Your browser does not support JavaScript!
 15 Mar 2019    18:00 WIB
Cegah Rapuhnya Sistem Imun Tubuh Dengan Menjauhkan 4 Kebiasaan Ini
Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa kurang berolahraga dan sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi dapat mengganggu kesehatan Anda, akan tetapi tahukah Anda bahwa berbagai kebiasaan lain yang sering Anda lakukan sehari-hari juga berdampak buruk bagi kesehatan Anda ?   Di bawah ini Anda dapat melihat 4 hal yang mungkin Anda lakukan setiap hari dan ternyata berbahaya bagi kesehatan Anda.   DUDUK TERLALU LAMA Tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama ternyata berbahaya bagi kesehatan Anda? Tidak hanya dapat memicu timbulnya varises atau pelebaran pembuluh darah vena yang akan membuat kaki Anda terus merasa pegal, tetapi duduk lama ternyata juga dapat membuat Anda lebih gampang sakit lho!   Hal ini dikarenakan duduk terlalu lama dapat memperlambat proses metabolisme tubuh sehingga penyerapan berbagai nutrisi penting yang diperlukan tubuh pun melambat. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh Anda pun akan menurun.   Baca juga: 5 Hal Tak Terduga yang Dapat Membuat Anda Tampak Lelah     POLUSI Tinggal di lingkungan yang dikelilingi oleh udara yang terkontaminasi berbagai zat berbahaya (polusi) dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan efektivitas sistem imun tubuh Anda. Polusi akan membuat Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis gangguan saluran pernapasan seperti flu, batuk, dan bronkitis.   KURANG TIDUR Saat Anda kurang tidur, maka tubuh Anda pun tidak akan memproduksi cukup banyak melatonin. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh Anda pun tidak dapat memproduksi cukup banyak sel darah putih yang berfungsi untuk melawan berbagai bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh Anda.   Selain membuat daya tahan tubuh menurun, kurangnya produksi melatonin ini juga akan membuat tubuh kesulitan memperbaiki sel-selnya yang telah mengalami kerusakan.   TERLALU BANYAK PROTEIN Kelebihan protein di dalam tubuh, khususnya protein hewani, akan membuat tubuh memproduksi hormon IGF1 lebih banyak dari yang seharusnya. Hormon ini merupakan hormon yang berfungsi untuk mempercepat proses penuaan di dalam tubuh. Selain mempercepat timbulnya garis-garis halus pada kulit, proses penuaan juga akan membuat daya tahan tubuh seseorang menurun sedikit demi sedikit seiring dengan semakin bertambahnya usia orang tersebut.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang.   Sumber: healthy
 24 Nov 2018    11:00 WIB
Apa Penyebab Tidur Ngorok dan Bagaimana Cara Mengatasinya ?
Mendengkur. Duh! Kalau mendengar kata ini pasti bagi golongan orang yang tidak mendengkur sangat menyebalkan, nah bagi golongan orang yang mendengkur cari tahu yuk kenapa kita bisa mendengkur dan apa solusinya. Jika kita mendengkur, itu karena jaringan rileks di tenggorokan kita bergetar ketika udara yang kita hirup dengan cepat melewati tenggorokan. Sekitar setengah dari orang dewasa warga Amerika Serikat melakukannya dari waktu ke waktu. Hal-hal seperti berat badan kita, kesehatan kita, dan bentuk mulut kita dapat membuat kita lebih mungkin untuk mendengkur. Bagaimana kita tahu jika kita mendengkur? Jika cukup keras untuk membangunkan pasangan kita, kita mungkin pernah mendengarnya. Jika kita tidak percaya atau tidur sendiri dan ingin tahu pasti, gunakan saja perekam suara yang diaktifkan sebelum kita tertidur. Apa pun yang menghentikan kita bernapas melalui hidung dapat membuat kita mendengkur, seperti jika kita terkena pilek, flu, atau alergi. Kalau terganggu akan hal itu obat-obatan yang dijual bebas atau nasal strip dapat membantu membuka saluran udara ke hidung, tapi jika kita