Your browser does not support JavaScript!
 10 Oct 2019    16:00 WIB
Tanda dan Gejala Cedera Mata yang Patut Diwaspadai
Cedera pada mata tidak selalu mudah dikenali, terutama pada anak-anak. Cedera mata yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan bahkan kebutaan. Di bawah ini adalah beberapa gejala yang patut anda waspadai, yaitu: Nyeri pada mata Penglihatan kabur Robekan atau luka pada kelopak mata Gangguan pergerakan bola mata Salah satu mata terlihat lebih menonjol daripada mata yang lainnya Perubahan ukuran atau bentuk pupil Adanya darah pada bagian putih mata Adanya suatu benda asing pada mata atau di bawah kelopak mata yang sulit diangkat   Apa yang Dapat Anda Lakukan Bila Mengalami Cedera Mata ? Bila anda mengalami cedera pada mata baik ringan maupun berat, segera hubungi dokter anda untuk mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan secepatnya. Terlambatnya penanganan dapat berakibat serius bagi penglihatan anda, bahkan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan dan kebutaan. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan bila mengalami cedera pada mata, yaitu: Jangan menyentuh, menggosok, atau menekan mata anda Jangan mencoba untuk mengeluarkan suatu benda yang terlihat menyangkut atau benda yang terlihat menembus mata anda Jangan memberikan salep atau obat-obatan lainnya pada mata anda sebelum berkonsultasi dengan dokter Cuci mata anda yang terpapar bahan kimia dengan air bersih yang mengalir Tutup mata anda yang mengalami cedera dengan kasa sampai anda memperoleh pengobatan selanjutnya Baca juga: Pengaruh Gula Terhadap Mata  Penanganan secepatnya pada cedera mata dapat mencegah dan mengurangi berbagai komplikasi dan gangguan penglihatan yang tidak diinginkan. Segera hubungi dokter anda untuk pemeriksaan dan penanganan secepatnya.
 15 Aug 2019    16:00 WIB
8 Kebiasaan Buruk Pengganggu Kesehatan Mata
Apakah Anda merupakan seseorang yang selalu memperhatikan kesehatan? Bila ya, apakah Anda juga memperhatikan kesehatan mata Anda? Seperti yang dilansir dari the Daily Mail, seorang pelajar di Taiwan mengalami kebutaan akibat selalu menggunakan lensa kontaknya selama 5 bulan, yang memicu terjadinya infeksi amuba, yang memakan matanya.Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa kesalahan lainnya yang dapat menyebabkan gangguan berbahaya pada kesehatan mata Anda.  1.      Tidak Menggunakan Pelindung Mata Saat BerolahragaOlahraga seperti tenis dan bulu tangkis dapat menyebabkan kerusakan berat pada mata Anda bila Anda tidak berhati-hati. Walaupun tulang di sekitar mata Anda biasanya dapat membantu melindungi mata Anda dari kekuatan bola, akan tetapi ukuran bola yang lebih kecil dapat mengenai mata secara langsung. Oleh karena itu, gunakanlah kacamata berbahan polikarbonat saat berolahraga untuk melindungi mata Anda dari kecelakaan yang tidak diinginkan. 2.      Menggunakan Lensa Kontak Terlalu LamaMenggunakan lensa kontak terlalu lama dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada kornea mata Anda, yang dapat berujung pada kebutaan. Hal ini dikarenakan kornea mata tidak memiliki pembuluh darah, maka air matalah yang bertugas untuk membawa oksigen dan nutrisi yang mereka perlukan.Akan tetapi, karena lensa kontak  menutupi kornea mata, maka kornea mata Anda pun tidak mendapatkan oksigen yang mereka perlukan. Karena kekurangan oksigen, maka kornea mata Anda pun akan rusak sehingga menjadi lebih rentan terhadap berbagai jenis kuman.Tergantung pada jenis lensa kontak yang Anda gunakan, maka waktu penggantiannya yang dianjurkan pun dapat berbeda-beda. Jadi, pastikan Anda selalu membersihkan lensa kontak Anda setiap harinya dan gantilah lensa kontak Anda sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan. 3.      Sering Menggosok MataKebiasaan yang satu ini mungkin merupakan hal yang paling sering dilakukan oleh setiap orang. Menggosok mata dapat berbahaya bagi mata Anda bila ternyata ada sesuatu benda asing pada permukaan mata Anda. Hal ini akan membuat benda asing masuk lebih dalam lagi ke dalam mata Anda dan bahkan melukai permukaan mata Anda, termasuk kornea, yang dapat memicu terjadinya infeksi.Jadi, tahanlah keinginan Anda untuk menggosok mata dan biarkan mata Anda menjalankan tugasnya. Saat Anda berkedip, air mata yang dikeluarkan mungkin dapat membantu membersihkan benda asing apda permukaan mata. Jika hal ini tidak berhasil, gunakanlah air mata buatan untuk membasuh permukaan mata Anda. Bila keduanya tidak juga berhasil, segera periksakan mata Anda ke seorang dokter mata. Baca juga: Mata Sering Kedutan, Kenapa Ya? 4.      Melakukan Aktivitas Berbahaya Tanpa Pelindung MataWalaupun tampaknya tidak berbahaya, akan tetapi melakukan berbagai pekerjaan rumah tanpa menggunakan kacamata pelindung dapat membahayakan kesehatan mata Anda. Saat Anda melakukan perbaikan rumah, akan lebih baik bila Anda menggunakan kacamata pelindung untuk mencegah masuknya serpihan kayu atau logam ke dalam mata Anda. 5.      Menggunakan Riasan KadarluarsaSeperti halnya makanan, berbagai jenis produk kosmetik juga memiliki tanggal kadarluarsa. Selain itu, produk kosmetik (terutama maskara) yang Anda gunakan juga dapat terkontaminasi oleh berbagai kuman, yang pada akhirnya dapat menginfeksi mata Anda. Oleh karena itu, gantilah maskara Anda setiap 3 bulan sekali agar lebih aman. Selain itu, jangan gunakan jari Anda untuk mengoleskan eye shadow pada mata Anda, kecuali bila Anda telah mencuci tangan Anda dengan bersih sebelum melakukannya. 6.      Tidak Menggunakan Kacamata Hitam di Siang HariJika Anda ingin pergi ke pantai, tetapi lupa membawa kacamata hitam Anda, maka dianjurkan agar Anda membeli kacamata baru di toko terdekat atau pulang kembali untuk mengambil kacamata hitam Anda di rumah.Hal ini dikarenakan walaupun Anda tidak memandang matahari secara langsung, pantulan sinar matahari dari ombak dan pasir dapat menyebabkan terjadinya fotokeratitis alias kebutaan akibat sinar matahari. Dengan kata lain, membuat kornea Anda mengalami luka bakar. Gangguan menyakitkan ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan sementara.Pilihlah kacamata hitam dengan ukuran besar yang dapat melindungi lebih banyak area mata Anda. Selain itu, pastikan Anda menggunakan tabir surya yang dapat melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet (UVA dan UVB) karena keduanya dapat memicu terjadinya kanker kulit.Selain itu, mata yang sering terpapar oleh sinar matahari (karena tidak menggunakan kacamata hitam) akan lebih mudah mengalami katarak, yang dapat menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan atau bahkan kanker kulit pada kelopak mata. 7.      Menggunakan Lensa Kontak Saat Berada di Dalam AirBaik di laut, hot tub, atau kamar mandi; pastikan Anda melepaskan lensa kontak Anda sebelumnya. Hal ini dikarenakan air merupakan media tempat berkembang biaknya berbagai jenis kuman, yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan penglihatan. 8.      Tidak Segera Memeriksakan Diri Saat Tahu Ada yang Salah Dengan MataJika ada suatu gangguan pada mata Anda, sekecil apapun itu, pastikan Anda segera memeriksakannya ke dokter mata Anda, secepatnya! Hal ini dikarenakan keterlambatan pengobatan dapat berakibat pada hilangnya penglihatan Anda. Selain itu, semakin lama Anda berobat, maka gangguan yang Anda alami juga akan semakin sulit diobati.Jangan ragu untuk segera memeriksakan mata Anda bila Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini (apalagi bila gejala terjadi secara mendadak dan hanya mengenai salah satu mata), yaitu:Mata merah, Mata terasa seperti terbakar atau perih, Penglihatan kabur, Mata terasa nyeri.  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 02 Sep 2018    08:00 WIB
Cedera Pada Bola Mata
Apakah cedera bola mata itu? Kebanyakan luka di sekitar mata lebih mengenai kelopak mata dibandingkan bola mata. Luka yang mengenai bola mata, kebanyakan dangkal dan kecil. Meskipun begitu, beberapa luka mengenai bagian putih mata (sklera) atau bagian transparan pada permukaan mata (kornea), dan menembus ke bagain dalam mata. Beberapa luka dapat menyebabkan pecahnya bola mata. Bola mata juga dapat pecah akibat trauma tumpul yang keras. Beberapa luka bisa benar-benar merusak struktur yang diperlukan untuk penglihatan. Luka pada mata juga berisiko untuk mengalami infeksi di dalam mata (endophthalmitis).   Apa penyebab dari cedera bola mata? Luka pada mata dapat disebabkan oleh trauma tajam atau trauma tumpul yang keras pada bagian mata.   Apa saja gejala dari cedera bola mata? Kebanyakan orang dengan bola mata yang pecah hampir tidak bisa melihat. Mata seringkali benar-benar berubah dan pupil dapat berubah bentuk seperti tetesan air mata. Kadangkala terdapat cairan yang keluar dari mata.   Apakah pengobatan untuk cedera bola mata? Operasi perbaikan seringkali diperlukan, kecuali untuk beberapa luka yang hanya mengenai membran mukosa tipis yang melindungi kornea (konjungtiva). Sebelum operasi, antibiotik diberikan untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi di dalam mata. Antibiotik diberikan melalui pembuluh darah (intravena). Pemberian salep mata harus dihindari. Pelindung mata ditempelkan di atas mata untuk menghindari tekanan yang tidak disengaja yang bisa menekan keluar isi mata melalui luka yang ada. Jika diperlukan, obat-obat untuk menghilangkan rasa mual bisa diberikan untuk mencegah muntah. Obat tetes mata untuk melebarkan pupil diberikan untuk membantu mencegah terbentuknya jaringan parut pada bagian berwarna mata (iris). Obat-obat untuk mengatasi nyeri diberikan melalui pembuluh darah atau, jika operasi perbaikan tidak diperlukan, diberikan melalui mulut. Bahkan setelah semua terapi medis dan pembedahan yang dapat dilakukan, luka yang serius bisa menyebabkan hilangnya penglihatan sebagian atau total. Pada kasus yang sangat jarang, setelah luka serius pada bola mata (atau luka akibat operasi mata), mata yang tidak terluka menjadi meradang (sympathetic ophtalmia), yang bisa mengakibatkan hilangnya penglihatan sebagian atau bahkan kebutaan jika dibiarkan dan tidak diobati. Seringkali, kortikosteroid tetes, pil, dan suntikan bisa mencegah reaksi ini dengan efektif. Dokter mungkin akan mengangkat mata yang rusak, yang tidak dapat diperbaiki lagi (irreversible), untuk mencegah terjadinya sympathetic ophthalmia. Ingin mengetahui lebih dalam mengenai cedera bola mata? Baca juga: Lindungi Mata Anda Dari Katarak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang