Your browser does not support JavaScript!
 23 Mar 2021    13:00 WIB
9 Fakta Seputar Menstrual Cup yang Kian Jadi Tren
Tren penggunaan menstrual cup di Indonesia kian meningkat. Alat higienis wanita yang dipakai di vagina saat menstruasi ini dinilai ramah lingkungan. Sebagaimana dilansir dari Healthline, bentuk menstrual cup seperti corong minyak. Ukurannya kecil dan terbuat dari silikon yang berbahan aman untuk tubuh. Dokter Darrell Fernando, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Mayapada Hospital Kuningan (MHKN), mengatakan, dalam pertimbangan medis, menstrual cup aman digunakan dan minim efek samping. Menstrual cup yang terbuat dari bahan fleksibel itu bisa menampung darah menstruasi kurang lebih sama efektifnya dengan pembalut sekali pakai. Berikut fakta lain seputar menstrual cup. Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal medis The Lancet tahun 2019 menunjukkan 72 persen perempuan yang mencoba menggunakan menstrual cup memutuskan melanjutkan penggunaannya. Pengalaman pertama memakai menstrual cup mungkin menyebabkan rasa tidak nyaman. Namun, semakin sering penggunaan, akan menimbulkan rasa nyaman. Penggunaan menstrual cup akan mengurangi sampah pembalut di Indonesia. Data Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), pembalut bisa menyumbangkan sampah hingga 1,4 miliar buah di Indonesia. Menurut informasi yang dikutip dari Healthline, biasanya menstrual cup kecil direkomendasikan untuk perempuan berusia di bawah 30 tahun dan belum melahirkan secara normal. Menstrual cup punya daya tampung darah yang dapat mencapai 30 mililiter, normalnya dalam sehari darah menstruasi berkisar 15 - 25 mililiter. Sebuah studi 2011, seperti dilaporkan CNN, mengungkapkan bahwa pengguna menstrual cup mungkin memiliki masalah iritasi vagina.  Pada perempuan yang sering mengalami pendarahan, flek terus menerus, atau keluar flek saat berhubungan seksual, sebaiknya berkonsultasi ke dokter kandungan sebelum menggunakan menstrual cup. Dokter Darrell Fernando, Sp.OG menyebut perempuan yang memiliki masalah infeksi seperti keputihan harus konsultasi ke dokter sebelum memakai menstrual cup.  Harga menstrual cup berkisar mulai dari 100 ribuan.     Baca juga : Tips Untuk Mengatasi Gangguan Emosional Akibat Sindrom Premenstrual   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 11 Feb 2021    12:00 WIB
PMS Mengganggu? Atasi dengan Cara Ini!
Perubahan suasana hati, nyeri payudara, kembung, jerawat, mungkin kamu alami jelang masa menstruasi. Hal-hal itu biasa dinamakan dengan PMS alias Premenstrual Syndrome. Lantas, adakah cara untuk mengatasinya? Perubahan nutrisi dan gaya hidup adalah langkah pertamanya. Berikut ini beberapa rekomendasi sehat untuk mengatasi gejala PMS setiap bulannya. Perubahan Nutrisi Makan biji-bijian yang tinggi serat (seperti roti gandum, pasta gandum utuh, dan sereal berserat tinggi, bukan roti putih, pasta putih, dan sereal manis). Biji-bijian utuh membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil dibandingkan dengan biji-bijian olahan seperti roti putih, yang dapat mengendalikan nafsu makan dan mencegah perubahan suasana hati yang terkait dengan PMS. Kurangi gula dan lemak. Meskipun tubuh Anda mungkin menginginkan makanan manis atau makanan cepat saji yang tinggi lemak, cobalah untuk membatasi makanan ini karena dapat menambah gejala PMS Anda seperti kembung. Batasi makanan yang tinggi garam (natrium) selama beberapa hari sebelum menstruasi. Misalnya, hindari: sup kalengan, junk food, dan keripik yang sangat tinggi natrium. Mengurangi natrium dapat membantu mengendalikan kembung dengan menurunkan jumlah cairan yang ditahan tubuh Anda. Tetap terhidrasi Minum banyak air untuk mengurangi kembung dan membantu pencernaan. Kurangi kafein. Mengurangi jumlah kafein yang Anda makan dan minum (soda, minuman kopi, dan cokelat) dapat membantu Anda mengurangi rasa tegang dan juga dapat meredakan iritabilitas dan nyeri payudara. Jangan lupakan kalsium! Studi penelitian telah menunjukkan bahwa mendapatkan 1.300 mg kalsium per hari membantu gejala PMS seperti perubahan suasana hati, sakit kepala, dan mudah tersinggung. Ini berarti Anda harus makan atau minum tiga hingga empat porsi makanan berkalsium tinggi (seperti susu, OJ yang diperkaya, atau susu kedelai) setiap hari atau mengonsumsi suplemen kalsium. Perubahan Gaya Hidup Fit dalam berolahraga. Lakukan olahraga aerobik (seperti lari, menari, atau lompat tali) selama 30-60 menit sehari, 4 hingga 6 kali seminggu. Cobalah untuk mempertahankan jadwal yang teratur. Ini termasuk makan, olahraga, dan waktu tidur. Minimalkan stres. Jika memungkinkan, cobalah untuk menjadwalkan acara yang menurut Anda bisa membuat stres selama seminggu setelah menstruasi. Hindari alkohol. Minum alkohol sebelum haid dapat membuat Anda merasa lebih tertekan.Baca juga: Seks Saat Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?
 21 Jan 2021    11:00 WIB
Waktu Menstruasi Menjadi Cepat, Kenapa ya?
Setiap wanita memiliki siklus menstruasi dan lama menstruasi yang berbeda. Sebagian besar wanita memiliki lama menstruasi antara 5-7 hari. Siklus menstruasi yang normal adalah antara 21-45 hari. Variasi siklus menstruasi ini terutama tergantung pada gaya hidup dan obat-obatan apa saja yang dikonsumsi oleh seorang wanita. Menstruasi biasanya dimulai saat seorang wanita berusia 12-15 tahun dan akan terus terjadi setiap bulannya hingga mencapai masa menopause. Beberapa remaja perempuan yang aktif berolahraga seringkali mengalami keterlambatan menarke (menstruasi pertama). Pada sebagian besar wanita, lama menstruasi yang lebih singkat dari biasanya mungkin tidak berhubungan dengan gangguan kesehatan apapun. Seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang wanita, siklus menstruasi dan lama menstruasinya pun dapat menjadi lebih singkat atau bahkan hanya 2 hari saja. Bila Anda khawatir mengapa lama menstruasi Anda menjadi lebih singkat, dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter Anda. Penyebab Siklus menstruasi dan lama menstruasi seorang wanita seringkali dipengaruhi oleh lingkungan dan gaya hidupnya. Stress akibat pekerjaan atau akibat adanya masalah dengan pasangan mungkin dapat menyebabkan menstruasi menjadi lebih berat (volume darah yang keluar lebih banyak) daripada biasanya atau lama menstruasi justru menjadi lebih singkat daripada biasanya. Pada beberapa orang wanita, meningkatnya aktivitas fisik seperti olahraga juga dapat membuat lama menstruasi menjadi lebih singkat. Alasan lainnya mengapa siklus menstruasi atau lama menstruasi seorang wanita menjadi lebih singkat mungkin adalah wanita lainnya yang tinggal bersamanya. Menurut sebuah penelitian di Amerika, wanita yang tinggal bersama dengan wanita lain seringkali memiliki siklus menstruasi yang sama atau mirip dengan yang lainnya. Selain itu, pindah tempat tinggal juga dapat membuat lama menstruasi Anda menjadi lebih singkat.  