komposisi suatu makanan untuk mengetahui bahan apa saja yang ada di dalam makanan tersebut. Beberapa gejala lainnya yang dapat ditemukan adalah: Pusing Keringat berlebihan Mual Merasa sesak napas Berdebar-debar Gemetar Mengalami suatu serangan panik, seperti merasa mereka akan menjadi gila atau mati bila mengkonsumsi suatu jenis makanan   Seperti halnya fobia lainnya, fobia terhadap makanan juga dapat disembuhkan dengan melakukan terapi yang dibantu oleh seorang tenaga ahli seperti seorang psikolog atau psikiater. Salah satu terapi yang dianggap dapat sangat membantu seorang penderita fobia adalah dengan terapi paparan atau desensitisasi. Pada terapi ini, penderita biasanya akan diminta untuk menjelaskan apa sebenarnya ketakutan yang mereka rasakan saat melihat makanan yang tidak disukainya tersebut, di mana makanan tersebut akan diletakkan di hadapannya. Setelah itu, penderita biasanya akan diminta untuk berkonsultasi dengan seorang ahli gizi, di mana mereka akan diminta untuk mencoba makanan tersebut sendiri kemudian di rumah dan akhirnya di depan umum.   Apa Sebenarnya Bahaya dari Fobia Makanan? Agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka setiap orang perlu mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Jadi, saat seseorang menghindari suatu jenis makanan tertentu, maka mereka pun secara tidak langsung akan mengeliminasi berbagai jenis nutrisi yang terdapat di dalam makanan tersebut, yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Hal ini dapat membuat penderita mengalami berbagai gejala malnutrisi seperti merasa sangat lelah, pusing, dan mengalami penurunan berat badan. Bila malnutrisi terus berlangsung untuk waktu yang cukup lama, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya beberapa gejala lainnya seperti: Rambut rontok Anemia Tekanan darah rendah Tulang rapuh Gagal ginjal Berbagai gangguan kesehatan lainnya Pada anak-anak, malnutrisi dapat membuat seorang anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Sumber: healthcentral
 10 Oct 2019    16:00 WIB
Tanda dan Gejala Cedera Mata yang Patut Diwaspadai
Cedera pada mata tidak selalu mudah dikenali, terutama pada anak-anak. Cedera mata yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan bahkan kebutaan. Di bawah ini adalah beberapa gejala yang patut anda waspadai, yaitu: Nyeri pada mata Penglihatan kabur Robekan atau luka pada kelopak mata Gangguan pergerakan bola mata Salah satu mata terlihat lebih menonjol daripada mata yang lainnya Perubahan ukuran atau bentuk pupil Adanya darah pada bagian putih mata Adanya suatu benda asing pada mata atau di bawah kelopak mata yang sulit diangkat   Apa yang Dapat Anda Lakukan Bila Mengalami Cedera Mata ? Bila anda mengalami cedera pada mata baik ringan maupun berat, segera hubungi dokter anda untuk mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan secepatnya. Terlambatnya penanganan dapat berakibat serius bagi penglihatan anda, bahkan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan dan kebutaan. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan bila mengalami cedera pada mata, yaitu: Jangan menyentuh, menggosok, atau menekan mata anda Jangan mencoba untuk mengeluarkan suatu benda yang terlihat menyangkut atau benda yang terlihat menembus mata anda Jangan memberikan salep atau obat-obatan lainnya pada mata anda sebelum berkonsultasi dengan dokter Cuci mata anda yang terpapar bahan kimia dengan air bersih yang mengalir Tutup mata anda yang mengalami cedera dengan kasa sampai anda memperoleh pengobatan selanjutnya Baca juga: Pengaruh Gula Terhadap Mata  Penanganan secepatnya pada cedera mata dapat mencegah dan mengurangi berbagai komplikasi dan gangguan penglihatan yang tidak diinginkan. Segera hubungi dokter anda untuk pemeriksaan dan penanganan secepatnya.