Your browser does not support JavaScript!
 08 Sep 2018    16:00 WIB
Cegah Depresi Sebelum Terlambat Dengan Tips Berikut
Ada banyak cara untuk mencegah terjadinya depresi yang mengganggu hidup Anda. Depresi adalah suatu kondisi yang serius yang dapat dialami oleh jutaan orang di dunia. Depresi dapat menimbulkan masalah dalam setiap aspek kehidupan seseorang. Itulah mengapa kita memerlukan berbagai cara untuk mencegah terjadinya depresi: Berusaha optimis Dengan optimis akan menimbulkan rasa percaya diri untuk mengatasi semua masalah yang sedang dihadapi. Tidur yang cukup Pola tidur yang buruk akan berefek terjadinya depresi. Tidur 8 jam sehari akan membantu Anda untuk menghindarkan Anda dari depresi.  Olahraga Olahraga sangat efektif untuk mencegah terjadinya depresi. Olahraga akan merangsang pengeluaran endorfin. Endorfin akan membuat pikiran menjadi lebih tenang dan membantu melawan depresi. Olahraga juga akan membantu tubuh tetap sehat. Dalam keadaan sehat akan membantu seseorang mencegah terjadinya depresi. Senyum Dengan tersenyum akan membuat Anda menjadi lebih bahagia dapat membantu untuk melawan depresi. Dukungan dari orang terdekat Dukungan dari orang-orang terdekat yang menyayangi Anda adalah kekuatan yang dapat membantu Anda melawan depresi, seperti keluarga, saudara dan teman-teman terdekat Anda. Tertawa Tertawa adalah salah satu hal yang efektif melawan depresi dan akan membuat Anda jauh lebih bahagia. Bersenang-senang Untuk Anda yang sibuk jangan lupakan hal yang satu ini. Bersenang-senanglah, jalan-jalan dengan teman ataupun belanja bareng akan membantu Anda melawan depresi. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk melawan depresi. Jangan biarkan masalah Anda membuat Anda semakin terpuruk dan depresi.  Baca juga: Hobi Tepat Atasi Stress Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: allwomenstalk
 07 Sep 2018    18:00 WIB
12 Hal Pembunuh Gairah Seksual
1. Stress Stress dapat membuat anda melakukan berbagai hal, akan tetapi seks bukanlah salah satunya. Setiap orang pasti pernah merasa stress akibat pekerjaan ataupun hubungannya dengan pasangan. Belajarlah mengatasi rasa stress anda, hal ini dapat sangat membantu. Jika anda merasa tidak mampu untuk mengatasinya sendiri, segera hubungi dokter anda.   2. Permasalahan Dengan Pasangan Permasalahan antara anda dan pasangan anda merupakan salah satu hal pembunuh gairah seksual. Bagi seorang wanita, kedekatan dengan pasangannya merupakan hal terpenting dalam berhubungan seksual.   3. Alkohol Mengkonsumsi segelas bir mungkin dapat meningkatkan gairah seksual anda, akan tetapi terlalu banyak alkohol justru dapat membunuh gairah seks anda. Melihat anda mabuk juga dapat membuat pasangan anda kehilangan gairah seksnya. Bila anda mengalami kesulitan untuk berhenti mengkonsumsi alkohol, segera hubungi dokter anda.   4. Kurang Tidur Berbagai hal yang menyebabkan anda tidak memperoleh waktu tidur yang cukup dapat membuat gairah anda berkurang. Rasa lelah dapat membuat anda enggan behubungan seksual.   5. Mempunyai Anak Mempunyai anak bukan berarti anda tidak lagi memiliki gairah terhadap pasangan anda, tetapi anda memiliki waktu yang lebih sedikit untuk dapat berduaan dengan pasangan anda. Buatlah waktu untuk dapat tetap bersama dengan pasangan anda, berkencan saat anak anda sedang bersama orang tua anda atau berhubungan seks saat anak anda sedang tidur siang dapat membantu.   6. Obat-obatan Beberapa obat memiliki efek samping berupa menurunkan gairah seksual penggunanya, obat-obatan tersebut adalah: Obat anti depresan Obat anti hipertensi Pil KB Kemoterapi Obat anti HIV Finasteride Konsultasikan dengan dokter anda bila anda mengalami penurunan gairah akibat mengkonsumsi obat-obatan di atas, penggantian jenis obat atau mengubah dosis obat mungkin dapat membantu.   7. Kurangnya Rasa Percaya Diri Menerima dan menyukai bentuk tubuh anda apa adanya saat ini dapat membantu meningkatkan gairah anda. Jika pasangan anda merasa tidak percaya diri, yakinkanlah ia bahwa anda menyukai ia apa adanya dan bahwa ia seksi.   8. Obesitas Obesitas dapat menurunkan gairah seksual anda. Hal ini mungkin disebabkan oleh anda kurang menikmati seks, stamina berkurang, atau merasa kurang percaya diri.   9. Gangguan Ereksi Rasa cemas akibat disfungsi ereksi dapat menghilangkan gairah seksual anda. Segera hubungi dokter anda untuk memperoleh pengobatan bagi disfungsi ereksi yang anda alami.   10. Rendahnya Kadar Testosteron Hormon testosteron merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan gairah seksual anda. Seiring dengan bertambahnya usia pria, maka kadar hormon ini pun akan sedikit menurun.   11. Depresi Depresi dapat membuat anda kehilangan minat dan tidak merasa senang saat melakukan kegiatan apapun, termasuk berhubungan seksual.   12. Menopause Bagi wanita, gairah seksual biasanya mulai menurun saat menopause. Hal ini dapat disebabkan oleh vagina yang kering sehingga nyeri saat berhubungan seksual. Akan tetapi, tidak semua wanita menopause mengalami penurunan gairah seksual.
 06 Sep 2018    18:00 WIB
Penyakit Kronik dan Gangguan Tidur
Gangguan tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti stress, penuaan, kehamilan, menopause, gangguan psikologis, dan penyakit kronik. Beberapa penyakit kronik yang dapat menyebabkan gangguan tidur adalah diabetes, artritis, HIV/AIDS, lupus, Parkinson, Alzheimer, dan sklerosis multipel.   Apa yang Terjadi ? Rasa nyeri dan lelah yang dialami oleh penderita penyakit kronik dapat mengganggu kehidupan mereka sehari-hari, termasuk tidur. Penyakit kronik yang mereka alami membuat mereka sulit tidur di malam hari dan mengantuk saat siang hari, terutama pada penderita gangguan neurologis, seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer. Insomnia dan gangguan tidur lainnya dapat memperburuk rasa nyeri dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Selain itu, beberapa obat-obatan yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kronik justru dapat menyebabkan gangguan tidur. Penderita penyakit kronik seringkali juga mengalami depresi. Hal ini juga dapat menyebabkan gangguan tidur.   Apa yang Harus Dilakukan ? Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur akibat penyakit kronik adalah mengatasi rasa nyeri akibat penyakit. Anda dapat meminta dokter anda untuk memberikan obat anti nyeri. Bila penggunaan obat juga tidak membantu anda tertidur, cobalah untuk melakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Ciptakan suasana kamar tidur yang tenang Matikan lampu kamar tidur anda Atur suhu kamar tidur anda senyaman mungkin Susu hangat dapat membuat anda mengantuk Jangan tidur siang Hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan coklat Bila hal ini masih tidak dapat membantu anda, segera hubungi dokter anda mengenai penggunaan obat lainnya untuk membantu tidur anda. Hindarilah penggunaan obat tidur lebih dari 2 minggu karena dapat menyebabkan ketergantungan dan toleransi obat (dosis yang sama tidak lagi memiliki efek yang sama seperti pada waktu pertama kali anda konsumsi)   Sumber: webmd
 05 Sep 2018    16:00 WIB
Hati-hati Gejala dan Resiko Depresi Bisa Terjadi Paska Melahirkan
Melahirkan pasti memang merupakan kejadian paling penting dalam kehidupan wanita dan pada sebagian besar kasus, saat ini merupakan saat penuh kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup wanita. Akan tetapi, walaupun demikian, melahirkan juga dapat membuat seorang wanita mengalami stress emosional, fisik, dan psikologis yang cukup berat. Beberapa di antaranya bahkan mengalami gangguan cemas atau bahkan depresi, segera setelah mereka melahirkan. Keparahan depresi atau rasa cemas paska melahirkan ini dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Keadaan ini biasanya disebut dengan depresi paska melahirkan. Pengobatan segera sangat penting untuk mencegah terjadinya efek jangka panjang. Selain itu, depresi paska melahirkan juga berbeda dengan baby blues, yang merupakan gangguan yang lebih ringan dan lebih sering ditemukan pada wanita yang baru saja melahirkan.   Apa Saja Gejala Depresi Paska Melahirkan? Seperti halnya gangguan depresi pada umumnya, gejala-gejala depresi paska melahirkan dapat menjadi semakin berat dan dapat berlangsung selama beberapa bulan hingga beberapa tahun. Pada masa ini, ibu yang baru melahirkan mungkin merasa tidak berdaya dan mungkin akan kehilangan sebagian atau seluruh ketertarikannya terhadap bayinya. Pada kasus yang jarang, para wanita ini dapat memiliki keinginan untuk bunuh diri atau melukai bayinya. Oleh karena itu, mendapatkan pertolongan dan pengobatan secepat mungkin sangatlah penting. Tanda dan gejala depresi paska melahirkan biasanya mulai terlihat dalam setahun pertama paska melahirkan dan dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari perubahan kadar hormonal did alam tubuh hingga perubahan fisik dan emosional ibu setelah melahirkan. Stress merupakan pemicu utama dari terjadinya depresi paska melahirkan. Beberapa gejala depresi paska melahirkan yang paling sering ditemukan adalah: Kemarahan yang tidak terkendali dan terjadi secara mendadak Terus merasa sedih Merasa bersalah Merasa tidak memiliki harapan Kehilangan minat akan hobi atau bahkan bayinya Sering menangis Mudah marah Terus merasa lelah Insomnia Perubahan perilaku yang signifikan Mengalami gangguan makan Sangat penting untuk membedakan gejala depresi paska melahirkan dengan baby blues, yang biasanya hanya berlangsung selama 1-2 minggu. Secara umum, gejala baby blues yang sering ditemukan adalah mood yang berubah-ubah, sering menangis, dan selalu merasa cemas. Perbedaannya dengan depresi paska melahirkan adalah tingkat keparahan gejala. Gangguan kejiwaan lainnya yang lebih jarang tetapi lebih berat adalah psikosis paska melahirkan. Tanda dan gejala yang sering ditemukan adalah sikap paranoid, tampak bingung, tidak dapat membedakan waktu atau tempat, mengalami delusi, dan bahkan berhalusinasi. Segera hubungi dokter Anda, bila Anda mengalami berbagai gejala di atas atau gejala terus saja memburuk.   Apa Penyebab Utama Depresi Paska Melahirkan? Penyebab terjadinya depresi paska melahirkan dapat berbeda-beda. Penyebabnya mungkin hanya satu atau kombinasi dari berbagai hal. Perubahan emosional yang dialami oleh sang ibu segera setelah melahirkan seringkali merupakan penyebab utama terjadinya depresi paska melahirkan, di mana ibu selalu kurang tidur dan selalu merasa cemas saat merawat bayinya. Selain itu, perubahan kadar hormonal selama hamil dan melahirkan juga turut mempengaruhi terjadinya depresi paska melahirkan. Selain hormon seksual, perubahan kadar hormon tiroid juga dapat membuat ibu merasa sangat lelah, depresi, mood berubah-ubah, dan sebagainya.   Baca juga: Pengobatan dan Pencegahan Terjadinya Depresi Paska Melahirkan   Apa Saja yang Dapat Meningkatkan Resiko Terjadinya Depresi Paska Melahirkan? Walaupun tidak ada cara untuk memprediksi apakah seorang wanita akan mengalami depresi paska melahirkan atau tidak, akan tetapi ada beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi paska melahirkan. Jika Anda pernah mengalami gangguan depresi sebelumnya, maka Anda mungkin akan mengalami depresi paska melahirkan. Selain itu, jika Anda memiliki masalah dalam pernikahan Anda (baik masalah kepercayaan, emosional, atau keuangan), maka resiko terjadinya depresi paska melahirkan juga akan lebih tinggi. Sementara itu, wanita yang pernah mengalami gangguan bipolar sebelum hamil, memiliki resiko tinggi untuk mengalami psikosis paska melahirkan, yang jauh lebih berbahaya daripada depresi, baik bagi ibu maupun bayinya. Stress karena sebab apapun yang dikombinasikan dengan kurangnya dukungan emosional, moral, atau keuangan dan adanya anggota keluarga yang menderita psikosis atau depresi atau keduanya juga dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi paska melahirkan. Satu hal lain yang perlu diingat adalah bahwa depresi paska melahirkan merupakan suatu gangguan psikologis berat yang dapat berkembang menjadi psikosis. Oleh karena itu, jangan pernah mengabaikan berbagai gejala depresi di atas. Wanita yang dianggap beresiko tinggi menderita depresi paska melahirkan adalah: Wanita yang merupakan ibu tunggal Wanita yang memiliki status sosial ekonomi bawah Wanita yang tidak menginginkan kehamilannya   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: lifespan
 05 Jul 2018    08:00 WIB
Gampang Depresi ? Mungkin Ini Penyebabnya
Guys pernah kepikir tidak bahwa ternyata kesukaan kita bangun entah di pagi atau siang hari ternyata mempengaruhi keadaan mental kita? Ternyata suatu studi menunjukan bahwa preferensi atau kesukaan kita tidur dan bangun mempengaruhi kebugaran dan keadaan mentalitas kita. Entahkah kita ini jenis burung yang suka tidur dan bangun lebih awal ataukan kita ini jenis burung hantu (kalau di masyarakat Indonesia ada yang menyebut sebagai kalong/kelelawar) yang tidur dan bangun telat ternyata berdampak pada kemungkinan berkembangnya kesehatan mental seperti depresi. Penelitian ini dilakukan oleh beberapa lembaga seperti the University of Colorado Boulder, the Channing Division of Network Medicine di Brigham, dan Women's Hospital di Boston. Tim peneliti melakukan penelitian atas 32.470 perempuan yang usia rata-ratanya 55 tahun. Tim ini juga meneliti hal-hal yang mempengaruhi siklus tidur-bangun seseorang seperti paparan sinar matahari dan jadwal kerja. Selain itu juga mencatat faktor lain yang berhubungan dengan depresi seperti berat badan, akttivitas fisik, penyakit kronis dan tentu saja durasi tidur juga. Dari peserta yang diteliti teridentifikasi 37 persen adalah mereka yang bangun pagian, 10 persennya adalah yang tipe "burung hantu", dan 53 persen adalah diantaranya dua kategori ini. Nah hasil yang di dapat ternyata mereka suka suka tidur terlambat dan bangun siang ada kecenderungan lebih suka hidup menurut maunya, cenderung mau menikah, cenderung memiliki kebiasaan merokok dan pola tidurnya tidak teratur. Mereka yang bangun lebih pagian dibandingkan dengan rata-rata orang memiliki resiko mengalami depresi lebih rendah sekitar 12-27 persen. Sedangkan mereka yang termasuk tipe burung hantu atau kalong ini 6 persen lebih tinggi kemungkinannya mengalami gangguan mood atau suasana hati. Jadi sobat sekalian kalau kita suka galau, gelisah tidak menentu mungkin ada baiknya kita coba untuk bangun bagi, Hindari hang out hingga malam atau pagi hari yang tidak perlu supaya kita bisa istirahat cukup dan bangun lebih pagi dengan tubuh dan otak yang lebih segar….selamat belajar bangun pagi!!! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber : www.medicalnewstoday.com
 15 Apr 2018    08:00 WIB
Olahraga, mengurangi depresi dan meningkatkan gairah seks!!
Olahraga, selain bisa membantu menjaga kesehatan dan berat badan tubuh, ternyata olahraga juga dapat membantu masalah performa seksual.   Wanita yang mengonsumsi obat antidepresan memiliki kecenderungan untuk terkena masalah seksual yang buruk,  sehingga dapat mengganggu keharmonisan dengan pasangan. Namun sebuah studi baru mengungkapkan bahwa berolahraga dapat membantu mengobati masalah kesehatan seksual pada wanita yang disebabkan oleh efek samping dari obat antidepresan. Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Texas, Austin,USA, ini melibatkan 52 partisipan wanita yang memiliki keinginan untuk sembuh dari efek samping obat antidepresan.   Para partisipan tersebut dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok diminta untuk berolahraga secara rutin sebelum berhubungan seks dengan pasangan dan kelompok kedua diminta berolahraga tanpa diberikan batas waktu untuk berhubungan seks dengan pasangan. Selama tiga minggu para peneliti menganalisa perkembangan para partisipan dalam masalah kesehatan seksual mereka karena efek samping dari obat antidpresen tersebut.   Hasilnya menunjukan, bahwa berolahraga secara umum memang dapat memperbaiki kesehatan seksual karena obat antidepresan, namun melakukan 30 menit olahraga sebelum melakukan hubungan seks diketahui mampu meningkatkan libido secara signifikan dan dapat memperbaiki seluruh fungsi seksual pada wanita.   Selain itu, para peneliti juga menambahkan bahwa olahraga kecil dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik yang memainkan peran dalam aliran darah ke daerah genital, obat antidepresan diketahui menekan sistem tersebut dan menyebabkan aliran darah terhambat untuk masuk ke daerah genital. Menurut para peneliti, olahraga teratur menjadi cara yang murah dan aman untuk mengobati masalah kesehatan dari efek samping obat antidpresan.
 13 Mar 2018    08:00 WIB
5 Cara Mudah Untuk Mengatasi Depresi Paska Melahirkan
Depresi paska melahirkan berbeda dengan baby blues. Depresi paska melahirkan adalah perasaan sangat sedih dan berhubungan dengan gangguan psikologi setelah melahirkan. Banyak wanita mengalami baby blues setelah melahirkan. Baby blues adalah perasaan sedih, tidak karuan, cemas, atau kewalahan setelah melahirkan. Penderita dapat menangis, kehilangan nafsu makan, atau sulit tidur. Gangguan ini seringkali hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari atau seminggu. Gejala-gejala yang ada tidak berat dan tidak membutuhkan terapi. Gejala-gejala depresi paska melahirkan terjadi lebih lama dan lebih berat. Penderita juga dapat merasa putus asa, tidak berguna, dan kehilangan rasa ketertarikan dengan bayinya. Dalam bentuk yang berat, penderita bahkan dapat memiliki pikiran untuk melukai diri sendiri atau bayinya. Pengobatan perlu segera diberikan untuk mengatasinya. Jika keadaan Anda tidak terlalu berat, maka ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu memperbaiki kondisi kesehatan jiwa Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu mengatasi gejala depresi ringan.   Tetap Konsumsi Diet Sehat Saat ini Anda mungkin tidak merasa nafsu makan, akan tetapi cobalah untuk tetap makan walaupun sedikit. Makanlah sedikit-sedikit tetapi sering. Pilihlah berbagai jenis makanan yang memang dapat membantu memperbaiki mood seperti nasi, pisang, dan roti untuk memperoleh energi instan. Mengkonsumsi cokelat juga dapat membantu mengatasi stress dan dapat membuat Anda merasa lebih baik.   Olahraga Teratur Walaupun terdengar tidak berhubungan, akan tetapi olahraga sebenarnya dapat sangat mempengaruhi keadaan emosional Anda. Berjalan santai, stretching, atau bermain dengan bayi Anda dapat membantu memperbaiki mood Anda dengan cepat.   Baca juga: Apa Saja Gejala dan Resiko Terjadinya Depresi Paska Melahirkan?   Mengobrol Dengan Teman Curhat pada teman atau keluarga juga dapat membantu membuat Anda merasa lebih baik. Oleh karena itu, jangan ragu untuk curhat pada orang terdekat yang dapat dipercaya.   Istirahat yang Cukup Kurang tidur telah diketahui dapat membuat mood seseorang menjadi buruk dan mudah marah. Selain itu, badan juga dapat terasa sangat lemas. Oleh karena itu, usahakanlah untuk tidur dengan cukup setiap harinya, bila perlu Anda boleh tidur di siang hari.   Berpikir Positif Anda baru saja memiliki seorang bayi! Oleh karena itu, nikmatilah waktu menakjubkan ini dan temukanlah kesenangan dari semua kelelahan yang Anda rasakan saat merawat bayi Anda yang baru lahir. Terus berpikir positif dan ingatlah bahwa setiap masalah yang ada pasti akan segera berlalu. Namun, bila Anda terus merasa depresi dan mulai mengganggu hubungan Anda dengan pasangan dan orang lain, segera cari pertolongan medis.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 11 Mar 2018    08:00 WIB
Benarkah Olahraga Dapat Membantu Mengatasi Gangguan Depresi?
Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa olahraga benar-benar dapat membantu mengatasi depresi dan membuat Anda tidak mudah mengidap gangguan mood tersebut.   Pada penelitian ini, para peserta penelitian yang aktif melaporkan bahwa mereka memiliki lebih sedikit gejala depresi dibandingkan dengan peserta penelitian lain yang memiliki gaya hidup tidak aktif, di mana perbaikan gejala akan semakin tampak bila mereka semakin sering berolahraga.   Bahkan, para peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang tadinya tidak aktif berolahraga dan baru mulai berolahraga 3 kali seminggu dapat menurunkan resiko terjadinya depresi hingga 19%.   Karena penelitian ini dilakukan dengan mengamati lebih dari 11.000 orang selama lebih dari 30 tahun, maka para peneliti pun lebih dapat mempelajari apa sebenarnya dampak olahraga pada depresi pada orang yang sama setelah sejangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.   Walaupun berbagai penelitian telah menemukan bahwa olahraga memang dapat membantu memperbaiki gejala depresi, akan tetapi bagaimana hal ini terjadi masih samar-samar.   Pada penelitian ini, para peneliti menduga hal ini mungkin merupakan suatu hubungan tidak langsung dengan cara mengalihkan perhatian Anda dari situasi yang tidak menyenangkan atau dengan mempengaruhi diet atau paparan sinar matahari pada penderita. Akan tetapi, para peneliti juga memiliki dugaan lainnya yaitu bahwa olahraga mungkin bekerja secara langsung pada otak Anda.     Sumber: menshealth
 25 Dec 2017    18:00 WIB
5 Manfaat Bermain Bagi Kesehatan
Terlalu lama bermain video games tanpa aktivitas fisik atau seringnya bermain video games yang penuh dengan kekerasan sejak kecil dapat mempengaruhi kemampuan fisik dan perkembangan mental seseorang. Akan tetapi, berdasarkan berbagai penelitian, bermain video games ternyata tidak hanya membuang-buang waktu anda yang berharga. Bermain ternyata juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan anda. 1.  Meningkatkan Persepsi dan Kecepatan Reaksi AndaSeorang gamer yang hebat tidak hanya mengingat berbagai lokasi senjata atau musuhnya atau berbagai bantuan lainnya, mereka akan berusaha untuk memperbaiki ketepatan tembakannya pada musuhnya dan bagaimana kecepatan reaksi mereka saat menghadapi musuhnya. Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa bermain video games merupakan salah satu latihan yang cukup efisien untuk meningkatkan kecepatan reaksi persepsi tanpa menyebabkan penurunan akurasi.  2.  Mengatasi DepresiSebuah penelitian pendahuluan menemukan bahwa bermain video games tertentu dapat membantu seseorang keluar dari masa depresinya. Beberapa permainan ini tampaknya dapat mengaktivasi sistem saraf parasimpatik, yang dapat menurunkan ketegangannya akibat berbagai stress yang dialaminya. 3.  Meningkatkan Stamina TubuhBermain berbagai jenis video game yang membutuhkan gerakan aktif tubuh seperti Nintendo wii, playstation move, dan Xbox dapat menjadi salah satu pilihan olahraga bagi anda. 4.  Membuat Anda Mampu Mengendalikan Mimpi AndaBerbagai penelitian menemukan bahwa orang yang bermain video game sebenarnya sedang berlatih untuk menghadapi mimpinya. Hal ini membuat mereka mampu mengendalikan lingkungan di sekitar mereka sehingga mereka pun mampu mengendalikan dan mengurangi terjadinya mimpi buruk yang berbahaya. Bermain video game juga dapat membuat kesehatan mental anda lebih baik dan stabil. 5.  Meningkatkan KonsentrasiSebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa bermain video game tidak hanya membuat anda lebih waspada akan lingkungan sekitar anda, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan anda untuk memusatkan perhatian saat dibutuhkan. Penemuan ini menunjukkan bahwa bermain video game mungkin dapat membantu rehabilitasi pada orang-orang yang mengalami gangguan penglihatan atau bahkan membantu para tentara berlatih konsentrasi. Sumber: guycodeblog
 23 Dec 2017    08:00 WIB
Manfaat Pisang Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam PisangSetiap 100 gram pisang mengandung 90 kalori. Pisang merupakan sumber karbohidrat dan gula. Selain itu, pisang juga mengandung serat, sedikit lemak, dan sedikit protein. Berbagai vitamin dan mineral yang terdapat di dalam pisang adalah vitamin A, vitamin C, vitamin B, zat besi, magnesium, kalium, mangan, seng, dan fluoride. Manfaat Pisang Bagi Kesehatan Menurunkan Tekanan DarahPisang mengandung kalium yang merupakan salah satu penurun tekanan darah. Kalium dapat mengimbangi efek natrium di dalam tubuh anda. Pisang mengandung sekitar 500 mg kalium dan 1 mg natrium.Selain itu, kalium juga dapat membantu mengendalikan jumlah cairan di dalam tubuh anda dan membantu menjaga keseimbangan antara natrium dan kalium. Memperbaiki PencernaanSerat yang terdapat di dalam pisang dapat membantu mengikat dan mengumpulkan berbagai partikel makanan dan membantu pergerakan usus anda sehingga isi usus mudah dikeluarkan (mencegah konstipasi/sembelit). Mengkonsumsi pisang saat mengalami diare juga bermanfaat. Pisang dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit di dalam tubuh anda dan meningkatkan kadar kalium (kalium ikut keluar beserta dengan tinja saat diare). Pisang merupakan makanan yang mudah dicerna, karbohidrat di dalamnya pun juga lebih mudah dicerna.Pisang ternyata juga mengandung fruktooligosakarida, agen prebiotik yang dapat mendukung kerja bakteri "baik" di dalam saluran pencernaan anda. Bakteri "baik" ini dapat membantu kerja dan menjaga kesehatan saluran pencernaan dan usus anda. Menguatkan TulangPisang dapat membantu membuat tulang menjadi lebih kuat dan meningkatkan kepadatan tulang anda. Fruktooligosakarida juga membantu tubuh untuk menyerap berbagai nutrisi penting yang dibutuhkannya, termasuk kalsium dan magnesium. Pisang raja juga mengandung asam lemak rantai pendek yang juga dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang anda. Memperbaiki PenglihatanKandungan alfa dan beta karoten serta vitamin A di dalam pisang dapat membantu memperbaiki penglihatan anda karena dapat membantu melindungi retina mata anda. Mengkonsumsi pisang juga dapat mencegah terjadinya degenerasi macula akibat proses penuaan. Mengurangi Stress dan DepresiKalium yang terdapat di dalam pisang merupakan salah satu mineral yang dapat melawan stress. Selain itu, triptofan yang juga ditemukan pada pisang data diubah menjadi serotonin yang berfungsi sebagai relaksan sehingga dapat memperbaiki mood anda dan menenangkan pikiran. Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari pisang bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu menjaga berat badan (rendah kalori dan tinggi serat)•  Mencegah terjadinya anemia (mengandung zat besi)•  Membantu mengatasi rasa mual, termasuk rasa mual di pagi hari akibat kehamilan•  Meningkatkan gairah seksual Sumber: foodtofitness