Your browser does not support JavaScript!
 13 Nov 2020    21:00 WIB
Ejakulasi Dini? Sini teh sama Mak Erot aja!
Masalah disfungsi seksual seperti ejakulasi dini terus menghantui para pria. Hal ini terbukti dari banyaknya pasien yang mendatangi cucu Mak Erot di Sukabumi, yaitu Haji Syahrudin. Mari kita bahas terlebih dahulu mengenai ejakulasi dini. Ejakulasi dini terjadi saat seorang pria mengalami ejakulasi yang terlalu cepat saat berhubungan seksual. Diperkirakan 1 dari 3 pria mengalami ejakulasi dini dalam beberapa waktu.   Gejala utama dari ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi selama lebih dari satu menit setelah penetrasi. Namun masalah ejakulasi dini tidak hanya terjadi selama saat berhubungan seksual namun juga bisa terjadi saat masturbasi. Apabila seseorang mengalami ejakulasi dini tidak terlalu sering, maka hal ini tidak perlu dikhawatirkan, tetapi bila hal itu terjadi secara terus menerus maka perlu diperhatikan. Ejakulasi dini sendiri dibagi menjadi dua klasifikasi yaitu: Ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder. Ejakulasi dini yang primer adalah ejakulasi dini yang dialami seorang pria hampir setiap atau setiap akan melakukan hubungan seksual. Ejakulasi dini sekunder adalah keadaan dimana seorang belum pernah mengalami ejakulasi dini pada awalnya kemudian mengalami ejakulasi dini saat berhubungan seksual.   Nah, untuk menangani pasien dengan keluhan ejakulasi dini ini, Haji Syahrudin kerap melakukan terapi pijat saraf. Pemijatan dimulai dari pangkal paha, pangkal penis sampai ke bokong pasien. Tak berhenti sampai situ, Haji Syahrudin juga menyiapkan sebuah ramuan yang harus diminum oleh pasien. Hasilnya? Pasien yang telah menjalani terapi pijat saraf dan meminum ramuan Haji Syahrudin selang selama 2-3 hari sudah bisa merasakan manfaatnya, yang sebelumnya hanya sesaat dan kini ejakulasi bisa 5 hingga 10 menit. Namun, hal itu tergantung pada kondisi vitalitas pasien masing-masing. Selain menjalani terapi, Haji Syahrudin juga memberikan beberapa tips agar pria bisa menghindari ejakulasi dini, antara lain:   Jangan terburu-buru Tak perlu grasak-grusuk ya. Nikmatilah foreplay (pemanasan) Anda dan pasangan hingga benar-benar mencapai 'puncak' baru lakukan penetrasi. Lakukan latihan pernafasan Dengan cara ini akan membuat Anda terhindar dari berbagai macam ketegangan otot, karena ketegangan dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Buatlah diri Anda merasa santai dan percaya diri sehingga dapat mengontrol emosi Anda. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi Anda bisa mengunjungi laman Klinik Mak Erot. Pertanyaan Anda akan langsung dijawab oleh Haji Syahrudin.
 03 Nov 2020    21:00 WIB
Ejakulasi Wanita: Squirting Itu Apa Sih?
