Your browser does not support JavaScript!
 23 Jul 2020    08:00 WIB
Merasa Berdebar-debar Setelah Minum Kopi? Mengapa Demikian?
Kopi merupakan suatu stimulan karena mengandung kafein yang dapat membuat Anda lebih bersemangat, tidak mengantuk, dan meningkatkan fungsi otak serta tubuh Anda di pagi hari. Seperti halnya semua stimulan, kafein dapat mempengaruhi jantung, otak, dan otot-otot tubuh Anda.  Mengkonsumsi terlalu banyak kopi atau mengkonsumsi kopi pada waktu yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah jantung terasa berdebar-debar akibat peningkatan denyut jantung. Kafein di dalam kopi dapat memicu sistem saraf simpatik yang merupakan pengendali respon "fight" atau "flight" tubuh, yang dapat bereaksi dengan cara melepaskan sejumlah energi pada otot, meningkatkan kewaspadaan mental, dan meningkatkan aliran darah yang menuju pada anggota gerak tubuh dengan cara meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.  Pada sebagian besar kasus, efek ini hanya menyebabkan suatu perubahan kecil, akan tetapi kadangkala dapat terjadi gangguan irama jantung yang membuat Anda merasa berdebar-debar karena adanya peningkatan denyut jantung. Pada keadaan normal, Anda mungkin tidak akan menyadari denyut jantung Anda, kecuali saat Anda sedang berolahraga. Merasa jantung Anda berdebar lebih cepat atau bahkan tidak teratur dapat membuat Anda merasa cemas dan khawatir. Walaupun sebagian besar kasus tidak berbahaya, akan tetapi bila hal ini terjadi berulang kali, maka Anda mungkin harus memeriksakan keadaan jantung Anda pada dokter. Peningkatan denyut jantung dapat disebabkan oleh berbagai stimulan. Mengkonsumsi kafein berlebihan merupakan salah satu hal yang sering menyebabkan jantung terasa berdebar-debar. Bahkan, beberapa orang merasakan peningkatan denyut jantung walau hanya mengkonsumsi sedikit kafein. Satu gelas kopi mengandung sekitar 100-200 mg kafein. Mengkonsumsi lebih dari 500 mg kafein setiap harinya dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala, badan terasa gemetar, dan peningkatan denyut jantung. Selain kopi, kafein juga dapat ditemukan pada teh hitam, teh hijau, teh putih, minuman bersoda, minuman energi, coklat, dan beberapa jenis obat-obatan; terutama obat yang digunakan untuk mencegah rasa kantuk. Berbagai penyebab lain dari peningkatan denyut jantung adalah anemia, tekanan darah rendah, tekanan darah tinggi, stress, dan demam.   Kapan Hubungi Dokter? Peningkatan denyut jantung yang tidak berbahaya biasanya hanya terjadi satu kali dan tidak berulang. Jika Anda mengkonsumsi terlalu banyak kopi atau lebih dari biasanya dan merasa bahwa denyut jantung Anda meningkat, maka denyut jantung Anda biasanya akan kembali normal dalam waktu beberapa menit. Segera hubungi dokter Anda bila peningkatan denyut jantung berlangsung dalam waktu lama atau terjadi berulang kali. Hal ini dapat merupakan gejala adanya gangguan jantung. Selain itu, segera cari pertolongan medis bila Anda merasa nyeri atau mati rasa pada lengan, dada terasa seperti tertekan, nyeri ulu hati yang terjadi bersamaan dengan peningkatan denyut jantung.  Baca juga: Apakah Kopi Dapat Menyebabkan Sembelit? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthyeating.sfgate
 24 Jan 2020    16:00 WIB
Kapan Sebaiknya Anda Mulai Memberikan Makanan Padat Untuk Bayi Anda?
Makanan bayi dianjurkan untuk diberikan saat ASI atau susu formula sudah tidak cukup untuk memuaskan rasa lapar anak. Meskipun makanan yang diberikan bergizi, namun makanan bayi tetap harus dilengkapi dengan ASI dan atau susu formula. ASI harus diberi sebagai sumber utama nutrisi sampai bayi berusia 12 bulan. Masa keemasan pertumbuhan bayi terjadi pada tahun pertama dan tubuh bayi membutuhkan nutrisi dan kalori yang cukup untuk membantu proses tersebut. Bayi belajar makan makanan padat secara alami dan bertahap. Jangan terburu-buru untuk melakukan perubahan tersebut. Dalam 6 bulan pertama atau lebih, ASI menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi. Pada sekitar usia 6 sampai 8 bulan, bayi masih lapar meski sudah diberikan ASI. Sehingga sebaiknya pada usia ini bayi mulai diberikan makanan padat. Bubur sayuran dan buah-buahan, sereal tumbuk adalah contoh dari makanan semi-padat untuk bayi. Bayi memiliki gigi untuk memotong atau menghancurkan potongan-potongan makanan, tetapi belum memiliki geraham sehingga membuatnya sulit untuk menggiling makanan padat. Oleh karena itu, orang tua harus berhati-hati dalam menghancurkan makanan bayi sehingga bayi Anda dapat memakannya dengan baik.   Saat bayi mulai bisa duduk tanpa bantuan atau mulai menunjukkan minat kepada makanan yang lain dari yang dimakan itu adalah tanda bahwa ia sudah siap diberi makan makanan padat. Mulailah dengan buah atau sayuran atau sereal, sambil mengenalkan beberapa jenis makanan baru. Dengan cara ini, Anda akan dapat mengidentifikasi sumber alergi apabila terjadi reaksi alergi. Catatan kesehatan WHO merekomendasikan bahwa bayi menerima ASI eksklusif selama enam bulan pertama dalam hidupnya untuk mencapai pertumbuhan perkembangan tubuh dan kesehatan yang optimal. Pada usia enam bulan bayi sudah siap untuk diberikan makanan pendamping. Pengenalan awal makanan padat pada bayi dapat memuaskan rasa lapar bayi sehingga bayi menjadi kurang dalam minum ASI akibatnya bayi sering kurang gizi. Penyerapan zat besi dari ASI menurun di usus kecil bayi saat susu diberikan dengan tambahan makanan lain. Oleh karena itu, penggunaan awal makanan pendamping dapat menyebabkan kekurangan zat besi dan anemia. Sumber: medindia
 12 Nov 2019    11:00 WIB
Gejala Anemia yang Anda Perlu Perhatikan
Anemia adalah suatu kondisi medis dimana sel darah merah mengalami penurunan jumlah dan menyebabkan peredaran oksigen ke jaringan tubuh menjadi tidak efisien. Kekurangan oksigen ini membuat seseorang merasa kelelahan. Apakah Anda menduga Anda sendiri atau keluarga Anda menderita anemia? Untuk mengetahuinya Anda harus mengetahui beberapa gejala dari anemia. Jika Anda menjawab "ya" untuk beberapa gejala dibawah ini, maka Anda membutuhkan bantuan medis segera. Gejala-gejalanya adalah:1.  Pusing2.  Badan pegal-pegal3.  Kulit pucat4.  Irama jantung tidak teratur5.  Nyeri dada6.  Sakit kepala7.  Telapak tangan dan kaki dingin8.  Kekurangan energi9.  Nafas pendek-pendek10.  Kram, khususnya di kaki11.  Kesulitan berkonsentrasi12.  Insomnia13.  Demensia Bentuk spesifik dari anemia dapat berbeda satu orang dengan yang lain. Sebagai contoh, seseorang yang menderita anemia karena kekurangan zat besi cenderung akan merasa lapar akan rasa yang aneh seperti pasir, kertas atau es. Sebaliknya pada orang dengan orang yang menderita kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan halusinasi, skizofrenia dan kesulitan berjalan. Anemia dapat mempengaruhi jenis kelamin dengan cara yang berbeda. Pada beberapa wanita yang menderita anemia cenderung akan mengalami kesulitan saat menjelang masa menstruasi atau PMS. Saat PMS penderita anemia akan merasakan aliran darah yang lebih cepat dan banyak dan terus menerus merasa kelelahan. Wanita yang merencanakan untuk hamil harus berhati-hati karena anemia sering menyerang pada masa kehamilan. Anemia juga dapat memengaruhi janin.Sumber: magforwomen
 30 Oct 2019    11:00 WIB
Kenali Tanda Awal Glaukoma Pada Mata
Glaukoma merupakan suatu gangguan mata yang mengenai sel-sel saraf mata. Jika tidak segera ditangani, glaucoma dapat menyebabkan hilangnya penglihatan (kebutaan). Terdapat dua jenis glaucoma, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup. Penderita glaukoma dapat mengalami gejala yang berbeda-beda. Faktor ResikoTerdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya glaukoma, yaitu:•    Menderita diabetes•    Pernah mengalami cedera mata sebelumnya•    Tekanan yang tinggi di dalam mata•    Rabun jauh •    Tekanan darah tinggi•    Usia•    Rabun dekat•    Penggunaan obat golongan steroid•    Anemia berat•    Kornea yang tipisPenyebabSalah satu penyebab glaukoma adalah gangguan aliran cairan mata. Beberapa hal lainnya yang juga dapat menyebabkan terjadinya glaukoma adalah:•    Peningkatan tekanan di dalam mata•    Peradangan mata•    Cedera mata•    Penggunaan obat golongan kortikosteroid•    Pembentukan pembuluh darah abnormal pada mataGejalaPenderita glaukoma sudut terbuka biasanya tidak mengalami gejala apapun dan gejala biasanya baru mulai timbul saat penyakit telah mencapai tahap lanjut. Glaukoma biasanya berkembang secara perlahan dan biasanya tidak disadari dan menyebabkan hilangnya penglihatan.Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa tanda awal glaukoma di bawah ini, yaitu:•    Penglihatan kabur•    Mual atau muntah•    Hilangnya penglihatan secara mendadak•    Nyeri hebat di kepala dan mata•    Melihat gambaran pelangi di sekitar cahya Gejala lainnya yang juga dapat ditemukan adalah mata merah, adanya bintik buta pada lapang pandang. Mengalami berbagai gejala di atas bukan berarti anda pasti menderita glaukoma. Beberpaa penderita glaukoma tidak menunjukkan gejala apapun selain peningkatan tekanan di dalam mata. Periksakanlah mata anda untuk mengetahuinya secara pasti. Baca juga: Kebiasann Yang Merusak MataIngin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.Sumber: newsmaxhealth
 22 Oct 2019    16:00 WIB
Ini Dia Fobia Aneh Terhadap Makanan!
Menurut the American Psychiatric Association, fobia merupakan suatu ketakutan yang berlebihan dan tidak wajar terhadap suatu benda atau situasi. Anda mungkin sudah sering mendengar berbagai jenis fobia, misalnya fobia terhadap ketinggian atau terhadap binatang. Keduanya merupakan jenis fobia yang tidak akan membahayakan jiwa, walaupun akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Akan tetapi, salah satu jenis fobia, cibofobia atau fobia terhadap makanan, dapat sangat membatasi aktivitas fisik seseorang dan bahkan menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan. Seseorang yang mengalami fobia terhadap makanan biasanya tidak menyukai atau takut pada bentuk, bau, dan rasa dari makanan tersebut. Mereka biasanya tidak akan mengkonsumsi makanan tersebut dan justru kabur setiap kali melihat makanan tersebut. Alektorofobia, merupakan salah satu jenis fobia makanan di mana penderitanya takut dengan ayam dan berbagai hal yang berkaitan dengannya seperti telur, bulu, bahkan bangkai ayam. Dalam beberapa kasus, mendengar kata ayam saja dapat membuat sang penderita sangat ketakutan. Selain ayam, ada juga orang yang menderita fobia terhadap beras atau nasi karena bentuknya yang kecil dan dirasa menggelikan. Penderita biasanya tidak pernah mengkonsumsi nasi dan lebih memilih berbagai jenis sumber karbohidrat lainnya seperti mie atau kentang. Akan tetapi, tidak semua penderita fobia makanan memiliki ketakutan yang sama akan suatu makanan. Beberapa orang penderita mungkin takut terhadap berbagai jenis makanan yang mudah rusak seperti mayonnaise, sedangkan yang lainnya mungkin akan merasa takut untuk mencoba berbagai jenis makanan baru. Penderita mungkin akan merasa mual atau bahkan muntah saat mencoba suatu makanan baru. Sementara itu, beberapa orang lainnya mungkin takut untuk memasak suatu makanan atau takut mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak oleh dirinya sendiri karena takut diracuni. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis fobia makanan yang unik dan mungkin tidak disadari oleh sang penderita itu sendiri.   Takut Mencoba Makanan Baru Anak-anak kecil kadangkala memang memiliki ketakutan untuk mencoba berbagai jenis makanan baru. Akan tetapi, pada beberapa anak, ketakutan ini akan terus berlanjut hingga mereka dewasa sehingga mereka pun biasanya memiliki pola makan yang sangat ketat, di mana mereka biasanya hanya akan mengkonsumsi makanan yang sama setiap harinya.   Takut Memasak Megeirkofobia adalah ketakutan untuk memasak bagi orang lain. Penderita biasanya takut bahwa masakannya kurang menarik, kurang enak, atau kurang matang. Penderita lainnya mungkin takut memasak karena takut melukai dirinya sendiri saat memasak.   Takut Mual atau Muntah Beberapa orang merasa khawatir bahwa mereka akan merasa mual atau muntah bila mereka mengkonsumsi suatu jenis makanan tertentu. Mereka mungkin hanya akan mengkonsumsi makanan lunak atau makanan yang telah mereka siapkan sendiri. Ketakutan ini dikarenakan mereka khawatir bahwa masakan yang disediakan tidak dimasak dengan baik, atau terlalu pedas, atau dapat mengganggu sistem pencernaannya. Penderita biasanya tidak  mau makan di luar atau bahkan tidak akan makan bila ada orang lain di sekitarnya. Ketakutan ini kadang akan membuat penderita tidak dapat menelan atau bahkan merasa ada suatu benjolan di tenggorokannya.   Baca Juga: 10 Jenis Fobia Ekstrim dan Aneh   Salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada seorang penderita fobia makanan adalah penderita biasanya cukup pemilih dalam hal makanan. Ia akan dengan teliti memeriksa komposisi suatu makanan untuk mengetahui bahan apa saja yang ada di dalam makanan tersebut. Beberapa gejala lainnya yang dapat ditemukan adalah: Pusing Keringat berlebihan Mual Merasa sesak napas Berdebar-debar Gemetar Mengalami suatu serangan panik, seperti merasa mereka akan menjadi gila atau mati bila mengkonsumsi suatu jenis makanan   Seperti halnya fobia lainnya, fobia terhadap makanan juga dapat disembuhkan dengan melakukan terapi yang dibantu oleh seorang tenaga ahli seperti seorang psikolog atau psikiater. Salah satu terapi yang dianggap dapat sangat membantu seorang penderita fobia adalah dengan terapi paparan atau desensitisasi. Pada terapi ini, penderita biasanya akan diminta untuk menjelaskan apa sebenarnya ketakutan yang mereka rasakan saat melihat makanan yang tidak disukainya tersebut, di mana makanan tersebut akan diletakkan di hadapannya. Setelah itu, penderita biasanya akan diminta untuk berkonsultasi dengan seorang ahli gizi, di mana mereka akan diminta untuk mencoba makanan tersebut sendiri kemudian di rumah dan akhirnya di depan umum.   Apa Sebenarnya Bahaya dari Fobia Makanan? Agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka setiap orang perlu mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Jadi, saat seseorang menghindari suatu jenis makanan tertentu, maka mereka pun secara tidak langsung akan mengeliminasi berbagai jenis nutrisi yang terdapat di dalam makanan tersebut, yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Hal ini dapat membuat penderita mengalami berbagai gejala malnutrisi seperti merasa sangat lelah, pusing, dan mengalami penurunan berat badan. Bila malnutrisi terus berlangsung untuk waktu yang cukup lama, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya beberapa gejala lainnya seperti: Rambut rontok Anemia Tekanan darah rendah Tulang rapuh Gagal ginjal Berbagai gangguan kesehatan lainnya Pada anak-anak, malnutrisi dapat membuat seorang anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Sumber: healthcentral
 08 Jul 2019    11:00 WIB
Cegah Anemia Dengan Mengkonsumsi 10 Makanan Ini
Anemia merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi, terutama pada wanita. Anemia terjadi saat jumlah sel darah merah di dalam tubuh terlalu rendah dan kadar hemoglobin di dalam darah lebih rendah daripada normal. Sel darah merah dan hemoglobin merupakan 2 hal yang dibutuhkan untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh bagian tubuh anda. Berbagai hal yang dapat menyebabkan terjadinya anemia adalah kekurangan zat besi, kekurangan vitamin B12, kekurangan asam folat, kehilangan banyak darah, infeksi cacing pada usus dan lambung, dan menyusui. Mengkonsumsi diet sehat dan seimbang dapat mencegah terjadinya anemia dan mencukupi kebutuhan nutrisi anda. Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu mencegah terjadinya anemia.1.  KedelaiSemua jenis kacang-kacangan merupakan sumber zat besi (jenis non heme) yang dapat membantu meningkatkan kadar zat besi anda bila diolah dengan benar. Kacang-kacangan mengandung asam fitat yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Cara terbaik untuk mengurangi kandungan asam fitat di dalamnya adalah dengan merendam kacang di dalam air hangat selama semalam sebelum memasaknya.Kedelai merupakan jenis kacang yang mengandung zat besi paling tinggi. Selain itu, kedelai juga mengandung protein yang cukup tinggi dan rendah lemak yang dapat membantu mengatasi anemia. 2.  Roti GandumGandum juga mengandung zat besi yang dapat membantu mencukupi kebutuhan zat besi harian anda. Walaupun gandum juga mengandung asam fitat, akan tetapi proses fermentasi saat pembuatan roti membuat kandungan asam fitat di dalamnya berkurang. Satu potong roti gandum telah dapat memenuhi sekitar 6% kebutuhan zat besi harian anda.3.  OatmealOatmeal juga mengandung zat besi dan asam fitat. Belilah oatmeal yang telah diperkaya oleh zat besi. Menurut USDA Nutrient Database, segelas oatmeal yang telah diperkaya dengan zat besi dapat memenuhi sekitar 60% kebutuhan zat besi harian anda. Selain itu, oatmeal yang diperkaya oleh zat besi biasanya juga mengandung vitamin B12 dan vitamin B lainnya.4.  Daging MerahDaging merah seperti daging sapi dan daging babi juga mengandung zat besi (jenis heme) yang lebih mudah diserap oleh tubuh daripada zat besi yang terdapat pada tumbuhan (jenis non heme). Hati hewan merupakan salah satu sumber terbaik untuk meningkatkan kadar zat besi dan vitamin B di dalam tubuh anda. Menurut USDA, hati sapi dapat memenuhi lebih dari 600% kebutuhan zat besi dan vitamin B12 harian anda.5.  TelurBerbagai jenis makanan yang mengandung banyak antioksidan dan protein seperti telor dapat membantu mencukupi kebutuhan vitamin yang hilang akibat anemia. Satu butir telur besar mengandung sekitar 1 mg zat besi yang dapat memenuhi sekitar 7% kebutuhan zat besi harian pada wanita dan 11% kebutuhan zat besi harian pada pria.Penyerapan zat besi meningkat bila disertai dengan konsumsi asam askorbat (vitamin C), oleh karena itu konsumsilah telur anda bersama dengan segelas jus jeruk. Mengkonsumsi telur secara teratur juga baik bagi kesehatan tulang dan persendian anda.6.  Selai KacangDua sendok makan selai kacang mengandung 0.6 mg zat besi. Pria dewasa membutuhkan sekitar 8 mg zat besi setiap harinya dan wanita dewasa membutuhkan sekitar 18 mg zat besi setiap harinya. 7.  BayamSayuran berdaun hijau seperti bayam merupakan sumber zat besi dan vitamin C. Selain itu, bayam juga mengandung serat, vitamin A, vitamin B9, vitamin C, vitamin E, kalsium, dan beta karoten.Setengah gelas bayam rebus mengandung 3.2 mg zat besi. Berbagai sayuran berdaun hijau lainnya yang juga bermanfaat bagi penderita anemia adalah selada, seledri, brokoli, dan selada air.8.  TomatTomat mengandung vitamin C yang dapat membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan. Konsumsilah segelas jus tomat segar setidaknya satu kali sehari. Hindari konsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi yang dapat mengganggu penyerapan zat besi. Selain itu, tomat juga mengandung beta karoten dan vitamin E yang dapat meningkatkan kesehatan kulit dan rambut anda.9.  Buah DelimaBuah delima mengandung vitamin C, zat besi, vitamin A, vitamin E, serat, dan kalium. Buah delima dapat membantu memperlancar aliran darah di dalam tubuh anda dan mengurangi berbagai gejala anemia.10.  BitKandungan nutrisi dan zat besi di dalam bit dapat membantu mengembalikan dan mengaktifkan kembali sel darah merah, sehingga dapat meningkatkan suplai oksigen bagi seluruh tubuh anda. Sumber: top10homeremedies
 18 Mar 2019    08:00 WIB
Manfaat Kismis Untuk Kesehatan
Banyak orang yang sudah peduli akan kesehatan mulai mengkonsumsi kismis sebagai pemanis pengganti gula, dengan tujuan mengurangi asupan gula. Kismis merupakan jenis kudapan yang menyehatkan dan banyak digunakan oleh berbagai jenis makanan sebagai topping. Ternyata kismis selain memiliki rasa manis juga mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah manfaat kismis untuk kesehatan. KonstipasiSetelah kismis diserap oleh tubuh, serat didalam kismis akan mengembang sehingga dapat mengatasi masalah konstipasi atau kesulitan buang air besar. Mengurangi asam lambungKismis dapat mencegah munculnya kondisi asidosis di saluran pencernaan. Asidosis adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan asam didalam tubuh. Kandungan potasium dan magnesium didalam kismis dapat menetralisisr asam yang terbentuk di saluran cerna Peningkatan berat badanJika Anda sedang mencari jenis makanan yang dapat meningkatkan berat badan secara sehat, maka kismis adalah pilihan yang tepat. Kismis dilengkapi oleh fruktosa dan glukosa yang dapat meningkatkan energi didalam tubuh. AnemiaKismis juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi sehingga baik dikonsumsi oleh mereka yang mengidap anemia. Peningkatan nafsu seksualKismis juga salah satu jenis makanan afrodisiak yang dapat meningkatkan libido dan membangkitkan gairah Kesehatan tulangKismis mengandung mineral boron yang merupakan komponen penting dalam pembentukan tulang dan juga dalam penyerapan kalsium tulang Kesehatan mataKandungan antioksidan didalam kismis dapat melindungi mata Anda dari penurunan ketajaman penglihatan.Sumber: healthmeup
 14 Feb 2019    16:00 WIB
Segudang Manfaat Kacang Polong Untuk Tubuh
Kacang polong merupakan makanan yang kaya akan vitamin A, B1, B6, C dan K yang dapat membantu melawan osteoporosis dan berguna untuk membangun tulan yang kuat. Kacang polong kaya akan serat dan rendah kalori dan tidak memiliki kandungan lemak. Kacang polong merupakan salah satu jenis sayuran yang kaya protein dan mengandung antioksidan, yang dapat melawan efek-efek penuaan. Pada artikel ini kita akan membahas manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari sayuran yang kecil ini. Kebanyakan orang tidak tahu jika kacang polong kaya vitamin B kompleks, yang membantu metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Selain itu kacang polong merupakan sumber zat besi, jadi jika Anda menderita anemia, masukkan kacang polong dalam menu diet Anda. Kacang polong juga dapat memperbaiki kesehatan jantung dan pembuluh darah karena dapar mencegah munculnya plak-plak di pembuluh darah. Karena kacang polong juga mengandung vitamin K, maka kacang polong ini dapat mencegah munculnya stroke. Jika Anda ingin memperbaiki kesehatan tulang Anda, makanlah kacang polong karena kacang polong mengandung vitamin K1 yang dapat mengaktifasi protein non-kolagen dan mempertahankan kalsium dalam tulang. Kacang polong juga kaya akan asam folat, yang baik untuk kekuatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis. Kandungan vitamin C dalam kacang polong juga dapat mencegah kanker ovarium dan kanker pankreas, selain itu dapat meningkatkan imunitas tubuh. Kacang polong kaya akan serat, yang membantu proses pembersihan saluran pencernaan Anda sehingga bersih dari toksin dan zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker usus. Jadi jika Anda ingin lebih sehat lagi, masukkan kacang polong dalam menu diet Anda, minimal tiga kali seminggu.   Sumber: healthmeup