masih mendengkur selama beberapa minggu dan mulai menggangu orang lain, konsultasikan lagi dengan dokter kita yah. Tidur dengan posisi terlentang bisa membuat kita mendengkur bahkan terdengar lebih buruk. Tidur dengan posisi menyamping lebih baik. Bentuk Hidung kita juga dapat mempengaruhi, seperti septum nasal, fungsinya membagi lubang hidung kiri dan kanan menjadi dua ruang yang sama besarnya. Septum nasal dapat mengalami deviasi atau pembengkokan yang dapat dipicu oleh cedera yang keras sehingga mengubah posisi septum. Ada pula yang terlahir dengan kondisi septum nasal yang tidak normal. Bentuk mulut kita juga mempengaruhi. Jika bagian atas mulut atau langit-langit lunak kita lebih rendah dan tebal, itu dapat mempersempit saluran napas kita dan membuat kita mendengkur. Mendengkur juga bisa terjadi jika Uvula (yaitu potongan kecil jaringan yang menggantung di langit-langit lunak mulut kita yang fungsinya untuk menghentikan makanan naik ke hidung kita ketika kita menelan makanan). Bentuknya lebih panjang dari biasanya. Obat penenang, obat tidur dan obat anti depresi juga dapat membuat kita mendengkur. Sleep Apnea (henti napas merupakan suatu kondisi berhentinya proses pernafasan dalam waktu singkat selama beberapa detik hingga satu atau dua menit tetapi dapat juga terjadi dalam jangka panjang). Ini adalah dengkuran serius yang menghentikan pernapasan kita saat kita tidur. Ini bisa membuat kita megap-megap atau membangunkan kita ketika kita tidur. Tanda-tanda apnea termasuk mulut kering, sakit kepala, atau sakit tenggorokan di pagi hari. Hal ini terkait dengan penyakit stroke, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung, jadi temui dokter segera jika kita berpikir kita mungkin mengalami sleep apnea. Bagaimana dengan anak-anak, tidak biasa bagi anak-anak untuk mendengkur, karena kasus mendengkur biasanya tejadi pada orang dewasa, tapi jika terjadi pada anak-anak, itu biasanya karena mereka mengalami demam atau alergi. Namun dalam beberapa kasus, itu bisa menjadi tanda infeksi di sinus, tenggorokan, paru-paru, saluran udara, atau mungkin sleep apnea. Bagaimana dengan ibu hamil. Ibu hamil cenderung mendengkur karena saluran hidung mereka dapat membengkak dan membuatnya lebih sulit untuk bernafas. Kenaikan berat badan selama kehamilan juga dapat mendorong diafragma (yaitu otot yang berada di bagian dasar internal skeletal antara rongga dada dengan rongga perut yang berperan dalam proses pernafasan), yang membantu memindahkan udara masuk dan keluar dari paru-paru kita. Apa yang dapat kita lakukan jika kita mendengkur : Perhatikan Berat Badan kita, terutama jika leher kita lebih dari 17 inci. Maka itu berat badan kita harus normal; Kurangi minuman beralkohol. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.webmd.com
 10 Nov 2018    18:00 WIB
Wah Kurang Tidur Ternyata Berbahaya Bagi Kehidupan Seksual
Menurut sebuah penelitian baru, tidur lebih lama selama satu malam dapat meningkatkan gairah seksual dan kemungkinan untuk bercinta di keesokkan harinya bagi seorang wanita. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 171 orang mahasiswi (yang tidak mengkonsumsi obat anti depresi karena obat ini dapat mempengaruhi gairah seksual seseorang) selama 2 minggu. Melalui penelitian ini para ahli menemukan bahwa rata-rata peserta penelitian tidur selama 7 jam 22 menit setiap malamnya, di mana gairah seksual para peserta yang mengkosumsi pil KB lebih tinggi dibandingkan dengan mereka tidak menggunakannya dan gairah seksual peserta akan menurun selama menstruasi. Selain itu, para ahli juga menemukan bahwa semakin lama waktu tidur peserta, maka semakin tinggi gairah seksualnya di keesokkan harinya. Akan tetapi, waktu dan kualitas tidur yang lebih baik tampaknya tidak berpengaruh pada seberapa sering seorang wanita mencapai orgasme. Hal mengejutkan lain yang ditemukan pada ahli adalah bahwa semakin lama seorang wanita tidur maka vaginanya justru akan menjadi semakin kering.   Baca juga: Efek Samping Menakutkan dari Kurang Tidur   Para peneliti menduga peningkatan gairah seksual yang berhubungan dengan waktu tidur ini disebabkan oleh perubahan kadar hormonal seorang wanita. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitain lebih lanjut mengenai hal ini karena setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Intinya adalah memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas telah terbukti sangat penting bagi keadaan mood, kesehatan, dan berbagai hal lain dalam kehidupan setiap orang. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu memiliki waktu tidur yang cukup setiap harinya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: foxnews
 06 Sep 2018    18:00 WIB
Penyakit Kronik dan Gangguan Tidur
Gangguan tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti stress, penuaan, kehamilan, menopause, gangguan psikologis, dan penyakit kronik. Beberapa penyakit kronik yang dapat menyebabkan gangguan tidur adalah diabetes, artritis, HIV/AIDS, lupus, Parkinson, Alzheimer, dan sklerosis multipel.   Apa yang Terjadi ? Rasa nyeri dan lelah yang dialami oleh penderita penyakit kronik dapat mengganggu kehidupan mereka sehari-hari, termasuk tidur. Penyakit kronik yang mereka alami membuat mereka sulit tidur di malam hari dan mengantuk saat siang hari, terutama pada penderita gangguan neurologis, seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer. Insomnia dan gangguan tidur lainnya dapat memperburuk rasa nyeri dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Selain itu, beberapa obat-obatan yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kronik justru dapat menyebabkan gangguan tidur. Penderita penyakit kronik seringkali juga mengalami depresi. Hal ini juga dapat menyebabkan gangguan tidur.   Apa yang Harus Dilakukan ? Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur akibat penyakit kronik adalah mengatasi rasa nyeri akibat penyakit. Anda dapat meminta dokter anda untuk memberikan obat anti nyeri. Bila penggunaan obat juga tidak membantu anda tertidur, cobalah untuk melakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Ciptakan suasana kamar tidur yang tenang Matikan lampu kamar tidur anda Atur suhu kamar tidur anda senyaman mungkin Susu hangat dapat membuat anda mengantuk Jangan tidur siang Hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan coklat Bila hal ini masih tidak dapat membantu anda, segera hubungi dokter anda mengenai penggunaan obat lainnya untuk membantu tidur anda. Hindarilah penggunaan obat tidur lebih dari 2 minggu karena dapat menyebabkan ketergantungan dan toleransi obat (dosis yang sama tidak lagi memiliki efek yang sama seperti pada waktu pertama kali anda konsumsi)   Sumber: webmd
 31 Aug 2018    16:00 WIB
Sering Terbangun Ketika Tidur di Malam Hari? Ternyata Begini Efeknya!
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa sering terbangun dari tidur di malam hari dapat berbahaya bagi kesehatan fisik Anda seperti halnya kurang tidur. Seorang ahli di Israel menemukan dalam penelitiannya bahwa sering terbangun saat tidur di malam hari, yang banyak terjadi pada petugas kesehatan seperti dokter dan suster dan para orang tua baru, adalah sama dengan hanya tidur selama 4 jam di malam hari.  Pada penelitian ini, para peneliti mengamati pola tidur para pelajar. Para pelajar ini diminta untuk menggunakan jam tangan yang memonitor kapan mereka tidur dan kapan mereka bangun. Pada penelitian ini, para peneliti meminta para pelajar untuk melakukan 2 hal yaitu tidur nyenyak selama 8 jam di suatu malam dan tidur dengan keadaan sering terbangun keesokkan malamnya karena menerima 4 telepon yang meminta mereka untuk menyelesaikan sesuatu hal sebelum kembali tidur. Pagi hari setelah 2 malam ini, para peneliti kemudian meminta para pelajar ini untuk menyelesaikan suatu tugas untuk mengukur kemampuan konsentrasi dan keadaan emosional mereka. Hasilnya adalah satu malam dengan tidur yang terganggu (sering terbangun saat tidur) telah memberikan dampak negatif pada mood, kemampuan konsentrasi, dan fungsi kognitif (kemampuan berpikir). Para peneliti menduga bahwa sering mengalami tidur yang terganggu seperti ini dapat menimbulkan efek negatif dalam jangka panjang, sama seperti bila Anda kurang tidur dalam waktu yang lama. Penelitian ini juga menemukan bahwa siapa saja dapat mengalami hal ini dan tidak tergantung pada usia serta pekerjaan mereka.  Sumber: womenshealthmag
 22 Jul 2018    13:00 WIB
Kualitas Tidur Dan Makan Bisa Menyebabkan Diabetes
Kata diabetes mungkin sudah tidak asing bagi kita. Orang juga mengenalnya sebagai penyakit gula. Lebih mencengangkan dan membuat kita miris adalah sekita 10 juta penduduk Indonesia mengidap ini sehingga kita menempati peringkat 7 dengan pasien terbanyak di dunia. Diabetes tidak mengenal usia dan status mau muda, tua, kaya ataupun miskin bisa mengalamai diabetes. Sobat sehat tentu tidak mau mengalami hal ini bukan? Nah kita artikel kali ini, kita akan membahas penelitian baru yang berkenaan pola hidup kita terutama kurang tidur, nyemil dan resiko terkena diabetes. Guys, nyemil sesekali tentu tidak mengapa. Namun ketika nyemil menjadi kebiasaan kita terutama di malam hari pada waktu jam tidur maka resiko yang kita hadapi adalah obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Keinginan kita untuk nyemil terutama nyemil junk food erat kaitannya dengan pola tidur kita yang buruk Dalam suatu pertemuan tahunan the Associated Professional Sleep Societies yang disebut SLEEP 2018 yang diadakan di Baltimore, menyajikan hasil penemuan mereka tentang hal ini. Salah satu peneliti dari  University of Arizona di Tucson meneliti 3.105 orang dewasa dari 23 wilayah metropolitan di seluruh Amerika Serikat terkait dengan kebiasaan ngemil di malam hari, kualitas tidur, dan masalah kesehatan yang didiagnosis. Sekitar 60 persen responden mengaku ngemil larut malam secara teratur, sementara dua pertiga dari mereka mengatakan bahwa sulit tidur membuat mereka ingin nyemil camilan yang tidak sehat. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa kurang tidur bisa menjadi predicator atau faktor ke depan yang membuat orang ngidam atau ingin nyemil camilan yang tidak sehat yang pada akhirnya meningkatkan resiko seorang terkena diabetes. Guys, tidur sangat erat kaitannya dengan metabolisme tubuh kita. Kalau tidur kita tidak sehat atau mengalami gangguan maka metabolisme tubuh kita juga akan mengalami ganguan. Di Amerika sendiri dilaporkan sekitar 50 hingga 70 juta penduduknya mengalami gangguan tidur menurut the American Sleep Association. Sebab itu kita perlu memandang serius perkara ini. Sobat sehat tentu ingin tetap sehat dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik lagi bukan?  Maka kita perlu memperhatikan kualitas tidur kita. Tidur malam yang nyenyak membantu kebiasaan makan atau diet kita yang sehat dan juga menjaga metabolisme tubuh kita. Jadi sobat sehat semua, jangan begadang kalau tidak perlu. Jika sobat mengalami masalah sulit tidur dan tidak tahu penyebabnya, ada baiknya sobat datang ke dokter atau rumah sakit yang berkompeten untuk mengatasi sleep disorder yang dialami sobat sehat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com, sains.kompas.com
 26 Jun 2018    11:00 WIB
Berkeringat Waktu Tidur, Kenapa Ya?
Apakah Anda pernah terbangun di pagi hari dan merasa bingung mengapa Anda basah kuyup oleh keringat? Berkeringat di malam hari atau saat tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal. Bila hal ini sering terjadi, maka Anda mungkin mengalami suatu gangguan kesehatan. Anak dan wanita yang sedang memasuki masa menopause juga dapat mengalami hal ini. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat Anda berkeringat di malam hari.   Suhu Tubuh dan Ruangan Penyebab tersering dari keringat di malam hari adalah karena suhu tubuh Anda meningkat akibat suhu ruangan kamar tidur Anda yang terlalu panas. Selain itu, merupakan suatu hal yang normal bila suhu tubuh Anda berubah-ubah saat Anda tidur. Hal ini dikarenakan pada fase tidur tertentu, sistem saraf autonom yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, dan berbagai hal lainnya akan terstimulasi sehingga suhu tubuh Anda pun meningkat. Kendati demikian, sebagian besar orang akan mengalami penurunan suhu tubuh saat subuh.   Baca juga: Sushi dan Tidur, Kunci Umur Panjang   Gangguan Tidur Tertentu Berbagai jenis gangguan tidur ternyata tidak hanya membuat tidur Anda tidak nyenyak di malam hari, tetapi juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari. Salah satu gangguan tidur yang paling sering menyebabkan hal ini adalah gangguan tidur apnea. Pada gangguan tidur apnea, penderita biasanya mengalami kesulitan bernapas, yang berarti penderita membutuhkan tenaga dan usaha ekstra untuk bernapas. Hal ini tentu saja akan membuat sang penderita berkeringat sama seperti saat ia sedang berlari dan kesulitan bernapas. Pada anak-anak, terutama balita, gangguan tidur yang membuatnya kesulitan bernapas biasanya akan membuat anak berkeringat saat tidur dan tampak gelisah saat tidur. Sang anak mungkin terbangun dengan wajah kemerahan dan basah kuyup oleh keringat. Segera hubungi dokter Anda bila anak Anda mengalami hal ini, apalagi bila ia juga mendengkur. Pada wanita, berkeringat di malam hari biasanya terjadi pada mereka yang telah memasuki masa menopause. Selain itu, resiko terjadinya gangguan tidur apnea juga akan meningkat hingga 10 kali lipat pada masa awal menopause karena penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Sementara itu, sejumlah orang juga berkeringat di saat tidurnya setelah mereka mengkonsumsi minuman beralkohol. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan pelemas otot, yang akan mempengaruhi saluran pernapasan atas dan memperburuk gangguan tidur apnea serta kebiasaan mendengkur orang tersebut. Hal lainnya yang juga dapat membuat seseorang bangun dalam keadaan basah kuyup oleh keringat adalah karena ia mengalami mimpi buruk atau karena ia mengalami serangan cemas, yang akan memicu terjadinya serangan panik dan keringat berlebih saat tidur. Jika Anda terus mengalami mimpi buruk, terutama setelah mengalami suatu kejadian traumatis, maka pengobatan seperti konseling dapat sangat membantu. Selain itu, anak-anak juga dapat berkeringat saat tidur bila mereka mengalami suatu gangguan tidur yang disebut dengan teror malam.   Gangguan Kesehatan Lain Sesekali terbangun dalam keadaan basah kuyup karena berkeringat mungkin bukanlah suatu hal yang mengkhawatirkan, akan tetapi bila keadaan ini terus berlangsung, maka hal ini mungkin disebabkan oleh suatu gangguan kesehatan tertentu, yang membutuhkan pertolongan medis segera, apalagi bila Anda juga mengalami demam atau penurunan berat badan walaupun tidak sedang berusaha untuk menurunkannya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gangguan kesehatan lainnya yang juga dapat menyebabkan Anda berkeringat saat tidur: Infeksi, termasuk tuberkulosis (TBC) Berbagai jenis obat-obatan seperti obat anti depresi, terapi sulih hormon, insulin Hipertiroidisme Diabetes (hipoglikemia) Gangguan saraf autonom Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Baca juga: 8 Penyebab Timbulnya Keringat dan Cara Mengatasinya Sumber: sleepdisorder
 04 Jun 2018    08:00 WIB
5 Tips Aktivitas Harian Yang Menginspirasi Untuk mendapatkan Kehidupan Yang Lebih Sehat