Yuk blak-blakan ngomongin semua tentang ejakulasi wanita! Kembali lagi dengan sex educator, Jennifer Elim. Hari ini kita akan bahas tuntas tentang ejakulasi wanita! Sudah banyak pembahasan terkait ejakulasi laki-laki: sperma, penis, orgasme pria, dan lain-lain. Namun ada stigma seksual terkait ejakulasi wanita, bahwa seakan-akan ngomongin ejakulasi wanita itu lebih tabu daripada ngomongin ejakulasi laki-laki. 1. Apakah wanita kalau orgasme akan mengeluarkan cairan khusus? Iya, wanita bisa mengeluarkan cairan ejakulasi saat orgasme! Namun perlu diingat, bahwa tidak semua wanita bisa mengeluarkan cairan ejakulasi saat orgasme. Kalau misalkan sperma, kan keluarnya dari prostat laki-laki. Nah kalau wanita itu nggak punya prostat, tapi punya yang menyerupai prostat, yaitu Skene’s Gland. Pada kenyataannya, hanya ½ sampai 2/3 wanita saja yang mempunyai Skene’s Gland! Itu artinya, ada wanita yang tidak mempunyai Skene’s Gland sama sekali. Oleh karena itu, apabila kamu tidak mengeluarkan cairan khusus saat ejakulasi, that’s perfectly normal! 2. Squirting itu apa sih? Apakah sama kayak cairan ejakulasi wanita? Nope, keduanya hal yang berbeda ya! Cairan ejakulasi wanita berbeda dengan squirting. Seperti yang sudah kujelaskan di atas, cairan ejakulasi wanita kan dari Skene’s Gland. Nah, kalau squirting itu merupakan cairan kombinasi, antara urin & cairan ejakulasi wanita! 3. Apakah semua perempuan bisa squirting? Jawabannya: tidak. Tidak semua perempuan bisa squirting, justru hanya sebagian kecil wanita yang bisa squirting. Di pornografi ditampilkan bahwa seakan-akan semua wanita bisa squirting, padahal kenyataannya tidak seperti itu! Realitanya, hanya sebagian kecil wanita yang bisa squirting. Oleh karena itu, kamu harus tau bahwa: - Kamu normal meski tidak mengeluarkan cairan ejakulasi saat orgasme. - Kamu normal apabila tidak bisa squirting. - Tubuh kita berbeda-beda sehingga tidak bisa disamakan! Nah demikian pembahasan kita soal ejakulasi wanita. Apabila kamu ingin tahu lebih banyak dan lengkap soal ejakulasi wanita, aku ada video youtube lengkap tentang penjelasan ejakulasi wanita di youtube channel-ku. Klik link ini kalau mau menonton https://www.youtube.com/watch?v=orI8LkFRKAw Kalian juga bisa follow aku di Instagram @jenniferelim untuk dapet informasi sex education yang seru-seru ke depannya! See you there!   Sumber: https://www.researchgate.net/publication/236601214_Female_Ejaculation_Orgasm_vs_Coital_Incontinence_A_Systematic_Review
 07 Oct 2020    19:00 WIB
Lima Trik untuk Memaksimalkan Kenikmatan Seksual Anda
Ingin merasakan kenikmatan yang lebih maksimal daripada yang Anda dapatkan saat ini? Bila ya, di bawah ini ada beberapa trik yang dapat membantu Anda mencapai orgasme yang tidak terlupakan. 1. Sentuh Perineum AndaPerineum merupakan kulit yang berada di antara buah zakar dengan anus. Area tubuh yang satu ini sangat sensitif karena dipenuhi oleh berbagai ujung saraf. Pada beberapa orang pria, sentuhan di bagian ini dapat membuat mereka mencapai orgasme hingga beberapa kali. 2. Lakukan Olahraga KegelSeperti halnya wanita yang melakukan olahraga kegel untuk membuat orgasme mereka semakin nikmat, para pria pun dapat melakukan hal yang sama. Tujuannya sama yaitu untuk meningkatkan kekuatan otot dasar panggul, yang akan membuat seks terasa lebih nikmat.Cara melakukan olahraga kegel bagi para pria adalah dengan mengangkat penisnya naik dan turun atau bahkan bila memungkinkan cobalah untuk menulis huruf dengan ujung penis Anda. 3. TungguSebuah penelitian baru menemukan bahwa sengaja menahan terjadinya orgasme dapat membuat Anda merasa jauh lebih nikmat saat akhirnya berhasil mencapainya. Penelitian ini menunjukkan bahwa bila seseorang berhenti saat mereka akan mencapai orgasme dan mulai melakukan stimulasi seksual lagi setelah berhenti sejenak, maka orgasme yang akan dicapai pun akan jauh lebih "kuat". Cobalah untuk menahan keinginan Anda untuk mencapai orgasme 2 atau 3 kali sebelum akhirnya mencapainya. 4. Temukan G Spot AndaProstat ternyata bukan hanya berfungsi untuk membentuk cairan mani, tetapi juga merupakan G spot para pria. Bagaimana cara menstimulasi prostat dari luar tubuh? Caranya mudah, Anda cukup menekan daerah perineum Anda. 5. Tingkatkan Kadar Testosteron AndaHormon seks yang dihasilkan saat Anda berhubungan intim juga akan dihasilkan oleh tubuh Anda saat Anda sedang mendukung tim olahraga kesayangan Anda, mengangkat beban di tempat fitness, atau saat Anda menonton film laga favorit Anda.Para peneliti di Yunani menemukan bahwa saat Anda memiliki kadar hormon testosteron yang cukup tinggi di dalam darah Anda, maka Anda pun lebih mudah mencapai orgasme dan bahkan dengan lebih nikmat. Jadi, sebelum Anda berhubungan intim dengan pasangan, tingkatkanlah kadar hormon testosteron Anda dengan berolahraga. Sumber: menshealth
 17 Sep 2020    21:00 WIB
Sakit Kepala Setelah Ejakulasi, Kenapa Ya?
Flu orgasme merupakan mimpi buruk bagi pria. Bagaimana tidak, segera setelah ejakulasi pria yang mengalami flu orgasme akan mengalami gejala flu seperti demam, pilek, bersin-bersin, kekakuan sendi serta hilangnya memori jangka pendek. Peneliti menyebut kondisi jarang dan mengerikan ini dengan post-orgasmic illness syndrome (POIS). Gejalanya mirip seperti flu biasa atau reaksi alergi terhadap makanan tertentu, seperti lemas, demam, keringat dingin, hingga mudah tersinggung. Pria bisa menderita POIS sejak pertama kali pubertas. Tiap kali ejakulasi, entah dari hubungan seks, masturbasi bahkan nocturnal emission (mimpi basah), gejala flu akan menyerang penderitanya. Bisa selama 20 menit setelah ejakulasi atau bahkan hingga 2 minggu.  Sejak pertamakali dilaporkan pada tahun 2002, sudah ada 50 kasus yang didokumentasikan mengenai penyakit seks misterius ini. National Institutes of Health Office of Rare Disease Research menyatakan, POIS termasuk dalam kelainan langka yang bisa terjadi pada tubuh manusia. Sementara para ilmuwan di Belanda menyebut, POIS disebabkan oleh kelainan autoimun yang disertai reaksi alergi hingga menyebabkan adanya peradangan sebagai reaksi terhadap senyawa kimia dalam sperma. Hipotesis lainnya mengatakan, POIS adalah flu setelah orgasme yang terjadi karena ada ketidakseimbangan kimia pada otak. Selain karena flu orgasme, sakit kepala setelah ejakulasi juga bisa disebabkan oleh sex headaches yang disebabkan oleh aktivitas seksual, terutama orgasme. Penderitanya mungkin akan merasa nyeri di kepala dan leher, yang terjadi karena meningkatnya gairah seksual. Atau lebih umum, Anda mungkin mengalami sakit kepala yang tiba-tiba parah tepat sebelum atau selama orgasme. Setiap jenis aktivitas seksual yang mengarah pada orgasme, termasuk masturbasi, oral seks dan hubungan seks, dapat memicu sakit kepala seks. Sakit kepala jenis ini lebih sering terjadi pada laki-laki dan memiliki riwayat migrain.
 09 Sep 2020    21:00 WIB
5 Cara Ini Dijamin Buat Wanita “Basah” Saat Bercinta, Berani Coba?
Saat bercinta, untuk memudahkan penetrasi maka dibutuhkan kondisi "basah" dari wanita. Yang berarti lubrikasi dari wanita yang cukup. Namun ada kondisi dimana terkadang wanita mengalami kekeringan dan hal ini bisa mengganggu saat berhubungan intim. Dimana saat dilakukan penetrasi, wanita akan mengalami nyeri dan pria pun juga merasa tidak nyaman.Banyak orang berpikir mereka tahu bagaimana cara membuat wanita "basah" dan mungkin termasuk Anda yang sangat yakin bisa membuat wanita mengalami hal tersebut. Namun yakinkah Anda??? Untuk membantu Anda mendapatkan malam-malam yang sempurna dibawah ini merupakan tips yang dapat Anda ikuti untuk membuatnya selalu "basah": 1.      Bersikap baikWanita adalah makhluk yang berbeda dengan pria, apabila untuk membuat pria "on" maka dengan melihat pasangan Anda berpakaian seksi saja sudah cukup. Namun untuk wanita, maka Anda para pria harus bisa bersikap baik kepadanya. Malam ini berilah kejutan manis untuk pasangan Anda seperti membelikan makanan kesukaannya, mengajaknya berkencan atau membantu pekerjaan rumah tangga. Anda tidak perlu membeli hadiah mahal dan bunga. Cukup memperlakukan dia dengan hormat, maka dia akan merasa lebih nyaman dan akan cepat "basah". 2.      Mencium seluruh bagian tubuhnyaMenciumnya di mana-mana. Sebelum Anda para pria langsung menuju bagian intimnya, cobalah untuk mencium bagian atas tubuhnya. Sebuah cara yang pasti bisa membuat wanita "basah" adalah mulai secara perlahan-lahan mencium bagian belakang telinga dan lehernya. Kemudian Anda bisa mencium terus sampai kebawah,  yaitu payudara dan perutnya. Cara ini bisa membuat wanita menjadi bergairah, saat Anda terus memberikan ciuman-ciuman kecil ini, terutama saat Anda mencium bagian dalam pahanya. Dan pada saat Anda sampai ke bagian intimnya, maka kondisi disitu "basah kuyup". 3.      Pijatan lembutUntuk membuat wanita mengalami "basah" yang cukup, maka Anda harus membuatnya merasa nyaman dan santai. Hal ini akan membuatnya merasa bahwa Anda menghargainya dan juga membuatnya cepat "basah". Caranya adalah dengan memberikan pijatan yang lembut. Gunakan lotion yang mengandung aroma yang membangkitkan gairah seperti vanila, lakukan pijatan lembut, untuk meregangkan otot-ototnya.Pijatan lembut akan membuatnya lebih santai dan juga saat Anda menyentuh bagian intimnya akan membuatnya merasa bergairah dan juga cepat "basah". 4.      Mainkan jari AndaUntuk benar-benar membuat wanita mengalami "basah", maka lakukan dengan perlahan. Karena bila Anda terlalu cepat ke menu utama maka dipastikan dia belum siap dan bagian intimnya masih kering.Untuk itu, sebelum Anda sampai ke menu utama. Mainkanlah jari-jari Anda untuk meraba di bagian intim dan membangkitkan gairahnya. Sekali lagi, mulailah secara perlahan benar-benar membuatnya "basah". 5.      Dengarkan diaDengarkan dia. Ok guys, ini adalah salah satu hal yang penting. Dengarkan apa yang dia katakan, sehingga Anda akan benar-benar tahu apa yang bisa membuatnya "basah". Seperti bila dia mengatakan dia menyukainya ketika Anda berbisik di telinganya, maka itu adalah petunjuk untuk berbisik ketelinganya untuk membuatnya "basah". Jadi Anda para pria, dengarkanlah apa yang wanita Anda butuhkan. Cara diatas adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat pasangan Anda "basah". Namun perlu Anda ingat bila Anda melakukan hubungan dengan bukan pasangan resmi Anda, maka kondisi "basah" justru meningkatkan kemungkinan untuk menularkan penyakit menular seksual. Sehingga berhati-hatilah, lebih baik hindari risiko tersebut!!!   Baca juga: 7 Manfaat Pijatan Untuk Kesehatan Tubuh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: mademan
 17 Jul 2020    18:00 WIB
4 Alasan Mengapa Wanita Tidak Suka Melakukan Seks Oral
1.      Anda Terlalu MemaksaMenurut seorang ahli, salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh para wanita saat melakukan seks oral adalah sang pria selalu mendorong kepalanya saat ia sedang melakukan seks oral.Apapun penyebab Anda melakukan hal tersebut, sebagian besar wanita tidak menyukai tindakan Anda tersebut. Akan lebih baik bila Anda memuji betapa cantik dan hebatnya dia saat melakukan seks oral. 2.      Anda Tidak Memberitahunya Saat Akan EjakulasiWalaupun beberapa orang wanita tidak merasa keberatan Anda mengeluarkan sperma di dalam mulutnya, akan tetapi sejumlah besar wanita lainnya tidak menyukai kejutan kecil tersebut. Akan lebih baik bila Anda bertanya padanya terlebih dahulu apakah Anda boleh melakukan hal tersebut.  3.      Anda Tidak Menjaga Kebersihan di Daerah KemaluanBila Anda ingin si dia melakukan seks oral untuk Anda, akan lebih baik bila Anda membersihkan daerah kemaluan Anda terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan rambut kemaluan dapat "memerangkap" bau tidak sedap. Bau tidak sedap pada daerah kemaluan Anda tentu saja akan membuat siapapun enggan melakukan seks oral bagi Anda, baik pria maupun wanita. 4.      Anda Memerlukan Waktu yang Lama Untuk Mencapai OrgasmeJika Anda memerlukan waktu selama 10 menit atau lebih untuk mencapai orgasme melalui seks oral, maka pasangan Anda mungkin akan merasa enggan melakukan seks oral bagi Anda. Oleh karena itu, lakukanlah lebih banyak pemanasan sebelum meminta pasangan Anda melakukan seks oral bagi Anda. Hal ini dapat membantu Anda mencapai orgasme dengan lebih cepat. Baca juga: Haruskah oral seks  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 26 Sep 2018    18:00 WIB
Takut Ejakulasi Dini Saat Malam Pertama??? Lakukanlah 3 Hal Ini Maka Semua Akan Lancar Jaya
Malam pertama untuk pasangan yang baru menikah adalah momen paling indah dan paling romantis dan yang paling ditunggu oleh semua orang. Pasangan yang memiliki sikap untuk melakukan malam pertama setelah sah menikah adalah hal yang sangat sakral dan akan menjadi momen tidak terlupakan. Untuk Anda pasangan yang sedang menanti saat paling romantis ini, mungkin akan merasa khawatir akan kegagalan saat malam pertama. Ternyata salah satu masalah yang bisa dialami oleh pengantin baru adalah sang pria mengalami ejakulasi dini. Mengapa bisa mengalami ejakulasi dini? Usia muda Biasanya pasangan yang baru menikah adalah pasangan yang masih berusia muda. Usia muda, biasanya tubuh sangat sensitif terhadap rangsangan seksual karena tinggi produksi hormon seks pria. Salah satunya adalah hormon testosteron yang membuat pria menjadi lebih sensitif dan lebih terangsang. Sehingga sang pria merasa mudah mengalami ejakulasi dini saat malam pertama. Faktor psikologis Malam pertama adalah momen yang ditunggu-tunggu, pada saat inilah saatnya seorang pria ingin menunjukkan kejantanannya. Sehingga ada perasaan ingin terlihat hebat didepan pasangan, perasaan ini terkadang bisa membuat pria tersebut merasa tertekan akan perasaan takut tidak memberikan performa yang terbaik. Rasa takut gagal, cemas bisa membuat menimbulkan ejakulasi dini. Bahkan ada pria yang sampai gagal mengalami ereksi karena perasaan yang terlalu tertekan. Baru pertama kali Untuk pria yang baru pertama kali melakukan hubungan seksual, akan merasakan sensasi hubungan seksual pertama kali. Rasa yang luar biasa saat melakukan penetrasi dan gesekan penis ke dalam vagina bisa saja menyebabkan ejakulasi yang cepat. Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini saat malam pertama? 1. Mencoba untuk relaks Sangat dimengerti bahwa bila Anda merasa takut akan kegagalan malam pertama, namun jangan menjadikan hal ini sebagai hal paling menyeramkan di dunia ini, Justru pada saat ini adalah waktu Anda merasa sangat bahagia karena akhirnya memiliki tambatan hati yang akan selalu menemani hidup Anda. jadi coba tenangkan diri Anda ajaklah pasangan Anda untuk berbicara terlebih dahulu, setelah perasaan Anda lebih tenang barulah Anda mulai sesi pemanasan. 2. Foreplay Foreplay atau pemanasan sebelum bercinta adalah hal yang sangat penting. Dengan cara ini akan membangkitkan gairah seksual Anda dan pasangan. Selain itu membuat sang wanita lebih mudah mencapai klimaks, Anda tidak akan sulit untuk melakukan penetrasi dan yang penting Anda tidak terkesan mengalami ejakulasi dini, karena kemungkinan sang wanita sudah merasakan orgasme lebih dulu dibanding Anda. 3. Melakukan senam kegel Senam kegel tidak hanya dilakukan oleh wanita namun juga bisa dilakukan oleh pria. Ini cara melakukan senam kegel:  Kosongkan kandung kemih  Mencari otot panggul bawah yang merupakan otot yang menahan air seni. Untuk pria saat mengencangkan otot panggul sambil berkaca, maka akan terlihat bagian bawah penis akan bergerak ke arah perut dan testikel akan naik.  Ambil posisi berbaring. Kencangkan otot panggul bawah Anda, tahan hingga 5 detik, kemudian lepaskan. Ulangi 4-5 kali. Kemudian tingkatkan durasi dari 5 ke 10 detik.  Saat mengencangkan otot panggul bawah ini, hindari mengencangkan otot perut, paha, dan bokong, serta tetaplah bernapas bebas.  Ulangi gerakan ini tiga kali sehari dengan pengulangan setidaknya sebanyak 3×10 kali.  Hindari melakukan gerakan ini untuk menahan kencing karena justru dapat melemahkan otot panggul serta justru berisiko mengidap infeksi saluran kencing. Malam pertama adalah malam yang malam dimana saat terindah Anda dengan pasangan, saat itu bukanlah saat Anda harus pamer diri sehingga Anda tidak perlu memaksakan diri, namun malam dimana Anda menjadi satu dan menjadi lebih dekat dengan pasangan. Baca juga: Benarkah Kegel Dapat Meningkatkan Kualitas Orgasme? Sumber: yourtango
 01 Nov 2016    15:00 WIB
Berapa Lama Setelah Orgasme Anda Dapat Memulainya Kembali?
Setelah berhasil mengeluarkan senjata-senjata kecil Anda, Anda mungkin sudah bersiap untuk tidur, akan tetapi apa jadinya bila istri justru meminta jatah tambahan? Berbeda dengan wanita, seorang pria membutuhkan waktu sejenak untuk "beristirahat" sebelum dapat kembali berhubungan intim. Kecuali bila Anda merupakan seorang anak remaja, maka sebagian besar pria biasanya membutuhkan waktu setidaknya 1-2 jam sebelum ia dapat kembali berereksi dan berejakulasi.   Baca juga: Tips Mengubah Seks "Biasa" Menjadi Luar Biasa   Sebenarnya tidak ada data pasti mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan seorang pria untuk dapat kembali berhubungan intim setelah sukses mencapai orgasme dan berejakulasi. Akan tetapi, menurut sebuah penelitian, para pria membutuhkan waktu antara 30 menit hingga 24 jam di antara ereksi dan ejakulasi. Lama waktu ini biasanya bertambah seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang pria. Hingga saat ini para ahli masih belum mengetahui secara pasti apa penyebab seorang pria membutuhkan waktu ‘istirahat" di antara ejakulasinya. Akan tetapi, mereka menduga hal ini berhubungan dengan peningkatan kadar hormon prolaktin, yang dapat menghambat terjadinya orgasme dan ejakulasi, paska seorang pria berhubungan intim. Selain itu, gaya hidup tertentu juga turut berperan. Mengkonsumsi minuman beralkohol atau sering bermasturbasi dapat membuat lama waktu "istirahat" ini semakin panjang. Jika Anda membutuhkan waktu lebih lama dari 24 jam untuk kembali dapat berhubungan intim, maka dianjurkan agar Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter. Ia dapat membantu Anda menemukan apa sebenarnya penyebab gangguan seksual yang Anda alami dan pengobatan apa yang paling tepat untuk mengatasinya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth