Your browser does not support JavaScript!
 21 Nov 2020    17:00 WIB
9 Posisi Tidur Untuk Mengatasi Berbagai Keluhan Anda
Tahukah Anda bahwa bukan hanya berapa lama dan kualitas tidur Anda saja yang berpengaruh pada kesehatan Anda, tetapi posisi tidur Anda juga? Ternyata dengan tidur pada posisi tertentu, berbagai keluhan yang Anda alami seperti nyeri punggung atau bahu dapat berkurang lho. Di bawah ini Anda dapat melihat 9 posisi tidur dan manfaatnya bagi berbagai keluhan Anda. Nyeri Punggung Jika Anda mengalami nyeri punggung atau pinggang, maka tidur dengan posisi yang tepat dapat sangat membantu Anda. Untuk itu, dianjurkan agar Anda tidur terlentang, lalu letakkanlah bantal di bawah lutut dan handuk gulung kecil pada lekukan pinggang Anda. Nyeri Bahu Untuk mengatasi nyeri pada salah satu bahu Anda, dianjurkan untuk tidur menyamping pada sisi bahu yang tidak nyeri dengan kaki sedikit ditekuk sambil memeluk guling di antara kaki dan di depan dada Anda. Gangguan Sinus Jika Anda sedang mengalami infeksi sinus, maka posisi tidur yang dapat membantu Anda adalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi. Hal ini dikarenakan lendir pernapasan (ingus) akan berkumpul di dalam sinus Anda pada malam hari bila Anda tidur dengan kepala menunduk ke bawah. Sakit Kepala Bila Anda mengalami sakit kepala, maka tidur dengan posisi tertentu dapat membantu. Pastikan posisi kepala Anda tetap sama dengan meletakkan bantal pada sisi kanan dan kiri kepala Anda sambil tidur terlentang. Nyeri Menstruasi Bagi para wanita yang mengalami nyeri perut dan nyeri pinggang saat menstruasi, tidurlah dengan posisi terlentang dan letakkan bantal di bawah lutut Anda sehingga punggung Anda tidak terlalu melengkung. Tekanan Darah Tinggi Walaupun Anda harus tetap mengkonsumsi obat penurun tekanan darah untuk mengatasi tekanan darah tinggi yang Anda alami, namun sebuah penelitian menemukan bahwa posisi tidur tertentu dapat mempengaruhi tekanan darah. Para ahli menemukan bahwa tidur tengkurap dapat membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan. Gangguan Pencernaan Bila Anda sering merasa mengantuk tidak lama setelah makan dan ingin segera tidur, maka tidurlah menyamping ke sisi kiri. Para ahli menduga hal ini dikarenakan gravitasi akan membantu proses pencernaan Anda karena lambung berada pada sisi kiri tubuh. Nyeri Leher Bila Anda sedang mengalami nyeri leher, tidurlah terlentang dan letakkanlah handuk tangan yang digulung tepat di bawah leher Anda. Bila posisi handuk sering berubah, masukkanlah handuk ke dalam bantal kepala. Heartburn Bila Anda menderita GERD atau heartburn, maka tidur dapat terasa sangat sulit untuk dilakukan. Untuk mengatasinya, tidurlah dengan posisi menyamping ke arah kiri. Sumber: ntd
 18 Nov 2020    09:00 WIB
Bruxism atau Menggertakkan Gigi Saat Tidur, Apa Penyebabnya?
Bruxism adalah kebiasaan buruk berupa menggesek-gesek gigi-gigi rahang atas dan rahang bawah, bisa timbul pada masa anak-anak maupun dewasa. Biasanya tindakan ini dilakukan pada saat tidur di malam hari dan penderita tidak menyadari bahwa ia memiliki kebiasaan buruk tersebut. Bruxism lebih sering dimiliki oleh kaum wanita dibandingkan pria. Apa saja gejala dan tanda dari bruxism? Pada saat tidur di malam hari, biasanya penderita akan mengeluarkan suara gigi-gigi yang beradu. Bila dilihat secara klinis, tampak adanya abrasi pada permukaan atas gigi-geligi rahang atas dan rahang bawah. Bila lapisan email yang hilang cukup banyak dapat timbul rasa ngilu pada gigi-gigi yang mengalami abrasi. Kadang terlihat adanya jejas atau tanda yang tidak rata pada tepi lidah. Apa saja perawatan yang dapat dilakukan untuk bruxism? Biasanya kasus-kasus bruxism terlambat didiagnosa karena penderita tidak menyadari bahwa mereka memiliki kebiasaan tersebut. Untuk perawatan kasus ini dokter gigi akan membuatkan alat tertentu yang didesain dan dibuat khusus sesuai dengan susunan gigi-geligi pasien, alat ini disebut night-guard dan digunakan saat tidur pada malam hari.  Alat ini akan membentuk batas antara gigi-gigi rahang atas dan rahang bawah sehingga tidak akan saling beradu. Pemakaian alat ini akan mencegah kerusakan yang lebih jauh pada gigi-geligi dan membantu pasien dalam menghentikan kebiasaan buruknya.Bila penyebab utama dari bruxism adalah stres, maka melakukan konsultasi dengan psikolog merupakan salah satu hal yang dapat membantu dalam menghilangkan kebiasaan buruk ini. Apa yang menyebabkan bruxism? Pada anak-anak, kadang kebiasaan ini timbul pada masa gigi-geligi sedang tumbuh. Pada orang-orang dewasa biasanya bruxism timbul karena adanya maloklusi (hubungan yang tidak baik antara gigi-gigi rahang atas dan rahang bawah), stres, rasa marah, rasa sakit, atau frustasi. Apa saja akibat dari bruxism? Bruxism dapat menyebabkan abrasi (aus) permukaan gigi-gigi pada rahang atas dan rahang bawah, baik itu gigi susu maupun gigi permanen.  Lapisan email (lapisan terluar dari gigi) yang melindungi permukaan atas gigi hilang, sehingga dapat timbul rasa ngilu pada gigi-gigi tersebut. Bila kebiasaan ini berlanjut terus dan berlangsung dalam waktu lama, dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi), maloklusi, patahnya gigi akibat tekanan yang berlebihan, dan kelainan pada sendi Temporo Mandibular Joint (sendi yang menghubungkan rahang bawah dan tulang kepala).
 28 Oct 2020    17:00 WIB
Kenapa Ya Habis Makan Ngantuk?
Bingung mengapa Anda selalu merasa ngantuk setiap kali selesai makan? Hal ini mungkin dikarenakan jenis makanan yang Anda pilih sebagai menu makan siang Anda. Bila Anda ingin terhindar atau setidaknya mengurangi rasa kantuk Anda saat bekerja, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang perlu Anda hindari karena dapat membuat Anda merasa mengantuk. Hanya Makan Salad Hanya makan salad saat makan siang ternyata juga dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda lho. Hal ini dikarenakan salad tidak mengandung protein dan karbohidrat, yang berarti Anda tidak mendapatkan cukup kalori untuk bekerja di sepanjang hari. Jika Anda hanya mengkonsumsi sayuran yang mengandung 200 kalori, maka bukanlah suatu hal yang aneh bila Anda akan merasa lapar dan lelah pada pukul 4 sore. Saus salad yang Anda pilih juga dapat menjadi masalah karena mungkin mengandung banyak gula. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh makan salad sebagai menu makan siang. Anda hanya perlu memilih isi salad Anda dengan lebih baik. Buatlah salad Anda dari jamur, kembang kol, sayuran berdaun hijau seperti kale; kemudian tambahkan protein misalnya ayam dan karbohidrat kompleks seperti quinoa atau edamame. Untuk sausnya, Anda dapat menambahkan extra virgin olive oil dan cuka atau sari buah lemon. Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Susu Susu dapat menjadi biang keladi dari rasa lelah yang Anda rasakan. Hal ini mungkin dikarenakan tubuh Anda tidak lagi dapat mencerna protein di dalam susu dengan baik seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda. Jika Anda merasa mengantuk dan lelah setelah mengkonsumsi susu atau produknya, maka tidak mengkonsumsi susu atau produknya saat makan siang dapat menjadi pilihan yang baik. Pisang atau Kacang Pisang telah diketahui dapat membantu mengatasi kram otot karena mengandung banyak magnesium, mineral yang dapat membantu membuat sel-sel otak menjadi rileks, yang akan membuat Anda merasa mengantuk. Selain pisang, kacang terutama kacang almond, kacang mete, dan kacang tanah juga merupakan sumber magnesium. Seberapa banyak dosis yang dibutuhkan untuk membuat seseorang merasa mengantuk dapat berbeda-beda, akan tetapi efek ini akan lebih terasa bila Anda memang telah mengalami kekurangan magnesium. Jika Anda tidak mengalami kekurangan magnesium, maka Anda biasanya tidak akan mengalami keluhan di atas bila Anda mengkonsumsi pisang atau kacang. Beberapa gejala kekurangan magnesium yang dapat ditemukan adalah hilangnya nafsu makan, mual, dan merasa amat sangat lelah. Orang yang menderita diabetes dan gangguan saluran pencernaan atau penyakit seliak memiliki resiko yang lebih tinggi. Makan Terlalu Malam Kemarin Terlalu sibuk bekerja membuat Anda terlambat makan malam? Bila ya, hati-hatilah dalam memilih menu makan malam Anda. Memilih makanan yang salah dapat mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari, yang membuat Anda mengantuk keesokkan harinya. Salah satu makanan yang dapat mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari adalah makanan yang bersifat asam seperti daging, telur, dan susu karena dapat memicu naiknya asam lambung saat Anda berbaring di malam hari, terutama bila Anda makan 2 jam sebelum tidur. Jika Anda memang telah menderita GERD atau refluks asam lambung, dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi berbagai jenis makanan tersebut 4 jam sebelum tidur. Bila Anda tidak dapat makan malam lebih awal, maka pilihlah makanan yang tidak asam atau makanan yang bersifat basa seperti buah, sayuran, gandum, dan kacang almond karena tidak akan memicu terjadinya gangguan pencernaan yang dapat mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari. Ngemil Makanan Penuh Gula atau Lemak Seperti sebagian besar orang tubuh yang lain, saluran pencernaan Anda juga akan beradaptasi dengan berbagai jenis makanan yang biasa Anda konsumsi. Jadi, misalkan Anda biasanya tidak mengkonsumsi makanan tinggi lemak atau gula, namun tiba-tiba ngidam dan mengkonsumsi makanan penuh gula dan lemak, maka tubuh Anda pun akan lebih sulit mencerna kelebihan gula dan lemak tersebut. Hal ini dikarenakan tubuh memproduksi lebih sedikit asam dan enzim yang diperlukan untuk mencerna keduanya dengan mudah. Walaupun tidak akan menimbulkan gangguan pencernaan, akan tetapi perubahan pola makan ini dapat membuat Anda merasa lelah dan mengantuk setelahnya. Bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh menikmati makanan "enak" tersebut sesekali, akan tetapi bila Anda melakukannya, bersiap-siaplah untuk merasa lelah dan mengantuk setelahnya. Sumber: oprah
 26 Oct 2020    09:00 WIB
Makanan Ini Bisa Bikin Tidur Anda Lebih Nyenyak
Anda mungkin sudah mengetahui makanan apa saja yang perlu Anda hindari agar bisa tidur lebih nyenyak di malam hari. Akan tetapi, tahukah Anda apa saja makanan yang justru harus Anda konsumsi agar bisa tidur lebih nyenyak di malam hari? Secara umum, berbagai jenis makanan yang mengandung triptofan (sejenis asam amino yang akan diubah menjadi zat kimia yang membuat otak rileks yaitu serotonin dan melatonin di dalam tubuh), karbohidrat (meningkatkan produksi serotonin), mineral tertentu (kalsium dan magnesium yang memiliki efek menenangkan), dan beberapa jenis rempah (memiliki efek relaksasi) dapat membuat Anda merasa mengantuk. Jadi, bila Anda ingin tidur dengan nyenyak pada malam hari, dianjurkan untuk mengkonsumsi cemilan ringan sekitar 1 jam sebelum tidur. Di bawah ini Anda dapat melihat cemilan apa saja yang baik dikonsumsi sebelum tidur. Setengah Butir Pisang dan Segenggam Kacang Almond Kombinasi antara triptofan, karbohidrat, dan magnesium dapat membuat Anda merasa mengantuk. Bila Anda tidak suka pisang, Anda dapat mengkonsumsi buah ceri yang mengandung melatonin. Biskuit Gandum dan Selai Kacang Keduanya juga merupakan kombinasi antara triptofan dan karbohidrat kompleks yang pasti akan membuat Anda merasa mengantuk. Segelas Susu Hangat Mengkonsumsi segelas susu hangat sebelum tidur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak. Hal ini dikarenakan susu mengandung triptofan, kalsium, dan magnesium. Akan tetapi, pastikan Anda tidak mengkonsumsinya secara berlebihan karena dapat membuat Anda terus terbangun untuk buang air kecil saat tidur. Semangkuk Sereal Gandum Dengan Susu Kombinasi antara susu yang mengandung triptofan, kalsium, dan magnesium dengan sereal yang mengandung karbohidrat dan magnesium akan membuat Anda merasa mengantuk. Pilihlah sereal yang mengandung sedikit gula karena peningkatan kadar gula darah setelahnya justru akan membuat Anda merasa segar. Pilihan lainnya adalah mengkonsumsi oatmeal karena oatmeal mengandung melatonin. Setengah Roti Isi Kalkun Roti isi atau sandwich yang terbuat dari roti gandum (mengandung banyak karbohidrat kompleks dan magnesium) dan beberapa potong kalkun (mengandung banyak triptofan) dijamin akan membuat Anda merasa mengantuk. Segelas Teh Herbal (Decaf) Teh chamomile, passionflower, dan valerian memiliki efek sedatif yang akan membuat Anda merasa rileks dan mengantuk. Untuk menambahkan efek menenangkan, Anda dapat menambahkan 1 sendok teh madu ke dalamnya. Madu mengandung triptofan. Hindari konsumsi teh jahe di malam hari karena teh ini memiliki efek stimulant yang akan membuat Anda merasa segar. Satu hal penting yang perlu Anda perhatikan saat Anda mengkonsumsi makanan berdekatan dengan waktu tidur adalah pastikan Anda tidak mengkonsumsinya secara berlebihan karena hal ini justru akan membuat tidur Anda kurang nyenyak atau bahkan susah tidur. Sumber: sleep
 07 Oct 2020    15:00 WIB
Berapa Jam Normalnya Tidur dalam Sehari?
Setiap orang, rata-rata akan tidur selama 24 tahun sepanjang hidupnya. Selama beberapa tahun belakangan, penelitian seputar tidur telah banyak dilakukan oleh ilmuwan untuk menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan, misalnya: berapa lama waktu yang ideal untuk tidur, bagaimana tidur bisa berdampak pada kita, dan mengapa banyak fenomena terjadi saat tidur. Jika kurang tidur, apa yang terjadi? Pada kenyataannya, orang yang tidur hanya 4 jam juga bisa sesegar dan seaktif seperti orang yang tidur selama 7,5 jam. Hal itu juga dikuatkan oleh penelitian yang menyatakan bahwa, "orang kurang tidur pada kenyataannya bisa memberikan dampak yang sama persis seperti seseorang yang tidak kurang tidur, ketika keesokan paginya." Temuan utama ini menemukan bahwa otak pada orang yang kurang tidur bisa bekerja normal kadang-kadang, tapi sebentar-sebentar akan mengalami fenomena yang mirip dengan mati listrik. Jadi, orang yang hanya tidur 4 jam masih bisa melakukan pekerjaan dengan baik dan sadar dengan apa yang dikatakannya. Masalahnya terletak pada, ketika sesorang kurang tidur ia tidak memiliki kemampuan otak untuk mengarahkan fokus setelah mereka kehilangan perhatian. Bahkan lebih buruknya lagi, orang kurang tidur tidak sadar akan penurunan dalam kinerjanya. "Orang kurang tidur mungkin tidak tahu pekerjaannya terganggu. Pada periode untuk menormalkan fungsi otak, mereka hanya bisa memberikan rasa aman palsu pada kompetensi dan keamanan. Pada kenyataannya, inkonsistensi otak bisa memiliki konsekuensi yang membahayakan," ujar Saper. Mitos tidur 8-9 jam ini memang sudah menyebar luas. Namun, secara ilmiah mitos ini tidak pernah dibuktikan. Dalam penelitian Kripke, ia menemukan bahwa "orang yang tidur antara 6,5 jam dan 7,5 jam setiap malam memiliki umur yang paling lama, lebih bahagia dan paling produktif. Menariknya lagi, ternyata tidur lebih lama dari 7,5 jam justru akan berdampak kurang baik bagi kesehatan".  
 21 Sep 2020    09:00 WIB
Anak Autis Rentan Mengalami Gangguan Tidur
Gangguan tidur tak hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun dapat mengalaminya. Gangguan itu dapat berupa kesulitan memulai tidur atau sering terbangun dari tidur. Kasus gangguan tidur pada anak lebih sering terjadi pada anak yang menderita autisme (40-80%). Seringnya anak terbangun atau sulitnya anak untuk memulai tidur menyebabkan waktu tidur anak menjadi sangat sedikit. Kurangnya tidur pada anak autis sangat mempengaruhi berbagai gejala yang sering timbul pada anak autis, yaitu: Perilaku agresif Depresi Perilaku hiperaktif Mudah marah Rendahnya kemampuan belajar dan berpikir Penyebab Gangguan Tidur Pada Anak Autis Faktor Sosial Penyebab gangguan tidur pada anak autis tidak diketahui, namun terdapat beberapa teori yang mungkin menjadi penyebabnya. Salah satunya adalah faktor sosial. Anak-anak pada umumnya mengetahui kapan waktu tidurnya. Mereka mengetahuinya dari lingkungan dan dari perilaku anggota keluarganya. Akan tetapi, anak dengan autisme seringkali salah mengartikan berbagai perilaku tersebut, sehingga mereka tidak mengetahui kapan saatnya tidur dan kapan saatnya bangun. Faktor Hormonal Melatonin merupakan hormon yang berfungsi untuk mengatur siklus tidur Anda. Untuk membentuk hormon ini, tubuh memerlukan suatu asam amino, triptofan. Pada autisme, kadar triptofan dapat lebih tinggi atau lebih rendah dari kadar normalnya yang menyebabkan gangguan pembentukan hormon melatonin yang pada akhirnya menyebabkan gangguan siklus tidur. Berdasarkan penelitian, kadar hormon melatonin meningkat pada malam hari dan turun pada siang hari. Akan tetapi, pada autisme kadar hormon ini tidak meningkat dan turun pada waktu yang sama dengan orang lainnya. Pada autisme hormon ini seringkali ditemukan meningkat pada siang hari dan menurun pada malam hari yang menyebabkan siklus tidur yang berbeda. Peningkatan Sensitivitas Terhadap Rangsangan dari Luar Penyebab lain yang dapat menyebabkan gangguan tidur pada anak dengan autisme adalah peningkatan sensitivitas terhadap rangsangan, seperti suara atau sentuhan. Hal ini membuat anak mudah sekali terbangun dan sering terbangun saat tidur. Cemas Anak autis lebih mudah merasa cemas daripada anak-anak lainnya. Rasa cemas ini dapat membuat anak sulit tidur. Apa yang Dapat Dilakukan ? Penggunaan obat tidur pada anak jarang dianjurkan. Hal ini merupakan upaya terakhir bila semua cara lainnya tidak berhasil. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak Anda, yaitu: Jangan memberikan anak Anda gula atau minuman yang mengandung kafein sebelum tidur Tentukan waktu tidur yang sama setiap harinya, dengan aktivitas sebelum tidur yang hampir sama Bantu anak Anda merasa rileks (menyanyikan lagu atau membacakan cerita) Matikan TV, musik, atau hal-hal lainnya yang dapat menstimulasi anak 1 jam sebelum tidur Untuk mengurangi suara dan cahaya selama anak tidur, tutuplah jendela dan gordennya; usahakan agar Anda tidak menimbulkan suara di kamar anak selama anak tertidur Bila hal-hal di atas tidak membantu anak Anda, segeralah hubungi dokter Anda untuk penanganan lebih lanjut. 
 17 Sep 2020    13:00 WIB
Stres Mengganggu? Usir dengan Cara Ini!
Stres merupakan suatu reaksi terhadap berbagai hal. Stres dapat membuat Anda menjadi tegang, lelah, emosi, bahkan dapat menyebabkan gangguan tidur. Berikut ini adalah tanda-tanda jika Anda mengalami stres: Depresi Gangguan tidur Tegang Cemas Berbagai kesalahan dalam bekerja Gangguan konsentrasi Apatis Jika Anda mengalami stres dan tidak menangani hal ini dengan baik, maka dapat terjadi gangguan pada kesehatan Anda. Lalu bagaimana cara penanganannya, di bawah ini terdapat beberapa tips untuk mengurangi stres sehingga Anda dapat tidur lebih nyenyak. Keluarga, teman dan pasangan Orang terdekat adalah salah satu penghilang stress terbaik, terutama bila stress yang anda alami disebabkan oleh pekerjaan atau teman sekerja anda. Menceritakan permasalahan anda dapat membuat anda merasa lebih baik. Cari penyebabnya Anda harus mengetahui apa penyebabnya. Apakah karena keadaan fisik, pekerjaan, atau hubungan Anda. Setelah mengetahui apa penyebab stres Anda, maka Anda dapat mencari beberapa jalan keluar yang dapat dilakukan. Ubah cara berpikir Seringkali, Anda atau orang terdekat mempunyai ekspektasi yang tinggi terhadap diri Anda. Hal ini bisa menjadi penyebab Anda mengalami stres, terlebih jika Anda mengalami kegagalan dan tidak sesuai dengan ekspektasi. Oleh karena itu, ubahlah cara berpikir Anda dalam beberapa hal menjadi lebih positif, sehingga Anda tidak cepat merasa stres terhadap semua kegagalan dan kesulitan yang dialami. Olahraga Berolahraga dan melemaskan otot-otot yang terasa kaku dan nyeri akibat stres juga dapat mengurangi rasa stres Anda. Akan tetapi, bila Anda berusia di atas 50 tahun atau memiliki suatu penyakit kronik tertentu, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai olahraga apa yang sebaiknya Anda lakukan.
 05 Aug 2020    13:00 WIB
Tips Hilangkan Kantuk Saat Bekerja
Pernahkah anda mengantuk saat bekerja? Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu anda menghilangkan rasa kantuk tersebut. Kopi dan Teh Kafein yang terdapat di dalam kopi, teh, dan beberapa minuman energi lainnya dapat membantu anda menghilangkan rasa kantuk. Kafein dapat meningkatkan produksi adrenalin dan menghambat zat kimia penyebab kantuk. Akan tetapi, konsumsi kafein yang berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan jantung anda. 200 mg kafein atau 3 cangkir kopi per hari adalah batas maksimal konsumsi kafein anda setiap harinya.   Makanan Tinggi Protein, Rendah Karbohidrat Memakan makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat sebagai cemilan anda di saat bekerja dapat membantu anda mengurangi rasa kantuk. Protein dapat merangsang otak untuk mengirimkan impuls listrik sehingga membuat rasa kantuk berkurang. Hindari cemilan tinggi karbohidrat, karena kadar karbohidrat yang tinggi justru dapat membuat anda mengantuk.   Bergerak dan Musik Duduk dalam waktu lama di kantor dapat membuat anda merasa lelah dan akhirnya mengantuk. Di saat rasa kantuk dan lelah ini muncul, lakukanlah peregangan atau berjalanlah di dalam kantor anda untuk mengurangi rasa kantuk. Selain itu, berdasarkan penelitian, mendengarkan musik sambil bekerja dapat meningkatkan konsentrasi anda dan mengusir rasa jenuh dan kantuk.   Sinar Matahari Paparan sinar matahari yang cukup dapat mengurangi rasa kantuk anda.   Olahraga dan Tidur Olahraga ringan seperti lari pagi sebelum bekerja dapat membuat anda tetap bersemangat dan tidak mengantuk selama bekerja. Selain itu, salah satu hal yang paling penting untuk menghilangkan rasa kantuk adalah tidur yang cukup. Kurang tidur tentu saja akan membuat anda lelah, tidak segar, dan mengantuk saat bangun di pagi hari.    
 28 Jul 2020    11:00 WIB
Tidur Terganggu Akibar Dari Nyeri Fibromialgia
Fibromialgia adalah suatu nyeri otot kronik, di mana nyeri bertambah dengan penekanan. Penyebab pastinya belum diketahui, namun diduga berhubungan dengan faktor psikologis, genetika, neurobiologis, dan lingkungan. Nyeri otot ini seringkali menyebabkan penderitanya mengalami gangguan tidur. Akibatnya, penderita biasanya tetap merasa lelah walau telah tidur lebih dari 8 jam setiap harinya. Berdasarkan penelitian, fibromialgia menyebabkan penderitanya sering terbangun saat tidur. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh dan kesehatan anda. Salah satunya adalah mengganggu produksi hormon pertumbuhan. Akibat gangguan produksi hormon pertumbuhan dan tidur yang tidak nyenyak, maka otot dan berbagai neurotransmiter (serotonin) sulit pulih kembali. Hal ini menyebabkan penderita fibromialgia merasa sangat lelah saat terbangun. Bila hal ini berlangsung terus-menerus, maka tubuh sulit pulih kembali setelah beraktivitas seharian dan menyebabkan peningkatan sensitivitas tubuh terhadap nyeri.  Berbagai gejala fibromialgia yang biasa ditemukan adalah: Nyeri otot yang menjalar Gangguan tidur Rasa cemas Depresi Kelelahan Kesulitan untuk mengingat atau gangguan daya ingat Insomnia yang terjadi dapat berupa: Kesulitan untuk memulai tidur Sering terbangun dari tidur Sulit tidur kembali setelah terbangun Bangun terlalu pagi keesokan harinya Mengatasi gangguan tidur dan membantu penderita tidur dengan lebih nyenyak dapat membuat tubuh pulih kembali. Hal ini dapat sangat membantu mengurangi rasa nyeri akibat fibromialgia. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat anda tidur lebih nyenyak adalah: Mandilah dengan air hangat Pijatlah bagian tubuh yang terasa sakit Lakulanlah olahraga peregangan dan yoga untuk membantu relaksasi otot Dengarkan lagu yang menenangkan Meditasi juga dapat membantu menenangkan pikiran yang mengganggu dan mengurangi ketegangan Matikanlah lampu kamar anda saat tidur Jaga ketenangan kamar tidur anda Aturlah suhu kamar tidur anda senyaman mungkin Hindarilah berbagai makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, coklat Tidak ada satu pengobatan yang dapat mengatasi nyeri akibat fibromialgia. Pengobatan untuk mengurangi rasa nyeri akibat fibromialgia biasanya merupakan suatu terapi kombinasi antara obat anti nyeri, obat anti depresan, olahraga, dan mengurangi stress. Berkonsultasilah dengan dokter anda bila anda masih mengalami gangguan tidur dan rasa nyeri yang tidak mengganggu tidur dan aktivitas anda sehari-hari.
 22 Jul 2020    18:00 WIB
Efek dari Tidur Berlebihan
Tidur yang cukup merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kesehatan anda, akan tetapi tidur berlebihan justru dapat mengganggu kesehatan anda. Tidur berlebihan telah banyak dihubungkan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan peningkatan angka kematian.   Apa yang Dimaksud Dengan Tidur Berlebihan ? Kebutuhan setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia, aktivitas, keadaan kesehatan, dan gaya hidup anda. Pada saat kesehatan anda terganggu maka anda mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak. Walaupun demikian, para ahli berpendapat bahwa setiap orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7-9 jam setiap harinya.   Penyebab Hipersomnia Salah satu penyebab tidur berlebihan adalah hipersomnia, yaitu suatu gangguan yang menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang hari yang biasanya tidak dapat diatasi dengan tidur siang. Selain itu, hipersomnia juga menyebabkan anda untuk tidur lebih lama di malam hari. Penderita hipersomnia biasanya juga mengalami kecemasan, kekurangan tenaga, dan gangguan daya ingat akibat kekurangan tidur dalam waktu lama. Sindrom Tidur Apnea Merupakan suatu gangguan yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas sementara saat tidur yang dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan tidur. Hal ini juga dapat mengganggu siklus tidur normal akibat sering terbangun saat tidur. Penyebab Lainnya Tidak setiap orang yang tidur berlebihan disebabkan oleh suatu gangguan tidur. Penyebab lain dari tidur berlebihan adalah penggunaan zat-zat tertentu seperti alkohol dan obat-obatan tertentu. Selain itu, depresi juga dapat membuat anda tidur terus-menerus. Akan tetapi, juga ada orang yang memang memiliki waktu tidur yang lebih lama daripada orang lainnya.   Berbagai Gangguan Kesehatan yang Berhubungan Dengan Tidur Berlebihan Diabetes Berdasarkan penelitian, terlalu banyak tidur atau kurang tidur dalam waktu lama dapat meningkatkan resiko diabetes. Obesitas Tidur terlalu banyak atau terlalu banyak dapat membuat berat badan anda bertambah. Berdasarkan suatu penelitian, orang yang tidur selama 9-10 jam setiap malam, memiliki resiko 21% lebih tinggi untuk mengalami obesitas dalam kurun waktu 6 tahun daripada orang yang hanya tidur selama 7-8 jam setiap malamnya. Obesitas yang diakibatkan oleh lama tidur ini tetap dapat terjadi walaupun tidak ada perubahan pada jumlah makanan yang anda konsumsi dan olahraga yang anda lakukan. Nyeri Kepala Pada beberapa orang yang sering mengalami nyeri kepala, tidur berlebihan dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala. Para ahli menduga bahwa hal ini berhubungan dengan suatu neurotransmiter pada otak, termasuk serotonin. Selain itu, orang yang terlalu banyak tidur di siang hari dapat mengganggu waktu tidur anda di malam hari dan menyebabkan timbulnya nyeri kepala pada pagi harinya. Nyeri Punggung Tidur terlalu lama dapat menyebabkan timbulnya nyeri punggung. Oleh karena itu, saat ini dokter tidak lagi menganjurkan anda untuk tidur lebih lama daripada biasanya bila anda mengalami nyeri punggung. Depresi Walaupun insomnia merupakan gangguan tidur yang lebih sering terjadi pada penderita depresi, akan tetapi sekitar 15% penderita depresi justru tidur lebih banyak. Hal ini justru dapat memperburuk keadaan depresi mereka karena irama tidur yang normal sangat penting bagi proses penyembuhan mereka. Selain itu, mengurangi waktu tidur juga dapat berfungsi sebagai obat anti depresi sementara. Penyakit Jantung Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang tidur selama 9-11 jam setiap malam memiliki resiko penyakit jantung yang lebih tinggi hingga 38% daripada wanita yang tidur selama 8 jam setiap malamnya. Akan tetapi, saat ini para ahli tidak lagi menghubungkan antara tidur berlebihan dan penyakit jantung. Kematian Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur selama 9-11 jam setiap malamnya memiliki angka kematian yang lebih tinggi daripada orang yang tidur selama 8 jam setiap harinya. Penyebab pasti dari hal ini tidak diketahui. Akan tetapi, para ahli menduga bahwa depresi dan kemiskinan dapat membuat seseorang tidur lebih lama dan keadaan ini jugalah yang menyebabkan peningkatan angka kematian.   Manfaat Tidur Cukup dan Tidak Berlebihan Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gangguan tidur atau justru terlalu banyak tidur. Jika tidur berlebihan yang anda alami disebabkan oleh konsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu, maka menghentikan atau mengurangi dosis obat mungkin dapat membantu. Akan tetapi, konsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengurangi dosis atau bahkan menghentikan penggunaan obat yang anda konsumsi saat ini. Bila tidur berlebihan yang anda alami disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, maka penanganan terhadap gangguan kesehatan tersebut dapat mengembalikan kebiasaan tidur anda. Selain itu, para ahli menyarankan agar anda memiliki waktu tidur dan bangun yang sama setiap harinya, hindari mengkonsumsi alkohol atau kafein berdekatan dengan waktu tidur, dan berolahragalah secara teratur.   Sumber: webmd