Your browser does not support JavaScript!
 09 Jul 2020    16:00 WIB
Pelukan Hangat Untuk Anak Memberikan Efek Bahagia Dan Sehat
Setiap orang tua pasti ingin melihat anak mereka sehat dan selalu bahagia, sehingga mereka akan melakukan apa saja untuk membuat mereka bahagia. Salah satu cara untuk membuat anak Anda menjadi lebih sehat dan bahagia tidak harus dengan cara yang sulit. Anda bisa memulainya dengan cara yang sangat mudah. Cara apakah itu? Caranya adalah dengan memeluknya. Cara ini sangat mudah untuk dilakukan dan tentunya sangat menyenangkan. Ketika Anda memeluk seseorang rasanya akan memberikan kekuatan, meningkatkan kesehatan- dan merangsang hormon pertumbuhan, yang sangat bermanfaat bagi anak Anda. Sebuah pelukan adalah semua yang Anda butuhkan untuk merangsang pertumbuhan anak melalui reaksi biokimia dan fisiologis dalam tubuh untuk meningkatkan kesehatan, menenangkan sistem saraf dan merangsang emosi positif. Berikut adalah manfaat dari pelukan untuk anak: 1.      Membuat Mereka Bahagia Berpelukan erat dengan anak akan membantu melepaskan "hormon bahagia" atau oksitosin. Hormon ini meningkatkan ikatan yang kuat, kepercayaan, kenyamanan, keamanan dan pengabdian. Semakin lama memeluk, efek yang diberikan akan lebih baik. Bahkan ketika Anda yang sangat sibuk pastikan pelukan Anda berlangsung setidaknya 6 detik, namun pelukan yang lebih lama sekitar 20 detik akan memberikan hasil yang lebih baik. 2.      Membuat Tidur Anak Lebih Nyenyak Jika Anda memeluk anak Anda selama beberapa menit sebelum mereka tertidur, Anda dapat memastikan tidur yang lebi baik untuk dia dan diri Anda sendiri. Memeluk akan menenangkan dan memiliki efek terapi yang membantu tidur anak yang lebih nyenyak. 3.      Mengurangi Stres Hal ini berlaku untuk kedua orang tua dan anak-anak. Saat Anda merasa hidup Anda penuh dengan masalah, merasa lelah. Saat pulang kerja segeralah peluk anak Anda, maka semua rasa lelah dan beban pikiran yang menganggu akan hilang semua. Hal ini dikarenakan saat Anda memeluk anak maka kadar hormon kortisol atau hormon stres menurun sehingga Anda dan anak akan merasa lebih rileks dan  aman. 4.      Membuat Anak Menjadi Lebih Percaya Diri Sebuah pelukan dari keluarga akan meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri anak, cara ini akan membantu dia menjaga kesehatan emosional yang optimal. Sebuah pelukan akan melawan rasa kesepian, rasa tidak aman, membuat anak merasa dihargai dan dicintai. Hal ini juga mengaktifkan Solar Plexus Chakra, pusat energi yang memegang kunci untuk harga diri dan kepercayaan diri seseorang. 5.      Meningkatkan Kekebalan Tubuh Pelukan dan dekapan dari hati dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan meningkatkan produksi sel darah putih dengan merangsang kelenjar thymus. Hal ini akan membantu untuk menjaga anak Anda selalu sehat dan bebas dari penyakit! 6.      Mengangkat Mood Anak Sebuah pelukan akan merangsang dopamin, yang dikenal sebagai hormon kesenangan, ditambah dengan serotonin yang mengirimkan gelombang kenikmatan secara instan dalam tubuh dan meningkatkan mood. Seorang anak yang rewel dapat dengan mudah ditangani dengan pelukan erat selama beberapa menit! 7.      Mengekspresikan Cinta Anda Mungkin Anda mungkin tidak harus selalu mengatakan "I love you" kepada anak Anda, tetapi pelukan yang diberikan merupakan cara untuk mengekspresikan cinta Anda tanpa kata-kata dan membuat anak Anda merasa dekat dengan Anda. Penelitian mengatakan bahwa keluarga yang mengekspresikan kasih sayang terhadap satu sama lain dengan beberapa cara yang 47% lebih mungkin untuk lebih akrab. 8.      Membantu Untuk Menyembuhkan Penyakit Apakah Anda tahu bahwa pelukan membantu menyembuhkan penyakit? Hal ini dikaitkan dengan pelepasan hormon oksitosin. Untuk alasan ini, orang tua dari bayi prematur didorong untuk memiliki sentuhan kulit dengan kulit untuk membantu mereka tumbuh dan berkembang. Alasan ini dianjurkan oleh para ahli yang juga menemukan bahwa seorang ibu yang baru melahirkan akan sembuh lebih cepat setelah melahirkan jika dia dekat bayinya. Betapa banyak manfaat yang didapat dari memeluk anak Anda. Jadi tunggu apa lagi segera peluk anak Anda dan dapatkan manfaatnya. Anda harus memberikan 12 pelukan dalam sehari untuk mendapat manfaat diatas. Baca juga: Menjaga Kesehatan Gigi Anak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 06 Jul 2020    16:00 WIB
Anak Sering Kurang Tidur? Tingkatkan Resiko Obesitas Saat Dewasa!
Kurang tidur tidak hanya dapat mengganggu prestasi sekolah anak Anda, tetapi juga dapat meningkatkan resiko obesitas saat mereka dewasa nanti. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar lebih dari 10.000 orang Amerika, yang berusia antara 16-21 tahun, di mana sekitar seperlimanya hanya memiliki waktu tidur kurang dari 6 jam setiap malamnya saat mereka berusia 16 tahun.   Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta penelitian ini memiliki resiko mengalami obesitas yang lebih tinggi (sekitar 20% lebih tinggi) saat mereka berusia 21 tahun dibandingkan dengan orang lain yang memiliki waktu tidur lebih dari 8 jam setiap malamnya saat mereka berusia 16 tahun.   Walaupun kurang olahraga dan menghabiskan terlalu banyak waktu menonton televisi juga merupakan salah satu faktor resiko terjadinya obesitas, akan tetapi para peneliti menemukan bahwa keduanya tampaknya tidak turut berperan dalam hubungan antara kurang tidur dan obesitas.   Saat Anda telah menjadi orang dewasa dan mengalami obesitas, maka akan lebih sulit bagi Anda untuk menurunkan berat badan dan menjaga berat badan Anda tetap ideal. Sedangkan, semakin lama Anda mengalami obesitas, maka semakin besar resiko Anda mengalami berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.   Tidur yang cukup tidak hanya membuat anak Anda dapat berkonsentrasi dan belajar dengan lebih baik di sekolah, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat. Menurut CDC, seorang remaja sebaiknya memiliki waktu tidur sebanyak 9-10 jam setiap malamnya.   Rasa kantuk dan lelah di siang hari telah banyak diketahui berhubungan dengan apa dan bagaimana pola makan seseorang. Kurang tidur dapat membuat Anda ingin mengkonsumsi suatu makanan tertentu (kurang tidur menyebabkan seseorang lebih ingin mengkonsumsi makanan tinggi lemak) dan mengubah nafsu makan Anda (meningkat).     Sumber: newsmaxhealth
 04 Jul 2020    16:00 WIB
Mengapa Vaksinasi Pada Anak Itu Penting?
Mungkin Anda sering mendengar pentingnya melakukan vaksinasi pada anak, vaksin tidak hanya diberikan pada anak namun juga pada orang dewasa. Mengapa anak perlu divaksin? Bagaimana cara vaksin bekerja? Imunisasi atau vaksinasi bekerja dengan cara "menipu" tubuh Anda, dimana Anda vaksinasi membuat tubuh Anda percaya bahwa saat itu tubuh Anda sedang diserbu mikroorganisme yang menular, sehingga tubuh Anda akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk memperkuat pertahanan tubuhnya. Vaksinasi dilakukan dengan menyuntikkan suatu bentuk kuman berbahaya yang telah dilemahkan. Kemudian tubuh akan mengingat "invasi’ yang dilakukan kuman tersebut sehingga tubuh dengan mudah mengenali serangan dan mentralisir penyebab penyakit saat penyakit yang sesungguhnya menyerang.   Mengapa vaksinasi pada anak penting untuk dilakukan? Kekebalan dari ibu diberikan kepada bayi yang baru lahir, namun kekebalan ini menghilang dalam tahun pertama kehidupan mereka. Sehingga bayi tidak memiliki lagi kekebalan alami. Saat seorang anak tidak dilakukan vaksinasi dan terkena kuman yang menular, kemungkinan tubuhnya belum dapat melawan penyakit tersebut. Banyak anak yang meninggal akibat beberapa penyakit seperti campak, batuk rejan, dan polio. Mengimunisasi anak juga membantu melindungi orang lain termasuk bayi yang sangat kecil yang mungkin tidak dapat divaksinasi (seperti anak-anak yang mengidap leukemia) dan mereka yang tidak dapat merespon vaksinasi.   Sumber: newhealthguide
 22 Jun 2020    18:00 WIB
7 Cara Menghentikan Batuk Anak Tanpa Menggunakan Obat
Memang benar bahwa mendengar suara batuk anak Anda sangatlah menyiksa, akan tetapi minum obat batuk juga bukanlah pilihan yang tepat. Menurut the American Academy of Pediatrics (AAP), obat batuk yang banyak dijual bebas di pasaran tidak efektif bagi anak-anak yang masih berusia kurang dari 6 tahun. Obat-obatan tersebut bahkan dapat berbahaya. Menurut the National Institute of Health, dekstrometorfan (DMP), bahkan aktif di dalam berbagai jenis obat batuk dapat menyebabkan terajdinya berbagai efek samping serius atau bahkan kematian pada anak-anak kecil.   Baca juga: 8 Tips Mengatasi Batuk di Malam Hari   Untungnya, di bawah ini ada beberapa cara mudah untuk mengatasi batuk anak Anda secara alami.   Satu Sendok Makan Madu Menurut para peneliti di the University of North Carolina, mengkonsumsi sedikit madu sebelum tidur dapat membantu mengurangi insiden batuk di malam hari dan tidur lebih nyenyak. Akan tetapi, pastikan Anda tidak memberikan madu pada anak Anda bila ia masih berusia kurang dari 1 tahun karena resiko terjadinya botulisme.   Humidifier Udara kering dapat membuat saluran udara Anda menjadi kering, yang akan membuat gejala batuk dan flu semakin memburuk.   Oleskan Balsem ke Dada Bila anak Anda telah berusia lebih dari 2 tahun, maka mengoleskan balsem ke dadanya dapat membantu mengatasi hidung tersumbat dan rasa sesak di dada, akan tetapi jangan oleskan balsem tepat di bawah hidungnya.   Jus Buah dan Cairan Lainnya Menjaga agar kebutuhan cairan anak Anda tetap terpenuhi merupakan hal yang sangat penting saat melawan flu dan batuk. Mengkonsumsi cukup cairan dapat membantu mengatasi hidung tersumbat dan mengencerkan dahak. Pilihlah air putih dan jus buah tetapi hindari minuman berkafein.   Sup Panas Menurut sebuah penelitian, sup ayam merupakan makanan terbaik bila Anda sedang menderita flu. Hal ini dikarenakan kaldu ayam dapat membantu melawan radang yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan membantu meredakan gejala flu.   Obat Tetes Hidung Obat tetes hidung dapat membantu mengencerkan lendir dan melembabkan hidung. Bagi para bayi, Anda dapat meneteskan beberapa tetes obat pada kedua lubang hidung, kemudian hisap lendir dengan menggunakan suntikkan. Pada anak yang lebih tua, Anda dapat menggunakan obat semprot hidung.   Bantal Membuat posisi kepala anak Anda lebih tinggi daripada tubuhnya dapat membantu membuka saluran napas yang tersumbat akibat flu. Jadi, tambahkanlah sebuah bantal lagi pada tempat tidur anak Anda. Bila anak Anda masih bayi, letakkanlah bantal di bawah kasurnya (untuk mencegah bayi sesak napas karena bantal).   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: safebee
 17 Jun 2020    08:00 WIB
7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak
Makanan dapat mempengaruhi perkembangan otak anak anda, terutama perkembangan fungsi kognitif dan konsentrasi. Di bawah ini terdapat beberapa makanan yang dapat membantu konsentrasi anak dan perkembangan otaknya. Telur Kandungan nutrisinya yang tinggi (kolin, omega 3, lutein, dan seng) dapat membantu meningkatkan daya konsentrasi anak. Greek Yogurt Otak juga membutuhkan lemak untuk membantu perkembangannya. Greek yogurt mengandung lemak dan protein yang dibutuhkan otak. Lemak membuat jaringan otak menjadi lebih fleksibel, sehingga memudahkannya menerima dan mengirimkan informasi. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses belajar anak. Sayuran Sayuran mengandung asam folat dan berbagai vitamin serta mineral yang sangat berguna bagi kesehatan anak anda. Bayam dan kol merupakan contoh sayuran yang diduga dapat mencegah terjadinya demensia (pikun) di usia tua. Kol mengandung sulforafan yang berfungsi sebagai agen detoksifikasi dan diindolilmetan yang dapat membantu pertumbuhan sel otak baru. Kembang kol mengandung asam folat, vitamin B6, dan tinggi serat yang dapat membantu memperbaiki mood, daya ingat, dan konsentrasi. Selain itu, kembang kol juga mengandung antosianin yang merupakan suatu agen anti inflamasi. Ikan Ikan mengandung omega 3 dan vitamin D, yang dapat mencegah penurunan daya ingat dan kognitif, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Contoh ikan yang mengandung banyak omega 3 adalah salmon, tuna, dan ikan sarden. Kacang-kacangan Kacang-kacangan mengandung protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang dapat memperbaiki mood dan membantu kerja sistem saraf. Oatmeal Oatmeal mengandung protein dan serat yang sangat berguna bagi kesehatan jantung dan otak anak anda. Kunyit Kunyit mengandung kurkumin, suatu agen yang diduga dapat membantu mencegah pembentukan plak Alzheimer pada otak dan membantu melawan agen inflamasi.  Baca juga: Pentingnya Nutrisi Bagi Fungsi Otak Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 30 May 2020    16:00 WIB
Tips Membesarkan Anak Dengan Cara Yang Tepat
Tips Membesarkan Anak Dengan Cara Yang Tepat Anak adalah "harta terbaik" yang dimiliki keluarga, untuk memberikan yang terbaik tentu haurs dilakukan dengan cara pengurusan yang tepat. Berikut adalah beberapa cara untuk membesarkan anak dengan tepat: Membesarkan seorang anak tidak hanya memastikan bahwa anak Anda makan makanan yang cukup. Namun yang harus dipastikan adalah bahwa anak Anda makan sehat dan makan dengan benar. Perhatikan kebutuhan gizi anak Anda dari awal dan biasakan anak Anda makan berbagai jenis makanan. Jangan menjadikannya seorang pemilih makanan.  Berikan setidaknya 3-4 porsi buah dan sayuran segar untuk anak Anda. Hindari memberikan junk food kepadanya. Apabila makan burger atau pizza sesekali tidak akan  berbahaya tetapi pastikan makanan tersebut tidak akan menjadi makanan favorit anak Anda. Terus awasi anak Anda untuk mendapatkan nutrisi lengkap sepanjang hari sehingga kebutuhannya untuk tumbuh terpenuhi. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui seberapa banyak nutrisi yang dibutuhkan anak Anda apakah sesuai dengan usia, tinggi badan, berat badan, status kesehatan dll Pastikan anak Anda akan makan bekal makanan yang Anda berikan untuk di sekolah. Jika tidak, buat bekal yang menarik agar mereka tertarik untuk memakannya.  Pastikan anak Anda terlibat dalam beberapa jenis aktivitas fisik seperti tari, olahraga, dll. Saat ini juga ada kelas yoga untuk anak-anak. Cara terbaik, melibatkan anak Anda dalam setiap jenis olahraga yang disukai. Ini akan membantu dia untuk latihan dengan benar, merasa fit dan energik. Istirahat yang cukup adalah penting bagi pertumbuhan untuk anak Anda. Ajaklah untuk tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Jika anak Anda terlalu lelah setelah kembali dari sekolah, ajarkan untuk tidur siang singkat, yang akan membuatnya merasa segar dan santai. Pastikan bahwa anak Anda tidur tepat waktu, berhenti menonton televisi larut malam. Pastikan dia tidur dengan baik dan setidaknya 8 jam di malam hari. Buat anak Anda untuk memahami pentingnya makan makanan bergizi  dan melakukan olahraga dalam kehidupan. Perkenalkan makanan ringan yang sehat, dukung kegiatan bersama teman dan tambahkan variasi aktivitas kehidupan anak Anda sehingga ia tidak merasa monoton. Sumber: ndtv
 15 Apr 2020    11:00 WIB
Kacang Merah Mengandung Nutrisi Penting Untuk Balita
Anak balita seringkali pilih-pilih makanan atau mungkin hanya makan satu atau dua gigitan, hal ini bisa jadi membuat Anda merasa stres. Oleh karena itu Anda bisa memberikan camilan sehat yang memiliki gizi yang baik. Salah satunya adalah kacang merah adalah makanan bergizi yang memasok vitamin dan mineral penting.   Kandungan Nutrisi Kacang Merah Mengapa kacang merah bisa menjadi pilihan camilan yang baik untuk balita. Jawabannya karena kandungan nutrisinya. 3 sendok makan kacang merah adalah ukuran porsi yang sesuai untuk camilan sehat balita. Sajian ini mengandung 39 kalori dan 0 gram lemak. Balita Anda juga mendapat 2,52 gram protein dari 13 gram yang dia butuhkan setiap hari. Protein sangat penting selama masa kanak-kanak karena mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel, jaringan balita Anda. Porsi yang sama mengandung 2,4 gram serat, anak Anda membutuhkan 19 gram serat sehari untuk meningkatkan pencernaan yang sehat. 3 sendok makan kacang merah juga menyediakan 0,6 miligram dari 7 miligram zat besi yang dibutuhkan anak Anda setiap hari. Zat besi mendukung produksi sel darah merah dan transportasi oksigen. Penyajian kacang merah juga mengandung sejumlah kecil kalsium, kalium dan asam folat.   Kacang merah Kombinasikan kacang merah kaleng yang diblender dengan minyak zaitun extra-virgin. Haluskan kacang merah sampai benar-benar halus. Sajikan pure kacang merah dengan roti gandum utuh. Anda juga bisa mengombinasikan sayuran dengan pure kacang. Potong sayuran segar menjadi potongan kecil dan aduk ke dalam pure kacang merah. Buat potongan cukup kecil sehingga tidak menimbulkan bahaya tersedak. Sajikan campuran dengan potongan roti gandum utuh. Oleskan butiran kacang merah pada sepotong roti gandum utuh untuk menyajikan camilan sehat bergizi.   Kombinasi Kacang merah Potong kacang merah menjadi dua atau setengah bagian, yang akan membantu mencegah tersedak. Aduk sedikit potongan pasta atau nasi yang dimasak ke dalam kacang untuk camilan sehat yang kaya serat dan protein. Gabungkan dengan buah tertentu dengan baik untuk menambahkan vitamin C dan  kalium ke dalam camilan sehat anak anda. Potong buah persik segar menjadi potongan kecil dan aduk ke dalam kacang merah cincang. Plum adalah buah tambahan yang melengkapi rasa kacang merah.   Kacang Merah Panggang Anda juga bisa membuat camilan renyah, yaitu kacang merah panggang. Bilas dan tiriskan kacang merah. Potong masing-masing kacang menjadi dua. Kocok bagian kacang merah dengan sedikit minyak zaitun extra-virgin dan panggang sampai sedikit renyah. Biarkan kacang dingin sebelum disajikan.   Baca juga: Berikan iPad Untuk Anak, Tanda Anda Tidak Sayang Kepadanya Karena...   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 10 Apr 2020    09:00 WIB
Jaundice Pada Bayi, Ini Penyebab dan Komplikasinya
Saat bayi baru lahir, merupakan hal yang normal bila kulit atau wajah atau mata bayi Anda tampak kekuningan. Keadaan ini disebut dengan jaundice. Jaundice merupakan gangguan kesehatan ringan yang mengenai sekitar 50% bayi cukup bulan dan sekitar 80% bayi prematur. Jaundice pada bayi baru lahir biasanya dimulai pada hari kedua atau ketiga setelah lahir dan dapat berlangsung selama 1 minggu. Jaundice biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Jaundice biasanya dimulai dari kepala dan terus turun ke seluruh tubuh. Gejala biasanya pertama kali terlihat pada bagian putih mata atau wajah, kemudian akan tampak di daerah dada, perut, dan akhirnya kaki. Jaundice yang terjadi dengan cepat atau tidak juga menghilang dalam waktu 2 minggu perlu diperiksa lebih lanjut karena mungkin disebabkan oleh gangguan lain yang lebih serius. Selain itu, air kemih yang berwarna gelap dan tinja yang pucat juga merupakan tanda bahaya pada bayi baru lahir yang mengalami jaundice.   Baca juga: Bayi Anda Sering Muntah, Normal Atau Tidak?   Penyebab Jaundice pada bayi baru lahir biasanya disebabkan oleh tingginya kadar bilirubin di dalam darah. Bilirubin sendiri sebenarnya merupakan produk sampingan dari hasil penghancuran sel darah merah, yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh dari hati ke usus. Jaundice terjadi saat peningkatan kadar bilirubin terjadi lebih cepat daripada kemampuan hati untuk memetabolisme dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya jaundice pada bayi baru lahir adalah: Hati bayi baru lahir belum matang dan tidak dapat mengeluarkan bilirubin sebanyak seharusnya dari dalam aliran darah Produksi bilirubin meningkat akibat meningkatnya proses penghancuran sel darah merah Zat-zat yang terdapat di dalam ASI menghambat protein di dalam hati untuk memetabolisme bilirubin. Keadaan ini dikenal sebagai jaundice ASI. Jaundice yang satu ini biasanya akan mulai terjadi pada minggu pertama kehidupan bayi dan akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 1-2 bulan   Kapan Jaundice Dianggap Berbahaya dan Apa Komplikasi yang Mungkin Terjadi? Jaundice pada bayi baru lahir dapat menjadi sangat berat bila bayi dilahirkan secara prematur atau ada ketidakcocokan darah antara ibu dan bayinya. Infeksi, kelainan darah yang bersifat diturunkan, dan defisiensi (kekurangan) enzom G6PD juga dapat menyebabkan gangguan pada hati dan memicu terjadinya jaundice pada bayi baru lahir. Jaundice berat pada bayi baru lahir dapat menyebabkan terjadinya kerusakan otak. Keadaan ini dikenal dengan nama kern ikterus.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 03 Apr 2020    18:00 WIB
8 Langkah Membuat Bayi Cepat Tidur Nyenyak
Selamat untuk Anda yang baru saja memiliki bayi. Memiliki bayi yang baru lahir merupakan kebahagiaan untuk pasangan. Selain merasakan kebahagiaan, Anda para orang tua baru tentu akan mulai mengalami beberapa pengalaman baru. Salah satunya adalah menjaga bayi saat malam hari. Menurut KidsHealth, bayi yang baru lahir membutuhkan tidur sekitar 16 jam sehari. Mengurus bayi bagi ayah dan ibu baru adalah hal yang menyenangkan mulai dari menyusui, mengganti pakaian dan bermain dengan bayi Anda. Namun menjaga bayi saat malam hari memiliki tantangan tersendiri, karena bayi yang baru lahir biasanya akan sulit tidur, dimana mereka membutuhkan makan atau susu setiap 3-4 jam sekali. Terlebih untuk bayi yang prematur dimana mereka membutuhkan susu yang lebih banyak. Hal ini tentu akan mengganggu tidur malam Anda, tapi jangan khawatir sebenarnya ada cara untuk membuat bayi kesayangan Anda bisa tidur nyenyak saat malam hari. Yang Anda butuhkan: Popok bersih Boks bayi Dot   Kemudian caranya adalah: Langkah pertama: Redupkan lampu kamar sebagai persiapan bayi Anda untuk tidur dimalam hari. Langkah kedua: Pastikan suhu di kamar Anda nyaman untuk bayi Anda. Terlalu panas atau terlalu dingin akan membuatnya sulit tertidur. Langkah ketiga: Pastikan popok bayi Anda bersih dan sudah menyusu sebelum waktunya tidur. Langkah keempat: Letakkan bayi Anda dengan perlahan saat menaruhnya di tempat tidur. Saat bayi Anda terbangun di malam hari untuk menyusu, susui dia dan jangan ajak dia bermain, berbicara dan melakukan sesuatu yang membuatnya terbangun. Cara ini akan membantunya mengerti bahwa malam hari adalah waktunya tidur. Langkah kelima: Sebaiknya bayi memiliki tempat tidur sendiri, jangan satu kasur dengan Anda. Karena menurut The American Academy of Pediatrics, cara ini akan membuat bayi Anda lebih aman dan menjaga dari risiko akan tertindih oleh Anda atau pasangan. Langkah keenam: Letakkan bayi Anda tidur telentang untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak. Langkah ketujuh: Memberikan dot untuk bayi Anda Langkah kedelapan: Memainkan beberapa musik lembut untuk membantu bayi Anda tertidur. Tidak sulit bukan mengikuti cara diatas? Semoga cara tersebut dapat membantu Anda para orang tua baru yang sedang berbahagia.   Baca juga: Cara Untuk Meringankan Hidung Mampet Pada Bayi   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: livestrong
 03 Apr 2020    11:00 WIB
Apakah Anak Anda Telah Memperoleh Cukup Cairan?
Air merupakan salah satu hal penting bagi kehidupan manusia. Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, terutama anak-anak. Anak-anak membutuhkan sekitar 5-8 gelas air putih setiap harinya. Bila anda bertanya-tanya apakah anak anda telah memperoleh cukup cairan, maka perhatikanlah beberapa hal di bawah ini.Jumlah Air Kemih dan Pola Buang Air BesarPerhatikanlah jumlah air kemih dan tinja yang dikeluarkan oleh anak anda. Bila anak anda tidak mengkonsumsi cukup cairan, maka ia mungkin tidak buang air kecil sesering biasanya. Warna air kemihnya pun dapat menjadi kuning gelap atau pekat, yang merupakan penanda bahwa anak anda telah mengalami dehidrasi. Air kemih normal berwarna kuning pucat. Anak-anak biasanya buang air kecil sebanyak 5-6 kali setiap harinya. Bila anak anda tidak memperoleh cukup cairan, ia pun dapat mengalami sembelit. Tinja yang terbentuk pun keras dan kering karena kurangnya konsumsi cairan. Setiap anak memiliki pola buang air besar yang berbeda-beda, mulai dari setiap hari hingga beberapa hari sekali. Akan tetapi, tinja anak anda seharusnya lembut dan berbentuk bila ia mengkonsumsi cukup cairan.MoodSaat anak anda mengkonsumsi cukup cairan, maka ia akan tampak aktif dan bertenaga. Akan tetapi, bila anak anda kekurangan cairan, maka ia mungkin akan tampak lelah, lesu, dan enggan melakukan berbagai aktivitas fisik (kurang aktif). Anak anda mungkin tampak lebih mengantuk daripada biasanya dan menjadi lebih rewel daripada biasanya.Penampilan FisikMengkonsumsi cukup cairan membantu menjaga kesehatan kulit dan mata anak anda. Saat anak anda kekurangan cairan dan mulai mengalami dehidrasi, maka kulitnya pun akan menjadi kering dan tampak mengelupas. Mata anak anda pun akan terlihat cekung dan hanya menghasilkan sedikit atau bahkan tidak ada air mata saat menangis. Mulut dan bibirnya akan tampak kering dan lengket. Sumber: healthyeating.sfgate