Your browser does not support JavaScript!
 23 Aug 2019    08:00 WIB
Minum Teh Saat Hamil? Boleh, Asal Pilih Yang Aman Seperti
Saat sedang hamil, wanita seringkali ingin makanan atau minuman yang sedang diinginkan. Istilah yang sering digunakan adalah sedang ngidam. Banyak wanita hamil yang ingin makan dan minum ini itu, salah satunya adalah minum teh. Apakah minum teh dilarang untuk ibu hamil?Ternyata menurut seorang ahli minuman herbal mengatakan bahwa minum teh boleh saja asal minum teh heh herbal dan tidak berlebihan. Minum teh herbal selama kehamilan tentu saja merupakan pilihan bijak bila dibandingkan dengan minuman berkafein Minuman berkafein memiliki efek diuretik, mengurangi penyerapan gizi. Sementara itu, teh herbal memberikan nutrisi untuk tubuh. Selain itu teh herbal biasanya juga mengandung antioksidan yang mengurangi rasa cemas dan stres. Bahkan beberapa jenis teh herbal dapat membantu mengurangi gejala mual muntah. Jadi teh apa saja yang bisa Anda minum saat hamil? Berikut adalah daftar teh yang dapat Anda minum saat hamil: 1.      Teh jaheTeh jahe akan membantu mengurangi rasa mual atau morning sickness. Membantu menjaga sistem pencernaan dan mengurangi masalah pencernaan.Cara membuat cukup tambahkan empat atau lima potong jahe segar kedalam secangkir air direbus dan minum maksimal tiga cangkir sehari2.      Daun teh raspberryTeh ini membantu mempersiapkan rahim untuk proses persalinan dan membantu mencegah perdarahan paska melahirkan. Teh ini kaya akan kalsium dan magnesium, aman dikonsumsi setelah trimester kedua dan setelahnya.Anda bisa minum satu cangkir per hari dari kehamilan 24 minggu, kemudian tambahkan menjadi  dua cangkir pada kehamilan 30 minggu, tiga cangkir pada kehamilan 36 minggu dan tiga sampai empat cangkir saat kehamilan 37 minggu.3.      Daun teh dandelionDaun teh dandelion berguna untuk menjaga retensi cairan pada masa kehamilan. Daun teh ini mengandung kalium tinggi. Namun daun teh dandelion biasanya akan memiliki rasa sedikit pahit.4.      Daun teh peperminDaun teh ini baik untuk otot perut sehingga mengurangi rasa sakit, mual, muntah pada awal kehamilan.Meski teh herbal dikatakan aman, ada baiknya Anda bertanya terlebih dahulu kepada dokter spesialis kandungan yang mengetahui kondisi tubuh Anda dan menentukan apakah aman Anda minum teh tersebut atau tidak. Baca juga: Bolehkan Minum Teh Hijau Saat Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: bellybelly
 25 Jun 2018    08:00 WIB
Mengapa Es Teh Tawar Lebih Baik Daripada Es Teh Manis?
Es teh tawar dapat menjadi pilihan kedua setelah air putih saat Anda merasa haus. Selain air putih, teh juga dapat membantu menggantikan cairan tubuh. Mengkonsumsi es teh tawar dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh Anda akan berbagai nutrisi dan komponen penting serta menghindari berbagai dampak negatif pada kesehatan yang dapat terjadi akibat konsumsi es teh manis.   Rendah Gula dan Rendah Kalori Es teh (teh hitam) tawar memiliki dua keuntungan dibandingkan es teh manis, yaitu lebih rendah gula dan lebih rendah kalori. Sekitar 240 ml es teh manis mengandung sekitar 89 kalori dan 22 gram gula, sementara itu es teh tawar hanya mengandung sekitar 2 kalori dan sama sekali tidak mengandung gula.    Sumber Mangan Sekitar 240 ml es teh (teh hitam) tawar mengandung sekitar 520 mcg mangan. Mangan dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, menjaga kekuatan tulang, dan membantu proses metabolisme di dalam tubuh Anda. Selain itu, mangan di dalam es teh tawar juga dapat mengaktivasi suatu enzim yang dapat mencegah terjadinya kerusakan pada jaringan.   Sumber Fluoride dan Flavonoid Mengkonsumsi es teh tawar juga dapat membantu meningkatkan konsumsi fluoride dan flavonoid Anda. Sekitar 240 ml es teh (teh hitam) tawar mengandung sekitar 0.5 mg fluoride. Fluoride dibutuhkan oleh tubuh Anda untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi Anda serta untuk mencegah terjadinya kerusakan gigi.  Flavonoid di dalam teh dapat membantu mencegah terjadinya berbagai penyakit kronik, termasuk penyakit jantung. Selain teh hitam, teh hijau dan teh putih juga mengandung flavonoid.   Sumber: healthyeating.sfgate