Your browser does not support JavaScript!
 19 Jun 2019    08:00 WIB
Diabetes Gestasional Hanya Terjadi Pada Ibu Hamil
Diabetes gestasional merupakan suatu keadaan di mana wanita mengalami peningkatan kadar gula darah seperti penderita diabetes, akan tetapi hanya selama kehamilan. Gula darah biasanya kembali normal setelah persalinan. Apa Efeknya Pada Bayi Anda ? Tingginya kadar gula darah di dalam darah ibu menyebabkan peningkatan kadar gula darah di dalam tubuh bayi. Kelebihan gula pada tubuh bayi ini akan disimpan sebagai lemak dan menyebabkan bayi anda lebih besar daripada bayi lainnya. Lebih besarnya bayi anda dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai komplikasi pada bayi anda. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi adalah: Cedera pada bayi saat proses persalinan karena ukurannya yang lebih besar Rendahnya kadar gula darah dan berbagai mineral saat lahir Jaundice (kulit dan bagian putih mata berwarna kekuningan) Kelahiran prematur Gangguan pernapasan sementara Perlu diingat bahwa tidak semua bayi berukuran besar mengalami berbagai komplikasi di atas. Bayi dari ibu yang menderita diabetes gestasional memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes atau obesitas pada suatu saat dalam kehidupannya. Apa Efeknya Pada Anda ? Diabetes gestasional dapat meningkatkan terjadinya berbagai komplikasi kehamilan. Berbagai komplikasi kehamilan yang dapat terjadi adalah: Keguguran Tekanan darah tinggi atau preeklampsia Kelahiran prematur Selain itu, anda memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk persalinan melalui proses pembedahan Caesar karena ukuran bayi anda yang lebih besar daripada jalan lahirnya. Akan tetapi, bukan berarti anda tidak dapat melahirkan melalui proses persalinan normal. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai resiko dan keuntungan persalinan normal dan Caesar. Setelah persalinan, anda juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe 2. Gaya hidup sehat dapat membantu mencegah terjadinya diabetes dan obesitas pada anda dan anak anda nantinya.  
 22 Dec 2016    08:00 WIB
Tips Tetap Sehat Bagi Ibu Hamil Dengan Diabetes
Diabetes selama kehamilan atau diabetes gestasional merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan kadar gula darah selama kehamilan. Kadar gula darah biasanya kembali normal setelah melahirkan. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menjaga kesehatan anda dan bayi anda.   Diet Sehat Konsultasikanlah dengan dokter anda mengenai makanan apa yang boleh dan tidak boleh anda makan untuk menjaga agar kadar gula darah anda tetap stabil. Batasilah jumlah karbohidrat yang anda konsumsi dan hindarilah makanan manis seperti minuman bersoda dan berbagai jenis roti.   Olahraga Olahraga dapat membantu menjaga kadar gula darah anda. Berolahragalah selama 30 menit setiap harinya, tidak perlu olahraga atau aktivitas yang terlalu berat, berjalan atau berenang merupakan contohnya. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai olahraga dan kegiatan apa yang boleh anda lakukan.   Kontrol Teratur Pemeriksaan kehamilan dan kesehatan anda serta bayi anda secara teratur merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan anda. Dengan pemeriksaan teratur, dokter dapat mengetahui berbagai gangguan kesehatan yang anda atau bayi anda alami.   Minum Obat Sesuai Dosis Selama kehamilan obat anti diabetes yang dapat digunakan adalah insulin. Konsumsilah obat sesuai dengan dosis yang telah diberitahukan oleh dokter anda, dengan demikian kadar gula darah anda dapat terjaga tetap pada batas normal. Tanyakan pada dokter anda mengenai berapa dosis obat yang harus dikonsumsi, kapan waktu minum obat, dan caranya.   Periksa Kadar Gula Darah Anda Satu lagi cara untuk menjaga kesehatan anda adalah dengan teratur memeriksa kadar gula darah anda. Dengan pemeriksaan teratur ini, anda dapat segera menghubungi dokter anda bila kadar gula darah anda terlalu rendah atau tinggi sebelum terjadi berbagai komplikasi yang tidak diinginkan baik pada anda maupun bayi anda. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu: Anda sedang sakit dan dengan demikian tidak dapat mengikuti pola makan yang telah ditentukan Anda mengalami gejala hiperglikemia (tingginya kadar gula di dalam darah), seperti gangguan konsentrasi, nyeri kepala, merasa haus terus-menerus, penglihatan kabur, atau penurunan berat badan Anda mengalami gejala hipoglikemia (kadar gula di dalam darah rendah), seperti merasa cemas, bingung, pusing, nyeri kepala, merasa lapar, rasa berdebar-debar, gemetar, pucat, berkeringat, atau badan terasa lemah Kadar gula darah lebih tinggi atau lebih rendah dari normal   Sumber: webmd    
 05 Nov 2015    12:00 WIB
Menderita Diabetes Saat Hamil? Atasi Dengan Ini….
Sebuah penelitian kecil yang dilakukan di Iran menemukan bahwa suplemen kalsium dan vitamin D ternyata dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada wanita yang menderita diabetes saat hamil (diabetes gestasional) dan juga meningkatkan kesehatan wanita tersebut secara keseluruhan.   Baca juga: Benarkah Vitamin D Dapat Membuat Proses Persalinan Tidak Terlalu Menyakitkan?   Diabetes gestasional merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah seorang wanita menjadi sangat tinggi saat hamil walaupun sebelumnya ia tidak pernah menderita diabetes. Keadaan ini dapat meningkatkan resiko terjadinya komplikasi berat selama proses persalinan berlangsung dan meningkatkan resiko terjadinya diabetes tipe 2 pada sang ibu di beberapa tahun mendatang. Pada penelitian ini, para peneliti memberikan 1.000 mg kalsium setiap harinya dan 50.000 unit vitamin D 2 kali sehari selama 6 minggu atau memberikan plasebo pada 56 orang wanita yang menderita diabetes gestasional. Para peneliti kemudian mengambil contoh darah pada awal dan akhir penelitian. Mereka kemudian menemukan bahwa para wanita hamil yang mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D memiliki kadar gula darah puasa dan kadar kolesterol yang lebih baik. Walaupun hasil penelitian ini cukup menjanjikan, akan tetapi suplemen vitamin D sebenarnya tidak dapat dikonsumsi oleh semua wanita. Hal ini dikarenakan vitamin D memiliki efek beracun pada wanita dan bayinya. Oleh karena itu, konsumsi suplemen vitamin D hanya dianjurkan bagi para ibu hamil yang menderita diabetes gestasional dan yang juga mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin D.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: newsmaxhealth