Your browser does not support JavaScript!
 19 Apr 2020    11:00 WIB
Menggigit Kuku Bisa Mengganggu Kesehatan
Kebiasaan menggigiti kuku atau yang juga dikenal dengan nama onikofagia, merupakan kebiasaan yang diderita oleh banyak orang bahkan tanpa ia sadari. Kebiasaan ini biasanya dimulai sejak masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga mereka menjadi orang dewasa. Tanpa disadari, seseorang dapat menggigiti kukunya saat mereka sedang melakukan aktivitas lainnya seperti membaca, menonton televisi, berbicara, atau menelepon. Kebiasaan ini akan semakin sering dilakukan saat ia mengalami stress atau sedang bahagia atau sedang merasa bosan. Kadangkala, kebiasaan menggigiti kuku juga dapat merupakan gejala dari gangguan kesehatan lain yang lebih berbahaya seperti gangguan obsesif-kompulsif atau gangguan depresi. Jika Anda merupakan salah satu orang yang sering menggigiti kukunya, maka sekarang adalah saat yang tepat untuk berhenti karena selain efek kosmetik, kebiasaan menggigiti kuku ternyata juga berbahaya bagi kesehatan lho! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa dampak berbahaya dari kebiasaan menggigiti kuku bagi kesehatan.   Menyebarkan Kuman ke Dalam Mulut Tangan dan kuku Anda dipenuhi oleh bakteri, jamur, dan berbagai kuman berbahaya lainnya. Saat Anda memasukkan tangan dan kuku yang belum dicuci ke dalam mulut Anda, maka resiko terjadinya infeksi pun akan meningkat. Kuku merupakan lokasi paling ideal bagi tempat tinggal bakteri seperti salmonella dan E.coli. Selain itu, kebiasaan menggigiti kuku juga meningkatkan resiko terjadinya kutil dan infeksi herpes. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2007, anak-anak yang memiliki kebiasaan menggigiti kuku memiliki lebih banyak bakteri Enterobacteriaceae di dalam mulutnya dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.   Memicu Terjadinya Gangguan Pencernaan Saat Anda menggigiti kuku, maka berbagai jenis kuman penyakit berbahaya pun akan berpindah dari kuku Anda ke dalam mulut Anda, yang kemudian akan masuk ke dalam usus Anda. Begitu sampai di dalam perut, berbagai kuman penyakit ini dapat menyebabkan berbagai jensi gangguan pencernaan yang dapat memicu terjadinya diare dan nyeri perut. Anak-anak yang memiliki kebiasaan menggigiti kuku juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai jenis gangguan pencernaan seperti cacingan karena daya tahan tubuhnya yang lebih lemah.   Menyebabkan Infeksi Kuku Menggigiti kuku juga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi pada kuku. Saat Anda menggigiti kuku, maka robekan atau luka lecet kecil dapat terjadi pada daerah di sekitar kuku Anda. Bakteri berbahaya, jamur, dan berbagai kuman penyakit lainnya dapat masuk melalui luka kcil ini dan menyebabkan infeksi. Infeksi dapat menyebabkan daerah kulit di sekitar kuku membengkak, merah, dan bernanah; yang akan sulit diobati bila Anda masih saja menggigiti kuku.   Merusak Bantalan Kuku Selain membuat kuku Anda lebih rentan terhadap infeksi, menggigiti kuku juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan serius pada bantalan kuku, kutikel kuku, dan kulit di sekitar kuku. Menggigiti kuku dalam waktu lama juga dapat menyebabkan terjadinya pemendekan kuku yang tidak dapat diperbaiki lagi.   Baca juga: Hubungan Antara Bentuk Kuku dan Kepribadian Anda   Menyebabkan Gangguan Gigi Menggigiti kuku juga tidak baik bagi kesehatan gigi Anda. Kebiasaan ini dapat mengganggu oklusi gigi dan membuat gigi Anda tergeser dari tempatnya semula. Selain itu, kebiasaan buruk ini juga dapat membuat gigi depan menjadi retak atau bahkan patah, apalagi bila Anda menggunakan kawat gigi. Selain berdampak buruk pada gigi, menggigiti kuku juga dapat merusakan jaringan gusi Anda.   Menyebabkan Terjadinya Bruxism Seseorang yang menggigiti kukunya saat merasa stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami bruxism. Hal ini dikarenakan mereka yang memiliki kebiasaan buruk ini dapat menggigiti pensil atau menggeretakkan gigi saat merasa stress atau cemas saat tangan mereka disibukkan oleh aktivitas lainnya. Menggeretakkan gigi dapat membuat seseorang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami bruxism. Bruxism dapat menyebabkan terjadinya nyeri wajah, nyeri rahang, otot tegang, nyeri kepala kronik, dan gigi sensitif.   Mengganggu Kualitas Hidup Kebiasaan menggigiti kuku sebenarnya berhubungan dengan keadaan emosional seseorang dan merupakan kebiasaan yang sering dilakukan saat seseorang merasa stress, cemas, dan bosan.   Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan kebiasaan menggigiti kuku: Potonglah kuku jari tangan Anda secara teratur dan pastikan kuku Anda tetap pendek. Anda tidak akan merasa tergoda untuk menggigiti kuku yang pendek Gunakan pemulas kuku yang pahit untuk membuat Anda enggan menggigiti kuku Coba lakukan perawatan manicure Saat menonton televisi atau membaca buku, tutupi kuku Anda dengan selotip atau stiker atau gunakan sarung tangan Saat Anda merasa stress atau tegang, genggamlah bola kecil untuk membuat tangan Anda tetap sibuk dan jauh dari mulut Anda Konsumsi makanan sehat untuk membantu proses perbaikan dan pertumbuhan kuku Berkonsultasilah ke seorang dokter untuk membantu menghentikan kebiasaan Anda tersebut   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 03 Apr 2020    16:00 WIB
Duduk di Kloset Terlalu Lama Ternyata Bahaya
Seperti halnya ranjang Anda yang sebaiknya hanya digunakan untuk tidur dan berhubungan intim, kloset sebaiknya juga hanya dijadikan sebagai tempat untuk buang air besar. Jadi, jangan bawa telepon genggam atau berbagai benda lain yang dapat membuat Anda duduk lebih lama di atas kloset. Menurut seorang ahli, sebaiknya seseorang tidak duduk di atas toilet lebih dari 15 menit setiap kalinya. Bahkan akan lebih baik bagi Anda bila Anda buang air besar hanya bila Anda memang menginginkannya. Bila tidak, hal ini justru akan membuat Anda tergoda untuk mengejan dan memaksa kotoran keluar dari dalam tubuh Anda, yang dapat berujung pada terjadinya wasir atau hemoroid. Wasir terjadi saat pembuluh darah di sekitar daerah anus atau dubur Anda menonjol keluar. Pembuluh darah yang menonjol ini dapat membengkak, terasa nyeri, dan bahkan berdarah. Bila Anda membawa telepon genggam atau majalah atau koran Anda ke kamar mandi, hal ini justru akan membuat keinginan Anda untuk buang air besar menghilang, yang dapat memicu terjadinya sembelit dan akhirnya wasir. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan keinginan Anda untuk buang air besar disebabkan oleh adanya tinja di dalam rektum Anda, saat Anda menahan atau kehilangan keinginan ini, maka akan terjadi gerakan usus balik, yang akan membuat tinja naik kembali ke daerah usus besar. Hal ini akan membuat tinja lebih sulit untuk dikeluarkan.   Baca juga: Tips Membuat Kamar Mandi Bebas Kuman   Saat tinja kembali masuk ke dalam usus besar Anda, maka usus besar Anda akan kembali menyerap sejumlah cairan yang masih ada di dalam tinja Anda, yang akan membuat tinja Anda semakin sulit dikeluarkan dan memicu terjadinya sembelit. Jika Anda membutuhkan waktu lebih dari 10-15 menit untuk buang air besar, maka hal ini dapat merupakan pertanda adanya suatu gangguan pada organ pencernaan Anda. Salah satu penyebabnya adalah karena Anda sedang merasa stress sehingga gerakan peristaltik usus Anda pun berkurang. Selain itu, bila Anda sedang berada pada keadaan "fight or flight", maka tubuh Anda akan lebih banyak berfokus pada berbagai hal yang diperlukan untuk bertahan hidup dan buang air besar bukanlah kebutuhan utama untuk bertahan hidup. Untuk mencegah terjadinya sembelit, konsumsilah banyak serat, setidaknya 38 gram setiap harinya. Bila Anda sedang terburu-buru, mengkonsumsi segelas kopi mungkin dapat membantu melancarkan proses pembuangan tinja Anda tersebut. Hal ini dikarenakan kopi dapat membantu menstimulasi kontraksi otot yang berperan dalam terjadinya gerakan peristaltik usus.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth  
 29 Feb 2020    16:00 WIB
10 Bahan Alami Untuk Menyamarkan Stretch Mark
Stretch mark merupakan garis putih atau kemerahan pada permukaan kulit. Stretch mark paling sering ditemukan pada kulit di daerah perut, paha, lengan atas, bokong, dan dada. Kadangkala, stretch mark juga dapat ditemukan pada sebagian besar area kulit. Kehamilan memang merupakan penyebab utama timbulnya stretch mark. Penyebab lainnya adalah peningkatan atau penurunan berat badan secara mendadak, pertumbuhan tubuh yang cepat, keturunan, stress, dan perubahan kondisi fisik. Stretch mark terbentuk di dalam lapisan kulit bagian tengah (dermis) saat jaringan ikat meregang melebihi batas elastisitasnya karena pembesaran atau peregangan kulit yang sangat cepat. Saat kulit meregang, jaringan kolagen di dalamnya pun akan melemah dan produksi kolagen normal pun akan terganggu dan akhirnya rusak. Hal ini akan menyebabkan timbulnya suatu jaringan parut pada permukaan kulit (stretch mark). Pada awalnya, stretch mark biasanya berwarna merah mudah atau merah, tetapi seiring dengan berlalunya waktu, stretch mark akan menjadi berwarna putih keperakan. Stretch mark paling sering terjadi pada permukaan kulit yang cepat melebar atau pada bagian tubuh yang paling dulu mengalami pembesaran saat seseorang mengalami peningkatan berat badan. Untuk membantu menyamarkan stretch mark, di bawah ini ada beberapa bahan alami yang dapat membantu Anda.   1.      Minyak Jarak Minyak jarak telah banyak digunakan sebagai pengobatan bagi berbagai jenis gangguan kulit seperti keriput, bintik hitam karena penuaan, tahi lalat, flek, garis halus, dan jerawat. Selain itu, minyak jarak juga dapat digunakan untuk menyamarkan stretch mark. Caranya adalah: Oleskan minyak jarak pada daerah kulit yang mengalami stretch mark dan pijat daerah tersebut dengan gerakan memutar selama 5-10 menit Bungkus area kulit tersebut dengan kain tipis. Kemudian kompres bagian kulit tersebut selama setidaknya 30 menit Ulang proses ini setiap harinya selama setidaknya 1 bulan untuk mendapatkan hasil yang positif   2.      Lidah Buaya Lidah buaya telah diketahui dapat mengobati berbagai gangguan kulit. Lidah buaya mengandung zat yang dapat membantu proses penyembuhan, yang juga dapat menyamarkan stretch mark. Caranya adalah oleskan gel lidah buaya secara langsung pada area kulit yang mengalami stretch mark, diamkan selama 15 menit, kemudian bila dengan air hangat Cara lainnya adalah buatlah campuran antara ¼ cup gel lidah buaya, minyak dari 10 kapsul vitamin E, dan minyak dari 5 kapsul vitamin A. Kemudian, oleskan campuran ini pada daerah kulit yang mengalami stretch mark hingga terserap sempurna. Ulangi proses ini setiap hari.   3.      Putih Telur Telur merupakan makanan yang mengandung banyak protein. Untuk menyamarkan stretch mark, gunakanlah hanya bagian putih telur yang mengandung asam amino dan protein. Caranya adalah: Kocok putih telur yang berasal dari 2 butir telur dengan garpu. Bersihkan daerah kulit yang mengalami stretch mark dengan air kemduian oleskan putih telur tersebut pada kulit dengan menggunakan kuas riasan Biarkan putih telur mengering dan bersihkan kulit dengan air dingin Kemudian oleskan minyak zaitun pada kulit untuk melembabkannya Ulangi proses ini setiap hari selama setidaknya 2 minggu   4.      Sari Buah Lemon Cara mudah lainnya untuk menyamarkan stretch mark adalah dengan menggunakan sari buah lemon. Sari buah lemon merupakan asam alami yang dapat membantu proses penyembuhan dan menyamarkan stretch mark, jerawat, dan jaringan parut lainnya. Caranya adalah oleskan sari buah lemon segar pada kulit yang mengalami stretch mark dengan gerakan memutar. Biarkan sari buah lemon ini menyerap ke dalam kulit Anda selama setidaknya 10 menit sebelum membilasnya dengan iar hangat Cara lainnya adalah campurkanlah sari buah lemon dengan sari timun dengan takaran yang sama dan oleskan pada kulit yang mengalami stretch mark.   Baca juga: Stretch Mark Akibat Kehamilan      5.      Gula Gula putih merupakan salah satu bahan alami yang juga dapat digunakan untuk menyamarkan stretch mark. Anda dapat menggunakan gula untuk mengeksfoliasi kulit Anda. Caranya adalah: Campurkan 1 sendok makan gula dengan minyak almond dan beberapa tetes sari buah lemon. Aduk, kemudian oleskan pada kulit yang mengalami stretch mark Biarkan selama beberapa menit setiap harinya sebelum membersihkannya Lakukan hal ini selama sebulan atau lebih   6.      Sari Kentang Sari kentang mengandung banyak vitamin dan mineral yang dapat mempercepat pertumbuhan dan penyembuhan sel-sel kulit. Caranya adalah: Potonglah kentang berukuran sedang menjadi potongan-potongan tebal Ambil 1 potong kentang dan gosokan secara perlahan pada kulit yang mengalami stretch mark selama beberapa menit. Pastikan kanji dari kentang menutupi area kulit yang mengalami stretch mark Biarkan sari kentang ini mengering, kemudian bilaslah dengan air hangat   7.      Alfalfa Daun alfalfa mengandung 8 asam amino esensial yang baik bagi kesehatan kulit Anda. Daun alfalfa juga mengandung banyak protein, vitamin E, dan vitamin K; yang dapat menutrisi kulit. Caranya adalah: Campurkan sejumlah bubuk alfalfa dengan beberapa tetes minyak chamomile dan aduk hingga membentuk suatu pasta Oleskan pasta pada kulit yang mengalami stretch mark 2-3 kali sehari Ulangi proses ini setiap hari selama beberapa minggu   8.      Cocoa Butter Cocoa butter sangat penting dalam menyamarkan stretch mark karena merupakan pelembab alami yang luar biasa, yang dapat membantu menutrisi kulit dan menyamarkan stretch mark. Oleskanlah cocoa butter pada daerah kulit yang mengalami stretch mark setidaknya 2 kali setiap hari selama beberapa bulan.   9.      Minyak Zaitun Minyak zaitun mengandung banyak nutrisi dan antioksidan yang dapat mengatasi berbagai gangguan kulit, termasuk stretch mark. Caranya adalah: Oleskan extra virgin olive oil pada daerah kulit yang mengalami stretch mark, pijat dengan lembut. Hal ini akan meningkatkan aliran darah dan menyamarkan stretch mark Biarkan selama 30 menit agar vitamin A, D, dan E di dalam minyak zaitun dapat terserap masuk ke dalam kulit Cara lainnya adalah campurkan minyak zaitun dengan cuka dan air, kemudian gunakan sebagai krim malam. Campuran ini dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan mengeksfoliasi kulit.   10.  Air Putih Menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi dapat membantu melindugi kulit dari berbagai gangguan dan membantu proses detoksifikasi tubuh. Selain itu, kulit yang terhidrasi juga akan terasa lebih kenyal dan elastis. Konsumsilah setidaknya 8-10 gelas air putih setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Hal ini dapat membuat kulit Anda tetap halus dan menjaganya tetap elastis. Hindarilah konsumsi kopi, teh, dan minuman bersoda.   Berbagai jenis bahan alami ini hanya dapat membantu memudarkan stretch mark, tetapi tidak dapat menghilangkannya secara menyeluruh. Berkonsultasilah dengan dokter Anda bila Anda merasa khawatir dengan penampilan Anda akibat adanya stretch mark pada kulit Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 12 Aug 2019    18:00 WIB
7 Cara Menghentikan Batuk Anak Tanpa Menggunakan Obat
Memang benar bahwa mendengar suara batuk anak Anda sangatlah menyiksa, akan tetapi minum obat batuk juga bukanlah pilihan yang tepat. Menurut the American Academy of Pediatrics (AAP), obat batuk yang banyak dijual bebas di pasaran tidak efektif bagi anak-anak yang masih berusia kurang dari 6 tahun. Obat-obatan tersebut bahkan dapat berbahaya. Menurut the National Institute of Health, dekstrometorfan (DMP), bahkan aktif di dalam berbagai jenis obat batuk dapat menyebabkan terajdinya berbagai efek samping serius atau bahkan kematian pada anak-anak kecil.   Baca juga: 8 Tips Mengatasi Batuk di Malam Hari   Untungnya, di bawah ini ada beberapa cara mudah untuk mengatasi batuk anak Anda secara alami.   Satu Sendok Makan Madu Menurut para peneliti di the University of North Carolina, mengkonsumsi sedikit madu sebelum tidur dapat membantu mengurangi insiden batuk di malam hari dan tidur lebih nyenyak. Akan tetapi, pastikan Anda tidak memberikan madu pada anak Anda bila ia masih berusia kurang dari 1 tahun karena resiko terjadinya botulisme.   Humidifier Udara kering dapat membuat saluran udara Anda menjadi kering, yang akan membuat gejala batuk dan flu semakin memburuk.   Oleskan Balsem ke Dada Bila anak Anda telah berusia lebih dari 2 tahun, maka mengoleskan balsem ke dadanya dapat membantu mengatasi hidung tersumbat dan rasa sesak di dada, akan tetapi jangan oleskan balsem tepat di bawah hidungnya.   Jus Buah dan Cairan Lainnya Menjaga agar kebutuhan cairan anak Anda tetap terpenuhi merupakan hal yang sangat penting saat melawan flu dan batuk. Mengkonsumsi cukup cairan dapat membantu mengatasi hidung tersumbat dan mengencerkan dahak. Pilihlah air putih dan jus buah tetapi hindari minuman berkafein.   Sup Panas Menurut sebuah penelitian, sup ayam merupakan makanan terbaik bila Anda sedang menderita flu. Hal ini dikarenakan kaldu ayam dapat membantu melawan radang yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan membantu meredakan gejala flu.   Obat Tetes Hidung Obat tetes hidung dapat membantu mengencerkan lendir dan melembabkan hidung. Bagi para bayi, Anda dapat meneteskan beberapa tetes obat pada kedua lubang hidung, kemudian hisap lendir dengan menggunakan suntikkan. Pada anak yang lebih tua, Anda dapat menggunakan obat semprot hidung.   Bantal Membuat posisi kepala anak Anda lebih tinggi daripada tubuhnya dapat membantu membuka saluran napas yang tersumbat akibat flu. Jadi, tambahkanlah sebuah bantal lagi pada tempat tidur anak Anda. Bila anak Anda masih bayi, letakkanlah bantal di bawah kasurnya (untuk mencegah bayi sesak napas karena bantal).   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: safebee
 08 Aug 2019    18:00 WIB
7 Makanan Sehat yang Berbahaya Bila Dikonsumsi Secara Berlebihan
Sebagian besar orang tentunya sudah mengetahui bahwa mengkonsumsi gorengan dan makanan manis secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Akan tetapi, mengkonsumsi makanan sehat secara berlebihan ternyata juga berbahaya bagi kesehatan lho. Namun, bukan berarti Anda harus berhenti mengkonsumsi beberapa jenis makanan sehat tersebut, Anda hanya perlu mengurangi jumlah konsumsinya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan sehat yang sebaiknya tidak Anda konsumsi secara berlebihan.   Jeruk dan Tomat Anda harus berhati-hati untuk tidak mengkonsumsi makanan sehat ini secara berlebihan karena kandungan asam yang tinggi di dalamnya. Terlalu banyak mengkonsumsi jeruk atau tomat dapat memicu terjadinya refluks asam lambung, yang bila berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan terjadinya Barrett’s Esophagus, yaitu suatu gangguan di mana tumbuh suatu lesi pre kanker pada dinding kerongkongan. Dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi lebih dari 2 porsi jeruk atau tomat setiap harinya dan hindarilah keduanya bila Anda telah mengalami gejala refluks asam lambung.   Ikan Tuna Kalengan Memang benar bahwa ikan tuna kalengan dapat menjadi isian roti yang nikmat dan juga sehat karena rendah kalori. Akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak tuna kalengan dapat berbahaya karena tingginya kadar merkuri di dalam ikan tuna. Mengkonsumsi merkuri secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan berbicara, berkurangnya koordinasi, dan kelemahan otot. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 3-5 kaleng ikan tuna setiap minggunya.   Air Putih Walaupun air putih sangat penting bagi tubuh dan kesehatan, akan tetapi mengkonsumsi air putih secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya intoksikasi (keracunan) air lho. Intoksikasi air terjadi saat konsumsi air berlebihan melarutkan natrium di dalam tubuh, menyebabkan rendahnya kadar natrium di dalam darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya gangguan fungsi otak dan bahkan kematian. Jadi, berapa banyak konsumsi air putih yang dianggap berbahaya? Tidak ada patokan pasti, akan tetapi intoksikasi air biasanya berbahaya bagi para pelari marathon dan orang yang memaksa dirinya untuk mengkonsumsi banyak air putih. Bila Anda tidak yakin apakah Anda telah mengkonsumsi terlalu banyak air putih atau tidak, periksalah air kemih Anda. Bila air kemih Anda selalu transparan, kurangi konsumsi air putih Anda.   Kedelai Walaupun benar bahwa kacang kedelai dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah saat dikonsumsi dalam jumlah sedang, akan tetapi kedelai juga dapat menghambat proses penyerapan zat besi. Jadi, mengkonsumsi terlalu banyak kedelai dapat menyebabkan terjadinya anemia defisiensi besi. Selain itu, karena kedelai mengandung senyawa seperti estrogen (isoflavon), maka mengkonsumsi kedelai dalam jangka panjang dapat meningkatkan resiko terjadinya hiperplasia endometrium, yaitu dinding rahim membelah lebih cepat daripada biasanya, yang dapat memicu terjadinya kanker rahim. Hingga saat ini sebenarnya belum ada ketentuan khusus mengenai berapa banyak konsumsi kedelai yang masih dianggap dalam batas aman, akan tetapi dianjurkan agar Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 2 porsi kedelai setiap harinya.   Baca juga: Ini Dia Berbagai Jenis Keracunan Makanan...   Bayam Bayam merupakan sayuran hijau yang mengandung banyak protein, serat, dan berbagai jenis vitamin serta mineral. Selain itu, bayam juga mengandung banyak lutein, sejenis karotenoid yang dapat membantu mencegah terjadinya degenerasi makula akibat penuaan. Akan tetapi, bayam juga mengandung banyak oksalat, suatu senyawa yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Oleh karena itu, para penderita batu ginjal sebaiknya tidak mengkonsumsi sayuran ini secara berlebihan.   Kacang Brazil Kacang brazil merupakan sumber protein, serat, asam lemak esensial, dan selenium. Selain itu, kacang enak yang satu ini juga telah diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh mengkonsumsi kacang ini setiap hari karena mengandung sangat banyak selenium, yang dapat menjadi racun bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Mengkonsumsi terlalu banyak kacang brazil dapat menyebabkan kerontokan rambut, kuku rapuh, iritasi kulit, kelainan neurologis, dan pada kasus berat, kematian. Jadi, jangan pernah mengkonsumsi kacang brazil lebih dari 10 hari, terutama bila kacang tersebut masih berada dalam kulitnya.   Protein Hewani Tanpa Lemak Sedang berusaha menurunkan berat badan dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein? Bila ya, maka Anda mungkin harus berhati-hati untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi terlalu banyak protein hewani dapat memicu tubuh menghasilkan hormon seperti insulin yaitu IGF-1, yang akan mempercepat proses penuaan dan meningkatkan resiko terjadinya kanker, terutama kanker payudara.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 03 Aug 2019    16:00 WIB
Berbagai Efek Samping Kemoterapi yang Perlu Diketahui
Memang benar bahwa kemoterapi dapat mengobati berbagai jenis kanker dengan cukup efektif. Akan tetapi, seperti berbagai jenis obat lainnya, kemoterapi seringkali menyebabkan terjadinya berbagai jenis efek samping.Efek samping yang terjadi dapat berbeda-beda, tergantung pada jenis kanker, lokasi, jenis obat, dosis obat, dan keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. Mengapa Kemoterapi Menimbulkan Efek Samping?Kemoterapi bekerja pada sel-sel tubuh yang aktif. Sel-sel tubuh yang aktif adalah sel-sel yang bertumbuh dan membelah diri. Sel-sel kanker merupakan sel aktif, tetapi begitu pula dengan sel-sel tubuh yang sehat.Sel-sel tubuh sehat yang termasuk sel-sel aktif adalah sel-sel di dalam darah, mulut, saluran pencernaan, dan folikel rambut. Efek samping terjadi saat kemoterapi merusak sel-sel aktif yang sehat ini. Apakah Efek Samping Kemoterapi Bisa Diobati?Bisa. Dokter Anda biasanya akan membantu Anda mencegah atau mengobati berbagai efek samping yang timbul. Selain itu, dokter Anda mungkin akan memberikan kombinasi obat atau menggunakan cara pengobatan tertentu sehingga efek samping yang timbul pun lebih sedikit. Obat kemoterapi yang berbeda biasanya akan memiliki efek samping yang berbeda. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami efek samping. Bagi sebagian besar jenis obat kemoterapi, efek samping tidak berhubungan dengan efektivitas pengobatan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa efek samping kemoterapi yang cukup sering ditemukan. 1.      FatigueFatigue adalah merasa lelah atau sangat lelah hampir di sepanjang hari. Fatigue merupakan efek samping kemoterapi yang paling sering ditemukan. 2.      NyeriKemoterapi kadangkala membuat penderitanya merasa kesakitan, termasuk sakit kepala, nyeri otot, nyeri perut, nyeri akibat kerusakan saraf (rasa seperti terbakar, mati rasa, atau seperti tertusuk-tusuk) yang biasa terjadi pada jari tangan dan jari kaki.Nyeri ini biasanya akan semakin berkurang seiring dengan berlalunya waktu. Akan tetapi, sejumlah orang dapat mengalami kerusakan saraf permanen. Hal ini dapat membuat seseorang kesakitan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah pengobatan.Pengobata nyeri akibat kemoterapi yang biasanya diberikan oleh dokter adalah mengobati sumber nyeri, memberikan obat anti nyeri, dan menghambat sinyal nyeri dari saraf ke otak.  3.      SariawanKemoterapi dapat merusak sel-sel di bagian dalam mulut dan tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya sariawan yang terasa sangat nyeri di kedua bagian tubuh tersebut. Keadaan ini disebut dengan mukositis.Sariawan biasanya mulai muncul pada hari ke 5-14 paska kemoterapi. Sariawan ini dapat mengalami infeksi. Mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga kebersihan mulut dan gigi dapat menurunkan resiko terjadinya sariawan. Sariawan ini biasanya akan menghilang seluruhnya setelah pengobatan selesai. 4.      DiareSejumlah kemoterapi dapat menyebabkan diare cair. Mencegah atau mengobati diare sejak dini dapat mencegah terjadinya dehidrasi. 5.      Mual dan MuntahKemoterapi dapat menyebabkan mual dan muntah. Terjadinya efek samping ini dan seberapa buruk gejalanya tergantung pada jenis obat dan dosis obat yang digunakan. Pemberian obat yang tepat sebelum dan setelah kemoterapi biasanya dapat mencegah terjadinya mual dan muntah. 6.      SembelitKemoterapi dapat menyebabkan terjadinya sembelit. Hal ini berarti sulit atau tidak sering buang air besar. Beberapa jenis obat-obatan lain seperti obat anti nyeri juga dapat menyebabkan terjadinya sembelit. Untuk menurunkan resiko terjadinya sembelit; konsumsilah banyak air putih, makan makanan sehat, dan cukup olahraga. 7.      Gangguan Darah Sumsum tulang merupakan suatu jaringan seperti spons yang berada di dalam tulang Anda. Sumsum tulang berfungsi untuk membentuk sel-sel darah baru. Kemoterapi biasanya akan mengganggu proses ini, sehingga Anda mungkin akan mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat kurang darah.Dokter Anda biasanya akan melakukan pemeriksaan darah rutin untuk mengetahui berapa kadar sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit di dalam darah Anda.Kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan terjadinya anemia, dengan gejalanya berupa fatigue, pusing, dan sesak napas. Sementara itu, kekurangan sel darah putih (leukopenia) akan membuat Anda lebih mudah jatuh sakit. Kekurangan trombosit akan membuat Anda lebih mudah mengalami perdaharan dan memar daripada biasanya. Baca juga: Cara Atasi Rasa Mual Akibat Kemoterapi Sekarang ini, telah tersedia obat-obatan yang dapat mengobati berbagai jenis gangguan darah di atas dan mencegah terjadinya leukopenia pada pasien dengan resiko tinggi. Obat-obatan ini dapat membantu sumsum tulang Anda membentuk sel-sel darah baru. 8.      Gangguan Sistem SarafSejumlah obat kemoterapi dapat menyebabkan kerusakan saraf. Obat ini dapat menyebabkan timbulnya beberapa gejala seperti kesemutan, rasa seperti terbakar, kelemahan atau mati rasa pada tangan, kaki, atau keduanya; otot terasa lemah, nyeri, atau mudah lelah; hilang keseimbangan, dan gemetar.Anda mungkin juga akan mengalami kaku leher, nyeri kepala, kesulitan melihat, kesulitan mendengar, atau kesulitan berjalan dengan normal. Anda akan merasa mudah jatuh. Berbagai gejala ini biasanya akan membaik saat dosis obat kemoterapi diturunkan atau dihentikan. Akan tetapi, kadangkala kerusakan yang terjadi bersifat permanen. 9.      Perubahan Cara Berpikir dan Daya IngatSejumlah orang dapat mengalami kesulitan berpikir jernih dan berkonsentrasi setelah melakukan kemoterapi.  10.  Gangguan Seksual dan Organ ReproduksiKemoterapi dapat mempengaruhi kesuburan Anda. Bagi wanita, kemoterapi akan mempengaruhi kemampuannya untuk hamil. Sementara itu, bagi pria, kemoterapi akan mempengaruhi kemampuannya untuk membuat seorang wanita hamil.Selain itu, merasa lelah atau tidak enak badan karena menderita kanker atau karena kemoterapi juga dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk menikmati seks. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai efek samping yang satu ini sebelum Anda memulai kemoterapi.Kemoterapi juga dapat membahayakan jiwa janin, terutama bila kehamilan masih berusia kurang dari 3 bulan saat semua organ bayi masih dalam masa pembentukan. Jika Anda memiliki kemungkinan untuk hamil selama pengobatan, gunakanlah pil KB. Jika Anda hamil, segera beritahu dokter Anda. 11.  Hilangnya Nafsu MakanSaat melakukan kemoterapi, Anda mungkin akan makan lebih sedikit daripada biasanya, tidak merasa lapar sama sekali, atau merasa kenyang setelah makan sedikit. Jika hal ini terus berlangsung selama pengobatan, maka Anda mungkin akan mengalami penurunan berat badan dan kurang gizi. Anda juga mungkin akan mengalami penurunan massa otot dan kekuatan otot. Semua hal ini dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk sembuh. 12.  Rambut RontokBeberapa jenis kemoterapi dapat menyebabkan rambut rontok dari seluruh bagian tubuh. Hal ini mungkin terjadi secara perlahan atau sekaligus. Rambut rontok biasanya mulai terjadi setelah beberapa minggu pertama kemoterapi dan cenderung meningkat dalam waktu 1-2 bulan. Dokter Anda dapat memprediksi hal ini berdasarkan pada jenis obat dan dosis obat yang Anda terima. 13.  Efek Samping Jangka PanjangSebagian besar efek samping di atas akan menghilang setelah pengobatan dihentikan. Akan tetapi, sejumlah efek samping akan tetap berlanjut, kambuh, atau baru timbul kemudian. Contohnya, beberapa jenis kemoterapi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung, paru-paru, hati, ginjal, atau sistem reproduksi. Dan sejumlah orang mungkin akan mengalami kesulitan berpikir, berkonsentrasi, dan mengingat selama beberapa bulan atau beberapa tahun paska kemoterapi.Kerusakan atau perubahan sistem saraf dapat terjadi paska pengobatan. Anak-anak yang menjalani kemoterapi mungkin akan mengalami efek samping yang akan berlangsung selama beberapa bulan atau beberapa tahun paska kemoterapi. Orang yang berhasil sembuh dari kanker juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker lagi di kemudian hari. Pentingnya Perawatan Paska KemoterapiPerawatan saat kemoterapi telah selesai sangat penting. Dokter Anda dapat membantu Anda mengatasi berbagai efek samping jangka panjang dan memperhatikan apakah ada efek samping baru (late effects) yang timbul paska kemoterapi. Dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: cancer 
 30 Jul 2019    18:00 WIB
Ramuan Alami Cocok Untuk Memutihkan Selangkangan Hitam
Kulit yang mulus adalah impian hampir semua orang, terutama wanita. Karena kulit yang mulus dianggap lebih menarik. Namun ada salah satu masalah yang menjadi masalah untuk banyak orang yaitu selangkangan yang berwarna hitam, Meski memiliki kulit yang putih, belum tentu terhindar dari masalah yang satu ini. Ada beberapa penyebab mengapa selangkangan menjadi hitam: Adanya gesekan yang berlebihan sehingga membuat kulit selangkangan mudah kering dan mudah teriritasi yang lama kelamaan menjadi hitam. Ketidakseimbangan hormon, saat menstruasi, saat hamil biasanya akan terjadi perubahan hormon yang membuat kulit menjadi lebih hitam Daerah lipatan, biasanya daerah lipatan lebih tertutup, sehingga mudah berkeringat dan akan terasa gatal. Saat digaruk akan mudah mengalami iritasi dan menjadi lebih hitam. Nah untuk Anda yang memiliki masalah yang satu ini, berikut adalah cara mudah dan alami untuk membantu mengatasi selangkangan hitam. Berikut caranya: 1.      Scrub gula dan air lemon Lemon mengandung vitamin C yang tinggi sehingga dapat membantu mencerahkan kulit, gula berfungsi sebagai scrub untuk membantu mengangkat sel kulit mati. Cara membuat: Campurkan 1 sendok makan gula dengan perasan 1 buah air lemon Gosokkan ke selangkangan dan diamkan selama 5 menit Bilas sampai bersih   2.      Susu dan air mawar Susu mengandung asam laktat yang membantu memperbaiki tekstur kulit. Cara ini tidak hanya mencerahkan kulit, tetapi juga membuat kulit lembut dan halus. Kandungan vitamin A dan vitamin E yang bekerja sangat baik untuk membantu mengelupaskan sel kulit mati. Cara membuat: Gosokkan pada selangkangan dan diamkan selama 5 menit Campuran 1 sendok makan susu dengan 1 sendok teh air mawar Bilas sampai bersih   3.      Parutan bengkuang dan jeruk nipis Bengkuang dan jeruk nipis sama-sama kaya akan vitamin C sehingga mampu mencerahkan kulit selangkangan. Selain itu parutan bengkuang berguna untuk membantu menghaluskan kulit. Cara membuat; Parut atau blender ½ buah bengkuang dicampur dengan 3 buah air jeruk nipis Gosokkan campuran tersebut dan diamkan selama 5 menit. Bilas sampai bersih   4.      Campuran kunyit dengan air lemon Kandungan dalam kunyit menghambat produksi melanin, yaitu pigmen yang membuat kulit menjadi lebih hitam. Cara membuat: Campurkan 1 sendok makan bubuk kunyit dengan ½ sendok makan madu Gosokkan campuran tersebut dan diamkan selama 5 menit. Bilas sampai bersih   5.      Campuran pepaya dengan yogurt Enzim papain dalam pepaya membantu pengelupasan kulit sehingga merangsang pertumbuhan sel kulit yang baru dan kulit menjadi lebih cerah dan tentunya lebih lembut. Yogurt juga mengandung asam laktat yang membantu proses pengelupasan kulit Cara membuat: Hancurkan 1 potong buah pepaya sampai halus dan cukup Campurkan dengan 2 sendok makan yogurt Gosokkan campuran tersebut dan diamkan selama 5 menit. Bilas sampai bersih Campuran ini bisa digunakan untuk 2 orang Anda bisa melakukan cara diatas untuk membantu memutihkan selangkangan Anda, lakukan cara diatas minimal 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Perlu dingat biasakan untuk menggunakan pelembab agar daerah selangkangan Anda tidak mudah teriritasi sehingga menjadi lebih hitam. Baca juga: Penyebab Kulit Selangkangan Menjadi Hitam   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 10 Jul 2019    16:00 WIB
Apa Sebenarnya Dampak Menopause Pada Tubuh ?
Pada sejumlah wanita, terjadinya menopause hanya ditandai oleh sesekali mengalami hot flush dan mudah lelah. Akan tetapi, pada sejumlah wanita lainnya, gejala menopause yang timbul bisa sangat banyak, baik gejala fisik maupun psikologis, yang membuat mereka sangat menderita. Namun, karena banyak gejala menopause seperti bau mulut, kulit gatal, dan bahkan irritable bowel syndrome tidak memiliki hubungan langsung dengan hormon; maka banyak wanita tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang mengalami gejala menopause. Kabar baiknya adalah perubahan gaya hidup sederhana sekalipun dapat membantu mengurangi sebagian besar gejala menopause, kecuali gejala yang paling berat. Di bawah ini Anda apa sebenarnya dampak menopause pada tubuh Anda dan gejala apa saja yang ditimbulkannya.   Otak Depresi, Gangguan Cemas, Perubahan Mood Estrogen berfungsi untuk membantu meningkatkan kadar serotonin dan dopamin, yang berfungsi untuk mengatur mood. Kadar estrogen yang rendah dapat menyebabkan mood seseorang menjadi buruk dan mempengaruhi kemampuannya untuk menghadapi situasi penuh tekanan, lebih mudah gelisah, mulut kering, napas cepat, denyut jantung cepat, dan sesak napas. Pusing Pusing mungkin disebabkan oleh serangan cemas atau panik (napas cepat dan denyut jantung cepat dapat mengurangi aliran darah dan oksigen ke dalam otak). Gangguan Tidur Gangguan tidur mungkin terjadi akibat berkeringat pada malam hari, tetapi juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar hormon estrogen. Estrogen juga berfungsi untuk mengatur kadar magnesium di dalam tubuh. Magnesium berfungsi untuk membantu melemaskan otot yang akan membuat seseorang tertidur. Rendahnya kadar hormon estrogen akan membuat otot-otot leher menjadi kendur dan membuat wanita menjadi mendengkur. Brain Fog Sering lupa, sulit berkonsentrasi, dan tidak mampu menemukan kata-kata yang tepat dapat berhubungan dengan penurunan kadar hormon estrogen. Hal ini dikarenakan tidak hanya estrogen tidak hanya dapat membantu otak menjalankan fungsinya, tetapi juga turut mengatur aliran darah yang masuk ke dalam otak. Gejala ini biasanya hanya berlangsung sementara dan kemampuan berpikir biasanya akan kembali normal setelah menopause. Fatigue/Mudah Lelah Hormon membantu mengatur bagaimana sel-sel tubuh Anda menggunakan energi, jadi saat kadarnya turun, maka kadar energi Anda pun akan ikut turun. Banyak wanita yang baru memasuki masa menopause mengeluhkan badan terus terasa lemas, mudah lelah, dan apatis; walaupun sudah cukup tidur setiap harinya. Akan tetapi, karena gejala yang satu ini juga dapat merupakan gejala dari gangguan tiroid atau kekurangan zat besi, maka ada baiknya bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter. Rambut Penurunan kadar hormon estrogen akan menyebabkan penurunan kolagen, protein alami di dalam rambut; sehingga rambut pun akan menjadi rapuh dan mudah rontok. Kecepatan rambut rontok pun akan meningkat, baik pada rambut di kepala maupun pada bagian tubuh lain. Hal ini dikarenakan folikel rambut membutuhkan estrogen untuk proses pertumbuhan rambut. Mulut Hormon estrogen juga penting untuk melumasi membran mukosa seperti mulut. Kadar estrogen yang rendah akan membuat mulut menjadi kering, sehingga bakteri pun lebih mudah berkembang biak dan menyebabkan kerusakan gigi serta gusi berdarah. Hal ini juga dapat merusak tonjolan lidah yang berfungsi sebagai indra perasa, menyebabkan bau mulut, rasa seperti terbakar pada lidah, atau rasa tidak enak pada lidah. Jantung Kekurangan estrogen juga akan menyebabkan stimulasi berlebihan pada saraf dan sistem sirkulasi, yang akan membuat jantung berdenyut lebih cepat dan tidak teratur. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter untuk menyingkirkan kemungkinan adanya gangguan jantung. Paru-paru Karena hormon dan sistem kekebalan tubuh memiliki hubungan yang erat, maka penurunan kadar hormon estrogen dapat membuat gejala alergi semakin memburuk atau Anda mungkin akan mulai mengalami alergi untuk pertama kalinya, terutama asma dan dermatitis. Payudara Kadar hormon yang tidak seimbang dapat menyebabkan hormon progesteron menjadi dominan untuk sesaat. Hal ini dapat memicu terjadinya retensi cairan, yang akan membuat payudara menjadi kencang. Suhu Tubuh Seiring dengan menurunnya kadar hormon estrogen, maka kelenjar hipotalamus (pengatur suhu di dalam tubuh) dapat "ditipu" dan menyangka bahwa tubuh Anda sedang kepanasan, sehingga ia pun akan memicu pembentukan keringat dan hot flushes untuk menurunkan suhu tubuh. Pada hot flushes, Anda mungkin akan merasa panas atau kulit tampak merah secara mendadak. Hot flushes biasanya dimulai pada wajah, leher, atau dada dan kemudian menyebar. Keringat pun akan mulai keluar. Denyut jantung Anda mungkin akan meningkat atau Anda mungkin akan merasa berdebar-debar.   Baca juga: Menopause Pada Pria   Perut/Pencernaan Peningkatan Berat Badan Anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk menjaga berat badan tetap ideal karena tubuh Anda akan "berjuang" untuk menyimpan lebih lemak terutama di daerah perut karena lemak berfungsi untuk memproduksi estrogen. Selain itu, karena kadar hormon testosteron juga menurun, maka laju metabolisme tubuh Anda juga akan ikut menurun. Jadi, seorang wanita harus mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsinya bila mereka tidak ingin menjaga berat badannya tetap ideal saat memasuki masa menopause. Perut Kembung Estrogen sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara jumlah air dan empedu di dalam tubuh Anda. Jadi, saat kadarnya menurun, tubuh Anda pun akan cenderung menyimpan lebih banyak air, yang akan membuat Anda merasa kembung. Selain itu, karena tubuh Anda akan memproduksi lebih sedikit empedu, maka Anda pun tidak dapat mencerna lemak dengan baik, yang akan menyebabkan Anda lebih sering buang gas. Berbagai perubahan yang terjadi di dalam usus akan membuat makanan lebih lama tinggal di dalam usus, yang mengakibatkan lebih banyak gas yang terbentuk. Perut kembung saat memasuki masa menopause lebih sering dialami oleh wanita yang juga mengalami hal ini saat mereka masih menstruasi dulu (menunjukkan bahwa usus Anda sensitif terhadap perubahan kadar hormonal). Irritable Bowel Syndrome Otot-otot usus memiliki reseptor estrogen, jadi penurunan kadar hormon estrogen dapat menurunkan tonus otot, melambatkan pergerakan usus, dan memicu terjadinya diare, mual, atau sembelit. Kram Perut Kadar hormon yang sangat fluktuatif dapat menyebabkan terjadinya nyeri perut bawah seperti saat menstruasi.   Kulit/Kuku Tubuh membutuhkan estrogen untuk memproduksi kolagen (protein yang berfungsi untuk menjaga kulit tetap kenyal) dan untuk lubrikasi. Jadi, penurunan kadar hormon estrogen akan membuat kulit menjadi kering, bersisik, dan gatal. Kulit kering dapat membuat Anda merasa seperti ada sesuatu yang berjalan di atas kulit Anda. Kulit juga akan menjadi lebih tipis. Kehilangan kolagen biasanya paling cepat pada awal masa menopause. Kurangnya lubrikasi alami juga akan membuat kuku lebih mudah pecah-pecah.   Otot/Sendi Nyeri dan Kelemahan Otot Estrogen memiliki efek menenangkan bagi tubuh. Jadi penurunan kadar estrogen, akan membuat efek hormon kortisol, hormon stress, menjadi dominan, yang akan membuat otot menjadi kencang dan lelah. Karena semua otot memiliki reseptor estrogen, maka penurunan kadar hormon estrogen akan memicu terjadinya nyeri otot dan mempengaruhi tonus otot. Nyeri Sendi Estrogen juga akan mempengaruhi persendian Anda. Kadar hormon estrogen yang rendah saat menopause dapat menyebabkan rasa nyeri sendi semakin menjadi atau memicu terjadinya nyeri sendi untuk pertama kalinya, yang dikenal dengan nama artritis menopause.   Rahim/Kandung Kemih Perdarahan Hebat Gangguan keseimbangan kadar hormonal dapat menyebabkan perubahan volume darah (darah menstruasi yang keluar dapat menjadi lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya dan mungkin akan ditemukan bekuan darah) dan frekuensi menstruasi (siklus menstruasi menjadi lebih panjang, lebih pendek, atau tidak teratur). Pada keadaan normal, estrogen akan membuat dinding rahim menebal dan karena tidak ada sel telur yang dikeluarkan (sel telur akan melepaskan hormon progesterone yang berfungsi untuk mengurangi efek penebalan ini), maka dinding rahim yang menebal ini akan menyebabkan volume darah menstruasi menjadi lebih banyak daripada biasanya. Inkontinensia Berkurangnya kolagen karena penurunan kadar hormon estrogen akan menyebabkan jaringan di sekitar kandung kemih menjadi lebih tipis dan tidak terlalu elastis. Jaringan di sekitar otot-otot panggul juga akan melemah, yang akan menyebabkan air kemih "bocor" saat Anda batuk, tertawa, bersin, atau membuat Anda menjadi lebih sering buang air kecil, atau sering mengalami infeksi saluran kemih.   Seks Penurunan Gairah Seksual Penurunan kadar hormon estrogen akan membuat sensitivitas di daerah vagina berkurang dan juga akan mempengaruhi kemampuan seorang wanita untuk mencapai orgasme. Kadar hormon progesteron yang menurun juga akan menyebabkan gairah seksual menurun, karena progesteron berfungsi untuk menstimulasi produksi hormon testosteron, yang merupakan hal penting bagi gairah seksual. Vagina Kering Membran mukosa pada dinding vagina akan menjadi kering; yang akan membuat vagina terasa gatal, panas, atau terasa seperti terbakar, dan mungkin terasa nyeri saat berhubungan intim.   Pemeriksaan Apa yang Dapat Dilakukan Untuk Mendeteksi Menopause? Walaupun tidak ada pemeriksaan yang dapat menentukan apakah Anda memang sudah memasuki masa menopause atau belum, akan tetapi ada beberapa pemeriksaan darah yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah Anda sudah menuju masa menopause atau belum. Pemeriksaan darah yang dimaksud adalah pemeriksaan kadar FSH (follicle stimulating hormone). Hormon ini diproduksi oleh tubuh untuk menstimulasi indung telur untuk memproduksi sel telur. Karena indung telur tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya saat seorang wanita mulai memasuki masa menopause, maka tubuh Anda meningkatkan produksi FSH di dalamnya untuk membuat indung telur kembali "bekerja" dengan baik. Karena kadar FSH sangat fluktuatif dari bulan ke satu ke bulan berikutnya, maka pemeriksaan kadar FSH biasanya dilakukan 2 kali dengan jarak 6 minggu. Bila dari 2 pemeriksaan yang dilakukan kadar FSH lebih dari 25 (kadar normal FSH adalah 4.7-21.5), maka hal ini menunjukkan bahwa Anda telah mulai memasuki masa menopause. Beberapa orang dokter mungkin juga akan menganjurkan Anda untuk memeriksa kadar hormon estrogen. Kadar hormon estrogen normal adalah antaa 30-400. Kadar hormon estrogen yang kurang dari 30 menunjukkan bahwa Anda telah mulai memasuki masa menopause. Pemeriksaan lainnya yang dapat membantu mendeteksi menopause adalah mengukur kadar Anti-Mullerian Hormone (AMH), yang dapat memberikan perkiraan berapa jumlah sel telur yang masih tersisa. Selain itu, dokter Anda mungkin juga akan menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan fungsi tiroid karena gangguan pada kelenjar tiroid juga dapat menyebabkan terjadinya berbagai gejala yang mirip dengan gejala menopause seperti berdebar-debar, perubahan mood, dan badan lesu. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: dailymail
 23 May 2019    16:00 WIB
Apakah Aman Naik Turun Tangga Ketika Hamil?
Apakah ibu Anda mengatakan bahwa berbahaya naik turun tangga saat sedang hamil? Apakah hal ini benar? Sebenarnya naik turun tangga selama hamil tidak berbahaya, selama Anda berhati-hati. Bahaya terbesar dari naik turun tangga saat sedang hamil adalah resiko tersandung dan terjatuh. Terjatuh dari tangga saat sedang hamil muda (trimester pertama) dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Sedangkan terjatuh dari tangga saat sedang hamil tua (trimester dua dan tiga) dapat memicu terjadinya persalinan prematur. Pada awal masa kehamilan resiko jatuh biasanya cukup kecil karena Anda masih dapat berjalan dengan baik, akan tetapi pada saat kehamilan berkembang dan perut Anda mulai membesar, maka resiko jatuh akan meningkat karena pusat gravitasi tubuh Anda sudah berubah.   Baca juga: Penyebab Perdarahan Selama Kehamilan   Kapan Anda Perlu Menghindari Naik Turun Tangga Saat Hamil? Kecuali bila dilarang oleh dokter Anda, maka naik turun tangga pada trimester pertama kehamilan sebenarnya cukup aman. Di bawah ini ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa Anda sebaiknya tidak naik turun tangga saat hamil: Pernah mengalami perdarahan pada trimester pertama kehamilan Memiliki resiko tinggi keguguran, mengalami kram perut, atau memiliki kadar hormon yang rendah Kehamilan Anda dinilai beresiko tinggi oleh dokter Anda atau bila Anda menderita diabetes atau penyakit autoimun lain Anda pernah mengalami keguguran sebelumnya Anda berusia lebih dari 35 tahun Anda mengalami pusing hebat atau pernah pingsan Anda hamil anak kembar Anda memiliki tekanan darah yang lebih tinggi atau rendah daripada normal Anda pernah dianjurkan untuk bed rest total   Tips Aman Naik Turun Tangga Saat Hamil Tidak peduli berapa usia kehamilan Anda, Anda perlu lebih berhati-hati saat naik dan turun tangga. Di bawah ini ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat Anda ingin naik turun tangga selama hamil: Selalu berpegangan pada susuran tangga saat naik atau turun tangga. Jika Anda sedang membawa barang, pastikan salah satu tangan Anda bebas dari barang bawaan sehingga Anda bisa berpegangan dengan nyaman pada susuran tangga Pastikan tangga memiliki penerangan yang baik Jika anak tangga berkarpet, berhati-hatilah agar Anda tidak tersandung atau jatuh Selalu berjalan dengan perlahan saat naik atau turun tangga Jika Anda jatuh atau terpeleset saat naik atau turun tangga, segera periksakan diri ke seorang dokter   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 05 Feb 2019    08:00 WIB
Tanpa Obat, Redakan Sakit Gigi Dengan Bahan Alami
Tingkat sakit gigi dapat sangat bervariasi, mulai dari nyeri ringan hingga nyeri hebat yang tidak tertahankan, baik pada gigi atau rahang Anda. Beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit gigi adalah gigi berlubang, infeksi, akar gigi yang tidak terlindung, gigi retak, gangguan gusi, tambalan gigi yang bocor, atau gangguan sendi rahang. Sakit gigi dapat terjadi saat bagian tengah gigi atau yang juga dikenal dengan nama pulpa mengalami iritasi atau meradang. Pulpa berisi beberapa ujung saraf yang sangat sensitif. Pulpa dapat meradang atau mengalami iritasi karena berbagai hal, termasuk yang disebtukan di atas. Jika Anda mengalami sakit gigi, akan lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi sebelum keluhan semakin memburuk. Selain itu, Anda juga dapat mencoba beberapa bahan alami di bawah ini untuk mengurangi rasa nyeri untuk sementara waktu.   Lada dan Garam Garam yang dicampur dengan lada dapat menjadi ramuan yang berguna saat gigi Anda menjadi sangat sensitif. Hal ini dikarenakan keduanya mengandung zat anti bakteri, anti radang, dan anti nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan garam dan lada dengan jumlah yang sama, kemudian tambahkan beberapa tetes air untuk membuatnya menjadi pasta Oleskan pada gigi yang nyeri dan diamkan selama beberapa menit Lakukan hal ini selama beberapa hari   Bawang Putih Bawang putih dapat menjadi pereda nyeri gigi yang cukup efektif. Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung antibiotik dan berbagai zat obat lainnya yang sangat efektif untuk mengurangi nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan atau bubuk bawang putih dengan sejumlah garam dan oleskan langsung pada gigi yang sakit. Jika Anda lebih suka, Anda juga dapat mengunyah 1-2 siung bawang putih secara langsung Ulangi terapi ini selama beberapa hari   Cengkeh Cengkeh mengandung zat anti radang, anti bakteri, antioksidan, dan anestetik (bius) yang dapat membantu mengatasi sakit gigi dan melawan infeksi. Cara membuatnya adalah haluskan 2 butir cengkeh utuh. Campurkan dengan sedikit minyak zaitun atau minyak sayur dan oleskan pada gigi yang nyeri. Cara lainnya adalah oleskan cotton ball yang telah dibasahi dengan minyak cengkeh secara langsung pada gigi yang sakit atau campurkan beberapa tetes minyak cengkeh dengan setengah gelas air dan berkumurlah dengan air ini.   Bawang Bombay Bawang Bombay mengandung zat antiseptic dan anti mikroba yang dapat mengatasi sakit gigi. Selain itu, bawang Bombay juga dapat membantu meredakan nyeri dengan membunuh bakteri penyebab infeksi. Caranya adalah segera kunyah bawang Bombay mentah selama beberapa menit saat Anda pertama kali mengalami sakit gigi. Jika Anda tidak dapat mengunyahnya, letakanlah sepotong bawang Bombay mentah pada gigi atau gusi yang sakit.   Baca juga: Tips Menangani Nyeri Karena Tumbuh Gigi   Air Garam Hangat Tahukah Anda bahwa segelas air garam hangat dapat membantu meredakan sakit gigi? Campurkanlah setengah sendok makan garam ke dalam segelas air panas dan gunakan sebagai obat kumur. Larutan ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan radang serta infeksi.   Daun Jambu Biji Daun jambu biji segar juga dapat membantu meredakan nyeri gigi karena mengandung zat anti radang, anti nyeri, dan anti mikroba. Caranya adalah kunyahlah 1 atau 2 buah daun jambu biji hingga sarinya keluar dan meredakan nyeri. Selain itu, daun bayam mentah juga akan menimbulkan efek yang samat. Cara lainnya adalah masukkan 4-5 butir daun jambu biji ke dalam air mendidih. Biarkan hingga air menjadi hangat dan tambahkan sedikit garam. Gunakan larutan ini sebagai obat kumur.   Ekstrak Vanilla Ekstrak vanilla merupakan pilihan populer lainnya untuk meredakan nyeri gigi. Selain itu, vanilla juga memiliki efek menenangkan. Caranya adalah celupkan cotton bud ke dalam ekstrak vanilla dan oleskan pada gigi yang sakit. Lakukan hal ini beberapa kali sehari hingga gigi tidak lagi terasa nyeri.   Es Batu Es batu dapat membantu meredakan nyeri dengan membuat ujung saraf mati rasa. Caranya adalah bungkus es batu dengan kain tipis. Tempelkan pada pipi di dekat gigi yang sakit selama beberapa menit. Jangan tempelkan langsung pada gigi karena kontak langsung justru dapat membuat gigi terasa semakin sakit.   Selain mencoba berbagai obat herbal di atas, pastikan Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi karena beberapa jenis gangguan gigi dan gusi membutuhkan pengobatan yang lebih daripada pengobatan alami di atas.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies