Your browser does not support JavaScript!
 23 Mar 2020    18:00 WIB
Buah dan Sayuran yang Paling Banyak Mengandung Antioksidan
Antioksidan adalah substansi yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat merusak bahkan membunuh sel dalam tubuh kita. Radikal bebas menyebabkan stress oksidatif sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit. Mengkonsumsi makanan sumber antioksidan dapat membantu melindungi tubuh. Kita tahu jika buah dan sayuran memang sehat untuk tubuh dan juga mengandung antioksidan yang tinggi. Buah dan sayuran ini dapat membantu kita melawan bahan-bahan kimia yang masuk ke tubuh kita dan dapat membahayakan kesehatan kita. Berikut merupakan buah dan sayuran yang sangat kaya akan antioksidan dan memaksimalkan kesehatan Anda Berry Buah beri banyak mengandung serat, mineral dan vitamin yang sarat dengan antioksidan. Blueberry, raspberry dan blackberry kaya dengan proanthocyanidins, antioksidan yang dapat membantu mencegah kanker dan penyakit jantung. Selain proanthocyanidins, berr juga mengandung asam ellagic yang akan memperlancar sistem pencernaan. Blueberry juga dapat menunda timbulnya gejala berkaitan dengan usia seperti hilangnya fungsi kognitif. Campurkan berry dengan yoghurt atau tambahkan ke dalam salad dan makan mentah-mentah. BrokoliBrokoli dikenal sebagai sayura yang ramah untuk jantung dan mampu melawan kanker.. Sayuran-sayuran ini mengandung senyawa yang disebut indole-3-carbinol, yang dapat memperkuat saluran pencernaan, mengurangi risiko kanker payudara dan kanker sensitif estrogen lain, seperti kanker indung telur dan leher rahim. LemonLemon berguna dalam mengobati batuk dan sesak nafas. Lemon juga dapat mengobati nyeri ulu hati dan masalah pencernaan lainnya. Selain itu lemon mampu mempertahankan keseimbangan elektrolit tubuh. Kandungan antioksidan dalam lemon berguna untuk mencegah terjadinya penyakit jantung dan kanker. ApelApel diketahui mengandung serat  tinggi yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan kadar gula darah. Apel juga mengandung vitamin C yang mencegah terjadinya anemia karena vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. BayamBayam mengandung 13 jenis asam flavonoid yang akan mencegah terjadinya kanker, penyakit jantung dan osteoporosis.Sumber: healthmeup
 26 Feb 2019    11:00 WIB
Dari Awet Muda Sampai Bebas Kanker, Berikut Manfaat Dari Brokoli
Sayur berwarna hijau dan berbentuk seperti pohon namun dalam ukuran mini memang sayur yang cukup terkenal. Kebanyakan anak-anak memang tidak menyukai sayur yang satu ini. Namun sebelum Anda mengeluarkan makanan yang satu ini dari daftar makanan Anda ataupun menyisihkannya di piring Anda. Sebaiknya Anda tetap mengonsumsi sayur ini karena brokoli memiliki banyak manfaat bagi tubuh Anda. Berikut adalah manfaat kesehatan yang didapat dari brokoli: Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran jenis apapun telah sejak lama dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan nabati seperti brokoli mengurangi risiko obesitas, kencing manis, penyakit jantung dan kematian karena penyakit tesebut. Selain itu brokoli juga mampu menyehatkan kulit dan rambut dan memberikan energi bagi tubuh. Melawan kanker Kanker adalah penyakit yang sampai sekarang masih menjadi momok di masyarakat. Pada dasarnya sel kanker sudah ada dalam tubuh manusia yang mempunyai bakat. Dan bila disertai dengan pola hidup yang tidak sehat, terpapar radiasi menyebabkan risiko kanker meningkat. Oleh karena itu dengan banyak konsumsi sayuran yang mengandung sulforaphane dapat membantu menurunkan risiko kanker seperti kanker paru-paru dan kanker usus besar. Para peneliti telah menemukan bahwa sulforaphane dapat menghambat enzim deacetylase histone (HDAC). Enzim ini diketahui terlibat dalam perkembangan sel-sel kanker. Kemampuan untuk menghentikan enzim HDAC berpotensi kuat menjadi pengobatan kanker di masa depan. Sulforaphane sekarang sedang dipelajari untuk menunda atau menghambat pertumbuhan sel kanker seperti melanoma, kanker esofagus, kanker prostat dan kanker pankreas. Kandungan vitamin lainnya yaitu asam folat yang membantu mengurangi risiko kanker payudara pada wanita. Asupan asam folat juga telah menjanjikan dalam melindungi terhadap kanker usus besar, kanker lambung, kanker pankreas dan kanker leher rahim. Meskipun mekanisme perlindungannya saat ini tidak diketahui, peneliti percaya bahwa efek protektif asam folat memiliki berperan dalam pencegahan mutasi DNA dan RNA yang tidak diinginkan. Meningkatkan kesehatan tulang Kekurangan asupan vitamin K dikaitkan dengan risiko patah tulang. Hanya satu cangkir brokoli memberikan 92 mikrogram vitamin K, lebih dari dari kebutuhan harian Anda. Mengonsumsi vitamin K dalam jumlah yang cukup setiap hari, meningkatkan kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi pembuangan kalsium melalui urin. Selain itu brokoli juga memberikan kontribusi kalsium untuk kebutuhan harian Anda untuk yaitu 43 miligram dalam satu cangkir. Tampak lebih muda Nah siapa yang tidak ingin awet muda, brokoli juga bisa membuat Anda terlihat lebih muda. Kandungan vitamin C dalam brokoli berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar matahari dan polusi, mengurangi keriput dan memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan. Brokoli memberikan 81 miligram vitamin C hanya dalam satu cangkir. Jumlah yang lebih dari cukup kebutuhan dalam sehari Vitamin C memainkan peran penting dalam pembentukan kolagen, sistem pendukung utama kulit. Vitamin A dan vitamin E juga penting untuk kulit tampak sehat, yang keduanya disiapkan oleh brokoli. Memperbaiki pencernaan dan detoksifikasi alami Makan makanan dengan serat alami seperti brokoli dapat mencegah sembelit, mempertahankan saluran pencernaan yang sehat dan menurunkan risiko kanker usus besar. Serat yang cukup membantu mengeluarkan racun dalam tubuh melalui empedu dan feses. Perlindungan dari penyakit kronis Menurut Departemen of Internal Medicine dan Ilmu Program Gizi dari Universitas Kentucky, asupan serat tinggi berkaitan dengan penurunan risiko penyakit seperti penyakit jantung koroner, stroke, darah tinggi, kencing manis, obesitas, dan penyakit pencernaan tertentu. Peningkatan asupan serat juga membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, meningkatkan sensitivitas insulin, dan membantu menurunkan berat badan bagi penderita obesitas. Rincian gizi brokoli Menurut USDA National Nutrient Database, satu cangkir brokoli mentah (sekitar 91 gram) mengandung 31 kalori, 0 gram lemak, 6 gram karbohidrat, 2 gram gula dan 2 gram serat dan 3 gram protein. Hanya satu cangkir brokoli sudah cukup dalam memenuhi kebutuhan harian Anda untuk vitamin C dan vitamin K, dan juga merupakan sumber yang baik dari vitamin A, asam folat dan kalium. Jadi masih berpikir untuk membuang brokoli dari piring Anda??? Baca juga: Pria Yang Anda Cari Harus Memiliki 5 Hal Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: medicalnewstoday
 09 Nov 2018    11:00 WIB
Ajaib Kandungan Brokoli Bisa Bantu Cegah Kanker
Untuk menjadi sehat Kita harus terus memperhatikan pola kehidupan dan juga pola makanan. Salah satu penyakit yang dapat berkembang karena pola hidup yang buruk adalah kanker. Seperti yang kita ketahui penyakit kanker adalah ‘bakat" yang ada dalam tubuh manusia. Namun penyakit ini dapat berkembang karena pola kehidupan yang buruk. Untuk membantu mencegah penyakit kanker ada banyak hal yang harus dilakukan seperti: Melakukan pola hidup yang sehat Melakukan Olahraga yang teratur Makanan yang sehat dan bergizi seimbang setiap hari Salah satu makanan yang dikatakan dapat membantu mencegah kanker yaitu brokoli. Mengapa brokoli? Ternyata brokoli mengandung bahan ajaib yaitu Sulforaphane Apa itu Sulforaphane? Sulfur alami mengandung turunan isotiosianat yang membantu untuk memobilisasi sumber daya alami tubuh manusia yang melawan kanker dan mengurangi risiko kanker. Manfaat Sulforaphane? Beberapa jam setelah masuk ke dalam saluran pencernaan, sulforaphane memasuki aliran darah diedarkan secara luas untuk memicu respon sistem kekebalan terhadap karsinogen. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan banyak sayuran membantu  mengurangi insiden terjadinya kanker. Uji yang dilakukan pada binatang ini telah menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi sayuran hijau dapat mengurangi frekuensi, ukuran, dan jumlah tumor. Sulforaphane menetralkan karsinogen sebelum mereka dapat merusak DNA. Selain itu dikatakan sulforaphane membantu melawan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Tokyo University of Agriculture menunjukkan bahwa orang yang makan sekitar 100 gram tunas brokoli setiap hari selama satu minggu dapat mengurangi kadar kolesterol. Baca juga: 7 Manfaat Teh Hijau Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: myhealing                         
 13 Jan 2015    13:00 WIB
Makanan Apa Saja Yang Rendah Kalori?
Pernah melihat foto-foto lama Anda saat Anda masih langsing dan berharap bisa langsing kembali? Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang kembali ramping memang membutuhkan usaha yang tepat. Tubuh kita terdiri dari 70% air dan 30% sisanya adalah apa yang kita makan.. Sehingga bila Anda ingin mendapatkan berat badan yang ideal lakukan kebiasaan makan yang sehat, berolahraga dan dapatkan berat badan ideal Anda. Oleh karena itu Anda harus mencari tahu makanan yang rendah kalori dan makanan yang rendah lemak untuk membantu mengurangi berat badan. Daftar makanan rendah kalori: Buah-buahan dan sayuran yang tinggi serat akan memberikan semua nutrisi penting. Makanan tersebut rendah kalori sehingga Anda dapat makan dalam jumlah yang lebih banyak namun mengkonsumsi kalori yang tidak berlebihan. Kandungan serat dalam buah-buahan dan sayuran membuat Anda kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama dan menghindari Anda dari rasa lapar yang tidak teratur. Berikut adalah daftar makanan rendah kalori yang dapat Anda tambahkan ke menu diet rendah kalori Anda: Brokoli mengandung 31 kalori setiap cangkir Wortel mengandung 22 kalori untuk setengah cangkir Asparagus mengandung 22 kalori untuk setiap cangkir Kubis mengandung 22 kalori untuk setiap cangkir Selada mengandung 5 kalori untuk setiap cangkir Ubi bit mengandung 37 kalori untuk setengah cangkir Kembang kol 14 kalori untuk setengah cangkir Jamur mengandung 15 kalori untuk setiap cangkir Tomat mengandung 22 kalori untuk satu buah tomat Lobak mengandung 36 kalori untuk setiap cangkir Timun mengandung 20 kalori untuk setiap cangkir Bayam mengandung 7 kalori untuk setiap cangkir Jeruk nipis mengandung 20 kalori untuk setiap cangkir Bawang putih mengandung 4 kalori untuk setiap butir bawang Sumber: stylecraze