Your browser does not support JavaScript!
Wanita Yang Pernah Berhubungan Intim Tak Bisa Vaksin Hpv, Benarkah?
Wanita yang Pernah Berhubungan Intim Tak Bisa Vaksin HPV, Benarkah?

Kabar akan program wajib vaksin HPV di Indonesia telah diumumkan oleh Kemenkes RI baru-baru ini. Vaksin ini dikenal sebagai vaksin pencegah kanker serviks dan menjadi program wajib pemerintah lantaran banyaknya kasus kematian wanita di Indonesia yang disebabkan oleh kanker serviks.

Pada umumnya, vaksin HPV diberikan kepada anak-anak atau mereka yang belum pernah berhubungan intim. Lantas, apakah bisa mendapatkan vaksin HPV walau pernah hingga aktif berhubungan intim? Jawabannya adalah bisa.

Vaksin tidak melindungi orang dari jenis HPV yang mungkin telah menginfeksi mereka sebelum mendapatkan vaksin. Cara paling efektif untuk mencegah infeksi HPV adalah dengan melakukan vaksinasi sebelum berhubungan seks untuk pertama kali.

Sebagaimana dilansir dari Kids Health, meskipun jika seseorang telah berhubungan seks, mendapatkan vaksin HPV masih merupakan cara terbaik untuk melindungi dari jenis virus yang mungkin belum pernah terpapar.

Hal tersebut turut dijelaskan oleh dr Grace Valentine, SpOG sebagaimana dilansir dari Detik. Dokter dari Rumah Sakit Pondok Indah ini menguraikan dua syarat bagi wanita untuk bisa mendapatkan vaksin HPV, yaitu belum pernah terinfeksi HPV dan tidak terpapar kanker serviks.

Meski aktif dalam berhubungan intim, wanita masih dapat menerima vaksin HPV, namun perlu melakukan pemeriksaan guna memastikan tidak adanya virus HPV yang terdeteksi di dalam tubuh maupun kanker serviks.

"Jadi sebelum divaksin, wanita-wanita yang sudah aktif berhubungan seksual ataupun yang telah memiliki anak, harus dipastikan dulu, yang pertama belum terpapar HPV, dan yang kedua adalah tidak adanya kanker serviks yang terdeteksi. Dengan demikian, vaksinasi dapat bekerja efektif sebagai pencegahan primer," jelas dr Grace.

Digital Dokterid
Apr 22  -  2 min read