Your browser does not support JavaScript!
 19 Oct 2020    19:00 WIB
Nyeri Saat Hubungan Seks? Atasi dengan Cara Ini
Merasa nyeri saat berhubungan seks dengan pasangan dapat membuat siapa saja merasa khawatir, apalagi bila ia tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya. Walaupun demikian, penyebab dari timbulnya nyeri saat berhubungan seks seringkali hanya bersifat sementara dan dapat diobati. Bahkan, menurut the American Congress of Obstetricians and Gynecologists, sekitar 75% wanita pasti pernah mengalami nyeri saat berhubungan seks pada suatu masa dalam kehidupannya. Dengan mengatasi penyebab timbulnya nyeri ini, maka hubungan seks Anda bersama pasangan pun akan kembali terasa menyenangkan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa penyebab timbulnya nyeri saat berhubungan seks dan bagaimana cara mengatasinya. 1.      Adanya Iritasi Pada Vagina Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai produk pembersih kewanitaan. Berbagai produk pembersih seperti sabun mandi, minyak urut, dan bahkan tisu toilet juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada daerah kewanitaan Anda. Hal ini dikarenakan berbagai produk pembersih tersebut mengandung pewarna, pewangi, and berbagai zat kimia lainnya yang dapat memicu terjadinya vaginitis, peradangan pada kulit di sekitar vagina. Untuk mempercepat proses penyembuhan, jangan gunakan pembersih apapun pada daerah kewanitaan Anda selama 1-2 hari hingga iritasi mereda. Setelah itu, gantilah berbagai produk pembersih Anda dengan berbagai produk lain yang tidak mengandung zat kimia. 2.      Vagina Terasa Gatal atau Nyeri Serta Adanya Cairan Abnormal yang Keluar dari Vagina Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya infeksi. Keluarnya cairan abnormal dari dalam vagina Anda dapat merupakan pertanda bahwa telah terjadi infeksi pada daerah vagina Anda, yang menyebabkan Anda merasa nyeri saat berhubungan seks dengan pasangan. Untuk mengatasinya, dianjurkan agar Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang tepat sedini mungkin. 3.      Vagina Anda Kram Kram vagina atau biasa dikenal dengan nama vaginismus dapat membuat penetrasi penis ke dalam vagina menjadi sangat menyakitkan bagi sang wanita atau bahkan tidak mungkin sama sekali karena vagina Anda tertutup rapat. Vaginismus ditandai dengan nyeri dan kontraksi tidak disadari dari otot-otot vagina. Hingga saat para ahli masih tidak mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya vaginismus ini, akan tetapi mereka menduga bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh adanya trauma masa lalu, seperti pernah mengalami kekerasan seksual. Untuk mengatasinya, pastikan Anda memberitahu dokter Anda bahwa Anda menderita vaginismus karena bila tidak dokter Anda mungkin hanya akan menganggapnya sebagai gangguan cemas atau akibat stress. 4.      Vagina Kering Vagina yang kering dapat disebabkan oleh stress, berbagai jenis obat-obatan, atau berbagai jenis hormon. Vagina kering merupakan salah satu penyebab paling sering dari timbulnya rasa nyeri pada para wanita saat berhubungan seks. Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya kekeringan pada vagina seperti stress, gangguan cemas, atau mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin, yang dapat menyebabkan membran mukosa menjadi kering. Selain itu, vagina yang kering juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar hormon estrogen setelah melahirkan, selama menyusui, atau saat seorang wanita memasuki masa perimenopause dan menopause. Untuk mengatasinya, gunakanlah pelumas berbahan dasar silikon hingga kadar stress Anda berkurang atau hingga kadar hormon estrogen Anda kembali normal. Akan tetapi bila disebabkan oleh menopause, maka penurunan kadar hormon akan bersifat menetap. 5.      Nyeri di Satu Sisi Tubuh Saat Penetrasi Penis Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya kista pada indung telur Anda. Nyeri tajam yang timbul mendadak saat pasangan Anda melakukan penetrasi penis dapat disebabkan karena penisnya secara tidak sengaja menyentuh kista pada indung telur Anda. Untuk mengatasinya, dianjurkan agar Anda segera berkonsultasi dengan seorang dokter, terutama bila Anda telah memasuki masa menopause, karena adanya kista dapat merupakan suatu pertanda adanya gangguan lain yang lebih serius. Akan tetapi, untuk wanita muda, kista indung telur biasanya bukanlah suatu pertanda adanya gangguan lain yang lebih serius. Sebagian besar kista biasanya bersifat jinak dan berhubungan dengan siklus menstruasi Anda, serta cenderung dapat menghilang dengan sendirinya. 6.      Adanya Suatu Benjolan Pada Liang Vagina Hal ini dapat disebabkan oleh adanya suatu mioma (tumor jinak rahim). Gejala yang biasanya ditemukan adalah adanya nyeri tajam yang terletak lebih tinggi di dalam vagina. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 menemukan bahwa para wanita yang memiliki mioma memiliki resiko 3 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami nyeri saat berhubungan seksual dibandingkan dengan wanita yang tidak memiliki mioma. Gejala lain dari mioma adalah timbulnya perdarahan di antara masa menstruasi, banyaknya volume darah yang keluar saat menstruasi, dan perut bagian bawah terasa penuh. Kadangkala, mioma akan mengecil atau menghilang dengan sendirinya dan bila mereka tidak menimbulkan komplikasi apapun, maka para dokter biasanya tidak akan melakukan tindakan apapun. Akan tetapi, bila mioma menimbulkan gangguan pada kesehatan atau kehidupan seks Anda, maka dokter dapat mengangkat mioma Anda melalui tindakan pembedahan. 7.      Nyeri Saat Berhubungan Seks Dengan Posisi Apapun Bila berhubungan seks dengan posisi apapun membuat Anda selalu mengernyit kesakitan, maka hal ini dapat disebabkan oleh adanya endometriosis. Nyeri yang ditimbulkan dapat berupa nyeri tumpul atau nyeri hebat di berbagai bagian vagina. Endometriosis terjadi bila jaringan endometrium tumbuh di luar rahim dan tumbuh di dekat berbagai bagian tubuh lain, seperti indung telur dan saluran telur Anda. Jaringan ini akan bersifat seperti lem pada berbagai organ tubuh lainnya sehingga membuat organ tersebut tidak dapat bergerak sebagaimana mestinya. Hal inilah yang akan membuat Anda merasa nyeri saat berhubungan seks. Bila Anda memang menderita endometriosis, maka dokter dapat memberikan obat-obatan untuk menghambat pertumbuhan jaringan tersebut sehingga Anda pun tidak merasa terlalu nyeri atau melakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat berbagai jaringan tersebut dari organ tubuh Anda. 8.      Penetrasi Penis yang Dalam Kadangkala Terasa Sangat Menyakitkan Hal ini mungkin dikarenakan rahim Anda membengkok ke belakang. Jika Anda hanya mengalami nyeri saat penis pasangan Anda masuk cukup dalam, maka hal ini mungkin dikarenakan rahim Anda membengkok ke belakang, ke arah panggul. Beberapa orang wanita memang terlahir dengan rahim yang berbentuk demikian. Karena letak rahim yang tidak biasanya ini, maka hal ini pun meningkatkan resiko "terbenturnya" rahim saat Anda berhubungan seks. Akan tetapi, bentuk rahim seperti ini tidak akan mempengaruhi kesehatan atau kesempatan Anda untuk hamil. Untuk mencegah timbulnya nyeri saat berhubungan seks, maka pastikan pasangan Anda tidak memasukkan penisnya terlalu dalam atau berhubungan seks hanya dengan posisi wanita di atas, di mana Anda dapat mengendalikan seberapa dalam penis yang masuk. 9.      Adanya Iritasi Pada Daerah Perineum Iritasi pada daerah perineum dapat disebabkan oleh proses melahirkan. Perineum merupakan suatu area kulit yang terletak di antara vulva (vagina) dan anus (dubur). Saat melahirkan, dokter kadangkala akan memotong area perineum yang sensitif ini untuk memudahkan kepala bayi keluar (episiotomi) sehingga mencegah terjadinya robekan tidak teratur pada perineum yang mungkin dapat mencapai anus. Area perineum merupakan area yang sensitif karena mengandung banyak saraf. Sebagian besar wanita yang pernah mengalami episiotomi akan sembuh dengan sempurna, akan tetapi beberapa orang wanita tetap akan mengalami nyeri saat berhubungan seks, bahkan setelah dokter kandungannya mengijinkannya untuk kembali berhubungan seks dengan sang suami. Jika demikian, maka jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter Anda mungkin akan melakukan perbaikan episiotomi melalui tindakan pembedahan. 10.  Terlalu Sering Berhubungan Seks Seperti halnya olahraga berlebihan dapat menyebabkan terjadinya cedera, berhubungan seks secara berlebihan juga dapat membuat jaringan vagina mengalami iritasi akibat gesekan berulang saat berhubungan seks. Untuk mengatasinya, pastikan daerah kemaluan Anda tetap kering dan gunakanlah pakaian longgar selama 1-2 hari. Istirahatlah dari hubungan seksual selama 1-2 hari.   Sumber: foxnews
 16 Oct 2020    21:00 WIB
Foreplay? Hmm...
Ketika kita membicarakan posisi seks, kita cenderung berfokus hanya pada "menu utama" nya saja seperti: di mana melakukannya, bagaimana melakukannya, dan bagaimana beralih dari satu bagian ke bagian lain. Sayangnya, ada satu hal yang paling sering absen dari topik mengenai seks yaitu tentang pemanasan (foreplay). Terlebih tentang bagaimana foreplay itu dilakukan. Baiklah, mari kita bahas. Sama seperti posisi seks, posisi dalam melakukan foreplay juga banyak lho. Semakin "hot" foreplay Anda maka semakin "hot" pula hubungan seks Anda. Apa saja sih posisinya? Berikut ulasannya. VirgoVirgo adalah posisi sempurna untuk seks oral dadakan. Mulailah dengan berdiri dengan punggung menghadap dinding. Jarak kedua kaki Anda harus cukup jauh sehingga pasangan Anda dapat duduk — menghadap Anda, dengan kaki bersilang — dan meluncur di antara keduanya. Dari sana, bersandar ke dinding dan tekuk lutut Anda sampai pasangan Anda memiliki akses yang cukup ke bagian bawah Anda. Dari sana, Anda dapat terlibat dalam permainan jari dan mulut yang serius — dan pasangan Anda bahkan dapat meraih bokong Anda juga. Low DoggyLow Doggy berfungsi sebagai pendahulu yang sangat baik untuk penetrasi dari belakang, tetapi cukup menarik untuk berdiri sendiri. Mulailah dengan berbaring, telungkup, di tempat tidur Anda, sofa, atau permukaan nyaman lainnya. Tekuk lutut Anda sehingga kaki Anda terangkat, dan jangan ragu untuk menyelipkan bantal di bawah panggul Anda untuk membuat segalanya sedikit lebih nyaman. Ajak pasangan Anda untuk naik ke atas Anda sehingga lututnya sejajar dengan lutut Anda, dan kepalanya sejajar dengan kepala Anda. Dari sana, mereka bisa menembus Anda dengan jari atau mainan mereka. Dan untuk sedikit kegembiraan ekstra, mereka bisa menjambak dan menariknya juga. MirageSebagai posisi pemanasan, Mirage berjalan dua arah — mengundang Anda dan pasangan untuk ikut serta. Mulailah dengan berbaring dengan lutut ditekuk dan kaki Anda menjejak tanah (atau ranjang, atau sofa — Anda tahu latihannya.) Ajaklah pasangan Anda untuk berlutut, mengangkangi kepala, menghadap ke kaki Anda. Dari sana, mereka dapat membungkuk untuk mencapai alat kelamin Anda — yang seharusnya, pada gilirannya, memberi Anda semua jenis akses ke alat kelamin mereka. Dari sana, mereka dapat merangsang Anda dengan jari-jari mereka atau mainan seks, dan Anda dapat melakukannya. TemptationTemptation adalah cara yang menyenangkan untuk meningkatkan gairah — sebelum berhubungan seks, di tengah-tengah, atau bahkan di akhir. Mulailah dengan berbaring di tepi permukaan — idealnya, di suatu tempat yang cukup tinggi. Pikirkan: meja, meja, atau mungkin tempat tidur (anggap saja itu cukup tinggi). Setelah Anda berbaring, tekuk lutut dan tarik ke dada sehingga kaki Anda terangkat ke atas. Jika nyaman, Anda bahkan dapat bergoyang sedikit ke depan dan menopang diri dengan menekuk siku ke belakang. Dari sana, ajak pasangan Anda untuk mendekati Anda. Mereka harus berdiri, menghadap Anda. Sesampai di sana, mereka bisa merangsang Anda menggunakan jari atau mainannya, dan Anda juga bisa mengulurkan tangan untuk merangsang mereka. Bagian terbaik? Posisi foreplay ini menempatkan Anda bertatap muka, sehingga Anda bisa saling berciuman sepanjang waktu. ReverseReverse adalah pilihan foreplay yang sangat baik bagi mereka yang ingin mencoba sesuatu yang sangat baru. Mulailah dengan berbaring dengan lutut ditekuk dan kaki Anda menjejak di depan Anda. (Tikungan bisa sangat halus; fokus saja pada apa yang membuat Anda merasa stabil dan nyaman.) Undang pasangan Anda untuk berbaring di atas Anda. Mereka harus menghadap ke langit-langit, dengan kepala sejajar dengan kaki Anda, dan kaki mereka ditekuk, mengangkangi kepala Anda. Sesampai di sana, sesuaikan sampai alat kelamin pasangan mencapai mulut Anda dan Anda dapat melakukan permainan lisan yang serius. HungerHunger adalah posisi pemanasan klasik, posisi yang mungkin akan Anda kenali, meskipun Anda belum pernah menyebutnya dengan nama itu. Mulailah dengan duduk di tepi tempat tidur Anda, dengan lutut ditekuk dan jari kaki menyentuh lantai. Ajaklah pasangan Anda untuk berlutut di depan Anda, menghadap Anda. Dari sana, mereka dapat terlibat dalam semua jenis permainan jari dan lisan — bahkan merangsang Anda dengan mainan, jika Anda mau. Karena posisi ini dimulai di atas tempat tidur, ini merupakan perubahan yang sempurna ke dalam seks penetratif yang lebih klasik — serta jenis pemanasan lainnya.PenjinakSelamat menikmati..
 01 Oct 2020    13:00 WIB
Foreplay Dulu Yuk!
Foreplay atau pemanasan adalah seperangkat tindakan fisik maupun nonfisik yang dilakukan oleh dua individu dengan maksud untuk membangkitkan birahi. Pemanasan biasanya merupakan persiapan menuju hubungan seksual. Begitu kata Wikipedia tentang foreplay.. Yang aku tahu sih juga begitu. Sebelum ngeseks ya pemanasan dulu. Kalau enggak, gimana ya rasanya, kita belum becek kok udah ditusuk aja haha.. terus kaya kamu udah berdiri tegak aja.. haha.. Menurut praktisi Seksologis, dokter Haekal Yassier seperti yang dikutip dari Tempo.co, hubungan seks yang ideal adalah dilakukan secara bertahap. "Tidak boleh langsung hajar," ujarnya pada September 2017.  Nah kan!! Kalau aku sendiri, suka banget sama yang namanya foreplay. Mulai dari diajakin, dipeluk, dicium, diraba-raba, dielus-elus, lah banyak! Iya dong, momen foreplay itu bahkan menurutku lebih ngenakin dibanding menu utamanya.. Oia, tadi aku sempet jalan-jalan ke luar negeri alias baca-baca website luar tentang tips and trick about sex, eh ketemu dong sama 12 Tips Foreplay di website mensxp.com. Di dalam artikel itu, dimuat 12 gaya atau posisi yang bisa kamu lakukan saat foreplay dan dijamin bisa bikin dia tergila-gila. Ah masa? Yuk kita bahas beberapa yang menurut ku menarik dan berdasarkan pengalaman. 1. Dirty Talk Eiits! Ini bukan berarti pas kalian ngomong terus muncrat-muncrat ludah atau makanan dari mulut gitu ya, haha. Maksudnya di sini itu kalian bisa ngomong sesuatu yang agak bitchy ke dia, pas kalian mau ngajak atau saat sedang making love.  2. Take Off Her Clothes, Slowly! Ketika harus melepaskan pakaiannya, jangan pernah terburu-buru. Santai saja; menggodanya menjadi telanjang. Pecahkan kebosanan dengan sesekali mencium tubuh telanjangnya. Aku suka! Aku suka! Rasanya romantis gitu, sensual banget kaya di film-film. 3. Play With Her Breasts Right Kebanyakan wanita mengeluh bahwa pria mereka hanya memperhatikan puting. Luangkan banyak waktu untuk menemukan area sensitif baru di sekitar payudaranya, sesekali kembalilah ke sana kemari. Itulah yang dia inginkan! Hmm, iya juga sih! 4. Multitask Lidah, dua tangan, sepuluh jari - kemungkinan tak terbatas. Saat Anda bermain dengan klitorisnya dengan jari-jarinya, jilat payudaranya atau gerakkan tangan Anda ke seluruh tubuhnya dan dia akan mengerang dan mengerang dalam waktu singkat. Yes banget haha! Aku juga suka diginiin, dihabisin gitu kasarnya. Niqmaaatt. 5. Lick Her Clitoris Turunkan dia dan jilat klitorisnya dengan ujung lidah Anda. Bersikaplah lembut pada awalnya. Jika dia ingin Anda bersikap kasar, Anda akan tahu. Pukul tempat yang tepat dan Anda akan membuatnya menggeliat dengan senang hati. Yes baby! I'm very like it! Terusiiinnnnn.... Begitulah kira-kira beberapa banyaknya posisi dan gaya foreplay yang bisa kalian coba bersama pasangan. Saran aku, jangan malu untuk bilang apa yang kalian mau sama pasangan kalian. Komunikasi itu penting lho! Kamu dan dia jadi sama-sama tahu harus berbuat apa. Jangan sampai agenda atau momen seks menjadi menakutkan gara-gara keinginan mu gak pernah tercapai. Selamat bergulingan-gulingan riaaaa.... Salam syeksih, Miss V
 21 Sep 2020    21:00 WIB
Tentang Vaginismus, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Vaginismus adalah suatu kontraksi yang tidak disadari dari otot vagina. Hal ini menyebabkan lubang vagina menjepit dengan kuat dan sulit untuk dilakukannya penetrasi. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita yang secara fisik dan psikis menolak untuk melakukan hubungan seksual. Apabila hal ini terjadi bisa menjadi penghambat rutinitas dalam bercinta. Apa sih penyebab Vaginismus? Vaginismus adalah keinginan bawah sadar seorang wanita untuk mencegah masuknya penis ke dalam vagina. Penyebab vaginismus: Fisik: Adanya infeksi yang menimbulkan luka disekitar bibir vagina bagian dalam dan lubang vagina. Gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna Psikis: Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan, dimana jika trauma itu masih dirasakan hingga masa menikah, maka hal itu merupakan vaginismus sekunder. Momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkan trauma psikis, sehingga rasa trauma itu bisa menyebabkan vaginismus. Perasaan takut yang berlebihan apabila bercinta bisa membuat hamil Serta perasaan takut tertular penyakit kelamin dari pasangannya Cara mengatasi vaginismus: Bicarakan dengan pasangan Salah satu hal terbaik untuk menangani vaginismus adalah berkomunikasi dengan suami dan beritahukan kondisi yang dialami. Jangan biarkan suami bertanya-tanya mengapa Anda selalu menolak untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini dapat memperburuk hubungan Anda dengan pasangan. Konsultasi dengan dokter Terapi ini bertujuan untuk mengatasi permasalah psikologi yang dialami, mengatasi apabila ada infeksi atau masalah lain divagina. Selain itu dokter akan mengajarkan terapi latihan untuk membuat vagina menjadi lebih rileks. Dilator Dilator adalah suatu alat yang terbuat dari bahan semacam plastik yang berbentuk silinder, yang fungsinya untuk merelaksasi otot vagina yang mengalami kekejangan tidak normal. Sebelum menggunakan dilator, biasanya terlebih dahulu pihak wanita akan diminta untuk melakukan latihan kontraksi dan relaksasi otot panggulnya. Apabila sudah mampu melakukan relaksasi otot, barulah dilator bisa digunakan. Dimulai dari ukuran terkecil (nomor 1). Dilator akan dibiarkan didalam vagina sekitar 10-15 menit, dan dapat diulang 3-4 kali di siang hari dan sekali lagi menjelang malam. Pada umumnya, wanita dengan vaginismus bisa menggunakan dilator nomor 3 dan 4 dalam kurun waktu satu minggu. Apabila dengan penggunaan dilator nomor 3 atau 4, pihak wanita sudah merasakan kenyamanan, maka cobalah untuk bercinta dengan posisi wanita di atas. Latihan kegel Latihan untuk memperkuat otot panggul (latihan Kegel) bisa dilakukan pada saat alat pelebar berada di dalam vagina. Otot di sekitar vagina dikerutkan kuat-kuat dan kemudian dikendorkan, sehingga memungkinkan terbentuknya suatu perasaan bahwa penderita bisa mengendalikan otot-otot tersebut. Relaksasi dengan pasangan Untuk membuat Anda menjadi lebih santai dalam melakukan hubungan seksual. Anda dapat melakukan hal-hal yang merelaksasi tubuh dan eksplorasi tubuh seperti mandi bersama pasangan, pijatan sensual, menggunakan musik, teknik pernapasan, latihan yoga untuk merelaksasi seluruh tubuh termasuk bagian intim Anda. Hubungan seksual adalah bentuk cinta kasih antar pasangan. Jangan sampai rasa sakit mengganggu kualitas dalam berhubungan. Apabila Anda atau pasangan mengalami vaginismus maka segera atasi dan mendapatkan kembali hubungan intim yang berkualitas.
 19 Aug 2014    13:00 WIB
Penyebab Miss V Kering
Vagina kering akan menimbulkan iritasi, rasa tidak nyaman dan rasa nyeri saat berhubungan seksual. Untuk menghindari terjadinya rasa sakit dan penderitaan ini, Anda harus mengetahui penyebab terjadinya vagina kering. Berikut ini adalah penyebab terjadinya vagina yang kering: Menopause Kadar estrogen dalam tubuh mempertahankan pelumasan pada vagina, pada saat menopause terjadi penurunan kadar estrogen. Hal ini akan menyebabkan terjadinya kekeringan dan iritasi pada vagina. Hal ini juga disebut dengan atrofi vagina  Masalah kesehatan wanita Melahirkan, menyusui, pengangkatan ovarium dan obat-obatan untuk endometriosis yang dapat menyebabkan penurunan kadar estrogen yang berakibat terjadinya kekeringan pada vagina. Kanker Radioterapi dan kemoterapi akan menyebabkan terjadinya kekeringan pada vagina. Obat Beberapa obat anti depresi dan obat-obatan alergi yang dapat menyebabkan terjadinya kekeringan pada vagina Foreplay Sebelum melakukan penetrasi sebaiknya melakukan foreplay yang berguna untuk terjadinya lubrikasi dan pelumasan pada vagina yang cukup. Stress Ternyata stress juga berpengaruh pada kekeringan vagina Penanganan untuk terjadinya kekeringan pada vagina: Ada beberapa obat yang tersedia untuk meringankan terjadinya ketidaknyamanan pada vagina Hindari pengobatan diri sendiri, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat yang tepat untuk kebutuhan tubuh Anda. Melakukan terapi estrogen yang dipantau oleh dokter Kurangi stress Minum banyak air agar tetap terhidrasi Diet  Foreplay Sumber: healthmeup