Your browser does not support JavaScript!
Saat seorang wanita hamil, ia memerlukan berbagai jenis vitamin dan mineral penting (lebih banyak) untuk mendukung perkembangan janin di dalam tubuhnya. Sayangnya, hanya dengan mengkonsumsi diet sehat dan seimbang biasanya tetap tidak dapat mencukupi seluruh kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh bayi Anda. Oleh karena itu, para ibu hamil pun biasanya memerlukan tambahan suplemen vitamin dan mineral selama kehamilan berlangsung. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis vitamin dan mineral yang diperlukan oleh para ibu hamil.   Asam Folat Asam folat dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, jeruk, dan sayuran berdaun hijau (terutama kale dan bayam). Asam folat membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan normal dari sistem saraf pusat bayi, yaitu otak dan medulla spinalis. Karena perkembangan sistem saraf bayi terjadi pada bulan pertama kehamilan, di mana Anda biasanya belum mengetahui kehamilan Anda tersebut, maka tidak ada salahnya bila Anda mengkonsumsi suplemen asam folat bila sedang berusaha untuk hamil. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan para wanita untuk mengkonsumsi suplemen asam folat setidaknya satu bulan sebelum kehamilan. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mcg setiap harinya. Dosis lebih tinggi mungkin akan diberikan pada: Wanita penderita diabetes Wanita yang pernah memiliki anak yang menderita kelainan sistem saraf pusat Wanita yang menderita sickle cell disease   Zat Besi Zat besi dapat ditemukan dalam kacang merah, tiram, biji wijen, kacang polong, dan bayam. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, kekurangan zat besi pada masa awal kehamilan berpengaruh besar pada perkembangan otak jangka panjang seorang anak. Jadi, sangat penting bagi para wanita yang sedang berencana untuk hamil untuk mencukupi kebutuhan zat besinya. Dosis harian zat besi yang dianjurkan bagi wanita yang tidak sedang hamil adalah 18 mg. Untuk mempermudah penyerapan zat besi, konsumsilah berbagai jenis makanan yang mengandung zat besi bersamaan dengan makanan yang mengandung banyak vitamin C seperti jeruk dan tomat karena akan mempermudah proses penyerapan zat besi.   Vitamin C Vitamin C dapat ditemukan dalam strawberi, jeruk, kiwi, mangga, dan blueberi. Menurut the American Pregnancy Association (APA), vitamin C dapat membantu memicu terjadinya ovulasi (lepasnya sel telur matang ke dalam saluran telur) dan meningkatkan jumlah sperma seorang pria. Dosis harian yang dianjurkan adalah 90 mg (bagi pria) dan 75 mg (bagi wanita yang tidak sedang hamil), dan 85 mg (bagi wanita yang sedang hamil).   Baca juga: 5 Jenis Olahraga yang Dapat Dilakukan Saat Hamil   Kalsium Kalsium dapat ditemukan dalam susu, keju, yogurt, brokoli, dan sayuran berdaun hijau. Mengkonsumsi kalsium sebelum hamil dapat membantu meningkatkan cadangan kalsium di dalam tubuh ibu untuk mendukung perkembangan tulang bayi nantinya. Dosis harian yang dianjurkan adalah setidaknya 1.000 mg kalsium setiap harinya, baik sebelum maupun selama seorang wanita hamil. Jika Anda tidak dapat mengkonsumsi susu, konsumsilah brokoli dan sayuran berdaun hijau yang juga mengandung banyak kalsium.   Vitamin B6 Vitamin B6 dapat ditemukan dalam daging ayam, daging kalkun, bayam, wortel, beras cokelat, dan biji bunga matahari (kuaci). Mengkonsumsi vitamin B6 secara teratur dapat membantu mengatur keseimbangan hormonal di dalam tubuh dan dengan "menumpuknya" sebelum hamil, maka berbagai gejala morning sickness selama hamil pun akan berkurang. Selain itu, vitamin B6 juga penting bagi perkembangan otak bayi. Dosis harian yang dianjurkan adalah 1.3 mg setiap harinya (sebelum hamil).   Seng Seng dapat ditemukan dalam daging merah, daging unggas, kacang, gandum, berbagai produk susu, dan tiram. Menurut the APA, seng sangat penting bagi proses ovulasi dan kesuburan seorang wanita serta produksi sperma dan testosteron pada pria. Dosis harian yang dianjurkan adalah 15 mg setiap harinya untuk menjaga organ reproduksi Anda tetap sehat dan prima.   Asam Lemak Omega 3 Asam lemak omega 3 dapat ditemukan dalam kacang walnut, edamame, daging sapi yang diberi makan rumput, dan ikan (salmon, sarden, dan forel). Para ahli percaya bahwa asam lemak omega 3 dapat meningkatkan kualitas embrio pada wanita yang sedang menjalani program inseminasi buatan (IVF). Selain itu, asam lemak omega 3 juga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan. The American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menganjurkan agar seorang wanita mengkonsumsi 2-3 porsi ikan atau kerang setiap minggunya, termasuk saat mereka hamil atau menyusui. Akan tetapi, pastikan Anda mengkonsumsi berbagai jenis ikan yang hanya mengandung sedikit merkuri. Jangan mengkonsumsi berbagai jenis ikan yang mengandung banyak merkuri seperti ikan hiu, ikan pedang, dan ikan mackerel. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
Tubuh manusia membutuhkan berbagai vitamin, mineral, karbohidrat, protein, dan lemak untuk menjalankan fungsinya dengan baik, termasuk proses pertumbuhan dan perkembangan. Hal ini terutama penting bagi bayi dan anak-anak, yang tubuhnya masih dalam masa perkembangan. Akan tetapi, orang dewasa pun memerlukan berbagai nutrisi ini untuk proses pertumbuhan sel, perkembangan jaringan, dan untuk menjaga kesehatannya secara keseluruhan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa nutrisi penting yang tidak hanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak Anda, tetapi juga untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.   Vitamin B12 Vitamin B12 berperan penting dalam proses pembentukan sel darah merah dan fungsi otak. Vitamin ini juga dapat membantu tubuh memetabolisme lemak dan protein, yang penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan, terutama pada anak-anak. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak. Anak-anak membutuhkan sekitar 0.9-2.4 mcg vitamin B12 setiap harinya. Sementara itu, orang dewasa membutuhkan sekitar 2.4 mcg vitamin B12 setiap harinya. Kekurangan vitamin B12 bisa membuat penderitanya menjadi mudah lelah, badan lemah, dan menurunnya massa otot. Beberapa makanan yang merupakan sumber vitamin B12 adalah seafood, daging merah, telur, susu dan produknya, serta sereal yang telah diperkaya oleh vitamin B12.   Protein Nutrisi lain yang juga penting bagi proses pertumbuhan dan perkembangan anak adalah protein. Selain untuk membentuk berbagai jaringan dan sel tubuh, protein ternyata juga turut berperan dalam menentukan tinggi badan anak (walaupun genetika memegang peranan yang jauh lebih besar, yaitu sekitar 80%). Anak usia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 19 gram protein setiap harinya, sedangkan anak berusia 9-13 tahun membutuhkan sekitar 34 gram protein setiap harinya. Beberapa makanan yang merupakan sumber protein adalah susu dan produknya, daging, ikan, dan kacang-kacangan. Bagi orang dewasa, protein terutama berperan untuk pembentukan massa otot, terutama bagi mereka yang sedang berusaha untuk membentuk otot-otot tubuhnya. Bila Anda ingin meningkatkan massa otot di daerah lengan atau bagian tubuh lain, Anda perlu mengkonsumsi 1.4-1.8 gram protein/kg BB lebih banyak setiap harinya. Selain itu, protein juga sangat penting untuk pertumbuhan rambut.   Baca juga: Dampak Terlalu Lama Menonton Televisi Pada Anak   Vitamin D Vitamin D dapat membantu penyerapan kalsium, yang akan membuat tulang Anda tetap kuat dan sehat. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan terjadinya riketsia pada anak-anak. Riketsia merupakan suatu penyakit yang membuat jaringan tulang tidak dapat berkembang dengan baik, yang menyebabkan kelainan bentuk tulang dan tulang menjadi lembek. Anak-anak yang berusia antara 1-13 tahun membutuhkan sekitar 600 IU vitamin D setiap harinya. Beberapa jenis makanan yang merupakan sumber vitamin D adalah susu dan produknya yang sudah diperkaya oleh vitamin D, jus jeruk yang telah diperkaya oleh vitamin D, salmon, dan tuna.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sfgate
Mungkin Anda sudah sering mendengar mengenai makanan yang dimasak biasanya kandungan vitaminnya akan berkurang, seperti vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air dan tidak tahan panas, sehingga bila dimasak terlalu lama maka menyebabkan andungan vitamin C akan berkurang atau rusak. Tapi ternyata ada makanan yang memang harus dimasak sehingga kandungan nutrisinya dapat terserap maksimal oleh tubuh.   Berikut Sayuran Yang Harus Dimasak: Sayuran Yang Kaya Likopen Memanaskan makanan yang kaya akan likopen selama 15 menit memecah dinding sel dalam makanan ini, membuat likopen lebih tersedia untuk diserap. Likopen, ditemukan pada tomat dan beberapa buah merah, dapat menurunkan risiko kanker, degenerasi makula terkait usia dan penyakit jantung. Sayuran Yang Kaya Beta karoten Saat Anda mencoba meningkatkan asupan beta karoten, memasak sayuran berwarna oranye dan hijau bisa membantu. Sebuah studi yang diterbitkan dalam "The European Journal of Nutrition" pada tahun 2003 menemukan bahwa orang menyerap lebih banyak beta karoten dari wortel yang dimasak daripada wortel mentah. Tubuh Anda bisa mengubah beta karoten menjadi vitamin A yang berkontribusi pada kesehatan kulit, mata dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Beta-karoten juga bertindak sebagai antioksidan dan membatasi kerusakan sel Anda dari radikal bebas. Sumber beta karoten yang baik termasuk brokoli, selada, bayam, labu, ubi jalar dan tomat. Sayuran Lain Yang Harus Dimasak Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "The American Journal of Potato Research" pada tahun 2010 menemukan bahwa memanggang, menggunakan microwave dan menggoreng kentang meningkatkan jumlah asam vanillat, asam p-coumaric, epicatechin, asam chlorogenic dan asam caffeic pada sayuran ini. Ini adalah polifenol dengan fungsi antioksidan. Baik asam caffeic dan asam chlorogenic dapat menurunkan risiko obesitas dan kadar kolesterol Anda, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "Food and Chemical Toxicology" pada tahun 2010. Memasak juga meningkatkan ketersediaan asam naringenin dan chlorogenic pada tomat, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam "European Journal of Nutrition" pada tahun. Studi lain, yang diterbitkan dalam "The Journal of Lipid Research" pada tahun 2013, menemukan bahwa naringenin membantu mengurangi peradangan dan penyumbatan arteri. Memaksimalkan Kandungan Gizi Perebusan meningkatkan kadar antioksidan pada sayuran lebih banyak daripada menggoreng, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam " The International Journal of Food Sciences and Nutrition" pada tahun 2009. Namun, merebus sampai mendidih menurunkan jumlah vitamin dan mineral yang larut dalam air sampai 20 %,  Makanan yang di steam atau menggunakan microwave merupakan pilihan yang lebih baik untuk memaksimalkan nutrisi pada sayuran.   Baca juga: Manfaat Tomat Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthyeating.sfgate
Para remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan akibat kekurangan nutrisi. Para remaja seringkali mengalami kekurangan nutrisi, walaupun bila mereka telah mengkonsumsi banyak kalori atau bahkan terlalu banyak. Selain obesitas, terdapat beberapa gangguan kesehatan lain akibat kekurangan nutrisi yang perlu diwaspadai oleh para remaja. Berbagai Gangguan Kesehatan Akibat Obesitas Berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2012, anak-anak dan remaja yang mengalami obesitas, yang berusia antara 2-19 tahun memiliki resiko tekanan darah tinggi, peningkatan kadar kolesterol, penyakit jantung, diabetes, asma, gangguan pernapasan, dan sindrom tidur apneu yang lebih tinggi.Sebagian besar remaja laki-laki membutuhkan sektiar 2.000-3.200 kalori setiap harinya, sedangkan remaja perempuan membutuhkan sekitar 1.600-2.400 kalori setiap harinya. Anemia Defisiensi Besi Para remaja perempuan memiliki resiko anemia defisiensi besi yang tinggi. Anemia defisiensi besi membuat para remaja perempuan ini tampak lesu, mudah lelah, lemah, memperlambat perkembangan kognitifnya, menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan kemampuan belajar (prestasi sekolah). Para ahli menganjurkan agar para remaja laki-laki mengkonsumsi setidaknya 11 mg zat besi setiap harinya dan 15 mg zat besi setiap harinya bagi remaja perempuan. Berbagai jenis makanan sumber zat besi adalah daging merah tanpa lemak, daging unggas, ikan, seafood, kuning telur, kismis, bayam, poling-polongan, roti dan sereal yang telah diperkaya oleh zat besi. Protein di dalam daging dan vitamin C dapat membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi. Tulang Rapuh dan Lemah Kalsium dapat menjaga kekuatan tulang selama masa kanak-kanak dan dewasa. Para remaja yang tidak mengkonsumsi cukup kalsium membuat tulangnya lebih rapuh sehingga lebih mudah mengalami patah tulang dan osteoporosis saat dewasa. Para ahli menganjurkan agar para remaja mengkonsumsi setidaknya 1.300 mg kalsium setiap harinya. Anda dapat memenuhi kebutuhan kalsium ini dengan cara mengkonsumsi sekitar 3 gelas susu setiap harinya. Berbagai makanan sumber kalsium adalah produk olahan susu, sayurang hijau, dan berbagai produk yang telah diperkaya oleh kalsium. Gigi Berlubang Gigi berlubang dapat terjadi pada para remaja yang tidak melakukan perawatan gigi dengan benar, memiliki kebiasaan menyikat gigi yang buruk, tidak menggunakan pasta gigi berfluoride, dan memiliki pola makan yang buruk. Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi diet tinggi gula dan mengalami berbagai defisiensi vitamin atau mineral dapat meningkatkan resiko terjadinya gigi berlubang. Peliharalah kesehatan gigi anda, konsumsi diet sehat, dan batasi konsumsi gula terutama dari minuman bersoda dapat membantu menurunkan resiko terjadinya gigi berlubang dan pembusukan gigi.   Sumber: healthyeating.sfgate
Magnesium Magnesium dapat memicu berbagai zat relaksasi di dalam tubuh Anda yang dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari. Magnesium dapat membantu mengurangi rasa cemas, mengatasi nyeri kepala, menurunkan tekanan darah, dan mengatasi nyeri perut akibat menstruasi. Selain mengkonsumsi 400 mg suplemen magnesium setiap harinya, mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung magnesium juga dapat membantu tubuh Anda memperoleh kebutuhan magnesiumnya. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak magnesium adalah biji-bijian, kacang-kacangan, wortel, ubi, sayuran hijau, ikan, gandum, dark coklat, kiwi, dan pisang.   Kalium Kalium merupakan salah satu elektrolit penting yang diperlukan tubuh untuk mengatur kadar cairan di dalam tubuh. Kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah dan membuat tidur Anda lebih nyenyak di malam hari. Beberapa jenis makanan yang mengandung kalium adalah biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan segar, buah-buahan kering, yogurt, timun, ubi, tomat, alpukat, sayuran hijau, seledri, oat, dan ikan.   Vitamin B6 Nutrisi penting lainnya yang diperlukan untuk membuat tidur Anda lebih nyenyak adalah vitamin B6. Vitamin B6 dapat membantu melawan stress dan membuat sistem saraf Anda menjadi lebih rileks. Beberapa makanan yang mengandung vitamin B6 adalah pisang, yogurt, kacang mede, almond, alpukat, ikan, tomat, bayam, ubi, rumput laut, oat, dan telur.   Kalsium Kalsium merupakan nutrisi penting lainnya yang dapat membantu Anda merasa lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Kalsium dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah serta mengurangi rasa cemas. Beberapa makanan yang mengandung kalsium adalah sayuran hijau, yogurt, susu almond, kacang almond, dan brokoli.   Asam Lemak Omega 3 Asam lemak omega 3 dapat membantu melawan stress, mengatasi peradangan, membuat tubuh lebih rileks, dan membuat Anda tidur lebih nyenyak. Beberapa jenis makanan yang mengandung asam lemak omega 3 adalah biji labu kuning, kacang walnut, ikan halibut, ikan salmon, dan telur yang diperkaya dengan omega 3.   Triptofan Triptofan merupakan suatu prekursor serotonin yang dapat membuat sistem saraf Anda lebih tenang, yang membuat Anda merasa rileks dan dapat tidur dengan lebih nyenyak. Beberapa jenis makanan sumber triptofan adalah kalkun, pisang, ayam, telur, ubi, biji labu kuning, kacang almond, yogurt, dan sayuran hijau.   Protein Protein mengandung banyak asam amino dan dapat membantu mengurangi kadar hormon stress, hormon kortisol sehingga dapat membuat tidur Anda menjadi lebih nyenyak. Selain itu, protein juga dapat membantu menurunkan kadar insulin yang selain berperan untuk mengendalikan kadar gula darah juga dapat memicu peningkatan kadar hormon stress. Beberapa jenis makanan yang mengandung protein adalah daging tanpa lemak, spirulina, telur, kacang-kacangan, oat, biji-bijian, yogurt, sayuran hijau, dan seafood.   Zat Besi Kekurangan zat besi dapat membuat Anda merasa sangat lelah dan sulit tidur. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi cukup zat besi setiap harinya. Beberapa jenis makanan sumber zat besi adalah brokoli, daging merah, kacang-kacangan, ginjal, dan hati.     Sumber: womanitely
Sendi dalam tubuh juga memerlukan nutrisi tambahan untuk dapat berfungsi dengan baik. Mungkin Anda pernah mendengar mengenai suplemen yang berisi glukosamin, kondroitin dan MSM.   Sebenarnya apa manfaat dari bahan-bahan tersebut? 1.      Glukosamin Merupakan bahan alami yang terdapat dalam tubuh, yang tersusun dari glukosa dan asam amino glutamin. Glukosamin diperlukan untuk menghasilkan glikosaminoglikan yang penting dalam pembentukan, perbaikan tulang dan jaringan tubuh lainnya. Hal ini juga membantu untuk menjaga dan melumasi tulang rawan untuk memberikan gerakan yang lebih baik dari sendi dan menjaga fleksibilitas sendi. Produksi glukosamin dalam tubuh akan menurun seiring dengan pertambahan usia. 2.      Kondroitin Merupakan zat alami yang dibentuk dari rantai gula, berguna untuk memberikan kemampuan kepada tulang rawan untuk bertahan terhadap adanya tekanan, selain itu mempertahankan fleksbilitas sendi. 3.      Methylsulfonylmethane (MSM) Suatu bentuk alami dari belerang membantu menjaga otot tubuh. Kombinasi dari ketiga bahan tersebut dapat membantu menjaga sendi tetap sehat dan diperuntukan pasien osteoartritis, serta pasien lain yang mempunyai gangguan inflamasi sendi. Namun apabila Anda ingin mengkonsumsi suplemen yang terdiri dari ketiga bahan tersebut ada baiknya Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter karena dosis yang digunakan tidak boleh berlebihan.     Sumber: duniafitness
Mendidik anak tentang gizi penting karena anak yang sehat akan tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat. Nutrisi yang baik untuk anak berfokus pada diet sehat ditambah dengan aktivitas fisik. Agar anak Anak lebih memiliki keinginan untuk makan makanan yang sehat maka ada baiknya Anda mengajari sejak dii makanan apa saja yang baik untuk mereka.   Berikut Anjuran Yang Dapat Anda Ikuti:  Mendorong Untuk Makan Makanan Yang Sehat Mengonsumsi berbagai makanan padat nutrisi sangat penting untuk kesehatan anak. Anak-anak dengan gizi buruk lebih cenderung memiliki masalah pertumbuhan dan perkembangan, sulit berkonsentrasi dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Ajari anak-anak bahwa piring berisi makanan warna-warni itu sehat. Pigmen berwarna pada buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung fitokimia dan antioksidan berharga yang mendukung kesehatan dan mencegah penyakit. Anak-anak yang makan makanan sehat maka kemungkinan untuk makan makanan ringan dan minuman yang tidak sehat lebih sedikit. Makanan yang direkomendasikan seperti ikan, telur, kacang-kacangan, susu, berbagai sayur dan buah. Menghindari Makan Makanan Yang Tidak Sehat Lemak jenuh, natrium dan gula tambahan tidak dilarang, namun makanan yang mengandung bahan-bahan ini harus ditunjuk sebagai makanan istimewa. Lemak, terutama lemak jenuh, bisa menyumbang penyakit jantung di kemudian hari. Selain itu juga tinggi kalori, dan konsumsi berlebih dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas. Makanan dengan sodium tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, dan makanan bergula kurang nutrisi dan menyebabkan kerusakan gigi. Anak-anak dapat membatasi konsumsi lemak, sodium dan gula tambahan dengan menghindari makan makanan yang digoreng, makanan cepat saji, permen, kue kering, makanan penutup. Bumbu seperti mentega, mayones. Makanan olahan seperti hot dog, makanan kalengan, nugget, sosis. Keripik kentang, kerupuk dan mie instan, minuman soda, minuman buah dan minuman energi. Berikan anak Anda buah dan sayuran segar sebagai pengganti camilan asin, air putih bukan soda, yoghurt beku bukan es krim dan ayam panggang sebagai ganti ayam goreng. Pakai sandwich buatan sendiri untuk makan siang, bukan produk kemasan dan hentikan konsumsi snack kemasan. Cara ini akan melatih anak-anak untuk menikmati makanan sehat dan mencegahnya memperoleh lemak, garam dan gula di usia muda. Memasak Memasak dengan anak merupakan kesempatan untuk mengajarkan makanan sehat. Anak mendapatkan pengalaman langsung dan dapat belajar untuk mengidentifikasi dan mencoba makanan baru, menghargai tekstur dan rasa yang berbeda, mengukur bahan dan membaca resep. Jaga agar anak-anak tetap aman saat memasak dengan menekankan pentingnya tangan, cara memasak, peralatan memasak yang bersih. Berikan pengawasan yang ketat saat memasak, setelahnya ajarkan anak untuk membersihkan peralatan memasak yang sudah digunakan. Aktivitas fisik Aktivitas fisik menyeimbangkan diet sehat dan memiliki manfaat fisik, mental, sosial dan emosional. Aktifitas fisik akan membantu meningkatkan kemampuan berpikir, anak menjadi lebih kritis dan dapat meningkatkan nilai ujian. Anda bisa mendorong mereka untuk melakukan aktivitas fisik dengan memberi contoh yang baik dan membatasi waktu di depan TV, komputer atau main video game.   Ajari anak-anak tentang makanan yang sehat dengan memberi contoh yang baik dan menentukan batasan. Misalnya, hanya mengisi kulkas dan lemari makanan dengan makanan padat nutrisi. Biarkan anak Anda memilih makanan ringan dari pilihan sehat yang telah Anda pilih sebelumnya. Anak-anak dapat membantu merencanakan makan, tapi tentukan terlebih dahulu bahwa makanan itu harus mencakup sayuran, buah dan gandum utuh.   Baca juga: Anak Anda Harus Konsumsi Protein, Karena Ini Manfaat Protein Untuk Anak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: sfgate
Kalsium akan membantu menjaga tulang tetap utuh sambil menjaga kesehatan sang buah hati, mari konsumsi lima makanan kaya nutrisi ini: IKAN SALMON Tidak hanya karena salmon dipenuhi dengan protein kualitas tinggi, tapi salmon juga merupakan sumber omega-3 lemak. Kandungan gizi pada salmon ini bagus untuk ibu hamil, karena memiliki jumlah merkury yang lebih rendah. Namun ingat, jangan makan salmon terlalu banyak, Batasi 12 ons per minggu untuk mengurangi bahaya merkuri.   WALNUT Tidak suka ikan atau telur, tapi masih ingin mendapatkan omega-3 yang sangat penting untuk pertumbuhan otak bayi? Cobalah mengonsumsi walnut, sebagai salah satu sumber nabati omega-3 terkaya. Sejumlah walnut adalah pilihan yang cocok untuk snack atau bahan salad.   YOGURT YUNANI Yoghurt yunani biasanya memiliki kandungan protein dua kali protein yogurt biasa, hal ini menjadikannya sebagai salah satu makanan favorit selama kehamilan. Segala jenis yoghurt merupakan sumber kalsium, yang penting dalam diet kehamilan.   SAYURAN BERWARNA HIJAU Manfaat sayuran untuk wanita hamil sudah tidak diragukan lagi, terutama sayuran yang berwarna hijau tua, seperti bayam, atau sayuran berdaun hijau lain yang sarat dengan vitamin dan nutrisi, termasuk vitamin A, C, dan K. Sayuran juga berfungsi untuk meningkatkan kesehatan mata.   DAGING Daging adalah sumber protein berkualitas tinggi, konsumsilah daging tanpa lemak. Hindari konsumsi hot dog, karena makanan seperti ini dapat menjadi perantara bakteri dan parasit dari daging seperti toxoplasma Listeria monocytogenes, atau salmonella pada bayi.   TELUR Seorang ahli gizi bernama Elizabeth Ward berkata bahwa telur merupakan makanan yang menakjubkan, karena terdiri dari 12 vitamin dan mineral, telur mengandung banyak protein berkualitas, yang sangat penting bagi kehamilan.   Demikian tips, mari konsumsi makanan dengan gizi yang optimal, agar buah hati tumbuh dengan sehat dan kuat.   Sumber: Info Sehat
Menurut UU Kesehatan No. 36 tahun 2009, Sehat adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Banyak orang mengira bahwa sehat adalah sehat secara fisik tanpa gangguan fisik apapun. Akan tetapi, seseorang tidak dapat benar-benar disebut sehat bila ia mengalami gangguan kesehatan mental, walaupun tidak mengalami gangguan kesehatan fisik apapun. Kesehatan mental seseorang ternyata dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti faktor genetika, kebiasaan olahraga, dan keadaan nutrisi anda. OlahragaBerolahraga secara teratur dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental anda. Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, melakukan olahraga aerobik dengan intensitas sedang seperti bersepeda, selama setidaknya 30 menit setiap harinya, 3 kali seminggu dapat mengurangi berbagai gejala depresi secara signifikan. Melakukan berbagai jenis olahraga dengan intensitas ringan juga dapat membantu meredakan gejala depresi, akan tetapi tidak seefektif olahraga lain dengan intensitas yang lebih berat.  Jika anda menderita depresi, berolahraga teratur dapat membantu anda mengendalikan gangguan anda dengan lebih baik, bahkan mungkin dapat membantu menurunkan dosis obat-obatan yang anda gunakan. Asam Lemak Omega 3Mengkonsumsi cukup asam lemak omega 3 juga baik bagi kesehatan mental anda. Asam lemak esensial ini merupakan salah satu komponen dari lapisan lemak yang membungkus sel-sel saraf anda dan berperan penting pada fungsi saraf. Kekurangan asam lemak omega 3 dapat berdampak negatif pada kesehatan mental anda, yang dapat menyebabkan terjadinya depresi dan penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, konsumsilah setidaknya 1.6 gram asam lemak omega 3 setiap harinya.  VitaminBerbagai jenis kekurangan vitamin dapat membahayakan kesehatan mental anda. Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, kekurangan vitamin B3 dan B12 dapat menyebabkan terjadinya depresi.Selain itu, sebuah penelitian lainnya di tahun 2012 menemukan bahwa kekurangan vitamin D juga telah terbukti berhubungan dengan buruknya kesehatan mental pada wanita. Sumber: healthyeating.sfgate
Mengkonsumsi diet sehat dapat menjadi sangat berat dan merepotkan bagi sebagian besar orang, terutama bila anda telah terlalu sibuk dan lelah bekerja untuk memasak makanan. Pada sisi lain, makanan siap saji atau berbagai jenis makanan olahan lainnya dapat dimasak dengan cepat dan memiliki rasa yang cukup enak, akan tetapi dapat menyebabkan anda kekurangan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Di bawah ini terdapat beberapa dampak buruk dari kekurangan berbagai nutrisi penting tersebut. Peningkatan Berat BadanAnda akan mengalami peningkatan berat badan bila anda mengkonsumsi lebih banyak kalori daripada yang anda keluarkan. Kentang goreng, berbagai jenis makanan ringan, hamburger, pizza, atau ayam goreng dapat menyebabkan anda kekurangan berbagai nutrisi penting. Semua jenis makanan ini memiliki kalori yang tinggi tetapi sedikit nutrisi. Kekurangan Berbagai Nutrisi PentingDiet yang buruk mungkin dapat mencukupi kebutuhan protein dan lemak harian anda, akan tetapi tidak demikian dengan berbagai nutrisi penting lainnya yang juga diperlukan oleh tubuh anda. Anda dapat mengalami kekurangan kalsium, zat besi, vitamin D, dan asam folat yang banyak terdapat pada buah dan sayuran. Anda juga mungkin akan kekurangan asam lemak omega 3 rantai panjang, seperti asam dokosaheksanoid (DHA) dan asam eikosapentaenoat (EPA) yang dapat membantu menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Omega 3 banyak terdapat di dalam ikan dan kerang. Tekanan Darah TinggiDiet tinggi natrium (garam) merupakan salah satu faktor resiko terjadinya tekanan darah tinggi, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal. Makanan olahan, makanan siap saji, dan junk food cenderung mengandung banyak natrium. Diet tinggi kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah anda, akan tetapi diet yang buruk mungkin hanya mengandung sedikit kalium. Kalium banyak ditemukan pada sayuran, buah-buahan, dan susu serta produk olahannya. Peningkatan Kadar KolesterolTerdapat berbagai jenis makanan yang dapat mempengaruhi kadar kolesterol anda, yang tentunya juga dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Makanan siap saji, makanan olahan, dan junk food mengandung banyak lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL. Selain itu, kurangnya konsumsi buah dan sayuran juga dapat menyebabkan anda kekurangan serat, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan resiko penyakit jantung. Sumber: healthyeating.sfgate