Your browser does not support JavaScript!
Diabetes gestasional merupakan suatu keadaan di mana wanita mengalami peningkatan kadar gula darah seperti penderita diabetes, akan tetapi hanya selama kehamilan. Gula darah biasanya kembali normal setelah persalinan. Apa Efeknya Pada Bayi Anda ? Tingginya kadar gula darah di dalam darah ibu menyebabkan peningkatan kadar gula darah di dalam tubuh bayi. Kelebihan gula pada tubuh bayi ini akan disimpan sebagai lemak dan menyebabkan bayi anda lebih besar daripada bayi lainnya. Lebih besarnya bayi anda dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai komplikasi pada bayi anda. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi adalah: Cedera pada bayi saat proses persalinan karena ukurannya yang lebih besar Rendahnya kadar gula darah dan berbagai mineral saat lahir Jaundice (kulit dan bagian putih mata berwarna kekuningan) Kelahiran prematur Gangguan pernapasan sementara Perlu diingat bahwa tidak semua bayi berukuran besar mengalami berbagai komplikasi di atas. Bayi dari ibu yang menderita diabetes gestasional memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes atau obesitas pada suatu saat dalam kehidupannya. Apa Efeknya Pada Anda ? Diabetes gestasional dapat meningkatkan terjadinya berbagai komplikasi kehamilan. Berbagai komplikasi kehamilan yang dapat terjadi adalah: Keguguran Tekanan darah tinggi atau preeklampsia Kelahiran prematur Selain itu, anda memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk persalinan melalui proses pembedahan Caesar karena ukuran bayi anda yang lebih besar daripada jalan lahirnya. Akan tetapi, bukan berarti anda tidak dapat melahirkan melalui proses persalinan normal. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai resiko dan keuntungan persalinan normal dan Caesar. Setelah persalinan, anda juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe 2. Gaya hidup sehat dapat membantu mencegah terjadinya diabetes dan obesitas pada anda dan anak anda nantinya.  
Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang hanya terjadi pada wanita hamil, yang sebelumnya tidak menderita diabetes. Sama seperti pada diabetes pada umumnya, pada diabetes gestasional ibu hamil akan memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi daripada normal. Mengubah pola makan merupakan pengobatan pertama dan yang biasa dilakukan untuk mengatasi diabetes gestasional. Kebutuhan kalori dan nutrisi selama hamil perlu diformulasi khusus. Hal ini biasanya tergantung pada: Usia kehamilan Berat badan dan indeks massa tubuh sebelum hamil Berapa banyak kenaikan berat badan yang terjadi selama hamil Tingkat aktivitas fisik Kadar gula darah Memiliki pola makan yang sehat dan seimbang dianjurkan bila Anda mengalami diabetes gestasional untuk membantu Anda mengendalikan kadar gula darah dan memastikan agar Anda dan bayi Anda tetap mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa nutrisi penting yang sangat penting bagi wanita hamil yang tetap harus dikonsumsi walaupun Anda menderita diabetes gestasional.   Baca juga: Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi Pada Wanita Obesitas   Kalsium Selama hamil, Anda harus mengkonsumsi sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya untuk membantu perkembangan gigi dan tulang bayi Anda dan tetap menjaga cadangan kalsium tubuh Anda.   Zat Besi Zat besi dapat ditemukan di dalam hati, daging, ikan, kembang tahu, sereal gandum, sayuran berdaun hijau, dan telur. Ada 2 jenis zat besi yaitu zat besi heme dan zat besi non heme. Zat besi heme biasanya berasal dari hewan dan dapat ditemukan pada daging merah, daging unggas, ikan, makanan laut, dan hati. Batasi konsumsi zat besi Anda, yaitu tidak lebih dari 50 gram zat besi setiap minggunya pada trimester pertama karena seperti halnya vitamin A bila dikonsumsi berlebihan, zat besi justru dapat menyebabkan kelainan bawaan. Zat besi non heme biasanya berasal dari tumbuhan dan makanan yang diperkaya oleh zat besi, seperti sayuran berdaun hijau, kembang tahu, dan serela gandum. Vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik. Jadi, dianjurkan untuk mengkonsumsi zat besi bersama dengan vitamin C. Manfaat mengkonsumsi zat besi saat hamil adalah mencegah terjadinya anemia dan membantu memenuhi kebutuhan zat besi bayi Anda.   Asam Folat Asam folat dapat ditemukan di dalam sayuran berdaun hijau, ragi, kaldu daging, buah golongan sitrus, jus buah jeruk, kacang, dan makanan yang diperkaya oleh asam folat seperti sereal. Sangat penting untuk mencukupi kebutuhan asam folat harian Anda berapa pun usia kehamilan Anda.   Selain berbagai nutrisi penting di atas, Anda juga perlu menambahkan jumlah kalori (200-300 kalori) dan protein yang Anda konsumsi pada trimester kedua untuk mencukupi kebutuhan bayi Anda sehingga ia dapat berkembang dengan baik pada trimester kedua dan ketiga. Akan tetapi, hal ini tergantung pada berat badan, indeks massa tubuh, dan kadar gula darah Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange