Your browser does not support JavaScript!
 04 Aug 2020    12:00 WIB
Mata Kedutan Tanda Ingin Nangis? Ini Penjelasan Medisnya
Mata berkedut kerap diidentikan dengan beberapa mitos, seperti akan menangis ataupun akan mengalami suatu kejadian. Benarkah demikian? Dalam dunia medis, mata berkedut disebut dengan blefarospasme, yakni kondisi yang memicu pergerakan berulang pada kelopak mata bagian atas. Kedutan mata sendiri bisa berlangsung selama beberapa detik atau bertahan hingga satu menit atau bahkan lebih. Lantas apa penyebabnya ya? Berikut ini beberapa penyebab mata kedutan yang sering kamu alami. Stres Ketika dalam keadaan stres, tubuh kita bereaksi dalam cara yang berbeda-beda lho. Salah satunya yaitu mata berkedut. Kelelahan Kurang tidur bisa menyebabkan kelopak mata berkedut. Ketegangan pada Mata Ketegangan pada mata terjadi ketika mata kamu sedang bekerja lebih berat. Tegangan mata sering kali disebabkan oleh penggunaan komputer atau ponsel yang berlebihan. Kafein dan Alkohol Terlalu banyak mengonsumsi kafein dan juga alkohol bisa menjadi salah satu penyebab mata kedutan. Mata dalam Kondisi Kering Beberapa orang dewasa, terlebih jika usianya melewati 50 tahun akan sering mengalami mata kering. Penggunaan komputer yang berlebihan juga menjadi penyebab mata kering. Kamu perlu menemui dokter jika kedutan mata disertai dengan: -  mata merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan yang tidak lazim - kelopak mata turun - kelopak mata tertutup - kedutan berlangsung selama beberapa minggu Nah, masih percaya mitos? Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mata kalian ya. Sampai Jumpa!
 12 Oct 2016    08:00 WIB
Tahap Pemeriksaan Mata Pada Anak
Mata adalah cerminan jiwa. Oleh karena itu pentingnya melakukan pemeriksaan mata kepada anak.  Pemeriksaan mata merupakan faktor yang penting guna mengindentifikasikan kondisi yang mungkin membahayakan bagi indera penglihatan anak. Semakin dini masalah kesehatan mata terdeteksi maka akan semakin mudah untuk ditanggulangi dan diatasi. Apakah Anda tahu kapan saja harus melakukan pemeriksaan pada anak?   Berikut adalah empat tahap pemeriksaan mata anak yang disarankan:   Di ruang perawatan bayi Dokter spesialis anak dan dokter spesialis mata harus memeriksa bayi yang baru saja dilahirkan sebelum bayi tersebut keluar dari ruang perawatan bayi. Pemeriksaan dilakukan guna memeriksa kemungkinan adanya infeksi dan cacat lahir struktural, katarak, maupun glukoma. Semua bayi yang mempunyai beberapa masalah medis atau bayi dengan riwayat prematur dan/atau bayi yang menggunakan tabung oksigen harus diperiksa oleh dokter spesialis mata.   Hingga usia 6 bulan Dokter spesialis mata harus memeriksa bayi setiap bayi datang untuk kontrol berkala guna memeriksa kesejajaran gerak mata.   Pada usia 3 hingga 4 tahun Setiap anak harus diperiksa oleh dokter spesialis mata. Pada usia ini, ketajaman penglihatan anak diperiksa dengan seksama dan pemeriksaan mata dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan yang dapat mempengaruhi perkembangan pendidikan anak. Jika ditemukan adanya kelainan, maka akan segera dilakukan penanganan yang tepat.   Pada usia 5 tahun atau lebih Dokter spesialis mata harus memeriksa anak secara teratur setahun sekali jika tidak ada pemeriksaan berkala yang diadakan oleh pihak sekolah maupun organisasi sukarela lainnya. Ketajaman penglihatan harus diperiksa demikian pula fungsi-fungsi penglihatan lainnya.