Apakah Anda ingin tahu rahasia untuk memiliki kehidupan yang sehat? Sayangnya, tidak ada jalan pintas yang cepat dan Anda mungkin sudah tahu semua aturan dasarnya. Menemukan kebahagiaan sebenarnya adalah bagaimana cara Anda mampu melewati setiap masalah yang ada dalam kehidupan Anda. Namun ada beberapa cara rutinitas harian yang dapat membuat Anda mampu menemukan kehidupan yang utuh dan sehat.   1.      Tidur lebih awal sehingga Anda bisa bangun tanpa alarmBagi kebanyakan orang, mendapatkan istirahat yang cukup saat malam hari akan membantunya untuk bangun sendiri pada keesokan harinya secara alami. Ketergantungan pada alarm adalah tanda-tanda bahwa Anda tidak tidur cukup awal. Untuk mengoptimalkan pemulihan tubuh Anda selama proses tidur, Anda harus memberikan tubuh Anda cukup waktu untuk beristirahat. Para ahli mengatakan bila tidur lima belas menit lebih cepat akan membuat Anda merasa lebih baik saat bangun dan merasa lebih segar. Setiap orang membutuhkan jumlah waktu tidur yang berbeda untuk membuat sistem organ dalam tubuh dapat bekerja dengan baik. Jadi ikuti kebutuhan waktu tidur Anda sendiri jangan mengikuti waktu tidur yang dibutuhkan oleh orang lain. 2.      Sarapan pagi dengan gizi yang seimbangMungkin Anda tidak percaya bila diberitahu bahwa sarapan adalah saat makan yang paling penting, namun hal ini benar adanya. Makan makanan bergizi di pagi hari membantu memberikan kekuatan untuk bertahan seharian, membantu meningkatkan konsentrasi dan bahkan membantu mengontrol berat badan. Kebanyakan orang melewatkan sarapan untuk membantu mengurangi masuknya kalori dalam tubuh terlalu banyak. Namun dalam sebuah penelitian terus menunjukkan bahwa mereka yang rutin sarapan cenderung mengalami penurunan berat badan.  Dengan sarapan Anda tidak akan merasa sangat lapar, sehingga terhindar dari kebiasaan mengemill di waktu menjelang makan siang dan tidak makan berlebihan pada saat makan siang. Namun yang perlu diingat adalah makanan yang dimakan saat sarapan adalah hal yang penting. Sarapan dengan nutrisi yang tepat dapat membuat tubuh mendapatkan energi yang cukup. seperti sarapan dengan oatmeal, smoothie buah-buahan, telur dadar dan beberapa menu sehat lainnya. 3.      Terus bergerakSalah satu cara paling tepat untuk mendapatkan kehidupan yang sehat adalah dengan melakukan olahraga yang teratur. Namun seringkali jadwal kerja yang padat menjadi alasan untuk bolos berolahraga. Anda tidak perlu pergi ke pusat kebugaran setiap hari apabila Anda memang tidak memiliki waktu. Namun Anda tetap bisa bergerak seperti menggunakan tangga kantor, memarkir kendaraan Anda cukup jauh yang memaksa Anda untuk berjalan, menyiapkan barbel atau botol minuman yang masih berisi air dan mengangkatnya setiap Anda lenggang. Setiap 2 jam sekali istirahatlah selama 5-10 menit berjalan-jalan sedikit dan mendapatkan udara segar. Kosongkan pikiran Anda saat Anda menggerakan kaki Anda. 4.      Kerja dan bersenang-senang yang seimbangUntuk mendapatkan kehidupan yang sehat membutuhkan keseimbangan yang sehat antara bekerja dan bersenang-senang.Anda memang harus bekerja namun pikiran dan tubuh Anda juga perlu bersantai untuk mengurangi stres yang Anda alami. Masalah mental dan emosional dapat mengganggu tubuh Anda dapat berfungsi dengan baik.Saat stres melanda, Anda mungkin dapat bangkit kembali dengan meluangkan waktu bersama pasangan dan teman-teman terdekat Anda. Selain itu Anda juga bisa menyalurkan hobi Anda. 5.      Tingkatkan kualitas keimanan Anda dan selalu berbuat kebaikanTerlepas dari apapun keyakinan Anda. Meningkatkan kualitas beribadah Anda dan selalu berbuat kebaikan seperti aktif dalam kegiatan sosial. Hal ini akan membantu Anda tetap aktif, termotivasi dan energik.Apabila Anda ingin memiliki kehidupan yang sehat maka dapatkan lah kehidupan yang sehat luar dan dalam. Biarkan inner beauty Anda terpancar.Ikutilah cara diatas untuk mendapatkan kehidupan yang sehat dan jangan lupa untuk melakukan pengecekan kesehatan yang rutin untuk mencegah terjadinya berbagai macam penyakit.   Baca juga: 7 Langkah Agar Hati Tetap Sehat   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthdigest
 03 Jun 2018    18:00 WIB
Berbagai Hal yang Dapat Mengganggu Tidur Anda
Apakah anda pernah merasa sangat lelah saat terbangun di pagi hari, bahkan lebih lelah daripada saat anda ingin tidur semalam? Hal ini terjadi akibat tidur yang tidak nyenyak. Apa sajakah yang membuat tidur anda tidak nyenyak? Anda mungkin ingat terbangun akibat tangisan bayi anda atau suara keras lainnya, tetapi anda mungkin tidak ingat bahwa anda pernah terbangun selama 1 atau 2 menit saat tidur semalam. Tidak ingat bahwa anda pernah beberapa kali saat tidur merupakan suatu hal yang normal, akan tetapi, bila anda terlalu sering terbangun, hal ini dapat mengganggu waktu tidur anda dan membuat anda merasa sangat lelah walau anda sendiri mungkin tidak mengetahui penyebabnya.   Hewan Peliharaan Apabila anda membiarkan hewan peliharaan anda tidur bersama anda di atas ranjang, hal ini dapat mengganggu tidur anda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan waktu tidur dan bangun antara anda dan hewan peliharaan anda. Oleh karena itu, jangan biarkan pasangan anda tidur di atas ranjang bersama anda. Apabila anda sulit membuat hewan peliharaan anda tidur di luar kamar anda, maka siapkanlah tempat tidur lainnya bagi hewan peliharaan anda di lantai.   Alkohol Alkohol dapat mempengaruhi irama tidur anda. Memang benar alkohol dapat membuat anda mabuk dan tertidur, akan tetapi saat kadar alkohol di dalam darah anda telah turun, maka anda akan kembali terbangun. Untuk mencegah hal ini, jangan minum minuman beralkohol 2 atau 3 jam sebelum tidur.   GERD (Refluks Gastroesofageal) GERD menyebabkan penderitanya sulit tidur. Hal ini dikarenakan apabila penderita GERD berbaring untuk tidur, maka asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan rasa nyeri serta dada terasa seperti terbakar. GERD juga seringkali menyebabkan gejala lainnya yang lebih ringan tetapi tetap mengganggu tidur anda, seperti batuk. Hal ini dapat membuat anda sering terbangun di malam hari dan mengganggu tidur anda. Apabila anda sering terbangun di saat tidur, segera hubungi dokter anda untuk menyingkirkan kemungkinan GERD. Selain itu, diagnosa dini dan penanganannya secepatnya dapat membantu anda terhindar dari gangguan kesehatan yang lebih serius.   Obat-obatan, Vitamin, dan Suplemen Beberapa obat-obatan juga dapat mengganggu tidur anda. Obat-obatan tersebut adalah steroid yang biasa digunakan oleh penderita asma atau obat anti hipertensi seperti beta blocker. Kedua obat ini dapat membuat anda sulit tidur. Selain itu, obat anti nyeri kuat golongan opioid juga dapat menyebabkan terjadinya sindrom tidur apnea, suatu keadaan di mana seseorang berhenti bernapas selama beberapa detik saat tidur yang menyebabkan penderitanya sering terbangun saat tidur. Berbagai suplemen dan vitamin juga dapat menyebabkan gangguan tidur. Salah satunya adalah ginseng, yang merupakan stimulan, yang membuat anda sulit tidur. Vitamin B6 dan B12 juga dapat membuat seseorang mengalami mimpi buruk hingga terbangun dari tidur. Sebaiknya jangan mengkonsumsi vitamin maupun suplemen lainnya di malam hari.   Rasa Nyeri Rasa nyeri apapun dapat menyebabkan anda terbangun dari tidur nyenyak anda. Nyeri kepala, nyeri punggung, nyeri otot, nyeri sendi, dan nyeri menstruasi merupakan penyebab tersering dari gangguan tidur akibat nyeri. Bahkan rasa nyeri ringan pun dapat mengganggu tidur anda. Nyeri ringan dapat membuat anda sulit memulai tidur karena rasa tidak nyaman yang anda rasakan. Selain itu, nyeri ringan ini juga dapat membuat tidur anda tidak nyenyak walaupun anda tidak terbangun saat tidur. Hal ini dapat membuat anda tetap merasa lelah dan kurang tidur. Rasa nyeri yang telah berlangsung lama atau nyeri kronik juga dapat mengganggu tidur anda. Hal ini dapat membuat anda sulit memulai tidur atau tidur yang kurang nyenyak. Segera periksakan diri ke dokter bila anda merasakan nyeri yang telah berlangsung lama.   Terlalu Lelah Merasa lelah dan mengantuk merupakan dua hal yang berbeda. Anda dapat merasa sangat lelah tetapi tetap mengalami kesulitan tidur. Hal ini disebabkan oleh walaupun anda merasa lelah, namun energi yang terkumpul di dalam tubuh anda akibat olahraga atau aktivitas fisik lainnya yang anda lakukan membuat tubuh anda bertenaga. Oleh karena itu, berikanlah sedikit waktu bagi tubuh anda untuk beristirahat. Jangan langsung menuju ranjang anda, duduklah dahulu sebentar dan bersantai sebelum tidur.   Gangguan Tidur Jika anda menderita gangguan tidur yang bahkan anda sendiri tidak menyadarinya, maka hal ini juga dapat mengganggu tidur anda. Contoh gangguan tidur adalah adanya gerakan menetap pada anggota gerak anda, di mana kaki anda terus tersentak secara teratur selama anda tidur. Hal ini dapat mengganggu tidur anda. Contoh gangguan tidur lainnya adalah sindrom tidur apnea. Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengorok dan berhenti bernapas selama beberapa detik dan menyebabkan penderitanya terbangun dari tidur.   Penyebab Lainnya Apabila pasangan anda mengorok atau menderita sindrom tidur apnea atau seringkali menendang atau melakukan berbagai gerakan lainnya, maka hal ini juga dapat mengganggu tidur anda. Suhu kamar yang terlalu panas atau dingin, cahaya terang, suara berisik, atau rasa panas pada tubuh anda selama menopause juga dapat mengganggu tidur anda.   Bila anda membutuhkan beberapa gelas kopi setiap harinya untuk membuat anda terjaga atau anda selalu merasa mengantuk dan ingin tidur di hari libur atau bila anda mudah sekali tertidur setiap kali anda berbaring di ranjang anda; maka hal ini dapat merupakan petanda bahwa waktu tidur anda kurang. Segera hubungi dokter anda untuk mendapatkan penanganan secepatnya.   Sumber: webmd
 16 May 2018    18:00 WIB
Apa Dampak Kurang Tidur Pada Otak Anda?
Hampir setiap orang di dunia sekarang ini pasti pernah merasakan apa yang terjadi bila kurang tidur. Kurang tidur dapat membuat Anda menjadi mudah marah, memiliki respon yang lebih lambat, dan mengganggu kadar hormon di dalam tubuh Anda; yang juga mempengaruhi berat badan Anda.   Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa terdapat suatu hubungan antara kurang tidur dan peningkatan resiko timbulnya memori palsu. Yang dimaksud dengan memori palsu di sini adalah saat Anda mengantuk, Anda lebih sering mempercayai bahwa Anda melihat sesuatu atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ada.   Pada penelitian ini, para peneliti melakukan 2 buah percobaan. Pada percobaan pertama, para peneliti mengamati dua kelompok peserta penelitian yang mengalami kurang tidur. Kelompok pertama terdiri dari orang yang hanya tidur selama 5 jam atau kurang setiap malamnya. Sementara itu, kelompok kedua terdiri dari orang yang tidur lebih lama daripada kelompok satu tetapi tetap di bawah lama tidur yang dianjurkan (kurang dari 7-8 jam).   Para peneliti kemudian menemukan suatu hal yang menarik yaitu bahwa para peserta penelitian yang termasuk dalam kelompok pertama melaporkan bahwa mereka lebih sering melihat suatu berita yang sebenarnya tidak mereka lihat.   Pada percobaan kedua, para peneliti mengamati sekelompok peserta penelitian yang diminta untuk melihat berbagai foto tempat kejadian perkara, tidak boleh tidur selama 24 jam, dan kemudian diminta untuk membaca sebuah narasi yang berlawanan dengan foto yang mereka lihat. Para peneliti menemukan bahwa mereka lebih sulit menentukan apakah narasi mengenai foto tersebut memang sesuai dengan foto yang mereka lihat.   Secara umum, kurang tidur membuat orang lebih sulit untuk mengingat suatu hal atau fakta dengan benar. Misalnya Anda yakin Anda telah meletakkan suatu dokumen di meja atasan Anda atau menghubungi restoran untuk janji makan siang, padahal pada kenyataannya, Anda tidak pernah melakukan hal tersebut.   Hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa, saat Anda mengantuk, maka Anda akan lebih sering untuk membuat suatu kesalahan konyol seperti yang dicontohkan di atas.   Para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti mengenai mengapa kurang tidur dapat membuat Anda sulit mengingat sesuatu dengan benar, akan tetapi para peneliti menduga hal ini dikarenakan otak Anda merasa sangat lelah sehingga tidak dapat menyimpan suatu informasi dengan benar.     Sumber: womenshealthmag