Your browser does not support JavaScript!
 26 Dec 2018    11:00 WIB
Kolesterol dan Alkohol
Fokus utama memerangi penyakit serangan jantung adalah menurunkan tingkat kolesterol. Tidak semua kolesterol buruk. Terdapat 2 tipe kolesterol yang beredar dalam darah. Low density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahant karena cenderung mengendap di pembuluh darah dan high density lipoprotein  (HDL) yang dikenal sebagai kolesterol baik, tang berfungsi menyapu kolesterol yang mengendap di pembuluh darah dan melindungi dari serangan jantung. Para dokter menyarankan untuk menjaga kadar kolesterol LDL anda tetap rendah ( maksimal kurang dari 100mg/dl) dan meningkatkan kadar HDL anda (60mg/dl atau lebih tinggi lagi. Anda mungin pernah mendengar jika meminum segelas atau dua gelas anggur setiap hari dapat meningkatkan kadar HDL dan menurunkan resiko terkena serangan jantung. Mitos tersebut benar adanya, alkohol baik untuk kesehatan jantung jika dalam kadar yang normal, karena bagaimanapun alkohol juga dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lain.   Alkohol meningkatkan kadar kolesterol HDL Beberapa penelitian mengungkapkan, pada beberapa orang yang meminum alkohol dalam jumlah yang wajar memiliki tingkat serangan jantung yang sangat rendah dan bahkan memiliki angka kematian lebih rendah dibanding orang yang tidak meminum alkohol sama sekali. Anggur merah merupakan alkohol dengan terbaik yang dapat menurunkan resiko serangan jantung dan menurunkan angka kematian karena anggur merah mengandung kandungan kimia yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti resveratrol yang merupakan suatu antioksidan yang melindungi dinding pembuluh darah arteri. Peneliti meyakini jika keunggulan utama dari alkohol menurunkan angka kematian karena serangan jantung karena alkohol menaikkan kadar kolesterol HDL yang mampu menyingkirkan endapan-endapan di pembuluh darah dan menurunkan tanda-tanda inflamasi. Resiko meminum alkohol Sebelum anda memesan anggur atau bir dan memasukkannya ke tubuh anda, tentunya anda sudah mengetahui jika alkohol tidak seluruhnya baik untuk kesehatan anda. Mengkonsumsi terlau banyak alkohol sebenarnya juga berbahaya bagi jantung anda karena dapat mengakibatkan sakit jantung dan stroke, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan obesitas dan meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Meminum alkohol secara terus menerus juga dapat menyebabkan cardiomiopati dan irama jantung yang tidak teratur (aritmia) dan stroke. Bahkan alkohol dalam jumlah berlebihan dapt menyebabkan jantung tidak dapat memompa darah secara efisien, kondisi ini dikenal sebagai congestive heart failure. Meminum alkohol juga memiliki sisi negative, termasuk meningkatkan resiko terjadinya kanker, sirosis hati dan meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu American Heart Association (AHA) tidak merekomendasikan anda untuk memulai minum alkohol atau minum alkohol lainnya jika alasannya hanya untuk menurunkan kadar kolesterol anda atau untuk kesehatan jantung. American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk menjaga berat badan anda, menjaga pola makan sehat dan olahraga teratur untuk menjaga kadar kolesterol anda dalam kadar yang normal. Jika anda berencana untuk meminum alkohol, konsultasikanlah ke dokter anda. Minum alkohol dalam kadar yang normal – artinya segelas anggur atau bir untuk wanita dan satu atau dua gelas untuk pria – untuk orang=orang tertentu, misalnya ibu hamil dan orang yang mengkonsumsi obat secara teratur sebaiknya menghidari alkohol.   Sumber : webmd  
 30 Oct 2018    08:00 WIB
Ternyata Ada 6 Penyebab Lemak Perut Tidak Berkurang
1.  Kekurangan MagnesiumTubuh anda memerlukan magnesium untuk membantu kerja berbagai organ, termasuk untuk menjaga kestabilan irama jantung dan mengatur kadar gula darah. Selain itu, magnesium juga dapat membantu proses penurunan berat badan dan bentuk tubuh anda. Sebuah penelitian di tahun 2013 menemukan bahwa semakin tinggi konsumsi magnesium maka semakin rendah kadar gula darah puasa dan insulin. Sebuah penelitian lainnya di Inggris menemukan bahwa suplemen magnesium mungkin bermanfaat untuk mengurangi retensi cairan di dalam tubuh selama menstruasi.Konsumsilah makanan kaya magnesium lebih banyak. Makanan tersebut adalah sayuran hijau dan kacang-kacangan. Konsumsi magnesium harian yang direkomendasikan bagi wanita berusia kurang dari 30 tahun adalah 310 mg dan 320 mg bagi wanita berusia 30 tahun atau lebih.2.  Berolahraga Dengan Cara yang SalahBanyak orang memilih olahraga kardio seperti jogging saat berusaha menurunkan berat badannya. Setelah berlari (treadmill) selama 45 menit pada kecepatan yang sama, anda mungkin akan membakar sejumlah kalori, akan tetapi metabolisme anda akan segera menyesuaikan diri dan tidak ada kalori yang terbakar lagi setelah anda turun dari treadmill.Olahraga yang lebih baik dan lebih efektif untuk membakar lemak di perut adalah angkat beban. Olahraga angkat beban menyebabkan robekan mikro pada otot anda yang membutuhkan lebih banyak energi (berarti anda membakar lebih banyak kalori) pada saat proses penyembuhan, yang dapat berlangsung hingga 2 hari setelah olahraga dilakukan.Para peneliti menemukan bahwa olahraga yang paling efektif untuk membakar lemak adalah olahraga dengan intensitas tinggi dan berinterval (high intensity interval training/HIIT) yang dapat meningkatkan denyut jantung anda dan melatih otot anda. Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa orang yang melakukan olahraga dengan intensitas berat dapat mengalami penurunan lemak perut hingga 20%.Anda dapat melakukan HIIT melalui berbagai jenis olahraga termasuk olahraga kardio seperti berenang, bersepeda, atau dayung, atau latihan angkat beban atau mengikuti kelas-kelas angkat beban.3.  Kurang TidurSebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari 5 jam atau hanya beberapa jam setiap malamnya memiliki resiko peningkatan berat badan yang lebih tinggi daripada wanita yang memiliki waktu tidur cukup (hingga 32%).Penelitian lainnya menemukan bahwa saat seorang wanita hanya tidur selama 4 jam pada malam hari, maka mereka akan mengkonsumsi 300 kalori lebih banyak setiap harinya, terutama yang berasal dari makanan berlemak. Hal ini mungkin dikarenakan oleh kurang tidur menyebabkan peningkatan kadar hormon ghrelin yang meningkatkan nafsu makan.Tidurlah setidaknya 7-9 jam setiap malamnya. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, maka terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan, yaitu:•    Matikan televisi di kamar tidur anda•    Atur suhu ruangan anda senyaman mungkin•    Hindari mengkonsumsi kafein setelah makan siang•    Tidurlah dan bangunlah pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan saat akhir minggu4.  Sering Mengkonsumsi Minuman BersodaMinuman soda yang mengandung banyak gula merupakan sumber kalori yang cukup tinggi dan juga salah satu perusak diet. Minuman soda tanpa kalori pun tetap dapat meningkatkan lingkar perut anda. Sebuah penelitian di tahun 2012 menemukan bahwa minuman bersoda berhubungan dengan peningkatkan lingkar perut dan lemak perut. Sementara itu, diet soda berhubungan dengan peningkatan lingkar perut, indeks massa tubuh, dan persentase lemak total. Hal ini mungkin diakibatkan oleh pemanis buatan yang terdapat di dalam diet soda yang tidak memberikan energi seperti yang diharapkan oleh tubuh anda (karena diet soda tidak mengandung kalori) dan membuat anda merasa lapar sehingga akhirnya membuat anda mengkonsumsi kalori tambahan.Untuk mengatasinya, berhentilah mengkonsumsi minuman bersoda dan gantilah dengan air putih atau teh pahit. Jika anda bosan mengkonsumsi air putih biasa, tambahkan potongan buah untuk memberi rasa pada air anda. Kopi juga dapat menggantikan minuman soda selama tidak mengandung komponen tambahan yang tinggi kalori.5.  Diet Tinggi GaramMengkonsumsi makanan asin atau mengandung banyak garam dapat membuat air di dalam darah anda berpindah ke kulit anda dan membuat anda terlihat gemuk atau membengkak. Konsumsi garam harian yang direkomendasikan adalah sekitar 2.300 mg.Beberapa makanan yang mengandung garam adalah makanan kalengan, daging olahan, dan beberapa jenis keju.Kurangi jumlah garam yang anda gunakan pada makanan anda. Tambahkanlah berbagai bumbu dan rempah-rempah lainnya untuk membuat makanan anda terasa lebih lezat dan tetap sehat. 6.  Terlalu Banyak Mengkonsumsi Minuman BeralkoholBeberapa penelitian menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan nafsu makan, bahkan beberapa jenis minuman beralkohol memang berhubungan dengan peningkatan lemak perut. Sebuah penelitian di Denmark menunjukkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi bir berhubungan dengan peningkatan lemak perut.Anda tetap dapat mengkonsumsi anggur atau minuman beralkohol lainnya saat makan (dalam jumlah sedang atau sedikit), tetapi hindari soda dan gula yang mungkin terdapat di dalamnya. Sumber: shape
 06 Oct 2018    16:00 WIB
Berbagai Makanan Untuk Meningkatkan Libido
Beberapa jenis makanan telah dikenal dapat meningkatkan gairah seksual anda atau memperbaiki aliran darah ke daerah kemaluan anda. Akan tetapi, tidak terdapat bukti yang cukup mendukung hubungan antara beberapa makanan tertentu dan libido anda. Walaupun demikian, tidak ada salahnya bagi anda dan pasangan untuk mencoba mengkonsumsi berbagai makanan tersebut.   Madu Madu dipercaya dapat meningkatkan stamina, termasuk stamina saat berhubungan seksual. Madu mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan yang juga baik bagi kesehatan tubuh anda.   Coklat Coklat mengandung feniletamin yang merupakan suatu zat yang memicu pelepasan endorfin, yang dapat menimbulkan rasa puas dan bahagia. Selain itu, coklat bubuk yang telah diproses tanpa alkaline mengandung antioksidan yang sangat tinggi yang dapat menurunkan kadar kolesterol, mengurangi proses peradangan di dalam pembuluh darah, dan meningkatkan aliran darah. Semakin hitam coklat, maka coklat tersebut mengandung bubuk coklat yang lebih banyak.   Tiram Tiram mengandung dopamine dan seng. Dopamin merupakan suatu zat yang dapat mengendalikan libido dan rasa senang. Sedangkan seng merupakan salah satu mineral yang diperlukan dalam pembuatan testosteron, yaitu hormon yang mempengaruhi tingkat libido seseorang. Akan tetapi, jangan mencoba untuk mengkonsumsi tiram dalam keadaan mentah, karena tiram mengandung bakteri Vibrio vulnificus, yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Orang sehat biasanya tidak mengalami gangguan apapun saat memakan tiram mentah, akan tetapi penderita diabetes, gangguan hati, gangguan sistem kekebalan tubuh, AIDS, dan penderita penyakit kronik lainnya dapat mengalami infeksi berat yang dapat berakibat fatal.   Salmon Salmon merupakan salah satu makanan yang dapat memperbaiki mood anda. Omega 3 dan vitamin D di dalam salmon telah terbukti dapat memperbaiki mood. Efek vitamin D pada otak adalah seperti obat anti depresi yang meningkatkan kadar serotonin, yang merupakan suatu neurotransmiter yang dapat menimbulkan perasaan tenang dan memperbaiki mood.   Bawang Putih Bawang putih kaya akan antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan. Selain itu, bawang putih juga dipercaya dapat meningkatkan libido dan memperlancar aliran darah. Akan tetapi, jangan mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak karena bau bawang putih dapat bertahan lama di dalam mulut anda dan mungkin malah mengganggu pasangan anda.   Alkohol Segelas bir atau wine dapat membantu meningkatkan gairah seksual anda, akan tetapi mengkonsumsi alkohol terlalu banyak justru dapat membunuh gairah seksual anda. Selain itu, segelas alkohol per hari dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu lama juga berhubungan dengan terjadinya disfungsi ereksi.   Sumber: webmd
 22 Sep 2018    18:00 WIB
Diet Bagi Penderita Psoriasis
Sebenarnya belum ditemukan hubungan yang pasti antara makanan tertentu dan psoriasis. Berdasarkan penelitian, belum ditemukan adanya makanan tertentu yang dapat menyebabkan maupun menyembuhkan psoriasis. Akan tetapi, mengkonsumsi atau mengurangi makanan tertentu dapat membantu mengurangi berbagai gejala dan resiko psoriasis.   Obesitas Berdasarkan penelitian, penurunan berat badan dapat membantu mengurangi gejala psoriasis yang anda alami. Hal ini disebabkan oleh semakin berkurangnya protein TNF alfa, suatu protein yang dihasilkan oleh sel-sel lemak yang dapat memicu timbulnya gejala psoriasis. Dengan berkurangnya sel-sel lemak saat berat badan anda berkurang, maka protein ini pun ikut berkurang. TNF alfa menyebabkan terjadinya proses inflamasi di dalam tubuh anda. Beberapa obat psoriasis bekerja dengan cara menghambat kerja TNF alfa ini.   Diet Bebas Gluten Tidak ditemukan adanya hubungan antara diet bebas gluten dan perbaikan gejala psoriasis. Akan tetapi, bila anda menderita psoriasis dan penyakit seliak, maka anda mungkin merasakan beberapa gejala anda berkurang saat anda tidak lagi mengkonsumsi gluten. Penyakit seliak merupakan suatu keadaan di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan bila penderitanya mengkonsumsi gluten (suatu protein yang terdapat pada gandum).   Alkohol Beberapa pengaruh alkohol pada psoriasis adalah: Meningkatkan resiko psoriasis Memperburuk gejala psoriasis yang telah ada Menghambat kerja obat psoriasis   Vitamin dan Mineral Sebuah penelitian di Spanyol menemukan bahwa penderita psoriasis memiliki kadar vitamin D yang rendah. Vitamin D berfungsi untuk membantu kerja sistem kekebalan tubuh anda. Dengan mengkonsumsi vitamin D, maka diharapkan akan menurunkan resiko anda menderita psoriasis Minyak ikan berguna untuk meningkatkan produksi agen anti inflamasi di dalam tubuh. Walaupun tidak dapat menghilangkan berbagai gejala psoriasis, minyak ikan dapat mengurangi rasa gatal. Selain itu, suatu penelitian juga menemukan bahwa minyak ikan juga dapat membantu mengurangi berbagai efek samping obat psoriasis, seperti: Peningkatan kadar trigliserida akibat penggunaan obat retinoid. Gangguan ginjal akibat penggunaan siklosporin   Sumber: webmd
 05 Jul 2018    16:00 WIB
12 Gangguan Kesehatan Akibat Mengkonsumsi Minuman Beralkohol
Mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebihan dan dalam jangka waktu lama tentunya dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk sirosis hati dan berbagai cedera akibat kecelakaan kendaraan bermotor. Akan tetapi, ternyata bukan hanya kedua hal tersebut yang terjadi akibat konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Di bawah ini terdapat beberapa gangguan kesehatan lainnya yang dapat terjadi akibat konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dalam jangka waktu lama.1.  AnemiaMengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan penurunan jumlah sel darah merah, bahkan hingga menyebabkan terjadinya anemia. Anemia dapat menyebabkan berbagai gejala seperti merasa sangat lelah, sesak napas, kepala terasa ringan.2.  KankerMemiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Para ahli menduga bahwa peningkatan resiko ini terjadi saat tubuh mengubah alkohol menjadi asetildehida, suatu agen karsinogenik kuat. Berbagai jenis kanker yang berhubungan dengan kebiasaan mengkonsumsi alkohol adalah kanker mulut, kanker faring (kerongkongan), kanker laring (pita suara), kanker esofagus (tenggorokan), kanker hati, kanker payudara, dan kanker usus besar. Resiko kanker akan semakin tinggi pada orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol dan memiliki kebiasaan merokok.3.  Penyakit Jantung dan Pembuluh DarahMengkonsumsi banyak alkohol, apalagi bila anda tidak dapat mengendalikan diri anda (binge), dapat membuat trombosit di dalam darah anda cenderung berkelompok dan membentuk bekuan darah, yang dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung atau stroke. Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan (binge) dapat melipatgandakan resiko terjadinya kematian pada orang-orang yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya. Mengkonsumsi banyak minuman beralkohol juga dapat menyebabkan terjadinya kardiomiopati yang dapat menyebabkan kematian akibat melemah dan gagalnya fungsi otot jantung sehingga menyebabkan terjadinya fibrilasi atrium maupun ventrikel. Fibrilasi atrium merupakan suatu keadaan di mana atrium (jantung bagian atas) berkedut secara tidak teratur yang dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah yang dapat memicu terjadinya stroke.Fibrilasi ventrikel merupakan suatu keadan di mana ventrikel (jantung bagian bawah) berkedut secara tidak teratur yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran dalam waktu singkat, dan bahkan kematian mendadak bila tidak segera ditangani.4.  Sirosis HatiAlkohol merupakan racun bagi sel-sel hati anda dan banyak peminum alkohol berat mengalami sirosis hati, yaitu suatu keadaan di mana jaringan hati mengalami luka yang sangat berat sehingga tidak mampu lagi menjalankan fungsinya. Untuk alasan yang tidak diketahui, perempuan tampaknya lebih rentan terhadap sirosis hati.5.  Gangguan Daya Ingat (Demensia/Pikun)Seiring dengan semakin bertambahnya usia anda, otak anda pun akan semakin mengecil, yaitu sekitar 1.9% setiap 10 tahunnya (normal). Akan tetapi, orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dapat mempercepat proses pengecilan bagian otak tertentu, yang menyebabkan terjadinya penurunan daya ingat dan berbagai gejala gangguan daya ingat lainnya. Mengkonsumsi banyak minuman beralkohol juga dapat menyebabkan penurunan kemampuan untuk membuat suatu rencana, kemampuan untuk menilai dan memecahkan masalah, dan berbagai gangguan fungsi lainnya. 6.  DepresiKonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan telah banyak dikaitkan dengan terjadinya depresi. Mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan terjadinya depresi, begitu pula sebaliknya.7.  KejangMengkonsumi banyak minuman beralkohol dapat menyebabkan terjadinya epilepsi dan memicu terjadinya kejang pada orang yang tidak menderita epilepsi. Selain itu, alkohol juga dapat mempengaruhi kerja obat yang digunakan untuk mengatasi kejang atau epilepsi.8.  GoutGout merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh pembentukan kristal asam urat pada persendian, yang menimbulkan nyeri sendi. Gout merupakan suatu penyakit yang diturunkan dalam keluarga (herediter) dan tampaknya juga dipengaruhi oleh konsumsi alkohol dan berbagai jenis makanan tertentu. Alkohol tampaknya dapat memperberat gejala gout.9.  Tekanan Darah TinggiAlkohol dapat mengganggu sistem saraf simpatik, yang berfungsi untuk mengatur konstriksi (pengecilan) dan dilatasi (pelebaran) dari pembuluh darah sebagai reaksi tubuh terhadap stress, perubahan suhu, dan penggunaan tenaga. Mengkonsumsi banyak minuman beralkohol dan terutama binge, dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, yang bila berlangsung lama dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, dan stroke.10.  Berbagai Penyakit InfeksiMengkonsumsi banyak minuman beralkohol dapat menekan sistem kekebalan tubuh, yang memudahkan terjadinya infeksi, termasuk tuberkulosis, pneumonia, HIV/AIDS, dan berbagai penyakit menular seksual lainnya.11.  Kerusakan SarafMengkonsumsi banyak minuman beralkohol dapat menyebabkan terjadinya kerusakan saraf yang disebut denan neuropati alkoholik, yang dapat menyebabkan nyeri seperti tertusuk-tusuk pada anggota gerak, kelemahan otot, inkontinensia urin (adanya keinginan mendesak untuk segera buang air kecil), sembelit, disfungsi ereksi, dan berbagai gangguan lainnya. Neuropati alkoholik dapat terjadi karena alkohol merupakan zat racun bagi sel-sel saraf atau akibat kekurangan nutrisi yang terjadi pada para peminum berat.12.  PankreatitisSelain menyebabkan iritasi lambung (gastritis), mengkonsumsi minuman beralkohol juga dapat menyebabkan peradangan pankreas (pankreatitis). Pankreatitis kronik dapat menyebabkan gangguan proses pencernaan dan menyebabkan terjadinya nyeri perut dan diare persisten (diare yang berlangsung selama lebih dari 1 minggu tetapi kurang dari 2 minggu). Sumber: medicinenet
 15 May 2018    13:00 WIB
Merendam Daging Dalam Bir Ternyata Baik Untuk Kesehatan
Biasanya Anda mengkonsumsi daging dan bir secara terpisah. Tetapi Anda dapat mulai mengkombinasi kedua jenis makanan dan minuman ini secara bersamaan, paling tidak saat ingin memanggang. Studi terbaru yang muncul di the Journal of Agricultural and Food Chemistry mengatakan dengan merendam daging dalam bir akan membuatnya lebih sehat.   Hal tersebut berkaitan dengan zat karsinogenik yang dikenal dengan nama Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) yang ditemukan meningkat konsentrasinya pada makanan yang dimasak dengan temperatur super tinggi, seperti memanggang daging dengan alat panggang. Studi terdahulu menghubungkan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) dengan meningkatnya angka kejadian kanker kolorektal dan studi yang sama juga menunjukkan bahwa rendaman bir atau anggur dapat menurunkan kadar Hidrokarbon Aromatik.   Polisiklik (HAP) yang berikatan dengan daging. Dengan latar belakang inilah para peneliti menguji ide perendaman daging dalam bir dapat mengurangi pembentukan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP).Selama empat jam para peneliti merendam daging dengan menggunakan tiga jenis bir, yaitu pilsner, bir hitam dan bir nonalkohol. Hasilnya, membandingkan daging yang direndam dalam tiga jenis bir ini dengan daging yang tidak direndam bir adalah: daging yang direndam dalam bir hitam ternyata ikatan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) berkurang sebesar 68%, daging yang direndam dalam pilsner berkurang 36,5% sedangkan dalam bir nonalkohol hanya 25%.   Para peneliti memang belum memastikan bagaimana mekanisme kerja bir hitam sampai dapat menurunkan ikatan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) sehingga daging menjadi lebih sehat untuk dikonsumsi. Dugaan sementara karena kandungan antioksidan didalam bir hitam paling tinggi dibandingkan bir jenis lain. Saat ini penelitian masih terus berlangsung, tetapi Anda sudah dapat mulai merendam daging yang akan Anda panggang dalam bir dan buktikan apakah daging tersebut lebih sehat.   Sumber: womenhealthmag
 14 Apr 2018    12:30 WIB
Mengapa Seorang Remaja Mengkonsumsi Minuman Beralkohol?
Faktor Resiko dan Penyebab Beberapa faktor resiko di dalam keluarga yang menyebabkan mengapa seorang remaja mengkonsumsi minuman beralkohol adalah: Kurangnya pengawasan atau komunikasi dengan orang tua Adanya permasalahan dalam keluarga Disiplin yang berubah-ubah atau justru terlalu berat Adanya anggota keluarga lain yang juga mengkonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang   Beberapa faktor resiko individual yang dapat menyebabkan seorang remaja mengkonsumsi minuman beralkohol adalah: Gangguan mengatur impuls Emosi tidak stabil Memiliki keinginan untuk selalu menantang bahaya Tidak memiliki pengetahuan yang cukup akan bahaya mengkonsumsi minuman beralkohol   Perempuan dan remaja yang mulai mengkonsumsi minuman beralkohol saat berusia kurang dari 14 tahun, dan seorang anak yang memiliki ibu yang juga mengalami kecanduan minuman beralkohol (alkoholisme) juga lebih beresiko mengalami alkoholisme. Resiko terjadinya alkoholisme pada remaja dapat berbeda-beda tergantung dari usianya, di mana seorang remaja berusia 16-18 tahun lebih jarang mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan bila mereka memiliki hubungan yang cukup dekat dengan ibunya. Sedangkan faktor resiko dari lingkungan adalah adanya dorongan dari teman-teman seumuran dan banyaknya iklan di media sosial yang mendorong para remaja untuk mulai mengkonsumsi minuman beralkohol.   Apa Saja Gejala Penyalahgunaan Minuman Beralkohol Pada Remaja? Beberapa gejala penyalahgunaan minuman beralkohol yang sering ditemukan pada remaja adalah: Sering berbohong dan membuat berbagai alasan Jarang keluar dari dalam kamar tidurnya Sering berkata-kata atau bertindak kasar pada orang lain Napas atau tubuh berbau alkohol Mencuri Mood yang berubah-ubah Perubahan pergaulan   Bagaimana Cara Orang Tua Mencegah Penyalahgunaan Alkohol Pada Remaja? Memiliki komunikasi yang terjalin dengan baik dan pengetahuan yang cukup mengenai apa saja dampak buruk alkohol bagi kesehatan dapat membantu menurunkan resiko terjadinya penyalahgunaan minuman beralkohol pada seorang remaja. Selain itu, pengawasan orang tua yang memadai juga dapat membantu mencegah terjadinya penyalahgunaan alkohol. Akan lebih baik bila para orang tua juga mengajari anak-anaknya bagaimana caranya menghadapi kesulitan dan stress yang terjadi dalam kehidupannya sehari-hari dengan cara yang positif.     Sumber: medicinenet
 18 Mar 2017    18:00 WIB
Bagaimana Cara Menghindari Terjadinya Kanker Mulut?
Rongga mulut terdiri dari bibir, pipi, kelenjar ludah, langit-langit lunak, langit-langit keras, uvula, gusi,  amandel, lidah dan daerah di bawah lidah. Ketika kanker menyerang salah satu bagian dari rongga mulut tersebut dikatakan sebagai kanker mulut. Kanker mulut menyebabkan pertumbuhan abnormal sel-sel tubuh di daerah tersebut.  B. C. Cancer Agency menyatakan bahwa risiko seseorang terkena kanker mulut akan meningkat sesuai pertambahan usia. Selain itu ada sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya risiko kanker mulut. Berikut adalah hal-hal yang dapat meningkatkan risiko kanker mulut.  Merokok Kandungan rokok dapat meningkatkan terjadinya kanker mulut Konsumsi alkohol Kandungan alkohol juga dapat meningkatkan terjadinya kanker mulut Paparan sinar matahari Paparan sinar matahari secara terus menerus dapat menyebabkan terjadinya kanker kulit. Sinar matahari pun dapat menyebabkan kanker pada daerah bibir. Hindari terpapar terlalu lama dengan sinar matahari atau gunakan pelembab bibir yang mengandung tabir surya. Perhatikan kebersihan rongga mulut Rongga mulut yang sehat akan membantu melawan pertumbuhan sel kanker dalam rongga mulut. Sikat gigi Anda dengan bersih setiap hari. Olahraga teratur Dengan melakukan olahraga teratur akan meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan pertumbuhan sel kanker Konsumsi makanan yang sehat Pastikan Anda selalu mengkonsumsi makanan sehat, jangan lupa konsumsi sayur dan buah-buahan. Hindari konsumsi makanan olahan, makanan berpengawet dan makanan junk food.  Sumber: healthmeup
 11 Mar 2017    11:00 WIB
Apa Penyebab Kematian Bayi di Dalam Kandungan?
Kematian bayi di dalam kandungan (rahim) atau dalam istilah kedokteran disebut dengan lahir mati adalah suatu keadaan di mana bayi lahir dalam keadaan meninggal setelah kehamilan berusia 24 minggu. Keguguran adalah suatu keadaan di mana bayi lahir dalam keadaan meninggal sebelum kehamilan berusia 24 minggu. Kedua hal di atas dapat terjadi pada setiap ibu hamil, walaupun penyebabnya seringkali tidak dapat ditentukan dengan pasti. Wanita yang pernah mengalami kedua hal di atas dapat kembali hamil dan melahirkan bayi yang sehat pada kehamilan berikutnya.PenyebabSeringkali, tidak ada penyebab yang jelas mengapa bayi mengalami kematian di dalam kandungan setelah kehamilan berusia 24 minggu (lahir mati). Sekitar sepertiga kasus lahir mati disebabkan oleh berbagai gangguan pada plasenta (ari-ari), yang berfungsi untuk menutrisi bayi di dalam kandungan. Sekitar 10% bayi yang mati di dalam kandungan memiliki cacat bawaan atau kelainan kongenital. Berbagai hal lain yang dapat menyebabkan terjadinya lahir mati adalah:•  Gangguan tali pusat, misalnya bila terjadi prolapsus tali pusat, di mana tali pusat keluar lebih dulu sebelum bayi dari vagina, yang mengganggu suplai oksigen pada bayi sebelum ia dapat bernapas•  Adanya gangguan kesehatan pada ibu sebelum atau selama kehamilan. Wanita yang beresiko adalah wanita yang menderita diabetes tipe 1 atau diabetes yang tidak terkontrol sebelum atau selama kehamilan. Selain itu, peningkatan tekanan darah sebelum dan selama kehamilan (preeklampsia) juga dapat menyebabkan terjadinya lahir mati•  Gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi di dalam rahim yang dapat menyebabkan kematian bayi akibat kekurangan nutrisi•  Penggunaan obat-obatan terlarang, terutama kokain•  Kekurangan nutrisi berat•  Infeksi selama kehamilan•  Paparan terhadap zat berbahaya seperti pestisida atau karbonmonoksida selama kehamilan Faktor ResikoBeberapa hal yang dapat meningkatkan resiko bayi anda lahir mati adalah:•  Mengkonsumsi alkohol selama kehamilan•  Menggunakan obat-obatan terlarang selama kehamilan•  Merokok selama kehamilan•  Obesitas•  Pernah mengalami hal yang sama (lahir mati) sebelumnya•  Menderita gangguan kesehatan tertentu seperti diabetes dan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol•  Berusia kurang dari 15 tahun atau lebih dari pertengahan 30 tahunSegera hubungi bidan atau dokter anda bila anda merasakan gerakan bayi anda berkurang dan beritahu dokter atau bidan anda bila anda memiliki salah satu dari faktor resiko di atas. Terdapat beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk memeriksa keadaan bayi anda di dalam kandungan yaitu USG abdomen (perut) dan kardiotokografi (mengukur denyut jantung janin).Sumber: webmd