Your browser does not support JavaScript!
 26 Jul 2020    16:00 WIB
13 Buah yang Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan
Tahukah Anda terdapat beberapa jenis buah-buahan yang dapat membantu menurunkan berat badan? Walaupun semua jenis buah merupakan makanan sehat, akan tetapi terdapat beberapa jenis buah-buahan yang mengandung lebih banyak serat dan pektin, yang berfungsi sebagai pembakar lemak alamiah, yang juga dapat membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh. Selain itu, beberapa jenis buah juga mengandung lebih sedikit gula dibandingkan dengan yang lainnya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis buah-buahan yang tidak hanya dapat membuat Anda lebih sehat dan bertenaga tetapi juga dapat membantu menurunkan berat badan Anda.   1.      Apel Tahukah Anda bahwa apel merupakan salah satu jenis buah terbaik untuk dikonsumsi bila Anda sedang berusaha untuk menurunkan berat badan? Apel merupakan buah yang mengandung banyak serat dan rendah kalori. Selain itu, apel juga mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral. Konsumsilah setidaknya 1 butir apel setiap harinya untuk membantu menurunkan berat badan Anda.   2.      Pir Pir juga merupakan buah yang mengandung banyak serat yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Serat yang tinggi di dalam buah pir dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Pir juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan merupakan buah yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung karena mengandung kalium.   3.      Pisang Pisang merupakan buah yang mengandung banyak serat dan kalium, yang dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu, pisang juga mengandung banyak vitamin B6 yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang dan menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung.   4.      Blueberi Blueberi merupakan buah yang mengandung paling banyak antioksidan. Buah ini dapat membantu melawan berbagai hal yang dapat menyebabkan terjadinya sindrom metabolik, yang berarti bahwa blueberi dapat mencegah terjadinya resistensi insulin, tekanan darah tinggi, obesitas, dan kolesterol. Selain itu, berdasarkan pada sebuah penelitian di Amerika, blueberi ternyata juga dapat membantu melawan sel-sel lemak.   5.      Strawberi Strawberi juga merupakan buah yang dapat membantu menurunkan berat badan karena strawberi dapat memicu produksi hormon adiponektin dan leptin, yang berfungsi untuk membakar lemak dan meningkatkan laju metabolisme tubuh. Selain itu, strawberi juga mengandung berbagai jenis enzim anti inflamasi (anti radang), yang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka dalam atau bahkan kerusakan jaringan.   6.      Kiwi Buah kiwi juga merupakan buah yang mengandung banyak serat. Serat ini terutama terdapat pada biji hitam kecil yang terdapat pada bagian tengah buah kiwi. Tingginya serat di dalam kiwi membuatnya dapat membantu kerja saluran pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama.   7.      Jeruk Bali Berbagai penelitian menemukan bahwa dengan mengkonsumsi setengah buah jeruk bali sebelum makan dapat membantu menurunkan berat badan. Jeruk bali merupakan buah rendah kalori (setengah jeruk bali hanya mengandung sekitar 37 kalori) dan mengandung banyak serat.   8.      Peach Peach merupakan pilihan yang tepat bila Anda sedang melakukan diet rendah kalori. Peach mengandung banyak serat, kalium, dan berbagai jenis vitamin. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa buah peach ternyata juga mengandung berbagai jenis antioksidan yang memiliki manfaat positif bagi kesehatan.   9.      Kelapa Kelapa mengandung trigliserida yang dapat meningkatkan laju metabolisme hati hingga 30%, yang berarti dapat membantu menurunkan berat badan Anda. Banyak orang menghindari konsumsi kelapa karena kelapa mengandung banyak lemak jenuh, akan tetapi lemak jenuh di dalam kelapa ternyata berbeda dengan lemak jenuh yang Anda temui pada berbagai jenis makanan yang digoreng. Karena lemak jenuh kelapa terbuat dari asam lemak rantai sedang, maka lemak ini tidak akan disimpan di dalam tubuh sebagai lemak.   10.  Buah Delima Berdasarkan pada sebuah penelitian di University of Carolina, berbagai jenis polifenol (sejenis antioksidan) yang terdapat di dalam buah delima dapat membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh. Selain itu, antioksidan ini juga dapat membantu menghentikan pembentukan tumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah Anda dan membantu menurunkan nafsu makan Anda. Buah delima juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol "jahat"), mengeluarkan berbagai zat racun berbahaya dari dalam tubuh, dan memperlancar aliran darah di dalam tubuh.   11.  Jeruk Jeruk merupakan peningkat metabolisme tubuh yang luar biasa, yang juga mengandung banyak vitamin C, vitamin B1, dan asam folat. Akan tetapi, ingatlah bahwa jus jeruk tidak memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan buah jeruk segar. Buah jeruk segar mengandung serat dan memiliki kalori yang lebih sedikit dibandingkan dengan jus jeruk.   12.  Mangga Walaupun mangga memang mengandung lebih banyak gula dibandingkan dengan buah-buahan lain yang telah disebutkan di atas, akan tetapi mangga juga berdampak positif bagi kesehatan Anda bila dikonsumsi dalam jumlah sedang. Satu buah mangga mengandung sekitar 130 kalori, 3 gram serat, vitamin C, vitamin A, dan kalsium.   13.  Pepaya Pepaya mengandung sebuah enzim alami yang unik yang membuat makanan lebih cepat dicerna di dalam tubuh. Selain itu, pepaya juga mengandung berbagai jenis antioksidan seperti karoten, vitamin C, dan flavonoid.   Sumber: allwomenstalk
 15 Jul 2020    11:00 WIB
Wow Ternyata Ini Manfaat Makan Buah Setiap Hari
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang makan buah setiap hari akan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke hingga 40 %. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa seseorang yang makan lebih banyak buah, semakin menurunkan risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular dan tekanan darah yang menurun. Penelitian ini dilakukan pada 451.682 orang yang terdaftar dalam penelitian kesehatan di Cina dan dipresentasikan pada kongres European Society of Cardiology di Barcelona. Para peserta yang ikut dalam penellitian tersebut berasal dari beberapa daerah pedesaan dan perkotaan yang berbeda, dan tidak satu pun dari mereka memiliki riwayat penyakit jantung. Jumlah buah yang mereka makan dibagi dalam lima kategori: Tidak pernah Setiap bulan 1-3 hari per minggu 4-6 hari per minggu Setiap hari Sekitar 18% dari jumlah peserta makan buah setiap hari dan 6,3% tidak pernah makan buah. Jumlah rata-rata buah yang dimakan oleh orang-orang tersebut setiap hari sekitar 1,5 porsi. Selama 7 tahun, ditemukan ada 19.300 kasus penyakit jantung dan 19.689 kasus stroke. Tekanan Darah Para peneliti juga menemukan bahwa mereka yang makan buah lebih sering memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Terlebih lagi, mereka menemukan bahwa dibandingkan dengan orang yang tidak pernah makan buah, mereka yang makan buah setiap hari mengurangi risiko penyakit kardiovaskular antara 25% dan 40%. Rincian penurunan risiko yaitu: Sekitar 15% penurunan risiko penyakit jantung Sekitar 25% penurunan risiko stroke iskemik (kerusakan yang terjadi disebabkan karena adanya penyempitan pembuluh darah di otak) Sekitar 40% penurunan risiko stroke hemoragik (kerusakan yang terjadi disebabkan oleh perdarahan dari pembuluh darah) Semakin banyak buah yang dimakan, semakin rendah risiko penyakit kardiovaskular, kata para peneliti tersebut yang diterbitkan dalam jurnal European Heart Sumber: webmd
 28 Jun 2020    08:00 WIB
4 Buah Untuk Facial Wajah Bisa Sulap Kulit Jadi Putih Dan Lebih Muda
Buah tidak hanya baik untuk kesehatan Anda, namun juga dapat melakukan keajaiban untuk kulit Anda. Kandungan vitamin yang dimiliki buah-buahan memang memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Namun bila Anda sedang malas makan buah, namun ingin mendapatkan manfaat hebat dari buah maka ada caranya. Yaitu dengan menjadikan buah-buahan tersebut sebagai bahan untuk facial. Sekarang ini banyak perawatan yang menawarkan facial dengan ekstrak buah-buahan sebagai maskernya. Biasanya perawatan tersebut memang memberikan hasil yang baik. Namun bila Anda sedang melakukan penghematan maka gunakan saja buah-buahan yang ada dirumah dan sedang malas Anda makan.   Jadi buah apa saja yang bisa digunakan? 1.      Facial stroberi Cara membuatnya: Hancurkan ½ cangkir stroberi matang dan campur dengan ¼  cangkir tepung jagung Oleskan pada kulit Anda dan biarkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air dingin. Manfaat: Buah berwarna merah dan kecil ini kaya akan asam salisilat alami yang mengatasi infeksi kulit, menghilangkan kotoran dan sel-sel mati dari kulit. Mengecilkan pori-pori kulit yang besar dan membuat kulit menjadi lebih cerah sehingga membuat kulit terlihat lebih awet muda.   2.      Facial persik Cara membuatnya: Hancurkan 1 buah persik +1 sendok makan madu +1 sendok teh oatmeal Aduk sampai menjadi pasta kental Oleskan pada wajah Anda dan biarkan sekitar 10-15 menit, lalu bilas dengan air hangat. Manfaat: Buah persik kaya akan vitamin A dan C yang menyehatkan wajah Anda dari dalam. Selain itu membantu mengangkat kotoran dan sel kulit mati karena mengandung asam alpha-hydroxy (AHA). Zat ini juga menghilangkan kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya sehingga membuat kulit Anda terlihat lebih kencang dan cerah tentunya.   3.      Facial alpukat Cara membuat: Ambil daging 1 buah alpukat kemudian campur dengan 1 kuning telur Oleskan pada wajah Anda dan biarkan selama 20 menit Kemudian bilas sampai bersih Manfaat: Buah alpukat kaya akan vitamin A, B, D dan E, kalium dan nutrisi lainnya yang diperlukan untuk kulit sehat dan awet muda. Kandungan nutrisi dalam alpukat akan diserap ke dalam lapisan kulit yang lebih dalam, sehingga membuatnya kulit bebas kerut dan cerah. Sehingga kulit Anda terlihat lebih lembab dan lentur.   4.      Facial pisang Cara membuat: Hancurkan 1 buah pisang matang + 2 sendok makan madu +2 sendok makan air lemon Oleskan pada wajah Anda dan biarkan selama 15 menit, kemudian bilas dengan air hangat Manfaat: Membuat kulit Anda tampil halus dan terlihat lebih muda. Facial ini cocok untuk jenis kulit berminyak. Antioksidan dalam pisang menghilangkan semua racun dari kulit Anda dan membuat kulit lebih cerah.   Untuk mendapatkan semua manfaat diatas, maka yang paling penting adalah lakukan perawatan diatas dengan rutin. Agar hasilnya maksimal.   Baca juga: Buah dan Sayuran yang Paling Banyak Mengandung Antioksidan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: naturalbeautytips
 02 May 2020    08:00 WIB
Mana Yang Lebih Sehat, Anggur Merah Atau Anggur Hijau?
Anggur merah dan anggur hijau, rendah kalori, mengandung sekitar 100 kalori per cangkir, dan menyediakan 1,4 gram serat per sajian.   Anggur memiliki rasa yang manis, bergizi, menyegarkan dan mudah di dapat membuatnya populer dan disukai banyak orang. Kemudian mana yang lebih Anda suka? Anggur merah atau anggur hijau?   Berikut Kandungan Gizi Masing-masing Anggur: Kandungan Antihistamin dan Anti-inflamasi Semakin gelap kulit buah anggur, semakin banyak kandungan fitonutrisi. Buah dan sayuran berwarna mengandung sejumlah besar jenis antioksidan yang disebut flavonoid daripada rekan sesama anggur yang kurang berwarna. Satu flavonoid yang disebut kuercetin dapat membantu menstabilkan sel yang melepaskan histamin di tubuh Anda. Karena sifat antihistamin dan anti-inflamasinya, ekstrak kuersetin digunakan untuk mengobati alergi dan, menurut para periset di Universitas Maastricht di Belanda, kandungan ini dapat melindungi terhadap risiko osteoporosis, kanker tertentu dan penyakit paru dan kardiovaskular. Mengobati Gejala Menopause Anggur merah mengandung flavonoid yang disebut resveratrol, yang memiliki struktur kimia yang serupa dengan dietilstilbestrol, estrogen sintetis yang digunakan untuk mengobati gejala menopause. Biokimia dan peneliti biologi molekuler di University of Louisville School of Medicine menemukan bahwa, walaupun resveratrol mungkin berguna sebagai estrogen sintetis, obat ini juga dapat bekerja sebagai antagonis estrogen, bergantung pada jenis sel dan adanya estrogen lainnya. Resveratrol pada anggur merah dapat mengurangi gejala menopause, namun reliabilitasnya masih terus dipelajari. Perlindungan Kanker Seiring dengan resveratrol, komponen lain dalam anggur dapat menawarkan perlindungan terhadap berbagai jenis kanker. Periset percaya bahwa katekin, proanthocyanidins dan stilbenes, semuanya ditemukan dalam anggur merah, dapat membantu mencegah kanker payudara, sedangkan anthocyanin dapat menurunkan risiko kanker usus besar untuk berkembang. Penelitian juga menemukan bahwa anggur merah dapat melindungi terhadap risiko kanker paru-paru. Mangan Jika Anda mencoba untuk meningkatkan asupan mangan Anda, maka Anda bisa konsumsi anggur. Secangkir anggur merah atau hijau memberi Anda 33 persen asupan mangan dari harian yang direkomendasikan, mineral yang membantu mengembangkan tulang dan jaringan ikat yang kuat. Institute of Medicine merekomendasikan agar wanita mendapatkan 1,8 miligram mangan per hari dan pria mendapatkan 2,3 miligram. Orang dewasa yang lebih tua dapat melindungi kepadatan tulang mereka dengan konsumsi anggur.   Melihat kandungan yang ada, bisa dibilang bahwa anggur merah lebih mengandung banyak gizi yang bermanfaat bagi kesehatan.   Baca juga: Manfaat Jus Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Apr 2020    18:00 WIB
Rasakan Dahsyatnya Buah Leci Yang Imut Dan Manis
Saat udara sedang panas, paling enak minum yang dingin-dingin. Salah satu minuman enak yang bisa dipesan adalah es teh leci. Minuman teh dingin yang dicampur dengan leci, hmmmmm nikmatnya. Leci yang memiliki nama ilmiah Litchi chinensis adalah dalam keluarga soapberry. Buah yang dapat tumbuh di iklim tropis dan subtropis dan berasal dari Cina.   Nilai gizi dari leci Leci mengandung 65 kalori untuk 100 gram leci. Kandungan dalam 100 gram leci adalah karbohidrat 6%, serat 5%, protein 2%. Vitamin yaitu vitamin C 119%, Vitamin B6 5%, riboflavin 4%, asam folat 3%. Mineral yaitu tembaga 7%, kalium 5%, fosfor 3%, mangan 3%.  Selanjutnya, leci merupakan sumber serat makanan, protein, dan sumber yang baik dari proantosianidin dan senyawa polifenol.   Nah ini manfaat kesehatan dari leci: Pencernaan Kadar serat dalam leci membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan memperbaiki konsistensi tinja. Serat membantu gerakan usus lebih lancar dan merangsang gerak peristaltik otot usus halus kecil. Membantu kerja lambung dan cairan pencernaan, sehingga penyerapan nutrisi lebih efisien. Sehingga mengurangi sembelit dan masalah gangguan pencernaan lainnya. Sistem kekebalan tubuh Kadar gizi yang paling signifikan dalam leci adalah vitamin C, dan buah ini memiliki kadar vitamin c yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Vitamin C adalah senyawa antioksidan utama dan dikenal untuk merangsang aktivitas sel-sel darah putih, garis pertahanan utama dari sistem kekebalan tubuh Anda. Mencegah kanker Senyawa polifenol dan proantosianidin yang ditemukan dalam leci sebenarnya bahkan lebih kuat daripada vitamin C dalam menetralisir radikal bebas dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Radikal bebas adalah produk sampingan berbahaya dari metabolisme sel yang dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, gangguan kognitif, dan penuaan dini, dan gangguan kesehatan lain yang tidak diinginkan lainnya. Leci merupakan sumber yang kaya senyawa organik, sehingga dapat dikonsumsi sebagai tindakan pencegahan yang efektif dari berbagai jenis kanker. Menjaga tekanan darah Leci kaya akan kalium, yang berarti dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan, leci juga rendah sodium. Keseimbangan cairan merupakan tidak hanya berpengaruh pada metabolisme namun juga berpengaruh pada tekanan darah. Leci dianggap sebagai vasodilator, yang berarti membantu mengurangi penyempitan pembuluh darah. Dan ternyata kadar kalium pada leci segar 3 kali lipat lebih tinggi dibanding leci segar. Ada begitu banyak manfaat dari buah kecil yang manis ini. Namun harus diperhatikan bahwa kandungan gula dalam leci juga tinggi, sehingga untuk yang mengidap kencing manis usahakan untuk tidak konsumsi secara berlebihan.   Baca juga: Manfaat Jeruk Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang      
 26 Apr 2020    08:00 WIB
Buka Puasa Dengan Buah-buahan Manis Yuk!
Pada saat Anda berpuasa, mungkin Anda sudah memikirkan makanan apa saja yang akan dimakan saat berbuka. Saat berbuka puasa memang tidak disarankan untuk langsung menyantap makanan yang terlalu berat. Biasanya yang disantap saat berbuka puasa adalah buah-buahan. Buah apa saja yang baik dimakan saat berbuka puasa?   Berikut buah-buahan manis yang baik dikonsumsi saat buka puasa: - Kurma Sudah tentu Anda semua mengenal buah wajib ini. Kurma mengandung zat gula yang tinggi mengandung vitamin A, B2, B12 sehingga baik dikonsumsi saat berbuka dimana kadar gula tubuh sudah menurun. - Pisang Buah kuning ini mengandung vitamin A, B1, B2 dan C yang dapat membantu mengurangi asam lambung. Selain itu pisang juga bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh. - Apel Buah yang satu ini memang terkenal baik. Apel mengandung vitamin A, B dan C, apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah selain itu mengatasi masalah nafsu makan yang terlalu besar. - Blewah Buah ini mengandung beta karoten yang cukup tinggi sehingga membantu menangkal radikal bebas. Sehingga cocok untuk Anda yang sedang berbuka puasa. Selain itu kandungan gula buah blewah tidak terlalu tinggi sehingga cocok untuk penderita kencing manis. Yang perlu Anda perhatikan adalah gula sudah memiliki kandungan gula alami jadi sebaiknya saat Anda menyajikannya jangan memberikan gula terlalu banyak terutama untuk yang menderita kencing manis. Jadi sekarang Anda dapat menyiapkan makanan pembuka untuk buka puasa. Selamat menjalankan ibadah puasa.  
 11 Apr 2020    18:00 WIB
Konsumsi Buah dan Sayuran Membuat Tulang Lebih Kuat, Benarkah?
Sebagian besar orang mengira bahwa dengan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak kalsium seperti susu, maka kekuatan tulang dapat tetap terjaga dan ia pun akan terbebas dari osteoporosis. Akan tetapi, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa berbagai jenis buah-buahan dan sayuran ternyata juga memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Pada penelitian yang dilakukan di Inggris ini, para peneliti menemukan bahwa garam kalium (bikarbonat dan sitrat); yang banyak ditemukan pada buah dan sayuran merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang. Selama seseorang hidup, tubuhnya akan terus mengalami suatu proses yang dikenal dengan nama remodeling tulang. Pada proses ini tulang tua akan "dibuang" dari dalam tulang rangka (resorpsi tulang) dan tulang baru akan dibentuk. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa garam kalium dapat membantu mengurangi pengeluaran kalsium dan asam di dalam air kemih, yang berarti dapat membantu memperlambat proses resorpsi tulang. Berlebihannya asam di dalam tubuh akibat diet tinggi protein hewani dan sereal kaya protein dapat menyebabkan tulang menjadi lemah, yang membuat tulang menjadi lebih mudah patah. Para peneliti menemukan bahwa garam kalium dapat mencegah terjadinya osteoporosis karena dapat membantu memperlambat proses resorpsi tulang. Oleh karena itu, mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis.   Sumber: newsmaxhealth
 27 Feb 2020    08:00 WIB
5 Buah Yang Tinggi Kalori dan Disarankan Tidak Dikonsumsi Bila Sedang Proses Diet
Kebanyakan orang sering percaya bahwa buah-buahan adalah pilihan yang aman saat diet. Memang benar bahwa buah-buahan adalah pilihan yang sehat karena nutrisi yang dimiliki buah-buahan cukup banyak. Buah-buahan mengandung banyak vitamin, mineral dan antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh Anda, membantu untuk meremajakan kulit sehingga membuat Anda terlihat lebih muda. Tapi tidak berarti bahwa buah-buahan tidak mengandung kalori. Ini adalah sebuah kesalahpahaman. Bahkan ada beberapa buah yang memiliki kadar kalori yang tinggi. Sehingga bila Anda sedang menjalankan program diet, buah-buahan ini tidak boleh Anda makan terlalu banyak.   Berikut adalah buah-buahan yang meningkatkan asupan kalori Anda: 1.      Alpukat Manfaat kesehatan dan gizi alpukat sangat banyak, tetapi pada saat yang sama buah ini mengandung kalori yang tinggi. Alpukat mengandung lemak yang tinggi dan satu cangkir alpukat tumbuk segar dapat memberikan asupan sampai 370 kalori. Jadi bila Anda ingin menikmati buah ini maka jangan terlalu banyak atau kurangi asupan lemak lain. 2.      Kelapa Buah kelapa memang merupakan buah yang rasanya sangat nikmat, sehingga banyak orang yang menyukainya. Tapi untuk Anda yang sedang diet maka perlu berhati-hati karena ternyata buah kelapa memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Setiap 100 gram daging kelapa tua mengandung sekitar 350 kalori. Untuk buah kelapa yang masih muda, kandungan kalorinya sekitar 68 kalori per 100 gram daging buahnya. 3.      Kurma Buah kurma adalah pembangkit tenaga listrik energi dan nutrisi. Secangkir kurma kupas ternyata mengandung 490 kalori, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan asupan kalori Anda. Jadi bila Anda memang ingin diet Anda tetap lancar, cukup konsumsi kurma sebanyak 3 butir. 4.      Pisang Sebuah pisang adalah buah yang bagus untuk dimakan ketika Anda membutuhkan stamina dan energi. Hal ini karena kandungan kalium dalam buah pisang yang cukup tinggi. Tapi bila Anda sedang diet maka cukup makan 1 buah pisang saja, karena 1 buah pisang mengandung sekitar 100-115 kalori. 5.      Mangga Mangga adalah buah yang mungkin paling sering dikonsumsi orang yang sedang berdiet, tapi bila Anda makan secara berlebihan maka hal ini juga tidak tepat. Karena ternyata buah yang memiliki rasa unik ini memiliki kandungan kalori sekitar 156 kalori untuk setiap buahnya. Buah-buahan diatas adalah buah-buahan yang memiliki kalori yang tinggi. Selain buah-buahan tersebut hindari juga konsumsi buah kalengan dan buah yang dikeringkan. Karena biasanya buah-buahan tersebut mengandung gula tinggi dan bahan pengawet.   Bila Anda ingin diet Anda lancar maka Anda harus mengetahui setiap makanan yang Anda makan jangan sampai diet Anda sia-sia karena salah memakan makanan.   Baca juga: Rasakan Dahsyatnya Buah Leci Yang Imut Dan Manis   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: webmd
 17 Feb 2020    08:00 WIB
Hebatnya Kandungan Buah Delima Untuk Kesehatan Tubuh
Jus segar, siapa yang tidak suka. Apalagi ketika di minum dalam cuaca panas. Bagi para juice lovers seperti kita, khususnya yang tinggal di daerah musim panas, pasti kita tidak bisa lepas dari yang namanya jus segar bukan! Kita juga pasti tidak asing, dan sering mencoba yang namanya jus Jeruk, jus Alpukat, Jus Mangga, jus strawberry, jus sayur-sayuran dan sebagainya. Tetapi apa kita pernah mencoba yang namanya jus buah Delima. Apalagi kalau tidak musimnya, buah ini susah dicari. Dan tahukah kalian, buah Delima itu mengandung lebih dari 100 phytochemical (yaitu zat yang hanya ditemukan di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran, dan fungsi dari zat ini, untuk melawan radikal bebas dari luar, yang coba menyerang tubuh kita). Zat ini juga berfungsi untuk mencegah kanker, mencegah kerusakan sel, mencegah oksidasi, meningkatkan sistem imun dan mencegah proses penuaan (anti aging). Buah Delima juga telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun. Ini didapatkan dari sumber mitologi dan tulisan Yunani, Ibrani, Buddha, Islam, dan Kristen. Hal ini dijelaskan dalam catatan yang berasal sekitar 1500 SM, pada waktu itu Buah Delima digunakan sebagai pengobatan untuk cacing pita dan parasit lainnya. Nah, sekarang kita bahas kehebatan apa saja yang bisa dilakukan buah Delima. Kaya akan anti oksidan. Biji delima mendapatkan warna merah cerah dari polifenol. Zat kimia ini adalah antioksidan yang kuat. Jus buah delima mengandung tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada kebanyakan jus buah lainnya. Ia juga memiliki antioksidan tiga kali lebih banyak daripada anggur merah dan teh hijau. Antioksidan dalam jus buah delima dapat membantu menghilangkan radikal bebas, melindungi sel dari kerusakan, dan mengurangi peradangan.   Vitamin C. Jus buah delima tunggal memiliki lebih dari 40 persen, dari kebutuhan harian kita akan vitamin C. Vitamin C dapat dipecah ketika dipasteurisasi, jadi pilihlah jus buah delima buatan sendiri atau langsung nikmati buahnya, untuk mendapatkan sebagian besar nutrisi.   Pencegahan Alzheimer. Antioksidan dalam jus dan konsentrasinya yang tinggi diyakini dapat menghambat perkembangan penyakit Alzheimer dan melindungi ingatan kita.   Membantu proses pencernaan. Jus buah delima dapat mengurangi peradangan di usus dan memperbaiki pencernaan. Ini mungkin bermanfaat bagi kita yang mengalami penyakit Crohn (radang usus kronis), kolitis ulseratif, dan penyakit radang usus lainnya.   Mencegah penyakit jantung. Jus buah delima melindungi jantung dan arteri. Penelitian kecil menunjukkan bahwa jus buah Delima meningkatkan aliran darah dan membuat arteri menjadi kaku dan tebal. Ini juga dapat memperlambat pertumbuhan plak dan penumpukan kolesterol di arteri. Namun delima dapat bereaksi negatif dengan obat tekanan darah dan kolesterol seperti statin.   Tekanan darah Minum jus buah delima setiap hari juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik.   Meningkatkan Kinerja dan kesuburan. Konsentrat antioksidan buah delima mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi stres oksidatif menjadi potensial kesuburan. Karena stres oksidatif telah terbukti menyebabkan disfungsi sperma dan menurunkan kesuburan pada wanita. Buah Delima juga telah terbukti membantu mengurangi stres oksidatif di plasenta. Jus buah delima juga dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita, salah satu hormon utama di balik dorongan seks.   Ketahanan tubuh dan meningkatkan kinerja olahraga. Jus buah delima mungkin merupakan peningkat kinerja ketika kita berolahraga. Jus dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan pemulihan kekuatan. Ini juga mengurangi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh latihan ketika kita berolah raga.   Diabetes Delima secara tradisional digunakan sebagai obat untuk diabetes di Timur Tengah dan India. Efek buah delima pada diabetes, itu dapat membantu menurunkan resistensi insulin dan menurunkan gula darah. Sekarang sahabat, setelah mengetahui kehebatan buah Delima, kita semua pasti ingin mencobanya bukan, untuk ditambahkan ke list menu jus favorit kita. Dan tetap rajin-rajin berkonsultasi ke ahli gizi yah.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.webmd.com