Your browser does not support JavaScript!
 05 Jan 2021    13:00 WIB
Tips Mudah Mencukur Bulu Kemaluan
Anda tentu ingin terlihat seksi dihadapan pasangan dan bisa membuat pasangan lebih bergairah. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan seperti menjaga bentuk tubuh, menggunakan wewangian, menggunakan pakaian seksi dan mencukur bulu kemaluan. Ya, sekarang ini semakin banyak pasangan yang berharap pasangannya memiliki rambut kemaluan yang terpotong dengan rapi. Namun cara mencukur bulu kemaluan yang tidak benar dapat membuat iritasi, terlebih daerah intim adalah bagian yang cukup sensitif. Berikut ini adalah tips untuk Anda yang ingin mencukur bulu kemaluan: Gunting terlebih dahulu rambut kemaluan Anda Pisau cukur dirancang untuk mencukur rambut yang cukup pendek. Bila digunakan untuk mencukur rambut yang panjang maka akan cepat tersumbat dan menjadi tumpul. Untuk memangkas rambut kemaluan tersebut, tarik rambut dengan lembut, menjauh dari tubuh dan kemudian potong dengan gunting kecil yang tajam, atau menggunakan alat pemotong rambut (clippers) karena beberapa di antaranya dilengkapi dengan pengaman. Potong hingga Anda mendapatkan rambut yang lebih pendek dari 0,6 cm. Mandi atau berendam dalam air panas Air panas akan membantu melembutkan rambut dan folikel rambut. Langkah ini membuat rambut kemaluan yang kasar menjadi lebih mudah untuk dicukur. Berikan busa untuk menghindari iritasi Gunakan busa, krim atau gel cukur tanpa aroma untuk memberikan busa pada rambut kemaluan Anda. Namun sebelum Anda menggunakan bahan-bahan tersebut usahakan untuk uji alergi bahan-bahan tersebut sebelumnya. Gunakan pisau cukur yang masih baru Semakin baru pisau cukur Anda, semakin baik hasil kerjanya. Pisau cukur yang memiliki  banyak mata pisau, memudahkan dalam mencukur dan lebih aman untuk kulit Anda. Tarik kulit Anda dengan kencang Bila Anda mencukur dengan kulit yang tidak diregangkan dapat melukai diri sendiri. Pisau cukur hanya dapat bekerja dengan baik pada permukaan yang hampir rata. Regangkan kulit Anda dengan kencang menggunakan tangan yang bebas dan pegang dengan kuat. Selain itu cara ini memudahkan untuk melihat daerah yang akan dicukur. Anda bisa mulai mencukur dari bawah pusar Anda Cukurlah dengan perlahan dan lembut Mencukur mengikuti arah tumbuh rambut akan mencegah iritasi dan rambut yang tumbuh ke dalam. Sementara mencukur melawan arah tumbuh rambut akan menyebabkan hasil yang lebih pendek. Namun bila Anda memiliki kulit sangat sensitif, sepertinya harus tetap mencukur mengikuti arah tumbuh rambut, meskipun hal itu akan membuat rambut kemaluan Anda dua kali lebih panjang dari hasil yang Anda inginkan. Jangan berlebihan saat mencukur Cukur sebanyak yang Anda butuhkan untuk menghilangkan bulu di daerah tersebut. Apabila Anda mencukur satu daerah berkali-kali, kemungkinan besar daerah itu akan meradang. Pada tahap awal mencukur, kemungkinan akan timbul benjolan merah dan rasa gatal. Hal ini memang dapat terjadi dan sebaiknya selama beberapa hari Anda jangan menggunakan pakaian dalam terlalu ketat karena bisa menghambat sirkulasi udara. Kenakanlah pakaian dalam yang agak longgar dan terbuat dari katun. Baca juga: 6 Mitos Salah Mengenai Rambut Kemaluan Sumber: wikihow
 31 May 2020    16:00 WIB
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mencukur Bulu Kaki
Mencukur bulu kaki yang tidak diinginkan menggunakan pisau cukur memang terlihat lebih nyaman dibanding harus melakukan waxing. Tetapi saat mencukur menggunakan pisau cukur biasanya menimbulkan gangguan kulit seperti munculnya ruam, iritasi dan pembengkakan. Jika Anda menghadapi permasalahan kulit seperti yang disebutkan diatas setelah mencukur, kemungkinan disebabkan karena kesalahan yang Anda lakukan. Apa saja kesalahan yang sering dilakukan saat mencukur bulu kaki? 1.  Mencukur dalam Keadaan Kulit KeringJangan pernah mencukur dalam keadaan kulit kering kecuali Anda menggunakan alat cukur elektrik. Kelembaban kulit merupakan suatu keharusan untuk memastikan proses mencukur berjalan baik dan sempurna. Mencukur dalam keadaan kulit kering dapat menyebabkan luka dan iritasi yang disebabkan oleh pisau cukur 2.  Tidak Melakukan Exfoliasi Terlebih DahuluProses exfoliasi sangat diperlukan untuk membuang sel kulit yang mati, mengering dan pecah-pecah. Dengan melewati proses exfoliasi sebelum mencukur akan membuat sel kulit mati menumpuk di pisau cukur dan membuat proses pencukuran tidak efektif. Anda harus mencukur ulang dan kemudian mencuci kembali kaku Anda untuk menghilangkan sel kulit mati yang menumpuk 3.  Mencukur ke Arah yang SalahMencukur dengan arah yang salah dapat menimbulkan luka dan iritasi kulit. Secara ideal Anda melakukan proses pencukuran searah pertumbuhan rambut (ke bawah). Hindari melakukan pencukuran ke arah atas jika Anda memiliki kulit yang sensitif 4.  Tidak Memberikan Pelembab Setelah MencukurSalah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah memberikan pelembab pada kulit setelah melakukan pencukuran. Pelembab akan melembutkan kulit dan menghindari iritasi. 5.  Tidak Merawat Luka Akibat MencukurJika Anda mengalami luka setelah mencukur, pastikan Anda merawatnya baik-baik karena luka yang disebabkan oleh pisau cukur dapat menyebabkan infeksi yang meluas. Gunakan kompres air hangat untuk menghindari terjadinya infeksi dan membuat kulit lebih rileks.Sumber: healthmeup
 04 Jan 2020    16:00 WIB
Mencukur Bikin Bulu Tumbuh Makin Lebat
Seringkali Kita mendengar bahwa mencukur bulu akan membuatnya tumbuh makin lebat. Apakah hal ini benar? Menurut Jessica Wu, MD, ahli dermatologi klinis dari University of Southern California Medical School, Los Angeles bahwa mencukur rambut tidak akan mempengaruhi pertumbuhan rambut. "Mencukur rambut yang tumbuh di lapisan kulit tidak akan membuatnya tumbuh lebih gelap atau lebih tebal," kata Jessica. Berdasarkan pada sejumlah yang dilakukan diambil kesimpulan. Studi pada tahun 1920 tentang seberapa cepat bulu Anda tubuh setelah bercukur. Studi pada tahun 1970 juga memperkuat argumen bahwa rutinitas mencukur bulu tubuh berlebih selama seminggu sekali tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut dan tekstur rambut. Menurut Jessica, pendapat mengenai bulu yang tumbuh lebih tebal dan gelap mungkin timbul karena penggunaan pisau cukur yang membuat bulu tidak tercabut dari akar, biasanya pisau cukur hanya memotong bulu di bagian tengah sehingga menghasilkan patahan yang tumpul. Hal inilah yang membuat bulu tampak lebih kasar dan tebal, sementara  itu, jika tercabut dari akarnya, bulu akan tumbuh secara alami dengan ujung bulu rambut yang lembut, sehingga tampaknya lebih tipis. "Yang benar-benar menentukan ketebalan dari folikel rambut adalah ukuran dimana rambut tumbuh," kata Jessica. "Para Melanosit (sel yang memproduksi melanin, pigmen yag mewarnai rambut dan kulit ) adalah yang menyebabkan perbedaan tingkat kegelapan rambut", tambah Jessica Untuk mendapatkan hasil mencukur yang lebih halus, Jessica memberikan beberapa tips, seperti:. Gunakan pisau cukur yang tajam dan bersih, jika perlu ganti dengan pisau baru setiap akan digunakan untuk memastikan ketajaman yang sempurna. Hindari menggunakan pisau cukur yang berkarat. Gunakan gel pelembab atau krim untuk melumasi rambut, sehingga tidak menghasilkan potongan yang kasar. Saat mencukur, bersihkan pisau cukur saat untuk membersihkan sel kulit mati yang dapat menyumbat pisau cukur. Tumpukan bulu akan membuat pisau cukur sulit untuk mencukur lebih rapi. Setelah kulit bebas bulu, jangan lupa untuk selalu menggunakan losion setelah mandi untuk menjaga kelembutan.   Selain itu, Jessica pun merekomendasikan waxing (salah satu metode mencabut rambut dengan memakai sejenis lilin khusus) dan threading (suatu metode untuk menghilangkan bulu pada wajah dengan menggunakan suatu benang katun untuk mencabut bulu tersebut) sebagai metode untuk menghilangkan rambut atau bulu yang mengganggu. Metode ini membuat rambut tercabut dari akar, dan nantinya rambut yang tumbuh lebih halus.  "Namun, jika Anda menginginkan rambut tidak tumbuh lagi, ada elektrolisis (suatu teknik yang digunakan untuk menghancurkan folikel rambut dari akarnya dengan menggunakan arus listrik) yang dapat menghilangkan folikel rambut secara permanen," sarannya. Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Bulu Pada Wajah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: everydayhealth
 12 Aug 2016    11:00 WIB
Tehnik Bercukur: Untuk yang Pertama Kali Melakukannya
Tumbuhnya rambut di wajah atau biasa disebut kumis atau jengkot merupakan tanda seorang pria menjadi dewasa. Berarti juga ini saatnya untuk mulai bercukur. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui saat Anda pertama kali bercukur. Tehnik bercukur memang penting, tetapi lebih penting lagi mengetahui apa yang harus dipersiapkan saat mulai bercukur. Kami akan membantu Anda melewati proses ini Bagaimana memulai bercukur?Saat Anda menyadari adanya pertumbuhan rambut di wajah Anda atau pertumbuhan rambut di sekitar dagu dan bibir atas yang mulai menebal berarti ini saatnya Anda bercukur. Pisau Terdapat dua jenis pisau yang bisa digunaka, pisau cukur elektrik dan pisau cukur sekali pakai. Pisau cukur elektrik tidak dapat memotong rambut wajah Anda sejauh yang bisa dilakukan oleh pisau cukur sekali pakai. Jika Anda menggunakan pisau cukur elektrik maka Anda memerlukan foam pelicin yang akan melembutkan permukaan kulit yang akan dicukur. Pisau cukur sekali pakai lebih sering digunakan karena dapat memotong rambut wajah sampai sedekat mungkin dengan permukaan kulit. Pencukuran selalu dilakukan saat rambut dalam keadaan basah dan searah dengan folikel rambut. Saat melakukan pencukuran dengan pisau cukur sekali pakai, jangan memberikan tekanan berlebihan pada kulit. Lakukan pencukuran dengan lembut dan perlahan agar kulit tidak terluka dan jangan mencukur dengan tergesa-gesa. FoamSebelum Anda mengaplikasikan foam, percikan air ke wajah Anda untuk menstimulasi kulit wajah. Aplikasikan foam atau gel sebanyak yang Anda mau untuk melembutkan kulit. Ratakan foam dengan sikat agar dapat mencukur dengan baik, mencegah kulit terlukadan melembabkan kulit.Setelah selesai mencukur Setelah selesai mencukur, cuci wajah Anda dengan menggunakan sabun dan air. Jangan lupa aplikasikan shaving lotion atau moiturizer untuk mencegah kekeringan pada wajah Anda.Sumber: healthmeup
 09 Oct 2015    12:00 WIB
Ingin Terlihat Muda Meski Usia 50 Tahun???
Usia tua bukan berarti harus terlihat tua. Untuk Anda yang sudah berusia 50 tahun atau keatas. Mungkin sudah mulai timbul tanda-tanda penuaan seperti rambut yang mulai beruban, kantong yang menggantung di bawah wajah Anda. Keriput di wajah makin jelas. Agar Anda tetap terlihat muda, ada loh tips-tips mudah yang dapat diikuti. Ayo disimak 1.   Warnai rambut Anda. Rambut yang mulai memutih akan membuat Anda terlihat lebih tua. Konsultasikan dengan penata rambut profesional dan tanyakan warna rambut apa yang membuat Anda terlihat lebih awet muda dan tidak merusak rambut Anda. 2.  Ubah potongan rambut Anda. Minta pendapat tentang gaya rambut yang akan membuat Anda terlihat lebih muda. Bertambahnya usia akan membuat rambut melemah, biasanya mudah rontok, terlihat rapuh dan tidak sehat, sehingga Anda bisa memotong rambut menjadi pendek, selain terlihat lebih segar dan muda, perawatan rambut pendek biasanya lebih mudah. Selain itu Anda bisa mencoba rambut berponi. Poni dapat membantu menutupi kulit keriput di bagian dahi. Anda bisa memilih gaya poni panjang, poni tipis, atau poni samping. Gaya-gaya poni tersebut akan terlihat lebih baik dibandingkan poni tebal yang rata. 3.  Kenakan kosmetik tipis. Banyak orang berusaha untuk menutupi wajah yang telah menua dengan menggunakan kosmetik yang tebal. Padahal ini adalah cara yang salah. Menggunakan kosmetik tebal justru akan semakin merusak wajah. Terlebih bila Anda tidak membersihkannya dengan benar, Menggunakan kosmetik tipis selain ringan untuk wajah Anda, Anda juga akan terlihat lebih segar dan natural, seperti di bawah ini: Pilihlah lip gloss yang berwarna soft dan nude. Hindari penggunaan lipstik dengan pigmentasi yang berat. Apabila Anda memiliki kerutan pada bibir Anda maka akan terlihat bibir pecah-pecah. Kenakan perona pipi yang cocok dengan warna kulit Anda dan kenakan lebih banyak pada daerah tulang pipi dan bagian luar hidung untuk mengurangi kerutan kulit yang terbentuk karena penuaan. Gunakan perona pipi bubuk, karena perona cair akan sulit untuk dikenakan secara merata dan membuat wajah Anda terlihat tidak alami. Riasan pada bagian mata Anda harus terlihat lembut dan alami, tidak terlihat berlebihan. Anda bisa menggunakan eye shadow atau gunakan eyeliner berbentuk gel. Gunakan sedekat mungkin dengan bulu mata dengan garis yang tipis, tidak tebal. Hindari menggunakan produk-produk yang akan membuat wajah Anda terlihat berkelap-kelip dan berkilauan. 4.  Cukur alis Anda. Cabut atau cukur alis yang terlalu panjang dan rapikan agar indah. Anda juga dapat mencabut uban pada alis Anda atau mengecatnya dengan warna yang sedikit lebih gelap dibanding rambut Anda. Kesalahan yang tidak boleh Anda lakukan adalah dengan mencabut semua alis dan menggambar alis palsu atau membuat tato alis. Hal ini akan menyebabkannya terlihat tidak alami dan bahkan membuat Anda terlihat lebih tua. 5.  Kenakan bulu mata palsu. Bertambahnya usia biasanya akan berefek pada rambut yang ada dikulit, termasuk bulu mata. Bulu mata biasanya akan mudah rontok. Anda bisa menggunakan bulu mata palsu. Namun pilihlah bulu mata palsu yang tidak terlalu tebal. Karena bulu mata palsu yang terlalu tebal justru membuat Anda terlihat lebih tua. Perubahan yang ada pada tubuh sesuai dengan pertambahan usia adalah hal yang wajar dan tidak bisa dihindari. Namun Anda bisa melakukan beberapa hal agar tetap terlihat muda dan segar seperti ulasan di atas. Semoga artikel ini bermanfaat. Baca juga: 5 Makanan yang Dapat Membuat Anda Tampak Lebih Tua Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: nowloss