Your browser does not support JavaScript!
 22 Mar 2016    18:00 WIB
Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Meminum Air Kolam Renang?
Di cuaca yang begitu panas saat ini berenang di dalam kolam renang tentunya merupakan hal yang sangat menggoda. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang air kolam renang yang menggoda tersebut.  Air kolam renang mungkin mengandung bnayak bakteri dan parasit. Oleh karena itu, para ahli menganjurkan agar Anda tidak menelan air di kolam renang, danau, sungai, dan berbagai sumber air lainnya tempat Anda  berenang untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit yang tidak diinginkan.  Kolam renang anak-anak merupakan tempat yang mengandung sangat banyak bakteri, walaupun air kolam renang tersebut telah diklorinasi. Oleh karena itu, dianjurkan agar para orang tua untuk mencegah anak-anak mereka meminum air kolam renang saat berenang. Selain itu, jangan biarkan anak Anda berenang bila ia baru saja sembuh dari gangguan pencernaan karena mungkin dapat menularkan gangguan tersebut pada anak-anak lainnya. Selain kolam renang anak-anak, kolam renang umum juga dapat merupakan sumber bakteri E.coli, parasit cryptosporidium dan giardia; yang dapat menyebar bila jumlah klorin di dalam kolam renang kurang banyak atau bila pH kolam terlalu rendah.  Beberapa gejala penyakit yang dapat terjadi akibat infeksi berbagai kuman di atas adalah diare, kram perut, penurunan berat badan, mual, muntah, dan dehidrasi. Satu lagi kuman yang jarang tetapi cukup berbahaya yang mungkin terdapat di dalam kolam renang Anda adalah Naegleria, suatu amuba yang dapat menginfeksi otak. Amuba ini biasanya terdapat pada air hangat yang tidak mengalir.  Untuk menghindari infeksi amuba ini, hindari menceburkan diri ke dalam kolam renang dengan kaki terlebih dahulu, karena hal ini dapat membuat air kolam renang masuk ke dalam hidung, yang membuat amuba ini dapat dengan mudah masuk ke dalam otak. Banyak orang menganggap bahwa bila tercium bau klorin dari air kolam renang, maka hal ini berarti tidak ada bakteri dan kuman atau kotoran lainnya di dalam kolam renang. Bau yang Anda cium ini sebenarnya merupakan kloramin, yaitu sebuah zat yang dihasilkan dari kombinasi antara klorin, bakteri, air kemih, dan keringat. Kolam renang yang sehat dan bersih seharusnya tidak berbau sama sekali. Bila rumah Anda dekat dengan sungai atau air terjun, Anda mungkin perlu mewaspadai bakteri yang satu ini, yaitu leptospirosis. Leptospirosis biasanya berasal dari air kemih hewan mamalia yang juga meminum air tersebut. (hewan cenderung buang air kecil pada tempat yang sama dengan tempat mereka minum). Beberapa gejala leptospirosis yang dapat terjadi adalah demam, nyeri kepala, dan nyeri otot. Gangguan ini biasanya dapat diobati, terutama bila penderita segera mendapat pertolongan medis.   Sumber: huffingtonpost