Beberapa gangguan makan berat seperti anoreksia dan bulimia nervosa juga dapat mempengaruhi siklus dan lama menstruasi. Pada kasus yang berat, menstruasi bahkan dapat terhenti sama sekali atau menjadi sangat singkat seiring dengan semakin menurunnya berat badannya. Salah satu alasan tersering dari mengapa lama menstruasi menjadi lebih singkat atau lebih panjang atau malah berhenti sama sekali adalah gangguan keseimbangan hormonal. Wanita yang mengalami gangguan keseimbangan hormonal mungkin memerlukan terapi hormonal atau obat-obatan untuk mengembalikan siklus menstruasi normalnya. Selain itu, seorang wanita yang mengalami gangguan kesehatan tertentu seperti sindrom ovarium polikistik juga dapat mengalami gangguan siklus dan lama menstruasi. Mereka mungkin memerlukan pengobatan untuk membuat siklus menstruasinya kembali normal. Walaupun pada sebagian besar wanita lama menstruasi yang menjadi lebih singkat bukanlah suatu gejala adanya gangguan kesehatan, akan tetapi bila hal ini berlangsung selama beberapa bulan, maka Anda mungkin harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apa penyebab perubahan lama menstruasi Anda tersebut. Baca juga: Cara Mengatasi Kram Menstruasi Sumber: ehow
 09 Jan 2021    15:00 WIB
Kenali 7 Tanda Menopause Dini
Kekeringan Vagina Jika siklus hormonal Anda normal, vagina Anda tentunya akan selalu terlumasi. Namun Jika dalam tempo yang lama vagina Anda kering, kemungkinan besar Anda mendekati masa menopause. Perubahan Suasana Hati Ketika akan mendekati masa menopause, suasana hati Anda mendadak akan naik turun. Bisa jadi Anda akan mudah emosi, sedih berlebihan, dan merasa tertekan. Bahkan pada sejumlah orang ada kecendrungan untuk melakukan bunuh diri. Gairah Seks yang Rendah Di rentang usia 20 hingga 30an, dorongan seksual seorang wanita harusnya sedang berada di puncaknya. Namun jika hal itu meredup, kemungkinan Anda mendekati masa menopause. Baca juga: Cara Mengatasi Gejala Menopause Menstruasi tidak terartur Saat mendekati masa menopause, siklus menstruasi seorang wanita akan tiba-tiba terganggu. Segera periksakan ke dokter. Rendah Kalsium Ketika tingkat estrogen berkurang dalam tubuh, tulang mulai kehilangan kalsium. Jadi jika Anda mengalami sakit sendi atau tulang yang lemah, itu bisa berarti masa menopause sedang mendekati Anda. Jantung Terganggu Hormon reproduksi wanita melindungi jantung dari kerusakan. Ketika masa menopause sudah dekat, kondisi itu akan mulai mempengaruhi kesehatan jantung. Infertilitas Jika kadar hormon dan menstruasi menjadi tidak teratur, Anda akan memiliki kesulitan untuk hamil. Infertilitas atau ketidaksuburan menjadi hal yang umum di antara wanita yang mendekati menopause dini. Baca juga: Seberapa Aktif Kehidupan Seksual Anda Setelah Menopause?
 12 Sep 2020    09:00 WIB
8 Dampak Negatif dari Olahraga Berlebihan
Saat pertama kali memulai suatu kegiatan olahraga, anda mungkin akan mengalami nyeri otot di hampir seluruh otot tubuh anda dan anda mungkin tidak ingin berolahraga lagi. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu, anda pun mulai menyukai olahraga tersebut dan merasa berolahraga 3 kali seminggu tidaklah cukup. Anda ingin berolahraga lebih lama dan lebih sering, anda bahkan dapat menjadi terobsesi pada olahraga dan merasa tidak dapat hidup tanpanya. Anda mungkin mengira bahwa apa yang anda lakukan baik bagi riri anda, akan tetapi berolahraga berlebihan justru dapat berbahaya bagi kesehatan anda. Di bawah ini terdapat 8 dampak negatif dari olahraga berlebihan.1.  Gangguan Hubungan Dengan Orang LainKecanduan olahraga dapat membuat anda terisolasi dari keluarga dan teman-teman anda. Anda bahkan mungkin akan merasa enggan untuk menghadiri suatu acara karena ingin berolahraga. Anda mungkin tidak dapat berolahraga dengan orang lain karena ketatnya jadwal olahraga anda sehingga orang lain sulit mengikutinya. Hubungan anda dengan pasangan anda juga mungkin terganggu karena anda lebih menyukai berolahraga daripada bersama pasangan anda.2.  Gangguan Pada Pekerjaan atau SekolahSaat anda mengalami kecanduan olahraga, maka berolahraga adalah prioritas utama anda. Anda mungkin lebih ingin berolahraga daripda bekerja atau belajar di sekolah. Anda mungkin merasa sulit berkonsentrasi dalam pekerjaan atau tugas anda bila anda tiak berolahraga sesuai jadwal anda setiap harinya.3.  CederaTubuh yang kelelahan lebih mudah mengalami cedera. Olahraga berlebihan dapat menyebabkan terjadinya keseleo atau patah tulang. Anda mungkin juga sering mengalami nyeri otot.4.  Gagal JantungKelelahan akibat olahraga berlebihan dapat melemahkan jantung anda. Bila anda pun tidak mengkonsumsi cukup nutrisi, maka anda pun dapat meningkatkan kerusakan pada jantung anda.5.  Melemahnya Sistem Kekebalan TubuhTubuh akan memulihkan dirinya sendiri saat anda tidur, akan tetapi bila kecanduan olahraga yang anda alami membuat anda tidak cukup beristiraha, maka hal ini dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh anda melemah. Anda lebih mudah terkena batuk, nyeri kepala, demam, dan bahkan berbagai penyakit lainnya yang lebih berat.6.  Gangguan MenstruasiOrang yang melakukan olahraga berlebihan pada akhirnya akan kehilangan terlalu banyak lemak tubuh. Bila hal ini terjadi pada wanita, maka dapat menyebabkan gangguan menstruasi, yaitu tidak mendapat menstruasi. Bila hal ini berlangsung dalam waktu lama, maka dapat menyebabkan kemandulan.7.  Sulit TidurOlahraga dalam jumlah yang cukup dapat membantu anda tidur lebih nyenyak. Akan tetapi, anda dapat mengalami insomnia atau sulit tidur bila anda berolahraga berlebihan. Berolahraga membuat tubuh anda merasa stress dan menyebabkan pengeluaran kortisol, yang membuat anda tidak mengantuk dan sulit merasa rileks, apalagi tidur.8.  DepresiJika anda merupakan orang yang sangat suka bekerja (kecanduan bekerja), maka olahraga merupakan obatnya. Anda menjadi sangat bergantung pada olahraga agar dapat melakukan pekerjaan anda dengan baik. Tanpa olahraga, mood anda akan menjadi sangat buruk dan anda bahkan dapat mengalami depresi atau tidak percaya diri. Baca juga: Dahsyat, Rajin Olahraga Bikin Hebat Di Ranjang Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: allwomenstalk
 12 Jul 2020    11:00 WIB
Nyeri Payudara Sebelum Menstruasi, Normalkah?
Nyeri yang terjadi di payudara merupakan sesuatu yang dikeluhkan oleh wanita. Nyeri payudara paling sering terjadi pada masa sebelum menstruasi dan saat masa menstruasi. Nyeri dada juga bisa terjadi setelah masa menstruasi juga. Tetapi apakah nyeri payudara itu normal? Nyeri payudara merupakan hal normal yang terjadi pada wanita dan merupakan bagian dari  premenstrual syndrome (PMS). Sindrom pada PMS juga termasuk nyeri pada perutbawah, perubahan mood yang tiba-tiba dan kesulitan beritirahat. Pada artikel ini kita akan membahas apakah nyeri payudara itu normal dan kondisi apakah yang menyebabkan nyeri payudara ini menjadi kondisi yang serius dan berat. Fluktuasi hormonal Alasan utama mengapa tidak terjadi nyeri payudara adalah karena peningkatan sekresi dari hormon esterogen. Estrogen ini merupakan salah satu hormon yang paling penting untuk tubuh. Keluarnya hormon esterogen yang terlalu banyak akan menyebabkan terjadinya kekakuan pada jaringan payudara, dan payudara menjadi lebih keras. Oleh karena itu tidak munculnya nyeri payudara sebelum masa menstruasi merupakan hal yang normal. Hal tersebut biasanya terjadi pada hari ke 21 siklus menstruasi. Oleh karena itu tanda ini sering sekali terjadi pada banyak wanita sebelum masuk masa menstruasi. Jika nyeri payudara yang muncul tidak terlalu berat dan mengganggu seharusnya tidak perlu membuat Anda khawatir. Mengamati Pada kebanyakan wanita, gejala nyeri payudara menjelang masa menstruasi merupakan hal sering sekali terjadi. Anda tidak perlu menjadi tegang dan khawatir mengenai nyeri payudara yang Anda alami. Kecuali nyeri payudara yang Anda alami sangat berat dan tidak bisa ditoleransi maka Anda tidak harus menganggapnya serius. Efek samping Terkadang pada wanita yang sudah menikah sering mengkonsumsi pil kb untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. Tetapi ketika mereka berhenti mengkonsumsinya, keseimbangan hormon menjadi kacau dengan tiba-tiba dan dapat memunculkan nyeri payudara. Hal ini merupakan kondisi yang sepenuhnya normal. Jika Anda khawatir dengan gejala ini maka Anda dapat menghubungi dokter kandungan Anda. Obesitas Berat badan berlebih dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menimbulkan keluhan nyeri payudara. Hal ini tidak berbahaya karena penyebab utama dari nyeri payudara disebabkan oleh peningkatan berat badan. Untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan nyeri payudara ini maka Anda harus menjaga pola makan yang sehat dan menurunkan berat badan Anda. Meminum banyak air putih juga dapat menurunkan nyeri payudara yang Anda rasakan.   Perubahan menjadi wanita dewasa Nyeri payudara sangat mungkin dialami seorang gadis muda, terutama saat mulai mendapat menstruasi. Nyeri dada merupakan hal yang normal terjadi pada seorang gadis mda. Untuk itu Anda tidak harus khawatir jika mengalami nyeri payudara saat pertama kali mendapat menstruasi.   Sumber: boldsky
 13 Apr 2020    08:00 WIB
Menstruasi Menyebabkan Nyeri Punggung ?
Banyak yang bertanya apakah Anda bisa mengalami sakit punggung selama haid ? Menstruasi dapat menyebabkan Anda mengalami sakit punggung bagian bawah, yang dapat diperburuk jika ada kondisi mendasar yang menyebabkan rasa sakit. Nyeri punggung bawah adalah salah satu gejala dismenore, suatu istilah yang diberikan untuk periode yang sangat menyakitkan. PenyebabNyeri, termasuk nyeri punggung bagian bawah, selama menstruasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor berbeda. American College of Obstetricians dan Gynecologists mencatat bahwa dismenore adalah gangguan menstruasi yang paling sering dilaporkan. Sekitar setengah dari orang yang menstruasi mengalami rasa sakit selama setidaknya satu atau dua hari per siklus menstruasi. Ada dua jenis nyeri haid: dismenore primer dan dismenore sekunder : Dismenore primer Dismenore primer disebabkan oleh kram. Biasanya orang-orang dengan dismenore primer mengalami nyeri ketika mereka pertama kali mulai menstruasi. Selama menstruasi, rahim berkontraksi untuk melepaskan jaringan di lapisan rahim. Prostaglandin, yang merupakan pembawa pesan kimia seperti hormon, menyebabkan otot-otot rahim berkontraksi lebih banyak. Peningkatan kadar prostaglandin menyebabkan lebih banyak sumber rasa sakit. Kontraksi ini dapat menyebabkan kram perut. Selain kram perut, mungkin ada rasa sakit di punggung bawah yang menjalar ke bawah kaki.   Dismenore sekunder Dismenorea sekunder sering dimulai di kemudian hari. Rasa sakit disebabkan atau diperburuk oleh masalah fisik selain kram. Yang mengatakan, prostaglandin masih bisa berperan dalam meningkatkan tingkat rasa sakit mereka dengan dismenore sekunder. Endometriosis, misalnya, sering menyebabkan nyeri punggung bawah. Ada sejumlah kondisi mendasar lainnya yang mempengaruhi perut dan punggung bagian bawah, termasuk: infeksi pertumbuhan fibroid kondisi lain yang mempengaruhi organ reproduksi Jika sakit punggung bagian bawah Anda parah, sebaiknya ke dokter untuk menentukan apakah Anda memiliki kondisi yang mendasarinya.   Pertolongan yang dapat dilakukan di rumah Nyeri punggung bawah bisa sangat menyakitkan bagi banyak orang yang mengalaminya. Untungnya, ada sejumlah pengobatan rumahan yang mengurangi sakit punggung. Obat-obatan ini termasuk: Pemanas. Menggunakan bantalan pemanas atau botol air panas dapat meredakan rasa sakit. Mandi air panas dan mandi bisa memiliki efek yang sama. Pijat punggung. Menggosok daerah yang terkena bisa meredakan rasa sakit. Olahraga. Ini bisa termasuk peregangan ringan, berjalan, atau yoga. Tidur. Cobalah beristirahat dalam posisi yang meringankan sakit punggung bagian bawah. Akupunktur. Institut Nasional Gangguan Neurologis dan Stroke telah menemukan bahwa akupunktur dapat cukup efektif untuk mengobati nyeri punggung bawah. Menghindari alkohol, kafein, dan merokok. Ini dapat memperburuk periode menyakitkan.   Sumber : www.healthline.com
 12 Jun 2019    16:00 WIB
Mengapa Darah Menstruasi Hanya Sedikit ?
Hipomenorea merupakan suatu keadaan di mana darah menstruasi yang keluar sangat sedikit, yaitu lebih sedikit daripada normal. Penyebabnya dapat bermacam-macam, mulai dari yang ringan sehingga tidak membutuhkan pengobatan hingga cukup berat sehingga membutuhkan pengobatan segera. Beberapa penyebab ringan dari hipomenorea adalah: Faktor genetika Penggunaan pil KB Pernah melakukan operasi untuk memperkecil rahim   Faktor Genetika Yang dimaksud dengan faktor genetika adalah beberapa orang wanita memang normalnya hanya mengeluarkan sedikit darah saat menstruasi dan hal ini tidak menyebabkan gangguan pada kesuburannya serta tidak menyebabkan gangguan lainnya. Bila demikian, biasanya tidak dibutuhkan pengobatan.   Penggunaan Pil KB Pil KB dan alat kontrasepsi hormonal lainnya dapat menyebabkan volume darah menstruasi menjadi lebih sedikit.   Tindakan Pembedahan Rahim Tindakan pembedahan rahim yang menyebabkan ukuran rahim berkurang tentu saja akan menyebabkan volume darah menstruasi menjadi lebih sedikit. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada masalah lain yang terjadi akibat tindakan pembedahan.   Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kram Perut Saat Menstruasi   Stress dan Gangguan Makan Selain penyebab ringan di atas, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan terjadinya hipomenorea. Salah satunya adalah tingkat stress yang sangat tinggi. Mengalami gangguan makan atau berdiet terlalu ketat juga dapat menyebabkan penurunan volume darah menstruasi. Bila hipomenorea disebabkan oleh kedua hal di atas, maka gejala biasanya hanya berlangsung sementara, misalnya hanya selama 1-2 bulan. Segera periksakan diri ke dokter bila gejala semakin memburuk akibat stress berkepanjangan atau karena Anda mengalami kekurangan nutrisi berat.   Gangguan Keseimbangan Kadar Hormonal Penyebab lain dari hipomenorea yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dan pengobatan adalah gangguan keseimbangan kadar hormonal. Hormon yang terganggu dapat beragam, misalnya hormon seksual seperti estrogen dan progesteron atau hormon tiroid. Pemeriksaan darah biasanya diperlukan untuk mengetahui berapa kadar hormon di dalam tubuh Anda. Kadangkala, gangguan keseimbangan kadar hormonal ini akan membuat kehamilan lebih sulit terjadi karena tubuh tidak dapat membentuk lapisan rahim yang mencukupi untuk mempertahankan kehamilan setiap bulannya.   Satu hal yang perlu Anda ingat adalah segera periksakan diri Anda ke seorang dokter spesialis kandungan bila Anda mengalami hipomenorea, terutama bila hipomenorea juga disertai oleh berbagai gejala lain atau bila menstruasi benar-benar berhenti. Jangan menunggu terlalu lama, terutama bila Anda masih ingin memiliki momongan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: wisegeekhealth
 10 Mar 2019    08:00 WIB
Ketahui 6 Penyebab Utama Haid Datang Terlambat
Ladies tentu merasakan kalau mengalami datang bulan terlambat menjadi harap-harap cemas, apalagi mereka yang tidak mengharapkan kehamilan terlebih dahulu. Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai penyebab seorang mengalami terlambat datang bulan. Stress Mengalami stress dalam waktu yang cukup lama bisa mempengaruhi siklus menstruasi wanita, bisa lebih pendek atau lebih lama. Sebab itu agar haid lancer perlu menghindari situasi yang menyebabkan kita stress dengan melakukan kegiatan seperti olah raga teratur dan tidur yang cukup. Jika mengalami stress yang parah, ladies disarankan untuk menemui dokter atau konselor. Perimenopause Seorang mulai mengalami menopause sekitar usia 52 tahun dimana dia tidak mengalami haid lagi. Banyak wanita mengalami gejala dini menauposue 10 hingga 15 tahun sebelum menopause. Masa ini disebut sebagai perimenopause dimana kadar estrogen mulai berfluktuasi. Kadar estrogen yang tidak teratur atau berfluktuasi inilah yang menyebabkan seorang wanita mengalami haid tidak teratur. Turun berat badan Turun berat badan cukup banyak yang disebabkan karena olahraga bisa menyebabkan haidnya tidak teratur bahkan tidak mengalami haid bulan itu. Ini disebabkan karena kehilangan berat badan atau lemak tubuh mengakibatkan perubahan tingkat hormon reproduksi. Kelebihan berat badan atau obesitas Ladies, bukan hanya berat badan turun bisa mempengaruhi siklus haid. Namun kelebihan atau obesitas juga mempengaruhi siklus haid. Ini dikarenakan obesitas bisa merupakan suatu tanda seseorang mengalami kondisi polycystic ovary syndrome (PCOS). PCOS merupakan salah satu gangguan hormonal dimana kadar hormonnya tidak normal. Selain PCOS menyebabkan obesitas, ternyata juga dapat menyebabkan kista kecil berkembang pada ovarium, jerawat, kelebihan rambut wajah dan tubuh. Untuk memastikan hal ini ladies perlu datang ke dokter agar dilakukan evaluasi. Dokter mungkin merekomendasikan tes darah atau ultrasound untuk melihat indung telur agar didapatkan diagnosis yang benar. Tidak adanya menstruasi dalam masa subur jika tidak diobati bisa menyebabkan kanker endometrium. So, ladies jangan ragu-ragu datang ke dokter untuk memastikan hal ini. Kondisi hormonal Ketidakseimbangan hormon jelas bisa mempengaruhi sesorang tidak mengalami atau terlambat datang bulan. Untuk memastikan hal ini tentu harus dilakukan tes darah. Hormon yang menyebabkan hal ini terutama adalah hormon prolactin atau thyroid. Hamil Yang terakhir tentu kalau kita mengalami terlambat datang bulang, bisa jadi kita sedang hamil. Untuk memastikan saat ini banyak alat untuk mengetes kehamilan atau bisa juga pergi ke dokter kandungan untuk memastikan Jadi ladies kiranya kita tidak galau atau susah hati ketika kita mengalami terlambat haid. Sebaliknya kita perlu memastikan kondisi kita berdasarkan keterangan di atas. Jika ladies mengalami terlambat bulan berturut-turut, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter yang bersangkutan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: www.medicalnewstoday.com