Your browser does not support JavaScript!
 19 Dec 2019    08:00 WIB
Para Vegan Ini Yang Anda Butuhkan Agar Selalu Prima
Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan apabila Anda menjadi seorang vegetarian. Apabila Anda berpikir menjadi vegetarian akan ada banyak zat penting yang hilang dalam menu Anda. Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena Anda seorang vegetarian juga bisa mendapatkan nutrisi yang tepat dan seimbang bagi tubuh asalkan berbekal pemahaman dan perencanaan pola makan yang baik agar Anda selalu tampil prima. Untuk seorang vegetarian, apabila tidak memperhatikan pola makan dengan baik maka dapat terjadi kekurangan beberapa asupan nutrisi yang penting untuk fungsi normal tubuh. Oleh karena itu perlunya seorang vegetarian memperhatikan pola makanan yang dimakan setiap harinya untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang seperti dibawah ini: 1.      Protein Tubuh membutuhan protein untuk tulang, kulit, otot dan organ tubuh lain untuk tetap sehat. Untuk vegetarian, sumber protein dapat diperoleh dari produk kedelai dan biji-bijian, kacang-kacangan, dan gandum. Sangat penting untuk mengonsumsi beragam jenis sumber protein untuk memenuhi kebutuhan tubuh tiap hari. Seorang vegetarian paling sering mengkonsumsi kedelai sebagai sumber protein. Kedelai merupakan protein berkualitas tinggi dan diperkaya isoflavin yang mampu mencegah penyakit seperti, kanker payudara, usus besar, kanker prostat, paru – paru, kanker rahim. 2.      Kalsium Tubuh membutuhkan kalsium untuk membangun tulang dan gigi sehat. Untuk vegetarian, sumber kalsium dapat diperoleh dari produk  kedelai seperti tahu dan tempe, beras, atau gandum yang telah difortifikasi atau diberikan zat-zat tambahan, tahu, biji wijen, kacang-kacangan, roti dengan tambahan kalsium, dan buah-buahan kering seperti kismis. 3.      Vitamin D Untuk membantu menyerap kalsium, tubuh membutuhkan Vitamin D. Bagi seorang vegetarian, selain mendapatkannya dari sinar matahari, zat ini dapat diperoleh dari sereal dan minuman kedelai yang sudah dilengkapi vitamin D. Selain itu, konsumsi suplemen vitamin D bisa menjadi pilihan lain. Pastikan produk yang Anda beli tidak mengandung produk-produk hewani dengan selalu membaca label produk sebelum Anda membelinya. 4.      Iodin Bermanfaat sebagai salah satu komponen hormon tiroid yang membantu mengatur metabolisme, pertumbuhan, dan fungsi organ-organ tubuh utama. Untuk vegetarian, sumber iodin dapat diperoleh dari kacang kedelai, kentang manis, dan jenis sayuran kubis seperti brokoli, bok choy, dan kembang kol. Selain itu, Anda bisa menambahkan sekitar seperempat sendok garam yang mengandung iodin juga dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut. 5.      Vitamin B12 Tubuh membutuhkan vitamin B12 untuk menjaga sistem saraf dan darah tetap sehat. Sayangnya, zat gizi ini ditemukan secara alami dari produk-produk hewani. Untuk seorang vegetarian, produk-produk yang dapat menjadi sumber vitamin B12 sangat terbatas. Beberapa produk seperti sereal atau minuman kedelai yang sudah difortifikasi dengan vitamin B12 dapat menjadi pilihan. Namun ada baiknya mempertimbangkan suplemen tambahan untuk memenuhi kebutuhan tubuh. 6.      Zat Besi Produksi sel darah merah di dalam tubuh akan membutuhkan zat besi. Untuk vegetarian, sumber zat besi dapat diperoleh dari biji-bijian, tepung dan roti yang terbuat dari gandum, sereal yang diperkaya dengan zat besi, serta sayuran berwarna hijau seperti brokoli, bayam, kacang-kacangan, serta buah yang dikeringkan. 7.      Seng (Zinc) Enzim ini sangat penting dan berfungsi di dalam proses pembelahan sel dan pembentukan protein. Seng yang berasal dari nabati lebih sulit diserap dibandingkan dengan seng yang berasal dari hewani. Apabila Anda masih mengonsumsi produk olahan susu, maka keju dapat menjadi sumber zat seng. Selain itu dapat diperoleh dari gandum, produk kedelai, biji-bijian, dan kacang-kacangan. 8.      Asam Lemak Omega-3 Asam lemak omega-3 pentinguntuk menjaga kesehatan jantung. Ikan salmon dan telur yang biasanya mengandung banyak asam lemak omega-3. Namun untuk seorang vegetarian yang tidak konsumsi daging maka bisa mendapatkan Asam lemak omega-3 dari minyak kanola, minyak kedelai, dan kacang kedelai. Jika asupan dirasa belum mencukupi, Anda dapat mengonsumsi produk yang telah difortifikasi atau suplemen tambahan. Perhatikan terus asupan yang Anda konsumsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk mendapatkan saran mengenai pola makan yang baik. Baca juga: Sumber Omega 3 Untuk Vegetarian Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: bbcgoodfood
 16 Dec 2019    16:00 WIB
Satu Buah Sehari Mampu Turunkan Resiko Terjadinya Serangan Jantung
Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, mengkonsumsi buah setiap harinya dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Pada penelitian yang mengamati sekitar setengah juta orang di dunia, para peneliti menemukan bahwa hanya dengan mengkonsumsi 1 atau 2 butir buah setiap harinya, maka resiko terjadinya serangan jantung atau stroke dapat menurun hingga 40%. Penelitian yang telah berlangsung selama 7 tahun ini menemukan bahwa orang yang selalu mengkonsumsi buah setiap harinya memiliki resiko penyakit jantung dan stroke yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan orang lainnya. Para penelitian ini, para peneliti membagi para peserta penelitian menjadi 5 kelompok, yaitu: Peserta yang tidak pernah mengkonsumsi buah Peserta yang hanya mengkonsumsi buah sesekali dalam sebulan Peserta yang mengkonsumsi buah selama 1-3 hari setiap minggunya Peserta yang mengkonsumsi buah selama 4-6 hari setiap minggunya Peserta yang mengkonsumsi buah setiap harinya Para peneliti menemukan bahwa semakin sering para peserta mengkonsumsi buah, maka semakin rendah resiko mereka untuk menderita penyakit jantung atau stroke. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi buah setiap harinya memiliki resiko menderita penyakit jantung atau serangan jantung yang lebih rendah (15% lebih rendah) dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengkonsumsi buah. Sementara itu, para peneliti juga menemukan bahwa resiko terjadinya stroke iskemik (jenis stroke yang terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh darah otak) menurun hingga 25% pada orang yang mengkonsumsi buah setiap harinya, sedangkan resiko terjadinya stroke hemoragik (jenis stroke yang terjadi karena adanya perdarahan di dalam kepala) juga menurun hingga 40%. Para peneliti juga menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi buah setiap harinya juga memiliki tekanan darah yang lebih rendah, di mana tekanan darah sistolik lebih rendah 3.4 mmHg dan tekanan diastolik lebih rendah 4.1 mmHg. Pada penelitian ini, para peneliti tidak memeriksa apakah perbaikan keadaan kesehatan ini dipengaruhi oleh seberapa banyak buah yang dimakan oleh masing-masing peserta setiap harinya. Akan tetapi, para peneliti mencatat bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi buah setiap harinya hanya mengkonsumsi 1.5 porsi buah setiap harinya. Penelitian lainnya yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa mengkonsumsi 7 porsi buah dan sayuran dapat menurunkan resiko kematian akibat berbagai penyebab hingga 42%. Penelitian lainnya yang dilakukan di Cina juga menemukan bahwa konsumsi buah dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 451.681 orang yang tidak memiliki riwayat gangguan jantung dan pembuluh darah pada awal penelitian. Setelah diamati selama 7 tahun, sekitar 19.300 peserta penelitian mengalami penyakit jantung dan 19.689 orang mengalami stroke. Para peneliti mencatat bahwa sekitar seperlima (18%) peserta penelitian mengkonsumsi buah setiap harinya dan sekitar 6.3% peserta penelitian tidak pernah mengkonsumsi buah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah segar setiap hari dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk penyakit jantung iskemik dan stroke, terutama stroke hemoragik. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa semakin banyak buah yang Anda konsumsi maka resiko Anda untuk menderita penyakit jantung dan pembuluh darah pun semakin rendah.   Sumber: telegraph
 30 Nov 2019    16:00 WIB
Rasakan Dahsyatnya Buah Leci Yang Imut Dan Manis
Saat udara sedang panas, paling enak minum yang dingin-dingin. Salah satu minuman enak yang bisa dipesan adalah es teh leci. Minuman teh dingin yang dicampur dengan leci, hmmmmm nikmatnya. Leci yang memiliki nama ilmiah Litchi chinensis adalah dalam keluarga soapberry. Buah yang dapat tumbuh di iklim tropis dan subtropis dan berasal dari Cina.   Nilai gizi dari leci Leci mengandung 65 kalori untuk 100 gram leci. Kandungan dalam 100 gram leci adalah karbohidrat 6%, serat 5%, protein 2%. Vitamin yaitu vitamin C 119%, Vitamin B6 5%, riboflavin 4%, asam folat 3%. Mineral yaitu tembaga 7%, kalium 5%, fosfor 3%, mangan 3%.  Selanjutnya, leci merupakan sumber serat makanan, protein, dan sumber yang baik dari proantosianidin dan senyawa polifenol.   Nah ini manfaat kesehatan dari leci: Pencernaan Kadar serat dalam leci membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan memperbaiki konsistensi tinja. Serat membantu gerakan usus lebih lancar dan merangsang gerak peristaltik otot usus halus kecil. Membantu kerja lambung dan cairan pencernaan, sehingga penyerapan nutrisi lebih efisien. Sehingga mengurangi sembelit dan masalah gangguan pencernaan lainnya. Sistem kekebalan tubuh Kadar gizi yang paling signifikan dalam leci adalah vitamin C, dan buah ini memiliki kadar vitamin c yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Vitamin C adalah senyawa antioksidan utama dan dikenal untuk merangsang aktivitas sel-sel darah putih, garis pertahanan utama dari sistem kekebalan tubuh Anda. Mencegah kanker Senyawa polifenol dan proantosianidin yang ditemukan dalam leci sebenarnya bahkan lebih kuat daripada vitamin C dalam menetralisir radikal bebas dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Radikal bebas adalah produk sampingan berbahaya dari metabolisme sel yang dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, gangguan kognitif, dan penuaan dini, dan gangguan kesehatan lain yang tidak diinginkan lainnya. Leci merupakan sumber yang kaya senyawa organik, sehingga dapat dikonsumsi sebagai tindakan pencegahan yang efektif dari berbagai jenis kanker. Menjaga tekanan darah Leci kaya akan kalium, yang berarti dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan, leci juga rendah sodium. Keseimbangan cairan merupakan tidak hanya berpengaruh pada metabolisme namun juga berpengaruh pada tekanan darah. Leci dianggap sebagai vasodilator, yang berarti membantu mengurangi penyempitan pembuluh darah. Dan ternyata kadar kalium pada leci segar 3 kali lipat lebih tinggi dibanding leci segar. Ada begitu banyak manfaat dari buah kecil yang manis ini. Namun harus diperhatikan bahwa kandungan gula dalam leci juga tinggi, sehingga untuk yang mengidap kencing manis usahakan untuk tidak konsumsi secara berlebihan.   Baca juga: Manfaat Jeruk Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang      
 25 Oct 2019    08:00 WIB
Ini 4 Makanan Segar Yang Ternyata Tidak Harus Didinginkan Setelah Dibuka
Kebanyakan orang biasanya setelah membuka makanan dan bila belum habis maka menyimpannya dalam lemari es. Terlebih bila ada tulisan harus didinginkan maka Anda langsung menyimpannya dalam lemari es. Apakah itu berarti semua makanan tesebut harus disimpan dalam lemari es. Ternyata ada beberapa makanan yang justru tidak disarankan untuk didinginkan.   Berikut Makanan Yang Tidak Perlu Dimasukkan Ke Dalam Lemari Es Setelah Dibuka:  1.      Alpukat Sebagian besar waktu ketika kita membeli alpukat biasanya masih keras, ini berarti membutuhkan waktu agar matang dengan baik dan memiliki rasa yang enak. Apabila Anda segera menaruh alpukat di lemari es maka akan menghentikannya dari pematangan, mirip dengan pisang. Sebagai patokan, buah mentah, keras atau berwarna hijau bisa memakan waktu empat sampai lima hari untuk matang pada suhu kamar -sekitar 18-23 derajat celcius. Selain itu hindari terkena sinar matahari langsung. Alpukat matang yang dibeli di toko harus ditaburi dengan jus lemon atau limau, atau zat asam lainnya, kemudian menempatkannya dalam wadah yang kedap udara, atau bungkus plastik yang tertutup rapat. Buahnya bisa disimpan di lemari es selama sehari. 2.      Herbal Segar Sebaiknya hindari mendinginkan herbal segar kecuali jika dibungkus dengan rapat, atau dalam wadah yang rapat dengan udara. Seperti kopi, herbal segar menyerap bau di sekitar mereka, yang membuat rasanya akan berubah, dan malah menjadi kering. Menurut Ger-Nis International, perusahaan yang mengkhususkan diri pada produk pertanian segar menyarankan agar menggunakan herbal dengan cepat dan menyimpannya pada suhu kamar, terutama jika dibeli dari pasar petani. Ini berarti kemungkinan besar herbal tersebut belum didinginkan, jadi menempatkannya di lemari es akan mengejutkan. Tanaman herbal yang baru dipetik harus ditempatkan di segelas air yang akan menambah usia tanaman. 3.      Melon Disarankan untuk menyimpan buah melon di lemari es setelah sudah dibuka, tapi sampai saat itu, yang terbaik adalah menyimpannya pada suhu kamar. Menjaga melon dalam suhu kamar dapat membantu menjaga tingkat antioksidan tetap utuh. 4.      Tomat Makanan ini sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam lemari segera setelah dibeli. Jika mereka dibeli di toko bahan makanan, kemungkinan belum matang yang berarti proses pematangan akan berhenti bila ditaruh dalam lemari es. Tomat yang ditanam di rumah atau dari pasar petani lokal akan menjadi hambar jika ditempatkan di lemari es karena perubahan struktur kimia. Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Food Chemistry mengatakan bahwa mendinginkan tomat mempengaruhi bau dan tekstur dan membuatnya kehilangan keharuman aroma khasnya, yang menyebabkan daging tomat menjadi kasar. Untuk rasa segar, simpan tomat di tempat sejuk yang tidak harus gelap.   Baca juga: 5 Manfaat Jus Sayur Segar   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: medicaldaily
 27 Aug 2019    08:00 WIB
Mana Yang Lebih Sehat, Anggur Merah Atau Anggur Hijau?
Anggur merah dan anggur hijau, rendah kalori, mengandung sekitar 100 kalori per cangkir, dan menyediakan 1,4 gram serat per sajian.   Anggur memiliki rasa yang manis, bergizi, menyegarkan dan mudah di dapat membuatnya populer dan disukai banyak orang. Kemudian mana yang lebih Anda suka? Anggur merah atau anggur hijau?   Berikut Kandungan Gizi Masing-masing Anggur: Kandungan Antihistamin dan Anti-inflamasi Semakin gelap kulit buah anggur, semakin banyak kandungan fitonutrisi. Buah dan sayuran berwarna mengandung sejumlah besar jenis antioksidan yang disebut flavonoid daripada rekan sesama anggur yang kurang berwarna. Satu flavonoid yang disebut kuercetin dapat membantu menstabilkan sel yang melepaskan histamin di tubuh Anda. Karena sifat antihistamin dan anti-inflamasinya, ekstrak kuersetin digunakan untuk mengobati alergi dan, menurut para periset di Universitas Maastricht di Belanda, kandungan ini dapat melindungi terhadap risiko osteoporosis, kanker tertentu dan penyakit paru dan kardiovaskular. Mengobati Gejala Menopause Anggur merah mengandung flavonoid yang disebut resveratrol, yang memiliki struktur kimia yang serupa dengan dietilstilbestrol, estrogen sintetis yang digunakan untuk mengobati gejala menopause. Biokimia dan peneliti biologi molekuler di University of Louisville School of Medicine menemukan bahwa, walaupun resveratrol mungkin berguna sebagai estrogen sintetis, obat ini juga dapat bekerja sebagai antagonis estrogen, bergantung pada jenis sel dan adanya estrogen lainnya. Resveratrol pada anggur merah dapat mengurangi gejala menopause, namun reliabilitasnya masih terus dipelajari. Perlindungan Kanker Seiring dengan resveratrol, komponen lain dalam anggur dapat menawarkan perlindungan terhadap berbagai jenis kanker. Periset percaya bahwa katekin, proanthocyanidins dan stilbenes, semuanya ditemukan dalam anggur merah, dapat membantu mencegah kanker payudara, sedangkan anthocyanin dapat menurunkan risiko kanker usus besar untuk berkembang. Penelitian juga menemukan bahwa anggur merah dapat melindungi terhadap risiko kanker paru-paru. Mangan Jika Anda mencoba untuk meningkatkan asupan mangan Anda, maka Anda bisa konsumsi anggur. Secangkir anggur merah atau hijau memberi Anda 33 persen asupan mangan dari harian yang direkomendasikan, mineral yang membantu mengembangkan tulang dan jaringan ikat yang kuat. Institute of Medicine merekomendasikan agar wanita mendapatkan 1,8 miligram mangan per hari dan pria mendapatkan 2,3 miligram. Orang dewasa yang lebih tua dapat melindungi kepadatan tulang mereka dengan konsumsi anggur.   Melihat kandungan yang ada, bisa dibilang bahwa anggur merah lebih mengandung banyak gizi yang bermanfaat bagi kesehatan.   Baca juga: Manfaat Jus Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthyeating.sfgate
 22 Aug 2019    08:00 WIB
10 Jenis Buah yang Dapat Mencegah Terjadinya Penyakit
Sebagian besar orang pasti sudah mengetahui bahwa mengkonsumsi banyak buah dan sayuran sangat penting untuk menjaga kesehatan. Akan tetapi, berapa banyak dan buah apa saja yang sebenarnya perlu Anda konsumsi untuk tetap sehat? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis buah yang sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.   Buah Delima Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi buah delima dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung dan kanker prostat pada pria. Selain itu, kandungan antioksidan di dalam buah delima dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi atau bahkan mencegahnya. Hal ini dikarenakan antioksidan di dalam buah delima dapat mengatasi kerusakan oksidatif.   Apel Setiap 1 buah apel berukuran sedang mengandung sekitar 17% serat harian, yang dapat membantu menjaga kesehatan usus besar. Apel juga mengandung zat anti alergi. Semakin gelap warna apel, semakin baik karena hal ini berarti semakin banyak antioksidan di dalamnya.   Anggur Anggur merupakan sumber vitamin. Anggur mengandung vitamin A, C, dan B6. Selain dapat membantu menggantikan energi yang hilang, anggur juga dapat membantu tubuh memproduksi lebih banyak glikogen. Anggur juga memiliki indeks glikemik yang tinggi, yang membuatnya cocok menjadi cemilan sesudah berolahraga. Semakin gelap warna anggurnya, semakin banyak energi di dalamnya.   Ceri Ceri atau jus buah ceri dapat membantu mengatasi peradangan di dalam tubuh. Pigmen di dalam buah ceri dan jus ceri memiliki efek yang hampir sama dengan obat anti radang. Bedanya adalah ceri tidak memiliki efek samping. Semakin asam buah cerinya, semakin baik efek mereka untuk mengatasi nyeri. Hal ini dikarenakan buah ceri asam mengandung lebih banyak antosianin 1 dan 2, yang dapat menghambat enzim yang berhubungan dengan proses radang.   Blackberi Sebenarnya berbagai jenis buah beri baik bagi kesehatan Anda. Akan tetapi, karena semakin gelap buah semakin baik mereka bagi kesehatan, maka bluberi dan blackberi menjadi pilihan. Keduanya mengandung nutrisi yang dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan daya ingat. Selain itu, buah beri juga mengandung berbagai antioksidan yang dapat membantu mencegah kanker. Blackberi juga dapat membantu mendorong kolesterol keluar dari saluran pencernaan Anda sebelum diserap ke dalam darah. Seperti halnya buah delima, blackberi juga dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.   Pepaya Mengkonsumsi pepaya dapat membantu mengeluarkan gas dari dalam saluran pencernaan. Selain itu, buah pepaya juga mengandung banyak sekali vitamin C.   Baca juga: 5 Jenis Buah yang Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan Anda   Mangga Mangga mengandung vitamin C 5 kali lebih banyak daripada jeruk dan juga mengandung banyak serat. Kandungan gula di dalam mangga juga akan diserap oleh tubuh lebih lama daripada gula dari buah lainnya, yang baik bagi kadar gula darah Anda.   Pisang Banyaknya kalium di dalam pisang telah diketahui dapat membantu mengatasi kram otot, menjaga kesehatan tulang, dan menjaga tekanan darah Anda.   Jeruk Bali Tahukah Anda bahwa mengkonsumsi jeruk bali secara teratur dapat memberikan efek penekan nafsu makan alami, walaupun hanya sedikit? Konsumsi buah ini juga telah terbukti dapat membantu orang menurunkan berat badannya dalam waktu 2 minggu. Jeruk bali juga telah diketahui dapat membantu menurunkan resiko terjadinya beberapa jenis kanker dan dapat membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, berbagai jenis buah yang mengandung banyak vitamin C seperti jeruk bali, jeruk, dan peach dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma Anda.   Semangka Selain mengandung banyak air, semangka juga mengandung banyak beta karoten dan lycopene yang baik bagi kesehatan jantung Anda. Semangka juga mengandung banyak sitrulin, yang akan diubah menjadi arginine di dalam tubuh. Arginine akan meningkatkan kadar nitrit oksida, yang akan membantu merilekskan pembuluh darah, yang memiliki efek yang sama seperti Viagra. Dengan kata lain, semangka juga dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi dan dapat membantu mencegahnya. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: cheatsheet
 08 Aug 2019    18:00 WIB
7 Makanan Sehat yang Berbahaya Bila Dikonsumsi Secara Berlebihan
Sebagian besar orang tentunya sudah mengetahui bahwa mengkonsumsi gorengan dan makanan manis secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Akan tetapi, mengkonsumsi makanan sehat secara berlebihan ternyata juga berbahaya bagi kesehatan lho. Namun, bukan berarti Anda harus berhenti mengkonsumsi beberapa jenis makanan sehat tersebut, Anda hanya perlu mengurangi jumlah konsumsinya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan sehat yang sebaiknya tidak Anda konsumsi secara berlebihan.   Jeruk dan Tomat Anda harus berhati-hati untuk tidak mengkonsumsi makanan sehat ini secara berlebihan karena kandungan asam yang tinggi di dalamnya. Terlalu banyak mengkonsumsi jeruk atau tomat dapat memicu terjadinya refluks asam lambung, yang bila berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan terjadinya Barrett’s Esophagus, yaitu suatu gangguan di mana tumbuh suatu lesi pre kanker pada dinding kerongkongan. Dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi lebih dari 2 porsi jeruk atau tomat setiap harinya dan hindarilah keduanya bila Anda telah mengalami gejala refluks asam lambung.   Ikan Tuna Kalengan Memang benar bahwa ikan tuna kalengan dapat menjadi isian roti yang nikmat dan juga sehat karena rendah kalori. Akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak tuna kalengan dapat berbahaya karena tingginya kadar merkuri di dalam ikan tuna. Mengkonsumsi merkuri secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan berbicara, berkurangnya koordinasi, dan kelemahan otot. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 3-5 kaleng ikan tuna setiap minggunya.   Air Putih Walaupun air putih sangat penting bagi tubuh dan kesehatan, akan tetapi mengkonsumsi air putih secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya intoksikasi (keracunan) air lho. Intoksikasi air terjadi saat konsumsi air berlebihan melarutkan natrium di dalam tubuh, menyebabkan rendahnya kadar natrium di dalam darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya gangguan fungsi otak dan bahkan kematian. Jadi, berapa banyak konsumsi air putih yang dianggap berbahaya? Tidak ada patokan pasti, akan tetapi intoksikasi air biasanya berbahaya bagi para pelari marathon dan orang yang memaksa dirinya untuk mengkonsumsi banyak air putih. Bila Anda tidak yakin apakah Anda telah mengkonsumsi terlalu banyak air putih atau tidak, periksalah air kemih Anda. Bila air kemih Anda selalu transparan, kurangi konsumsi air putih Anda.   Kedelai Walaupun benar bahwa kacang kedelai dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah saat dikonsumsi dalam jumlah sedang, akan tetapi kedelai juga dapat menghambat proses penyerapan zat besi. Jadi, mengkonsumsi terlalu banyak kedelai dapat menyebabkan terjadinya anemia defisiensi besi. Selain itu, karena kedelai mengandung senyawa seperti estrogen (isoflavon), maka mengkonsumsi kedelai dalam jangka panjang dapat meningkatkan resiko terjadinya hiperplasia endometrium, yaitu dinding rahim membelah lebih cepat daripada biasanya, yang dapat memicu terjadinya kanker rahim. Hingga saat ini sebenarnya belum ada ketentuan khusus mengenai berapa banyak konsumsi kedelai yang masih dianggap dalam batas aman, akan tetapi dianjurkan agar Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 2 porsi kedelai setiap harinya.   Baca juga: Ini Dia Berbagai Jenis Keracunan Makanan...   Bayam Bayam merupakan sayuran hijau yang mengandung banyak protein, serat, dan berbagai jenis vitamin serta mineral. Selain itu, bayam juga mengandung banyak lutein, sejenis karotenoid yang dapat membantu mencegah terjadinya degenerasi makula akibat penuaan. Akan tetapi, bayam juga mengandung banyak oksalat, suatu senyawa yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Oleh karena itu, para penderita batu ginjal sebaiknya tidak mengkonsumsi sayuran ini secara berlebihan.   Kacang Brazil Kacang brazil merupakan sumber protein, serat, asam lemak esensial, dan selenium. Selain itu, kacang enak yang satu ini juga telah diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh mengkonsumsi kacang ini setiap hari karena mengandung sangat banyak selenium, yang dapat menjadi racun bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Mengkonsumsi terlalu banyak kacang brazil dapat menyebabkan kerontokan rambut, kuku rapuh, iritasi kulit, kelainan neurologis, dan pada kasus berat, kematian. Jadi, jangan pernah mengkonsumsi kacang brazil lebih dari 10 hari, terutama bila kacang tersebut masih berada dalam kulitnya.   Protein Hewani Tanpa Lemak Sedang berusaha menurunkan berat badan dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein? Bila ya, maka Anda mungkin harus berhati-hati untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi terlalu banyak protein hewani dapat memicu tubuh menghasilkan hormon seperti insulin yaitu IGF-1, yang akan mempercepat proses penuaan dan meningkatkan resiko terjadinya kanker, terutama kanker payudara.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag