Your browser does not support JavaScript!
 02 May 2020    08:00 WIB
Mana Yang Lebih Sehat, Anggur Merah Atau Anggur Hijau?
Anggur merah dan anggur hijau, rendah kalori, mengandung sekitar 100 kalori per cangkir, dan menyediakan 1,4 gram serat per sajian.   Anggur memiliki rasa yang manis, bergizi, menyegarkan dan mudah di dapat membuatnya populer dan disukai banyak orang. Kemudian mana yang lebih Anda suka? Anggur merah atau anggur hijau?   Berikut Kandungan Gizi Masing-masing Anggur: Kandungan Antihistamin dan Anti-inflamasi Semakin gelap kulit buah anggur, semakin banyak kandungan fitonutrisi. Buah dan sayuran berwarna mengandung sejumlah besar jenis antioksidan yang disebut flavonoid daripada rekan sesama anggur yang kurang berwarna. Satu flavonoid yang disebut kuercetin dapat membantu menstabilkan sel yang melepaskan histamin di tubuh Anda. Karena sifat antihistamin dan anti-inflamasinya, ekstrak kuersetin digunakan untuk mengobati alergi dan, menurut para periset di Universitas Maastricht di Belanda, kandungan ini dapat melindungi terhadap risiko osteoporosis, kanker tertentu dan penyakit paru dan kardiovaskular. Mengobati Gejala Menopause Anggur merah mengandung flavonoid yang disebut resveratrol, yang memiliki struktur kimia yang serupa dengan dietilstilbestrol, estrogen sintetis yang digunakan untuk mengobati gejala menopause. Biokimia dan peneliti biologi molekuler di University of Louisville School of Medicine menemukan bahwa, walaupun resveratrol mungkin berguna sebagai estrogen sintetis, obat ini juga dapat bekerja sebagai antagonis estrogen, bergantung pada jenis sel dan adanya estrogen lainnya. Resveratrol pada anggur merah dapat mengurangi gejala menopause, namun reliabilitasnya masih terus dipelajari. Perlindungan Kanker Seiring dengan resveratrol, komponen lain dalam anggur dapat menawarkan perlindungan terhadap berbagai jenis kanker. Periset percaya bahwa katekin, proanthocyanidins dan stilbenes, semuanya ditemukan dalam anggur merah, dapat membantu mencegah kanker payudara, sedangkan anthocyanin dapat menurunkan risiko kanker usus besar untuk berkembang. Penelitian juga menemukan bahwa anggur merah dapat melindungi terhadap risiko kanker paru-paru. Mangan Jika Anda mencoba untuk meningkatkan asupan mangan Anda, maka Anda bisa konsumsi anggur. Secangkir anggur merah atau hijau memberi Anda 33 persen asupan mangan dari harian yang direkomendasikan, mineral yang membantu mengembangkan tulang dan jaringan ikat yang kuat. Institute of Medicine merekomendasikan agar wanita mendapatkan 1,8 miligram mangan per hari dan pria mendapatkan 2,3 miligram. Orang dewasa yang lebih tua dapat melindungi kepadatan tulang mereka dengan konsumsi anggur.   Melihat kandungan yang ada, bisa dibilang bahwa anggur merah lebih mengandung banyak gizi yang bermanfaat bagi kesehatan.   Baca juga: Manfaat Jus Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Apr 2020    18:00 WIB
Rasakan Dahsyatnya Buah Leci Yang Imut Dan Manis
Saat udara sedang panas, paling enak minum yang dingin-dingin. Salah satu minuman enak yang bisa dipesan adalah es teh leci. Minuman teh dingin yang dicampur dengan leci, hmmmmm nikmatnya. Leci yang memiliki nama ilmiah Litchi chinensis adalah dalam keluarga soapberry. Buah yang dapat tumbuh di iklim tropis dan subtropis dan berasal dari Cina.   Nilai gizi dari leci Leci mengandung 65 kalori untuk 100 gram leci. Kandungan dalam 100 gram leci adalah karbohidrat 6%, serat 5%, protein 2%. Vitamin yaitu vitamin C 119%, Vitamin B6 5%, riboflavin 4%, asam folat 3%. Mineral yaitu tembaga 7%, kalium 5%, fosfor 3%, mangan 3%.  Selanjutnya, leci merupakan sumber serat makanan, protein, dan sumber yang baik dari proantosianidin dan senyawa polifenol.   Nah ini manfaat kesehatan dari leci: Pencernaan Kadar serat dalam leci membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan memperbaiki konsistensi tinja. Serat membantu gerakan usus lebih lancar dan merangsang gerak peristaltik otot usus halus kecil. Membantu kerja lambung dan cairan pencernaan, sehingga penyerapan nutrisi lebih efisien. Sehingga mengurangi sembelit dan masalah gangguan pencernaan lainnya. Sistem kekebalan tubuh Kadar gizi yang paling signifikan dalam leci adalah vitamin C, dan buah ini memiliki kadar vitamin c yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Vitamin C adalah senyawa antioksidan utama dan dikenal untuk merangsang aktivitas sel-sel darah putih, garis pertahanan utama dari sistem kekebalan tubuh Anda. Mencegah kanker Senyawa polifenol dan proantosianidin yang ditemukan dalam leci sebenarnya bahkan lebih kuat daripada vitamin C dalam menetralisir radikal bebas dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Radikal bebas adalah produk sampingan berbahaya dari metabolisme sel yang dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, gangguan kognitif, dan penuaan dini, dan gangguan kesehatan lain yang tidak diinginkan lainnya. Leci merupakan sumber yang kaya senyawa organik, sehingga dapat dikonsumsi sebagai tindakan pencegahan yang efektif dari berbagai jenis kanker. Menjaga tekanan darah Leci kaya akan kalium, yang berarti dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan, leci juga rendah sodium. Keseimbangan cairan merupakan tidak hanya berpengaruh pada metabolisme namun juga berpengaruh pada tekanan darah. Leci dianggap sebagai vasodilator, yang berarti membantu mengurangi penyempitan pembuluh darah. Dan ternyata kadar kalium pada leci segar 3 kali lipat lebih tinggi dibanding leci segar. Ada begitu banyak manfaat dari buah kecil yang manis ini. Namun harus diperhatikan bahwa kandungan gula dalam leci juga tinggi, sehingga untuk yang mengidap kencing manis usahakan untuk tidak konsumsi secara berlebihan.   Baca juga: Manfaat Jeruk Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang      
 26 Apr 2020    08:00 WIB
Buka Puasa Dengan Buah-buahan Manis Yuk!
Pada saat Anda berpuasa, mungkin Anda sudah memikirkan makanan apa saja yang akan dimakan saat berbuka. Saat berbuka puasa memang tidak disarankan untuk langsung menyantap makanan yang terlalu berat. Biasanya yang disantap saat berbuka puasa adalah buah-buahan. Buah apa saja yang baik dimakan saat berbuka puasa?   Berikut buah-buahan manis yang baik dikonsumsi saat buka puasa: - Kurma Sudah tentu Anda semua mengenal buah wajib ini. Kurma mengandung zat gula yang tinggi mengandung vitamin A, B2, B12 sehingga baik dikonsumsi saat berbuka dimana kadar gula tubuh sudah menurun. - Pisang Buah kuning ini mengandung vitamin A, B1, B2 dan C yang dapat membantu mengurangi asam lambung. Selain itu pisang juga bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh. - Apel Buah yang satu ini memang terkenal baik. Apel mengandung vitamin A, B dan C, apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah selain itu mengatasi masalah nafsu makan yang terlalu besar. - Blewah Buah ini mengandung beta karoten yang cukup tinggi sehingga membantu menangkal radikal bebas. Sehingga cocok untuk Anda yang sedang berbuka puasa. Selain itu kandungan gula buah blewah tidak terlalu tinggi sehingga cocok untuk penderita kencing manis. Yang perlu Anda perhatikan adalah gula sudah memiliki kandungan gula alami jadi sebaiknya saat Anda menyajikannya jangan memberikan gula terlalu banyak terutama untuk yang menderita kencing manis. Jadi sekarang Anda dapat menyiapkan makanan pembuka untuk buka puasa. Selamat menjalankan ibadah puasa.  
 11 Apr 2020    18:00 WIB
Konsumsi Buah dan Sayuran Membuat Tulang Lebih Kuat, Benarkah?
Sebagian besar orang mengira bahwa dengan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak kalsium seperti susu, maka kekuatan tulang dapat tetap terjaga dan ia pun akan terbebas dari osteoporosis. Akan tetapi, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa berbagai jenis buah-buahan dan sayuran ternyata juga memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Pada penelitian yang dilakukan di Inggris ini, para peneliti menemukan bahwa garam kalium (bikarbonat dan sitrat); yang banyak ditemukan pada buah dan sayuran merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang. Selama seseorang hidup, tubuhnya akan terus mengalami suatu proses yang dikenal dengan nama remodeling tulang. Pada proses ini tulang tua akan "dibuang" dari dalam tulang rangka (resorpsi tulang) dan tulang baru akan dibentuk. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa garam kalium dapat membantu mengurangi pengeluaran kalsium dan asam di dalam air kemih, yang berarti dapat membantu memperlambat proses resorpsi tulang. Berlebihannya asam di dalam tubuh akibat diet tinggi protein hewani dan sereal kaya protein dapat menyebabkan tulang menjadi lemah, yang membuat tulang menjadi lebih mudah patah. Para peneliti menemukan bahwa garam kalium dapat mencegah terjadinya osteoporosis karena dapat membantu memperlambat proses resorpsi tulang. Oleh karena itu, mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis.   Sumber: newsmaxhealth
 27 Feb 2020    08:00 WIB
5 Buah Yang Tinggi Kalori dan Disarankan Tidak Dikonsumsi Bila Sedang Proses Diet
Kebanyakan orang sering percaya bahwa buah-buahan adalah pilihan yang aman saat diet. Memang benar bahwa buah-buahan adalah pilihan yang sehat karena nutrisi yang dimiliki buah-buahan cukup banyak. Buah-buahan mengandung banyak vitamin, mineral dan antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh Anda, membantu untuk meremajakan kulit sehingga membuat Anda terlihat lebih muda. Tapi tidak berarti bahwa buah-buahan tidak mengandung kalori. Ini adalah sebuah kesalahpahaman. Bahkan ada beberapa buah yang memiliki kadar kalori yang tinggi. Sehingga bila Anda sedang menjalankan program diet, buah-buahan ini tidak boleh Anda makan terlalu banyak.   Berikut adalah buah-buahan yang meningkatkan asupan kalori Anda: 1.      Alpukat Manfaat kesehatan dan gizi alpukat sangat banyak, tetapi pada saat yang sama buah ini mengandung kalori yang tinggi. Alpukat mengandung lemak yang tinggi dan satu cangkir alpukat tumbuk segar dapat memberikan asupan sampai 370 kalori. Jadi bila Anda ingin menikmati buah ini maka jangan terlalu banyak atau kurangi asupan lemak lain. 2.      Kelapa Buah kelapa memang merupakan buah yang rasanya sangat nikmat, sehingga banyak orang yang menyukainya. Tapi untuk Anda yang sedang diet maka perlu berhati-hati karena ternyata buah kelapa memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Setiap 100 gram daging kelapa tua mengandung sekitar 350 kalori. Untuk buah kelapa yang masih muda, kandungan kalorinya sekitar 68 kalori per 100 gram daging buahnya. 3.      Kurma Buah kurma adalah pembangkit tenaga listrik energi dan nutrisi. Secangkir kurma kupas ternyata mengandung 490 kalori, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan asupan kalori Anda. Jadi bila Anda memang ingin diet Anda tetap lancar, cukup konsumsi kurma sebanyak 3 butir. 4.      Pisang Sebuah pisang adalah buah yang bagus untuk dimakan ketika Anda membutuhkan stamina dan energi. Hal ini karena kandungan kalium dalam buah pisang yang cukup tinggi. Tapi bila Anda sedang diet maka cukup makan 1 buah pisang saja, karena 1 buah pisang mengandung sekitar 100-115 kalori. 5.      Mangga Mangga adalah buah yang mungkin paling sering dikonsumsi orang yang sedang berdiet, tapi bila Anda makan secara berlebihan maka hal ini juga tidak tepat. Karena ternyata buah yang memiliki rasa unik ini memiliki kandungan kalori sekitar 156 kalori untuk setiap buahnya. Buah-buahan diatas adalah buah-buahan yang memiliki kalori yang tinggi. Selain buah-buahan tersebut hindari juga konsumsi buah kalengan dan buah yang dikeringkan. Karena biasanya buah-buahan tersebut mengandung gula tinggi dan bahan pengawet.   Bila Anda ingin diet Anda lancar maka Anda harus mengetahui setiap makanan yang Anda makan jangan sampai diet Anda sia-sia karena salah memakan makanan.   Baca juga: Rasakan Dahsyatnya Buah Leci Yang Imut Dan Manis   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: webmd
 17 Feb 2020    08:00 WIB
Hebatnya Kandungan Buah Delima Untuk Kesehatan Tubuh
Jus segar, siapa yang tidak suka. Apalagi ketika di minum dalam cuaca panas. Bagi para juice lovers seperti kita, khususnya yang tinggal di daerah musim panas, pasti kita tidak bisa lepas dari yang namanya jus segar bukan! Kita juga pasti tidak asing, dan sering mencoba yang namanya jus Jeruk, jus Alpukat, Jus Mangga, jus strawberry, jus sayur-sayuran dan sebagainya. Tetapi apa kita pernah mencoba yang namanya jus buah Delima. Apalagi kalau tidak musimnya, buah ini susah dicari. Dan tahukah kalian, buah Delima itu mengandung lebih dari 100 phytochemical (yaitu zat yang hanya ditemukan di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran, dan fungsi dari zat ini, untuk melawan radikal bebas dari luar, yang coba menyerang tubuh kita). Zat ini juga berfungsi untuk mencegah kanker, mencegah kerusakan sel, mencegah oksidasi, meningkatkan sistem imun dan mencegah proses penuaan (anti aging). Buah Delima juga telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun. Ini didapatkan dari sumber mitologi dan tulisan Yunani, Ibrani, Buddha, Islam, dan Kristen. Hal ini dijelaskan dalam catatan yang berasal sekitar 1500 SM, pada waktu itu Buah Delima digunakan sebagai pengobatan untuk cacing pita dan parasit lainnya. Nah, sekarang kita bahas kehebatan apa saja yang bisa dilakukan buah Delima. Kaya akan anti oksidan. Biji delima mendapatkan warna merah cerah dari polifenol. Zat kimia ini adalah antioksidan yang kuat. Jus buah delima mengandung tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada kebanyakan jus buah lainnya. Ia juga memiliki antioksidan tiga kali lebih banyak daripada anggur merah dan teh hijau. Antioksidan dalam jus buah delima dapat membantu menghilangkan radikal bebas, melindungi sel dari kerusakan, dan mengurangi peradangan.   Vitamin C. Jus buah delima tunggal memiliki lebih dari 40 persen, dari kebutuhan harian kita akan vitamin C. Vitamin C dapat dipecah ketika dipasteurisasi, jadi pilihlah jus buah delima buatan sendiri atau langsung nikmati buahnya, untuk mendapatkan sebagian besar nutrisi.   Pencegahan Alzheimer. Antioksidan dalam jus dan konsentrasinya yang tinggi diyakini dapat menghambat perkembangan penyakit Alzheimer dan melindungi ingatan kita.   Membantu proses pencernaan. Jus buah delima dapat mengurangi peradangan di usus dan memperbaiki pencernaan. Ini mungkin bermanfaat bagi kita yang mengalami penyakit Crohn (radang usus kronis), kolitis ulseratif, dan penyakit radang usus lainnya.   Mencegah penyakit jantung. Jus buah delima melindungi jantung dan arteri. Penelitian kecil menunjukkan bahwa jus buah Delima meningkatkan aliran darah dan membuat arteri menjadi kaku dan tebal. Ini juga dapat memperlambat pertumbuhan plak dan penumpukan kolesterol di arteri. Namun delima dapat bereaksi negatif dengan obat tekanan darah dan kolesterol seperti statin.   Tekanan darah Minum jus buah delima setiap hari juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik.   Meningkatkan Kinerja dan kesuburan. Konsentrat antioksidan buah delima mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi stres oksidatif menjadi potensial kesuburan. Karena stres oksidatif telah terbukti menyebabkan disfungsi sperma dan menurunkan kesuburan pada wanita. Buah Delima juga telah terbukti membantu mengurangi stres oksidatif di plasenta. Jus buah delima juga dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita, salah satu hormon utama di balik dorongan seks.   Ketahanan tubuh dan meningkatkan kinerja olahraga. Jus buah delima mungkin merupakan peningkat kinerja ketika kita berolahraga. Jus dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan pemulihan kekuatan. Ini juga mengurangi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh latihan ketika kita berolah raga.   Diabetes Delima secara tradisional digunakan sebagai obat untuk diabetes di Timur Tengah dan India. Efek buah delima pada diabetes, itu dapat membantu menurunkan resistensi insulin dan menurunkan gula darah. Sekarang sahabat, setelah mengetahui kehebatan buah Delima, kita semua pasti ingin mencobanya bukan, untuk ditambahkan ke list menu jus favorit kita. Dan tetap rajin-rajin berkonsultasi ke ahli gizi yah.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.webmd.com
 16 Feb 2020    16:00 WIB
Perawatan Anti Aging Melalui Makanan Pilihan
Awet muda, siapa yang gak mau sih. Banyak orang berlomba-lomba, untuk merubah penampilan dari ujung rambut hingga ujung kaki, agar terlihat lebih awet muda. Biasanya para kaum Hawa yang paling memperhatikan penampilan dan kecantikan wajah serta tubuh mereka. Ternyata pada era jaman sekarang, kaum Adam pun tidak mau ketinggalan. Mulai dari kegiatan olah raga ringan sampai berat, mulai dari diet ketat sampai puasa, hingga melakukan langkah yang paling ekstrim yaitu dengan operasi plastik atau sedot lemak, sekarang sudah banyak orang yang mengambil langkah ini. Segala usaha dan cara untuk terlihat cantik dan awet muda pasti kita lakukan bukan? Ini adalah hal yang normal dan wajar untuk setiap orang, namun apakah kita pernah memperhatikan bagian penting dari dalam tubuh kita? Guy’s you know what! Tubuh jasmani kita memang penting untuk diperhatikan, baik kebersihan, dan kerapihan diri, tetapi lebih penting lagi kalau tubuh kita sehat bukan? karena apa yang kita makan, sangat mempengaruhi tubuh kita. Maka itu hari ini kita akan membahas, cara yang terbaik untuk melawan anti aging lewat makanan sehat yang akan kita makan. Edamame (kedelai). Edamame, atau kacang kedelai segar, telah menjadi makanan pokok Asia selama beberapa generasi, tetapi mereka juga mendapatkan popularitas di bagian Barat akhir-akhir ini. Kacang kaya akan isoflavon, sejenis fitoestrogen - itu. zat-zat seperti estrogen yang berasal dari tumbuhan. Isoflavon diketahui memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, anti-kanker, dan antimikroba. Dengan demikian, mereka dapat membantu mengatur respon peradangan tubuh, memperlambat penuaan sel, melawan mikroba, serta, dilaporkan, melindungi terhadap jenis kanker tertentu. Edamame kaya akan dua jenis isoflavon, khususnya: genistein dan daidzein. Sebuah penelitian yang dibahas tahun lalu di Medical News Today menemukan bahwa genistein dapat digunakan untuk meningkatkan perawatan kanker payudara. Tahu (tahu kedelai). Demikian pula, tahu, produk seperti keju putih yang terbuat dari dadih kedelai, telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan untuk alasan yang sama. Sebagai produk kedelai, kaya isoflavon, tahu juga merupakan sumber protein yang baik, dan mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh kita untuk mensintesis protein. Selain itu, juga kaya akan mineral, yang dibutuhkan tubuh kita untuk menjaga gigi dan tulang kita tetap kuat dan sehat, dan untuk memperoleh energi. Tahu adalah sumber kalsium, zat besi, mangan, selenium, fosfor, magnesium, seng, dan tembaga. Beberapa ahli juga menyarankan bahwa makan tahu dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama, jadi bisa dimasukkan dalam menu utama kita setiap hari, untuk mencegah rasa lapar yang berlebihan dan membantu kita dari kelebihan berat badan. Wortel. Merupakan salah satu bahan makanan yang paling mudah didapatkan, wortel terkenal karena kandungan tinggi beta karoten, pigmen - dan karotenoid. Beta-karoten dapat diubah oleh tubuh kita menjadi vitamin A. Menurut National Institutes of Health (NIH), "terlibat dalam fungsi kekebalan, penglihatan, reproduksi, dan komunikasi seluler." Tubuh kita tidak dapat menghasilkan vitamin A sendiri, jadi itu harus berasal dari makanan kita. Wortel juga merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dalam tubuh kita dari kerusakan penuaan yang disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa makanan yang kaya karotenoid - dan, tentu saja, wortel adalah contoh utama di sini - dapat melindungi terhadap degenerasi makula terkait usia, kerusakan penglihatan yang disebabkan oleh usia tua. Sayuran crusiferous. Apa itu Crusiferious (Cruciferous merupakan salah satu keluarga sayuran yang dilansir mampu mencegah kanker, termasuk kanker payudara. Menurut cancer.gov, Cruciferous kaya akan nutrisi, seperti beta-karoten, folat, dan vitamin C, E, dan K. Cruciferous juga kaya akan mineral dan memiliki serat tinggi). Sayuran crusiferous juga mengandung glukosinolat, zat-zat yang memberi warna hijau ini memiliki rasa pedas yang khas. Zat ini telah ditemukan membawa beragam manfaat kesehatan. Beberapa glucosinolates tampaknya mengatur respon stres dan peradangan tubuh; mereka memiliki sifat antimikroba, dan beberapa dari mereka sedang diselidiki karena potensi anti-kanker mereka. Satu studi baru-baru ini yang dibahas di MNT menemukan bahwa sayuran hijau, termasuk beberapa sayuran cruciferous seperti kale dan collard hijau, membantu memperlambat penurunan kognitif. Akibatnya, para peneliti studi menunjukkan bahwa "menambahkan porsi sayuran hijau ke dalam makanan kita sehrai-hari, mungkin menjadi cara sederhana untuk memupuk kesehatan otak kita." Kale, brokoli, dan kubis juga telah terbukti memiliki efek perlindungan terhadap kesehatan jantung, berkat kandungan vitamin K mereka. Salmon. Salmon dikemas dengan protein, dan juga mengandung banyak asam lemak omega-3, yang dikatakan bermanfaat untuk penglihatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa omega-3 melindungi terhadap sindrom mata kering, ditandai dengan pelumasan mata yang tidak memadai, yang dapat menyebabkan nyeri dan penglihatan kabur. Selain itu, asam lemak omega-3 telah dikaitkan dengan kesehatan otak, dan penelitian menunjukkan bahwa mereka dapat mencegah penurunan kognitif yang terkait dengan penuaan. Buah sitrus. Akhirnya, buah jeruk adalah pahlawan tanpa tanda jasa dari diet yang sehat; ini termasuk sejumlah buah yang sekarang tersedia di seluruh dunia, seperti jeruk, jeruk bali, lemon, limau, jeruk mandarin, dan jeruk keprok. Untuk waktu yang lama, buah jeruk telah direkomendasikan oleh ahli gizi karena kandungan vitamin C mereka yang tinggi, yang memiliki sifat antioksidan, dan dikatakan membawa beragam manfaat kesehatan, termasuk untuk mengurangi kerusakan peradangan, dan untuk menangkis infeksi.   Intinya sahabat! Sekalipun makanan di atas bisa membantu kita melawan anti aging, kita tidak boleh lupa bahwa kesejahteraan dan umur panjang tidak dapat dicapai tanpa diet yang seimbang, serta inklusif dan gaya hidup yang sehat yah!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: medicalnewstoday
 19 Dec 2019    08:00 WIB
Para Vegan Ini Yang Anda Butuhkan Agar Selalu Prima
Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan apabila Anda menjadi seorang vegetarian. Apabila Anda berpikir menjadi vegetarian akan ada banyak zat penting yang hilang dalam menu Anda. Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena Anda seorang vegetarian juga bisa mendapatkan nutrisi yang tepat dan seimbang bagi tubuh asalkan berbekal pemahaman dan perencanaan pola makan yang baik agar Anda selalu tampil prima. Untuk seorang vegetarian, apabila tidak memperhatikan pola makan dengan baik maka dapat terjadi kekurangan beberapa asupan nutrisi yang penting untuk fungsi normal tubuh. Oleh karena itu perlunya seorang vegetarian memperhatikan pola makanan yang dimakan setiap harinya untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang seperti dibawah ini: 1.      Protein Tubuh membutuhan protein untuk tulang, kulit, otot dan organ tubuh lain untuk tetap sehat. Untuk vegetarian, sumber protein dapat diperoleh dari produk kedelai dan biji-bijian, kacang-kacangan, dan gandum. Sangat penting untuk mengonsumsi beragam jenis sumber protein untuk memenuhi kebutuhan tubuh tiap hari. Seorang vegetarian paling sering mengkonsumsi kedelai sebagai sumber protein. Kedelai merupakan protein berkualitas tinggi dan diperkaya isoflavin yang mampu mencegah penyakit seperti, kanker payudara, usus besar, kanker prostat, paru – paru, kanker rahim. 2.      Kalsium Tubuh membutuhkan kalsium untuk membangun tulang dan gigi sehat. Untuk vegetarian, sumber kalsium dapat diperoleh dari produk  kedelai seperti tahu dan tempe, beras, atau gandum yang telah difortifikasi atau diberikan zat-zat tambahan, tahu, biji wijen, kacang-kacangan, roti dengan tambahan kalsium, dan buah-buahan kering seperti kismis. 3.      Vitamin D Untuk membantu menyerap kalsium, tubuh membutuhkan Vitamin D. Bagi seorang vegetarian, selain mendapatkannya dari sinar matahari, zat ini dapat diperoleh dari sereal dan minuman kedelai yang sudah dilengkapi vitamin D. Selain itu, konsumsi suplemen vitamin D bisa menjadi pilihan lain. Pastikan produk yang Anda beli tidak mengandung produk-produk hewani dengan selalu membaca label produk sebelum Anda membelinya. 4.      Iodin Bermanfaat sebagai salah satu komponen hormon tiroid yang membantu mengatur metabolisme, pertumbuhan, dan fungsi organ-organ tubuh utama. Untuk vegetarian, sumber iodin dapat diperoleh dari kacang kedelai, kentang manis, dan jenis sayuran kubis seperti brokoli, bok choy, dan kembang kol. Selain itu, Anda bisa menambahkan sekitar seperempat sendok garam yang mengandung iodin juga dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut. 5.      Vitamin B12 Tubuh membutuhkan vitamin B12 untuk menjaga sistem saraf dan darah tetap sehat. Sayangnya, zat gizi ini ditemukan secara alami dari produk-produk hewani. Untuk seorang vegetarian, produk-produk yang dapat menjadi sumber vitamin B12 sangat terbatas. Beberapa produk seperti sereal atau minuman kedelai yang sudah difortifikasi dengan vitamin B12 dapat menjadi pilihan. Namun ada baiknya mempertimbangkan suplemen tambahan untuk memenuhi kebutuhan tubuh. 6.      Zat Besi Produksi sel darah merah di dalam tubuh akan membutuhkan zat besi. Untuk vegetarian, sumber zat besi dapat diperoleh dari biji-bijian, tepung dan roti yang terbuat dari gandum, sereal yang diperkaya dengan zat besi, serta sayuran berwarna hijau seperti brokoli, bayam, kacang-kacangan, serta buah yang dikeringkan. 7.      Seng (Zinc) Enzim ini sangat penting dan berfungsi di dalam proses pembelahan sel dan pembentukan protein. Seng yang berasal dari nabati lebih sulit diserap dibandingkan dengan seng yang berasal dari hewani. Apabila Anda masih mengonsumsi produk olahan susu, maka keju dapat menjadi sumber zat seng. Selain itu dapat diperoleh dari gandum, produk kedelai, biji-bijian, dan kacang-kacangan. 8.      Asam Lemak Omega-3 Asam lemak omega-3 pentinguntuk menjaga kesehatan jantung. Ikan salmon dan telur yang biasanya mengandung banyak asam lemak omega-3. Namun untuk seorang vegetarian yang tidak konsumsi daging maka bisa mendapatkan Asam lemak omega-3 dari minyak kanola, minyak kedelai, dan kacang kedelai. Jika asupan dirasa belum mencukupi, Anda dapat mengonsumsi produk yang telah difortifikasi atau suplemen tambahan. Perhatikan terus asupan yang Anda konsumsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk mendapatkan saran mengenai pola makan yang baik. Baca juga: Sumber Omega 3 Untuk Vegetarian Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: bbcgoodfood
 16 Dec 2019    16:00 WIB
Satu Buah Sehari Mampu Turunkan Resiko Terjadinya Serangan Jantung
Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, mengkonsumsi buah setiap harinya dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Pada penelitian yang mengamati sekitar setengah juta orang di dunia, para peneliti menemukan bahwa hanya dengan mengkonsumsi 1 atau 2 butir buah setiap harinya, maka resiko terjadinya serangan jantung atau stroke dapat menurun hingga 40%. Penelitian yang telah berlangsung selama 7 tahun ini menemukan bahwa orang yang selalu mengkonsumsi buah setiap harinya memiliki resiko penyakit jantung dan stroke yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan orang lainnya. Para penelitian ini, para peneliti membagi para peserta penelitian menjadi 5 kelompok, yaitu: Peserta yang tidak pernah mengkonsumsi buah Peserta yang hanya mengkonsumsi buah sesekali dalam sebulan Peserta yang mengkonsumsi buah selama 1-3 hari setiap minggunya Peserta yang mengkonsumsi buah selama 4-6 hari setiap minggunya Peserta yang mengkonsumsi buah setiap harinya Para peneliti menemukan bahwa semakin sering para peserta mengkonsumsi buah, maka semakin rendah resiko mereka untuk menderita penyakit jantung atau stroke. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi buah setiap harinya memiliki resiko menderita penyakit jantung atau serangan jantung yang lebih rendah (15% lebih rendah) dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengkonsumsi buah. Sementara itu, para peneliti juga menemukan bahwa resiko terjadinya stroke iskemik (jenis stroke yang terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh darah otak) menurun hingga 25% pada orang yang mengkonsumsi buah setiap harinya, sedangkan resiko terjadinya stroke hemoragik (jenis stroke yang terjadi karena adanya perdarahan di dalam kepala) juga menurun hingga 40%. Para peneliti juga menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi buah setiap harinya juga memiliki tekanan darah yang lebih rendah, di mana tekanan darah sistolik lebih rendah 3.4 mmHg dan tekanan diastolik lebih rendah 4.1 mmHg. Pada penelitian ini, para peneliti tidak memeriksa apakah perbaikan keadaan kesehatan ini dipengaruhi oleh seberapa banyak buah yang dimakan oleh masing-masing peserta setiap harinya. Akan tetapi, para peneliti mencatat bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi buah setiap harinya hanya mengkonsumsi 1.5 porsi buah setiap harinya. Penelitian lainnya yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa mengkonsumsi 7 porsi buah dan sayuran dapat menurunkan resiko kematian akibat berbagai penyebab hingga 42%. Penelitian lainnya yang dilakukan di Cina juga menemukan bahwa konsumsi buah dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 451.681 orang yang tidak memiliki riwayat gangguan jantung dan pembuluh darah pada awal penelitian. Setelah diamati selama 7 tahun, sekitar 19.300 peserta penelitian mengalami penyakit jantung dan 19.689 orang mengalami stroke. Para peneliti mencatat bahwa sekitar seperlima (18%) peserta penelitian mengkonsumsi buah setiap harinya dan sekitar 6.3% peserta penelitian tidak pernah mengkonsumsi buah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah segar setiap hari dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk penyakit jantung iskemik dan stroke, terutama stroke hemoragik. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa semakin banyak buah yang Anda konsumsi maka resiko Anda untuk menderita penyakit jantung dan pembuluh darah pun semakin rendah.   Sumber: telegraph