Your browser does not support JavaScript!
Who: Varian Xe Lebih Menular Dibandingkan Omicron
WHO: Varian XE Lebih Menular Dibandingkan Omicron

Subvarian omicron BA.2 yang lebih menular telah menjadi jenis Covid-19 yang dominan di Amerika Serikat, tetapi pakar kesehatan internasional meningkatkan fokus pada varian hibrida baru yang bahkan mungkin lebih menular.

Varian XE merupakan rekombinan, yang artinya ini terdiri dari materi genetik dari dua keturunan lain, yang dalam hal ini adalah BA.1, turunan asli omicron, dan BA.2, yang dikenal sebagai "omikron siluman".

Menurut pembaruan epidemiologi yang diterbitkan pada 29 Maret oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perkiraan menunjukkan XE 10 persen lebih mudah menular daripada BA.2, namun temuan tersebut memerlukan konfirmasi lebih lanjut, sebagaimana dikutip dari NBC Chicago.

"Kalau varian XE 10 persen lebih cepat dari BA.2 Omicron, ini jauh lebih cepat lagi dibanding waktu Delta, karena Omicron BA.2 saja itu empat kali lebih cepat dari Delta penyebarannya," kata ahli epidemiologi Dicky Budiman dikutip dari Detik.

Dikutip dari News 18, varian XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari lalu dan lebih dari 600 kasus dilaporkan dan terkonfirmasi semenjak itu. "Varian tersebut merupakan campuran genetic yang terbentuk selama masa replikasi dan membentuk varian baru," kata para ahli dalam British Medical Journal.

Menurut WHO, sub-varian BA.2 dari Omicron masih yang paling dominan karena 86 persen dari semua kasus berurutan dikaitkan dengannya. Rekombinan XE hanya menyumbang sebagian kecil dari kasus, tetapi transmisibilitasnya yang sangat tinggi dapat berarti bahwa XE menjadi turunan yang paling dominan dalam waktu dekat.

Digital Dokterid
Apr 04  -  2 min read