Your browser does not support JavaScript!
 23 Apr 2020    13:00 WIB
Efek Samping Suntik Insulin Bagi Penderita Diabetes
Saat ini penyakit diabetes masih sangat sulit disembuhkan. Penyakit diabetes melibatkan peningkatan kadar gula darah dan penurunan produksi dari insulin. Banyak pasien diabetes baik diabetes tipe 1 maupun 2 melakukan suntikan insulin untuk mengontrol kadar gula darah didalam tubuh tetap stabil. Pasien diabetes memerlukan suntikan insulin karena produksi insulin yang terus menerus menurun. Oleh karena itu pasien diabetes memerlukan suntikan insulin untuk menstabilkan kadar gula darah dan tetap sehat. Tetapi terkadang suntikan insulin bisa juga memberikan efek, walaupun jarang terjadi. Berikut adalah beberapa efek dari pasien diabetes. Efek samping suntikan insulin: Penurunan kadar gula darah. Saat Anda mulai menyuntik insulin, maka kadar gula darah Anda akan langsung turun. Penurunan kadar gula darah dapat menimbulkan gejala berkeringat, mual atau nafas yang cepat. Jika kadar gula darah menurun dengan drastis maka bisa menyebabkan pasien pingsan Iritasi kulit atau inflamasi yang disebabkan oleh jarum suntik. Pada pasien yang harus meyuntikkan insulin sebagai pengobatan rutin maka tindakan ini bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Ketika kadar gula darah menurun, maka metabolisme juga ikut menurun. Hal ini juga bisa menyebabkan perubahan metabolik pada otak yang bisa menimbulkan gejala kejang. Kondisi ini memang jarang terjadi tetapi memerlukan penanganan dokter segera. Pusing yang disebabkan oleh penurunan kadar gula darah. Otak akan bekerja lebih lambat dan hal ini bisa menimbulkan racun ke tubuh Anda. Hipoglikemia (penurunan kadar gula darah) merupakan efek samping utama saat melakukan suntikan insulin. Terlalu banyak kadar insulin di dalam tubuh juga bisa menyebabkan penurunan tekanan darah. Hal ini bisa menyebabkan kepala pusing, rasa melayang, kelemahan dan denyut jantung meningkat. Pada kasus yang ekstrim, suntikan insulin justru bisa menyebabkan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah). Kondisi tersebut bisa menimbulkan gejala rasa haus berlebihan, sering berkemih dan lemas Untuk beberapa pasien diabetes, suntikan insulin bisa menyebabkan alergi pada kulit dan menimbulkan gejala pembengkakan dan rasa gatal. Efek samping yang sangat jarang terjadi dari penyuntikan insulin adalah muntah, kemerahan di kulit pada daerah sekitar tempat penyuntikan, denyut jantung yang tidak stabil, penurunan konsentrasi. Kontrollah kadar gula darah Anda sealami mungkin dengan membatasi konsumsi makanan yang manis. Pemanis buatan sendiri sebenarnya bisa menimbulkan bahaya. Pastikan Anda menyuntikkan insulin 30 menit sebelum Anda makan. Anda bisa menyuntikkan insulin pada lengan, paha atau perut. Konsultasikan dengan dokter Anda bagaimana cara penyuntikan insulin dengan baik dan benar, juga bagaimana penanganan jika timbul efek samping dari pemberian insulin.  Baca juga: Tips Berolahraga Untuk Membantu Mengatasi Nyeri Saraf Akibat Diabetes Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 17 Apr 2020    08:00 WIB
Bentuknya Yang Unik, Kacang Walnut Punya Banyak Manfaat Untuk Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam Kacang WalnutSetiap 100 gram kacang walnut mengandung sekitar 650 kalori, yang membuatnya menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh. Kacang walnut juga mengandung protein dan lemak, terutama lemak tidak jenuh ganda. Kacang walnut juga mengandung lemak jenuh dan lemak tidak jenuh tunggal. Selain itu, kacang walnut juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, kalsium, zat besi, magnesium, mangan, dan seng.1.  Melindungi JantungKacang walnut mengandung banyak asam lemak tidak jenuh tunggal. Selain itu, kacang walnut juga mengandung asam linoleat, asam lemak omega 3, dan asam arakidonat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL. Kacang walnut juga mengandung banyak antioksidan serta dapat membantu menurunkan pembentukan plak lemak di dinding dalam pembuluh darah sehingga dapat membantu mencegah terjadinya berbagai jenis penyakit jantung dan menurunkan resiko terjadinya stroke.2.  Membantu Mencegah DiabetesKacang walnut dapat membantu mengatur kadar gula darah dan telah terbukti dapat mencegah terjadinya diabetes tipe 2 karena mengandung banyak asam lemak tidak jenuh ganda. Kacang walnut juga membantu proses pembentukan insulin di dalam hati sehingga dapat membantu proses pencernaan glukosa (gula). Kacang walnut juga mengandung berbagai jenis mineral, protein nabati, dan serat yang dapat membantu proses pemecahan glukosa di dalam tubuh.3.  Mencegah KankerKacang walnut juga dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker karena mengandung berbagai jenis antioksidan dalam jumlah besar dan asam lemak omega 3 (asam linoleat) yang dapat menghambat perkembangan tumor. Fitosterol, vitamin E, dan melatonin merupakan beberapa jenis antioksidan yang terdapat di dalam kacang walnut. Karena kandungan fenol yang tinggi di dalamnya, maka kacang walnut dapat menghambat proses pembelahan diri sel-sel kanker. Selain itu, kacang walnut juga mengandung tannin telimagrandin yang merupakan antioksidan langka yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Kacang walnut telah terbukti dapat mencegah terjadinya kanker payudara dan kanker prostat. 4.  Meningkatkan Daya Ingat dan Fungsi KognitifPolifenol dan berbagai antioksidan di dalam kacang walnut dapat membantu membuat otak bekerja dengan lebih efisien. Asam alfa linoleat (suatu jenis asam lemak omega 3) di dalam kacang walnut dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat proses oksidasi, termasuk akibat protein beta amiloidal. Penyakit Alzheimer dapat dicegah dengan mengkonsumsi kacang walnut karena dapat membantu menghambat pembentukan plak senil dan penumpukkan amiloid di dalam otak, sehingga mencegah kematian sel-sel saraf di dalam otak.Kacang walnut juga dapat membantu menjaga fungsi kognitif, seperti kemampuan untuk memecahkan masalah, kecepatan refleks atau respon anda, kemampuan menganalisis, dan kemampuan belajar.5.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari kacang walnut bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu mengatasi gangguan tidur (melatonin)•  Melindungi dan menjaga kesehatan pembuluh darah (asam lemak omega 3). Omega 3 dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi resiko pembentukan bekuan darah•  Mengurangi pembentukan plak lemak di dalam dinding pembuluh darah (omega 3)•  Meningkatkan fleksibiltas pembuluh darah dengan cara melemaskan dan melembutkan dinding pembuluh darah (asam amino L arginine)•  Mencegah terjadinya disfungsi endothelial•  Membantu menjaga berat badan dengan cara meningkatkan proses oksidasi lemak dan menghambat proses oksidasi karbohidrat•  Melindungi tubuh dan kulit dari efek radikal bebas dan mengurangi proses oksidasi (antioksidan)•  Menghambat proses penuaan dengan cara mengurangi pigmentasi kulit seperti pembentukan noda hitam (vitamin E)•  Membantu melembabkan kulit (minyak walnut)•  Mencegah pembentukan batu empedu•  Sumber vitamin B kompleksSumber: foodtofitness
 19 Mar 2020    16:00 WIB
Cegah Kanker dan Penyakit Lainnya Dengan Buah Sirsak
Kandungan Nutrisi Dalam SirsakSetiap 100 gram sirsak mengandung 70 kalori. Sirsak kaya akan karbohidrat dan serat. Berbagai vitamin dan mineral yang terdapat di dalam sirsak adalah vitamin B, vitamin C, magnesium, kalsium, kalium, fosfor, dan natrium. Manfaat Sirsak Bagi Kesehatan: Mencegah KankerSirsak membantu menurunkan jumlah reseptor faktor pertumbuhan epidermal sehingga dapat mencegah berkembangnya sel-sel kanker. Acetogenin di dalam sirsak merupakan suatu zat antikarsinogenik dan membantu menghambat kerja nikotinamid adenin dinukleotida oksidase dari sel kanker. Membantu Menurunkan Berat BadanSirsak mengandung kalori yang sangat rendah dan memiliki banyak nutrisi dan serat yang membuat anda merasa kenyang lebih lama. Daun sirsak juga dapat digunakan untuk menurunkan berat badan. Menjaga Kecantikan KulitSirsak dapat menjaga kecantikan kulit anda dengan cara:•  Membantu menutrisi kulit anda•  Membuang berbagai racun dari dalam tubuh (vitamin C)•  Membuat kulit lebih kenyal dan lembut (vitamin C)•  Mengurangi jerawat dan bisul (zat anti inflamasi)•  Membantu penyembuhan luka (zat anti bakterial)•  Melindungi tubuh dari berbagai radikal bebas dan mencegah terjadinya proses penuaan dini, termasuk pembentukan keriput dan pigmentasi (antioksidan seperti polifenol, saponin, dan bioflavonoid)•  Mencegah kekambuhan eksim dengan cara menempelkan daun sirsak pada daerah kulit yang terkena Menurunkan Tekanan DarahKarena sirsak mengandung kalium yang cukup tinggi, maka sirsak dapat membantu memperlancar sirkulasi darah anda sehingga tekanan darah anda pun turun. Mencegah DiabetesSirsak mengandung banyak acetogenin (suatu zat fitokimia) yang dapat membantu mengatur kadar gula di dalam tubuh. Kandungan serat yang tinggi di dalam sirsak juga dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan mengendalikan kadar gula darah anda. Menurunkan DemamSirsak juga mengandung zat antipiretik (penurun panas) dan anti parasit yang berguna untuk menurunkan demam, mengatasi batuk dan flu. Daun sirsak juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaat LainnyaBerbagai kegunaan sirsak bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu meredakan pembengkakan, radang sendi, nyeri sendi, dan nyeri punggung (zat anti inflamasi)•  Membantu menguatkan tulang dan menurunkan resiko osteoporosis (kaya akan kalsium dan fosfor)•  Membantu mengurangi rasa cemas dan depresi, dapat memperbaiki mood, dan membuat tidur lebih nyenyak (triptofan)•  Mencegah terjadinya infeksi saluran air kemih karena sirsak mengandung banyak air•  Membantu mengatasi infeksi (zat anti bakterial) Sumber: foodtofitness
 25 Feb 2020    08:00 WIB
6 Olahraga Yang Tepat Untuk Menjaga Kadar Gula Tetap Normal
Untuk seseorang yang mengalami kencing manis, harus selalu menjaga kadar gula darah agar normal. Kadar gula darah yang normal tidak akan mengganggu seluruh sistem organ yang ada. Oleh karena ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti: Memperhatikan pola makanan yang tepat Olahraga Berkonsultasi dengan dokter dan gunakan obat dengan teratur Pemeriksaan laboratorium yang teratur Poin-poin diatas sangat perlu dilakukan. Salah satu poin yang kadang dilupakan dan malas dilakukan adalah olahraga. Padahal olahraga adalah hal yang penting. Nah untuk Anda yang memiliki kencing manis dan bingung memilih olahraga yang sesuai untuk Anda. Dibawah ini adalah olahraga yang tepat.   Berikut adalah olahraga yang tepat untuk penderita kencing manis: 1.      Jalan cepat Olahraga yang satu ini sangat mudah untuk dilakukan. Anda hanya membutuhkan sepasang sepatu yang baik dan bisa langsung melakukan olahraga ini. Jalan cepat adalah salah satu kegiatan yang paling diresepkan untuk orang dengan kencing manis. Anda bisa melakukan jalan cepat yang lebih cepat untuk meningkatkan denyut jantung dan hal ini sudah dikatakan sebagai latihan aerobik. American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan agar yang mengalami kencing manis melakukan jalan cepat sebanyak hari dalam seminggu, masing-masing 50 menit. 2.      Tai chi Tai chi adalah ilmu beladiri China yang memfokuskan pada keseimbangan Energi Chi dalam tubuh manusia. Serangkaian gerakan yang dilakukan secara lambat dan santai selama 30 menit ini, telah dipraktekkan selama berabad-abad. Tai chi sangat ideal bagi penderita kencing manis karena memberikan efek kebugaran dan meredakan stres. Tai chi juga meningkatkan keseimbangan tubuh dan dapat mengurangi kerusakan saraf, yang merupakan komplikasi kencing manis yang paling sering. 3.      Latihan beban Latihan beban akan membangun massa otot, hal ini sangat penting bagi orang-orang dengan kencing manis. Saat kehilangan masa otot, maka tubuh membutuhkan waktu yang lama dalam menstabilkan kadar gula darah. Lakukan l latihan beban setidaknya dua kali dalam seminggu sebagai bagian dari rencana manajemen kencing manis Anda – Namun bila Anda ingin melakukan 3 kali dalam seminggu hal ini lebih ideal lagi. Setiap sesi harus mencakup 5 sampai 10 jenis lifting yang melibatkan kelompok otot utama. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan 3-4 set setiap latihan, dengan masing-masing set terdiri dari 10 sampai 15 pengulangan. 4.      Yoga Yoga dapat menguntungkan Anda dalam beberapa cara. Yoga dapat membantu mengikis lemak tubuh, melawan resistensi insulin, dan meningkatkan fungsi saraf Seperti tai chi, yoga juga peredam stres. Ketika tingkat stres lebih tinggi, maka akan meningkatkan kadar gula darah. Salah satu keuntungan dari yoga sebagai latihan yang bisa Anda lakukan kapan saja sesuai dengan keinginan Anda. 5.      Berenang Berenang adalah latihan aerobik lain dan salah satu olahraga yang ideal untuk orang-orang dengan kencing manis karena tidak memberikan tekanan pada sendi Anda Saat mengalami kencing manis biasanya aliran darah ke pembuluh darah kecil yang ada dibagian ujung tubuh seperti kaki akan menurun, sehingga Anda bisa mengalami kehilangan sensasi di area kaki dan biasanya tidak akan merasakan bila ada cedera dibagian kaki. Sehingga orang yang mengalami kencing manis harus menghindari terjadinya cedera kaki, bahkan luka kecil atau lecet sekalipun proses penyembuhan yang lambat dan rentan terhadap infeksi. Biasanya akan diberikan sepatu khusus dibuat untuk digunakan di kolam renang dapat membantu mencegah kaki tergores dan mengurangi risiko tergelincir 6.      Bersepeda Bersepeda juga merupakan bentuk olahraga aerobik, yang membuat hati dan paru-paru Anda berfungsi lebih baik. Sebuah sepeda stasioner sangat ideal bagi penderita diabetes karena Anda dapat melakukannya di dalam, tidak peduli cuaca dilura, dan Anda tidak perlu khawatir tentang akan risiko jatuh. Bersepeda meningkatkan aliran darah ke kaki Anda dan membakar banyak kalori untuk menjaga berat badan Anda tetap ideal. Olahraga diatas adalah olahraga yang baik untuk yang mengalami kencing manis, namun sebaiknya bila Anda ingin melakukan olahraga tersebut sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda agar mendapat arahan yang terbaik.   Baca juga: 5 Tanda Penyakit Kencing Manis Yang Perlu Diwaspadai   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: everydayhealth
 11 Feb 2020    18:00 WIB
Berbagai Penyebab Tanggalnya Gigi Anda
TraumaTrauma pada gigi anda dapat membuat gigi anda menjadi patah, goyah, dan bahkan tanggal. Terdapat berbagai macam penyebab trauma pada gigi, yaitu: •    Terpukul oleh suatu benda atau trauma pada daerah pipi dan rahang•    Membuka tutup botol dengan menggunakan gigi•    Mengunyah es batu, menggigit coklat beku atau biji popcorn atau kulit kacang yang keras•    Mengunyah pen atau pensil•    Menggunakan gigi untuk memegang gantungan baju anda•    Membuka simpul atau bungkus makanan dengan gigi•    Memutuskan benang dengan menggunakan gigi Kebiasaan menggeretakkan gigi, yang biasanya terjadi saat anda tidur (bruxism), terutama pada saat anda merasa stress, juga dapat membuat gigi anda mengalami tekanan yang terlalu besar, yang dapat membuat gigi anda patah atau retak. Penyakit TertentuPembentukan plak (suatu kumpulan bakteri yang menempel pada gigi anda) pada gigi dapat menyebabkan kerusakan gigi dan gangguan gusi. Plak dapat membuat gusi menjadi meradang dan dapat menghancurkan jaringan penyangga gigi, termasuk ligamen dan tulang. Kematian dan kerusakan jaringan penyangga gigi ini dapat membuat gigi anda menjadi goyah, dan bahkan tanggal. Plak terutama dapat terbentuk akibat buruknya kebersihan mulut dan jarangnya melakukan pemeriksaan kesehatan gigi. Penyebab LainnyaBerbagai hal lainnya yang dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan gusi dan tanggalnya gigi anda adalah: •    Kebiasaan merokok•    Kurangnya nutrisi•    Menderita diabetes•    Menderita hipertensi•    Menderita radang sendi (artritis) Perubahan kadar hormonal selama kehamilan juga dapat mempengaruhi respon tubuh seorang wanita terhadap penyakit, di mana terjadi penurunan kekebalan tubuh yang membuat wanita hamil lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk gangguan gusi dan gigi. Orang-orang yang mengalami gangguan dalam perkembangan maupun mengalami suatu cacat tertentu juga memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap berbagai gangguan kesehatan gigi dan gusi karena kurangnya kemampuan mengurus diri sendiri. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 08 Jan 2020    08:00 WIB
Komplikasi Diabetes: Pengobatan Nyeri Saraf Diabetikum
Nyeri saraf yang disebabkan oleh diabetes atau yang juga dikenal dengan nama neuropati perifer diabetikum dapat bersifat berat, konstan, dan sulit diobati. Gejala awalnya dapat berupa rasa kesemutan, yang kemudian akan diikuti oleh mati rasa dan nyeri. Untuk mengatasinya, di bawah ini ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan.   Kendalikan Kadar Gula Darah Anda Hal penting pertama yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi semua komplikasi diabetes adalah dengan mengendalikan kadar gula darah Anda. Pastikan kadar gula darah Anda selalu dalam batas normal atau mendekati normal dengan mengkonsumsi obat anti diabetes. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai jenis dan dosis obat yang diperlukan.   Konsumsi Obat Anti Nyeri Untuk mengatasi nyeri, Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri. Jenis obat anti nyeri yang digunakan biasanya tergantung pada tingkat keparahan nyeri. Bila rasa nyeri tidak terlalu berat, Anda biasanya dapat mengkonsumsi: Obat golongan NSAID seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen Asetaminofen Capsaicin yang biasa ditemukan dalam bentuk koyo Lidokain krim atau gel. Lidokain merupakan obat bius yang dapat membuat area yang terasa nyeri menjadi mati rasa   Baca juga: 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Diabetes   Bila rasa nyeri cukup berat atau Anda tidak tahan dengan efek samping obat anti nyeri di atas, maka dokter dapat memberikan obat lainnya untuk mengatasi nyeri, seperti: Obat antidepresan Obat anti kejang Obat golongan opioid Akan tetapi, ketiga jenis obat di atas memerlukan resep dokter.   Pengobatan Lainnya Selain berbagai obat di atas, ada beberapa pengobatan lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri, seperti: Tindakan pembedahan untuk menghancurkan saraf atau mengeluarkan saraf yang terjepit Memasang implan yang bertujuan untuk mengurangi nyeri Stimulasi listrik pada saraf   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 07 Jan 2020    11:00 WIB
Waspada 5 Makanan di Sekitar Anda Yang Mengandung Gula Tinggi!
Kebanyakan orang merasa takut apabila banyak makan lemak, karena mereka sadar bahwa terlalu banyak lemak dapat berakibat buruk bagi tubuh. Namun sebaiknya Anda jangan hanya khawatir dengan makanan berlemak namun Anda juga harus memperhatikan makanan yang banyak mengandung gula. Karena ternyata berdasarkan berbagai penelitian telah mengatakan bahwa kadar gula tinggi dapat meningkatkan faktor risiko terkena penyakit, mulai dari obesitas, kencing manis hingga kanker. Namun yang menjadi masalah adalah Kita sudah terbiasa makan gula sejak kecil, sehingga sulit untuk dipisahkan. Selain itu, banyak produsen makanan dan minuman memproduksi produk berkadar gula tinggi. Agar Anda terhindar dari berbagai penyakit akibat terlalu banyak konsumsi gula kenali beragam jenis makanan dengan kadar gula tinggi di sekitar Anda. Seperti di bawah ini! 1.      Gula pasir, cair, maupun pemanis lain Gula pasir atau gula cair sudah tentu merupakan makanan manis. Namun jangan hanya memperhatikan gula biasa saja. Pemanis buatan pun juga mengandung gula yang tinggi seperti brown sugar memiliki kandungan 97 % gula. Madu memiliki kandungan gula sebanyak 82 %, sirup sebesar 75 %.  Jika harus memilih pemanis alami, maka pilihlah gula tebu yang memiliki 55 % kadar gula. 2.      Minuman sachet dan minuman soda Minuman sachet biasanya mengandung kadar gula tinggi yang bahkan bisa mencapai 94 %. Minuman bersoda biasanya mengandung sekitar 38 gram gula dalam setiap 0,3 liter.  3.      Permen dan nougat Nougat mengandung gula sekitar 83 %. Permen buah bisa memiliki kadar hingga 81 %, sementara permen karet dan permen keras memiliki kadar gula sekitar 63 %. 4.      Kue, biskuit, dan pie Gula adalah bahan baku penting dalam pembuatan kue. Di antara makanan sejenis, macaroon mengandung 71 % gula, yang membuatnya salah satu makanan dengan kadar gula tertinggi di kelasnya. Rata-rata kue memiliki kadar gula hingga 63 %. 5.      Es krim dan milk shakes Es krim makanan enak ini juga mengandung banyak gula, yaitu sekitar 26%, di mana dalam setengah scoop es krim terkandung  14 gram gula di dalamnya. Sementara, milk shakes mengandung 23% gula, di mana dalam setiap 0,5 liter milkshake terkandung 84 gram gula. Selain makanan yang telah disebutkan diatas sebenarnya masih ada banyak makana lain yang mengandung gula oleh karena itu usahakan untuk selalu cek label kemasan untuk mengetahui kandungan gula didalam minuman atau makanan yang Anda konsumsi. Ingat semakin banyak makanan yang mengandung gula yang Anda makan maka kadar gula dalam tubuh pun akan semakin meningkat. Baca juga: Kadar Gula Darah dan Efeknya Pada Tubuh Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: readersdigest
 03 Jan 2020    18:00 WIB
Atasi Diabetes Dengan Mengurangi Konsumsi Nasi Putih
Nasi sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan, dari kehidupan masyarakat kita, namun jika kamu memiliki aktivitas fisik yang sedikit, kurangilah konsumsi nasi, terutama nasi putih. Karena Nasi merupakan sumber karbohidrat yang cukup tinggi, sehingga akan diolah menjadi glukosa, namun jika tidak glukosa tersebut akan disimpan di dalam tubuh. Akibatnya, kadar gula darah meningkat, dan hal ini tidak baik bagi kesehatan, terutama bagi penderita kencing manis. Konsumsi nasi yang baik adalah satu porsi sehari, dan disubstitusi dengan makanan lainnya yang tinggi protein dan serat, agar pencernaan dan tubuh tetap sehat. Lalu apa manfaat mengurangi konsumsi nasi tersebut? Kadar gula darah normal. Konsumsi nasi yang seimbang, membuat kadar gula darah tetap seimbang.   Sembelit. Rendahnya serat dalam nasi, bisa menyebabkan sembelit, dan juga gerakan usus yang tidak baik.Kencing manis Ini adalah penyakit yang berhubungan dengan peningkatan kadar gula dalam darah, nasi menyediakan gula dalam jumlah cukup banyak.   Diet. Jika kamu sedang melakukan program diet, lebih baik hindari makanan yang satu ini. Karena nasi akan membuat berat badanmu naik.   Nutrisi. Nutrisi dalam nasi sangat rendah, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan malnutrisi bagi tubuh.   Alergi. Tidak sedikit orang yang alergi terhadap nasi putih. Dan sebagai gantinya, konsumsilah nasi merah.   Rasa lapar. Nasi tidak menyebabkan perut kenyang dalam porsi yang sedikit, sehingga banyak yang mengonsumsi nasi dalam jumlah banyak. Dan itu tidak baik untuk kesehatan.   Lalu apa alternatif pengganti nasi? Ya, di Indonesia banyak sumber karbohidrat yang lebih baik seperti nasi merah, kentang, jagung, dan umbi-umbian. Tidak ada salahnya, kita mulai mengganti nasi putih dengan panganan lainnya untuk menjadikan tubuh lebih sehat J Baca juga: Karbohidrat Sehat Untuk Turunkan Berat Badan Sumber: Cara Sehat
 18 Dec 2019    08:00 WIB
Hubungan Antara Konsumsi Kopi dan Kadar Insulin
Sebuah penelitian menemukan bahwa kadar insulin tidak akan mengalami perubahan setelah Anda mengkonsumsi segelas espresso double atau single. Pada penelitian yang dilakukan di tahun 2012 ini, para peneliti melakukan pemeriksaan toleransi glukosa pada peserta penelitian, 1 jam setelah mereka mengkonsumsi espresso, baik yang mengandung kafein maupun yang tidak mengandung kafein.  Pada pemeriksaan toleransi glukosa, para peserta diminta untuk mengkonsumsi 75 gram glukosa dan diukur kadar gula darahnya dengan interval waktu tertentu selama 2 jam setelah konsumsi glukosa dilakukan.  Para peneliti juga menemukan bahwa juga tidak ditemukana danya perubahan sensitivitas insulin sebagai reaksi karena mengkonsumsi segelas espresso single atau double. Berdasarkan sebuah penelitian lainnya di tahun 2012, para peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi kopi (kopi hitam tanpa gula atau krim) secara teratur setiap harinya dapat menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2.  Para peneliti menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi 4-6 gelas kopi setiap harinya memiliki resiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah dibandingkan dengan peserta lain yang mengkonsumsi kurang dari 2 gelas kopi setiap harinya. Kopi yang telah melalui proses filtrasi dan tidak mengandung kafein memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan kopi yang tidak difiltrasi dan mengandung kafein. Pada sebuah penelitian lainnya di tahun 2005, para peneliti menemukan bahwa konsumsi kopi, baik yang mengandung kafein maupun yang tidak mengandung kafein tidak mempengaruhi kadar insulin seseroang.  Akan tetapi, setiap orang memiliki metabolisme insulin yang berbeda-beda. Hal inilah yang mungkin menyebabkan para peneliti sulit menentukan apakah ada suatu hubungan antara konsumsi kopi dan kadar insulin seseorang. Mengkonsumsi 5 gelas kopi, baik berkafein maupun tidak setiap harinya dapat membuat kadar gula darah 2 jam setelah makan menjadi lebih rendah. Para peneliti menduga bahwa asam klorogenik yang terdapat di dalam kopilah yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah ini. Akan tetapi, mengkonsumsi kopi sebelum makan dapat mengganggu hasil pemeriksaan toleransi glukosa. Sebuah penelitian lainnya di tahun 2008 menemukan bahwa mengkonsumsi kopi berkafein bersamaan dengan makanan mungkin dapat meningkatkan sekresi insulin, tetapi dapat menurunkan sensitivitas insulin. Pada penelitian ini, para peserta diminta untuk mengkonsumsi kopi berkafein sebanyak 5 mg/kgBB dalam waktu 1 jam sebelum makan, terlepas dari indeks glikemik makanan yang akan dikonsumsi (indeks glikemik tinggi maupun rendah).  Para peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi kopi berkafein sebelum mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan sekresi insulin sebanyak 40% dibandingkan dengan mengkonsumsi kopi tanpa kafein sebelum mengkonsumsi makanan yang sama.  Mengkonsumsi kopi berkafein sebelum mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah menyebabkan peningkatan sekresi insulin sebanyak 36% dibandingkan dengan saat mengkonsumsi kopi tanpa kafein sebelum mengkonsumsi makanan yang sama. Oleh karena itu, para peneliti pun berkesimpulan bahwa kopi berkafein mungkin dapat memicu terjadinya resistensi insulin.   Sumber: healthyeating.sfgate
 15 Dec 2019    11:00 WIB
Konsumsi Air Putih terlalu Banyak Dapat Merusak Ginjal
Kita semua tahu bahwa meminum air putih sangat penting untuk tubuh supaya dapat berfungsi dengan baik. Tetapi terlalu banyak konsumsi air putih justru dapat memberikan efek negatif untuk tubuh, terutama ginjal. Jadi sebanyak apa air yang dibutuhkan untuk tubuh tetap terhidrasi dan sebanyak apa konsumsi air yang dapat merusak ginjal. Keringat dapat mengurangi jumlah air didalam tubuh dan dapat memberikan efek negatif baik secara internal dan eksternal. Konsumsi air putih terlalu banyak dapat berbahaya untuk pasien yang berkeringat banyak dan mengeluarkan garam didalam tubuh bersamaan dengan keringat dengan air tanpa keringat. Maka pasien tersebut akan mengalami masalah ketidakseimbangan elektrolit. Pembatasan konsumsi air ini mungkin tidak terlalu berpengaruh pada pasien dengan usia lebih mudah tetapi pada pasien yang lebih tua dan pasien dengan penyakit yang serius sangat memerlukan monitoring terhadap konsumsi air. Biasanya pasien usia muda terlebih dengan ginjal yang sehat seharusnya memang tidak memiliki masalah dengan konsumsi air putih berlebih karena ginjalnya akan dapat mengatasi kelebihan air tersebut. Tetapi pada pasien dengan diabetes, terlebih jika mengalami kelaianan jantung, hati, pasien dengan kelainan psikiatri yang mengkonsumsi banyak air, pada orang tua dan pasien penyakt ginjal sangat diperlukan keseimbangan elektrolit yang dipantau dengan ketat. Bagaimana mengkonsumsi air dengan cara yang tepat:Biasanya tubuh kita memberikan sinyak jika tubuh memerlukan air dengan mengaktivasikan refleks haus. Dengan kondisi daerah kita yang tropis disertai tingkat kelembaban yang tinggi, maka sangat penting untuk menghidrasi tubuh kita dengan minum 1,5-2 liter perhari. Juga sangat penting untuk menghindari jenis minuman yang justru akan menimbulkan dehidrasi misalnya seperti alkohol. Cairan isotonik yang mengandung garam dalam proporsi baik akan lebih baik dibandingkan air.Sumber: healthmeup